Cara Pengendalian Hama 1.

Secara Biologi, yaitu dengan memanfaatkan predator alami dari masing-masing jenis hama. 2. Secara Mekanik, yaitu dengan peralatan tertentu untuk mengusir atau meminimalisir jumlah hama pada suatu lahan. 3. Secara Kimiawi, yaitu dengan menggunakan: a. Insektisida, untuk membasmi hama yang berupa serangga b. Malakosida, untuk membasmi hama yang berupa hewan lunak c. Rodentisida, untuk membasmi hama yang berupa hewan pengerat d. Ovisida, untuk membasmi hama yang berupa telur e. Nematosida, untuk membasmi hama yang berupa cacing f. Herbisida, untuk membasmi gulma g. Fungisida, untuk membasmi hama/penyakit yang disebabkan oleh jamur jika anda menggunakan secara kimiawi, cobalah untuk tidak menggunakan bahan-bahan dengan melebihi dosis. Penyakit pada Tanaman Gangguan terhadap tanaman disebabkan oleh virus, , bakteri, jamur maupun cuaca adalah merupakan penyakit tanaman. Tidak seperti hama, penyakit tidak memakan tumbuhan, hanya mengganggu proses-proses fisiologi yang berlangsung di dalam tubuh tumbuhan.karena itu, tumbuhan atau tanaman yang terkena penyakit bagian tubuhnya utuh, tetapi proses fisiologis dalam tubuhnya terganggu, yang mengakibatkan aktivitas hidupnya terganggu dan bahkan bisa mengakibatkan tanaman atau tumbuhan mengalami k ematian.

Disbunhut Pesawaran Tepati Janji Berantas Hama Artona

HAMA ARTONA. Seorang petani melintas di perkebunan kelapa yang menguning akibat serangan hama Artona (Antarafoto)

Pesawaran, SENTANAONLINE.com - Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Pesawaran, bekerjasama dengan Disbunhut Propinsi akhirnya menepati janjinya untuk memberantas hama artona yang menyerang perkebunan kelapa di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Padangcermin. Untuk membrantas hama artona tersebut pihak Disbunhut Pemkab Pesawaran mengandeng PT. Agricon guna mengendalikan serangan hama

096 hektare." terangnya. PT Agricon memberikan bantuan insektisida sebanyak 15 liter guna mengendalikan hama artona di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Padangcermin Kabupaten Pesawaran. Kepala UPTD Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan Disbun Provinsi Lampung. serangan hama tersebut menyebar sesuai dengan pergerakan angin sehingga dapat menyebar ke seluruh perkebunan kelapa yang ada di daerah ini. Apabila sudah mewabah. lalu daun kelapa dibuatnya sobek seperti terbakar. sambungnya. namun sebagian besar telah di kendalikan dengan bekerjasama antar pihak serta melibatkan tim teknis seperti PT Agricon yang menyediakan insektisida guna mengendalikan hama tersebut." jelasnya. Dikatakan Kadis Bunhut Pesawaran." ujarnya. ³Namun selama 35-40 hari buahnya dilarang untuk dikonsumsi karena masih mengandung racun. Serangan hama artona. ³Sosialisasi yang diberikan kepada pekebun setempat dapat diterapkan guna mencegah meluasnya serangan hama itu dan segera melaporkan apabila terjadi kasus serupa di daerah lainnya. agar sosialisasi mengenai pengendalian hama artona itu dapat terus menerus.artona pada perkebunan kelapa di daerah tersebut. kemarin. Saat ini. .000." pintanya. ulat Artona yang lebih besar menyusup dan lebih meluas. sekitar 55 hektar lebih perkebunan kelapa terserang hama artona. hama itu dapat dikendalikan dengan cara menginfuse atau memasukan insektisida ke pohon kelapa yang masih ada daun hijaunya. Agricon guna mengendalikan hama penyakit tanaman kelapa tersebut. kelapa merupakan salah satu dari tujuh komoditas unggulan di Provinsi Lampung." pesan Djamal Sementara itu. pihaknya bekerjasama dengan PT Agricon melakukan pamberantasan hama artona sebab serangan hama tersebut di daerah ini sudah mencapai 50 hektare." kataanya Edi salah seorang pekebun kelapa di daerah itu mengharapkan. Sehingga bekas serangannya tampak seperti garis-garis. sedangkan berdasarkan data luas perkebunan kelapa di Kabupaten Pesawaran sebanyak 13 ribu hectare sedangkan luas areal perkebunan kelapa di Provinsi Lampung sekitar 128. "Semakin banyaknya perkebunan yang terserang hama artona tentunya akan mengurangi produksi tanaman tersebut sehingga banyak menimbulkan kerugian bagi daerah terutama petani. dapat mengurangi produksi rata-rata empat buah kelapa perpohon/panen sehingga dalam satu hektare terdapat 100 pohon maka kerugian mencapai Rp120 juta dengan harga kelapa perbutir Rp 1. Ulat ini lalu menyerang pinggir daun dengan menggereknya. sambungnya. Djamaluddin Yusuf. mengatakan. "Saat pengendalian hama pekebun sebaiknya di kawal oleh pihak terkait sehingga upaya pengendalian dapat berjalan sesuia yang diharapkan bersama. Pada kesempatan itu. lanjut dia. ³Jika terus dibiarkan akan menyebar ke seluruh perkebunan kelapa yang belum terserang."Minimnya anggaran pengendalian hama itu menjadi satu alasan untuk menggandeng PT. Menurutnya. "Pada dasarnya hama artona dapat dicegah dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan perkebunan dari gulma yang menjadi inang hama tersebut. (ERL) Selanjutnya." ujar Djamal saat diemui di lokasi. Rohadi Kustaryo.

. Lama kelamaan menjadi gejala garis. Imago berwarna hitam semu merah-kecoklatan. yaitu Eucanthecona sp. Anak daun setengah tua paling disukai. Musuh alami Artona. satu jenis predator. Goryphus inferus. Larva tua dilengkapi dengan garis -garis memanjang berwarna hitam semu ungu pada punggung dan kepala berwarna kuning -kemerahan. yaitu Apanteles artonae .Artona catoxantha Hamps. Euplectomorpha viridiceps . dan akhirnya menjadi gejala tepi. Serangan Artona tidak akan mematikan kelapa. Serangan berat mengakibatkan hampir semua anak daun kering. Bakal sayap dan mata berwarna hitam. dan Neoplectus bicarinatus. M. Anak daun yang terserang akan mengering dan terlihat seperti terbakar. kelanjutan hidup kelapa dapat dipertahankan. Panjang larva 12 mm. Serangan ringan berupa gejala titik pada permukaan bawah daun. berada di bawah kokon yang berbentuk lonjong dengan warna merah sawo yang tersebar di sepanjaag lidi dan permukaan bawah anak daun. panjangnya 1 mm dan diletakkan borkelompok pada permu kaan bawah anak daun. Siklus hidupnya 35 hari. tetapi karena bagian pucuk tidak ters erang. tiga jenis lalat parasitoid larva. sedangkan larva tua memakan anak daun sampai ke permukaan atas. Umur larva 1623 hari( Arifin. . antara lain tiga jenis tabuhan parasioid larva. lonjong. yaitu Beauveria sp. Larva muda menggerogoti permukaan bawah anak daun. 1999). Pupa muda berwarna kekuningan. dan satu jenis patogen. memiliki telur berwarna hijau bening kekuningan. Imago biasa ditemukan berjejer di ujung anak daun dengan posisi membentuk huruf V dengan permukaan hinggapnya. dan Cadursia leefmansi. Telur berumur 4-5 hari. yaitu Ptychomyia remota. tengkuk dan pinggir sayap depan dan bagian bawah badan berwarna kuning. Umur pupa 10 hari. Larva muda berwarna kuning cerah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful