BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : 1. bahwa untuk mewadahi keberadaan dan sekaligus sebagai landasan bagi penetapan jabatan-jabatan fungsional yang diperlukan dalam penyelenggaraan pemerintah, dipandang perlu menetapkan Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil; 2. bahwa Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil Presiden menetapkan rumpun jabatan fungsional atas usul Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara. 3. bahwa sehubungan dengan hal tersebut pada huruf a dan b, di pandang perlu menetapkan Keputusan Presiden tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Dasar 1945; 2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3098) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1977 (Lermbaran negara Tahun 1997 Nomor 19); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1989 tentang Pengangkatan Dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3156); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1991 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil Secara Langsung (Lembaran Negara Tahun 1991 Nomor 28, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3438); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3547); MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 -1© Copyleft 2006 KP. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software

Mengingat :

ilmu dan seni untuk pemecahan masalah. BAB III JENIS RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL DAN JENJANG JABATAN FUNGSIONAL Bagian Pertama Jenis Rumpun Jabatan Fungsional Pasal 3 1. wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/atau ketrampilan tertentu serta mandiri 2. upaya fisik dan mental yang diperlukan untuk melakukan kegiatan dalam suatu jabatan. Jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya dalain Keputusan Presiden ini disebutkan jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas. ilmu dan seni untuk pemecahan masalah serta memberikan pengajarannya dan terikat pada etika profesi. BAB II TUJUAN PENETAPAN RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL Pasal 2 Rumpun jabatan fungsional ditetapkan untuk mewadahi keberadaaan dan sekaligus sebagai landasan bagi penetapan jabatan fungsional keahlian dan/atau jabatan fungsional ketrampilan yang diperlukan oleh pemerintah dalam rangka terselenggaranya tugas umum pemerintahan. Tugas utama Jabatan Fungsional keahlian meliputi pengembangan pengetahuan. 8. Jenis rumpun jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagaimana tersebut dalam Lampiran Keputusan Presiden ini. tanggungjawab. teori. Bagian Kedua Jenjang Jabatan Fungsional -2© Copyleft 2006 KP. pengalaman. 4. 7. penerapan konsep dan teori. Bobot jabatan adalah nilai kumulatif faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya jenjang antara lain pendidikan. Kualifikasi teknisi atau penunjang professional adalah kualifikasi yang bersifat ketrampilan yang didasarkan pada ihnu pengetahuan yang didapatkan dari pendidikan kejuruan dan pelatihan teknis yang pelaksanaan tugasnya meliputi kegiatan teknis operasional berdasarkan prosedur standar operasional serta melatihkannya dan terikat pada etika profesi. Tugas utama Jabatan Fungsional Keterampilan meliputi pelaksanaan kegiatan teknis yang berkaitan dengan penerapan konsep dan metoda operasional di bidang ilmu pengetahuan tersebut serta pemberian pengajaran di tingkat pendidikan tertentu. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software . pengembangan ilmu pengetahuan. Jabatan fungsional Keahlian adalah jabatan fungsional kualifikasi professional yang pelaksanaan tugas dan fungsinya mensyaratkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kehliannya.BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI Dalam Keputusan Presiden ini yang dimaksud dengan 1. Jenis rumpun jabatan fungsional adalah perumpun jabatan fungsional ditinjau dari perpaduan pendekatan antara jabatan dan bidang ilmu pengetahuan yang digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan tugas dan fungsi jabatan dalam rangka pelaksanaan tugas umum pemerintahan. pengembangan dan penerapan konsep. 6. 3. 5. Jabatan fungsional Keterampilan adalah jabatan fungsional teknis atau penunjang professional yang pelaksanaan tugas dan fungsinya mensyaratkan penguasaan pengetahuan teknis di satu bidang ilmu pengetahuan atau lebih. Jenis Rumpun Jabatan fungsional disusun dengan menggunakan perpaduan pendekatan antara jabatan dan bidang ilmu pengetahuan yang digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan tugas dan fungsi jabatan dalam rangka pelaksanaan tugas umum pemerintahan 2. Kualifikasi professional adalah kualifikasi yang bersifat keahlian yang berdasarkan pada ilmu pengetahuan yang didapatkan dari pendidikan yang berkelanjutan secara sistematis yang pelaksanaan tugasnya meliputi penelitian. dan pemberian pengajaran dengan cara yang sistematis. Rumpun jabatan fungsional adalah himpunan jabatan fungsional keahlian dan/atau jabatan fungsional ketrampilan yang mempunyai fungsi dan tugas yang berkaitan erat satu sama lain dalam melaksanakan salah satu tugas umum pemerintahan.

golongan ruang IV/d sampai dengan Pembina Utama. golongan ruang IV/c b. Jenjang Pertama. pengawas. Pasal 7 -3© Copyleft 2006 KP. Terikat pada etika profesi tertentu yang ditetapkan oleh ikatan profesinya. yaitu jenjang jabatan fungsional keahlian yang tugas dan fungsi utamanya bersifat operasional yang mensyaratkan kualifikasi professional tingkat dasar dengan kepangkatan mulai dari Penata Muda. golongan ruang II/a. yaitu jenjang jabatan fungsional keahlian yang tugas dan fungsi utamanya bersifat strategis sektoral yang mensyaratkan kualifikasi professional tingkat tinggi dengan kepangkatan mulai dari Pembina. adalah jenjang jabatan fungsional keterampilan yang tugas dan fungsi utamanya sebagai pembantu pelaksana dan mensyaratkan pengetahuan teknis operasioanal penunjang yang didasari oleh suatu cabang ilmu pengetahuan tertentu dengan kepangkatan Pengatur Muda. maka jabatan fungsional ketramdi bagi dalam 4 (empat) jenjang jabatan yaitu : a. peningkatan dan penerapan konsep dan teori serta metoda operasional dan penerapan disiplin ilmu pengetahuan yang mendasari pelaksanaan tugas dan fungsi ilmu pengetahuan yang mendasari pelaksanaan tugas dan fungsi jabatan fungsional yang bersangkutan. golongan ruang IV/c. Jenjang Utama. Mensyaratkan kualifikasi teknisi professional dan/atau penunjang professional dengan pendidikan serendah-rendahnya Sekolah Menengah Umum atau Sekolah Menengah Kejuruan dan setinggi-tingginya setingkat Diploma III (D-3). Jabatan fungsional keahlian adalah jabatan fungsional yang pelaksanaan tugasnya : a. sebagai pelaksana dan mensyaratkan pengetahuan dan pengalaman teknis operasional penunjang yang didasari oleh suatu cabang ilmu pengetahuan tertentu dengan kepangkatan mulai dari Pengatur Muda Tingkat I. golongan ruang III/b. Meliputi kegiatan teknis operasional yang berkaitan dengan penerapan konsep atau metode operasional dari suatu bidang profesi. adalah jenjang fungsional ketrampilan yang tugas dan fungsi utamanya sebagai pembimbing. adalah jenjang jabatan fungsional keterarnpilan yang tugas dan fungsi utamanya sebagai pelaksana tingkat lanjutan dan mensyaratkan pengetahuan dan pengalarnan teknis operasional penunjang yang didasari oleh suatu cabang ilmu pengetahuan tertentu. b. c. dan penilai pelaksanaan pekerjaan pejabat fungsional tingkat dibawahnya yang mensyaratkan pengetahuan dan pengalaman teknis operasional penunjang beberapa cabang ilmu pengetahuan tertentu dengan kepangkatan mulai dari Penata. yaitu jenjang jabatan fungsional keahlian yang juga dan fungsi utamanya bersifat taktis operasional yang mensyaratkan kualifikasi professional tingkat lanjutan dengan kepangkatan mulai dari Penata. golongan ruang III/c sainpai dengan Penata Tingkat I. Berdasarkan penilaian terhadap bobot jabatan fungsional. golongan ruang III/a sampai dengan Penata Muda Tingkat I.BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI Pasal 4 Jabatan-jabatan yang dihimpun dalam rumpun jabatan fungsional dapat dikategorikan dalam jabatan fungsional keahlian atau jabatan fungsional ketrampilan Pasal 5 1. golongan ruang II/d. golongan ruang III/b. 2. golongan ruang III/d d. c. c. d. b. Terikat pada etika profesi tertentu yang ditetapkan oleh ikatan profesinya. c. dengan kepangkatan mulai dari Penata Muda. golongan ruang III/d. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software . Mensyaratkan kualifikasi professional dengan pendidikan serendah-rendahnya berijasah Sarjana (Strata1). Jenjang Pelaksana Lanjutan. Berdasarkan penilaian bobot jabatan fungsional. Meliputi kegiatan yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan. 2. golongan ruang IV/a sampai dengan pembina Utama Muda. golongan ruang III/c sampai dengan Penata Tingkat 1. Jabatan fungsional keterampilan adalah jabatan fungsional yang pelaksanaan tugasnya a. Jenjang Pelaksana Pemula. Jenjang Penyelia. maka jabatan fungsional keahlian dibagi dalam 4 (empat) jenjang jabatan yaitu : a. golongan ruang II/b sampai dengan Pengatur Tingkat I. Jenjang Muda. yaitu jenjang jabatan fungsional keahlian yang tugas dan fungsi utamanya bersifat strategis nasional yang mensyaratkan kualifikasi professional tingkat tertinggi dengan kepangkatan mulai dari Pembina Utama Madya. Pasal 6 1. golongan ruang Ill/a sampai dengan Penata Muda Tingkat 1. Jenjang Madya. b.

Jenjang Muda. setinggi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IIa. BAB IV KETENTUAN PERALIHAN Pasal 9 Jabatan fungsional yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebelum ditetapkannya Keputusan Presiden ini. d. Jenjang Utama. Jenjang Pelaksana Pemula. Jenjang Madya. Jenjang pertama. tetap berlaku dengan ketentuan harus sudah disesuaikan selambatlambatnya 3 (tiga) tahun terhitung setelah Keputusan Presiden ini di tetapkan. Jenjang Pelaksana. d.BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI Jenjang jabatan fungsional keahlian atau jabatan fungsional ketrampilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dan Pasal 6 didasarkan pada penilaian bobot masing-masing jabatan fungsional dan di tetapkan oleh Menteri yang bertangungjawab di bidang pendayagunaan aparatur negara. 2. Ditetapkan di JAKARTA pada tanggal 30 JULI 1999 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. Jenjang Penyelia. c. setinggi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IIIa . 3. Jenjang pelaksana Lanjutan. Besamya tunjangan jabatan fungsional untuk masing-masing jenjang jabatan fungsional keahlian adalah : a. setinggi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IVa. Pasal 8 1. c. b. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software . BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE -4© Copyleft 2006 KP. Besarnya tunjangan jabatan fungsional untuk masing-masing jenjang jabatan fungsional ketrampilan adalah : a. Pasal 11 Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. b. setinggi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon Vb. setingi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IVa. setinggi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IIIa. setingi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon Ia. BAB V KETENTUAN PENUTUP Pasal 10 Ketentuan lebih lanjut tentang pelaksanaan keputusan Presiden ini. ttd. di tetapkan oleh menteri yang bertangung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara. setinggi-tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon Va. Kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan fungsional keahlian atau jabatan fungsional ketrampilan diberikan tunjangan jabatan fungsional.

peningkatan atau pengembangan konsep teori dan metode operasional serta penerapan ilmu pengetahuan di bidang perencanaan. c. 2. statistika dan aktuaria. penerapan ilmu pengetahuan di bidang biologi. Asisten Pengendali Hama Tanaman. h. Rumpun Ilmu Hayat. pengembangan teori dan metode operasional. 87 Tahun 1999 Daftar Rumpun Jabatan Fungsional dan Penjelasannya 1. Pengendali Organisine Penggangu Tumbuhan. Rumpun Ilmu hayat adalah rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang tugasnya adalah melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penelitian. bakteriologi. peningkatan atau pengembangan konsep. ilmu hewan. ilmu pengetahuan alam dan sosial serta pelaksanakan kegiatan teknis yang berhubungan dengan penerapan konsep. Rumpun Matematika. 3. fatologi atau farmakologi serta melaksanakan kegiatan teknis yang berhubungan dengan pelaksanaan penelitian. Contoh jabatan fungsional keterampilan Asisten Statistisi. melaksanakan tugastugas pemrograman yang berhubungan dengan pemasangan dan pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak. penerapan konsep prinsip dan metode operasional di bidang biologi. ekologi. Asisten Pengawas Benih Tanaman. genetika agranomi. biokimia. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software . anatomi. ilmu hewan. mikrobiologi. Pengendali Hama dan Penyakit Ikan. c. b. pengembangan perangkat lunak dan metode operasional. Rumpun Kekomputeran Rumpun Kekomputeran adalah rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang kegiatannya berhubungan dengan penelitian. Statistika dan yang berkaitan Rumpun Matematika. b. e. agronom dan kehutanan. Asisten Pengawas Benih Ikan. pemeliharaan kamus data dan sistem manajemen data base untuk penjamin integritas dan keamanan data serta membantu pengguna komputer dan perangkat lunak standar. -5© Copyleft 2006 KP. Asisten Pengendali Organisme PenggangguTumbuhan. Contoh jabatan fungsional keahlian Pranata komputer. fisiologi. Asisten Pengawas Bibit Ternak. Contoh jabatan fungsional keahlian Statistisi. d. Penyuluh Kehutanan. prinsip dan metode operasional ilmu matematika. Pengawas Bibit Ternak. Contoh jabatan fungsional Ketrampilan Asisten Pranata Komputer. pengembangan dan peningkatan sistem yang berbasis komputer. Pengawas Benih Tanaman. mengontrol dan mengoperasikan komputer dan peralatannya. teori matematika aktuaria atau konsep statistika dan pengaplikasikannya pada bidang teknik. f. Statistika dan yang berkaitan dengan rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang kegiatannya berhubungan dengan penelitian. e. f. Contoh jabatan fungsional keterampilan a. d. Medik Veteriner. Pengawas Benih Ikan. Contoh Jabatan fungsional keahlian a. Paramedik Veteriner. botani.BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI LAMPIRAN Keputusan Presiden Republik Indonesia No. etiologi.

penetapan ilmu pengetahuan dan pelaksanaan kegiatan teknis di bidang peningkatan kesehatan. 5. Asisten Penyuluh Kesehatan masyarakat. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software . teori dan metode operasional. d. Rumpun Kesehatan Rumpun Kesehatan adalah rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang tugasnya adalah melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penelitian. Asisten Perawat. teori dan metode operasional di bidang pendidikan dan pengajaran umum serta pendidikan dan pelatihan yang tidak berhubungan dengan pengajaran sekolah formal. Rumpun Arsiparis. Apoteker. pengambilan keputusan dan pelaksana kegiatan teknis yang berhubungan dengan sumber daya manajemen. farmasi. d. Contoh jabatan fungsional ketrampilan a. d. Analisis Kepegawaian. kesehatan gigi dan mulut. Contoh jabatan fungsional keterampilan Asisten Pamong Belajar 6. Ahli Kurikulum.BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI g. Contoh jabatan fungsional keahlian a. menelaah serta memeriksa hasil kerja yang telah dicapai oleh guru dalam penerapan kurikulum. Pustakawan dan yang berkaitan koleksi benda seni dan benda yang sejenis serta pelaksanaan kegiatan teknis yang berhubungan dengan kearsipan dan kepustakaan. Ahli Pengujian. peningkatan atau pengembangan konsep. h. e. 4. Contoh jabatan fungsional keahlian a. Terapis Wicara. Dokter Gigi. pemberian saran atau pengelolaan. Dokter. -6© Copyleft 2006 KP. teori dan metode operasional. c. c. Asisten Penyuluh Kehutanan. Penyuluh Kesehatan Masyarakat. b. Rumpun Pendidikan Lainnya adalah rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang tugasnya berkaitan dengan penelitian. membenkan saran tentang metode dan bantuan pengajaran. peningkatan atau pengembangan konsep. b. Widyaswara. Contoh jabatan fungsional ketrampilan Asisten Analis Kepegawaian 7. c. serta perawatan orang sakit dan kelahiran bayi. Asisten Penyuluh Pertanian. Perawat. Asisten Apoteker. Pamong Belajar. Contoh jabatan fungsional keahlian a. b. peningkatan atau pengembangan konsep. Rumpun Pendidikan Lainnya. memberikan pelatihan penggunaan teknologi tinggi. e. penerapan ilmu pengetahuan di bidang peningkatan sistem. b. pencegahan penyakit manusia. pengobatan dan rehabilitasi. Pengawas Sekolah. Rumpun Manajemen Rumpun Manajemen adalah rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang kegiatannya berhubungan dengan penelitian. Analisis Manejemen.

BASIS DATA PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN RI Contoh jabatan fungsional keahlian a. Asisten Arsiparis. Contoh jabatan fungsional ketrampilan Asisten Analis Politik. b. b. Pustakawan. Asisten Pustakawan. 8. Rumpun Politik dan Hubungan Luar Negeri adalah rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil yang tugasnya berkaitan dengan penelitian. Bentuk: KEPUTUSAN PRESIDEN (KEPPRES) Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor: 87 TAHUN 1999 (87/1999) Tanggal: 30 JULI 1999 (JAKARTA) Sumber: -7© Copyleft 2006 KP. Contoh jabatan fungsional ketrampilan a. Contoh jabatan fungsional keahlian Diplomat. Januari 2006 Created by Legal Open Source Software . teori dan metode operasional. peningkatan atau pengembangan konsep. Arsiparis. pemerintah dan hubungan internasional. pelaksanaan kegiatan teknis yang berhubungan dengan perumusan. pengevaluasian. Rumpun Politik dan Hubungan Luar Negeri. penganalisisan serta penerapan kebijaksanaan dibidang politik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful