Anda di halaman 1dari 8

KEUNGGULAN LINUX SEBAGAI SISTEM OPERASI JARINGAN

Dewi Setianingrum – NPM : 0809100761


Tingkat III Teknik Kripto, Sekolah Tinggi Sandi Negara
e-mail : aitesahdloru@yahoo.com

Abstrak
Komputer merupakan salah satu sarana dalam melakukan komunikasi antar user. Dengan
menggunakan sistem operasi jaringan dapat memudahkan setiap user untuk berbagi
perangkat lain komputer atau data. Sistem operasi adalah sistem operasi yang bertujuan untuk
menangani tentang jaringan komputer. Saat ini banyak terdapat perkembangan dari sistem
operasi antara lain Windows, Linux, Symbian OS, dan Mac OS. Setiap sistem operasi
jaringan memiliki keunggulan di bidangnya masing-masing tetapi tidak dipungkiri juga setiap
sistem operasi jaringan masih terdapat kekurangan. Hal yang menarik pada saat ini adalah
dengan berkembangnya sistem operasi Linux yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para
pengguna. Oleh karena itu, dalam paper ini akan dibahas tentang alasan Linux menjadi sistem
operasi yang paing banyak diminati oleh para pengguna komputer.
Kata kunci : Sistem Jaringan Komunikasi, Linux, Komputer

1. PENDAHULUAN
Setiap saat perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi semakin meningkat.
Begitu juga dengan perkembangan dalam hal komunikasi. Komunikasi merupakan hal
yang sangat penting untuk saling berbagi informasi antar sesama. Komunikasi yang baik
salah satunya adalah dapat dikirimkan secara cepat. Penyampaian informasi dapat
dilakukan dengan berbagai cara dan media.
Komputer dapat dijadikan sarana dalam menyampaikan informasi secara cepat.
Dengan menghubungkan beberapa komputer dalam satu jaringan dapat dibentuk sebuah
komunikasi antar user komputer tersebut. Untuk melakukan semua peran tersebut harus
terdapat sebuah software sebagai pengontrol dan pengatur hardware serta berbagai
operasi dasar pada sistem, dapat disebut juga sebagai sistem operasi.
Saat ini banyak terdapat berbagai macam sistem operasi jaringan dan
perkembangannya, seperti Windows, Linux, Mac OS, dan Symbian OS. Setiap sistem
operasi jaringan memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan tersendiri. Oleh karena
itu, semua sistem operasi jaringan dapat mendukung berbagai program tertentu. Salah
satu sistem operasi jaringan yang sedang diperbincangkan saat ini adalah Linux.

2. SISTEM OPERASI JARINGAN


Sistem operasi (operating system atau OS) adalah suatu sistem yang terdapat software
sebagai pengontrol dan pengatur hardware serta operasi-operasi dasar untuk menjalankan
berbagai macam aplikasi program. Software sistem operasi akan berkerja pertama kali
saat komputer dinyalakan. Pada dasarnya OS terdiri dari dua macam, yaitu UNIX dan
non-UNIX. Perbedaan kedua jenis OS tersebut terletak pada penggunaannya. Jika UNIX
digunakan untuk komputer besar seperti mainframe, super komputer, dan sebagainya
sedangkan non-UNIX digunakan pada PC.
Jaringan komputer adalah berbagai komputer yang dihubungkan satu dengan yang
lain untuk dapat saling berkomunikasi serta berbagi informasi dan perangkat komputer.
Dalam jaringan komputer terdapat client dan server yang memiliki fungsi tersendiri.
Pada dasarnya jaringan komputer terbagi menjadi dua jenis, yaitu client-server dan peer-
to-peer.
Dari kedua pengertian di atas maka sistem operasi jaringan (network operating
system) adalah sistem operasi yang berhubungan dan bertujuan untuk jaringan komputer.
Sistem operasi jaringan memiliki beberapa fungsi khusus, yaitu :
 Menghubungkan beberapa dan perangkat komputer lainnya dalam satu jaringan
 Mengelola sumber daya jaringan
 Menyediakan layanan
 Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
Sistem operasi jaringan yang sering digunakan untuk client / server adalah Windows
NT Server family (Windows Server 2000 dan 2003), Novell NetWare, dan Unix atau
Linux. Sedangkan Windows 98, Windows 2000 professional, Windows XP professional,
dan Windows NT Workstation digunakan untuk berbagi pengelolaan sumber daya
jaringan, seperti mengakses printer dan berbagi file.

3. LINUX
Linux pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991 oleh Linus Benedict Trovals.
Linus merupakan seorang hacker dan mahasiswa ilmu komputer di Universitas Helsinki,
Finlandia. Open source OS pada Linux berlesensi GPL (GNU – Generala Public
Lisence) yaitu dimana seluruh aplikasi dapat diperoleh secara bebas dengan mengikuti
kode program asli.
Dahulu untuk menggunakan Linux harus membutuhkan sistem operasi lainnya yaitu
Minix yang dibuat oleh Andy Tanenbaum, seorang profesor ilmu komputer di Free
University of Amsterdamp. Saat ini Linux tepat untuk diterapkan sebagai sistem operasi
server. Penggunaan Linux dapat terlihat pada banyak perusahaan yang menggunakan
Linux sebagai firewall atau webserver. Keuntungan server Linux adalah apabila
digunakan secara terus menerus tidak ada proses booting atau uptime.
Program server pada Linux dapat didapatkan secara gratis dan pembatasan jumlah
pengguna Linux maupun program server tidak dibatasi oleh Lisensi Linux yang dimiliki
oleh Linus Trovals. Dalam Linux juga terdapat distro Linux yaitu kumpulan beberapa
sistem operasi yang berbasis pada Linux dengan aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan
pada Linux. Distro Linux tersebut misalnya Suse, Debian, Redhat, Ubuntu, Mandrake,
Slackeware, Blankon, Fedora, dan sebagainya.

4. ALASAN LINUX COCOK UNTUK SISTEM OPERASI JARINGAN


Seperti yang telah disebutkan di awal, setiap sistem operasi jaringan memiliki
keunggulan dan kelemahan masing-masing. Begitu juga dengan sistem operasi jaringan
Linux yang memiliki kelebihan dalam sistem operasi server dan masih memiliki
kekurangan dalam masih kurangnya aplikasi pada Linux. Berikut ini adalah kelebihan
dan kekurangan yang terdapat pada Linux.
Kelebihan Linux dibandingan sistem operasi lainnya adalah :
1. Free
Dalam distribusi Linux terdapat banyak software yang didapatkan secara gratis
melalui internet. Sedangkan apabila software tersebut dikemas dalam bentuk CD
maka akan menghabiskan biaya besar untuk mendapatkan software tersebut. Selain
itu, pengguna dapat mengubah program asal sesuai keperluan tanpa terkena sanksi.
Sehingga dapat dikatakan Linux adalah sistem operasi open source. Semua aplikasi
pada distro Linux dapat diperoleh secara mudah dan gratis tetapi tidak semua distro
linux yang mendapatkan software secara gratis misalnya RHEL dan SUSE Linux.
RHEL dan SUSE Linux merupakan distro Linux yang bersifat komersial, sedangkan
Ubuntu, CentOS, Mandriva Free Edition dan openSUSE memberikan software secara
gratis pada seluruh pengguna Linux.
2. Resistan
Jarang sekali terdengan bahwa Linux terinfeksi virus komputer. Biasanya virus yang
masuk dalam Linux tidak dapat melakukan apaun karena virus tersebut dibuat untuk
sistem operasi lain. Sehingga dalam Linux tidak perlu dibutuhkan sistem
perlindungan yang hebat dengan berbagai program antivirus, firewall, adware block,
dan sebagainya. Selain itu, terdapat sistem file Permissions yaitu apabila terjadi
perubahan atau penghapusan file harus dengan ijin dari user.
3. Freeware
Untuk memakai dan menggunakan Linux kepada pihak lain tidak perlu membayar
biaya lisensi atau royalti kepada pemilik Linux. Karena Linux adalah sistem
menggunakan lisensi GPL. Sehingga dapat menghemat devisa negara dalam
pendistribusian dan penggunaan sistem operasi Linux bagi masyarakat.
4. Non-Fragmentasi
Tidak perlu adanya defragment secara berkala sehingga dapat dengan mudah
melakukan pengelolaan file tanpa terjadi fragmentasi pada data atau program
tertentu. Hal ini karena linux menggunakan sistem file yang berbeda yaitu sistem file
ext2fs (Second Extended File System) dengan fragmentasi secara otomatis tidak
seperti pada NTFS di Windows.
5. Update keseluruhan
Pada sistem operasi Linux yang open source dapat meakukan update secara
keseluruhan untuk sistem operasi dan aplikasi-aplikasi yang terinstal pada PC
tersebut. Sedangkan untuk sistem operasi lain, program aplikasi harus di-update
secara manual.
6. Stabilitas dan Realiable
Sistem operasi lain perlu dilakukan instalasi ulang secara berkala agar dalam
pemanfaatannya tetap cepat. Sedangkan Linux tidak perlu dilakukan reboot
(dihidupkan ulang) hingga hardware dapat berfungsi maksimal kembai jika dalam
konfigurasi berjalan dengan benar. Sehingga dalam hal ini Linux sangat tepat
dijadikan sebagai server. Selain itu Linux dapat bekerja setiap hari secara berkala.
Pada aplikasi crash tidak mengakibatkan sistem operasi down. Selain itu, pada
Ubuntu setiap bulan April dan Oktober selalu ada versi baru yang lebih baik dari
versi sebelumnya sedangkan untuk sistem operasi lain harus menunggu beberapa
tahun untuk mengeluarkan versi yang lebih baik.
7. Spesifikasi Hardware
Hardware yang dibutuhkan minimal memiliki spesifikasi Prosesor Intel 384 DX,
RAM minimal 8 MB, kapasitas harddisk 85 MB. Dapat pula dijalankan pada
komputer seperti 386/486/Pentium I/II/III/IV, AMD, VIA, PowerPC, Machintos,
Alpha, dan SPARC. Selain itu dapat digunakan dalam modus teks atau modus GUI.
8. Shared Libraries
Setiap terdapat versi baru dari Linux selalu dicantumkan nomor versi pada file
tersebut. Hal ini tidak akan merusak keterkaitan program lain sedangkan pada
Windows terdapat DLL (Dynamic Link Libraries) yang mengakibatkan aplikasi lain
meminta versi yang berbeda juga dari DLL.
9. TCP/IP
Dengan memanfaatkan adanya native protocol TCP/IP, semua program dapat
dilakukan lebih cepat dibandingkan dengan operasi non-UNIX.
10. Bugfix
Apabila keamanan pad asistem operasi terjadi permasalahan maka akan ditampilkan
bugfix, workaround, advisory, dan sebagainya. Setelah beberapa saat diberitahukan
adanya bug, workaround sudah disediakan untuk download.
11. Skalabilitas
Linux dapat beroperasi pada mesin sekecil 3Com Palm Pilot dan Digital Itsy serta
mesin sebesar Beowulf Clusters yaitu kumpulan PC dihubungkan untuk
menyelesaikan permasalahan ilmiah atau scientific). Selain itu dapat mendukung
multipleprocessor hingga 16 buah.
12. File System
Server Linux dapat digunakan pada sistem 32 bit dan 64 bit (Ultra Sparc) secara
terpisah maupun bersama-sama (Power Linux-Beowulf, ratusan Central Procesing
Unit atau CPU yang dihubungkan secara bersama menjadi satu server).
13. Multi User
Dapat digunakan lebih dari satu orang pada saat yang bersamaan dalam suatu
jaringan komputer, baik program yang sama atau berbeda pada satu mesin yang sama
maupun di terminal yang sama. Kelebihan dari multiuser adalah :
 Meminimalkan penggunaan hardware karena dalam Linux semua user dapat
berbagi dan menggunakan perangkat komputer lain seperti printer, disk
 Semua user dapat mengakses data secara bersama sehingga tidak ada
penggandaan data serta terjaminnya konsisten data
14. Multi Console
Yaitu apabila ingin login dalam komputer yang sama dengan nama user yang sama
atau berbeda lebih dari satu kali dapat diakukan tanpa harus menutup sesi
sebelumnya. Linux adalah Non-Dedicated Server yaitu user dapat seperti klien yang
menggunakan komputer server saat server sedang melayanai klien yang ada. Oleh
karena itu Multi Console dapat berlaku pada Linux karena Non-Dedicated Server.
15. Multi Tasking
Keunggulan Linux yang multitasking dapat memudahkan pengguna dapat
menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Karena dalam Linux user dapat
mengeksekusi beberpa aplikasi dalam waktu yang bersamaan dan setiap aplikasi
dapat melakukan beberapa pekerjaan secara bersama (Multi Threading). Selain itu
dalam Linux tidak pernah terjadi stack atau hang pada program tersebut. Saat data
sedang loading, data tersebut dapat dilakukan penggandaan, pengeditan,
penghapusan secara bersamaan.
16. Virtual Memory
Kemampuan Linux yang dapat menjalankan program melebihi penggunaan
sederhana dari swap space jika hanya menggunakan memori fisik saja merupakan
salah satu keunggulan Linux yang berbeda dari sistem operasi lainnya. Sistem Virtual
memory yaitu apabila program dieksekusi lebih dari satu kali akan dimasukkan
dalam memory dan digunakan untuk penggabungan satu program image dengan
banyak data image. Sehingga penggunaan memori dapat dioptimalkan dan dapat
mencegah program satu mengganggu program lainnya.
17. Login User
Login user atau operator dapat dilakukan hingga 254 klien secara bersama dengan
menggunakan password. Sehingga dapat dikatakan bahwa jumlah login user pada
Linux tidak dibatasi.
18. Akses Sistem File
Terdapat 34 macam akses sistem file yang berbeda pada Linux, antara lain FAT16
untuk MS-DOS, 32/VFAT untuk MS Windows, NTFS untuk menghubungkan
dengan Windows NT, HPFS, MINIX, UFS, SCO, XENIX untuk menghubungkan
dengan sistem operasi berbasisi UNIX, Apletalk untuk menghubungkan dengan
Apple, Marsnwe untuk menghubungkan dengan Novel Netware, dan sebagainya.
19. Emulator
Emulator untuk menjalankan aplikasi yang di-compile untuk sistem operasi yang
berbeda pada Linux antara lain :
 DOSemu (DOS emulator) untuk mengeksekusi aplikasi DOS
 WINE (WINdows Emulator) untuk mengeksekusi apikasi Windows 16 bit dan
beberapa aplikasi Windows 32 bit
 Executor untuk mengeksekusi aplikasi Macintosh
 IBCS untuk mengeksekusi file executable FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, SCO
UNIX, dan sebagainya
 VMWare untuk mengeksekusi Windows, Windows NT
20. Partition Mounting
Penamaan symbol huruf pada partisi di Linux tidak ada seperti pada Windows yang
menggunakan partisi hardisk sesuai abjad sehingga hanya terdapat 26 partisi drive.
Pada Linux partisi drive tidak dibatasi jumlahnya dan penamaan partisi tersebut
sesuai dengan pengguna.
21. Remote Access
Apabila terjadi kerusakan atau ingin dilakukan kofigurasi server pada Linux dapat
dilakukan dengan jarak jauh.
22. Firewall
Firewall adalah sistem untuk menutup port pada PC yang tidak digunakan sehingga
dapat mengurangi adanya program tertentu yang tidak diinginkan masuk dalam
komputer tersebut. Pada Linux, firewall diatur sehingga jalur lalu lintas dapat
berjalan dengan lancar dan resisten terhadap kondisi luar atau dalam yang tidak
diinginkan.
23. Shell Programmable
Merupakan Command Line Interpreter / Interface (CLI) dan semua program dan
aplikasi disediakan dalam bentuk CD atau disket. Pengelolaan aplikasi tersebut juga
terdapat pada antarmuka CLI maupun Graphic User Interface (GLI). Sehingga
apabila suatu sitem menerima perintah dari user dapat dieksekusi perintah tersebut.
24. Handal
Dapat menangani berbagai situs web secara cepat misalkan Google dan Facebook.
Situs web tersebut menggunakan Linux sebagai sistem operasi server. Selain itu,
Linux dapat dibandingkan dengan super komputer dan tidak jauh berbeda
keunggulannya. Serta tidak pernah terjadi crash atau hang.
25. User Friendly
Dalam penginstalan Linux juga termasuk hal yang mudah yaitu membutuhkan waktu
sekitar 30 menit dengan melakukan 7 kali klik. Aplikasi dan program yang terdapat
pada Linux juga mudah untuk didapatkan dengan melakukan searching pada internet.
Linux memberikan hampir semua kebutuhan pengguna dengan gratis misalkan editor
teks, aplikasi pengolah gambar, aplikasi perkantoran, web browser, pemutar video /
audio, kompiler, utiliti, dan sebagainya.
Dari semua keunggulan Linux yang telah dijelaskan di atas, Linux ternyata masih
terdapat kekurangan dibandingkan sistem operasi lainnya. Kekurangan Linux adalah
sebagai berikut :
1. Aplikasi grafis seperti GIMP belum dapat menyamai AdobePhotoshop atau Adobe In
Design yang masih lebih baik dari Scribus
2. Masih terdapat software yang belum dapat diterapkan pada Linux
3. Beberapa hardware kesulitan menyediakan driver untuk Linux
4. Perlu waktu dan tenaga untuk mempelajari cara penggunaan Linux karena pada
dasarnya sistem operasi Linux berbeda dengan Windows

5. KESIMPULAN
Linux merupakan salah satu pengembangan dari UNIX. Keunggualan Linux adalah tepat
diterapkan untuk sistem operasi server. Selain itu, Linux memiliki keunggulan yang
berbeda dibandingkan sistem operasi lainnya. Saat ini banyak negara maju yang
menggunakan Linux untuk melakukan aktifitas pemrograman.

6. DAFTAR PUSTAKA
[1] Gunawan, Johames. 2003. Linux Sistem Operasi Masa Depan. Ilmu Komputer.Com.
[2] Irawan, Boby. 2010. 10 Alasan Kenpa Linux adalah Sistem Operasi Terbaik.
[3] Wahyudi, Untung. 2008. Peanfaatan Sistem Operasi dalam Sistem Operasi pada 1
Komputer secara Virtual dengan VMWare. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika
dan Komputer Jakarta.
[4] Zaman, Aditya. 2011. Perbedaan Dasar Sistem Operasi Windows, Linux, dan
MacOS.
[5] http://hantoro.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/15597/Sistem+Operasi+Jaringan.ppt
[6] http://intranet.ekon.go.id/content/mengapa-linux
[7] http://www.wikipedia.com