Siti Manggopoh, Singa Betina dari Minang

ROBBY KURNIAWAN XI IPA 2

Ada yang terlupakan dari catatan sejarah Indonesia. Siti Manggopoh. Nama perempuan asal Minang ini memang tidak bergaung, seperti RA Kartini yang dianggap sebagai tokoh pahlawan Indonesia. Padahal, jika ditelusuri lagi, Siti Manggopoh merupakan pahlawan perempuan dari Minangkabau yang mampu mempertahankan marwah bangsanya, adat, budaya dan agamanya. Bagaimana tidak, Siti Manggopoh tercatat pernah melakukan perlawanan terhadap kebijakan ekonomi Belanda melalui pajak uang (belasting). Ketika itu, perempuan-perempuan Indonesia yang berpendidikan tinggi sedang mengibarkan bendera perjuangan gender, dan pada saat itu Siti Manggopoh, perempuan pejuang dari desa kecil terpencil di Kabupaten Agam, Sumatera Barat muncul sebagai perempuan dengan semangat perlawan terhadap penjajahan yang terjadi di negerinya. MASA LAHIR Siti Manggopoh, merupakan perempuan Minang yang memiliki nama Siti. Ia lahir bulan Mei 1880. Nama Manggopoh dilekatkan pada dirinya, karena ia terkenal berani maju dalam perang

ia segera keluar dari sana dengan memenangkan panggilan jiwanya untuk membantu rakyat. Sebagai perempuan Minang. ketika melarikan diri ke hutan selama 17 hari dan selanjutnya dibawa serta ketika ia ditangkap dan dipenjara 14 bulan di Lubukbasung. Siti juga diajak dan mengecap pendidikan di surau. ternyata Siti pernah mengalami konflik batin ketika akan mengadakan penyerbuan ke benteng Belanda. ia merasakan sebuah panggilan jiwa untuk melepaskan rakyat dari kezaliman Belanda. Siti memiliki semangat dan arah perjuangan yang setujuan. Pernikahan mereka ternyata tidak membuat Siti terikat dengan tugas perempuan di dalam rumah tangga. Rakyat Minangkabau merasa terhina ketika mematuhi peraturan untuk membayar pajak tanah yang dimiliki secara turun temurun. Rasyid. karena Siti adalah anak perempuan pertama sekaligus terakhir yang dilahirkan dalam keluarga mereka. tanah adalah kepunyaan komunal atau kaum di Minangkabau. Kelima kakaknya dengan senang hati menyambut kelahiran Siti. padahal di satu sisi. Apalagi peraturan belasting dianggap bertentangan dengan adat Minangkabau. Tak hanya itu. Ia mengalami konflik ketika rasa keibuan terhadap anaknya yang sedang menyusu muncul. Inilah catatan untuk Siti Manggopoh. Siti memiliki kebebasan. Pariaman. Ia belajar mengaji. Ia membangun dirinya secara fisik dan nonfisik. Siti merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. meski sebagai seorang tokoh pun. Di Minangkabau. . bahkan sampai ke daerah Tiku. SITI MENIKAH Siti menikah dengan Rasyid. yang berani bertaruh mengikutserakan anaknya ke medan perang. Siti pun pernah bermain sangat jauh dari kenagarian Manggopoh. Dari catatan yang ada. Kelima kakak laki-laki Siti pun selalu mengusung Siti ke mana-mana. Ia membawa Siti ke pasar. Manggopoh itu sendiri merupakan nama negerinya. Catatan lagi menyatakan bahwa Siti pernah membawa anaknya. Inilah kiranya yang menyebabkan Siti berani maju ke medan perang untuk melawan penjajahan Belanda di negerinya. ketika kakaknya belajar mengaji ke surau. karena kondisi fisik anaknya yang masih kecil. dan 12 bulan di Padang. Namun. 16 bulan di Pariaman. Justru bersama suaminya.Manggopoh. Mereka bahu membahu melepaskan penderitaan rakyat Minangkabau. Dalima. ke kedai. Ia pun kembali menunaikan tanggung jawabnya sebagai ibu setelah melakukan penyerangan. bapasambahan dan juga persilatan. Kesadaran ini muncul ketika Siti dan Rasyid merasakan bahwa telah terjadi penindasan di negerinya oleh pemerintahan Belanda. PAJAK BALESTING Belasting merupakan tindakan pemerintah Belanda yang menginjak harga diri bangsa Minangkabau. dan bahkan ke gelanggang persilatan. Perempuan Minangkabau pemberani. ke sawah.

Siti Manggopoh meninggal di usia 85 tahun. sewaktu tentara belanda sedang mengadakan pesta judi dan mabuk mabukan masuklah seorang wanita cantik. USULAN MENJADI PAHLAWAN NASIONAL Semasa zaman penjajahan Belanda. Akibatnya. Perlawanan tersebut juga tidak bisa dilupakan oleh Belanda. dalam Perang Manggopoh. Perebutan benteng yang dilakukan Siti menyulut Perang Manggopoh. Karena kelelahan dan teler karena minuman keras. Oleh sebab itu. Akhirnya Siti bersama sang suami. akhirnya puluhan tentara belanda terkapar tak sadarkan diri. tercatat 53 orang tentara belanda tewas dan 2 orang berhasil melarikan diri dalam keadaan terluka parah ke lubuk basung. buruan pemberontak yang paling di cari tentara belanda. PEMBANTAIAN TENTARA BELANDA Di markas belanda di manggopoh. pada 20 Agustus 1965 di Kampung Gasan Gadang. Siti terbebas dari hukuman pembuangan. Bahkan tidak jarang gerakan yang dilancarkannya secara fisik. Siti lansung membaur dengan para tentara yang sedang mabuk itu. Belanda sangat kewalahan menghadapi Siti Manggopoh pada masa itu. banyak sudah pahlawan nasional yang turut serta membela . Siti memenangkan pertarungan dengan Belanda. Dia dan pasukannya berhasil menewaskan 53 orang serdadu penjaga benteng. Ia berhasil menyelamatkan bangsanya dari penjahahan. Siti Manggopoh memang membangun dirinya dengan kecerdasan sejak kecil. lantaran mempunyai bayi. berhasil ditangkap dan dipenjarakan tentara Belanda. Hal inilah yang dimunculkannya ketika menyusun siasat yang diatur sedemikian rupa. melihat peluang tersebut siti segera memberi isyarat kepada para pejuang yang sudah menunggu di luar untuk segera menyerang. bahkan ia meminta bantuan kepada tentara Belanda yang berada di luar nagari Manggopoh. Rasyid Bagindo Magek. Para pejuang merebut markas belanda dan membantai puluhan tentara belanda teresebut. karena adanya sebuah gerakan yang dilakukan Siti Manggopoh pada tanggal 16 Juni 1908. Tapi. Siti memanfaatkan naluri keperempuanannya secara cerdas untuk mencari informasi tentang kekuatan Belanda tanpa hanyut dibuai rayuan mereka. Kabupaten Agam.Kesewenang-wenangan Belanda dalam memungut pajak di tanah kaum sendiri. yang sebenarnya adalah Siti. sejarawan Minangkabau mencatat Siti Manggopoh sebagai satu-satunya perempuan Minangkabau yang berani melancarkan gerakan sosial untuk mempertahankan nagarinya terhadap pengaruh asing. membuat rakyat Minangkabau melakukan perlawanan.

seorang diri. Boleh jadi. lantaran itu pula Pemerintah Daerah Propinsi Sumatra Barat dan DPRD setempat. Gelar tersebut sebagai penghormatan terhadap kiprah Siti yang juga dikenal sebagai pesilat tangguh sejak remaja. nama Siti Manggopoh memang tak pernah muncul ke permukaan. Dia dinobatkan oleh Satria Muda Indonesia sebagai pendekar silat Minang. Alasannya. Padang. supaya Mandeh Siti Manggopoh atau lebih dikenal dengan sebutan Siti Manggopoh. yang sekaligus menjadi momentum peresmian Monumen Siti Manggopoh. Lantaran itu pula. Siti juga membangun gelanggang persilatan di Tanah Nagari Manggopoh. terbukti lewat peringatan 93 tahun Perang Manggopoh. Selain itu. . ada juga pejuang yang tak dikenal sama sekali. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. dinobatkan sebagai pahlawan nasional. kembali mengusulkan ke pemerintah pusat. perempuan itu terbukti amat ditakuti Belanda lantaran pernah menaklukan benteng sang penjajah di Manggopoh. Namun masyarakat setempat masih menghargainya. Kendati begitu. baru-baru ini. sejarah pejuang perempuan yang satu ini hanya diketahui sebagian masyarakat Sumbar. Sikap Siti Manggopoh ini dapat dijadikan pedoman dan bukti bahwa kaum perempuan Minangkabau tidak berbeda kemampuan dan haknya dari kaum laki-laki. Dan Siti Manggopoh layak disebut sebagai pahlawan Indonesia. meski pemerintah tidak terlalu arif dan menggaungkan namanya di tingkat nasional. Kabupaten Agam.negara ini.