Anda di halaman 1dari 35

AKUNTANSI BIAYA BAB I

MANAJEMEN, KONTROLER DAN AKUNTANSI BIAYA


MANAJEMEN
• Manajemen terdiri atas tiga kelompok :
1. Manajemen operasi, terdiri dari supervisor.
2. Manajemen tingkat menengah ; kepala departemen, manajer divisi dan manajer cabang.
3. Manajemen eksekutif ; presiden direktur, wakil presiden direktur dan eksekutif yg bertanggung jawab atas
pemasaran,pembelian, tehnik,menufaktur,keuangan dan akuntansi.
• Manajemen terdiri atas banyak aktivitas , termasuk mengambil keputusan , memberikan perintah, menetapkan
kebijakan memperkerjakan orang2 untuk Melaksanakan kebijakan.
• Manajemen menetapkan tujuan yang akan dicapai dengan mengintegrasikan pengetahuan dan keakhliannya
dengan kemampuan karyawan.
• Fungsi manajemen yg terdiri dari : planning, organizing, actuating and controling.
– Planning dan controlling merupakan pusat dari pendekatan organisasi atas manajemen.
– Otoritas, tanggung jawab dan akuntabilitas (accountability): Dlm perusahaan kecil planning dan controlling dapat
dilakukan oleh satu orang yaitu pemilik, tetapi di perusahaan besar dpt dilakukan oleh banyak orang.
KONTROLER
• Kontroler adalah manajer eksekutif yang bertanggung jawab atas fungsi akuntansi.
• Fungsi kontroler mengkoordinasikan partisipasi manajemen dam planing dan controling dalam pengendalian dari
pencapaian tujuan , dalam menentukan efektivitas dan kebijakan.
• Kontroler juga bertanggung jawab untuk melakukan observasi atas metode .
• Departemen biaya, dibawah pimpinan konroler , bertanggung jawab untuk mengumpulkan , menyusun dan
mengkomunikasikan informasi mengenai aktivitas2 perusahaan.
• Analisis biaya dan laporan biaya difasilitasi melalui pembagian fungsi dalam departemen biaya antara lain :
Dep.manufaktur, Dep.personalia, Dep. Keuangan dan dep. Pemasaran.Dep. Hubungan masyarakat dan departemen
hukum.

AKUNTANSI BIAYA 1
• Masing-masing departemen tersebut dilakukan oleh masing-masing manajernya.
PERANAN AKUNTANSI BIAYA
• Akuntansi biaya melengkapi manajemen dengan alat yang diperlukan untuk aktivitas2 perencanaan dan
pengendalian, memperbaiki kualitas dan efisiensi, serta membuat keputusan2 yan bersifat rutin maupun strategis.
• Akuntansi biaya adalah bagian dari ilmu akuntansi untuk merekam dan memonitor transaksi2 biaya dan
melaporkannya dalam bentuk laporan biaya.
• Peranan akuntansi biaya dalam membantu manajemen antara lain :
1. Membuat dan melaksanakan rencana dan anggaran untuk operasi.
2. Menetapkan metode perhitungan biaya untuk efisiensi biaya.
3. Mengendalikan kuantitas phisik dari persediaan.
4. Menentukan biaya dan laba perusahaan untuk satu tahun periode akuntansi.
5. Memilih di antara dua atau lebih alternatif jangka pendek atau jangka panjang, yg dapat mengubah pendapatan
atau biaya.
ANGGARAN
• Anggaran adalah pernyataan terkuantifikasi dan tertulis dari rencana manajemen.
• Anggaran yg dapat dilaksanakan meningkatkan koordinasi dari pekerja, klarifikasi kebijakan dan kristalisasi rencana.
• Anggaran tsb juga menciptakan kecocokan internal dan kebulatan suara atas tujuan di antara manajer dan pekerja
yg lebih besar.
• Anggaran memainkan peranan penting dlm mempengaruhi perilaku indifidu2 dan kelompok disetiap tingkatan
proses manajemen termasuk :
1. Menetapkan cita2.
2. Menginformasikan kpd indifidu2 mengenai apa yg mereka harus berikan untuk pencapaian cita2 tsb.
3. Memotovasi kinerja yg diinginkan.
4. Evaluasi kinerja.
5. Memberikan saran kapan tindakan korektif sebaiknya diambil.
• Elemen2 yg disarankan sebagai alat untuk memotivasi karyawan untuk membidik cita2 yg ditetapkan dlm anggaran
:
AKUNTANSI BIAYA 2
1. Sistim kompensasi
2. Sistim untuk penilaian kinerja
3. Suatu sistim komunikasi yg memungkinkan karyawan bertanya kepada atasan berdasarkan kepercayaan dan
kejujuran.
4. Suatu sistim promosi,
5. Suatu sistim pendukung karyawan seperti pelatihan dan pendidikan
6. Suatu sistim yg mempertimbangkan tidak hanya tujuan perusahaan , tetapi juga kemampuan dan keakhlian
karyawan,
7. Suatu sistim yg tidak setengah2 untuk mencapai standar realistis
KONSEP BIAYA DAN SISTIM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA
Konsep Biaya
• Konsep biaya telah berkembang sesuai kebutuhan akuntan,ekonom, dan insinyur. Akuntan telah mendifinisikan
biaya sebagai nilai tukar , pengeluaran, pengorbanan, untuk memperoleh manfaat.
• Sering kali istilah biaya (cost) digunakan sebagai sinonim dari beban (expense).
• Untuk membedakan antara biaya (cost) dan beban (expense), Biaya menjadi lebih spesifik bila diskripsinya
dimodifikasi menjadi : biaya langsung, biaya utama (prime cost), biaya konversi, biaya tidak langsung , biaya tetap,
biaya variabel, biaya terkendali, biaya produk, biaya periode, biaya bersama (joint cost), biaya estimasi, , biaya
standar, biaya terbenam (sunk cost) atau biaya tunai (out of pocket cost).Sedangkan beban (expense) sebagai
aliran keluar terukur dari barang atau jasa yg kemudian ditandingkan dengan pendapatan untuk menentukan
laba .Objek biaya (cost object), atau tujuan biaya (cost objective), didifinisikan sebagai suatu item atau aktivitas yg
biayanya diakumulasi dan diukur.
• Berikut adalah item-item dan aktivitas2 yg dapat menjadi objek biaya :
Produk Proses
Batch dari unit2 sejenis Departemen
Pesanan pelanggan Divisi
Kontrak Proyek
Lini Produk Tujuan strategis
AKUNTANSI BIAYA 3
SISTIM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA
• Informasi biaya yg sistematis dan komparatif, serta data biaya dan laba analitis, dibutuhkan agar manajer dapat
menetapkan target laba , menetapkan target departemen untuk manajemen menengah dan manajemen operasi .
• SIA Biaya harus mencerminkan pembagian otoritas sehingga manajer indifidual dapat dipertanggung jawabkan .
• Sistim harus didisain untuk merangsang manajemen berdasarkan pengecualian, yaitu sistim harus menyediakan
manajemen dengan informasi yg memfasilitasi identifikasi segera dari aktivitas2 yg memerlukan perhatian.
KLASIFIKASI BIAYA
• BIAYA MANUFAKTUR:
Juga disebut biaya produksi yaitu : biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung ( kedua biaya
disebut Biaya utama/ prime cost) dan biaya overhead pabrik (BOP) . Biaya TKL dan BOP disebut Biaya konversi
(Convertion cost)
• BIAYA DLM HUBUNGANNYA DGN. VOLUME PRODUKSI :
– Yang termasuk dalam biaya ini adalah : Biaya Variabel (Variable cost) : biaya yg berubah secara proposional
terhadap perubahan aktivitas dalam rentang yg relevan.
– Biaya tetap (Fixed cost) :bersifat konstan secara total dalam rentang yg relevan.
– Biaya semi variabel (semi variable cost) biaya ini mengandung dua unsur yaitu variabel dan tetap.
• BIAYA HUBUNGANNYA DENGAN DEPARTEMEN PRODUKSI ATAU SEGMEN LAIN :
– Departemen Produksi yang ada adalah biaya produksi, Departemen Jasa adalah biaya pemeliharaan dan
reparasi,
• BIAYA HUBUNGANNYA DENGAN PERIODE AKUNTANSI
– Pengeluaran modal (Capital expenditure) dan Pengeluaran penghasilan (Revenue expenditure)
• BIAYA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN SUATU KEPUTUSAN, TINDAKAN ATAU EVALUASI
– Biaya differensial, biaya relevan, biaya terbenam (sunk cost).

AKUNTANSI BIAYA BAB II


PERILAKU BIAYA
• Klasifikasi biaya

AKUNTANSI BIAYA 4
Keberhasilan dalam merencanakan dan mengendalikan biaya bergantung pada pemahaman yg, menyeluruh
atas hubungan antara biaya dan aktivitas bisnis.
• Biaya terdiri dari : Biaya tetap (fixed Cost), biaya variabel (variable cost) dan biaya semi variabel (semi variable
cost).
• Meskipun beberapa jenis biaya tampak sebagai biaya tetap, semua biaya sebenarnya bersifat variabel dalam jangka
panjang.

Biaya tetap (fixed cost) :


Biaya tetap adalah biaya yang secara total tidak berubah, saat aktivitas bisnis meningkat atau
menurun.
BIAYA TETAP (FIXED COST)
• Contoh biaya tetap antara lain : overhead pabrik memasukan item seperti supervisi, penyusutan, sewa, asuransi
properti, pajak properti, semuanya secara umum dianggap sebagai biaya tetap.
• Beberapa pengeluaran bersifat tetap karena kebijakan manajemen, misalnya tingkat iklan dan jumlah sumbangan
sosial ditentukan oleh manajemen dan tidak terkait langsung dengan aktivitas penjualan atau produksi. Pengeluaran
yg, demikian kadang2 disebut sebagai beban tetap diskresioner (discretionary fixed cost), atau biaya tetap
terprogram (programmed fixed cost).
• Pengeluaran yang membutuhkan suatu seri pembayaran selama jangka waktu yang lama disebut Biaya tetap
terikat (Committed fixed cost), Contoh : beban bunga atas utang jangka panjang dan sewa jangka panjang.
Biaya Variabel (Variable cost)
Biaya variabel adalah biaya yang secara total meningkat secara proporsional terhadap
peningkatan dalam aktivitas dan menurun secara proporsional terhadap penurunan dalam aktivitas.
BIAYA VARIABEL (VARIABLE COST)
Biaya Variabel termasuk biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, beberapa perlengkapan,
beberapa tenaga kerja tidak langsung, alat-alat kecil , pengerjaan ulang dan unit-unit yang rusak.
Biaya variabel biasanya dapat diidentifikasikan langsung dengan aktivitas yang menimbulkan biaya.
BIAYA SEMI VARIABEL
AKUNTANSI BIAYA 5
• Biaya semi variabel adalah biaya yang memperlihatkan baik karakteristik2 biaya tetap maupun biaya variabel.
• Contoh : biaya listrik, gas, air , bensin, batu bara, perlengkapan, pemeliharaan, beberapa tenaga kerja tidak
langsung, asuransi jiwa kelompok untuk karyawan, biaya pensiun , pajak penghasilan , biaya perjalanan dinas
dan biaya hiburan.
• Memisahkan biaya semi variabel menjadi biaya tetap dan biaya variabel :
• Untuk memisahkan biaya semi variabel dapat digunakan beberapa metode : 1. Metode tinggi rendah (High and
low points), 2. metode kuadrat terkecil (least square).

• METODE TINGGI RENDAH :


• Dalam metode tinggi rendah (high and low points), elemen tetap dan elemen variabel dari suatu biaya
dihitung menggunakan dua titik.
• Contoh :
Biaya Tk.aktivitas
Tinggi $ 680 48.000 jam
Rendah $ 500 26.000 jam
Selisih $ 180 22.000 jam
Tarif variabel : $ 180 : 22.000 jam =$ 0,00818 per jam tenaga kerja langsung.
Biaya tetap ( fixed cost)
Tinggi :
F = $ 680 - $ 0,00818 ( 48.000) = $ 287,36
Rendah :
F = $ 500 - $ 0,00818 (26.000) = $ 287,32
• Metode kuadrat terkecil (least square), menentukan secara matematis garis yang paling sesuai atau garis regresi
linear, melalui sekelompok titik.
• Contoh : Biaya listrik : jan. $ 640, peb. $620, Mar. $ 620, Ap. $ 590, Mei $ 500, Jun. $ 530, Jul. $ 500, Ags. $ 500,
Sep.$ 530, Ok.$ 550, Nop. $ 580, Des,$ 680.

AKUNTANSI BIAYA 6
• Jam tenaga kerja langsung : jan. 34.000, peb. 30.000, mar. 34.000, Ap. 39.000, Mei 42.000, Jun. 32.000, Jul. 26.000,
Ags. 26.000, Sep.31.000 , Ok. 35.000, Nop. 43.000 dan Des. 48.000.

SOAL-SOAL
1. Ketika Bahalia Bookcase, beroperasi pada tingkat produksi dan penjualan sebesar 12.000 unit , estimasi biaya per
unit adalah sebagai berikut :
Item biaya By per unit
Kayu $ 12,00
TKL $ 2,00
OH variabel $ 5,00
OH, tetap $ 4,00
Pemasaran variabel $ 1,00
Pemasaran tetap $ 3,50
Diminta :
a. Hitung biaya konversi perunit.
b. Hitung estimasi biaya utama per unit.
c. Hitung estimasi biaya manufaktur variabel per unit.
d. Hitung estimasi total biaya variabel/unit
e. Hitung total biaya yang akan dikeluarkan selama satu bulan dengan tingkat produksi sebesar 2.000 unit dan
tingkat penjualan 1.900 unit.

1. Madleson, menginginkan untuk memisahkan bagian tetap dan bagian variabel dari biaya pemeliharaan (perusahaan
yakin bahwa biaya tsb, adalah biaya semivariabel) dan diukur terhadap jam mesin. Informasi berikut ini telah
disediakan untuk enam bulan dari tahun berjalan :
Bulan jam mesin By. Pem.
Januari 2.550 $ 1.275
Pebruari 2.300 $ 1.200
AKUNTANSI BIAYA 7
Maret 2.100 $ 1.100
April 2.600 $ 1.300
Mei 2.350 $ 1.225
Juni 2.450 $ 1.250
Diminta : menggunakan metode tinggi rendah , hitung tarif biaya variabel dan biaya tetap untuk biaya
pemeliharaan.
2. Data berikut dikumpulkan dari periode dua belas bulan terakhir oleh akuntan biaya disalah satu pabrik Richardson.
Bulan By listrik Jam mesin
Januari $ 1.600 2.790
Pebruari $ 1.510 2.680
Maret $ 1.500 2.600
April $ 1.450 2.500
Mei $ 1.460 2.510
Juni $ 1.520 2.610
Juli $ 1.570 2.750
Agustus $ 1.530 2.700
September $ 1.480 2.530
Oktober $ 1.470 2.520
Nopember $ 1.450 2.490
Desember $ 1.460 2.520
Diminta : Menggunakan metode kuadrat terkecil , hitung biaya tetap dan tarif biaya variabel untuk
biaya listrik. Buatlah estimasi ke sen terdekat.

AKUNTANSI BIAYA BAB III


SISTEM PERHITUNGAN BIAYA DAN AKUMULASI BIAYA
1. Menyajikan aliran biaya manufaktur menggunakan ayat jurnal umum dan akun T
2. Menyiapkan laporan harga pokok penjualan untuk perusahaan manufaktur

AKUNTANSI BIAYA 8
3. Menyiapkan laporan keuangan untuk perusahaan manufaktur
4. Menyebutkan jenis-jenis sistem biaya yang berbeda , dan menyarankan bagaimana setiap sistem mengukur biaya ,
dan elemen biaya apa saja yang dimasukkan sebagai biaya produk dalam setiap sistem.
5. Membedakan antara sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan (Job order costing) dan sistem perhitungan dan
sistem perhitungan biaya berdasarkan proses (Prcess costing) , dan memberikan contoh-contoh bisnis yang
menggunakan sistem biaya tersebut.
ALIRAN BIAYA DALAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR
• Akuntansi biaya tidak menambahkan langkah baru terhadap siklus akuntansi yang sudah dikenal, maupun
membuang
• Prinsip-prinsip yang dipelajari dalam akuntansi keuangan. Akuntansi berkaitan dengan pencatatan dan pengukuran
elemen biaya saat sumber daya yang berhubungan mengalir melalui proses produksi.
• Transaksi-transaksi yang berhubungan dengan jurnal adalah sebagai berikut :
1. Pembayaran secara kredit
2. Beban dibayar dimuka .
3. Pembelian dan perbaikan aktiva tetap
4. Berbagai pembayaran untuk sumber daya.
5. Pembayaran upah dan gaji.
6. Pembelian bahan baku dan perlengkapan secara kredit.
7. Pencatatan beban gaji.
• Akun-akun yang berkaitan dengan ayat jurnal adalah sebagai berikut :
1. Mengeluarkan perlengkapan pabrik (bahan baku tidak langsung) ke pabrik.
2. Mengeluarkan berbagai biaya manufaktur tidak langsung secara kredit.
3. Bagian manufaktur dari pembayaran di muka yang telah habis masa berlakunya.
4. Bagian manufaktur dari penyusutan
5. Bagian manufaktur dari berbagai sumber daya lain yang digunakan.
6. Membebankan semua tipe biaya tenaga kerja tidak lansung keproduksi.
7. Mengeluarkan bahan baku langsung ke produksi.
AKUNTANSI BIAYA 9
8. Membebankan biaya overhead ke prod.
9. Membebankan biaya TKL ke produksi.
10.Membebankan biaya dari unit yang telah selesai ke akun barang jadi.
11.Membebankan biaya dari unit yang terjual ke akun harga pokok penjualan.
• Akuntansi biaya menggunakan secara ekstensif akun-akun pengendali dan akun-akun buku besar pembantu saat
informasi terinci mengenai akun-akun buku besar dibutuhkan.
Biaya Contoh dokumen sumber
Bahan baku Faktur pembelian,permintaan bahan baku.
Tenaga kerjaKartu absensi atau kartu jam kerja.
Overhead Faktur pemasok, tagihan pabrik listrik, jadwal depresiasi.
• Untuk mengilustrasikan aliran biaya dalam perusahaan manufaktur, asumsikan Hope manufacturing company
memulai tahun fiskal baru dengan posisi finansial seperti yang disajikan berikut ini :
Hope manufac. Comp., Neraca , 1 Jan. 08 Aktiva
Aktiva lancar:
Kas $ 183.000
NERACA
Surat-surat berharga $ 76.000
Piutang usaha $ 313.100
Persediaan :
Barang jadi $ 68.700
BDP $234.300
Bahan baku $135.300 $ 438.300
Beban dibayar dimuka $ 15.800
Total aktiva lancer $ 1.026.200
• Aktiva tetap
Tanah $ 41.500
Bangunan $ 580.600
AKUNTANSI BIAYA 10
Mesin&peralatan $1.643.000
$2.223.600
Ak.peny. $1.010.700 $1.212.900
Total aktiva tetap $ 1.254.400
Total aktiva $ 2.280.600
ALIRAN BIAYA DALAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR
• Kewajiban
Kewajiban lancar
Utang usaha $ 553.000
Estimasi utang-pajak penghasilan $ 35.700
utang jk.panjang-jatuh tempo $ 20.000
Total kew.lancar $ 608.700
Utang jk. Panjang $ 204.400
Total Kewajiban $ 813.100
• Ekuitas pemegang saham
Saham biasa $ 528.000
Laba ditahan $ 939.500
Total ekuitas pemegang saham biasa $ 1.467.500
Total Kew. & ekuitas pemegang saham biasa $ 2.280.600
AYAT JURNAL
• TRANSAKSI
a. Bahan baku yang dibeli dan diterima secara kredit $ 100.000
b. Material yg diterima selama bulan tsb untuk produksi $ 80.000 untuk penggunaan tdk.langsung
$12.000.
c. Total beban gaji $ 160.000
Beban gaji yang terutang
d. Distribusi beban gaji adalah sbb. :
AKUNTANSI BIAYA 11
TKL 65 %
TKTL 15 %
Gaji bag. Pemasaran 13 %
Gaji bagian administrasi 7 %
e. Overhead pabrik terdiri atas :
Penyusutan $ 21.300
Asuransi dibayar dimuka $ 1.200
f. BOP umum (tidak terinci),70% dibayar tunai sisanya dikreditkan ke utang usaha
g. Jumlah yg,diterima dari pelanggan ,atas pelunasan piutang mereka, $ 205.000
h. Utang berikut ini dibayar :
Utang usaha $ 227.000
Estimasi utang pajak $ 35.700
i. Overhead pabrik di akumulasi di akun pengendali overhead pabrik ke akun BDP.
j. Unit yang telah selesai di transfer ke persediaan barang jadi $ 320.000.
k. Penjualan, 40% dibayar tunai , sisanya dicatat sebagai piutang usaha. Harga pokok penjualan 75% dari
penjualan.
l. Provisi untuk pajak penghasilan $ 26.000
JURNALNYA :
a. Bahan baku $ 100.000
Utang usaha $ 100.000
b. Barang Dlm, Proses $ 80.000
Pengendali overhead $ 12.000
Bahan baku $ 92.000
c. Beban gaji $ 160.000
Gaji yg masih harus dibayar $ 160.000
Kas $ 160.000
d. BDP $104.000
AKUNTANSI BIAYA 12
Pengendali BOP $ 24.000
Pengendali beban pemasaran $ 20.800
Pengendali beban administrasi $ 11.200
Beban gaji $160.000

e. Pengendali BOP $ 22.500


Ak. Penyusutan $ 21.300
Beban dibayar dimuka $ 1.200
f. Pengendali BOP $ 26.340
Kas $ 18.438
Utang usaha $ 7.902
g. Kas $ 205.000
Piutang usaha $ 205.000
h. Utang usaha $ 227.000
Estimasi utang pajak $ 35.700
Kas $ 262.700
i. BDP $ 84.840
Pengendali BOP $ 84.840
j. Barang jadi $ 320.000
BDP $ 320.000
k. Kas $ 153.600
Piutang usaha $ 230.400
Penjualan $ 384.000
Harga pokok penjualan $ 288.000
Barang jadi $ 288.000
l. Provisi pajak penghasilan $ 26.000
Estimasi utang pajakpenghasilan $ 26.000
AKUNTANSI BIAYA 13
• T ACCOUNT
Kas Utang usaha Piutang Usaha
_______________________ ___________________________________ ____________________________________
1/1 183.000 c h 227.000 1/1 553.000 1/1 313.100 g.
160.000 a 205.000
g 205.000 f 100.000 k 230.400
18.438 f 543.500
k 153.600 h 7.902 338.500
262.700 660.902

Barang jadi Barang dalam proses


___________________________________ ___________________________________
1/1 68.700 k 1/1 234.300 j
288.000 320.000
j 320.000 b 80.000
388.700 d 104.000
100.700 i 84.840

PELAPORAN HASIL OPERASI


• Hasil operasi dari perusahaan manufaktur dilaporkan dalam laporan keuangan konvensional , sama seperti jenis
bisnis lainnya. Laporan keuangan tsb. Mengikhtisarkan operasi dlm,suatu periode dan menunjukan posisi finansial
pada akhir periode.
• Laporan laba rugi, yang ditampilkan adalah hasil transaksi dalam ayat jurnal
AKUNTANSI BIAYA 14
• LAPORAN LABA RUGI

Hope manufac. Comp., Laporan laba Rugi, 31 januari 2008,


Penjualan $ 384.000
Less, HPP (skhedul 1) $ 288.000
Laba Kotor $ 96.000
Less, beban komersiil
Beban pemasaran $ 20.800
Beban administrasii 11.200 $ 32.000
Laba operasi $ 64.000

Laba operasi $ 64.000


Less, provisi pajak pengh $ 26.000
Laba bersih $ 38.000
• HARGA POKOK PENJUALAN
Hope manufc. Comp. Skhedul 1 HPP, 31/1,08
1. Bahan baku
Persediaan awal $ 135.300
Pembelian $ 100.000
BB tersedia untuk digunakan $ 235.300
Less:
BB TL digunakan $ 12.000
Persediaan akhir BB 143.300 $ 155.300
BB yang digunakan $ 80.000

AKUNTANSI BIAYA 15
BB yang digunakan $ 80.000
2. Tenaga kerja langsung $ 104.000
3. Overhead pabrik :
BBTL $ 12.000
TKTL $ 24.000
Penyusutan $21.300
Asuransi $ 1.200
BOP umum $26.340 $ 84.840
Total biaya manufaktur $ 268.840 5. Ditambah : Pers. Brg. Jadi awal $ 68.700
4. Ditambah pers. BDP awal $ 234.300 Harga pokok produksi $ 320.000
$ 503.140 Brg. Tersedia untuk dijual $ 388.700
Less ;Pers. BDP akhir $ 183.140 Less. Pers.Brg.jadi akhir $ 100.700
Harga pokok penjualan $ 288.000
Hope Manufac.Comp., Neraca , 31/1, 08
Aktiva
Aktiva lancar
Kas $ 100.462
Surat-surat berharga $ 76.000
Piutang usaha $ 338.500
Persediaan :
Barang jadi $ 100.700
BDP $ 183.140
Bahan baku 143.300 $ 427.140
Beban dibayar dimuka $ 14.600
Total aktiva lancar $ 956.702
Aktiva tetap :
Tanah $ 41.500
AKUNTANSI BIAYA 16
Bangunan $ 580.600
Mesin&per $ 1.643.000
$ 2.223.600
Ak.Peny. $ 1.032.000 $1.191.600
Total Aktiva tetap $ 1.233.100
Total aktiva $ 2.189.802
Kewajiban:
Kewajiban lancar :
Utang usaha $ 433.902
Esti.pajak Peng. $ 26.000
Utang jk,panjang jatuh tempo $ 20.000
Total kewajiban lancer $ 479.902
Utang jk. Panjang $ 204.400
Total kewajiban $ 684.302
Ekuitas pemegang saham
Saham biasa $ 528.000
Laba ditahan:
Saldo awal $ 939.500
Laba bersih $ 38.000 $ 977.500
Total ekuitas pemegang saham $ 1.505.500
Total kewajiban & Ekuitas pem-saham $ 2.189.802

SOAL - SOAL
Soal 1 :
VALLEYDALE COMPANY mengeluarkan biaya berikut selama bulan berjalan , tenaga kerja langsung $ 120.000,
overhead pabrik $ 108.000 dan pembelian bahan baku langsung $ 160.000. Biaya persediaan dihitung :
AKUNTANSI BIAYA 17
saldo awal saldo akhir
barang jadi $ 27.000 $ 26.000
Barang dlm, proses $ 61.500 $ 57.500
Bahan baku langsung $ 37.500 $ 43.500
Diminta :
1. Hitung harga pokok produksi.
2. Hitung harga pokok penjualan.

soal 2
MIZON COMP.memiliki transaksi2 berikut ini dibulan Maret :
a. Bahan baku dibeli secara kredit $ 35.000
b. Bahan baku yg, diminta $ 33.000 untuk produksi dan $ 2.000 untuk penggunaan tidak langsung.
c. Perusahaan mencatat total beban gaji sebesar $ 40.000
d. Beban gaji dibayar.
e. Dari total beban gaji $ 32.000 merupakan biaya TKL dan $ 8.000 merupakan biaya TKTL.
f. Berbagai BOP sebesar $ 4.000 dibayar scara tunai.
g. Berbagai BOP sebesar $ 18.000 dibayar secara kredit.
h. BOP lain2 terdiri atas penyusutan $ 2.100, asuransi yg, jatuh tempo $ 780 dan pajak properti yg, masih harus
dibayar $ 1.250.
i. Total BOP dibebankan ke perkiraan BDP.
j. Biaya dari produksi yg. Sudah selesai dan ditransfer ke gudang $ 92.000
k. Penjualan secara kredit sebesar $ 80.000 sebagian telah ditagih.
Harga pokok penjualan sebesar 75% dari harga jual.
Diminta :
Buat ayat jurnal untuk transaksi-transaksi tersebut diatas.

Soal 3 :
AKUNTANSI BIAYA 18
Selama bulan juli , BW Comp. memiliki harga pokok produksi sebesar $ 50.000 bahan baku langsung yang
digunakan $ 16.000 , harga pokok penjualan $ 55.000, tenaga kerja langsung $ 24.000, pembelian bahan baku $
25.000, barang tersedia untuk dijual $ 70.000 dan total tenaga kerja pabrik $ 29.000, BDP sebesar $ 15.000, pada
tgl. 1 Juli dan $ 25.000 pada tgl. 31 juli. Perusahaan menggunakan satu perkiraan bahan baku untuk bahan baku
langsung maupun tidak langsung.
Diminta : Buatlah berikut ini :
1. Laporan HPP.
2. Ikhtisarkan ayat jurnal umum untuk mencatat : a. Pembelian bahan baku secara kredit, b. Penggunaan
bahan baku, termasuk bahan baku tidak langsung sebesar $ 2.000. c. Akrual dari beban gaji termasuk untuk
tenaga kerja tidak langsung sebesar $ 5.000 .d. Distribusi biaya tenaga kerja pabrik. e. Transfer unit-unit yg,
sudah selesai ke persediaan barang jadi dan, f. Penjualan secara kredit , dengan harga jual yang sudah
dinaikan 75% dari biaya produksi.

AKUNTANSI BIAYA BAB IV


SITEM PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PESANAN
• Dalam sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan (job order costing atau job costing), merupakan , biaya
produksi diakumulasikan untuk setiap pesanan (job) yg, terpisah ; suatu pesanan adalah output yg, diidentifikasikan
untuk memenuhi pesanan pelanggan tertentu atau untuk mengisi kembali suatu item dari persediaan.
• Untuk menghitung biaya berdasarkan pesanan secara efekti, pesanan harus dapat diidentifikasikan secara terpisah.
• Contoh perusahaan yang menggunakan sistem ini adalah perusahaan percetakan, pabrik botol dsb.
• Dasar dari perhitungan biaya berdasarkan pesanan melibatkan hanya delapan tipe ayat jurnal akuntansi, antara lain
:
1. Pembelian bahan baku.
2. Pengankuan biaya tenaga kerja pabrik.
3. Pengakuan biaya overhead pabrik.
4. Penggunaan bahan baku.
5. Distribusi beban gaji tenaga kerja.

AKUNTANSI BIAYA 19
6. Pembebanan estimasi biaya overhead.
7. Penyelesaian pesanan.
8. Penjualan produk.
• Tipe 1 sampai 3 merupakan ayat jurnal yg, umum baik untuk perhitungan biaya berdasarkan pesanan maupun
perhitungan biaya berdasarkan proses.
• Berikut ini diilustrasikan mengenai kartu biaya pesanan untuk pabrik yang tidak terdepartementalisasi, yaitu
Rayburn company.

AKUNTANSI UNTUK BAHAN BAKU


• Pembelian bahan baku :
Akuntansi biaya untuk pembelian bahan baku adalah sama dengan akuntansi untuk bahan baku
menggunakan sistem persediaan perpeual. Misalnya Rayburn company menerima pengiriman sebesar $ 25.000
untuk bahan baku yg, dibeli pada tanggal 5 januari, ayat jurnalnya adalah :

Bahan baku $ 25.000


Utang usaha $ 25.000
Penggunaan bahan baku :
• Bahan baku langsung untuk setiap pesanan dikeluarkan ke pabrik berdasarkan bukti permintaan bahan baku
(materials requisitions).
• Aliran bahan baku langsung dari gudang ke pabrik dipertanggung jawabkan sebagai transfer biaya dari bahan baku
ke barang dalam proses (BDP).
• Misalnya : Sejumlah $ 31.000 bahan baku di minta di bulan januari di Rayburn com. Terdiri atas $ 2.510 untuk
pesanan no. 5574, $ 24.070 untuk pesanan 5575, dan $ 4.420 untuk pesanan 5576, jurnalnya adalah :
BDP – pesanan 5574 $ 2.510
BDP - pesanan 5575 $24.070
BDP- pesanan 5576 $ 4.420
AKUNTANSI BIAYA 20
Bahan baku $ 31.000
• Bahan baku tidak langsung, dicatat dalam pengendali overhead pabrik.Misalnya perlengkapan pabrik senilai $ 6.000
dikeluarkan dari gudang, jurnalnya adalah;
Pengendali overhead pabrik $ 6.000
bahan baku $6.000
• Akuntansi untuk tenaga kerja :
Di banyak perusahaan , mesin absensi mencatat data setiap karyawan pada kartu absen individual, kapan
karyawan datang dan kapan karyawan pulang.
• Biaya tenaga kerja yang terjadi :
Untuk setiap periode pembayaran gaji , kewajiban untuk gaji dan pembayaran lain dijurnal dan diposting ke
buku besar umum.Misalnya beban gaji pabrik sebesar $ 31.000, jurnalnya :
Beban gaji $ 31.000
Beban gaji yg, masih hrs.dibayar $31.000

• Biaya tenaga kerja yg, didistribusikan :


Kebanyakan perusahaan mendistribusikan biaya tenaga kerja secara bulanan , kartu jam kerja karyawan
diurutkan berdasarkan pesanan.Misalnya : kartu jam kerja untuk tenaga kerja langsung di Rayburn untuk bulan
januari totalnya sebesar $ 1.568, untuk pesanan 5574, $ 22.832 untuk pesanan 5575 dan $2.600 untuk pesanan
55776. Tenaga kerja tidak langsung totalnya $ 4.000, jurnalnya adalah :
BDP – pesanan 5574 $ 1.568
BDP – pesanan 5575 $22.832
BDP – pesanan 5576 $ 2.600
Pengendali overhead pabrik $ 4.000
Beban gaji $ 31.000
AKUNTANSI UNTUK BOP
• Overhead pabrik terdiri atas semua biaya yg, tidak dapat ditelusuri langsung ke pesanan tetapi terjadi dalam
produksi .
AKUNTANSI BIAYA 21
• Kurangnya penulusuran langsung menyebabkan akuntansi untuk biaya overhead menjadi berbeda.
• Oleh karena biaya overhead diakumulasikan tanpa mengacu kepesa- nan tertentu , dan total BOP kemudian
dialokasikan ksemua pesanan.
• BOP aktual :
Beberapa BOP aktual, seperti bahan baku tidak langsung dan TKTL, dicatat pada saat terjadinya atau melalui
ayat jurnal periodik. Misalnya Rayburn Co. menghitung penyusutan pabrik sebesar $4.929 dan asuransi pabrik yg,
sudah jatuh tempo sebesar $ 516, jurnalnya :
Pengendali BOP $ 5.445
Akumulasi penyusutan $ 4.929
Asuransi dibayar dimuka $ 516
• Estimasi BOP yg,dialokasikan :
Biaya utama dari suatu pesanan ditentukan dari bukti permintaan bahan baku dan kartu jam kerja.
• BOP dibebankan biasanya ditutup ke pengendali overhead pabrik, pada akhir th.Misalnya : Rayburn Co.
membebankan overhead pabrik sebesar $ 13.200 ($40x 330) dibebankan ke BDP (BOP dibebankan/applied factory
overhead), jurnalnya adalah :
BDP $ 13.200
Overhead dibebankan $ 13.200
Kemudian ditutup, jurnalnya adalah :
Overhead pabrik dibebankan $ 13.200
Pengendali overhead pabrik $ 13.200.
AKUNTANSI UNTUK BARANG JADI DAN PRODUK YANG DIJUAL :
• Saat pesanan diselesaikan, kartu biaya pesanannya dipindahkan dari kategori dalam proses ke pekerjaan yang
sudah selesai
• Misalnya Rayburn Co, menyelesaikan pesanan no. 5575 dan langsung dikirim ke pemesan dengan nilai $ 7.860,
dengan kredit, dengan harga pokok sebesar $ 5.254, jurnalnya adalah :
1.Piutang usaha $ 7.860
Penjualan $ 7.860
AKUNTANSI BIAYA 22
2. HPP $ 5.254
BDP $ 5.254
• Pesanan no. 5576 ditransfer ke barang jadi senilai $ 56.926 untuk mengisi persediaan, dan ayat jurnal yg, mencatat
transfer tersebut dibuat di akhir bulan sbb.:
Barang jadi $ 56.926
BDP $ 56.926
• Kemudian Rayburn Co, mengirimkan barang jadi senilai $ 52.300 terdiri atas sebagian dari pesanan 5576 dan
sebagian dari berbagai pesanan yg, telah diselesaikan di tahun sebelumnya. Harga jualnya adalah $ 70.000, dan
ayat jurnalnya adalah sbb. :
1. Piutang usaha $ 70.000
Penjualan $ 70.000
2. HPP $ 52.300
Barang jadi $ 52.300
SISTEM PERHIT. BY BERDASARKAN PESANAN PD.PERUSAHAAN JASA
• Dalam bisnis jasa ketika pesanan berbeda satu sama lain dan informasi biaya diinginkan untuk setiap pesanan
indifidual, beberapa variasi dari perhitungan biaya berdasarkan pesanan digunakan.
• Bisnis jasa ini seperti penjahit, pemangkas rambut,agen pembantu rumah tangga, bengkel dan jasa profesional
seperti hukum, kesehatan,arsitek,teknik,akuntansi dan konsultasi.
• Dalam bisnis tsb, TKL dan biaya yg, berhubungan dengan tenaga kerja biasanya lebih besar dari pada biaya2
lainnya.

SOAL-SOAL
Soal 1 :
Informasi mengenai aktivitas manufaktur Kenzy com, untuk bulan desember adalah sebagai berikut :
Persediaan
1 des. 31 des.
Barang jadi $ 12.000
AKUNTANSI BIAYA 23
BBL $ 5.000
TKL $ 3.000
Jam mesin 60 jam
BDP 3.000 unit 2.000 unit
BBL $ 2,40 per unit
TKL $ 0,80 per unit
Jam mesin 45 jam 32 jam
Bahan baku $ 9.000 $ 4.500
Total biaya manufaktur bulan desember sebesar $ 180.000, dimana $ 30.000 adalah Biaya TKL. Total 600 jam
mesin digunakan dibulan itu, perusahaan menggunakan tarif overhead yang ditentukan sebelumnya sebesar $ 100
per jam mesin untuk membebankan overhead ke persediaan BDP dan persediaan barang jadi. Pembelian bahan
baku di bulan desember sebesar $ 84.000 dan biaya angkut untuk pembelian tersebut besarnya $ 1.500.
Diminta : Hitung berikut ini :
1. Jumlah bahan baku yg, digunakan.
2. Saldo BDP pada tanggal 31 desember.
3. Harga pokok produksi bulan desember.
4. Saldo barang jadi tanggal 31 desember.
5. Harga pokok penjualan bulan desember.
Soal 2:
Keybord co, mengumpulkan data biaya menggunakan akumulasi biaya berdasarkan pesanan. Untuk pesanan No.
909, tersedia data berikut ini :
BBL TKL
14/9 dikeluarkan,$ 600 Minggu,20/9, 20,90 @$ 6,20/jam.
20/9,dikeluarkan,$331 Minggu,26/9, 20,70 @$ 7,30/jam.
22/9,dikeluarkan,$200.
Overhead pabrik dibebankan dengan tarif $ 80/jam mesin. 10 jam mesin digunakan untuk pesanan No. 909 di
minggu tanggal 20/9.
AKUNTANSI BIAYA 24
Diminta :
1. Masukkan informasi yang sesuai dengan kekartu biaya pesanan.
2. Tentukan harga harga jual untuk pesanan tsb,asumsikan bahwa perusahaan dikontrak dgn. Markup 50%.
Soal 3 :
Transaksi2 Stanton Com, di bulan juli adalah sbb.:
a. Pembelian bahan baku secara kredit $35.000.
b. Bukti permintaan bahan baku sebesar $ 8.000 untuk bahan baku langsung dan $ 2.000 untuk bahan baku tidak
langsung disimpan oleh gudang.
c. Beban gaji pabrik senilai $ 9.400 terdiri atas $ 7.600 TKL dan $ 1.800 TKTL.
d. Penyusutan atas peralatan pabrik senilai $ 1.200 dicatat.
e. Suatu pesanan diselesaikan dengan $ 1.830 TKL dan $ 1.450 bahan baku yg, sebelumnya dibebankan ke
pesanan tsb.Overhead pabrik dibebankan dengan tarif 66 2/3 % dari biaya TKL.
f. Aktual overhead lain-lain sebesar $ 1.250.
g. Pesanan yang dimaksud di poin (e) dikirimkan ke pelanggan, yang ditagih sebesar $ 6.100.
Diminta :
Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi tersebut.
Soal 4 :
Sunfile com, memiliki persediaan berikut di awal dan di akhir bulan januari :
1 Jan. 31 Jan.
Bahan baku $ 10.000 $ 38.000
BDP ? $ 110.000
Barang jadi $ 50.000 $ 150.000
Selama bulan januari ,bahan baku yang dibeli sebesar $ 138.000 dan overhead pabrik sebesar $ 90.000
dibebankan dengan tarif sebesar 50% dari biaya TKTL Harga pokok penjualan bulan januari sebesar $ 200.000.
Diminta :
Buatlah akun T lengkap yang menunjukan aliran harga pokok produksi dan harga pokok penjualan.

AKUNTANSI BIAYA 25
AKUNTANSI BIAYA BAB V
PROCESS COSTING
• Perhitungan biaya berdasarkan proses digunakan saat produk dihasilkan dalam kondisi proses yang kontinyu atau
metode produksi masal di mana produk-produk yang di hasilkan dalam suatu departemen atau pusat biaya lain
bersifat homogen.
• Contoh perusahaan yang menggunakan sistem biaya proses adalah pabrik kertas, kayu, pipa , plastik, minyak ,
tekstil, baja ,kawat, bata, semen, tepung, gula dan sebagainya.
ALIRAN PRODUKSI SECARA FISIK
• Suatu produk dapat berpindah di pabrik dengan berbagai cara .
• Tiga bentuk aliran produksi fisik yaitu : berurutan (sequential), paralel dan selektif.
• Aliran produk berurutan (sequential Product flow ).
• PROCESS COSTING
• Dalam aliran produk beruruan, setiap produk di proses dalam urutan langkah-langkah yang sama, misalnya :
BDP Dep. Pemotongan BDP dep. Perakitan BDP Dep. Pengepakan
Barang Jadi.
• Aliran Produk paralel (paralel product flow)
• Dalam aliran ini, bagia tertentu dari pekerjaan dilakukan secara simultan dan kemudian disatukan pada proses-
proses final untuk diselesaikan dan di transfer ke barang jadi.
• Aliran produk selektif (selective product flow) ,dalam aliran ini , produk berpindah ke departemen2 berbeda
dalam suatu pabrik , tergantung pada produk final apa yang akan dihasilkan.
• Akuntansi untuk biaya bahan baku , enaga kerja dan overhead
• Biaya bahan baku : dalam perhitungan biaya berdasarkan proses, bahan baku dibebankan ke departemen dan
bukannya ke pesanan. BDP terpisah untuk dua departemen. Misalnya : bahan baku langsung sebesar $ 15.000 dan
$ 7.500 masing –masing digunakan di departemen pemotongan dan perakitan, ayat jurnalnya:
BDP – Dep. Pemotongan $ 15.000
BDP – Dep. Perakitan $ 7.500

AKUNTANSI BIAYA 26
Persed. Bahan baku $ 22.500
• Biaya Tenaga kerja :
• Misalnya : 500 jam TKL di gunakan di dep. Pemotongan dan 921 jam di dep. Perakitan dengan tarif $ 10 perjam
untuk kedua departemen , jurnalnya :
BDP – dep. Pemtongan $ 5.000
BDP – dep. Perakitan $ 9.210
Beban gaji $ 14.210
Biaya Overhead pabrik : biaya aktual dari overhead pabrik di akumulasikan ke akun buku besar pengendali, dan
rincian BOP di akumulasikan ke buku pembantu.
• Misalnya : overhead pabrik di bebankan ke de. Produksi menggunakan tarif yang telah ditentukan sebesar $ 7,60
per jam mesin di dep. Pemotongan , dan $ 12 per jam TKL di dep. Perakitan . Selama bulan januari 1.040 jam mesin
digunakan di dep. Pemotongandan 921 jam TKL di dep. Perakitan , jurnalnya :
Jurnalnya :
BDP – dep. Pemotongan $ 7.904
BDP – dep. Perakitan $ 11.052
overhead pabrik dibebankan $ 18.956
Misalnya BOP aktual $ 20.900, maka selisihnya ($ 20.900 - $ 18,956) = $ 1.944, BOP dibebankan terlalu rendah
(under applied)
LAPORAN BIAYA PRODUKSI
• Dalam perhitungan biaya berdasarkan proses, semua biaya yang dapat dibebankan ke departemen diikhisarkan
dalam laporan biaya produksi departemen.
• Laporan biaya produksi memuat :
1. Skedul kuantitas, jumlah unit produk yang harus dipertanggung jawabkan oleh departemen masing-masing.
2. Biaya total dan biaya perunit dari pekerjaan yang diterimadari satu atau beberapa dep.
3. Biaya total/per unit dari BBL,TKL dan BOP.
4. Biaya dari persediaan BDP awal dan akhir.
5. Biaya yg ditransfer ke dep. Berikutnya.
AKUNTANSI BIAYA 27
• Contoh soal 1: perusahaan hanya memiliki satu departemen Produksi, data yang dapat dikumpulkan adalah sebagai
berikut: produk masuk poses 5.000 unit , dari jumlah tersebut 4.000 unit telah selesaidan ditransfer ke gudang
barang jadi dan 1.000 unit masih dalam proses, dengan tingkat penyelesaian 100% biaya bahan dan 25% biaya
konversi.
• Biaya yang dikeluarkan selama bulan januari adalah : BBL Rp. 500.000,- Biaya TKL Rp 318.750 dan biaya overhead
sebesar Rp. 212.500,-
• Susunlah laporan harga pokok produksi dengan memperlihatkan skhedul produksi, laporan biaya dan laporan harga
pokok produksi,
• Contoh soal 2 :perusahaan mempunyai dua departemen produksi yaitu dep. Produksi 1 dan dep. Produksi 2.
• Dep prod 1 : produk masuk proses 10.000 unit, 8.000 unit telah selesai dan ditransfer ke dep. Prod,2, 2.000 unit
masih dalam proses.
tk.penyelesaian 100% BB, dan 50% konversi.
• Dep. Prod.2 : 8000 unit diterima dari dep. Prod.1, 7.000 unit telah selesai ditransfer kegudang barang jadi, 1.000
unit masih dalam proses, dengan tk. Penyelesaian 25% biaya konversi.
• Biaya yang dibebankan :
Dep.prod.1 Dep.Prod.2
BBL Rp. 1.500.000 -
TKL Rp. 2.250.000 Rp. 2.175.000,-
BOP Rp. 1.800.000 Rp. 1.631.250,-
susunlah laporan harga pokok produksi dep.prod. 1 dan dep. Prod.2.

AKUNTANSI BIAYA BAB VI


PROCESS COSTING BDP KALKULASI BIAYA RATA-RATA
• Metode kalkulasi biaya rata-rata tertimbang memperlakukan biaya persediaan awal dan out put ekuivalen .
• Menurut metode rata-rata tertimbang , unit output ekuivalen dihitung dengan menambahkan unit jadi ke unit
ekuivalen BDP akhir.
• Lima langkah dalam menyiapkan laporan produksi :

AKUNTANSI BIAYA 28
1. Analisis arus fisik unit.
2. Penghitungan unit ekuivalen.
3. Penghitungan biaya perunit.
4. Penilaian persediaan (barang yang ditransfer keluar dan BDP akhir).
5. Rekonsiliasi biaya.
Baik pendekatan metode Average maupun FIFO mengikuti pola umum yang sama untuk kalkulasi by produksi.
• Contoh metode rata-rata tertimbang :
Produksi :
Unit dalam proses awal (…% selesai) .. XX
Unit jadi ditransfer keluar ………………. XX
Unit dalam proses akhir (…% selesai)… XX

Biaya :
BDP awal ……………………….Rp. XX
Biaya yg. Ditambahkan ………...Rp. XX
Contoh soal :
Pyson Company yang menggunakan metode rata-rata tertimbang , membuat suatu produk yang melewati dua
departemen , yaitu pencampuran dan pemasakan. Dalam dep. Pencampuran , semua bahan dimasukan pada awal proses.
Semua input produksi lainnya ditambahkan secara teratur. Informasi2 berikut ini berkaitan dengan dep. Pencampuran
pada bulan Pebruari :
a. BDP awal 100.000 pon, 40%Konversi, sudah selesai ,biaya yang dibebankan adalah :
Bahan $ 20.000
TKL $ 10.000
BOP $ 30.000
b. BDP akhir 50.000 pon, 60% sudah selesai berkenaan dengan biaya konversi.
c. Unit yg. Selesai dan ditransfer keluar : 370.000 pon biaya berikut telah ditambahkan selama ini :
Bahan $ 211.000
AKUNTANSI BIAYA 29
TKL $ 100.000
BOP $ 270.000
Diminta :
1. Buatlah skedul arus fisik.
2. Buatlah skedul unit ekuivalen
3. Hitunglah biaya per unit ekuivalen.
4. Hitunglah biaya atau harga pokok barang yang ditransfer ke luar dan biaya persediaan BDP akhir.
5. Buatlah rekonsiliasi biaya.

Soal 1 :
Dana Paint Inc. memproduksi serangkaian variasi cat dalam dan cat luar pada tiga departemen : penggilingan,
pencampuran dan pengalengan. Berikut ini adalah data biaya dan produksi untuk Dep. Penggilingan pada bulan maret
(asumsikan unit diukur dalam kaleng)
Produksi :
Unit dalam proses awal ( 60% selesai) 40.000
Unit selesai dan ditransfer 100.000
Unit dalam proses akhir-
( 20 % konversi)…………….. 20.000
Biaya :
BDP awal ……………………. $ 187.200
Biaya yang ditambahkan selama bulan Maret…………………………..$ 629.200
Diminta :
1. Buatlah analiisis arus fisik khusus dep. Penggilingan pada bulan Maret.
2. Hitunglah unit produksi ekuivalen .
3. Hitunglah Biaya per unit.
AKUNTANSI BIAYA 30
4. Hitunglah biaya unit yang ditransfer keluar dan persediaan BDP akhir.
5. Susunlah Rekonsiliasi biaya untuk dep. Penggilingan.
Soal 2 :
Terry Lines, memproduksi linen untuk tempat tidur dan kamar mandi.Dep. Linen kamar mandi menjahit kain
terry menjadi handuk dalam berbagai ukuran bahan ditambahkan pada awal proses, Data berikut ini adalah untuk
departemen linen kamar mandi pada bulan juni :
Produksi :
Unit dlm, proses awal (25% sel.)* 10.000
Unit selesai dan ditransfer 60.000
unit dalam proses akhir(60% sel.)* 20.000

Biaya :
BDP awal :
Bahan $ 49.000
Biaya konversi $ 2.625
Total $ 51.625
Biaya saat ini :
Bahan $351.000
Biaya Konversi $ 78.735
Total $ 429.735
• Berkaitan dengan biaya konversi.
Diminta :
1. Buatlah arus fisik untuk departemen linen kamar mandi.
2. Hitung unit produksi ekuivalen.
3. Hiung biaya per unit bahan ,konversi dan total .
4. Hitung biaya unit yang ditransfer keluar dan Biaya persediaan akhir BDP.
5. Buatlah rekonsiliasi biaya.
AKUNTANSI BIAYA 31
AKUNTANSI BIAYA BAB VII
PROCESS COST METODE FIFO
• Menurut metode kalkulasi biaya FIFO , unit ekuivalen dan biaya produksi barang dalam proses awal (BDP awal)
dikeluarkan dari perhitungan biaya per unit periode berjalan.
• Metode ini mengakui bahwa pekerjaan dan biaya yang berasal dari periode sebelumnya akan ditanggung dalam
periode berjalan.
• Jika terjadi perubahan harga input produk- si atau manufaktur dari satu periode ke pe riode selanjutnya, maka
kemudian FIFO menghasilkan biaya per unit yang lebih akurat dari pada metode rata-rata tertim- bang .
• Karena FIFO mengeluarkan biaya dan pekerjaan periode sebelumnya, maka kita akan membuat dua kategori unit
yang diselesaikan .
• FIFO mengasumsikan bahwa unit BDP awal harus diselesaikan terlebih dahulu, sebelum setiap unit baru mulai
diproduksi.
• Jadi salah satu kategori unit yang diselesaikan adalah unit BDP awal, kategori kedua adalah unit yang mulai di
produksi dan diselesaikan selama periode berjalan.
• Langkah-langkah dalam membuat laporan harga pokok produksi pada meode FIFO :
1. Analisis arus fisik, tujuannya untuk mene lusuri unit fisik produksi
2. Penghitungan unit ekuivalen, unit ekuivalen BDP awal, pekerjaan yang dilakukan pada periode sebelumnya , tidak
diperhitungan sebagai bagian dari total ekuivalen pekerjaan, ekuivalen pekerjaan yang diselesaikan pada periode
tersebut yang diperhitungkan
3. Penghitungan biaya per unit, biaya produk si tambahan yang dikeluarkan dalam periode berjalan yang digunakan.
4. Penilaian persediaan BDP akhir sama perlakuannya seperti metode rata-rata.
5. Rekonsiliasi biaya, sama dengan metode rata-rata tertimbang.
• Contoh :
PAYSON COMPANY yang menggunakan metode FIFO , membuat satu produk yang melewati dua departe- men ,
yaitu pencampuran dan pemasa- kan . Dalam departemen pencampuran, semua bahan dimasukan pada awal proses.

AKUNTANSI BIAYA 32
Semua input produksi lainnya ditambahkan secara teratur . Informasi2 berikut berkaitan dengan departemen
pencampuran pada bulan Pebruari :
a. BDP awal 1 Pebruari : 100.000 pon , 40% telah diselesaikan berkenaan dengan biaya konversi. Biaya yang
dibebankan ke pekerjaan ini adalah sbb. :
Bahan $ 20.000
Tenaga kerja $ 10.000
Overhead $ 30.000
b. BDP akhir , 28 Pebruari : 50.000 pon, 60% sudah diselesaikan, berkenaan dengan biaya konversi.
c. Unit yang diselesaikan dan ditransfer kelu- ar : 370.000 pon. Biaya-biaya berikut telah ditambahkan selama bulan
ini :
Bahan $ 211.000
Tenaga kerja$ 100.000
Overhead $ 270.000

Diminta :
1. Buatlah skedul arus pisik,
2. Buatlah skedul unit ekuivalen,
3. Hitung biaya per unit ekuivalen,
4. Hitunglah harga pokok barang yang ditransfer dan BDP akhir.
5. buatlah rekonsiliasi biaya.
soal 1
Halligan Com. Memproduksi barang dalam empat departemen. Data untuk departemen pertama adalah sbb. :
Unit BDP awal (75% selesai 60.000, unit selesai dan ditransfer ke departemen lain 150.000, unit BDP
akhir (25% selesai) 30.000.
Biaya :
Biaya BDP awal Proses $ 193.500
AKUNTANSI BIAYA 33
Biaya yang ditambahkan selama bulan berjalan $ 500.625
Perusahaan menggunakan metode FIFO
Buatlah Laporan HPP.
Soal 2 :
PT. Putra Utama membuat produk yang
pengolahannya melalui dua departemen. Berikut adalah data bulan terakhir untuk departemen A :
satuan bahan TKL BOP
BDPawal 5.000 Rp.450 Rb. 125 Rb 187 Rb.
Unit baru 45.000
Selesai 42.000
BPP akhir 8.000
Biaya unit baru Rp.5.280.000 Rp.5.150.000 Rp.3.225.000

Persediaan awal BDP (80%bahan,60% K)


BDP akhir (75% bahan, 50% K).
Hitunglah HPP dengan menggunakan metode FIFO.
Soal 3 :
Hogart Inc. Mmproduksi barang yang melewati tiga proses, selama bulan juli , departemen pertama
mentransfer 12.000 unit ke departemen kedua, biaya unit yang diransfer ke departemen kedua $ 25.200, bahan
ditambahkan secara teratur dalam proses kedua. Departemen kedua mempunyai skedul arus pisik , untuk bulan juli :
unit yang diperhitungkan :
Unit BDP awal (40% selesai) 2.000 unit
Unit yang dimulai ?
Total unit yang diperhitungkan ?
Unit yang diperhitungkan :
Unit BDP akhir (50% selesai) 4.000
AKUNTANSI BIAYA 34
Unit yang diselesikan ?
total unit yg, diperhitungkan ?
Biaya BDP awal di dep. Kedua adalah bahan $ 3.200, konversi $ 3.120, ransfer masuk $ 4.000 biaya yg
ditambahkan selama bulan tersebut bahan $ 16.000,biaya konversi $ 24.960, transfer masuk $20.500,
Diminta : susunlah HPP nya.

AKUNTANSI BIAYA 35