LAPORAN KASUS

PERDARAHAN POST PARTUM EC RETENSIO PLASENTA

Pembimbing: dr. Amuransyah, SpOG

Penyusun: Yusliza Nor Salizi Mat Najid 030.05.283

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kebidanan dan Kandungan RS Otorita Batam Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Periode 13 Maret 2011 ± 21 Mei 2011

THGP : 5 April 2011 B. Identitas Pasien Nama Tanggal Lahir Umur Jenis Kelamin Agama Status perkawinan Pendidikan Pekerjaan Agama Alamat Tanggal masuk RSOB : Ny. IDENTIFIKASI A. K : 36 tahun : SMA : Wiraswasta : Islam .00 WIB I. Catatan Medik Tanggal masuk RSOB Pukul : : : 00 ± 28 ± 00 ± 51 5 April 2011 14. S : 13 April 1977 : 34 tahun : Perempuan : Islam : Menikah : SMA : Ibu rumah tangga : Islam : KHT Sengkawang CST PT.STATUS PASIEN No. Identitas Suami Nama Umur Pendidikan Pekerjaan Agama : Tn.

banyaknya 2-3 kali ganti softex. Di klinik Singkawang. ANAMNESIS Autoanamnesis dengan pasien pada tanggal 5 April 2011 Keluhan Utama : Ari-ari belum lahir sejak 10 jam SMRS. pusing. Pasien mengeluh nyeri perut bagian bawah. Riwayat Haid / Keluarga Berencana Haid pertama kali umur Siklus haid Durasi & banyaknya haid Hari pertama haid terakhir : 13 tahun : teratur. lamanya 5 hari.II. lemas tetapi tidak mual dan tidak muntah. Taksiran persalinan KB : 12 April 2011 : KB suntik setelah anak pertama selama 6 tahun di Puskesmas Belakang Padang. 28 hari / bulan : 5-7 hari. Keluhan Tambahan & Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang ke IGD RSOB dengan keluhan ari-ari belum lahir sejak 10 jam SMRS. pasien dibawa ke Saka pasir dan dicoba untuk dikeluarkan plasenta tetapi tidak bisa lalu dirujuk ke RSOB. Pasien mengatakan banyak darah merah segar keluar setelah melahirkan. 2-3 kali ganti softex : 5 Juli 2010. . Pasien telah melahirkan di klinik Singkawang pada jam 0415 pagi hari yang sama tetapi ari-ari belum lahir setelah melahirkan.

1 hari. dan USG terakhir pada tanggal 1 April 2010 di RSUD Batu Aji. 2900 gram. berat badan lahir : 3000 gram 2. 3. lahir pervaginam di bidan. Pada pemeriksaan USG tersebut pasien dinyatakan kondisi janin baik dengan presentasi kepala. Perempuan. Perempuan. Selama pemeriksaan pasien tidak ada keluhan dan kelainan. teratur setiap bulan. Riwayat Perkawinan & Kehamilan Pasien kawin baru 1 kali ini. Perempuan. berat badan lahir. persalinan pervaginam dibantu bidan. 8 tahun.Riwayat Antenatal Care Pemeriksaan kehamilan di klinik Singkawang oleh bidan. persalinan pervaginam dibantu bidan. berat badan lahir : 3200 gram. Lama menikah dengan suami sekarang 11 tahun. Riwayat Penyakit Dahulu y y y y y y Riwayat asma (+) Riwayat hipertensi (-) Riwayat diabetes mellitus (-) Riwayat penyakit jantung (-) Riwayat penyakit ginjal (-) Riwayat menjalani operasi (-) Riwayat Penyakit Dalam Keluarga y y y Riwayat hipertensi (-) Riwayat Diabetes mellitus (-) Riwayat asma (+) / ibu pasien . Anak : 1. Pasien pernah USG. 10 tahun.

trismus (-). sianosis (-). simetris kanan kiri : 36. kelembaban normal. halitosis (-) Lidah Tonsil Tenggorokan : Tidak dinilai : Tidak dinilai : Tidak dinilai . ubun-ubun normal. tidak mudah dicabut. ikterik (-). rambut warna hitam. distribusi merata. cukup. sianosis (-). septum deviasi (-). nafas cuping hidung /-. turgor normal. kering (-). PEMERIKSAAN FISIK Dilakukan pertama kali pada tanggal 5 April 2011 STATUS GENERALIS Keadaan Umum Kesadaran : Tampak sakit sedang : Compos mentis Tanda Vital Tekanan Darah Nadi Suhu Pernapasan : 130/70 mmHg : 100 x/menit. sklera ikterik -/: Bentuk normal. Mulut : Bibir merah muda.8 °C : 28 x/menit. teratur Kulit : Sawo matang. reguler. pucat Kepala dan Leher Kepala : Normosefali. pucat Mata Hidung : Konjungtiva anemis +/+. sekret -/-.III.

simetris. thrill (-) : Redup : SISII reguler. CRT lebih 2 detik PEMERIKSAAN OBSTETRIK Status Lokalis Abdomen 1. pucat. tipe abdomino-thorakal. retraksi (-) Palpasi Perkusi Auskultasi : Gerak napas simetris. gerak pernapasan simetris. murmur (-). irama cepat. terlihat tali pusat berukuran 5 cm di depan vagina diklem dengan forcep. sianosis (-). . wheezing -/- Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : Ictus cordis tidak tampak : Ictus cordis teraba. kelenjar tiroid tidak teraba membesar. vocal fremitus simetris : Sonor di semua lapang paru : Suara napas vesikuler. striae gravidarum (+). trakea letak normal Thorax Paru Inspeksi : Bentuk dada normal. nyeri tekan di seluruh kuadran abdomen : Bising usus (+) normal Ekstremitas : Akral dingin. gallop (-) Abdomen Inspeksi Palpasi Auskultasi : Datar : Teraba supel. pulsasi abnormal (-).Leher : KGB tidak teraba membesar. Inspeksi : tampak datar. linea nigra (+). ronchi -/-. edema (-).

Pasien telah melahirkan di klinik Singkawang pada jam 0415 pagi hari yang sama tetapi ari-ari belum lahir setelah melahirkan. stolcel +. Auskultasi : tidak dilakukan Pemeriksaan Dalam (Vaginal Toucher) Teraba tali pusat keluar dari ostium uteri externa. riwayat antenatal rutin di bidan dan sudah menikah 11 tahun menikah.KB suntik setelah anak pertama selama 6 . 000 ribu : 17% : 180. Hari pertama haid terakhir adalah 5 Juni 2010. portio terbuka sedikit Pemeriksaan Pelvimetri Tidak dilakukan PEMERIKSAAN LABORATORIUM Hemoglobin Leukosit Hematokrit Trombosit Golongan darah : 5. TFU teraba 2 jari di bawah pusar. 000 ribu :O IV.0 g/dl : 240. Perdarahan pervaginam setelah melahirkan. Pasien mengeluh nyeri perut bagian bawah. Palpasi tekan : Kontraksi (-). pusing dan lemas. DAFTAR MASALAH Anamnesis Pasien datang dengan keluhan ari-ari belum lahir sejak 10 jam SMRS.2. seluruh abdomen nyeri 3. taksiran persalinan 12 April 2011.

pernapasan 28 x/ menit. pucat dan konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan vagina toucher. Pada palpasi. stolcel dan portio serviks yang terbuka sedikit. nadi 100 x/menit.u Oxytocin drip 12 tetes/ menit dalam cairan Asering 500 cc . akral dingin. abdomen tampak datar. DIAGNOSIS KERJA P3 A0 H3 post partum dengan retensio plasenta 10 jam SMRS Anemia ec perdarahan post partum ec retensio plasenta. Pada pemeriksaan obstetrik. VI. V.tahun. linea nigra (+). Rencana Terapi: y y Oksigen 5 liter/menit dengan kanul oksigen IVFD 2 line: 20 i. Pemeriksaan Laboratorium Ditemukan anemia dengan leukositosis. Pemeriksaan Fisik Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah pasien normal. Pasien mengidap asma dan mempunyai riwayat asma dalam keluarga. Riwayat kehamilan: P3A0. PENATALAKSANAAN Rencana Diagnostik: y Observasi tanda vital. keadaan umum. didapatkan tali pusat yang keluar dari ostium uteri externa. striae gravidarum (+) dan keluar tali pusat kira-kira sepanjang 5 cm dari vagina yang telah diklem dengan forcep. teraba tinggi fundus uteri adalah 2 jari di bawah pusar dan nyeri tekan di seluruh kuadran abdomen. perdarahan pervaginam dan jumlah urin.

Setelah tangan dalam sampai ke plasenta. Pasien diberikan nitrogliserin dosis rendah untuk relaksasi serviks supaya portio terbuka dan tangan bisa dimasukkan ke dalam uterus. Diharapkan dengan tranfusi 700 cc whole blood. Ini adalah untuk memperbaiki kontraksi uterus dan mempersiapkan pasien untuk kehilangan lebih banyak darah saat dan pasca tindakan melahirkan plasenta. plasenta dilepaskan ialah antara bagian plasenta yang sudah terlepas dengan dinding rahim dengan gerakan yang sejajar dengan dinding rahim. Jika masih tertutup. Jika tidak berhasil. Kemudian labia dibeberkan dan tangan kanan masuk secara obstetris ke dalam vagina. y Sebelum dikerjakan penderita disiapkan pada posisi litotomi. dilakukan manual plasenta. palpasi bimanual untuk kompresi uterus sehingga perdarahan berhenti. Atau bisa juga . Operator berdiri atau duduk dihadapan vulva. Dilanjutkan dengan tranfusi kolf yang ketiga. teknik manual plasenta tidak dapat dilakukan. Kemudian dengan sisi tangan sebelah kelingking. Dieksplorasi untuk memastikan tiada sisa plasenta atau selaput ketuban. ( kotiledon dan selaput ketuban lengkap). diperiksa apakah plasenta lengkap. y Jika plasenta tidak berjaya lahir dengan teknik ini. Apabila plasenta telah lahir. plasenta dipegang dan dengan perlahan-lahan ditarik keluar. anemia pasien dapat teratasi hingga tahap optimal Hb lebih dari 8. Tangan dalam sekarang menyusun tali pusat yang sedapat-dapatnya diregangkan oleh asisten. Setelah plasenta terlepas seluruhnya. y Melahirkan plasenta dengan teknik perengangan tali pusat. Sebelumnya dipastikan dahulu apakah portio serviks terbuka. Diperiksa apakah plasenta dilahirkan lengkap. Tangan luar menahan fundus uteri. y Jika perdarahan masih aktif.0 g/dL. dilakukan massase uterus. lakukan desinfeksi pada genitalia eksterna begitu pula tangan dan lengan bawah si penolong (setelah menggunakan sarung tangan).: NaCl 0.9% 20 tetes/ menit + transfusi 3 kolf Whole Blood (1000cc) y y Memasang kateter urin Melakukan tindakan plasenta saat dilakukan transfusi kolf WB yang kedua. maka tangan pergi ke pinggir plasenta dan sedapat-dapatnya mencari pinggir yang sudah terlepas.

dilakukan tampon kondom kateter untuk kompresi. pemberian oksitosin. PROGNOSIS y Dubia ad bonam . methylergometrin dan misoprostol. y Cefotaxime injeksi 3x1 gr IV Rencana Edukasi: y Informasikan kepada keluarga dan pasien tentang kemungkinan terjadi perdarahan hebat setelah melahirkan plasenta y Intervensi informed consent untuk tindakan melahirkan plasenta VII. luka dijahit dan jika kontraksi masih belum baik. Dimasukkan 200-300 cc aqua steril ke dalam tampon kateter untuk kompresi pembuluh darah uterus. y Diperiksa lagi apakah terdapat penyebab lain perdarahan masih tidak berhenti. Contohnya terdapat trauma pada serviks atau vagina atau kontraksi yang masih belum baik. Jika terdapat laserasi. dicoba dulu dengan massase uterus.

nyeri tekan -.o Misoprostol tab 2 x 1 tab p. O: TD: 120/80 mmHg N: 72 x/menit S: 36. supel.o Methylergometrin tab 3x1 tab p. belum BAB.5 oC P: 18 x/ menit Status generalis Kepala: CA +/+.o Edukasi pompa ASI untuk bayi di rumah . ASI + Abdomen: datar. TFU teraba 1 jari bawah pusar Genitalia: edema -. pucat ± Status obstetrik Payudara: bengkak -. BAK +.FOLLOW UP 6 April 2011 S: nyeri perut berkurang. nyeri tekan -. terpasang tampon kateter. perdarahan -. luka -. line grissea +.o Asam mefenamat tab 3 x 500 mg p. terpasang kateter dengan 1600 cc urine warna kuning jernih dalam urine bag. BU + normal Ekstremitas: akral hangat. nyeri tekan -. tertampung 50 cc darah merah segar di urine bag. strias gravidarum +. pusing -. supel. A: P3A0H3 nifas hari ke 1 post kuretase ec retensio plasenta hari ke 1 P: Cefotaxime injeksi 3 x 1 gr IV Amoxicillin tab 3 x 500 mg p. lemas -. tidak pucat Abdomen : datar.

BAB +.7% Leukosit: 229. pusing -. tidak pucat Abdomen : datar. pucat ± Status obstetrik Payudara: bengkak -.6 g/dl Ht: 24.000 ribu Trombosit: 171. O: TD: 130/90 mmHg N: 90 x/menit S: 37. nyeri tekan -. strias gravidarum +.o Methylergometrin tab 3x1 tab p. line grissea +.7 April 2011 S: nyeri perut -. nyeri tekan -. TFU teraba 1 jari bawah pusar Genitalia: edema -. lemas -. supel. BAK +. luka -.o Misoprostol tab 2 x 1 tab p. ASI + Abdomen: datar.o Asam mefenamat tab 3 x 500 mg p. nyeri tekan -.000 ribu A: P3A0H3 nifas hari ke 2 dengan post kuretase ec retensio plasenta hari ke 2 P: Amoxicillin tab 3 x 500 mg p. perdarahan -.o Hemafort tab 1x1 tab p. BU + normal Ekstremitas: akral hangat.o Edukasi pompa ASI untuk bayi di rumah Rencana pulang dan nasihat pulang : bedrest di rumah. tidak melakukan kerja berat. Laboratorium 7/4/2011 Hb: 8. lochia + di pembalut.0 oC P: 20 x/ menit Status generalis Kepala: CA -/-. menyusui bayi . supel. tampon kateter dan kateter sudah dilepas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful