Anda di halaman 1dari 6

J.

GETARAN

456 A. 1,64 s D. 2,11 s


1. SPMB 2006, Kode Soal: 121 B. 1,89 s E. 2,36 s
Sebuah benda yang bergetar, pada setiap C. 2 s
kedudukan benda selalu mendapatkan
gaya pemulih. 6. SPMB 2007, Kode Soal: 451
SEBAB Sebuah jam bandul yang biasanya
Sebuah benda tidak dapat mengalami dipergunakan di bumi dibawa ke sebuah
getaran jika tidak terdapat gaya pemulih. 1
planet yang gaya gravitasinya
4 gaya
2. SIMAK-UI 2009, Kode Soal: 945 gravitasi bumi. Astronot mencatat periode
Sebuah bandul matematis dengan panjang jam bandul di planet tersebut adalah 2 jam.
1 m dengan koefisien muai linier 1,1 × 10–5 Periode jam bandul tersebut saat di bumi
/°C dibawa dari suatu daerah ke daerah adalah ....
lain di permukaan bumi. Jika periode A. 0,5 jam D. 4 jam
bandul ini bertambah sebesar 0,01 % dari B. 1 jam E. 4,5 jam
periodenya di tempat yang lama. C. 2 jam
Perbedaan temperatur kedua tempat ini
adalah (anggap gravitasi bumi konstan 9,8 7. SPMB 2006, Kode Soal: 320
m/s2) .... Sebuah bandul sederhana tergantung
A. 27,18 K D. 12,18 K pada atap sebuah elevator. Ketika elevator
B. 25,18 K E. 8,11 K dalam keadaan diam, frekuensi getaran
C. 18,18 K bandul adalah f. Pernyataan yang benar
mengenai bandul sederhana tersebut
3. SNMPTN 2008, Kode Soal: 102 adalah ....
Periode bandul sederhana ketika berada (1) Jika elevator sedang bergerak ke atas
dalam lift yang naik dipercepat makin lama dengan percepatan tetap maka
makin kecil. frekuensi getaran bandul > f
SEBAB (2) Jika elevator sedang bergerak ke atas
Periode bandul berbanding terbalik dengan dengan kecepatan tetap maka frekuensi
akar percepatan gravitasi. getaran bandul = f
(3) Jika elevator sedang bergerak ke
4. SPMB 2007, Kode Soal: 650 bawah dengan percepatan tetap maka
Sebuah bandul digantung dengan tali yang frekuensi getaran bandul < f
panjangnya 169 cm. Saat dilepas dari (4) Jika tali elevator terputus dan elevator
simpangan awal tertentu, bandul akan jatuh bebas maka frekuensi getaran
berayun dengan periode T1. Apabila tali bandul = f
bandul dipotong 25 cm, periode ayunan
bandul menjadi T2. Selisih T1 dan T2 8. SPMB 2006, Kode Soal: 320
adalah sekitar .... Suatu gaya dikenakan pada sebuah pegas
A. 0,05 s D. 0,3 s sehingga setiap penambahan gaya
B. 0,1 s E. 0,4 s sebesar 10 N terjadi penambahan panjang
C. 0,2 s pegas sebesar 20 cm. Setelah dibebaskan
dari gaya, salah satu ujung pegas
5. SPMB 2007, Kode Soal: 351 digantungkan pada paku di dinding dan
Sebuah ayunan sederhana dibawa oleh ujung yang lain digantungi benda
seseorang yang berdiri pada sebuah bermassa 0,5 kg. Saat benda ditarik
tangga berjalan yang memiliki kemiringan sejauh 15 cm dan dilepaskan, benda akan
30° terhadap bidang datar. Saat tangga mengalami gerak osilasi kecil. Periode
dalam keadaan diam, ayunan memiliki osilasi benda sekitar ....
peiode 2 s. Jika tangga kemudian mulai A. 0,3 s D. 1,2 s
berjalan dengan percepatan keatas searah B. 0,6 s E. 1,5 s
kemiringan tangga sebesar 2 m/s2, maka C. 0,9 s
periode ayunan adalah ....

1
9. SIMAK-UI 2009, Kode Soal: 945 masing adalah k1 = 20 N/m; k2 = 60 N/m;
Sebuah benda digantungkan pada pegas dan k3 = 30 N/m. Jika balok disimpangkan
melakukan gerak harmonik sederhana. dari titik seimbangnya dengan simpangan
Besarnya percepatan benda tersebut kecil, maka periode getaran harmonis yang
berbanding lurus dengan simpangan. dihasilkan mendekati ....
SEBAB A. 12π detik D. 1,2π detik
Frekuensi getaran harmonik akan B. 6π detik E. 0,12π detik
bertambah besar jika massa benda C. 3π detik
bertambah besar.
13. SPMB 2006, Kode Soal: 320
10. SPMB 2006, Kode Soal: 621 Terdapat empat buah pegas identik. Dua
Dua pegas A dan B dengan tetapan gaya k buah pegas pertama dihubungkan secara
yang sama, masing-masing diberi beban seri dan dua buah pegas yang kedua
bermassa M sehingga berosilasi dengan dihubungkan secara paralel. Jika masing-
periode yang sama sebesar T = 16 s. masing sistem pegas diberikan beban
Apabila kemudian pegas A dihubungkan yang sama besar dan dibiarkan bergetar,
secara seri dengan pegas B dan kedua maka perbandingan frekuensi getar dua
beban digabungkan, maka periode osilasi pegas pertama dan dua pegas kedua
susunan pegas yang baru menjadi .... adalah ....
A. 32 s D. 4 s A. 4 : 1 D. 1 : 4
B. 16 s E. 2 s B. 2 : 1 E. 1 : 1
C. 8 s C. 1 : 2

11. UM-UGM 2006, Kode Soal: 372 14. SPMB 2003, Kode Soal: 120
Sebuah mobil bermassa M secara Empat buah pegas memiliki konstanta
sederhana dapat dianggap sebagai benda pegas yang sama. Kemudian dua pegas
di atas sebuah pegas dengan tetapan dihubungkan secara seri dan disebut
pegas k. Untuk mobil saja pegas pegas A, sementara dua buah pegas yang
mempunyai frekuensi osilasi alamiah f1. lain dihubungkan paralel dan disebut
Jika beberapa penumpang dengan massa pegas B. Jika keduanya diberikan beban
m berada dalam mobil, frekuensi osilasi yang sama maka perbandingan frekuensi
menjadi f2. Nilai f1/f2 dengan mengabaikan getar A dan B adalah ....
redaman yang muncul dalam sistem A. 1 : 4 D. 2 : 1
besarnya .... B. 1 : 2 E. 4 : 1
M +m M C. 1 : 2
(A) (D)
M M +m
2 15. SPMB 2002, Kode Soal: 721
M +m ⎛M + m⎞
(B) (E) ⎜ ⎟ Pegas yang dibebani digetarkan ke arah
M ⎝ M ⎠ vertikal dan dalam selang waktu 7 sekon
M bergetar 10 getaran, maka ....
(C) (1) periode getaran adalah 0,7 sekon
M +m
(2) frekuensi getaran adalah 1,42 Hz
12. SIMAK-UI 2009, Kode Soal: 924 (3) waktu yang diperlukan untuk bergetar 3
kali adalah 2,1 sekon
k1 k2 k3 (4) pada saat di titik seimbang, beban
m mengalami laju yang terbesar

16. UM-UGM 2005, Kode Soal: 611


Sebuah balok bermassa 144 gram di atas Sebuah partikel melakukan ayunan
lantai dasar yang licin dihubungkan harmonis sederhana. Waktu ayunan
dengan tiga buah pegas dengan susunan dimulai pada saat partikel berada pada
seperti dilukiskan dalam gambar di atas. posisi amplitudo. Jika x = simpangan, xo =
Konstanta-konstanta pegasnya masing- amplitudo, ω = frekuensi sudut, t = waktu,
2
dan δ = sudut fase awal (ambil δ berupa C. +376,99 m/s
sudut lancip), maka persamaan yang
menggambarkan gerak partikel sebagai 20. UM-UGM 2004, Kode Soal: 312
fungsi waktu adalah .... Benda bergetar selaras sederhana pada
A. x = xo sin ωt pegas dengan tetapan gaya 80 N/m.
B. x = xo cos ωt Amplitudo getaran tersebut 20 cm dan
C. x = xo sin (ωt + δ) kecepatan maksimumnya sebesar 4 m/s.
D. x = xo cos (ωt + δ) Massa benda tersebut di atas bernilai ....
E. x = xo sin (ωt – δ) A. 1 kg D. 0,2 kg
B. 0,8 kg E. 0,1 kg
17. UM-UGM 2004, Kode Soal: 312 C. 0,4 kg
Sebuah partikel berayun secara selaras
sederhana. Ayunan bermula ketika partikel 21. SPMB 2003, Kode Soal: 721
berada pada posisi amplitudonya. Apabila Pada gerak harmonik selalu ada
perbandingan yang tetap antara:
x adalah simpangan, xo = amplitudo, ω =
(1) massa dan periode
frekuensi sudut, t = waktu, dan δ = fase
(2) perpindahan dan kecepatan
awal (ambillah δ tak nol) maka dari (3) kecepatan dan percepatan
persamaan-persamaan berikut yang (4) perpindahan dan percepatan
menggambarkan ayunan selaras partikel
sebagai fungsi waktu adalah .... 22. UM-UGM 2008, Kode Soal: 472
A. x = xo sin (ωt + δ) Di antara persamaan-persamaan yang
B. x = xo cos ωt menghubungkan percepatan dengan
C. x = xo sin ωt pergeseran atau posisi berikut ini, yang
D. x = xo cos (ωt + δ) menggambarkan getaran selaras adalah ...
E. x = xo cos (ωt – δ) A. a = 4 x2 D. a = –4 x
B. a = –4 x2 E. a = – x2
18. SIMAK-UI 2009, Kode Soal: 915 C. a = 4 x
Sebuah balok bermassa 1 kg diikatkan
pada ujung sebuah pegas dengan 23. UMPTN 2001, Kode Soal: 450
konstanta pegas 4 N/m yang diletakkan Sebuah benda melakukan gerak harmonik
pada lantai datar yang licin, di mana ujung sederhana dengan amplitudo A dan
pegas lainnya terikat pada posisi yang frekuensi sudut ω. Pada saat kecepatan
tetap. Pada t = 0 pegas balok 4
disimpangkan ke kanan sejauh 5 cm. benda sama dengan 5
kecepatan
Anggap balok bergetar harmonis, tentukan
maksimumnya, percepatan adalah ....
kelajuan dan arah gerak balok pada t =
1,25 π detik. ⎛4⎞ ⎛3⎞
A. − ⎜ ⎟ Aω D. ⎜ ⎟ A ω
2 2

A. 15 cm/det ke kanan ⎝5⎠ ⎝5⎠


B. 10 cm/det ke kiri ⎛3⎞ ⎛4⎞
B. − ⎜ ⎟ A ω E. ⎜ ⎟ A ω
2 2
C. 7,5 cm/det ke kanan
⎝5⎠ ⎝5⎠
D. 5 cm/det ke kiri
E. 2,5 cm/det ke kanan ⎛1⎞
C. − ⎜ ⎟ A ω
2

⎝5⎠
19. SIMAK-UI 2009, Kode Soal: 955
Suatu sitem pegas berosilasi dengan 24. UMPTN 2001, Kode Soal: 150
frekuensi 60 Hz dan amplitudo 1 m. Jika Bila pada simpangan y = 5 cm percepatan
pergeseran pegas tersebut adalah 1 m getaran selaras a = –5 cm/s2, maka pada
pada saat 1/60 s sejak mulai berosilasi, simpangan 10 cm percepatannya adalah ...
berapakah kecepatan osilasi setelah ¼ cm/s2.
periode kemudian? A. –25 D. –2,5
A. –476,99 m/s D. +476,99 m/s B. –20 E. –1,25
B. –376,99 m/s E. +976,99 m/s C. –10

3
25. SPMB 2002, Kode Soal: 121 29. UMB 2008, Kode Soal: 380
Suatu partikel bergetar selaras dengan Sebuah partikel bermassa m = 0,2 kg
amplitudo A cm dan periode T detik. Jika berada pada ujung pegas sehingga
partikel mulai bergetar dari kedudukan bergerak harmonik sederhana. Posisi
seimbang dengan arah ke kanan, maka partikel sebagai fungsi waktu diberikan
partikel mempunyai simpangan sebesar oleh persamaan: x (t) = A cos (ωt) dengan
1 A = 0,25 m dan ω = 0,1 rad/s. Energi total
A cm dengan arah gerak ke kiri pada partikel adalah ....
2
saat partikel telah bergetar selama waktu A. 26,25 x 10–5 J D. 8,75 x 10–5 J
... detik. B. 17,50 x 10–5 J E. 6,25 x 10–5 J
T T C. 12,50 x 10–5 J
A. D.
12 3
30. SPMB 2007, Kode Soal: 750
T 5T
B. E.
6 12
T
C.
4

26. SPMB 2005, Kode Soal: 580


Sebuah benda bermassa 50 gram
bergerak harmonis sederhana dengan Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak
amplitudo 10 cm dan periode 0,2 s. Besar harmonik sederhana. Energi potensial (U)
gaya yang bekerja pada sistem saat benda sebagai fungsi posisi x selama
simpangannya setengah amplitudo adalah bergerak ditunjukkan oleh gambar di atas.
sekitar .... Periode gerak harmonik benda adalah ....
A. 1,0 N D. 6,9 N 2π 4π
A. s D. s
B. 2,5 N E. 8,4 N 25 5
C. 4,8 N π 2 2π 2
B. s E. s
5 5
27. SPMB 2004, Kode Soal: 650
Sebuah benda bermassa 0,1 kg bergerak 8π
C. s
harmonis sederhana dengan amplitudo 0,1 25
m dan periode 0,2 s. Gaya maksimum
yang bekerja pada sistem mendekati .... 31. SPMB 2005, Kode Soal: 380
A. 1,0 N D. 9,9 N Saat partikel berosilasi secara harmonik
B. 5,5 N E. 12,4 N sederhana, posisi partikel berubah secara
C. 7,8 N sinusiodal terhadap waktu. Jika frekuensi
gerak partikel adalah f, maka energi total
28. UMB 2009, Kode Soal: 221 partikel adalah sebanding dengan ....
Sebuah partikel bermassa 0,2 kg berada A. 1/f2 D. f
pada ujung pegas sehingga dapat B. 1/f E. f2
bergerak secara harmonik sederhana. C. f
Posisi partikel (dalam meter) sebagai
fungsi waktu diberikan oleh persamaan x(t) 32. SPMB 2005, Kode Soal: 280
= A cos (ω t), dengan A = 0,25 m dan ω = Sebuah benda yang massanya 0,150 kg
0,1 rad/s. Energi kinetik partikel saat t = bergerak harmonik sederhana pada
10π/6 s mendekati .... sebuah ujung pegas yang memiliki
A. 6,25 x 10–5 J D. 1,56 x 10–5 J konstanta pegas 200 N/m. Ketika benda
–5
B. 4,69 x 10 J E. 0,67 x 10–5 J berada 0,01 m dari posisi setimbangnya,
C. 3,13 x 10–5 J kelajuan benda menjadi 0,2 m/s. Energi
total benda ketika posisinya 0,005 m dari
posisi setimbangnya adalah ....
4
A. 0,003 J D. 0,053 J Pada simpangan terjauh energi potensial
B. 0,013 J E. 0,073 J bandul maksimum.
C. 0,030 J
37. SPMB 2003, KodeSoal: 322
33. UM-UGM 2005, Kode Soal: 812 Sebuah bandul bermassa m kg digantung
Sebuah partikel melakukan ayunan pada seutas tali yang panjangnya L cm
harmonis sederhana. Tenaga kinetik bergetar selaras dengan amplitudo A cm
partikel adalah EK, tenaga potensialnya EP dan frekuensi 10 Hz. Pada saat simpangan
dan tenaga total ET. Ketika partikel berada bandul setengah amplitudonya,
di tengah-tengah antara posisi seimbang perbandingan antara energi potensial dan
dan posisi amplitudo, perbandingan EK/ET energi kinetiknya adalah ....
dan EP/ET berturut-turut adalah .... A. 1 : 1 D. 2 : 1
1 3 1 7 B. 1 : 2 E. 2 : 3
A. dan D. dan C. 1 : 3
4 4 8 8
1 1 3 5
B. dan E. dan 38. SPMB 2003, Kode Soal: 322
2 2 8 8 Energi total sebuah benda yang sedang
3 1 melakukan gerak selaras sederhana
C. dan
4 4 (1) berbanding lurus dengan periodenya
(2) berbanding lurus dengan kuadrat
34. SPMB 2004, Kode Soal: 751 amplitudonya
Suatu partikel berosilasi secara harmonik (3) paling besar pada simpangan
dengan frekuensi f. Energi partikel berubah maksimum
secara berkala dengan frekuensi .... (4) sama besar sepanjang geraknya
A. 4 f D. 0,5 f
B. 2 f E. 0 39. UM-UGM 2003, Kode Soal: 322
C. f Saat partikel berosilasi secara harmonik
sederhana, posisi partikel berubah secara
35. UM-UGM 2004, Kode Soal: 111 sinusiodal terhadap waktu. Jika frekuensi
Sebuah massa di ujung suatu pegas gerak partikel adalah f, maka frekuensi
berayun (berosilasi secara selaras yang terkait dengan osilasi tenaga
sederhana di sekitar titik seimbangnya). potensialnya adalah ....
Sewaktu energi potensial osilator bernilai A. 4 f D. 0,5 f
tiga kali nilai energi kinetiknya maka .... B. 2 f E. 0,25 f
A. simpangan massa besarnya sama C. f
dengan tiga kali amplitudo ayunan
B. simpangan massa besarnya sama 40. UMPTN 2001, Kode Soal: 551
dengan sembilan kali amplitudo ayunan Besar v = kecepatan, a = percepatan, EK =
C. fase ayunan yang berselisih 60° atau tenaga kinetik, dan EP = tenaga potensial
120° terhadap fase keadaan getaran selaras, maka pada saat melalui
setimbangnya kedudukan seimbangnya ....
D. fase ayunan yang berselisih 45° atau (1) EK maksimum (3) a = 0
135° terhadap fase keadaan (2) EP minimum (4) EP = 0
setimbangnya
E. fase ayunan yang berselisih 30° atau 41. SPMB 2007, Kode Soal: 551
150° terhadap fase keadaan Dua benda masing-masing menjalani
setimbangnya gerak harmonis sederhana dengan
persamaan masing-masing:
36. SPMB 2004, Kode Soal: 452 y1 = 8 sin 100 t
Pada bandul sederhana, tegangan tali ⎛ π⎞
y2 = 6 sin ⎜100 t − ⎟
maksimum terjadi saat bandul mencapai ⎝ 2⎠
simpangan terjauhnya.
SEBAB
5
dengan x dan y dalam cm sedangkan t
dalam detik, besar amplitudo superposisi
dari kedua getaran adalah ....
A. 14 cm D. 6 cm
B. 10 cm E. 2 cm
C. 8 cm