Anda di halaman 1dari 15

c

Ê  
 
                 
                      
Ê   !"       #    # # 
   #       $  %(QS. 25:21)
Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 21
Ϡ˴ϋ
˴ ϝ ˴ ΰ˶ ˸ϧ΃˵ Ύ˴ϟ˸Ϯϟ˴ Ύ˴ϧ˯˴ Ύ˴Ϙϟ˶ ϥ
˴ Ϯ˵Ο˸ήϳ˴ Ύ˴ϟ Ϧ
˴ ϳ˶άϟ͉΍ ϝ
˴ Ύ˴ϗϭ˴ ΍˸ϮΘ˴ ϋ
˴ ϭ˴ ˸ϢϬ˶ δ
˶ ϔ˵ ˸ϧ΃˴ ϲ˶ϓ ΍ϭ˵ήΒ˴ ˸ϜΘ˴ ˸γ΍ Ϊ˶ Ϙ˴ ϟ˴ Ύ˴ϨΑ͉έ˴ ϯ˴ήϧ˴ ˸ϭ΃˴ Δ˵ Ϝ˴ ΋˶ Ύ˴ϠϤ˴ ˸ϟ΍ Ύ˴Ϩ˸ϴ
΍˱ήϴ˶Βϛ˴ ΍̒ϮΘ˵ϋ˵ (21)
Orang-orang yang mengingkari dan tidak percaya hari kebangkitan pada Hari Kiamat bahwa
mereka akan dihadapkan ke hadirat Allah untuk diadili segala amal perbuatannya di dunia,
mereka berkata dengan penuh kesombongan: "Mengapa tidak diturunkan kepada kita malaikat
yang menjadi saksi atas kebenaran Muhammad, sehingga dapat menghilangkan keragu-raguan
kita tentang kebenaran wahyu yang diturunkan kepadanya atau jika hal itu sulit untuk
dilaksanakan, mengapa kita tidak langsung saja melihat Tuhan kita yang dengan nyata
menerangkan kepada kita bahwa Muhammad itu benar-benar diutus oleh-Nya untuk
menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan, dan jika yang demikian itu dilaksanakan,
niscaya kita semuanya akan beriman kepada Muhammad". Mereka mengucapkan yang demikian
itu tidak lain hanyalah karena kesombongan mereka sendiri, dan karena kelaliman mereka
dengan mendustakan seorang utusan Allah. Mereka sama sekali tidak menghiraukan mukjizat
besar dan nyata yang telah dikemukakan oleh Rasulullah saw kepada mereka, dan setiap orang
yang berakal sehat pasti tercengang mendengar ucapan-ucapan mereka itu dan menilainya seperti
ucapan orang yang sinting sebagaimana tercantum dalam firman Allah:

ϥϭύ΍ ρϡ ϭϕϡϩ ϡ΃ ΍ Ϋϩ Ώϡϩϡ΍ ϝΡ΃ ϡ ϩ έϡ΃ Ε ϡ΃


Artinya:
Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini
ataukah mereka kaum yang melampaui batas?. (Q.S. At Tur: 32)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 21


΍ϭ˵ήΒ˴ ˸ϜΘ˴ ˸γ΍ Ϊ˶ Ϙ˴ ϟ˴ Ύ˴ϨΑ͉έ˴ ϯ˴ήϧ˴ ˸ϭ΃˴ Δ˵ Ϝ˴ ΋˶ Ύ˴ϠϤ˴ ˸ϟ΍ Ύ˴Ϩ˸ϴϠ˴ϋ
˴ ϝ
˴ ΰ˶ ˸ϧ΃˵ Ύ˴ϟ˸Ϯϟ˴ Ύ˴ϧ˯˴ Ύ˴Ϙϟ˶ ϥ
˴ Ϯ˵Ο˸ήϳ˴ Ύ˴ϟ Ϧ
˴ ϳ˶άϟ͉΍ ϝ
˴ Ύ˴ϗϭ˴ ΍˸ϮΘ˴ ϋ
˴ ϭ˴ ˸ϢϬ˶ δ
˶ ϔ˵ ˸ϧ΃˴ ϲ˶ϓ
΍˱ήϴ˶Βϛ˴ ΍̒ϮΘ˵ϋ˵ (21)
(Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemuannya dengan Kami,) yakni orang-
orang yang tidak takut kepada adanya hari berbangkit dan hari pembalasan ("Mengapakah tidak)
(diturunkan kepada kita malaikat) yang menjadi Rasul-rasul kepada kita (atau mengapa kita tidak
melihat Rabb kita?") kemudian kita diberi tahu, bahwa Muhammad adalah Rasul-Nya. Lalu
Allah berfirman, ("Sesungguhnya mereka memandang besar) merasa besar (tentang diri mereka
dan mereka telah melampaui batas) berlaku sangat kurang ajar (dengan kelewat batas yang
sangat besar) disebabkan mereka berani meminta melihat Allah swt. di dunia. Lafal 'Atauw
dengan memakai huruf Wau sesuai dengan kata asalnya, berbeda dengan lafal 'Ataa yang huruf
akhirnya telah diganti menjadi Ya, seperti dalam surah Maryam.

(              # # #   




  #    #  )&  &  (QS. 25:22) Ê&  
Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 22
ϳ˴ ϡ˴ ˸Ϯϳ˴ ΍˱έϮ˵Π˸Τϣ˴ ΍˱ή˸ΠΣ
˶ ϥ
˴ Ϯ˵ϟϮ˵Ϙϳ˴ϭ˴ Ϧ
˴ ϴ˶ϣή˶ ˸Π˵Ϥ˸Ϡϟ˶ ά˳ Ό˶ ϣ˴ ˸Ϯϳ˴ ϯ˴ή˸θΑ˵ Ύ˴ϟ Δ˴ Ϝ˴ ΋˶ Ύ˴ϠϤ˴ ˸ϟ΍ ϥ
˴ ˸ϭή˴ (22)
Pada hari orang-orang kafir itu melihat malaikat maka pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi
orang-orang yang berdosa, ketika mereka berkata: "hijran mahjura", yang artinya diharamkan
kepada kamu menerima kabar baik yaitu akan dapat ampunan atau masuk surga, karena
keduanya itu hanya diperuntukkan bagi mereka yang beriman kepada Allah dan membenarkan
Rasul-Nya". Kemudian Allah SWT menjelaskan sebab-sebab kemalangan dan kerugian orang
kafir itu pada ayat berikutnya.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 22


΍˱έϮ˵Π˸Τϣ˴ ΍˱ή˸ΠΣ
˶ ϥ
˴ Ϯ˵ϟϮ˵Ϙϳ˴ϭ˴ Ϧ
˴ ϴ˶ϣή˶ ˸ΠϤ˵ ˸Ϡϟ˶ ά˳ ˶Όϣ˴ ˸Ϯϳ˴ ϯ˴ή˸θΑ˵ Ύ˴ϟ Δ˴ Ϝ˴ ΋˶ Ύ˴ϠϤ˴ ˸ϟ΍ ϥ
˴ ˸ϭή˴ ϳ˴ ϡ˴ ˸Ϯϳ˴ (22)
(Pada hari mereka melihat Malaikat) di antara makhluk-makhluk Allah yang lainnya, yaitu pada
hari kiamat. Lafal Yauma dinashabkan oleh lafal Udzkur, yang keberadaannya diperkirakan
sebelumnya; maksudnya, ingatlah pada hari mereka melihat Malaikat (di hari itu tidak ada kabar
gembira bagi orang-orang yang berdosa) yakni orang-orang kafir, berbeda keadaannya dengan
orang-orang Mukmin, bagi mereka kabar gembira yaitu mendapatkan surga (dan mereka berkata:
'Hijran mahjuuran'") sebagaimana kebiasaan mereka di dunia apabila mereka tertimpa
kesengsaraan, artinya: lindungilah kami di tempat perlindungan. Mereka pada hari itu meminta
perlindungan kepada Malaikat. Kemudian Allah berfirman,

* +          &  ,   &     


#   #  ##  %(QS. 25:23) Ê&  Ê # # 
' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 23
΍˱έϮ˵Μ˸Ϩϣ˴ ˯˱ Ύ˴Βϫ˴ ϩ˵ Ύ˴Ϩ˸Ϡό˴ Π
˴ ϓ˴ Ϟ
˳ Ϥ˴ ϋ
˴ ˸Ϧϣ˶ ΍Ϯ˵ϠϤ˶ ϋ
˴ Ύ˴ϣ ϰ˴ϟ·˶ Ύ˴Ϩ˸ϣΪ˶ ϗ˴ ϭ˴ (23)
Allah akan memperlihatkan segala kebaikan yang pernah dikerjakan orang kafir selama
hidup di dunia seperti; menghubungkan silaturahmi, menolong orang yang menderita,
memberikan derma untuk meringankan bencana alam, memberi bantuan kepada rumah
sakit, yatim piatu, membebaskan atau menebus orang-orang tawanan dan sebagainya.
Kebaikan-kebaikan itu walaupun besarnya laksana gunung, mereka hanya dapat melihat
saja, lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beterbangan di angkasa. Mereka
sedikitpun tidak dapat mengambil manfaat darinya, sehingga mereka duduk termenung
penuh dengan penyesalan. Itulah yang mereka rasakan sebagai akibat kekafiran dan
kesombongan mereka. Jauh berbeda sekali dengan nasib orang-orang yang beriman.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 23


Ύ˴ϣ ϰ˴ϟ·˶ Ύ˴Ϩ˸ϣΪ˶ ϗ˴ ϭ˴ ΍˱έϮ˵Μ˸Ϩϣ˴ ˯˱ Ύ˴Βϫ˴ ϩ˵ Ύ˴Ϩ˸Ϡό˴ ˴Πϓ˴ Ϟ
˳ Ϥ˴ ϋ
˴ ˸Ϧϣ˶ ΍Ϯ˵ϠϤ˶ ϋ
˴ (23)
("Dan Kami hadapi) kami hadapkan (segala amal yang mereka kerjakan) amal kebaikan
seperti sedekah, menghubungkan silaturahmi, menjamu tamu dan menolong orang yang
memerlukan pertolongan sewaktu di dunia (lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu
yang beterbangan.") amal perbuatan mereka tidak bermanfaat sama sekali pada hari itu,
tidak ada pahalanya sebab syaratnya tak terpenuhi, yaitu iman, akan tetapi mereka telah
5

mendapatkan balasannya selagi mereka di dunia.

 (            #         


       %(QS. 25:24) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 24
Ύ˱Ϡϴ˶Ϙϣ˴ Ϧ
˵δ
˴ ˸Σ΃˴ϭ˴ ΍̒ήϘ˴ Θ˴ ˸δϣ˵ ˲ή˸ϴΧ
˴ ά˳ Ό˶ ϣ˴ ˸Ϯϳ˴ ˶ΔϨ͉Π
˴ ˸ϟ΍ Ώ
˵ Ύ˴Τ˸λ΃˴ (24)
Kaum mukmin penghuni surga, pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dibanding
dengan tempat kediaman kaum musyrikin di dunia yang oleh mereka selalu dijadikan
kemegahan dan kemewahan. Tempat kediaman ahli surga, adalah merupakan tempat
istirahat yang paling indah. Kenikmatan di dunia hanya sebentar dapat dirasakan yaitu
selama hidup saja dan kesenangannyapun hanya memperdayakan belaka, seperti tersebut
dalam firman Allah SWT:

ϥω Ρί Ρ ί ϥϡ ϑ Γϡ΍ ϱϕϝ ΍ ϡϭϱϡϙ έϭ Ν΃ ϥϭ ϑϭΕ ΍ϡ ϥ· ϭΕϭ ϡ ϝ΍ Γϕ Ή΍ Ϋ αϑϥ ϝϙ


έϭέύϝ΍ ω΍Εϡ ΍ϝ· ΍ϱϥ Ω ϝ΍ Γ΍ ϱΡϝ΍ ΍ϡ ϭ ί΍ϑΩ ϕϑ ΓϥΝϝ΍ ϝΥ Ω΃ ϭ έ΍ ϥϝ΍
Artinya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah
disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam
surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah
kesenangan yang memperdayakan. (Q.S. Ali Imran: 185)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 24


Π
˴ ˸ϟ΍ Ώ
˵ Ύ˴Τ˸λ΃˴Ύ˱Ϡϴ˶Ϙϣ˴ Ϧ
˵δ
˴ ˸Σ΃˴ϭ˴ ΍̒ήϘ˴ Θ˴ ˸δϣ˵ ˲ή˸ϴΧ
˴ ά˳ Ό˶ ϣ˴ ˸Ϯϳ˴ Δ˶ Ϩ͉ (24)
(Penghuni-penghuni surga pada hari itu) di hari kiamat (paling baik tempat tinggalnya)
lebih baik daripada tempat tinggal orang-orang kafir sewaktu di dunia (dan paling indah
tempat istirahatnya) lebih indah daripada tempat istirahat mereka sewaktu di dunia. Lafal
Maqiila artinya tempat untuk beristirahat di tengah hari yang panas. Kemudian dari
pengertian ini dapat diambil kesimpulan makna tentang selesainya masa perhitungan
amal perbuatan, yaitu di waktu tengah hari, hanya memakan waktu setengah hari, seperti
yang telah disebutkan di dalam hadis.

- +       . #     #   
       # #  # %(QS. 25:25) Ê&  Ê 
# # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 25
Ύ˱Ϡϳ˶ΰ˸ϨΗ˴ Δ˵ Ϝ˴ ΋˶ Ύ˴ϠϤ˴ ˸ϟ΍ ϝ
˴ ΰ͋ ϧ˵ϭ˴ ϡ˶ Ύ˴Ϥϐ˴ ˸ϟΎ˶Α ˯˵ Ύ˴Ϥδ
͉ ϟ΍ ϖ
˵ Ϙ͉ θ
˴ Η˴ ϡ˴ ˸Ϯϳ˴ ϭ˴ (25)
Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Muhammad supaya memberi peringatan kepada
kaumnya tentang kedahsyatan hari kiamat, di mana langit akan pecah, dan semua benda angkasa
yang berada di dalamnya akan hancur bagaikan kabut yang beterbangan, akibat benturan planet-
planet dan bintang-bintang yang tidak berjalan lagi menurut ketentuan orbitnya masing-masing,
sebagaimana dalam firman Allah:


΍ Ώ΍ έα Ε
ϥ΍ ϙϑϝ΍ ΏΝϝ΍ Ε
έ ϱα
ϭ ΍Ώ΍ ϭ Ώ΃ Ε
ϥ΍ ϙ ϑ˯΍ ϡ α
ϝ΍ Ε ΡΕ
ϑϭ
Artinya:
Dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu, dan dijalankanlah gunung-gunung maka
menjadi fatamorganalah ia. (Q.S. An Naba: 19-20)
Dan seperti firman Allah:

΍ϡ α
ϑϥ Εϡ ϝω . . .. .... Εέϱαϝ΍ ΏΝϝ΍ ΍ Ϋ· ϭΕ
έΩ ϙ ϥ΍ ϡ ϭ Νϥ ϝ΍ ΍Ϋ·ϭ Εέϭϙ αϡ ε
ϝ΍ ΍Ϋ·
ΕένΡ΃
Artinya:
Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung
dihancurkan .. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya. (Q.S. At
Takwir: 1,2,3 dan 14)
Maka pada hari yang dahsyat itu diturunkanlah malaikat secara bergelombang sambil membawa
kitab-kitab yang berisi catatan semua amal hamba-hamba Allah yang mereka saksikan ketika
mereka masih hidup di dunia untuk dijadikan bahan bukti ketika diadili Allah di padang
mahsyar.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 25


Ϥ˴ δ
͉ ϟ΍ ϖ
˵ Ϙ͉ θ
˴ Η˴ ϡ˴ ˸Ϯϳ˴ ϭ˴ Ύ˱Ϡϳ˶ΰ˸ϨΗ˴ Δ˵ Ϝ˴ ΋˶ Ύ˴ϠϤ˴ ˸ϟ΍ ϝ
˴ ΰ͋ ϧ˵ ϭ˴ ϡ˶ Ύ˴Ϥϐ˴ ˸ϟΎ˶Α ˯˵ Ύ(25)
(Dan ingatlah di hari ketika langit pecah) yaitu semua langit (mengeluarkan kabut) seraya
mengeluarkan kabut yang berwarna putih (dan diturunkan Malaikat) dari setiap lapisan langit
(bergelombang-gelombang) pada hari kiamat itu. Dinashabkannya lafal Yauma karena pada
sebelumnya diperkirakan ada lafal Udzkur. Menurut qiraat yang lain lafal Tasyaqqaqu dibaca
Tasysyaqqaqu dengan ditasydidkannya huruf Syin yang diambil dari asal kata Tatasyaqqaqu.
Kemudian huruf Ta yang kedua diganti menjadi Syin lalu diidgamkan kepada Syin yang kedua
sehingga menjadi Tasysyaqqaqu. Sedangkan menurut qiraat yang lainnya lagi lafal Nuzzila
dibaca Nunzilu dan lafal Al Malaaikatu dibaca Al Malaaikata, sehingga bacaan lengkapnya
menurut qiraat ini menjadi Nunzilul Malaaikata, artinya, Kami menurunkan Malaikat-malaikat.

/  &            Ê  0   (  %+ 


    ,        #      %(QS. 25:26)
Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 26
΍˱ήϴ˶δϋ
˴ Ϧ˴ ϳ˶ήϓ˶ Ύ˴Ϝ˸ϟ΍ ϰ˴Ϡϋ
˴ Ύ˱ϣ˸Ϯϳ˴ ϥ
˴ Ύ˴ϛϭ˴ Ϧ˶ Ϥ˴ ˸Σή͉ Ϡ˶ϟ ϖ
͊Τ˴ ˸ϟ΍ ά˳ Ό˶ ϣ˴ ˸Ϯϳ˴ Ϛ
˵ ˸ϠϤ˵ ˸ϟ΍(26)
Kerajaan yang hak pada hari kiamat itu adalah kepunyaan Allah Yang Maha Pemurah. Dia-lah
Yang mempunyai kekuasaan yang menentukan yang akan mengadili sekalian hamba-Nya
dengan penuh keadilan dan memperlakukan hamba-hamba-Nya yang beriman dengan penuh
kasih sayang. Pada hari itu terasa benar akibat kekafiran dan keingkaran orang-orang musyirikin,
yaitu hari yang penuh kesukaran bagi orang-orang kafir, karena tidak ada yang memberi syafaat
atau pertolongan kepada mereka yang telah putus asa itu.

Ê 12   13    1"   
 /
΍ ΍˱ήϴ˶δϋ˴ Ϧ˴ ϳ˶ήϓ˶ Ύ˴Ϝ˸ϟ΍ ϰ˴Ϡϋ
˴ Ύ˱ϣ˸Ϯϳ˴ ϥ
˴ Ύ˴ϛϭ˴ Ϧ˶ Ϥ˴ ˸Σή͉ Ϡ˶ϟ ϖ
͊Τ˴ ˸ϟ΍ ά˳ Ό˶ ϣ˴ ˸Ϯϳ˴ Ϛ
˵ ˸ϠϤ˵ ˸ϟ(26)
½

(Kerajaan yang hak pada hari itu adalah kepunyaan Allah Yang Maha Pemurah) tiada seorang
pun yang menyaingi-Nya dalam hal ini. (Dan adalah) hari itu (satu hari yang penuh kesukaran
bagi orang-orang kafir) berbeda dengan keadaan orang-orang yang beriman.

4 +          $        


#            #&  #    5  %(QS. 25:27)
Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 27
Ύ˱Ϡϴ˶Βγ
˴ ϝ
˶ Ϯ˵γή͉ ϟ΍ ϊ˴ ϣ˴ Ε
˵ ˸άΨ
˴ Η͉΍ ϲ˶ϨΘ˴ ˸ϴϟ˴ Ύ˴ϳ ϝ
˵ Ϯ˵Ϙϳ˴ Ϫ˶ ˸ϳΪ˴ ϳ˴ ϰ˴Ϡϋ
˴ Ϣ˵ ϟ˶Ύ͉ψϟ΍ ξ
͊ ό˴ ϳ˴ ϡ˴ ˸Ϯϳ˴ ϭ˴ (27)
Pada hari itu orang-orang yang zalim akan menggigit jari mereka dengan penuh penyesalan
karena telah melalaikan kewajiban-kewajibannya selama hidup di dunia, dan dengan sombong,
mereka telah berpaling dari kebenaran yang dibawa oleh utusan Allah kepada mereka. Mereka
menangis tersedu-sedu mengharapkan kiranya dulu ketika hidup di dunia mereka mengikuti
ajakan Rasulullah kepada jalan yang lurus yang membawa keselamatan dunia dan akhirat.
Mereka berkata dengan penuh penyesalan: "Kiranya aku di dunia mengikuti Muhammad, aduhai
kiranya dulu aku bersama-sama beliau mengambil jalan yang benar. Aduhai, kiranya aku dulu
dapat menahan kesombongan sehingga dengan tulus ikhlas memeluk agama Islam". Hanya
sayang keluhan itu tidak berguna lagi. Dan mereka mengeluh pula karena keliru mencari kawan.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 27


Ύ˱Ϡϴ˶Βγ
˴ ϝ
˶ Ϯ˵γή͉ ϟ΍ ϊ˴ ϣ˴ Ε
˵ ˸άΨ
˴ Η͉΍ ϲ˶ϨΘ˴ ˸ϴϟ˴ Ύ˴ϳ ϝ
˵ Ϯ˵Ϙϳ˴ Ϫ˶ ˸ϳΪ˴ ϳ˴ ϰ˴Ϡϋ
˴ Ϣ˵ ϟ˶Ύ͉ψϟ΍ ξ
͊ ό˴ ϳ˴ ϡ˴ ˸Ϯϳ˴ ϭ˴ (27)
(Dan ingatlah hari ketika itu orang yang zalim) orang musyrik, yaitu Uqbah bin Mu'ith yang
pernah membaca dua kalimat syahadat, kemudian ia menjadi murtad demi mengambil hati Ubay
bin Khalaf (menggigit dua tangannya) karena menyesal dan kecewa, di hari kiamat (seraya
berkata, "Aduhai!) huruf Ya menunjukkan makna penyesalan (Kiranya dahulu aku mengambil
bersama Rasul) yakni Nabi Muhammad (jalan) petunjuk.

6 .  #  #  7        &      
 # %(QS. 25:28) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 28
Ύ˱Ϡϴ˶ϠΧ
˴ Ύ˱ϧΎ˴Ϡϓ˵ ˸άΨ
˶ Η͉΃˴ ˸Ϣϟ˴ ϲ˶ϨΘ˴ ˸ϴϟ˴ ϰ˴ΘϠ˴˸ϳ˴ϭ Ύ˴ϳ(28)
Inilah kecelakaan yang besar pula. Kiranya aku dulu tidak menjadikan si fulan itu teman akrabku
yang telah menjerumuskan aku ke dalam kesesatan". Memang yang menjerumuskan manusia ke
dalam kecelakaan dan kesesatan itu ada kalanya setan sendiri atau setan yang berbentuk manusia,
seperti seorang musyrik Arab yang bernama Ubay bin Khalaf.
Diriwayatkan dalam sebuah hadis bahwa seorang yang bernama 'Uqbah bin Abu Mu'it sering
duduk menghadiri pengajian Nabi Muhammad saw, sehingga karena dipandang sebagai
kenalannya, maka pada suatu hari ia mengundang Nabi saw makan di rumahnya. Setelah
makanan disiapkan, Nabi saw tidak mau makan, melainkan setelah tuan rumah mengucapkan
dua kalimat syahadat. Maka 'Uqbah mengucapkan kalimat syahadat, dan pada hari itu ia sudah
dipandang memeluk agama Islam.
Berita tentang 'Uqbah masuk Islam itu setelah sampai kepada Ubay bin Khalaf teman akrabnya
membangkitkan kemarahannya, sampai ia berkata kepada 'Uqbah: "Apa betul engkau telah
)

meninggalkan agama nenek moyangmu dan memeluk agama Muhammad?" Uqbah menjawab:
"Demi Allah, tidak. Muhammad hanya datang ke rumahku. Aku sodorkan makanan kepadanya,
tetapi ia tidak mau makan kecuali bila aku sudah mengucapkan dua kalimah syahadat. Oleh
karena aku malu, jika ada tamu tidak mau makan makananku, maka aku mengucapkan dua
kalimat syahadat itu, dan sekali-kali bukan dengan maksud masuk Islam". Ubay bin Khalaf
berkata: "Jika benar ucapanmu itu, bahwa kamu hanya berpura-pura saja, maka saya tidak suka
bersahabat lagi dengan kamu kecuali kamu harus berani menginjak Muhammad dan meludahi
wajahnya". Pada suatu hari Uqbah menjumpai Muhammad saw sedang salat di Darun Nadwah,
dekat Baitullah, lalu dikerjakan perbuatannya yang terkutuk itu dan Nabi saw berkata: "Awas hai
Uqbah, bila aku menjumpai nanti di luar kota Mekah, Insya Allah pasti aku akan memukulmu
dengan pedang pada lehermu". Maka pada waktu perang Badar Uqbah ditawan dan Nabi
menyuruh Ali bin Abu Talib memotong lehernya. Itulah akibat yang diderita oleh Uqbah bin
Abu Mu'it, karena murtadnya dan perbuatannya yang sangat terkutuk terhadap Nabi ketika beliau
sedang salat di muka Baitullah itu. Pantaslah jika ia pada hari kiamat nanti mengeluarkan
keluhannya yang penuh dengan penyesalan itu.
Adapun nasib yang menimpa Ubay bin Khalaf, ialah ketika terjadi perang Uhud, Nabi saw
melemparkan sebuah tombak kepadanya yang tepat mengenai tenggorokannya. Ia tidak banyak
mengeluarkan darah, karena darahnya terbendung dalam kerongkongannya. Ia hanya meraung-
raung saja menderita kesakitan, sehingga dengan cara sempoyongan ia kembali kepada kaumnya,
yang tidak dapat menolong lagi dan iapun mati beberapa hari kemudian dalam keadaan yang
sangat menyedihkan. Oleh karena itu Nabi saw memberi pedoman supaya selalu mencari sahabat
atau teman yang akrab yang baik. Sabda beliau:

ϝϝ΍ Υϱ ϥϡ ϡϙΩ Ρ΃ έυϥϱϝϑ ϩ ϝϱϝΥϥϱΩ ϯϝω ϝ Νέϝ΍ .


Artinya:
Manusia akan dikumpulkan di padang mahsyar bersama teman se agamanya. Oleh karena itu,
perhatikanlah olehmu siapa yang dijadikan teman akrabmu itu. (H.R. Abu Daud dan Tirmizi)
Dan sabda Rasulullah saw:

ϱϕΕ ΍ ϝ· ϙϡ΍ ωρϝϙ΃ ϱ΍ ϝϭ΍ ϥϡ ΅ϡ ΍ ϝ· ΏΡ΍ ι


Ε΍ ϝ
Artinya:
Jangan bersahabat melainkan dengan orang yang beriman, dan jangan memakan hidanganmu
melainkan orang yang bertakwa. (H.R. Abu Daud dan Tirmizi)
Dan Sabda Rasulullah saw:

΍ϡ · ϭϙϱΫ Ρϱ ϥ΃ ΍ ϡ· ϙ α ϡ ϝ΍ ϝϡ ΍ Ρ ϑέϱ ϙϝ΍ Υϑ ΍ ϥϭϙαϡ ϝ΍ ϝϡ΍ Ρϙ˯ϭ αϝ΍ αϱϝΝϭΡϝ΍ ιϝ΍ α ϱϝΝϝ΍ ϝΙϡ ΍ ϡϥ·
Ώ΍ ϱΙ ϕ έΡϱϥ΃ ΍ ϡ· έϱϙϝ΍ Υϑ ΍ ϥϭ Γ Ώϱρ΍ Ρϱέ ϩ ϥϡ Ω ΝΕϥ΃ ΍ϡ· ϭϩϥϡ ω΍ ΕΏΕ ϥ΃ ΍ Ρϱέ ϩϥϡ ΩΝ Ε ϥ΃ ΍ϡ· ϭ ϙ
ΓϥΕϥϡ
Artinya:
Perumpamaan teman duduk yang baik dan yang jahat, ialah seperti pembawa minyak kasturi dan
pandai besi. Pembawa minyak kasturi itu adakalanya kamu menerima atau membeli minyak
daripadanya. Dan paling sedikit kamu mendapatkan bau harum daripadanya. Adapun pandai besi
kadang-kadang ia membakar pakaianmu karena semburan apinya atau paling sedikit kamu
menjumpai bau keringatnya yang busuk". (H.R. Syaikhani dari Abu Musa Al Asy'ari)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 28


n

Ύ˱Ϡϴ˶ϠΧ
˴ Ύ˱ϧΎ˴Ϡϓ˵ ˸άΨ
˶ Η͉΃˴ ˸Ϣϟ˴ ϲ˶ϨΘ˴ ˸ϴϟ˴ ϰ˴ΘϠ˴˸ϳ˴ϭ Ύ˴ϳ(28)
(Kecelakaan besar bagiku) huruf Alif dari lafal Yaa Wailataa merupakan pergantian Ya Idhafah,
asalnya adalah Yaa Wailatii maknanya alangkah binasanya aku (kiranya aku dahulu tidak
menjadikan si Polan itu) yakni Ubay bin Khalaf yang dijilatnya tadi (teman akrab).

8 "            


  
   
     %+             %(QS. 25:29)
Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 29
Ύ˱ϟϭ˵άΧ
˴ ϥ
˶ Ύ˴δ˸ϧΈ˶ ˸Ϡϟ˶ ϥ
˵ Ύ˴τ˸ϴθ
͉ ϟ΍ ϥ
˴ Ύ˴ϛϭ˴ ϲ˶ϧ˯˴ Ύ˴Ο ˸Ϋ·˶ Ϊ˴ ˸όΑ˴ ή˶ ˸ϛά͋ ϟ΍ Ϧ
˶ϋ
˴ ϲ˶ϨϠ͉ο
˴ ΃˴ ˸ΪϘ˴ ϟ˴(29)
Orang-orang kafir itu berkata: "Si Fulan itu telah menyesatkan aku dari ajaran Alquran dan dari
beriman kepada Muhammad setelah petunjuk itu datang kepadaku. Dan adalah kebiasaan setan
itu menipu manusia dan memalingkannya dari kebenaran dan tidak mau menolong manusia yang
telah disesatkannya itu.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 29


Ύ˱ϟϭ˵άΧ
˴ ϥ
˶ Ύ˴δ˸ϧΈ˶ ˸Ϡϟ˶ ϥ
˵ Ύ˴τ˸ϴθ
͉ ϟ΍ ϥ
˴ Ύ˴ϛϭ˴ ϲ˶ϧ˯˴ Ύ˴Ο ˸Ϋ·˶ Ϊ˴ ˸όΑ˴ ή˶ ˸ϛά͋ ϟ΍ Ϧ
˶ϋ
˴ ϲ˶ϨϠ͉ο
˴ ΃˴ ˸ΪϘ˴ ϟ˴(29)
(Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari peringatan) Alquran (sesudah peringatan itu
datang kepadaku") karena dialah yang menjadikan aku murtad dan tidak beriman lagi kepada
Alquran. Kemudian Allah berfirman, ("Dan adalah setan itu terhadap manusia) yang kafir (selalu
membuat kecewa.") karena ia akan meninggalkannya begitu saja, cuci tangan bilamana manusia
tertimpa malapetaka.

*9    5  0 Ê   ,       &  


    
   .  %(QS. 25:30) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 30
΍˱έϮ˵Π˸Ϭϣ˴ ϥ
˴ ΁˸ήϘ˵ ˸ϟ΍ ΍˴άϫ˴ ΍ϭ˵άΨ
˴ Η͉΍ ϲ˶ϣ˸Ϯϗ˴ ϥ
͉ ·˶ Ώ
͋ έ˴ Ύ˴ϳ ϝ
˵ Ϯ˵γή͉ ϟ΍ ϝ
˴ Ύ˴ϗϭ˴ (30)
. Rasulullah saw berkata, seraya mengadu kepada Allah SWT: "Ya Tuhanku, sesungguhnya
kaumku yang aku diutus untuk mengajak mereka kepada ketauhidan menjadikan Alquran ini
sesuatu yang tidak dihiraukan lagi. Mereka tidak beriman kepadanya, tidak memperhatikan
janjinya dan peringatan-peringatannya: Bahkan berpaling dari mendengarnya dan mengikutinya.
Kemudian Allah menyuruh Rasul-Nya berlaku sabar menghadapi persoalan-persoalan yang berat
itu.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 30


΍˱έϮ˵Π˸Ϭϣ˴ ϥ
˴ ΁˸ήϘ˵ ˸ϟ΍ ΍˴άϫ˴ ΍ϭ˵άΨ
˴ Η͉΍ ϲ˶ϣ˸Ϯϗ˴ ϥ
͉ ·˶ Ώ
͋ έ˴ Ύ˴ϳ ϝ
˵ Ϯ˵γή͉ ϟ΍ ϝ
˴ Ύ˴ϗϭ˴ (30)
(Berkatalah Rasul) Nabi Muhammad, ("Ya Rabbku! Sesungguhnya kaumku) kabilah Quraisy
(menjadikan Alquran ini suatu yang diasingkan") ditinggal begitu saja. Maka Allah swt.
berfirman,

* +   ,     #    #,       


 #  %+ .   Ê    & (# &  (  %(QS.
25:31) Ê&  Ê # # ' $ 
Z

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 31


΍˱ήϴ˶μϧ˴ ϭ˴ Ύ˱ϳΩ˶ Ύ˴ϫ Ϛ
˴ Α͋ή˴ Α˶ ϰ˴ϔϛ˴ ϭ˴ Ϧ
˴ ϴ˶ϣή˶ ˸ΠϤ˵ ˸ϟ΍ Ϧ
˴ ϣ˶ ΍̒ϭΪ˵ ϋ
˴ ϲ
͈ Β˶ ϧ˴ Ϟ
͋ Ϝ˵ ϟ˶ Ύ˴Ϩ˸Ϡό˴ Ο
˴ Ϛ
˴ ϟ˶ά˴ ϛ˴ ϭ˴ (31)
Dan seperti itulah telah Kami adakan bagi tiap-tiap Nabi musuh dari orang-orang yang berdosa
yang selalu mencemoohkan kesucian agama dan meremehkan petunjuk yang dibawa oleh Rasul-
rasul kepada mereka. Oleh karena itu janganlah engkau berputus asa ataupun merasa sendirian
menghadapi tantangan-tantangan seperti itu, karena cukuplah Tuhanmu menjadi Pemimpin dan
Penolongmu. Sesuai dengan firman Allah:

΍ έ ϭέύ ϝϭ ϕϝ΍ ϑέ Υί νωΏ ϯϝ· ϡ ϩ ν


ωΏ ϱΡϭϱ ϥ Νϝ΍ϭ αϥ· ϝ΍ ϥϱρ΍ ϱε΍ϭΩ ω ϱΏ ϥ ϝϙϝ ΍ϥϝωΝ ϙϝΫ ϙϭ
Artinya:
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh yaitu setan-setan (dari jenis)
manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain
perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). (Q.S. Al An'am: 112)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 31


΍˱ήϴ˶μϧ˴ ϭ˴ Ύ˱ϳΩ˶ Ύ˴ϫ Ϛ
˴ Α͋ή˴ Α˶ ϰ˴ϔϛ˴ ϭ˴ Ϧ
˴ ϴ˶ϣή˶ ˸ΠϤ˵ ˸ϟ΍ Ϧ
˴ ϣ˶ ΍̒ϭΪ˵ ϋ
˴ ϲ
͈ Β˶ ϧ˴ Ϟ
͋ Ϝ˵ ϟ˶ Ύ˴Ϩ˸Ϡό˴ Ο
˴ Ϛ
˴ ϟ˶ά˴ ϛ˴ ϭ˴ (31)
("Dan seperti itulah) sebagaimana Kami telah menjadikan bagimu musuh dari kalangan orang-
orang musyrik kaummu sendiri (Kami adakan bagi tiap-tiap Nabi) sebelum kamu (musuh dari
orang-orang yang berdosa) yakni orang-orang musyrik maka bersabarlah sebagaimana mereka
bersabar. (Dan cukuplah Rabbmu menjadi Pemberi petunjuk) bagimu (dan Penolong") yang
menolong kamu terhadap musuh-musuhmu.

*              


      
       & !7+             
 # .       %(QS. 25:32) Ê&  Ê 
# # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 32
Η͉έ˴ ϭ˴ ϙ
˴ Ω˴ ΍˴Άϓ˵ Ϫ˶ Α˶ Ζ
˴ Β͋Μ˴ Ϩ˵ ϟ˶ Ϛ
˴ ϟ˶ά˴ ϛ˴ Γ˱ Ϊ˴ Σ
˶ ΍˴ϭ Δ˱ Ϡ˴˸ϤΟ
˵ ϥ
˵ ΁˸ήϘ˵ ˸ϟ΍ Ϫ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ ϝ
˴ ΰ͋ ϧ˵ Ύ˴ϟ˸Ϯϟ˴ ΍ϭ˵ήϔ˴ ϛ˴ Ϧ
˴ ϳ˶άϟ͉΍ ϝ
˴ Ύ˴ϗϭ˴ Ύ˱Ϡϴ˶Η˸ήΗ˴ ϩ˵ Ύ˴Ϩ˸Ϡ(32)
Orang-orang Yahudi berkata: "Mengapa Alquran itu tidak diturunkan kepada Muhammad sekali
turun saja?". Seperti kitab-kitab dari Allah sebelumnya. Kitab Taurat kepada Musa dan Zabur
kepada Daud. Anggapan orang-oranag Yahudi bahwa kitab-kitab sebelum Alquran diturunkan
kepada Rasul-rasul-Nya secara sekaligus adalah anggapan yang salah. Sebab kitab Taurat sendiri
diturunkan dalam 18 tahun seperti diterangkan dalam beberapa nas dalam kitab Taurat. Maka
Allah menolak anggapan mereka itu dan menerangkan apa sebab-sebabnya mengapa Alquran
diturunkan secara berangsur-angsur. Demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengan
diturunkannya Alquran secara berangsur-angsur dan agar mudah dihafalkannya.
Tersebut dalam firman Allah:

΍ ϝϱίϥΕϩ ΍ ϥϝίϥϭ Ιϙϡ ϯϝω α΍ϥϝ΍ ϯ ϝω ϩ ΃έϕΕϝ ϩ ΍ ϥϕέϑ΍ ϥ΁ έ ϕϭ


Artinya:
Dan Alquran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya
perlahan-lahan kepada manusia, dan Kami menurunkannya bagian demi bagian. (Q.S. Al Isra':
106)
Turunnya Alquran secara berangsur-angsur memang mengandung banyak hikmah:
Í

1. Karena Nabi Muhammad saw tidak dapat membaca dan menulis (ummi) maka seandainya
Alquran itu diturunkan kepadanya sekaligus, tentulah menjadi kesulitan baginya untuk
menghafalnya dan menjaganya dari kesalahan dan kekhilafan.
2. Supaya hafalannya lebih sempurna dan terhindar dari segala kealpaan.
3. Seandainya Alquran itu diturunkan sekaligus, tentu syariat-syariatnyapun diturunkan
sekaligus; dan yang demikian itu pasti mengakibatkan banyak kesulitan, tetapi karena turunnya
berangsur-angsur maka datangnya syariatpun berangsur-angsur sehingga mudah dilaksanakan.
4. Karena turunnya Alquran itu berangsur-angsur, maka Nabi Muhammad saw. sering berjumpa
dengan malaikat Jibril sehingga banyak menerima nasihat guna menambah semangat. kesabaran
dan ketabahan dalam menunaikan risalah-Nya.
5. Karena turunnya Alquran banyak berkaitan dengan sebab-sebab turunnya seperti adanya
pertanyaan-pertanyaan; peristiwa-peristiwa, kejadian, maka yang demikian itu lebih membekas
dalam hati para sahabat karena merupakan pengalaman.
6. Dengan turunnya Alquran secara berangsur-angsur mereka tidak mampu meniru Alquran
walaupun satu ayat, apalagi jika Alquran itu diturunkan secara sekaligus.
7. Sebagian hukum syariat Islam pada permulaannya diturunkan disesuaikan dengan adat-istiadat
kaum Muslimin pada waktu itu, yang kemudian setelah mereka tambah cerdas dan bertambah
tebal keimanannya baru diterapkan syariat Islam yang lebih sempurna dengan ayat-ayat Alquran
yang turun kemudian. Seandainya Alquran itu diturunkannya sekaligus tentu hal demikian itu
tidak mungkin terjadi. Dan kami menurunkannya dan membacakannya dengan perantaraan Jibril
kelompok demi kelompok.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 32


Σ
˶ ΍˴ϭ Δ˱ Ϡ˴˸ϤΟ
˵ ϥ
˵ ΁˸ήϘ˵ ˸ϟ΍ Ϫ˶ ˸ϴϠ˴ϋ
˴ ϝ
˴ ΰ͋ ϧ˵ Ύ˴ϟ˸Ϯϟ˴ ΍ϭ˵ήϔ˴ ϛ˴ Ϧ
˴ ϳ˶άϟ͉΍ ϝ
˴ Ύ˴ϗϭ˴ Ύ˱Ϡϴ˶Η˸ήΗ˴ ϩ˵ Ύ˴Ϩ˸ϠΗ͉έ˴ ϭ˴ ˴ϙΩ˴ ΍˴Άϓ˵ Ϫ˶ Α˶ Ζ
˴ Β͋Μ˴ Ϩ˵ ϟ˶ Ϛ
˴ ϟ˶ά˴ ϛ˴ Γ˱ Ϊ˴ (32)
(Berkatalah orang-orang yang kafir, "Mengapa tidak) (diturunkan kepadanya Alquran sekali
turun saja?") sebagaimana kitab Taurat, kitab Injil dan kitab Zabur. Allah menjawab melalui
firman-Nya, "Kami sengaja menurunkannya (demikian) secara terpisah-pisah (supaya Kami
perkuat hatimu dengannya) Kami menguatkan kalbumu dengan Alquran (dan Kami
membacakannya kelompok demi kelompok") Kami menurunkannya tahap demi tahap secara
perlahan dan tidak tergesa-gesa, supaya mudah dipahami dan dihafal.

** Ê             # :     &,


             #     # 
 &   %(QS. 25:33) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 33
΍˱ήϴ˶δ˸ϔΗ˴ Ϧ
˴δ
˴ ˸Σ΃˴ϭ˴ ϖ
͋Τ
˴ ˸ϟΎ˶Α ϙ
˴ Ύ˴Ϩ˸ΌΟ
˶ Ύ͉ϟ·˶ Ϟ
˳ Μ˴ Ϥ˴ Α˶ Ϛ
˴ ϧ˴ Ϯ˵Η˸΄ϳ˴ Ύ˴ϟϭ˴ (33)
Dan tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu membawa sesuatu yang batil yang mereka
ada-adakan untuk menodai kerasulanmu, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang
benar yang dapat menolak tuduhan mereka dan Kami berikan penjelasan yanag paling baik.
Hal seperti ini tersebut pula dalam firman Allah:

ϕ ϩ ΍ί ϭϩ ΍ Ϋ· ϑ ϩύϡ Ω ϱϑϝ ρ΍ Ώϝ΍ ϯϝω ϕΡ ϝ΍ Ώϑ


Ϋ ϕϥ ϝΏ
Artinya:
Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil, lalu yang hak itu
c

menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. (Q.S. Al anbiya: 18)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 33


΍˱ήϴ˶δ˸ϔΗ˴ Ϧ
˴δ
˴ ˸Σ΃˴ϭ˴ ϖ
͋Τ
˴ ˸ϟΎ˶Α ϙ
˴ Ύ˴Ϩ˸ΌΟ
˶ Ύ͉ϟ·˶ Ϟ
˳ Μ˴ Ϥ˴ Α˶ Ϛ
˴ ϧ˴ Ϯ˵Η˸΄ϳ˴ Ύ˴ϟϭ˴ (33)
(Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu membawa sesuatu yang ganjil) untuk
membatalkan perkaramu (melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar) yang
menolak dan membantahnya (dan yang paling baik penjelasannya) untuk menjelaskan perkara
yang sebenarnya kepada mereka.

* ;         3          


 ,        #         &   %(QS.
25:34) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 34
·˶ ˸ϢϬ˶ ϫ˶ Ϯ˵Οϭ˵ ϰ˴Ϡϋ
˴ ϥ
˴ ϭ˵ήθ
˴ ˸Τϳ˵ Ϧ
˴ ϳ˶άϟ͉΍ Ύ˱Ϡϴ˶Βγ
˴ Ϟ
͊ο
˴ ΃˴ϭ˴ Ύ˱ϧΎ˴Ϝϣ˴ ή͇ η
˴ Ϛ
˴ Ό˶ ϟ˴ϭ˵΃ Ϣ˴ Ϩ͉Ϭ˴ Ο
˴ ϰ˴ϟ(34)
Orang-orang yang dihimpun ke neraka Jahanam, dengan diseret atas muka mereka dengan
rantai-rantai dan belenggu, ialah orang-orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat
jalannya. Nabi Muhammad disuruh Allah mengucapkan kata-kata ini kepada orang-orang kafir
yang mengemukakan beberapa sifat yang ganjil dengan maksud untuk menodai kerasulannya,
seolah-olah beliau ini menyuruh mereka untuk mengadakan perbandingan siapakah di antara
mereka itu yang mendapat petunjuk dan siapa yang berada dalam kesesatan. Sesuai dengan
firman Allah:

ϥϱΏϡ ϝ΍ϝ νϱϑϭ ΃ ϯΩϩ ϯϝωϝ ϡ ϙ΍ ϱ·ϭ ΍ ϥ · ϭ


Artinya:
Dan sesungguhnya Kami atau kamu(orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau
dalam kesesatan yang nyata. (Q.S. Saba: 24)
Juga tersebut dalam hadis Rasulullah saw:

΍ ϱ ϝϱϕ ϡ ϩϩ ϭΝϭ ϯϝω ΍ ϑ ϥιϭ ΍ ϥ΍ Ώϙέ ΍ ϑ


ϥι ϭ Γ ΍ε ϡ ΍ϑ ϥι ϑ΍ ϥι΃ Γ Ι ΍ ϝΙΓ ϡ ΍ ϱϕϝ΍ ϡϭϱ α΍ϥϝ΍ έε Ρϱ
ϡ ϩ ϩ ϭΝϭ ϯϝω ϡ ϩ ϱεϡϱ ϥ΃ ϯϝ ω έΩ ΍ϕ ϡϩϡ ΍Ω ϕ΃ ϯϝω ϡϩ ΍ε
ϡ΃ ϱΫϝ΍ + ϥ· ϝ΍ϕ ?ϡϩ ϩϭΝϭ ϯϝ ωϥϭεϡϱ ϑϱϙ ϩ ϝ ϝ΍ ϝϭα
έ
ϭΏϥϭϕΕϱϡ ϩ ϥ· ΍ϡ ΃ ϙϭεϭ ΏΩ Ρ ϝϙ ϡϩ ϩ ϭΝ
Artinya:
"Akan dikumpulkan manusia pada hari kiamat dalam tiga golongan. segolongan jalan kaki,
segolongan lagi berkendaraan dan segolongan lagi berjalan di atas wajahnya. Rasulullah ditanya:
"Bagaimana mereka berjalan di atas wajahnya?". Beliau menjawab: "Sesungguhnya Tuhan yang
dapat menjalankan mereka di atas kedua kakinya mampu pula menjalankan mereka di atas
wajahnya". Sesungguhnya mereka akan dapat menjaga wajahnya setiap yang menonjol dan
berduri". (H.R. Tirmizi dari abu Hurairah)
Yang dimaksud di sini bahwa malaikat menyeret mereka atas wajah-wajahnya ke dalam neraka.

*- +       #  #Ê        


  &  )      ,   #  : $#  %(QS. 25:35)
Ê&  Ê # # ' $ 
cc

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 35


΍˱ήϳ˶ίϭ˴ ϥ
˴ ϭ˵έΎ˴ϫ ϩ˵ Ύ˴Χ΃˴ Ϫ˵ ό˴ ϣ˴ Ύ˴Ϩ˸Ϡό˴ Ο
˴ ϭ˴ Ώ
˴ Ύ˴ΘϜ˶ ˸ϟ΍ ϰ˴γϮ˵ϣ Ύ˴Ϩ˸ϴΗ˴ ΁ ˸ΪϘ˴ ϟ˴ϭ˴ (35)
Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Dia telah menurunkan kitab Taurat kepada Musa
seperti Kami telah menurunkan Alquran kepadamu dan Kami telah menjadikan Harun
saudaranya menyertai dia sebagai seorang wazir (pembantu) yang selalu diajak musyawarah
untuk diminta pendapatnya. Dalam ayat lain diterangkan bahwa Harun itu diperbantukannya
kepada Musa sebagai seorang Nabi. Dan hal ini tidak bertentangan karena walaupun Harun
adalah seorang Nabi tetapi dalam bidang syariatnya mengikuti syariat Musa dan mengikuti
petunjuk-petunjuk-Nya. Kemudian Allah menjelaskan bahwa Musa dan Harun diperintahkan
supaya menyampaikan risalahnya kepada Firaun dengan jaminan bahwa kemenangan terakhir
pasti berada pada sisi mereka.

*/    #     (   #    


          %   #     . 
 .   %(QS. 25:36) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 36
Ϊ˴ ϓ˴ Ύ˴ϨΗ˶ Ύ˴ϳ΂˶Α ΍Ϯ˵Αά͉ ϛ˴ Ϧ
˴ ϳ˶άϟ͉΍ ϡ˶ ˸ϮϘ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϟ·˶ Ύ˴Βϫ˴ ˸Ϋ΍ Ύ˴Ϩ˸ϠϘ˵ ϓ˴ ΍˱ήϴ˶ϣ˸ΪΗ˴ ˸Ϣϫ˵ Ύ˴ϧ˸ήϣ͉ (36)
Kemudian Allah memerintahkan kepada Musa dan Harun "pergilah kamu berdua kepada Firaun
dan kaumnya yang telah mendustakan tanda-tanda ke Essan Allah yang berada di seluruh alam.
Setelah mereka menunaikan tugasnya yaitu menyampaikan risalahnya, dengan lemah lembut
ternyata sikap Firaun tetap mendustakan sehingga Allah membinasakan mereka sehancur-
hancurnya. Seperti tersebut dalam firman Allah:

΍ ϩϝ΍Ι
ϡ ΃ ϥϱέϑ΍ϙϝϝϭ ϡ ϩϱ ϝω ϩϝϝ΍ έϡΩ
Artinya:
Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-
akibat) seperti itu. (Q.S. Muhammad: 10)
Dan pada peristiwa ini Allah menghibur Nabi Muhammad saw dan supaya berlaku sabar, karena
beliau bukanlah Nabi pertama yang didustakan oleh kaumnya.

*4 +   #    '              
      &  .    &  #   %+ 
     #     $  $ # 7(QS. 25:37)
Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 37
Α˱ ΍˴άϋ
˴ Ϧ
˴ ϴ˶Ϥϟ˶Ύ͉ψϠ˶ϟ Ύ˴ϧ˸ΪΘ˴ ˸ϋ΃˴ϭ˴ Δ˱ ϳ˴ ΁ α
˶ Ύ͉ϨϠ˶ϟ ˸Ϣϫ˵ Ύ˴Ϩ˸Ϡό˴ Ο
˴ ϭ˴ ˸Ϣϫ˵ Ύ˴Ϩ˸ϗή˴ ˸Ϗ΃˴ Ϟ
˴γ
˵ ή͊ ϟ΍ ΍Ϯ˵Αά͉ ϛ˴ Ύ͉Ϥϟ˴ Ρ
˳ Ϯ˵ϧ ϡ˴ ˸Ϯϗ˴ ϭ˴ Ύ˱Ϥϴ˶ϟ΃˴ Ύ(37)
Dan demikian pula Allah telah bertindak (membinasakan) kaum Nuh yang telah mendustakan
para Rasul, di mana Nuh telah menunaikan risalahnya dengan melaksanakan dakwah kepada
kaumnya sedangkan yang beriman kepadanya hanya sedikit sekali, lalu Allah menenggelamkan
mereka dalam sebuah topan besar yang membinasakan semua manusia dan binatang selain
binatang air kecuali yang berada dalam kapal Nabi Nuh itu. Dan Allah menjadikan ceritera
mereka itu (peristiwa itu) jadi pelajaran bagi umat manusia supaya mereka selalu mengingati dan
mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang telah menyelamatkan mereka dari bahaya topan. Hal ini
sesuai dengan firman Allah:

Γϱω΍ϭ ϥΫ΃ ΍ϩϱωΕϭ ΓέϙΫ Εϡ ϙϝ ΍ ϩϝωΝϥϝ Γϱέ΍ Νϝ΍ ϱϑϡ ϙ΍ϥ ϝϡ Ρ ˯΍ ϡ ϝ΍ ΍ύρ΍ ϡϝ ΍ ϥ ·
Artinya:
Sesungguhnya Kami tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu
ke dalam bahtera, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan
oleh telinga yang mau mendengar. (Q.S. Al Haqqah: 11-12)
Lalu Allah menerangkan akibat orang-orang yang mendustakan risalah Nuh dengan firman-Nya
"dan kami telah menyediakan bagi orang-orang zalim siksa yang pedih". Dan ayat ini
mengandung peringatan pada orang-orang Quraisy supaya mereka jangan sampai mendustakan
Nabi Muhammad karena besar kemungkinan merekapun akan ditimpa azab seperti umat-umat
terdahulu yang telah mendustakan Rasul-rasul-Nya.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 37


ϴ˶Ϥϟ˶Ύ͉ψϠ˶ϟ Ύ˴ϧ˸ΪΘ˴ ˸ϋ΃˴ϭ˴ Δ˱ ϳ˴ ΁ α
˶ Ύ͉ϨϠ˶ϟ ˸Ϣϫ˵ Ύ˴Ϩ˸Ϡ˴όΟ
˴ ϭ˴ ˸Ϣϫ˵ Ύ˴Ϩ˸ϗή˴ ˸Ϗ΃˴ Ϟ
˴γ
˵ ή͊ ϟ΍ ΍Ϯ˵Αά͉ ϛ˴ Ύ͉Ϥϟ˴ Ρ
˳ Ϯ˵ϧ ϡ˴ ˸Ϯϗ˴ ϭ˴ Ύ˱Ϥϴ˶ϟ΃˴ Ύ˱Α΍˴άϋ
˴ Ϧ
˴ (37)
(Dan) ingatlah (kaum Nuh tatkala mereka mendustakan Rasul-rasul) mereka mendustakan Nabi
Nuh, mengingat Nabi Nuh tinggal bersama mereka dalam kurun waktu yang lama sekali, maka
diungkapkan dalam ayat ini seolah-olah Nabi Nuh menduduki tempat Rasul-rasul. Atau karena
dengan mendustakan Nabi Nuh maka seolah-olah mereka mendustakan Rasul-rasul lainnya yang
membawa risalah yang sama dengan apa yang dibawa oleh Nabi Nuh, yaitu ajaran Tauhid (Kami
tenggelamkan mereka) lafal ayat ini menjadi jawab dari Lamma (dan Kami jadikan cerita mereka
bagi manusia) sesudah mereka (sebagai tanda) pelajaran (dan Kami telah menyediakan) di
akhirat (untuk orang-orang yang zalim) yakni orang-orang kafir (azab yang pedih) siksaan yang
sangat menyakitkan di samping azab yang telah mereka rasakan sewaktu hidup di dunia.

*6   #      Ê      5  #   
         # %(QS. 25:38) Ê&  Ê 
# # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 38
΍˱ήϴ˶Μϛ˴ Ϛ
˴ ϟ˶Ϋ˴ Ϧ
˴ ˸ϴΑ˴ Ύ˱ϧϭ˵ήϗ˵ ϭ˴ α
͋ ή͉ ϟ΍ Ώ
˴ Ύ˴Τ˸λ΃˴ϭ˴ Ω˴ Ϯ˵ϤΛ˴ ϭ˴ ΍˱ΩΎ˴ϋϭ˴ (38)
Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah membinasakan kaum Ad, kaum Nabi Hud as
dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang; dan Samud kaum Nabi Saleh as dengan
suara yang keras mengguntur dan membinasakan pul penduduk Rass yang ada di negeri
Yamamah yang telah membunuh Nabinya. Dan telah banyak pula generasi-generasi yang lain
kaum-kaum tersebut yang telah dibinasakan.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 38


΍˱ήϴ˶Μϛ˴ Ϛ
˴ ϟ˶Ϋ˴ Ϧ
˴ ˸ϴΑ˴ Ύ˱ϧϭ˵ήϗ˵ ϭ˴ α
͋ ή͉ ϟ΍ Ώ
˴ Ύ˴Τ˸λ΃˴ϭ˴ Ω˴ Ϯ˵ϤΛ˴ ϭ˴ ΍˱ΩΎ˴ϋϭ˴ (38)
(Dan) ingatlah (kaum Ad) yakni kaum Nabi Hud (dan Tsamud) kaum Nabi Saleh (dan penduduk
Rass) nama sebuah sumur; Nabi mereka menurut suatu pendapat adalah Nabi Syuaib, tetapi
menurut pendapat yang lain bukan Nabi Syuaib. Mereka tinggal di sekitar sumur itu, kemudian
sumur itu amblas berikut orang-orang yang tinggal di sekitarnya dan rumah-rumah mereka pun
ikut amblas (dan banyak lagi generasi-generasi) kaum-kaum (di antara kaum-kaum tersebut)
yakni antara kaum Ad dan penduduk Rass.
c5

*8 +  &  #       #  7     


  # #   #      .  .   %(QS. 25:39)
Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 39
΍˱ήϴ˶Β˸ΘΗ˴ Ύ˴ϧ˸ήΒ͉Η˴ Ύ̒Ϡϛ˵ ϭ˴ ϝ
˴ Ύ˴Μ˸ϣ΄˴˸ϟ΍ Ϫ˵ ϟ˴ Ύ˴Ϩ˸Αή˴ ο
˴ Ύ̒Ϡϛ˵ ϭ˴ (39)
Pada ayat ini Allah menerangkan agar kisah umat dahulu itu diajarkan sebagai tamsil/ibarat, dan
menjelaskan kepada mereka dalil-dalil ke Esaan-Nya. Tetapi ternyata mereka terus menerus
mendustakan dan mengingkarinya sehingga Allah membinasakan mereka sampai hancur lebur.
Kemudian Allah memerintahkan kepada Muhammad agar mengingatkan kepada orang-orang
musyrik Mekah, ketika mereka dalam perjalanan dagangnya selalu melalui tempat-tempat kaum
yang telah dibinasakan itu, agar mereka dapat mengambil tamsil pelajaran sebagai tamsil/ibarat.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 39


΍˱ήϴ˶Β˸ΘΗ˴ Ύ˴ϧ˸ήΒ͉Η˴ Ύ̒Ϡϛ˵ ϭ˴ ϝ
˴ Ύ˴Μ˸ϣ΄˴˸ϟ΍ Ϫ˵ ϟ˴ Ύ˴Ϩ˸Αή˴ ο
˴ Ύ̒Ϡϛ˵ ϭ˴ (39)
(Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka tamsil) untuk menegakkan hujah terhadap
mereka, oleh karenanya tidak sekali-kali Kami membinasakan mereka melainkan sesudah
mereka Kami beri peringatan (dan masing-masing mereka itu benar-benar telah Kami binasakan
dengan sehancur-hancurnya) yakni Kami tumpas mereka hingga binasa, disebabkan mereka telah
mendustakan nabi-nabi mereka.

9 +             #  


"      &    &  &&   & #  %  
           7#        
      #  %(QS. 25:40) Ê&  Ê # # ' $ 
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Furqaan 40
˸ϭή˴ ϳ˴ ΍Ϯ˵ϧϮ˵Ϝϳ˴ ˸ϢϠ˴ϓ˴ ΃˴ ˯˶ ˸Ϯδ
͉ ϟ΍ ή˴ τ
˴ ϣ˴ ˸Εή˴ τ
˶ ˸ϣ˵΃ ϲ˶Θϟ͉΍ Δ˶ ϳ˴ ˸ήϘ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴Ϡϋ
˴ ΍˸ϮΗ˴ ΃˴ ˸ΪϘ˴ ϟ˴ϭ˴ ΍˱έϮ˵θ˵ϧ ϥ
˴ Ϯ˵Ο˸ήϳ˴ Ύ˴ϟ ΍Ϯ˵ϧΎ˴ϛ ˸ϞΑ˴ Ύ˴Ϭϧ˴ (40)
Sesungguhnya kaum musyrikin Mekah sering melalui negeri Sodom yang dahulu pernah
dihujani dengan hujan batu yang sederas-derasnya dan bekas kediaman Nabi Lut as yang
terkenal dengan perbuatan homosexual. Maka apakah mereka tidak menyaksikan bekas runtuhan
itu sebagai azab akibat mendustakan seorang utusan Allah. Kemudian Allah menjelaskan bahwa
sebab utama yang menutup mata hati mereka tentang turunnya azab itu bukannya mereka tidak
melihat tetapi oleh karena mereka tidak percaya akan adanya hari kebangkitan pada hari kiamat,
sesudah mereka mati.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 40


Ύ˴ϛ ˸ϞΑ˴ Ύ˴Ϭϧ˴ ˸ϭή˴ ϳ˴ ΍Ϯ˵ϧϮ˵Ϝϳ˴ ˸ϢϠ˴ϓ˴ ΃˴ ˯˶ ˸Ϯδ
͉ ϟ΍ ή˴ τ
˴ ϣ˴ ˸Εή˴ τ
˶ ˸ϣ΃˵ ϲ˶Θϟ͉΍ Δ˶ ϳ˴ ˸ήϘ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴Ϡϋ
˴ ΍˸ϮΗ˴ ΃˴ ˸ΪϘ˴ ϟ˴ϭ˴ ΍˱έϮ˵θϧ˵ ϥ
˴ Ϯ˵Ο˸ήϳ˴ Ύ˴ϟ ΍Ϯ˵ϧ(40)
(Dan sesungguhnya mereka telah melalui) yakni orang-orang kafir Mekah itu sering melewati
(sebuah negeri yang dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya) lafal As Sau' adalah bentuk
Mashdar dari lafal Saa-a. Maksudnya mereka telah dihujani dengan batu-batu; negeri tempat
tinggal mereka adalah suatu kota yang paling besar bagi kaum Nabi Luth, kemudian Allah
membinasakan mereka sebab mereka gemar melakukan perbuatan yang keji. (Maka apakah
mereka tidak menyaksikan bekas-bekasnya) di dalam perjalanan mereka menuju ke negeri Syam,
c

kemudian mereka mengambil pelajaran darinya? Istifham atau kata tanya pada ayat ini
mengandung makna Taqrir, maksudnya, hendaklah mereka mengambil pelajaran dari bekas-
bekas itu (bahkan adalah mereka itu tidak mengharapkan) mereka tidak takut sama sekali (akan
kebangkitan) maksudnya hari mereka dihidupkan kembali, mereka sama sekali tidak beriman
kepadanya.

41 Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu
sebagai ejekan (dengan mengatakan):` Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?
½ c ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::



       c
†   
 
   †  †   †   †   c
     !
" "# $% &  %'  ! "

!(") ! !" *#"   ! !  

%! +
,*

42 Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita, seandainya


kita tidak sabar (menyembah) nya `. Dan mereka kelak akan mengetahui di saat mereka kelak
akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya. ½ 
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::



       
   !"#
 $  %& !'(     )*+ '$& ,  - %$. ) /† † %0 1
" 2 $*

- ! 
 " !" *. #
( &  
" "  
 %/

 % " )


  "   " " 
%  %* 01#  " 
("" %' $% & 
'   # " "' !
!!/

!! 
  ! (/( !  !  #  " # "( 2/
"( 2
 !!  "  # / #  !!" !  " ! 
 
" !  

   "  "    "   !! ! ! 
" ! 01#  "  ("" #  # ! ! %
 
%  ") 

  " 1 " $%  
  
 "  
 "' "  #!   "' $% !
! "  !

3     !" %'  " " ! 
  "   2%)

# !

 (



 4       

   !"#
 $  %& !'(     )*+ '$& ,  - %$. )  /† † %0 1
" 2 $*


!!     %" "    )
!"
  "

%") ( %" !"#  )   )

!!   #  

" "    !"  "  

 %/

 % " )
  " 
 "
%  %* 
1 "  #  # !" 

 %/

 % " 
 &"  % ) *  " "" " ! 
  "  
2%
1   !/ ! ""  "  
# ! # !

 (* ! # !
"  ) #"  " "  !/ ! ! % ,