Anda di halaman 1dari 17

PLACENTA PREVIA

Mimi Safinas 11-2009-095


Farhana Md Ali 11-2009-107

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEBIDANAN & KANDUNGAN


FAKULTAS KEDOKTERAN UKRI
1
RESUME

• Wanita 36 tahun, datang dengan


keluhan keluar darah segar dari
kemaluannya. Perdarahan sebanyak 2
kali. 2 hari SMRS, keluar bercak darah,
dengan jumlah darah kurang dari satu
pembalut. 1 hari SMRS, pendarahan
terus-terusan sehingga harus
mengganti pembalut sebanyak tiga kali.
Keluhan tanpa nyeri. G3P2A0.
• Gerakan janin (+).
• ANC teratur tiap bulan.
• Tidak ada riwayat hipertensi,DM ,asma
• Riwayat BAB : kurang lancar, 2 hari sekali,
konsistensi agak keras, warna kuning
kecoklatan, lendir (-), darah (-).
• Riwayat BAK : lancar, 6x sehari, warna
kuning jernih, darah (-).
DIAGNOSIS
• Diagnosis ibu:
G3P2A0 37 minggu + plasenta previa
totalis
• Diagnosis janin:
Tunggal, hidup intrauterin, letak
memanjang, presentasi kepala
• Diagnosis banding: Solutio plasenta
DASAR DIAGNOSIS

Anamnesis:
-Perdarahan pada kehamilan 37minggu
(>28wks)
-Perdarahan tanpa sebab,tidak
nyeri,berulang,kali ke-2 lebih banyak
Inspeksi :
-Dapa dilihat perdarahan sgar keluar
pervaginam
• Palpasi abdomen :
-Kepala bayi floating di atas PAP
Pem Penunjang :
-USG - didapatkan plasenta menutupi
seluruh jalan lahir.
PENATALAKSANAAN:

• Tirah baring mutlak


• Infus RL 20 tetes/menit
• Cefotaxime 2 x 1 g bolus i.v
• Pasang kateter urine
• Awasi perdarahan, tekanan darah, nadi
dan denyut jantung janin
• Periksa H2TL, golongan darah
• Pro seksio sesarea
TINJAUAN PUSTAKA

Plasenta previa
Definisi

• Plasenta yang implantasinya tidak normal,


yaitu pada segmen bawah rahim, sehingga
dapat menutupi sebagian atau seluruh jalan
lahir.
Etiologi dan Patofisiologi
• Terjadi sejak kehamilan 20 minggu saat segmen
bawah uterus membentuk dan mulai melebar serta
menipis.
• Dengan bertambah tuanya kehamilan, segmen
bawah uterus akan melebar lagi dan serviks mulai
membuka.
• Apabila plasenta tumbuh pada segmen bawah
uterus, pelebaran segmen bawah uterus dan
pembukaan serviks tidak dapat diikuti oleh plasenta
yang melekat disitu tanpa terlepasnya sebagian
plasenta dari dinding uterus
Etiologi dan Patofisiologi
• Pada saat itu mulailah terjadi perdarahan.
• Makin rendah letak plasenta makin dini
perdarahan terjadi, oleh karena itu
perdarahan pada plasenta previa totalis akan
terjadi lebih dini dari pada plasenta letak
rendah.
Gejala klinis
• Pendarahan tanpa sebab
• Pendarahan tanpa rasa
• Perdarahan dapat terjadi selagi penderita
tidur atau bekerja biasa,.
• Biasanya saat bangun pagi
• Terjadi perdarahan darah berwarna merah
segar.
Diagnosis

• Anamanesis
• Inspeksi
• Palpasi abdomen
• Pemeriksan Inspekulo
• Penentuan letak plasenta tidak lngsung
• Penentuan letak plasenta secara langsung
Penanganan

• Semua pasien dengan perdarahan per


vagina pada kehamilan trimester ketiga,
dirawat di rumah sakit tanpa periksa dalam.
Bila pasien dalam keadaan syok karena
pendarahan yang banyak, harus segera
diperbaiki keadaan umumnya dengan
pemberian infus atau tranfusi darah.
• Selanjutnya penanganan plasenta previa
bergantung kepada :
• • Keadaan umum pasien, kadar Hb.
• • Jumlah perdarahan yang terjadi.
• • Umur kehamilan/taksiran BB janin.
• • Jenis plasenta previa.
• • Paritas dan kemajuan persalinan.
 
Penanganan

• Penanganan Konservatif
• Penanganan Aktif
• Partus per vaginum
Penanganan aktif
• Kriteria :
• umur kehamilan >/ = 37 minggu
• BB janin >/ = 2500 gram.
• Perdarahan banyak 500 cc atau lebih.
• Ada tanda-tanda persalinan.
• Keadaan umum pasien tidak baik ibu anemis Hb
< 8 gr%.
• Untuk menentukan tindakan selanjutnya SC atau
partus pervaginum, dilakukan pemeriksaan dalam
kamar operasi, infusi transfusi darah terpasang.
• Indikasi Seksio Sesarea :
• 1. Plasenta previa totalis.
• 2. Plasenta previa pada primigravida.
• 3. Plasenta previa janin letak lintang atau letak sungsang
• 4. Anak berharga dan fetal distres
• 5. Plasenta previa lateralis jika :
• • Pembukaan masih kecil dan perdarahan banyak.
• • Sebagian besar OUI ditutupi plasenta.
• • Plasenta terletak di sebelah belakang (posterior).
• 6. Profause bleeding, perdarahan sangat banyak dan
mengalir dengan cepat.