Fisiologi Hewan Dr. khairil, M.

si khairil, Universitas Syiah Kuala

TERMOREGULASI
Di Susun Kelompok III

KELOMPOK III
Fajri Dian meutia putri Nuratul ikramah Irfan wahyudi Ridhannur Asmaul Husna Yenni Rahmayanti Nanda Dian oktasari Fatmawati

Termoregulasi Adalah proses yang terjadi pada hewan untuk mengatur suhu tubuhnya supaya tetap konstan. supaya suhu tubuhnya tidak mengalami perubahan yang terlalu besar. paling tidak. HOMEOSTASIS Perolehan Mekanisme termoregulasi : mengatur keseimbangan antara dan pelepasan panas .

Untuk mempertahankan suhu yang sesuai pada tubuhnya.PENGARUH SUHU PADA FISIOLOGI HEWAN Suhu sangat penting bagi kehidupan Makhluk hidup. karena : Reaksi enzimatis brgantung pada suhu. . Suhu tubuh yang konstan (tidak banyak berubah) sangat dibutuhkan oleh hewan. Meningkatan suhu dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme.

 Contoh : Pisces. Contoh :Aves. Mammalia . Amfibi. Reptil  Homeoterm (hewan berdarah panas) Hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuhnya Hewan tsbt memiliki suhu tubuh berfluktuasi beberapa derajat.  Suhu tubuh hewan berfluktuasi sesuai dngan suhu lingkungannya.KLASIFIKASI PADA PENGATURAN SUHU  Poikiloterm (hewan berdarah dingin)  Tidak mampu mempertahankan suhu tubuhnya.

.Hewan homeoterm biasanya akan mempertahankan suhu tubuh yang tinggi dan tetap aktif pada suhu luar yang dingin maupun hangat. . Aktivitas hewan poikiloterm menjadi berkurang pada suhu yang menurun.

 Hewan tsb suhu tubuhnya diatur oleh produksi panas dari dalam tubuh. .  Endoterm  Hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuh yang tinggi dengan produksi panas dari dalam. yaitu :  Ektoterm Hewan yang bergantung pada sumber panas dari luar. terutama radiasi matahari. Hewan tsb suhu tubuhnya ditentukan dan dipengaruhi oleh suhu lingkungan.Pengelompokan hewan berdasarkan kemampuan memproduksi panas.

terdapat istilah hewan heteroterm  HETEROTERM adalah hewan yang dapat memiliki suhu tubuh tinggi dan dapat diatur.Selain endoterm dan ektoterm. namun pada saat lain lebih mendekati keadaan hewan berdarah dingin Hewan kelompok ini dapat memproduksi panas tetapi tidak dapat mempertahankan suhu tubuhnya pada kisaran suhu yang sempit. burung dan serangga terbang . Contoh : Mamalia kecil.

 Termoregulator Pengatur suhu Hewan yang mampu mengatur suhu tubuhnya hingga berbeda dengan suhu di lingkungan luar Co : mamalia dan burung . hewan dikelompokkan menjadi :  Termokonformer  Menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan  Mengambil panas dari lingkungan luar.Berdasarkan cara hewan dalam mengendalikan suhu tubuh.

INTERAKSI PERTUKARAN SUHU ANTARA HEWAN DAN LINGKUNGANNYA Ada 4 kemungkinan cara hewan bertukar panas dengan lingkungannya 1. Evaporasi . Radiasi 4. Konduksi 2. Konveksi 3.

. Mammalia mempunyai konduktivitas panas yang rendah Rambut dan bulu merupakan penghambat panas (insulator) yang efisien (tidak mudah mengeluarkan panas). Aves dan Mammalia akan melepaskan sejumlah kecil panas dari tubuh ke benda lain. Dengan kata lain.Panas akan mengalir mengikuti perbedaan suhu dari wilayah bersuhu tinggi rendah.

yaitu bagian yang dapat menyerap radiasi matahari Bagian tersebut adalah sumber perolehan panas Kulit dan bulu berwarna gelap akan menyerap lebih banyak radiasi daripada kulit dan bulu berwarna terang . rambut dan bulu hewan dapat dianggap sebagai black bodies.Hewan mampu menyerap radiasi Kulit.

melalui pengeluaran keringat manusia (keringat keringat akan menyerap kelebihan panas tbh keringat menguap suhu tubuh turun. -melalui saluran napas. terengah-engah burung dan anjing saat hewan yang bernapas di udara menghembuskan napas.Evaporasi sangat berperan pelepasan panas dari tubuh : dalam proses Contoh : . .

TERMOREGULASI PADA HEWAN  TERMOREGULASI HEWAN EKTOTERM 1. ektoterm terestrial TERMOREGULASI HEWAN ENDOTERM Termoregulasi melibatkan penyesuaian fisiologis dan perilaku . ektoterm akuatik 2.

Beberapa Serangga .TERMOREGULASI PADA HEWAN Ektoterm Poikiloterm -invertebrata -Pisces -Amfibi -Reptil Homeoterm homeoterm .Mammalia .Aves .

Lingkungan akuatik : suhu relatif stabil. buaya = evaporasi dg membuka mulut untuk menguapkan panas tubuh. katak = bersembunyi pada bongkahan batu. Termoregulasi Ektoterm Akuatik Contoh : (bila lingkungan panas) ikan = berenang ke dasar perairan. . 1. air sbg penyimpan panas yang baik. hewan harus dapat melepaskan panas tubuhnya.

. Termoregulasi Ektoterm Terestrial Lingkungan terestrial suhu berubah dengan variasi cukup besar hewan dapat maksimal dlm menyerap panas matahari Cara perolehan panas : mengubah warna permukaan tubuh (belalang. kumbang) o Cara melepaskan panas : .orientasi tubuh menjauhi sinar matahari.2.

Ektoterm Terestrial Hewan yang mendapat sebagian besar panas tubuhnya dari matahari. disebut helioterm Contoh = kadal diurnal Hewan yang tidak menyukai radiasi matahari disebut tigmoterm Contoh = kadal nokturnal .

katak) -Berkeringat -Melalui sal.napas (reptil. insecta) Mengubah organ metabolik agar dapat bekerja pada suhu tinggi (hewan gurun) Menambah zat terlarut ke dalam cairan tubuh untuk meningkatkan konsentrasi osmotik. Menambahkan protein (glikoprotein) angi beku ke dalam cairan tubuh (ikan Antartika) .Cara adaptasi hewan ektoterm thd suhu sangat panas dan suhu sangat dingin Adaptasi thd suhu sangat panas Adaptasi thd suhu sangat dingin -Kulit lembab (cacing.

Proses Pengendalian suhu tubuh MAmmalia .

Pengendalian suhu tubuh endoterm Komponen yang dibutuhkan : 1. Reseptor (termoreseptor) termoreseptor) 2. Efektor . Komparator (koordinator) koordinator) 3.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.