SILABUS Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Dosen Kode Dosen Dosen Kode Dosen Prasyarat Waktu

Perkuliahan : Seminar Bahasa Indonesia dan Pengajarannya : BIN 697 : 3 SKS : Prof. Dr. H. Ahmadslamet Hardja Sudjana, M.A., M.Sc. : 0267 : Prof. Dr. Kosadi Hidayat, M.Pd : 0267 : Setelah lulus mata kuliah Teori Bahasa/Struktur Bahasa Indonesia : Hari Jum’at Pukul 07.00-09.30 Ruang M3

I. TUJUAN MATA KULIAH Setelah menempuh mata kuliah ini diharapkan mampu menguasai : 1) materi kebahasaan (Linguistik) Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Wacana, Semantik, dan Linguistik Terapan (Applied Linguistic) sebagai bahan sajian seminar; dan 2) materi Linguistik Terapan (Applied Linguistic) (1) Pengajaran Bahasa, (2) Pragmatik, (3) Keterampilan Berbahasa, (4) Analisis Kebahasaan, dan (5) Penelitian Bahasa kesatu dan kedua sebagai bahan sajian seminar. II. DESKRIPSI MATA KULIAH Sosok mata kuliah ini menggambarkan Ilmu Bahasa (Linguistik) dan Ilmu Bahasa Terapan (Applied Linguistic) yang bersifat indisipliner antara ilmu bahasa, dan pengajaran untuk memecahkan masalah kebahasaan dan pengajarannya yang diaplikasikan dalam bahasa Indonesia dan pengajarannya. III.URAIAN POKOK BAHASAN SETIAP PERTEMUAN NO. PERTEMUA POKOK BAHASAN URUT N 1 Kesatu 1. Tujuan Mata Kuliah Seminar Bahasa dan Pengajarannya. 2. Ruang Lingkup Mata Kuliah ini meliputi Problematika Bahasa dan Pengajarannya dalam bidang 1) Fonologi Bahasa Indonesia dan Pengajarannya; 2) Morfologi Bahasa Indonesia dan Pengajarannya; 3) Sintaksis Bahasa Indonesia dan Pengajarannya; 4) Tata Wacana Bahasa dan Pengajarannya;

KETERANGAN

12) Kecenderungankecenderungan baru dalam bidang kebahasaan dan Pengajarannya. USA: Philadelphia. Jakarta: Erlangga. Linda. Parera. Hamied. 6) Pragmatik Bahasa Indonesia dan Pengajarannya. 3. Daniel. Kedua dan Asing. (1987) Linguistik Edukasional. 9) Pemerolehan Bahasa Kedua dan Bahasa Asing. Taylor. (1991) Bahasa Indonesia Deskripsi dan Teori. 11) Kamus besar Bahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Kecil dengan Acu Silang. Soejono. Action Research For Educational Change. Elliot. 10) Seleksi dan Gradasi Materi Pelajaran Bahasa. (1991). Cambridge. Jos. Jakarta: Arcan 1987. (1987) Proses Belajar Mengajar Bahasa. University Press. Yogyakarta: Kanisius. 7) Pendekatan dan Metode dalam Pengajaran Bahasa.F. 13) Penelitian Bahasa Kesatu.5) Semantik Bahasa Indonesia dan Pengajarannya. . Fuad Abdul. N. Sumber Acuan Dardjowidjodjo. Et Al. Alieva. John. 8) Keterampilan Berbahasa dan Pengajarannya. (1987) Linguistik: Teori dan Terapan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1990) Teaching and Learning Vocabulary.

Allen Harold. Bambang Kaswari. Djadjasudarma. Deiksis dalam Bahasa Indonesia. Bandung: UNPAS. (1983) System dan Struktur Bahasa Sunda.. Purwo. . T. New York. (1990). Kosadi. Linguistik dan Pengajaran Bahasa: Satu Ancangan Analisis Kontrastif ( Ke Arah Upaya Universal Riset). Jakarta: Depdikbud. B. Catalouging in Publication Data. Fatimah. Jakarta: Djambatan. New York: McGraw-Hill Inc. (2002). Juti. New York: Mcgraw-Hill International Book Company. Orientasi Aplikatif Kurikulum Bahasa Indonesia Berbasis Kompetensi. Lado. Robert. Language teaching A Scientific Approach.H. S.Depdikbud. The Language Teaching Matrix. Russell N. (1984). Teaching English as a Second Language.. Bandung: UPI. Jack C. R. Robins. (1997). (1998) Peningkatan Mutu dan Pemasyarakatan Penggunaan Bahasa Indonesia untuk Memperkukuh Jati Diri Bangsa dalam Era Globalisasi. (1964). Hidayat. Jakarta: Balai Pustaka. Richard. Muradi. Balai Pustaka. Campbell. (1998) Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.

Language Teaching Analysis. dan took buku. Vocabulary and Language Teaching. Francis. Mackey. Soejono (ed). Jakarta: Universitas Katolik Atmajaya. William Francis. Cambridge University Press. The Learner-Centred Curriculum. Nunan.Carter. Fahrady Hossein. Verbal Affixations in Indonesian: A Semantic Exploration. 5. (1998). (1978). 4. Sumber Acuan 1) Mackey. McCarthy Michael. Linguistik: Teoti dan Terapan. London: Longmans Group Ltd. 3) Tugas ubtuk bahan seminar pada pertemuan kedua dengan topic “Cakrawala Bahasa Indonesia dan Pengajarannya”. (1983). D. New York. 2) Dardjowidjodjo. London: W. Mackey. Hatch Evelyin. photo copy. Ronald. David. Evaluasi dan Tugas 1) Tugas Terstruktur 2) Pengadaan buku sumber yang diwajibkan melalui media internet. New York: Longman Group UK Limited. (1965). William. Tampubolon. . London Newbury House Published Inc. (1978). Research Design and Statistics Sor Applied Linguistics. (1982). Australia: Pacific Linguistics.F. (1998).P. perpustakaan.

9) Susunan Vokal pada Dwisuku. 2. Alieva. (1991). . Bahasa Indonesia:”deskripsi dan teori” Jogjakarta: Knisius. et. Evaluasi dan Tugas 1) Tugas terstruktur 2) Tugas untuk bahan seminar pada pertemuan ketiga denga topic “Problematika Fonologi Bahasa Indonesia dan Pengajarannya. Kuliah tatap muka. 4) Struktur Suku Kata dan Bentuk Lahir Satuan-Satuan Bermakna. 1) Struktur Fonologis dan Basis Artikulasi. New York: McGraw-Hill Inc 3) Mackey. 1. Alieva. 12) Beberapa Pola Melodi. William. 3. London: Longmans Group Ltd. Language teaching A Scientific Approach. Sumber Acuan : 1) N. Jogjakarta: Knisius. 5) Struktur Morfem Dwisuku. 7) Penyukuan. Seminar dan diskusi. 8) Struktur Kata Jadian. Tugas. et.F. Bahasa Indonesia: “Deskripsi dan Teori”. (1978). (1964). Problematika Fonologi Bahasa Indonesia dan Pengajarannya. Robert. Francis.F.al.” 3. 10) Pergeseran Irama. 6) Susunan Konsonan pada Dwisuku.2 Kedua N. 2.al (1991). 3) Pelafalan Kedaerahan. 2) Lado. 2) Masalah Ucapan baku. 3) 1. 11) Irama Frasa.

3 Ketiga 4 Keempat 4. 2) Uhlenbeck. 7) Numeralia. E. Tugas. 1. Kuliah tatap muka. 3) Urutan Kata dan Gatra. Jambatan.M. 6) Nomina. 1. Alieva. (1982). Kajian Morfologi Bahasa Jakarta: Jawa. 2) Kata Penuh. 2. 1) Khasiat tata Sintaksis Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia:”deskri psi dan teori” Jogjakarta: Knisius. 3) Depdikbud. Jakarta: Balai Pustaka. 8) Kata Kuantitas tak Tentu.al (1991). 9) Kata Ganti. 4) Verba Intransitif.F. 2. 3) Predikaif. et. 1) Sejarah Permasalahan Jenis kata dalam Bahasa Indonesia. 3. Seminar dan diskusi. Evaluasi dan Tugas 1) Tugas Terstruktur 2) Seminar “Problematika Fonologi bahasa Indonesia dan Pengajarannya” 3) Tugas untuk Bahan Seminar pada pertemuan keempat dengan topic “Problematika Morfologi Bahasa Indonesia dan Pengajarannya”. 3. 2) Batasan Satuan Sintaksis. Problematika Sintaksis Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia dan Pengajarannya. (1988). Sumber : 1) N. . 5) Verba Transitif. Problematika Morpologi Bahasa Indoesia dan Pengajarannya. Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia.

2) Depdikbud. Hans. Bahasa dan Indonesia:”deskripsi teori” Jogjakarta: Knisius. Alieva. 3) Tugas untuk bahan seminar pada pertemuan kelima dengan topic “Problematika Sintaksis Bahasa Indonesia dan Pengajarannya”. 3) Lapoliw. Yogyakarta: Knisius. .4) Kelompok Kata. et. 5) Kalimat. (1988).F. Jakarta: Balai Pustaka. 6) Kalimat Tunggal 7) Anggota-anggota Inti Kalimat 8) Sebutan 9) Konstruksi Aktif 10) Konstruksi Pasif 11) Pelengkap 12) Atribut 13) Penetapan 14) Keterangan 15) Kalimat Majemuk 16) Tipe-tipe Semantik dari Anak Kalimat 2. (1990). Evaluasi dan Tugas 1) Tugas Terstruktur 2) Seminar “Problematika Morfologi Bahasa Indonesia dan Pengajarannya”.al (1991). Klausa Pemerlengkapan dalam Bahasa Indonesia: Suatu Tinjauan Sintaktik dan Semantik. Sumber 1) N. Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia. 3. 4) Tugas membuat laporan buku yang diambil dari sumber Morfologi karangan Nida.

Theodore S. Padstow. 5) Edmonson. New York: Longman.5 Kelima 1. 3) Windowson. & Rodgers. New York: Cambridge. Basil. (1981). George. . Crownwall. Jakarta: Gramedia. Analisis Wacana. (1985). (1986). & Yule. (1996). Evaluasi dan Tugas 1) Seminar “Generative Transformational Syntax” 2) Tugas untuk bahan seminar pada pertemuan keenam dengan topic “Problematika Wacana Lisan Bahasa Indonesia Pengajarannya” 3. New York: Great Britain By T. Explorationsin Applied Linguistics New York: Oxford. 2. Problemaatika Wacana Lisan Bahasa Indonesia dan Pengajarannya 1) Bentuk dan Fungsi Bahasa 2) Peran Konteks dalam Penafsiran 3) Topik dan Realisasi Isi Wacana 4) Penahapan dan realisasi Struktur Wacana 5) Struktur Informasi 6) Sifat Referensi dalam Teks dan Wacana 7) Pertalian dalam Penafsiran Wacana. 4) Richards. Approaches and Methods in Language Teaching. Gilian. H. Willis. Spoken Discourse.J Press Ltd. 2) Blackwell. Sumber Acuan 1) Brown.G (1985). Discourse Semantics. Jack C.

6 Keenam 7 Ketujuh 1. (1974). 3. Sumber acuan 1) Lynson. 1. Introduction To Theoretical Linguisticks 2) Hurford. (1983). John. & Hesley Brendan. Evaluasi dan Tugas 1) Penyajian Seminar dengan topic “Problematika Wacana Lisan bahasa Indonesia dan Pengajarannya” 2) Bahan penyajian seminar untuk pertemuan ketujuh dengan topic “Struktur Semantik Bahasa Indonesia dan Pengajarannya”. . Problematika Pragmatik Bahasa Indonesia dan Pengajarannya. 1) Semantik: Asas-asas Umum (1) Semantik Tradisional (2) “Kebermaknaan” (3) Referensi dan Arti (4) Makna “Leksikal. (1971). (1995). Theori of Semantics. Gramatikal” 2) Struktur Semantik (1) Sinonim (2) Hiponim dan Inkompatibilitas (3) Anatomi. Semantics a Coursebook. Geoffrey. New York: Pinguin Books 4) Chomsky. Noam A. dan Kekosakakbalian (4) Analisis Komponen dan Semantik Semesta 2. New York: National Institute of Mental Health. Semantics. New York: Cambridge Universyty Press 3) Leech. Kekomplementeran. James R. Problematika Semantik Bahasa Indonesia dan Pengajarannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful