Anda di halaman 1dari 3

 KERANGKA

Tubuh disusun oleh lebih kurang 200 tulang yang berfungsi menyokong dan
melindungi jaringan lunak tubuh, sistem lokomosi dan pergerakan tubuh,
membentuk tubuh dan tempat perlekatan otot.
Kelompok Kerangka Ternak Potong :
1. Tulang-tulang Aksial (badan dan kepala): tl belakang, tl rusuk (costae/ribs),
sternum, tengkorak (cranium/skull)
2. Tulang-tulang Apendikular (anggota badan /ekstremitas)
A. Tl. anggota badan bag. depan (extremitas cranialis):scapula, humerus,
radius & ulna, carpus, metacarpus dan digiti
B. Tl. anggota badan bag. belakang (extremitas caudalis): pelvis (ilium, pubis &
sichium), femur, tibia & fibula, tarsus, metatarsus dan digiti
Berdasarkan bentuk tulang: Tulang panjang. Tulang pipih. Tulang pendek (persegi 4
atau cuboid). Tulang yg tidak beraturan (irregular)

 Pada hewan muda:


tulang panjang memiliki proporsi yang relatif lebih panjang, ramping, dan
halus dengan penonjolan (processus) yang tidak terlalu tinggi/besar

 Seiring dengan pertambahan umur proses penulangan) ossification tl.rawan


akan berlangsung shg tl akan menjadi keras.

 Pada hewan yang sudah sangat tua bahan-bahan organik akan menurun
sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah

 Proporsi tulang pada karkas sapi berkisar antara 12-28% tergantung pada
breed dan kondisi tubuhnya.

 Karkas yang baik memiliki prosentasi tulang sekitar 15%

 Proporsi tulang pd KARKAS sapi ± 12-28% tergantung pada breed dan


kondisi tubuhnya

 Karkas yang baik memiliki prosentase tulang sekitar 15%

 Prosentase tulang beberapa hewan:


pedet 50%
sapi remaja 25%
sapi dewasa 17-35%
babi 12-20%
ayam/unggas 8-17%
Anatomi tulang panjang: Medullary cavity. Endosteum. Marrow (sumsum).
Periosteum (membran luar)
Sumsum : Sumsum merah, Sumsum putih
Sumsum

 Sumsum pada fetus dan hewan yang baru saja lahir berfungsi utama untuk
menghasilkan darah sehingga berwarna merah

 Sumsum hewan dewasa semakin kaya lemak sehingga berwarna putih


kekuningan dan menyumbang 15% berat tulang. Sumsum pada epifise
umunya berwarna merah.

 Sumsum merah dapat ditemukan pula pada tulang rusuk, scapula, dan pedal
hewan dewasa
Persendian
Tipe

 Synarthroses : pengikat fibrin atau tulang rawabn atau campuran keduanya,


sendi kaku, tidak dapat bergerak contoh: sutura (tengkorak), syndesmosis
(metacarpal, antar tl.rusuk), synchondrosis (ventral os occipitalis
dgn os phenoid), symphisis (os mandibularis, os.pelvis), gomphosis
(gigi dgn rahang)

 Diarthroses: dihubungkan oleh ligamentum dalam ruang sendi (capsula


synovial), bergerak sendi sejati contoh: sendi bahu, siku,paha

 Amphiarthroses: dihubungkan oleh lempengan / piringan tulang rawan, fibrin


dan ligamentum contoh: sendi antar tulang punggung
Tulang belakang (columna vertebralis): Cervicalis (leher), thoracic (dada), lumbar
(pinggang), sacral (panggul), coccygeal (ekor)

• Tulang pada karkas juga dapat digunakan sebagai pedoman perkiraan umur
hewan selain gigi.
• Prinsipnya adalah proses penulangan (osifikasi) tl. rawan terutama pada
processus spinosus vertebrae thoracic 5 pertama

 Pada sapi :

 umur 0-3 tahun simfisis ischiopubic lunak

 umur di atas 3 tahun, osifikasi terjadi secara


cepat dan ischiopubic sudah keras

 Kambing:

 cempe (anak kambing), belahan sendi pada


keempat bubungan carpus terlihat seperti gergaji,
tonjolannya halus. Lembab, merah kongesti

 kambing tua, permukaan sendi tampak kasar,


   berpori, kering dan kemerahan
Fungsi hati:
1. Perombak dan pembentuk sdm
2. Suplai bilirubin ke duodenum
3. Menghasilkan protein plasma
4. Menghasilkan faktor pembentuk darah merah (protrombin dan
fibrinogen) dan heparin
5. Menhasilkan dan menyimpan glikogen dari protein dan lemak
6. Menghasilkan garam empedu
7. Mengatur gula darah
8. Detoksikasi racun
9. Deaminasi