A. NAMA MATAKULIAH: FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA Prof. Dr. Drs. Widodo, S.H., M.H. B.

TUJUAN UMUM PERKULIAHAN Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut. 1. Memahami konsep dasar filsafat ilmu, kedudukan, fokus, cakupan, tujuan dan fungsinya untuk dapat dijadikan landasan pemikiran, perencanaan dan pengembangan ilmu baik secara akademik maupun profesional. 2. Mampu memahami filsafat ilmu untuk mengembangkan diri sebagai ilmuwan maupun sebagai profesional dengan penggunaan alternatif metode penelitian, baik pendekatan kuantitatif dan kualitatif maupun perpaduan kedua-duanya dalam konsentrasi bidang studi yang menjadi minat utamanya dengan selalu menggunakan filsafat berfikir (logika). 3. Mampu menerapkan filsafat ilmu sebagai dasar pemikiran, perencanaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya sebagai landasan keilmuan yang dijiwai nilai-nilai ajaran agama dan nilai-nilai luhur budaya masyarakat Indonesia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara serta umat manusia dalam pemahaman dan perkembangan lingkungan dinamika global. C. MATERI MATAKULIAH FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA 1. PENGERTIAN FILSAFAT a. Pengertian filsafat b. Objek filsafat c. Metode Filsafat d. Ciri-Ciri Berfikir Filsafati e. Manfaat Filsafat f. Cabang-cabang filsafat

Pengertian filsafat ilmu b. DIMENSI KAJIAN FILSAFAT ILMU a. PENEMUAN KEBENARAN a. Objek filsafat ilmu c. c. Kenyataan atau fakta Kebenaran Konfirmasi Logika Inferensi Telaah konstruksi teori 4. SUBSTANSI FILSAFAT ILMU a. c. Pengertian Kebenaran Jenis-Jenis Kebenaran Ukuran Kebenaran Sifat Kebenaran Ciri-Ciri Ilmu Pengatahuan Pengelompokan Ilmu Pengatahuan Dimensi Ontologis Dimensi Epistomologis Dimensi Aksiologis ILMU PENGATAHUAN Pengertian Ilmu Pengetahuan Sejaran Perkembangan Ilmu . Ruang Lingkup Filsafat Ilmu d. c. d.g. b. Pengetahuan. c. d. Manfaat Mempelajari filsafat ilmu 3. 5. Pengetahuan d. filsafat. Sejarah dan Perkembangan filsafat ilmu e. e. 2. e. 6. PENGERTIAN FILSAFAT ILMU a. dan agama. b. b. Ilmu. b.

PENALARAN DAN KEBENARAN ILMIAH a. . PENGERTIAN DAN PERKATAAN a. c. c. c. b. g. Pengembangan teori dan alternatif metodologinya. Pengertian Logika Pengujian Jalan Pemikiran Induksi dan Deduksi 10. PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEORI a. b. Etika dalam Pengembangan Ilmu dan Teknologi Implikasi dan Implementasi Filsafat Ilmu dalam pengembangan Keilmuan di Indonesia. e. Sikap Ilmiah Problematika Etika Ilmu Pengetahuan Kaitan antara Ilmu dengan Nilai 9. ETIKA KEILMUAN A. b. c. Pengertian Penalaran Metode Imiah Kebenaran Ilmiah Silogisme Kategoris Proposisi Majemuk Silogisme Majemuk dan Dilema Sesat Pikir 8. f. Arti dan Luas Pengertian Penggolongan Kata-Kata dan Pengertiannya 11. B. f. b. C.e. Tujuh Teori Kebenaran Prinsip-prinsip Metodologi 7. d. Berpikir dan Bahasa Pengertian Kata dan Term Isi. d. KONSEPSI LOGIKA a.

1996 Imam Syafie. Reka Sarasin. Jakarta: Yayasan Obor. Jakarta: Gramedia. Yogyakarta. Filsafat Sebagai Ilmu Kritis. 1997 Conny R. Gilarso. dan Agama. Haryono Imam. Filsafat dan Ilmu Pengetahuan dalam Islam. 2000 __________________. 1997 Louis O. Logika. Epistemologi. 1982 Noeng Muhadjir. Bandung: Pustaka Grafika. 2007 W. Filsafat Ilmu sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan. T. Yogyakarta: UII Press. Jakarta: Bumi Aksara. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 2000 . Jakarta. Filsafat Pengetahuan. Sommers.D. Filsafat Ilmu Telaah Sistematis FungsionalKomparatif. Semiawan. 2009 Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat UGM. Qodir. Frans Magnis-Susenio. Analitis. dkk. 1988 Endang Saefuddin Anshari. Kattsoft. Filsafat Ilmu Sebuah Pengatart Populer. Suriasumantri. Ilmu. DISKUSI KELAS E. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya. Yogyakarta: Liberty. METODE PEMBELAJARAN: CERAMAH. Dialektis. 1988. KRITERIA PENILAIAN (sesuai dengan Peraturan Akademik Fakultas) E. Surabaya: Bina Ilmu. Dimensi Kreatif dalam Filsafat Ilmu. Poespoprodjo dan EK. 1992 Jujun S. Bandung: Remadja karya. 2006 2. (1982). Bandung: Alumni. Verhaak dan R. Filsafat. Yogyakarta: Kanisius. Pengantar Filsafat. Filsafat Ilmu Pengetahuan: Telaah atas Cara Kerja Ilmu-Ilmu. Ilmu dalam Perspektif. Logis. REFERENSI 1. Yogyakarta. Pengantar ke Filsafat Sains. 1989 Andi Hakim Nasution. Hadi Hardono. Kritis. Jakarta: Sinar Harapan. Utama C. 2001 M. Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia: Suatu Pengantar. Penunjang A. Litera Antar Nusa. Kanisius. Logika Ilmu Menalar: DasarDasar Berpikir Tertib. Surajiyo. Konsep Ilmu Pengetahuan.

Pengantar Epistemologi Islam. 2003 . Bandung: Mizan.Mulyadhi Kartanegara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful