Anda di halaman 1dari 4

c 




Teorema:
Misal f(x) adalah fungsi yang kontinu dan terintegralkan pada I = [a,b], dan F(x) sebarang
antiturunan pada I, maka
=
Contoh
1.
= (4- ½ .16) ± (2- ½ 4)
= -4 ± 0
= -4
2.
= ln (1+2) ± ln (1+1)
= ln 3 ± ln 2

3. , tidak dapat diselesaikan dengan teorem di atas karena integran


f(x) = tidak terdefinisi pada x = 1.

4. , tidak dapat diselesaikan dengan teorema di atas, karena integran


f(x) = tidak terdefinisi di x = 0

Dengan demikian tidak semua integral fungsi dapat diselesaikan dengan teorema dasar
kalkulus. Persoalan-persoalan integral seperti pada contoh 3 dan 4 dikategorikan sebagai
integral tidak wajar.
Bentuk disebut INTEGRAL TIDAK WAJAR jika:
a. Integran f(x) mempunyai sekurang-kurangnya satu titik yang tidak kontinu (diskontinu) di
[a,b], sehingga mengakibatkan f(x) tidak terdefinisi di titik tersebut.
Pada kasus ini teorema dasar kalkulus = F(b) ± F(a) tidak berlaku lagi.
Contoh
1) , f(x) tidak kontinu di batas atas x = 4 atau f(x) kontinu di [0,4)
2) , f(x) tidak kontinu di batas bawah x = 1 atau f(x) kontinu di (1,2]
3) , f(x) tidak kontinu di x = 2 [0,4] atau f(x) kontinu di [0,2) (2,4]

b. Batas integrasinya paling sedikit memuat satu tanda tak hingga


1) , integran f(x) memuat batas atas di x =
2) , integran f(x) memuat batas bawah di x = -
3) , integran f(x) memuat batas atas di x = dan batasa bawah di
x=-

Pada contoh a (1,2,3) adalah integral tak wajar dengan integran f(x) tidak kontinu dalam
batas-batas pengintegralan, sedangkan pada contoh b (1, 2, 3) adalah integral tak wajar
integran f(x) mempunyai batas di tak hingga ( ).
Integral tak wajar selesaiannya dibedakan menjadi Integral tak wajar dengan integran tidak
kontinu Integral tak wajar dengan batas integrasi di tak hingga.

4.2 Integral tak wajar dengan integran diskontinu


a. f(x) kontinu di [a,b) dan tidak kontinu di x = b
Karena f(x) tidak kontinu di x = b, maka sesuai dengan syarat dan definsi integral tertentu
integran harus ditunjukkan kontinu di x = b - ( ), sehingga

Karena batas atas x = b - ( x b ), maka


maka

Perhatikan beberapa contoh di bawah ini.


1. , f(x) tidak kontinu di batas atas x = 4, sehingga
=
= -2
= -2 ( )
= -2(0-2)
=4
Cara lain

=
=
= -2(0)+2(2)
=4

2. , f(x) = fungsi genap tidak kontinu di x = 2 dan x = -2, maka 2


=2
=2
=2(
=

3. , f(x) tidak kontinu di batas atas x = 4 sehingga diperoleh

= tidak berarti, karena mempunyai bentuk

b. f(x) kontinu di (a,b] dan tidak kontinu di x = a


Karena f(x) tidak kontinu di x = a, maka sesuai dengan syarat dan definsi integral tertentu
integrannya harus ditunjukkan kontinu di x = a + ( ), sehingga

Karena batas bawah x = a + ( x a ) maka dapat dinyatakan dalam bentuk lain:

Perhatikan beberapa contoh dibawah ini.


1.
=
=
= 6(1) ± 6(0)
=6
1. ,f(x) tidak kontinu di batas bawah x = 0 sehingga diperoleh:

=
=2±0
=2

2. , f(x) tidak kontinu di batas bawah x = 0


=
= (1.0-1) ±(0-0)
= -1

c. f(x) kontinu di [a,c) (c,b] dan tidak kontinu di x = c


Karena f(x) tidak terdefinisi di x = c, maka sesuai dengan syarat dan definsi integral tertentu
integrannya harus ditunjukkan kontinu di x = c + dan x = c - ( ), sehingga

=+
Dapat juga dinyatakan dengan
+

Perhatikan beberapa contoh dibawah ini.


1. , f(x) tidak kontinu di x = 1, sehingga diperoleh
, berdasarkan contoh sebelumnya didapat:

=
=
=

2. f(x) tidak kontinu di x = 0, sehingga diperoleh

=
=
=-
=

3. , f(x) diskontinu di x = 0, sehingga diperoleh:


=+
=
=
= tidak berarti karena memuat bentuk

A. Integral tak wajar dengan batas tak hingga


Bentuk integral tak wajar dengan batas tak hingga jika sekurang-kurangnya batas-batas
integrasinya memuat tak hingga. Selesaiannya berbeda dengan integral tak wajar yang
integrannya tidak kontinu di salah satu batas intergrasinya.
a. Intergral tak wajar dengan batas atas x = .
Selesaiannya cukup dengan mengganti batas atas dengan sebarang variable dimana variable
tersebut mendekati tak hingga. Dengan demikian integral tak wajar dengan batas atas tak
hingga mempunyai selesaian berbentuk.

Perhatikan contoh berikut ini


1.
=
=
=
= ( ½ . - ½ .0)
=
2. =
=
=
=1

b. Integral tak wajar dengan batas bawah di x = -


Selesaiannya cukup dengan mengganti batas bawah dengan sebarang variable dimana
variable tersebut mendekati (negative) tak hingga. Dengan demikian integral tak wajar
dengan batas bawah tak hingga mempunyai selesaian:

Perhatikan contoh berikut ini:


1. dx =
=
=½-0

2.
=
=
=0+

?