Anda di halaman 1dari 12

TUGAS MAKALAH

Internet/ Intranet

“ Protokol – Protokol Internet ”

Disusun oleh:

1. Vega yanuar (123060048)


2. Doni Tri Prasetyo (123060117)
3. Arfan Yunanto (123060125)
4. Endry Cahya Insani (123060138)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
YOGYAKARTA
2009

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


DAFTAR ISI

PENDAHULUAN…………………………………………………………….. I

PEMBAHASAN………………………………………………………………. II

KESIMPULAN………………………………………………………………... III

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………….. IV

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


BAB I

PENDAHULUAN

Dalam suatu jaringan komputer, terjadi sebuah proses komunikasi antar entitas
atau perangkat yang berlainan sistemnya. Entitas atau perangkat ini adalah segala
sesuatu yang mampu menerima dan mengirim. Untuk berkomunikasi mengirim dan
menerima antara dua entitas dibutuhkan pengertian di antara dua belah pihak.
Pengertian inilah yang dapat dikatakan sebagai PROTOKOL.
Sehingga protokol merupakan himpunan dari rule, aturan, tata cara yang mengatur
komunikasi data. Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan
kapan akan terjadinya komunikasi

Lantas apa yang dimaksud dengan protokol?


Protokol merupakan sebuah rule, prosedur dan pengaturan sejumlah operasi
peralatan komunikasi data, dalam komunikasi data, aturan-aturan meliputi cara
membuka hubungan, mengirim paket data, menginformasi jumlah data yang diterima,
dan meneruskan pengiriman data.

Beberapa protokol komunikasi telah dikembangkan untuk membentuk jaringan


komputer. Kompetisi antar perusahaan komputer seperti DEC, IBM dll. melahirkan
berbagai standar jaringan komputer. Hal ini terkadang menimbulkan masalah terutama
jika akan melakukan interkoneksi antar berbagai jenis komputer dalam wilayah yang
luas dan besar.

Pada tahun 70-an Department of Defence(DoD) di Amerika Serikat memelopori


pengembangan protokol jaringan komputer yang sama sekali tidak terikat pada jenis
komputer maupun media yang digunakan. Protokol yang dikembangkan diberi nama
InterNet Protokol dan Transmission Control Protokol atau biasa disingkat TCP/IP.
Berbagai protokol tambahan kemudian dikembangkan untuk mengatasi jaringan TCP/IP.
Jaringan komputer yang menggunakan TCP/IP kini lebih dikenal sebagai jaringan
Internet.

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


Elemen-elemen penting yang ada pada protokol adalah:
syntax, semantics, dan timing

 Syntax mengacu pada struktur ataupun format data, yang mana dalam urutan
tampilannya memiliki makna tersendiri.
 Sematics mengacu pada maksud setiap section bit, dengan kata lain adalah
bagaimana bit-bit tersebut dapat terpola untuk dapat diterjemahkan
 Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan
seberapa cepat data tersebut dikirim

Secara umum fungsi protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan
penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan
dengan baik dan benar dengan kehandalan yang tinggi.
1. Fragmentasi dan Reassembly
fungsi dari fragmentasi dan reassembly adalah membagi informasi yang dikirim
menjadi beberapa paket data pada saat pengirim mengirimkan informasi tadi dan
setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan menjadi paket berita
yang utuh
2. Encaptulation
fungsi dari enkapsulasi adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan
address, kode-kode koreksi dan lain-lain
3. Connection control
fungsi dari connection control adalah membangun hubungan komunikasi antara
transmitter dan receiver
4. Flow control
fungsinya adalah mengatur perjalanan data dari transmitter menuju receiver
5. Error control
dalam perngiriman data tak lepas dari sebuah kesalahan, baik itu dalam proses
pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah
mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


6. Transmission service
fungsi dari transmission service ini sendiri adalah memberi sebuah pelayanan
komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritasdan keamanan serta
perlindungan data.

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


BAB II
PEMBAHASAN

Secara umum lapisan protokol dalam jaringan dapat dibagi menjadi atas tujuh
lapisan/layer. Lapisan ini biasa juga disebut sebagai lapisan model OSI, seperti pada
gambar berikut ini:

Application

Presentation

Session

Transport

Network

Data Link

Physical

Masing masing lapisan/layer mempunyai fungsi masing-masing tergantung antara


satu dengan yang lainnya serta mempunyai protokol-protokol yang bekerja pada layer
tertentu. Hanya saja lapisan model OSI ini tidak menjelaskan bagaimana protokol-
protokol yang ada pada layer tersebut, tetapi hanya menjelaskan fungsi dari layer-layer
tersebut.
Sedangkan model yang menjelaskan fungsi dari protokol-protokol itu sendiri ada dalam
model TCP/IP, seperti pada gambar berikut ini:

Application
Transport
Internet
Network Access

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


TCP/IP sendiri dikembangkan sebelum model OSI ada. Tetapi lapisan-lapisan
pada TCP/IP tidak seluruhnya sama dengan lapisan-lapisan OSI. Protokol TCP/IP terdiri
atas empat lapisan saja, Network Access, Internet, Transport, dan Application. Pada
TCP/IP ini mencakup 3 lapisan OSI teratas, yakni Application, Presentation, dan
Session, serta mencakup 2 lapisan OSI terbawah, yakni Data Link dan Physical.

Network Access(Physical dan Data link layer pada model OSI)


Pada lapisan ini TCP/IP tidak mendefinisikan protokol yang spesifik. Artinya TCP/IP
mendukung semua standar dan proprietary protokol lain. Adapun beberapa protokol –
protokol pada model OSI adalah sebagai berikut :
 PPP(Point to Point Protokol) merupakan protokol yang digunakan untuk Point to
Point pada suatu network.
 SLIP(Serial Line Interenet Protokol) merupakan protokol yang digunakan untuk
sambungan serial.
dan beberapa protokol lainnya lagi.

Internet Layer(Network layer pada model OSI)


Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung oleh protokol-protokol
lainnya, yakni sebagai berikut:

 IP (Internetworking Protocol)
merupakan sebuah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP. IP disebut
juga unreliable dan connectionless datagram protocol-a best effort delivery
service. IP mentransportasikan data dalam paket-paket yang disebut datagram.
 ARP (Address Resolution Protocol)
merupakan protokol yang digunakan untuk menyesuaikan/mengetahui alamat IP
berdasarkan alamat fisik(Physical Address) dari sebuah komputer.
 RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
merupakan kebalikan dari ARP(Address Resolution Protokol) yakni mengetahui

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


physical address melalui alamat IP.

 ICMP (Internet Control Message Protocol)


merupakan sebuah mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host dan gateway
untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah kepada host
pengirim.
 IGMP (Internet Group Message Protocol)
digunakan untuk memfasilitasi transmisi message yang simultan kepada
kelompok/group penerima.

Transport Layer( Transpot layer pada model OSI)


Terdapat 2 protokol utama pada layer ini, yakni:
 TCP (Transmission Control Protocol)
TCP menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi. TCP juga
dapat dikatakan protokol transport untuk steram yang realiable. Dalam konteks ini
artinya TCP bermakna connection-oriented, dengan kata lain: koneksi end to end
harus dibangun dulu di kedua ujung terminal sebelum kedua ujung terminal
mengirimkan data.
 UDP (User Datagram Protocol)
UDP merupakan protokol connectionless dan process-to-process yang
menambahkan hanya alamat port, cheksum error control, dan panjang iformasi
data dari lapisan di atasnya.

Application Layer (Application, Presentation, dan Session pada model OSI)


Terdapat berbagai macam protokol pada layer ini, yakni:
 HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
Merupakan protokol yang digunakan untuk transfer sebuah web dari sebuah web
server menuju web client melalui web browser, HTTP mempunyai suatu metode

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


untuk mengamankan sebuah URL pada protokol ini, yakni HTTPS (HyperText
Transfer Protocol over Secure Socket Layer). HTTPS bukan merupakan protokol.
 DNS (Domain Name System)
Merupakan protokol yang digunakan memberikan suatu nama domain pada
sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
 DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Merupakan protokol yang digunakan untuk distribusi IP pada suatu jaringan
dengan jumlah IP terbatas pada network yang akan digunakan.
 FTP (File Transfer Protocol)
Adalah protokol yang digunakan untuk transfer file dari suatu server kepada
suatu client dengan command “put” dan “get” dalam proses transfer file.
 POP3 (Post Office Protocol)
POP adalah suatu protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail
transfer agent/mail delivery agent, pada protokol ini sebuah mail akan di
download ke dalam jaringan lokal.
 IMAP (Internet Message Access Protocol)
Adalah protokol yang mempunyai fungsi yang sama dengan POP, yakni
mengambil mail dari suatu mail transfer agent/mail delivery agent, hanya saja bila
pada IMAP mail yang ada tidak di download dari suatu server, melainkan tetap
ada pada server itu sendiri.
 MIME (Multipurpose Internet Mail Exension)
Merupakan protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk
teks.
 SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Adalah suatu protokol yang berguna untuk mengirimkan suatu mail kepada mail
client lain melalui perantara mail server.
 SMB (Server Message Block)
Protokol yang berguna untuk transfer berbagai server file DOS dan windows.
 Telnet
Adalah protokol yang berguna untuk access remote login ke suatu host, dalam
telnet tidak ada metode enkripsi, sehingga semua data berjalan secara plain text.

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


 SSH (Secure Shell)
Serupa dengan Telnet, access remote login ke suatu host, tetapi SSH memiliki
tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan telnet, yakni mendukung
enkripsi data.
 NNTP (Network News Transfer Protocol)
Merupakan suatu protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim
newsgroup.
 SNMP (Simple Network Management Protocol)
Yakni merupakan protokol yang digunakan dalam suatu management jaringan.

Dan masih terdapat banyak protokol lainnya lagi.

Semua protokol-protokol itu bekerja dengan fungsinya masing-masing, dan pada


layer layer tertentu pula. Sehingga suatu jaringan komputer telah mempunyai peranan
yang kuat dalam membangun suatu koneksi antar end-device to end-device ataupun
kepada intermediary device sekalipun.

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


BAB III
KESIMPULAN

Banyaknya protokol komunikasi yang telah dikembangkan untuk membentuk


jaringan komputer, sehingga dapat berintaksi antar satu komputer dengan komputer
yang lainnya dan dengan komputer lainnya lagi sehingga membentuk kumpulan yang
disebut INTERNET. Karena fungsi dari protokol lah semua node yang berada di jaringan
dapat berkomunikasi satu sama lain.

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet


DAFTAR PUSTAKA

Mario, Tommi, Poltak, Tuntunan Praktis Menguasai Jaringan komputer, Edisi Pertama,
ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006.

Yani, Ahmad, Panduan Membangun Jaringan Komputer, Cetakan keempat(revisi) ,


KAWAN PUSTAKA, PT Kawan Pustaka, Jakarta, 2008.

Graziani, Rick, Networking Fundamentals, cabrillo college, graziani@cabrillo.edu, Last


Updated: 4/27/2008.

Copyright @ 2009 Tugas Mk. Internet/ Intranet