Anda di halaman 1dari 2

PRATIKUM PENDENGARAN

1. Apa yg dimaksud dgn hantaran tulang & hantaran udara?

2. Apa tujuan pemeriksaan pendengaran dengan penala ?

Pendengaran adalah persepsi saraf mengenai energi suara. Gelombang suara


adalah getaran udara yang merambat dan terdiri dari daerah-daerah bertekanan
tinggi karena kompresi (pemampatan) molekul udara yang berselang-seling dengan
daerah-daerah bertekanan rendah karena penjarangan molekul tersebut. Setiap
alat yang mampu menghasilkan pola gangguan molekul udara seperti itu adalah
sumber suara.
Sebagai contoh sederhana adalah penala. Sewaktu dipukulkan gigi penala tersebut
bergetar. Ketika gigi penala bergerak ke satu arah, molekul-molekul udara di
depannya terdorong bersama atau tertekan, sehingga terjadi peningkatan tekanan
di daerah ini. secara bersamaan, molekul-molekul udara di belakang gigi penala
menyebar atau mengalami penjarangan sewaktu gigi bergerak ke depan sehingga
terjadi penurunan tekanan di daerah ini. Pada saat gigi penala bergerak kea rah
yang berlawanan, tercipta gelombang pemampatan dan penjarangan yang
berlawanan.
Walaupun setiap molekul udara bergerak hanya pada jarak pendek sesuai getaran
penala, gelombang pemampatan dan penjarangan yang berganti-ganti tersebut
menyebar dalam jarak yang cukup jauh seperti riak air. Molekul-molekul udara
yang terganggu akan mengganggu molekul-molekul lain di dekatnya, sehingga
tercipta daerah baru penekanan dan pengembangan, demikian seterusnya.

3. Apa yg dimaksud dgn lateralisasi, bagaimana mekanisme lateralisasi ?

Apa yang dimaksud dengan Lateralisasi :


Lateralisasi didefinisikan sebagai perkembangan dominansi antara bagian tubuh
kanan dan kiri (mata, telinga, tangan dan tungkai) serta perkembangan dari pusat-
pusat khusus dan fungsi dari hemisfer otak kanan dan kiri.

Bagaimana mekanisme lateralisasi :

4. Apa yg dimaksud dgn schwabach memendek & memanjang ?

schwabach memendek; Dengunan Penala setelah dinyatakan berhenti oleh o.p


(pasien) masih bisa didengar oleh si pemeriksa maka hasil pemeriksaan adalah
schwabach memendek.
schwabach memanjang : Dengunan Penala setelah dinyatakan berhenti oleh
pemeriksa masih dapat didengar oleh O.P (pasien) maka hasil pemeriksaan adalah
schwabach memanjang.

5. Bila seseorang memiliki gambaran : Mengeluh tuli pada telinga kanan, rinne negatif,
weber lateralisasi ke telinga kanan,schwabach memanjang, orang tsb kemungkinan
mengalami tuli apa ? Terangkan alasan saudara dgn menganalisa pemeriksaan satu per
satu !!
6. Di bagian mana saja dari telinga, kemungkinan terjadi gangguan pensengaran tsb ??
7. Seseorang mengeluh tuli pada ke2 telinga, hasil pemeriksaan penala : Rinne kanan
positif kiri negatif, Weber lateralisasi ke telinga kiri, Schwabach kanan memendek kiri
memanjang, orang tsb kemungkinan mengalami tuli apa ? Mengapa ? Terangkan melalui
analisa tiap pemeriksaan)
8. Di bagian mana saja fari telinga, kemungkinan terjadi gangguan tersebut?

PRATIKUM PENGLIHATAN

1. Apakah dasar pembuatan optotip snellen ?


2. Seandainya seseorang hanya mampu melihat membaca lancar (tanpa kesalahan)
sampai baris huruf dengan tanda 30Ft/9.14m, berapa visus mata orang tsb ?
3. Bila naracoba memiliki visus 6/6 apakah dipastikan ia memiliki visus normal
(emetrop) ? Mengapa demikian ?
4. Bila jawaban 3a tidak, apa yg seharusnya di periksa kemudian ? Bagaimna caranya?
5. Bila mata difokuskan ke 1 titik sumber cahaya, bayangannya jatuh di mana ? mengapa
tempat tsb menjadi pusat tajam penglihatan ?
6. Apa yg di maksud dgn refleks pupil langsung ?
7. Apa yg di maksud refleks pupil konsensuil ? mengapa demikian ? (mekanisme)
8. Terangkan macam2 mekanisme akomodasi !!
9. Satu kasus, luas lapangan pandang mata kanan hilang separuh pada bagian lateral, apa
yg kamu pikirkan ? terangakn melalui skema perjalanan n. II.