Akibat Yayasan Amalillah Tipu Masyarakat Nias Milyaran Rupiah

Posted by Redaksi on Juni 10, 2010 · Leave a Comment NIAS UTARA ( Berita ): Ribuan masyarakat Kabupaten Nias Utara menjadi korban penipuan Yayasan Amallillah diperkirakan mencapai milyaran rupiah yang mengimin-ngiminkan akan diberikan uang bantuan tunai sebesar Rp 5.000.000/orang dengan syarat memberikan semua data serta uang administrasi secara berfariasi antara Rp 50.000- Rp 200.000/orang bahkan di daerah Sarambau Kecamatan Tuhemberua Rp 500.000/orang yang dilakukan pada bulan Januari 2007 lalu. Salah seorang diantara korban menceritakan kepada wartawan bahwa pada awalnya koordinator Yayasan Amallillah atas nama EG yang saat ini sebagai Sekcam di Kecamatan Tuhemberua menawarkan kepada kami apabila mau mendapatkan modal usaha sebesar Rp 5.000.000/orang dengan syarat harus mendaftarkan diri kepada Yayasan Amallillah melalui Saya dengan melengkapi berkas identitas diri seperti KTP, Pasphoto, dan uang pendaftaran sebesar Rp 200.000/orang dan setelah terpenuhi syarat tersebut baru diberikan Kartu Pendaftaran Makmum dari Yayasan Amallillah dimana kartu tersebut ditandatangani KA. KAN. PPUK-021 Suryati Iswandari, Pimpinan cabang D-2692 Ikhlas Caniago A.Ma, Koordinator Nias Utara Edison Gea. Dijelaskannya bagi yang telah mendapat Kartu Pendaftaran Makmum dari Yayasan Amallillah tersebut bebas mengambil dimana saja Bank dengan nilai uangnya sebesar Rp 5.000.000/orang. Namun, tapi sangat disayangkan kami mencoba mencairkan uang tersebut ke beberapa Bank di Kota Gunungsitoli, ternyata kartu dari Yayasan Amallillah tidak di layani oleh salah satu Bank pun sehingga kami merasa kecewa terhadap Koordinator Yayasan Amallillah untuk wilayah Nias Utara yang secara langsung mengutip uang kepada kami. Ujar salah seorang korban. Untuk itu kami minta kepada pihak penegak hukum agar segera menangkap kroni-kroninya Yayasan Amallillah yang sengaja menipu kami masyarakat kecil sementara koordinator yayasan Amalillah saat ini menjabat sebagai Sekcam di kantor Camat Tuhemberua. Tidak ada perhatianya. Koordinator Yayasan Amallillah wilayah Nias Utara EG yang ditemui wartawan diruang kerjannya di kantor Camat Tuhemberua Jum’at (04/05) mengatakan kami hanya sebagai penerus amanat dari atasan kami untuk merekrut anggota Yayasan Amallillah tersebut dan bahkan bukan hanya di daerah Nias ada korbannya juga didaerah lainnya. Dijelaskannya awal tahun 2006 diberitahu saya oleh salah seorang teman Saya an. Ikhlas Caniago bahwa ada bantuan berupa uang dari Yayasan Amallillah dengan syarat menyerahkan sejumlah berkas berupa identitas dan uang administrasi. Dan pada tahun 2007 Saya dihunjuk sebagai koordiantor untuk wilayah Nias Utara karena Saya berhasil merekrut cukup banyak anggota hingga 500_an.

Ketika ditanya berapa uang administrasinya? Ianya menjawab “kalau uang admistrasinya saya tidak mau sebut yang penting ada dan itu tidak ada keterikatan kami/kwintasi” yang penting apabila berhasil maka dijanjikan kepada kami bantuan uang awalnya Rp 2.500.000 dan berikutnya dijanjikan Rp 3.500.000. dan uang administrasi itu sebagian Saya serahkan kepada saudara Ikhlas Caniago sebagai Pimpinan Cabang D-2692. Kasat Reskrim Polres Nias AKP Etniel Hulu, SH yang dikonfirmasi wartawan senin (07/06) mengatakan kalau ada laporan masyarakat tentang kasus itu maka kita akan proses sesuai dengan hokum yang berlaku.(usm) Pengurus Yayasan Amalillah Ditangkap Tags: yayasan amalilah Berita HOT: Ancaman NII PT Diminta Waspadai Mahasiswa Terlibat NII Sekolah Rusak SMPN 273 Kondisinya Memprihatinkan Susu Berbakteri IPB Tetap Tolak Umumkan Merk Susu Pemulangan TKI Langsung Dipulangkan ke Daerah Asal Osama Bin Laden Tewas Bukti Jasad Osama Belum Dirilis indosiar.com, Tangerang - Aparat Polres Tangerang Rabu (09/08/06) kemarin, menahan 3 pengurus yayasan Amalilah yang diduga telah melakukan penipuan terhadap ribuan orang. Namun mereka tetap membantah bahwa yayasannya melakukan penipuan, karena dana yang dijanjikan akan tetap dicairkan. Ketiga pengurus yayasan Amalilah yang ditahan masing-masing Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tangerang Eko Suryono, Ketua DPC Kodir dan Bendahara Nurzaman. Kasat Reskrim Polres Tangerang AKP Adek Yudiswan mengatakan, penahanan ketiga pengurus Yayasan Amalilah dilakukan untuk meredam keresahan warga yang menjadi korban penipuan Yayasan Amalilah. Karena hingga kini para korban masih menantikan pencairan dana bantuan yang dijanjikan pengurus yayasan sebesar 15 juta sampai 30 juta rupiah perorang. Kasus ini berawal tahun 2002 ketika yayasan menyatakan mendapatkan bantuan dari sebuah negara Eropa untuk warga miskin dan panti jompo. Mereka yang ingin mendapat bantuan harus mendaftar dan dikenakan biaya sebesar 15 ribu hingga 30 ribu rupiah. Dana tersebut dijanjikan akan cair pada tanggal 27 Juni 2006, namun hingga kini dana tersebut belum cair. Ketua DPC Yayasan Amalilah Tangerang Eko Suryono membantah kalau yayasannya dikatakan menipu. Menariknya, Suryono mengaku tidak mengenal Ketua DPP Yayasan Amalilah Raden Ayon Suharis Restuningrat. Namun Suryono percaya uang yang dijanjikan yayasan tetap akan cair. (Tim Liputan/Sup)

Prof. Selain itu. Hatta menilai.memang benar kebathilan terstruktur mampu mengalahkan kebenaran. aparat penegak hukum perlu lebih tanggap dan mau memberikan informasi kepada masyarakat.. Hatta kepada wartawan di Medan kemarin mengatakan. segera berkoordinasi terhadap masyarakat di seluruh Nias.. Dia mengimbau umat Islam jangan mudah terkecoh dengan janji dan iming-iming tidak jelas. Sebab kata dia.dengan kantor pusat di jati makmur pondok gede bekasi. nampaknya lebih mudah dipercaya umat. Di samping itu. DR HM Hatta menyesalkan adanya yayasan berdalih membantu umat Islam yang lebih dahulu menarik bayaran. agar kejadian serupa tidak terulangi.yang ini cukup oke.kecamatan.begitu jelas terlihat kerusakan yang di timbulkan.ayo bergerak berantas kebathilan sekarang juga regonggo 5 months ago Reply • dasar bunggggggggggggggullllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll kinanis 1 year ago • mohon minta video tentang penipuan amalillah versi terbaru. Apalagi dengan dalih sumbangan sedikit akan mendapatkan bantuan lebih besar. . tindakan membawa nama yayasan yang sekilas seperti milik umat Islam ini. Demikian tanggapannya terhadap yayasan Amalillah yang sekarang meresahkan masyarakat di Gunungsitoli. Suggestions MUI Sesalkan Yayasan Berdalih Membantu Kaum Muslimin 21 April.. 2007 20 Apr 07 23:57 WIB Medan.!! trims adinmarscell 2 years ago View all Comments » Loading.tapi anehnya aparat terkait mulai dari kelurahan.kepolisian semua tutup mata ada apa gerangan. WASPADA Online Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Medan.• yayasan amalillah penipuan berjenjang yang menghirup uang rakyat tak terbilang jumlahnya. seharusnya masyarakat cepat menindaklanjuti hal ini kepada pihak berwajib. di situlah pintarnya mereka merekrut orang sekitar untuk bergabung sebagai tenaga keamanan.

Jika yayasan ini tidak benar. khususnya masyarakat Kabupaten Batu Bara.824 Sudah bertahun-tahun Yayasan Amalillah hanya memberikan janji-janji kepada masyarakat.” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. yayasan yang berkantor pusat di kawasan Pondok Gede Kota Bekasi tersebut lepas tangan dan tidak bisa mengembalikan uang milik nasabah. “Dan terhitung sejak Kamis malam. BANDUNG – Ketua Yayasan Amalilah (YA) berinisial RASR dan seorang pengurus lainnya berinisial MD diamankan Satuan Operasional I Direktorat Reserse Kriminal (Sat. Ops. yaitu penipuan keberangkatan haji dengan korban ratusan orang. “Kasus dugaan penipuan yayasan itu yang baru kami sidik. yang benar adalah banyak bekerja banyak imbalan. bakal dibantu Rp3. masyarakat tetap saja percaya.terpancingnya umat Islam membayar uang muka Rp50. hingga saat ini tidak juga. Dan pihak berwajib diharapkan memberikan dukungan dengan memproses laporan ini. Para korban yang sudah membayar hingga Rp 30 juta dijanjikan untuk berangkat haji pada 2007. 17 Maret lalu. Ketika ditagih. 1 AKBP Nurullah. Ia dibawa ke Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan yang mengatasnamakan yayasan pimpinannya. “SUDAH MAU KELUAR! SUDAH MAU KELUAR!” Namun tak kunjung keluar. Rabu (16/4) lalu di sebuah daerah di Bogor. (A128/A-153)*** . Kian hari makin banyak yang mendaftar. status RASR dan MD dinaikkan menjadi tersangka.000 karena masih membudayanya kerja sedikit imbalan banyak.(h04) (wns) Artikel Terkait • • • • • • • Info Bara Info Sumut Nasional Info Manca Tekno Sport Lowongan/B. Padahal dimana-mana. Bila merasa dirugikan cepat laporkan kepada pihak berwajib.000. Kedua tersangka dijerat Pasal 372 dan 378 KUH Pidana tentang Penipuan dan Penggelapan. Jumat (18/4) malam. Pemerintah harus tegas dalam hal ini. 21 April 2008 by batubaranews 1. Siswa RSS Subscribe: RSS feed BatubaraNews Info-Info MEMBARA !! Ketua Yayasan Amalilah Ditangkap Posted on Senin. Ari Dono Sukamto dan Kasat Ops. Setelah diperiksa selama 24 jam. bernilai miliaran rupiah. Selalu katanya. didampingi Direskrim Polda Jabar Kombes Pol. maka harus ditindak segera. Total uang yang berhasil diraup yayasan itu Rp 1. Dade Achmad.3 miliar. kedua tersangka dijebloskan ke tahanan Mapolda Jabar karena diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan kepada anggota yayasan. I Ditreskrim) Polda Jabar. Karena itu.” katanya. diperlukan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan penegak hukum. Namun. Herannya.000.

Blanko yang sudah diperjualbelikan mencapai 100 lembar lebih. Tapi ketika warga meminta pernyataan tertulis. Sedangkan NDA ditanyai darimana mendapatkan blanko KTP mengatakan. JA. yang mereka ketahui sebagai koordinator cabang berinisial NDA sekira pukul 10.00 WIB. sampai kini yang mendaftar sebagai calon penerima bantuan mencapai 30 ribu orang. meski sudah melewati batas waktu dijanjikan. kedua pengurus perwakilan Yayasan Amalillah memberi janji dana bantuan sosial segera cair. Setelah JA datang. 2007 19 Apr 07 14:40 WIB Gunungsitoli. berbondong-bondong mendatangi rumah NDA yang berada didepan Mapolres Nias. janji yayasan memberi Rp3 juta per anggota yang sudah mendaftar belum juga jelas. Hal itu dikarenakan. Diakuinya. uang masyarakat yang sudah dihimpun mencapai Rp1. “Kalau keberadaan yayasan itu legal dan ingin membantu masyarakat. Kepada warga. tentang dugaan pungutan liar dan penipuan dilakukan pengurus Yayasan Amalillah. segera datang ke rumahnya. S.Ip menyayangkan sikap Polres Nias tidak merespon pengaduan masyarakat. meminta uang yang pernah disetor sebesar Rp50 ribu sebagai uang administrasi dikembalikan. JA ditanya wartawan mengatakan. Alizar Zai. Wakil Ketua PMK Nias. kedua pengurus itu tidak bersedia. dari staf kantor lurah Pasar Gunungsitoli bermarga Ndruru. tidak dapat mengembalikan uang warga pada saat itu karena sudah disetor kepada pimpinan yayasan. mengapa tidak dilapor ke instansi terkait seperti Kesbang Linmas. Tapi NDA tidak berani keluar rumah.Sumber : pikiran-rakyat. Koordinator Cabang Yayasan Amalillah. dia menghubungi koordinator cabang lainnya.5 miliar.” tanyanya. Selasa (17/4). baru NDA berani keluar rumah menemui warga. Selain uang administrasi. bahwa anggota yang sudah mendaftar mencapai 30 ribu orang kali Rp50 ribu. Dihitung-hitung sesuai keterangan pengurus yayasan. WASPADA Online Warga Nias beramai-ramai mendatangi rumah seorang pengurus Yayasan Amalillah. perwakilan Yayasan Amalillah mempunyai sembilan koordinator cabang meliputi Nias dan Nisel.com Baca juga di melayubertuah dan di asahannews ! Warga Datangi Rumah Pengurus Yayasan Amalillah 20 April. mereka juga meminta dikembalikan uang blanko KTP yang diperjual belikan kepada calon anggota Rp25 ribu per lembar. namun warga tetap mendesak agar uang mereka saat itu juga dikembalikan. Istri NDA mencoba memberi penjelasan bahwa dana bantuan akan segera dicairkan 2007 ini. Melati Gunungsitoli. sembari mengatakan. Warga rata-rata dari keluarga kurang mampu. Karena terus didesak. Puluhan warga mendatangi rumah di Jl.(cbj) (wns) .

1 SR • Giliran Briptu Norman Hibur Rekan-rekannya • Serangan Ulat Bulu Sampai ke Bekasi • Hiu Tutul Jadi Tontonan Warga • • Bom Meledak di Areal Masjid Polres Cirebon Mainkan Pistol Ayah. Anak Polisi Tembak Temannya • Coba-coba.Artikel Terkait Berita Terpopuler • Ini Dia Pengunggah Video Briptu Norman • Cilacap Digoyang Gempa 7.3 SR Guncang Cilacap Jumlah Gerbong Kereta dari Surabaya Ditambah . Sekelompok Bocah Gelar Pesta Seks • • Gempa 6.

Artikel Terkait • • • Sidang Kasus Penipuan Investasi Ricuh Polisi Gadungan Memperdayai Tiga Wanita Belasan Calon Jemaah Haji Ditipu "SMS" 08/08/2006 01:12 Liputan6.com. warga mengaku yakin bahwa dana yayasan tersebut akan turun pada September . Senin (7/8). Selain tidak ada pengaduan.Yayasan Amalillah Sulit Ditindak Warga korban penipuan Yayasan Amalillah di Tangerang. menyatakan modus yang dilakukan Yayasan Amalillah sulit ditindak. Ajun Komisaris Besar Polisi Tony Hermanto di Tangerang. Banten. Tangerang: Kepala Kepolisian Resor Tangerang. Jabar.

. Semua itu. janji pemberian bantuan yang sudah bertahun-tahun hingga saat ini belum terealisasi padahal setiap calon anggota yang direkrut ke yayasan ini dikutip biaya Rp 50. Bekasi. Bahrum menyebutkan. Bahkan dana yang dihimpun disebut mencapai Rp 35 triliun. . “Setiap orang yang jadi anggota diiming-iming akan mendapat bantuan modal usaha. Dengan hanya sembilan orang staf. pengurus Yayasan Amalillah membantah tuduhan menipu dengan iming-iming dana hibah jutaan rupiah. Pihak yayasan menuding ada oknum yang ingin mengambil keuntungan atas berita-berita miring yang disudutkan ke Yayasan Amalillah. staf Hubungan Masyarakat Amalillah. Diduga.000/orang. Secara legal. akan dibagikan kepada seluruh anggota. Ratusan warga Tangerang disebut tertipu kelompok yang mengaku sebagai utusan Yayasan Amalillah [baca: Ratusan Warga Tangerang dan Pasuruan Tertipu]. Keterangan yang diterima Serambi. Baru-baru ini.(MAK/Tim Liputan 6 SCTV) Sejak tahun 2003 lalu Yayasan Amalillah sudah tidak ada karena sudah dilarang oleh pemerintah. Di Jakarta dan Pondok Gede. Warga hanya perlu menyerahkan fotokopi kartu tanda penduduk.” kata Bahrum. namun belakangan kembali muncul dan meresahkan masyarakat tentang .atau Oktober mendatang [baca: Yayasan Amalillah Kembali Meniupkan "Angin Surga"]. sejumlah pengurus Amalillah bergerilya mencari anggota. Jumlah uang akan berlipat bila warga mau membeli meterai yang dibawa sang petugas. Yayasan yang telah banyak merekrut warga Aceh Jaya sebagai calon penerima bantuan juga dilaporkan tidak memiliki izin operasional. kata seorang pengurus yayasan.Informasi lebih lanjut >> Related : YAYASAN AMALLILLAH berwujud cairnya dana Rp 480 Triliun pada Pemkab Aceh Jaya Larang Aktivitas Yayasan Amallillah Aceh Jaya CALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya telah mengeluarkan larangan beraktivitas terhadap Yayasan Amallillah karena terindikasi melakukan praktik penipuan terhadap masyarakat. yayasan yang berdiri pada 1998 diduga memiliki puluhan ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.. pihaknya bergerak di bidang pengentasan kemiskinan dan santunan anak yatim. Rabu (20/4) dari Kasatpol PP dan WH Aceh Jaya. Yayasan Amalillah dilindungi hukum dan terdaftar di Departemen Sosial serta memiliki cabang di seluruh provinsi di Tanah Air. Menurut Usman bin Abdullah. pihak yayasan berhasil menghimpun dana dari masyarakat hingga miliaran rupiah. Yayasan Amalillah dituding menipu dengan mengiming-imingi warga dana hibah dengan syarat super ringan.

Bahrum meminta pihak kepolisian menangkap orang-orang dari Yayasan Amallillah karena aktivitas yayasan ini dilarang oleh Pemkab Aceh Jaya. Keterangan yang diterima Serambi.” kata Bahrum. 11:41 Pemkab Aceh Jaya Larang Aktivitas Yayasan Amallillah Aceh Jaya CALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya telah mengeluarkan larangan beraktivitas terhadap Yayasan Amallillah karena terindikasi melakukan praktik penipuan terhadap masyarakat.000/orang. Bahkan Bupati Aceh Jaya telah mengeluarkan surat larangan beroperasi untuk Yayasan Amallillah. Namun koordinator yayasan itu mengaku tak beraktivitas lagi setelah Bupati Aceh Jaya mengeluarkan surat larangan.000/orang dengan imingiming akan mendapatkan bantuan modal usaha. “Yayasan ini juga tak ada izin operasional. Aceh Jaya.” lanjut Bahrum. “Kalaupun masih ada. “Kita telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar menangkap para pengutip dan yang merekrut anggota Amallilah yang saat ini sudah mulai beraktivitas kembali sementara pemerintah setempat telah mengeluarkan surat larangan. Bahrum menyebutkan. Pemkab Aceh Jaya tak berharap praktik mereka merugikan masyarakat.” tandas Bahrum. Kecamatan Teunom.(c45) Thu. Kasatpol PP dan WH Aceh Jaya. “Setiap orang yang jadi anggota diiming-iming akan mendapat bantuan modal usaha. Rabu (20/4) menerima laporan dari masyarakat dan stafnya tentang masih ada orang yang ingin bergabung menjadi pegawai Yayasan Amallillah dengan kewajiban membayar Rp 3 juta/orang kepada pengurus sekarang. Yayasan yang telah banyak merekrut warga Aceh Jaya sebagai calon penerima bantuan juga dilaporkan tidak memiliki izin operasional.” kata Bahrum mengutip pengakuan Salihin. Rabu (20/4) dari Kasatpol PP dan WH Aceh Jaya. Hal itu telah terjadi di sebuah desa terpencil yaitu Desa Bintah. Selain itu. Pemkab Aceh Jaya tak berharap praktik mereka merugikan masyarakat. itu bukan tanggung jawab kami. Kasatpol PP dan WH Aceh Jaya juga mengaku telah menghubungi Koordinator Yayasan Amallillah Aceh Jaya. Apr 21st 2011. janji pemberian bantuan yang sudah bertahun-tahun hingga saat ini belum terealisasi padahal setiap calon anggota yang direkrut ke yayasan ini dikutip biaya Rp 50.Bahrum meminta pihak kepolisian menangkap orang-orang dari Yayasan Amallillah karena aktivitas yayasan ini dilarang oleh Pemkab Aceh Jaya. Bahkan Bupati Aceh Jaya telah mengeluarkan surat larangan . “Yayasan ini juga tak ada izin operasional. juga masih ada kutipan uang Rp 50. Salihin menanyakan aktivitas mereka yang masih terus berlangsung.

Selain itu. Salihin menanyakan aktivitas mereka yang masih terus berlangsung. Kecamatan Teunom. Republika Online Rabu.(c45) Berita dari Republika online mengenai Yamisa. “Kita telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar menangkap para pengutip dan yang merekrut anggota Amallilah yang saat ini sudah mulai beraktivitas kembali sementara pemerintah setempat telah mengeluarkan surat larangan. Hal itu telah terjadi di sebuah desa terpencil yaitu Desa Bintah. itu bukan tanggung jawab kami.” lanjut Bahrum.” tandas Bahrum.000/orang dengan imingiming akan mendapatkan bantuan modal usaha. Aceh Jaya.” kata Bahrum mengutip pengakuan Salihin. 17 April 2002 Bupati Iskandar Minta Polisi Usut Kepres 02/2002 Palsu . Kasatpol PP dan WH Aceh Jaya juga mengaku telah menghubungi Koordinator Yayasan Amallillah Aceh Jaya.beroperasi untuk Yayasan Amallillah. Kasatpol PP dan WH Aceh Jaya. “Kalaupun masih ada. juga masih ada kutipan uang Rp 50. Rabu (20/4) menerima laporan dari masyarakat dan stafnya tentang masih ada orang yang ingin bergabung menjadi pegawai Yayasan Amallillah dengan kewajiban membayar Rp 3 juta/orang kepada pengurus sekarang. yayasan yang berlagak sebagai 'Sinterklas' bagi-bagi duit. Atau mungkin ada yang punya info lain? Adik iparku hampir kena rekrut dan sempat minta foto copy KTP-ku dan bojoku tapi tak tolak. Namun koordinator yayasan itu mengaku tak beraktivitas lagi setelah Bupati Aceh Jaya mengeluarkan surat larangan.

Rabu. "Keppres 02/2002 tersebut diperkirakan hanya rekayasa orang-orang Yayasan Misi Islam Ahli Sunnah Waljamaah (Yamisa) untuk mengelabui masyarakat banyak demi kepentingan pribadi maupun kelompok. Drs H Iskandar minta aparat kepolisian di daerah ini untuk mengusut tuntas Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 02 tahun 2002 yang diduga palsu berisi tentang Pencairan Dana Pemanfaatan Harta Kekayaan Amanah Bangsa Indonesia (DinastiPrasasti) milik Dr Ir Soekarno.Bapati Lombok Barat (Lobar). Keppres Nomor 02 tahun 2002 sebenarnya menyangkut perubahan atas Keppres Nomor 101 tahun 2001 ." katanya di Gerung. Lombok Barat-Rol-.Gerung.

"Saya bisa dikatakan merupakan Bupati pertama di NTB yang menyatakan larangan terhadap kegiatan Yamisa di wilayah ini". Tugas dan Fungsi. Kepastian itu. Dikatakan." katanya.tentang Kedudukan. bukan masalah harta karun almarhum mantan Presiden Soekarno. Edy Sudibyo. Keppres yang dijadikan pegangan pengurus Yamisa diduga palsu. . "Mengingat init menyangkut tidak kriminal yang akan berdampak luas. Kewenangan. maka diminta kepada aparat kepolisian untuk melakukan pengusutan secara tuntas. Susunan Organisasi dan Tata Kerja Menteri Negara. katanya. Atas dasar itu. didapat dari surat tertulis Kepala Biro Perundang-undangan Sekretariat Negara.

Masyarakat secara langsung telah "dibohongi". tentunya itu adalah milik negara. Milik negara tidak . diminta untuk mewaspadai agar tidak mudah termakan bujuk rayu pengurus ataupun orang-orang Yamisa. karena apa yang dijanjikan pengurus yayasan tersebut tidak memiliki sumber dana yang pasti.Kepada masyarakat. Bagaimana mungkin masyarakat yang mau mendaftarkan diri sebagai anggota Yamisa akan mendapatkan dana Rp400 ribu rupiah per bulan selama 60 bulan tanpa bekerja. Perbuatan Yamisa tersebut sebenarnya dapat diduga sebagai tindakan kriminal penipuan. kata Bupati. karena apa yang ditawarkan tidak masuk akal dan tidak logis. "Kalaupun disebut-sebut sumber dana yang akan dibagikan kepada masyarakat itu adalah warisan.

Bupati Iskandar telah menyampaikan hal tersebut kepada Walikota Mataram." katanya. "Saya telah menghubungi Walikota Ruslan dan menyampaikan hal tersebut. H Moh Ruslan SH. pihaknya akan memanggil pimpinan instansi di lingkungan Pemkab Lobar yang pegawainya ikut terlibat jadi anggota Yayasan tersebut. Gubernur NTB Drs H Harun AL Rasyid Msi yang dimintai . tanpa pembahasan dengan DPR. Sementara itu." katanya. Dikatakan. "Pegawai yang terlibat akan dikenakan sanksi tegas. Mengenai keterlibatan pejabat di lingkungan Kota Mataram berinisian AG.mungkin dibagikan begitu saja." katanya. yang menjadi pengurus teras Yamisa tersebut.

maka akibatnya akan ditanggung sendiri. karena terdaftar sebagai yayasan. Secara hukum Yamisa tersebut legal. Pemerintah sejak dini telah mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dengan kegiatan Yamisa tersebut karena akibatnya akan ditanggung sendiri. mengatakan pihaknya sejak dini telah meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya.ant . Ini yang seharusnya menjadi pertimbangan masyarakat di daerah ini. sementara masyarakat sudah sangat berharap. apakah hal demikian itu logis.tanggapannya atas dugaan Keppres 02 tahun 2002 palsu. Namun secara logika. bahkan ada diantara mereka yang telah mengeluarkan dana. yang aktenya disahkan di notaris. Sebab kalau nanti apa yang dijanjikan itu tidak terwujud.

SH.Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat mengimbau para bupati dan walikota di daerah itu agar waspada sekaligus mengeluarkan kebijakan tegas seputar aktivitas Yamisa (Yayasan Misi Islam Sunnah Wal Jama'ah) di daerah masing-masing. Daniwar Djalil. mengatakan. 14 April 2002 Pemda Sumbar Imbau Bupati/Walikota Tegas Terhadap Yamisa Padang -RoL-. Kepala Kesbang Linmas Pemdaprop Sumbar. pihaknya telah mengajukan surat kepada gubernur untuk mengeluarkan kebijakan seputar keberadaan Yamisa yang dinilai menyebarkan ajaran sesat dan . Sabtu (13/04/02). Republika Online Minggu. di Padang.

Selain itu. hingga belum ada keputusan gubernur seputar keberadaan Yamisa tersebut. Keputusan pelarangan itu nantinya akan menjadi dasar hukum bagi Pemdaprop . karena gubernur masih berada di Jakarta.dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat." ujarnya. "Kita sudah mengajukan draft surat untuk ditandatangani gubernur. pihaknya juga telah meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar selaku Ketua Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) untuk melakukan penelitian tentang ajaran yang dibawa Yamisa. Kajati Sumbar harus mengeluarkan pelarangan terhadap ajaran itu." tegasnya. menurut Daniwar. Namun. "Bila benar ajaran yang mereka kembangkan itu menimbulkan keresahan di masyarakat.

para walikota atau bupati dapat saja mengeluarkan kebijakan.Sumbar untuk mengeluarkan kebijakan. Daniwar menambahkan. Karenanya ajaran itu dilarang tumbuh dan berkembang di Sumbar. jangan sampai menunggu munculnya persoalan yang lebih besar di tengah-tengah masyarakat. Yamisa dikategorikan sebagai ajaran sesat dan menyesatkan. Fatwa itu sendiri menyikapi munculnya ajaran Yamisa di Kabupaten Pesisir . sesuai Fatwa MUI Sumbar." tambahnya. meski belum ada keputusan pelarangan dari Kejati atau pun gubernur. "Kita minta para bupati/walikota agar menyikapi dengan segera. terutama bila masyarakat di daerah masing-masing sudah benar-benar diresahkan dengan keberadaan Yamisa. sekaligus meresahkan masyarakat. Fatwa MUI Sumbar Sebelumnya.

Selatan. menurut dia. Menurut Yamisa. sebagaimana yang ditegaskan Wakil Ketua MUI Sumbar. Mas'oed Abidin. MUI Sumbar telah mengeluarkan keputusan yang menyatakan Yamisa sebagai ajaran sesat. Diantara alasan MUI Sumbar menyimpulkan bahwa Yamisa ajaran sesat. seperti Sunnah Rasul yang disamakan dengan Al Qur'an. H. yang bertolak belakang dengan nilai-nilai yang ada dalam Islam sendiri. Penyimpangan itu sendiri terletak pada beberapa pengertian yang dipakai Yamisa. yang dilaporkan MUI setempat telah meresahkan masyarakat. adalah terdapatnya sejumlah penyimpangan dalam ajaran tersebut. . Selain itu pengertian kata-kata agama menurut Yamisa berbeda dengan pengertian yang berlaku secara umum.

MUI dengan kesepakatan Ormas Islam lainnya menghimbau kepada Pemda agar mengambil sikap dan mengantisipasi gerakan tersebut. agama adalah Addin (pembalasan terhadap amal baik dan buruk bagi manusia). Antara  Republika Online Rabu. ga = garapan dan ma = manusia. Sedangkan menurut Islam. 27 Maret 2002 Polda Kalbar Selidiki Yayasan Yamisa dan Amalillah Pontianak-Rol-. Berdasarkan pertimbangan itu. a = ajaran.agama adalah singkatan dari. atau secara lengkap agama adalah ajaran garapan manusia.Kepolisian Daerah . Kemudian mendesak Pemda serta instansi terkait untuk melarang berkembanganya ajaran Yamisa di Sumbar.

kata Kepala Dispen Polda. Komisaris (Pol) Suhadi SW. nomor 1. Yayasan Amalillah. yang memberikan janji kepada masyarakat untuk memberikan dana hibah dalam waktu dekat. Kedua yayasan tersebut sejak 2001 lalu sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kalbar mengenai rencana pengucuran dana baik itu dari harta milik mantan Presiden Soekarno (Yamisa) maupun dana hibah dari dermawan kaya.Kalimantan Barat (Polda Kalbar) hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan penipuan yang dilakukan dua yayasan. Kedua yayasan itu hingga saat ini masih menjalani aktivitasnya di daerah tersebut. . Selasa. berkantor di jalan Prof M Yamin. yang dikelola yayasan Amalillah. Yamisa dan Amalillah.

hingga saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Sementara yayasan Yamisa sendiri sudah menerbitkan VCD menjelaskan kebenaran akan dikucurkannya dana hibah itu.khusus Kalbar -mencapai 170 ribu orang. pengurus yayasan Amalillah belum lama ini dipanggil Polda untuk memberikan menjelaskan. Yayasan Amalillah menjanjikan kepada anggotanya akan mengucurkan dana hibah Rp15 juta yang dilaksanakan dalam tiga tahap. Berkaitan dengan aktivitas dua yayasan tersebut di Kalbar yang menurut sumber ANTARA. Namun . Menurut Suhadi. Sementara Yamisa.kawasan Apera. salah satunya sudah memiliki anggota -. Pontianak. memberikan dana Rp400 ribu perorang setiap bulannya hingga harta "karun" itu habis.

"Sampai saat ini belum ada masyarakat yang melapor karena dirugikan. pengurus tidak dapat menjelaskan mekanisme mereka jika mengucurkan dana hibah kepada masyarakat itu. polisi berusaha untuk berhati-hati. dalam melakukan penyelidikan kasus itu." tambahnya. pihaknya terbentur persoalan tidak adanya laporan masyarakat yang merasa dirugikan. polisi . tak menutup kemungkinan pihaknya (aparat) akan dibenturkan dengan masyarakat. Ia mengatakan. dalam melakukan penyelidikan terhadap keberadaan dua yayasan itu. Selain itu. Diakui Suhadi. Polda juga sudah meminta agar yayasan menghentikan penerimaan anggota baru. Jika salah mengambil tindakan.dalam keterangannya. Dalam penyelidikan itu.

" katanya. Sementara itu. Kepala Polda Brigjen (Pol) Nurudin Usman sudah mengintruksikan agar Serse dan Intel melakukan koordinasi dengan Polda lain yang sudah mengusut kasus penipuan yang melibatkan dua yayasan itu hingga ke proses hukum.berusaha mencari tahu apakah ada unsur pidana atau tidak yang dilakukan dua yayasan tersebut. Menurut dia. menurut dia. Sekretaris yayasan Amalillah AA25 (khusus kota Pontianak). saat dihubungi pertelepon menyatakan akan memberikan klarifikasi pada Rabu (27/3). "Kami juga minta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan janji-janji yang 'disampaikan' yayasan itu. Subagyo. Sementara pekan lalu. klarifikasi tersebut sangat penting dilakukan pihaknya agar tidak terjadi .

thanks. Ratusan Ribu Warga di Lampung Ditipu Yayasan Amalillah . Subject: Fw: [bdi-kps] Artikel: Membongkar Kedok Yamisa (fwd) Tolong di kirimkan artikel tentang Yamisa.suprayitno@.ant  -----Original Message----From: Rini Setiawati [mailto:Rini.salah persepsi. 2002 3:33 PM To: hari. April 22...] Sent: Monday. "Kami akan memberikan keterangan besok sekitar pukul 12:00 WIB di kantor..Setiawati@.. Saya tidak bisa buka internet." katanya.

Sebagian besar korban yang menjadi korban penipuan berasal dari masyarakat kelas bawah di desa-desa. Aiyon Suharis Restuningrat. Kendati begitu. Di daerah ini. Januari 2000. Kepada warga diminta segera melapor pada polisi jika ditipu. perkiraan ini akan membengkak mengingat yayasan tersebut memiliki 54 cabang di seluruh Lampung. untuk mengantisipasi jatuhnya korban lebih banyak. Pemerintah Daerah di lima kabupaten di Lampung melarang aktivitas yayasan ini. Menurut seorang makmum. Artikel Terkait • • • Sidang Kasus Penipuan Investasi Ricuh Polisi Gadungan Memperdayai Tiga Wanita Belasan Calon Jemaah Haji Ditipu "SMS" 04/08/2002 07:37 Liputan6. penundaan pencairan dana terjadi lantaran belum ada instruksi dari Ketua Yayasan Pusat di Pondok Gede.B. yayasan tersebut menipu masyarakat dengan menjanjikan penyaluran harta Bung Karno.com. Sumiyem. dana masyarakat yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp 6 miliar sejak yayasan itu berdiri di Lampung. Jakarta Timur. Pasalnya. Bahkan. janji yayasan memberi uang santunan sebesar Rp 24 juta dengan rincian Rp 15 juta bagi yang menyetor Rp 20 ribu. Rp 5 juta yang menyetor Rp 6 ribu. baru-baru ini. Kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Lampung: Sekitar 300 ribu warga Lampung yang sudah tercatat sebagai anggota atau makmum Yayasan Amalillah mulai resah. Menurut Ketua Lembaga Hukum Yayasan Amalillah Ansory H. Itulah sebabnya. yayasan tetap beroperasi tanpa mengindahkan larangan tersebut.Kartu anggota Yayasan Amalillah. dan Rp 4 juta bagi koordinator anggota hingga kini belum terealisir. .

Selain itu. Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim Ali Maschan Moesa berjanji akan menindak anggota yang terbukti terlibat kegiatan yayasan ini [baca: NU Mendesak Yayasan Amalillah Dibubarkan]. Itulah sebabnya. yayasan ini juga melibatkan sejumlah anggota Nahdlatul Ulama Jatim.(ORS/Bisri Merduani) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful