Anda di halaman 1dari 2

Epidemiologi Osteoartritis

Epidemiologi penyakit merupakan suatu distribusi penyakit pada masyarakat,


dapat dikatakan bagaimana obat dapat tersebar pada masyarakat. Hal ini dipengaruhi
oleh beberapa factor , sama halnya dengan osteoarthritis juga memiliki beberapa
factor epidemiologi,sehingga penyakit ini banyak terdapat pada masyarakat.

1. Umur

Insidens osteoarthritis ( OA ) meningkat seiring dengan proses penuaan dan


terutama ditemukan pada usia di atas 50 tahun, tetapi dapat juga ditemukan
pada usia muda akibat kerusakan tulang rawan sendi.

2. Berat Badan

Makin tinggi berat badan seseorang makin besar kemungkina seseorang untuk
menderita osteoarthritis, hal ini dikarenakan beban yang dikenakan pada sendi
makin besar.

3. Pekerjaan/aktivitas

Orang-orang yangpekerjaanya berhubungan dengan aktivitas yang


membutuhkan pengulangan gerakan secara terus menerus, seperti atlet,
operator mesin, mempunyai risikotinggi untuk menderita osteoartritis.

4. Penyakit lain

Penyakit lain yang dapat mengganggu fungsi dan struktur normal pada tulang
rawan seperti rematoid artritis, hemokromatosis, gout, akromegali, dan
sebagainya
5. Jenis Kelamin.
Wanita memiliki kecenderungan menderita osteoartritis lebih besar dari pria,
dan belum diketahui mengapa.
6. Cacat tulang.
Pada beberapa kasus, orang yang terlahir dengan kelainan engsel tulang akan
lebih besar kemungkinannya mengalami osteoartritis.

7. Ras
OA lebih sering dijumpai pada orang -orang Amerika asli (Indian) daripada
orang -orang kulit putih. Hal ini dikarenakan orang-orang Indian memiliki
massa tulang yang rendah, ukuran tulang, dan teknologi radiologi yang
digunakan.

Sumber
Dipiro, Joseph T. 2005. Pharmacotherapy A Pathophisiology Approach, sixth
ed. New York: The Mc-Graw Hill companies.
http://www.arc.ugm.ac.id/files/Abst_(3767-H-2007).pdf
http://www.arthritis.org/disease-center.php?disease_id=32&df=definition