P. 1
Teknik sampel

Teknik sampel

|Views: 1,567|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhamad Abdiannor

More info:

Published by: Muhamad Abdiannor on Jun 01, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2013

pdf

text

original

SnbS = Teknik penentuan sampel yang mula
SnbS = Teknik penentuan sampel yang mula--

mula jumlahnya kecil, kemudian membesar,
mula jumlahnya kecil, kemudian membesar,

ibarat bola salju.
ibarat bola salju.

Dalam penentuan sampel, mula
Dalam penentuan sampel, mula--mula dipilih
mula dipilih

satu atau dua orang; bila data diperlukan
satu atau dua orang; bila data diperlukan

terasa kurang, maka dari dua orang itu dicari
terasa kurang, maka dari dua orang itu dicari

atau diminta menunjuk satu dua orang lain lagi
atau diminta menunjuk satu dua orang lain lagi

yang dianggap lebih tahu tentang masalah
yang dianggap lebih tahu tentang masalah

yang kita teliti, demikian seterusnya sehingga
yang kita teliti, demikian seterusnya sehingga

sampel menjadi banyak.
sampel menjadi banyak.

Ukuran / Jumlah Sampel
Ukuran / Jumlah Sampel

Prinsip = Makin besar jumlah sampel
Prinsip = Makin besar jumlah sampel
mendekati populasi, maka peluang kesalahan
mendekati populasi, maka peluang kesalahan
generalisasi semakin kecil; dan sebaliknya
generalisasi semakin kecil; dan sebaliknya
makin kecil jumlah sampel menjauhi populasi,
makin kecil jumlah sampel menjauhi populasi,
maka makin besar kesalahan generalisasi
maka makin besar kesalahan generalisasi
(diberlakukan umum).
(diberlakukan umum).

Pertanyaan, berapa jumlah anggota sampel
Pertanyaan, berapa jumlah anggota sampel
yang paling tepat digunakan dalam penelitian?
yang paling tepat digunakan dalam penelitian?

Jawabannya, tergantung pada tingkat
Jawabannya, tergantung pada tingkat
ketelitian atau kesalahan yang dikehendaki.
ketelitian atau kesalahan yang dikehendaki.
Perhatikan prinsip di atas.
Perhatikan prinsip di atas.

UKURAN / JUMLAH SAMPEL
UKURAN / JUMLAH SAMPEL

Rumus untuk menghitung ukuran sampel dari
Rumus untuk menghitung ukuran sampel dari

populasi yang diketahui jumlahnya:
populasi yang diketahui jumlahnya:

P2.N.P.Q

s = -------------------------

d2 (N-1) + P2.N.P.Q

P2 dengan dk=1, taraf kesalahan bisa 1%, 5%, 10%.

P = Q = 0,5 d= 0,05 s= jumlah sampel

Isaac dan Michael membuat tabel sampel dari jumlah populasi

tertentu untuk tingkat kesalahan 1%, 5%, dan 10%, seperti dikutip

oleh (Sugiyono, 2003: 99). Atau Nomogram Harry King dalam

Sugiyono, 2003: 100. Lihat tabel 5.1 (h.999) dan Gambar 5.6 (h.99)

Ukuran / Jumlah Sampel
Ukuran / Jumlah Sampel

Roscoe dalam buku Research Methods For
Roscoe dalam buku Research Methods For
Business (1982: 253) dalam Sugiyono, 2003:
Business (1982: 253) dalam Sugiyono, 2003:
103; memberikan saran tentang ukuran
103; memberikan saran tentang ukuran
sampel penelitian sbb:
sampel penelitian sbb:

1.
1.Ukukran sampel yang layak dalam penelitian
Ukukran sampel yang layak dalam penelitian
adalah antara 30 s.d. 500
adalah antara 30 s.d. 500

2.
2.Bila sampel dibagi dalam kategori (misalnya
Bila sampel dibagi dalam kategori (misalnya
laki
laki--wanita) maka jumlah anggota sampel
wanita) maka jumlah anggota sampel
setiap kategori minimal 30.
setiap kategori minimal 30.

3.
3.Bila..
Bila..

Ukuran / Jumlah Sampel
Ukuran / Jumlah Sampel

Roscoe ..
Roscoe ..

3.
3.Bila dalam penelitian akan melakukan analisis
Bila dalam penelitian akan melakukan analisis
dengan multivariate (korelasi atau regresi
dengan multivariate (korelasi atau regresi
ganda), maka jumlah anggota sampel minimal
ganda), maka jumlah anggota sampel minimal
10 kali dari jumlah variabel yang diteliti.
10 kali dari jumlah variabel yang diteliti.
Misalnya, variabel penelitian ada 5 (X1,2,3,4
Misalnya, variabel penelitian ada 5 (X1,2,3,4
+ Y), maka jumlah anggota sampel = 10 x 5 =
+ Y), maka jumlah anggota sampel = 10 x 5 =
50.
50.

4.
4.Untuk penelitian eksperimen yang sederhana,
Untuk penelitian eksperimen yang sederhana,
yang menggunakan kelompok eksperimen dan
yang menggunakan kelompok eksperimen dan
kontrol, maka jumlah anggota sampel masing
kontrol, maka jumlah anggota sampel masing--
masing kelompok antara 10 s.d. 20.
masing kelompok antara 10 s.d. 20.

Contoh Menentukan Ukuran Sampel
Contoh Menentukan Ukuran Sampel

Masalah: Tanggapan kelompok masyarakat
Masalah: Tanggapan kelompok masyarakat
tehadap pelayanan yang diberikan pemerintah
tehadap pelayanan yang diberikan pemerintah
daerah tertentu.
daerah tertentu.

Kelompok masyarakat terdiri 1000 orang, yang
Kelompok masyarakat terdiri 1000 orang, yang
dapat dikelompokkan berdasarkan jenjang
dapat dikelompokkan berdasarkan jenjang
pendidikan, yaitu: Lulusan S1= 50; SM= 300;
pendidikan, yaitu: Lulusan S1= 50; SM= 300;
SMA/SMK=500; SMP=100; dan SD=50
SMA/SMK=500; SMP=100; dan SD=50
(populasi berstrata).
(populasi berstrata).

Karena populasi berstrata, maka sampel juga
Karena populasi berstrata, maka sampel juga
berstrata.
berstrata.

Contoh Menentukan Ukuran Sampel
Contoh Menentukan Ukuran Sampel

Karena populasi berstrata dan
Karena populasi berstrata dan
proporsional, maka teknik sampling yang
proporsional, maka teknik sampling yang
digunakan adalah
digunakan adalah Proportionate
Proportionate

Stratified Random Sampling
Stratified Random Sampling(PSRS).
(PSRS).

Dengan tabel 5.1, maka jumlah populasi
Dengan tabel 5.1, maka jumlah populasi
1000 diperoleh sampel dengan
1000 diperoleh sampel dengan
kesalahan 5% sebesar 278.
kesalahan 5% sebesar 278.

Cara menentukan ukuran sampel secara
Cara menentukan ukuran sampel secara
proporsional adalah sebagai berikut:
proporsional adalah sebagai berikut:

Contoh Menentukan Ukuran Sampel
Contoh Menentukan Ukuran Sampel

S1 = 50/1000x278 = 13,90 = 14
S1 = 50/1000x278 = 13,90 = 14

SM = 300/1000x278 = 83.40 = 83
SM = 300/1000x278 = 83.40 = 83

SMA= 500/1000x278 = 139,0 = 139
SMA= 500/1000x278 = 139,0 = 139

SMP = 50/1000x278 = 13,91 = 14
SMP = 50/1000x278 = 13,91 = 14

SD

SD = 100/1000x278
= 100/1000x278 = 27,8 = 28
= 27,8 = 28

JUMLAH
JUMLAH

= 278
= 278

Contoh Menentukan Ukuran Sampel
Contoh Menentukan Ukuran Sampel

Gambar Populasi dan Sampel
Gambar Populasi dan Sampel

S1=50

SM=300

SMA=500

SMP=100

SD=50

S1=14

SM=83

SMA=139

SMP=28

SD=28

POPULASI

SAMPEL

MENENTUKAN BESARNYA SAMPLE
MENENTUKAN BESARNYA SAMPLE

SAMPEL SEHARUSNYA SEBESAR MUNGKIN; PADA UMUMNYA MAKIN

BESAR SAMPELNYA AKAN MAKIN REPRESENTATIFLAH SAMPEL

TERSEBUT, DAN MAKIN DIMUNGKINKAN DIAMBILNYA GENERALISASI

DARI HASIL-HASIL PENELITIAN;

BESARNYA SAMPLE SECARA MINIMUM TERGANTUNG PADA JENIS

PENELITIAN: PENELITIAN DESKRIPTIF = 10% DARI BESARNYA

POPULASI ; PENELITIAN KORELASI = 30 ORANG; PENELITIAN KAUSAL

KOMPARATIF = 30 ORANG PER KELOMPOK; PENELITIAN

EKSPERIMENTAL = 15 ORANG PER KELOMPOK;

SAMPEL YANG BESAR SEKALIPUN BISA MEMBERIKAN KESIMPULAN

YANG SALAH APABILA CARA MENGAMBILNYA TIDAK TEPAT;

SAMPEL SEHARUSNYA SEBESAR MUNGKIN; PADA UMUMNYA MAKIN

BESAR SAMPELNYA AKAN MAKIN REPRESENTATIFLAH SAMPEL

TERSEBUT, DAN MAKIN DIMUNGKINKAN DIAMBILNYA GENERALISASI

DARI HASIL-HASIL PENELITIAN;

BESARNYA SAMPLE SECARA MINIMUM TERGANTUNG PADA JENIS

PENELITIAN: PENELITIAN DESKRIPTIF = 10% DARI BESARNYA

POPULASI ; PENELITIAN KORELASI = 30 ORANG; PENELITIAN KAUSAL

KOMPARATIF = 30 ORANG PER KELOMPOK; PENELITIAN

EKSPERIMENTAL = 15 ORANG PER KELOMPOK;

SAMPEL YANG BESAR SEKALIPUN BISA MEMBERIKAN KESIMPULAN

YANG SALAH APABILA CARA MENGAMBILNYA TIDAK TEPAT;

(1)IDENTIFIKASI & DEFINISIKAN POPULASI PENELITIAN;

(2)TENTUKAN BESARNYA SANPEL;

(3)BUAT DAFTAR NAMA-NAMA ANGGOTA POPULASI;

(4)BERI NOMER SETIAP ANGGOTA POPULASI SECARA BERURUTAN

(MISALNYA 001, 002, 003, 004 DAN SETERUSNYA;

(5)PILIH SECARA ACAK SALAH SATU NOMER PADA DAFTAR NOMER ACAK ;

(6)UNTUK NOMER YANG SUDAH TERPILIH, PERHATIKAN HANYA JUMLAH

DIJIT YANG TEPAT; MISALNYA APABILA POPULASAINYA 500 ORANG, KITA

MEMERLUKAN TIGA DIJIT TERAKHIR ATAU KALAU POPULSINYA 90, KITA

MEMERLUKAN DUA DIJIT TERAKHIR;

(7)APABILA NAMA YANG TERPILIH ITU TIDAK LEBIH BESAR DARI 500,

MAKA NOMER ITU DIJADIKAN ANGGOTA SAMPEL;

(8)DAN BEGITU SETERUSNYA SAMPAI KITA MENDAPATKAN 500 ORANG;

(9)PADA DAFTAR NOMER ACAK, KITA BOLEH MEMILIH NOMER-NOMER ITU

DARI ATAS KE BAWAH, ATAU DARI KIRI KE KANAN;

(1)IDENTIFIKASI & DEFINISIKAN POPULASI PENELITIAN;

(2)TENTUKAN BESARNYA SANPEL;

(3)BUAT DAFTAR NAMA-NAMA ANGGOTA POPULASI;

(4)BERI NOMER SETIAP ANGGOTA POPULASI SECARA BERURUTAN

(MISALNYA 001, 002, 003, 004 DAN SETERUSNYA;

(5)PILIH SECARA ACAK SALAH SATU NOMER PADA DAFTAR NOMER ACAK ;

(6)UNTUK NOMER YANG SUDAH TERPILIH, PERHATIKAN HANYA JUMLAH

DIJIT YANG TEPAT; MISALNYA APABILA POPULASAINYA 500 ORANG, KITA

MEMERLUKAN TIGA DIJIT TERAKHIR ATAU KALAU POPULSINYA 90, KITA

MEMERLUKAN DUA DIJIT TERAKHIR;

(7)APABILA NAMA YANG TERPILIH ITU TIDAK LEBIH BESAR DARI 500,

MAKA NOMER ITU DIJADIKAN ANGGOTA SAMPEL;

(8)DAN BEGITU SETERUSNYA SAMPAI KITA MENDAPATKAN 500 ORANG;

(9)PADA DAFTAR NOMER ACAK, KITA BOLEH MEMILIH NOMER-NOMER ITU

DARI ATAS KE BAWAH, ATAU DARI KIRI KE KANAN;

LANGKAH-LANGKAH UNTUK SAMPEL ACAK
LANGKAH-LANGKAH UNTUK SAMPEL ACAK

POPULASI = 300 ANAK KELAS II SMP

KLASIFIKASI

45 ORANG SISWA

PUNYA IQ TINGGI

215 ORANG SISWA

PUNYA IQ SEDANG

40 ORANG SISWA

PUNYA IQ RENDAH

DIPILIH SECARA ACAK

30 ORANG SISWA

DITEMPATKAN SECARA ACAK

15 ORANG

15 ORANG

30 ORANG SISWA

DIPILIH SECARA ACAK

DIPILIH SECARA ACAK

30 ORANG SISWA

15 ORANG

15 ORANG

DITEMPATKAN SECARA ACAK

DITEMPATKAN SECARA ACAK

15 ORANG

15 ORANG

STRATIFIED RANDOM SAMPLING
STRATIFIED RANDOM SAMPLING

CLUSTER SAMPLING
CLUSTER SAMPLING

MISALKAN POPULASI ADALAH 5.00 ORANG GURU IPA DI SMP

NEGERI DI DAERAH RIAU

BESARNYA SAMPEL MISALNYA 100 ORANG

GUGUS YANG LOGIS ADALAH SEKOLAH

DI MASING-MASING DINAS PENDIDIKAN KABUPAAATEN TERDAPAT

DAFTAR NAMA-NAMA GURU SMP; MISALNYA ADA 250 BUAH SMP

NEGERI

WALAUPUN MEMILIKI JUMLAH GURU BERBDA-BEDA PER SEKOLAH,

RATA-RATA 2 ORANG GURU IPA PER SEKOLAH;

JUMLAH GUGUS (SEKOLAH) YANG SESUAI DENGAN JUMLAH

SAMPEL (100 ORANG) DIBAGI RATA-RATA JUMLAH GURU IPA PER

SEKOLAH (100: 2 = 50)

50 DARI 250 SEKOLAH DIPILIH SECARA ACAK

SEMUA GURU IPA PADA 50 BUAH SEKOLAH MERUPAKAN SAMPEL

(50 SEKOLAH, 2 ORANG GURU PER SEKOLAH)

MISALKAN POPULASI ADALAH 5.00 ORANG GURU IPA DI SMP

NEGERI DI DAERAH RIAU

BESARNYA SAMPEL MISALNYA 100 ORANG

GUGUS YANG LOGIS ADALAH SEKOLAH

DI MASING-MASING DINAS PENDIDIKAN KABUPAAATEN TERDAPAT

DAFTAR NAMA-NAMA GURU SMP; MISALNYA ADA 250 BUAH SMP

NEGERI

WALAUPUN MEMILIKI JUMLAH GURU BERBDA-BEDA PER SEKOLAH,

RATA-RATA 2 ORANG GURU IPA PER SEKOLAH;

JUMLAH GUGUS (SEKOLAH) YANG SESUAI DENGAN JUMLAH

SAMPEL (100 ORANG) DIBAGI RATA-RATA JUMLAH GURU IPA PER

SEKOLAH (100: 2 = 50)

50 DARI 250 SEKOLAH DIPILIH SECARA ACAK

SEMUA GURU IPA PADA 50 BUAH SEKOLAH MERUPAKAN SAMPEL

(50 SEKOLAH, 2 ORANG GURU PER SEKOLAH)

SAMPLE SISTEMATIK
SAMPLE SISTEMATIK

1.MISALKAN BESARNYA POPULASI GURU 1PA DI SMP

NEGERI DI DAERAH RIAU ADALAH 500 ORANG

2.BESARNYA SAMPEL MISALNYA 100

3.KANTOR DINAS PENDIDIKAN PROVINSI MEMILIKI

DAFTAR NAMA-NAMA GURU IPA DI DAERAH RIAU YANG

DISUSUN MENURUT ABJAT

4.K (NOMER KESEKIAN) = 500: 100 = 5

5.SEBUAH NAMA GURU DIPILIH SECARA ACAK UNTUK 5

NAMA PERTAMA

6.MULAI DARI NAMA TERSEBUT, NAMA YANG KE 5 DIPILIH

SEBAGAI SAMPEL; MISALKAN NAMA PERTAMA YANG

TERPILIH BERNOMER 3, NOMER BERIKUTNYA 8,

KEMUDIAN 13, 18 DST-NYA

1.MISALKAN BESARNYA POPULASI GURU 1PA DI SMP

NEGERI DI DAERAH RIAU ADALAH 500 ORANG

2.BESARNYA SAMPEL MISALNYA 100

3.KANTOR DINAS PENDIDIKAN PROVINSI MEMILIKI

DAFTAR NAMA-NAMA GURU IPA DI DAERAH RIAU YANG

DISUSUN MENURUT ABJAT

4.K (NOMER KESEKIAN) = 500: 100 = 5

5.SEBUAH NAMA GURU DIPILIH SECARA ACAK UNTUK 5

NAMA PERTAMA

6.MULAI DARI NAMA TERSEBUT, NAMA YANG KE 5 DIPILIH

SEBAGAI SAMPEL; MISALKAN NAMA PERTAMA YANG

TERPILIH BERNOMER 3, NOMER BERIKUTNYA 8,

KEMUDIAN 13, 18 DST-NYA

POPULATION
POPULATION

SAMPEL
SAMPEL

DIPILIH SECARA

ACAK

TERHADAP SAMPEL

DILAKUKAN PENGUKURAN

PENGAMBILAN GENERLISASI

POPULATION
POPULATION

INTACT GROUP

SEBAGAI SAMPLE

KETERWAKILAN DIBANGUN

ATAS DASAR LOGIKA

TERHADAP AQNGGOTA SAMPEL

DILAKUKAN PENEMPATAN

SECARA ACAK

KELOMPOK

EXPERIMENT

KELOMPOK

KONTROL

PENGAMBILAN GENERALISASI

SUBJEK PENELITIAN INI DIPILIH DARI POPULASIANAK KELAS DUA SMP NEGERI YANG

PARA SISWANYA BERASAL DARI KELUARGA YANG STATUS SOSIALNYA KELAS

MENENGAH KE BAWAH DI KOTA PEKANBARU. POPULASI SISWA TERDIRI DARI TIGA

JENIS KELOMPOK ETNIK : MELAYU, MINANG, DAN JAWA YANG JUMLAHNYA KIRA-KIRA

SEBANDING. BESARNYA POPULASI KIRA-KIRA 150.

PADA AWAL TAHUN AJARAN BARU, SEBELUM KELAS TERBENTUK, 50 ORANG SISWA

DIPLIH SECARA ACAKDENGAN MENGGUNAKAN DAFTAR NOMOR ACAK (TABLE OF

RANDOM NUMBERS) DAN SECARA ACAK PULA DITEMPATKAN PADA DUA KELAS YANG

BERBEDA, YAKNI MASING-MASING 25 ORANG. SALAH SATU KELAS ITU SECARA ACAK

DIPILIH UNTUK DIJADIKAN KELOMPOK EKSPERIMENTAL (KEGIATAN MENONTON TV-

NYA DIAWASI/DIKONTROL OLEH ORANG TUANYA.

SUBJEK PENELITIAN INI DIPILIH DARI POPULASIANAK KELAS DUA SMP NEGERI YANG

PARA SISWANYA BERASAL DARI KELUARGA YANG STATUS SOSIALNYA KELAS

MENENGAH KE BAWAH DI KOTA PEKANBARU. POPULASI SISWA TERDIRI DARI TIGA

JENIS KELOMPOK ETNIK : MELAYU, MINANG, DAN JAWA YANG JUMLAHNYA KIRA-KIRA

SEBANDING. BESARNYA POPULASI KIRA-KIRA 150.

PADA AWAL TAHUN AJARAN BARU, SEBELUM KELAS TERBENTUK, 50 ORANG SISWA

DIPLIH SECARA ACAKDENGAN MENGGUNAKAN DAFTAR NOMOR ACAK (TABLE OF

RANDOM NUMBERS) DAN SECARA ACAK PULA DITEMPATKAN PADA DUA KELAS YANG

BERBEDA, YAKNI MASING-MASING 25 ORANG. SALAH SATU KELAS ITU SECARA ACAK

DIPILIH UNTUK DIJADIKAN KELOMPOK EKSPERIMENTAL (KEGIATAN MENONTON TV-

NYA DIAWASI/DIKONTROL OLEH ORANG TUANYA.

RUMUSAN TENTANG POPULASI &

SAMPEL PENELITIAN

RUMUSAN TENTANG POPULASI &

SAMPEL PENELITIAN

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->