Anda di halaman 1dari 8

Program : TKJ Nama : M.

Farisy Maulana Yusuf


Mata Pelajaran : Digital Adder Kelas : X TKJ A
Job sheet :1 Instruktur : Ibu Neti – Ibu Sri

A. PENDAHULUAN

Rangkaian elektronik yang dapat melakukan proses perhitungan terutama dalam


penjumlahan dua buah bilangan. Penjumlahan ini dilakukan dengan memasukan dua buah input
dan kemudian hasilnya dikirimkan ke dalam suatu memori atau variabel.

B. TUJUAN

Secara luas, dengan adanya rangkaian adder ini diharapkan kita atau para pembaca
nantinya dapat memanfaatkan rangkaian tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak
dan menunjang kehidupan manusia. Semoga dengan ditemukannya alat yang
menggunakan prinsip Adder dan dapat dipublikasikan kepublic sehingga masyarakat
banyak didunia bias memakainya.

Secara khusus tujuan dari penulis adalah agar :

1. Siswa dapat mengatahui apa itu adder.


2. Siswa dapat mengetahui rangkaian dari adder.
3. Siswa dapat merangkai rangkaian adder.
4. Siswa dapat mengarahui table kebenaran dari adder.

C. ALAT DAN BAHAN

I. Half Adder

Trainer Digital
Kabel Jumper
IC 7408
IC 7486
Software Circuit maker ( Apabila tidak menggunakan Trainer )

II. Full Adder

Trainer Digital
Kabel Jumper
IC 7408
IC 7486
IC 7432
Software Circuit maker ( Apabila tidak menggunakan Trainer )
D. TEORI

Adder adalah komponen elektronika digital yang dipakai untuk menjumlahkan dua buah
angka dalam sistem bilangan biner. Dalam komputer dan mikroprosesor, Adder biasanya berada
di bagian ALU (Arithmetic Logic Unit). Sistem bilangan yang dipakai dalam proses
penjumlahan, selain bilangan biner, juga 2's complement untuk bilangan negatif, bilangan BCD
(binary-coded decimal), dan excess-3. Jika sistem bilangan yang dipakai adalah 2's complement,
maka proses operasi penjumlahan dan operasi pengurangan akan sangat mudah dilakukan.
Pembicaraan mengenai Adder biasanya dimulai dari Half-Adder, kemudian Full-Adder,
dan yang ketiga adalah Ripple-Carry-Adder. Pada Half-Adder, berdasarkan dua input A dan B,
maka output Sum, S dari Adder ini akan dihitung berdasarkan operasi XOR dari A dan B. Selain
output S, ada satu output yang lain yang dikenal sebagai C atau Carry, dan C ini dihitung
berdasarkan operasi AND dari A dan B. Pada prinsipnya output S menyatakan penjumlahan
bilangan pada input A dan B, sedangkan output C menyatakan MSB (most significant bit atau
carry bit) dari hasil jumlah itu.
Rangkaian Full-Adder, pada prinsipnya bekerja seperti Half-Adder, tetapi mampu
menampung bilangan Carry dari hasil penjumlahan sebelumnya. Jadi jumlah inputnya ada 3: A,
B dan Ci, sementara bagian output ada 2: S dan Co. Ci ini dipakai untuk menampung bit Carry
dari penjumlahan sebelumnya.

E. GAMBAR KERJA

I. Half adder

II. Full Adder


F. LANGKAH KERJA

I. Half adder

Rangkailah rangkaian seperti pada gambar kerja.


Atur Switch sesuai dengan table kebenaran.
Amati dan catat hasilnya.

II. Full adder

Rangkailah rangkaian seperti pada gambar kerja.


Atur Switch sesuai dengan table kebenaran.
Amati dan catat hasilnya.

G. HASIL KERJA

I. Half adder

Persamaan dari rangkaian tersebut adalah :

Input Output
A B Sum Carry-out
0 0 0 0
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 0 1

II. Full adder

Persamaan dari rangkaian tersebut adalah :


Input Output
A B C Sum Carry-out
0 0 0 0 0
0 0 1 1 0
0 1 0 1 0
0 1 1 0 1
1 0 0 1 0
1 0 1 0 1
1 1 0 0 1
1 1 1 1 1

H. KESIMPULAN

Half adder merupakan rangkaian elektronik yang bekerja melakukan perhitungan


penjumlahan dari dua buah bilangan binary, yang masing-masing terdiri dari satu bit. Rangkaian
ini memiliki dua input dan dua buah output, salah satu outputnya dipakai sebagai tempat nilai
pindahan dan yang lain sebagai hasil dari penjumlahan. Dan full adder merupakan gabungan dari
2 Half adder + OR.