Keterlibatan CIA Dalam Peristiwa g30s

KETERLIBATAN CIA DALAM PERISTIWA G30S/PKI

Pengamat sejarah LIPI, Dr Asvi Marwan Adam mengatakan, CIA diduga ikut terlibat dalam pembantaian G30S-PKI. Central Intelligence Agency (CIA) diduga berada dibalik kasus G 30 S/PKI yang meletus 1965. Tragedi tersebut dianggap rekayasa yang mengakibatkan tewasnya Jenderal Ahmad Yani dan beberapa jendral lainnya. Banyaknya versi mengenai peristiwa naas tersebut, harus dijelaskan kepada masyarakat. Agar menjadi jelas keberadaan dan kebenarannya. Minimal penjelasan tersebut harus sudah diterima oleh para pelajar di SMA. Demikian dinyatakan sejarawan LIPI Asvi Warman Adam dalam peluncuran novel "The Forgotten Massacre," mengenai kisah persahabatan dan cinta ditengah tragedi G 30 S/PKI di Grand Indonesia Shoping, Jakarta, Jum'at (2/10) kemarin. "Banyak versi mengenai terjadinya pemberontakan G 30 S/PKI, menurut pemerintah dalangnya adalah PKI. Namun, versi lain mencuat CIA muncul di belakang peristiwa itu. Amerika ikut berperan dalam kejadian tahun 65," kata Asvi. Dugaan ini diperkuat setelah pemerintah Amerika membuka arsip negaranya setiap tahun. Ternyata ada arsip tertulis yang menyatakan keterlibatan Amerika Serikat melalui CIA. Menurut Asvi, sebenarnya tidak hanya Amerika Serikat yang terlibat dalam kasus G 30 S/PKI, tetapi Inggris dan Australia pada saat itu juga ikut bermain untuk membantu upaya pemberantasan komunisme. Lebih lanjut, Asvi menyatakan, ada pertemuan pada tahun 1964 di Filipina yang merumuskan skenario Amerika Serikat untuk Indonesia. Yaitu skenario supaya Indonesia tidak jatuh kepada Komunis PKI. Kalau hal itu terjadi, maka posisi Amerika yang saat itu bertempur melawan Vietnam akan semakin terjepit. "Amerika tidak ingin Indonesia dikuasai Komunis, karena dampaknya Malaysia dan Singapura juga akan dikuasai komunis. padahal saat itu Amerika sedang berperang melawan komunis," terang Asvi sebagaimana dilansir oleh www.inilah.com Maka skenarionya adalah memprofokasi PKI yang ditumpas oleh TNI AD dan mengakibatkan Soekarno akhirnya jatuh. Nampaknya menjadi kenyataan tahun 1965. Berhasil mencapai tujuan memang, namun gagal karena para Jendral TNI meninggal. Sekitar CIA dan G.30.S/PKI/1965 Julius Mader dalam bukunya, Who¶s Who in CIA, mencatat 77 nama agen CIA yang bertugas di Indonesia hingga tahun 1967. Sebagian nama yang disebut Mader bukan nama yang asing bagi sejumlah orang Indonesia. Hanya saja nama nama tsb tidak dikenal sebagai agen CIA melainkan nama pejabat di Kedubes AS sekitar 1965 yang suka berdiskusi, mengajak berolahraga bersama, membuat resepsi atau mengundang makan. Rosihan Anwar bekas pemimpin redaksi majalah Pedoman ketika membaca nama nama tsb mengenali beberapa diantaranya Edward E. Masters (Sekretaris Atase Politik Kedubes AS di Jakarta 1965, Jack Wilson Lydman (orang kedua di Kedubes AS), Burton Levin (Sekretaris III Bidang Politik Kedutaan, 1959), dan Francis T. Underhill (pegawai Kedubes AS). Rosihan Anwar yang dulu sering bergaul dengan banyak orang AS, sudah mencurigai gerak gerik pejabat pejabat tadi. Mereka pada umumnya pandai bergaul dan mengajak bermain Badminton atau makan malam. Sahata Hutagalung yang dahulu pemimpin koran Sinar Harapan di Medan masih mengingat nama nama Dean J. Almy Jr. dan Robert L. Taylor bekas pejabat Konsul AS di Medan sekitar 1965. Robert L. Taylor yang ramah itu tidak saja akrab dengan Sahata tetapi juga dengan Syamsudin Manan (dari koran Mimbar Umum), Dahlan (harian

Bintang Indonesia), dan Syarifudin (harian Bukit Barisan). Lewat organisasi English Conversation yang didirikannya, Robert L. Taylor dengan rekan rekan Indonesianya berbicara mengenai banyak hal termasuk masalah politik dan gerakan PKI. Dari persahabatan itu pula tiga pemimpin redaksi dari Medan tadi sempat melancong ke AS. Sahata Hutagalung yang kini 65 dan pengusaha Restoran Tip-Top di medan itu tidak menyangka bahwa rekanan ASnya adalah agen CIA. Menurut laporan GATRA, dokumen CIA Indonesia 1965: The Coup That Backfired yang terdiri dari 311 halaman dan tersimpan di Library of Congress memuat laporan laporan resmi agen CIA sejak 1964-1967. Anehnya, didalam dokumen tsb. tidak diungkapkan keterlibatan CIA dalam peristiwa G 30 S/PKI dan juga tidak mengungkapkan kecurigaan CIA terhadap Angkatan Darat RI! Hal ini bertentangan dengan semua tulisan tulisan mengenai G 30 S/PKI sebelumnya, kecuali dengan buku putih terbitan Sekretariat Negara yang berjudul Gerakan 30 September Pemberontakan PKI: Latar Belakang, Aksi dan Penumpasannya. Dokumen CIA secara kontroversial justru menyebutkan kecurigaan CIA terhadap Bung Karno yang sebelumnya sudah mengetahui rencana kudeta dan seolah olah tidak dapat berbuat apa apa untuk menghindarinya. Uraian CIA selanjutnya mirip dengan uraian buku putih keluaran Sekneg. Dalam dokumen CIA disebutkan bahwa Kapuspen Hankam dan bekas ajudan Bung Karno, Jendral Sugandhi, pada 27 September 1965 diberi tahu oleh Sudisman tentang rencana PKI tanggal 30 September 1965. Sugandhi memberi tahu Bung Karno tentang hal tsb namun Bung Karno malah menuduh Sugandhi sebagai komunisto phobi. Sugandhi memang datang ke istana untuk melapor tapi Sugandhi keburu dimarahi dan diusir Bung Karno sebelum memberikan laporannya. Saya yakin Bung Karno tidak mengetahui rencana G 30 S/PKI!! Saya ingat betul justru para diplomat AS berperan sebagai agen CIA; misalnya Robert J. Martens yang mengungkapkan nama 5000 anggota PKI kepada TNI AD. Bernardo Hugh Tovar, 73, direktur CIA yang bertugas di Jakarta pada 1964 hingga 1966 menngaku tidak banyak tahu tentang peristiwa 30 September 1965 di Jakarta dan membantah keterlibatan CIA dalam peristiwa G 30 S/PKI. CIA hanya mengobservasi keadaan dan membuat laporan detail tentang keadaan waktu itu, tuturnya. Selanjutnya Bernardo mengakui bahwa CIA mengetahui rencana PKI untuk mengadakan kudeta tapi CIA tidak membantu TNI AD dalam menumpas PKI. Ketika ditanya mengenai laporan Sugandhi kepada Bung Karno mengenai rencana PKI (seperti juga yang ditercantum dalam buku Nasution Memenuhi Panggilan Tugas), Nasution mengatakan bahwa sekalipun dalam pemeriksaan Mahmilub Sugandhi mengakui bahwa ia telah melaporkan rencana PKI itu, tetapi Bung Karno tidak pernah diadili, jadi sulit membuktikan apakah benar Bung Karno mengetahui jauh hari sebelum peristiwa G 30 S/PKI. Prof. Kahin bahkan mensinyalir keterlibatan dinas rahasia Inggris M16 karena Inggris berkepentingan menggulingkan Bung Karno karena politik Ganyang Malaysianya. Dr. Taufik Abdullah, sejarawan LIPI mengatakan bahwa dokumen CIA bukanlah jaminan kebenaran sejarah. Dua tahapan sebagai prasyarat penting bagi pengujian suatu dokumen haru dilewati yaitu: tahapan pengujian internal (diuji logika uraiannya) dan secara eksternal (diuji kebenarannya dengan cara empiris dan diuji dengan fakta dari dokumen sahih lainnya). Menurut Dr. Taufik Abdullah dokumen berstempel CIA belum tentu lulus tahapan ujian diatas.

Faktor Amerika Serikat
Amerika Serikat pada waktu itu sedang terlibat dalam perang Vietnam dan berusaha sekuat tenaga agar Indonesia tidak jatuh ke tangan komunisme. Peranan badan intelejen Amerika

Jen.Jen Soeharto di MAKOSTRAD. agen CIA menyatakan ketidakpercayaan kepada tindakan PKI yang dirasa tidak masuk akal karena situasi politis Indonesia yang sangat menguntungkan mereka.Dep.Jen Dr.00 pada saat saya sedang mandi. setibanya di MBAD dan setelah menampung beberapa berita dari beberapa sumber. Kedua.U dan Pejabat Sekretariat. hal ini dapat dilihat dari telegram Duta Besar Green ke Washington pada tanggal 8 Agustus 1965 yang mengeluhkan bahwa usahanya untuk melawan propaganda anti-Amerika di Indonesia tidak memberikan hasil bahkan tidak berguna sama sekali.Jen Soeharto Pang. Singkatnya secara kronologis dan numerik dapat saya tuliskan disini sbb. Jawa Timur. A. terutama dari kalangan korban dari insiden ini. rapat memutuskan untuk menunjuk May. maka rapat menyimpulkan: Secara positif bahwa Let.Psychiatri RSGS Jakarta) yang dengan sertamerta memberitahukan tentang diculiknya Let. Jen. Sesudah mandi. saya segera memprakarsai untuk mengadakan rapat darurat diantara para asisten Men. Pandangan lain.kostrad agar bersedia mengisi pimpinan AD yang terdapat vacuum.Yani beserta lima orang Jenderal lainnya telah diculik oleh sepasukan penculik yang pada saat itu belum dapat dikenal secara nyata. Namun hingga saat ini kedua pandangan tersebut tidak memiliki banyak bukti-bukti fisik.Serikat (CIA) pada peristiwa ini sebatas memberikan 50 juta rupiah (uang saat itu) kepada Adam Malik dan walkie-talkie serta obat-obatan kepada tentara Indonesia. maka saya segera berangkat ke MBAD dengan mengenakan pakaian dinas lapangan. CATATAN KRONOLOGIS G 30 S PKI versi Mayor Jendral Pranoto Reksosamodra Ass keIII Men/ PANGAD CATATAN KRONOLOGIS SEKITAR PERISTIWA GERAKAN G. maka keputusan rapat kita sampaikan kepada May. dan hingga akhir Oktober masih terjadi kebingungan atas pembantaian di Jawa Tengah.: Pertama. . A. Salah satu pandangan mengatakan bahwa peranan Amerika Serikat dalam hal ini tidak besar. maka oleh karena pada saat itu saya kebetulan sebagai Pati yang berpangkat tersenior. pada tanggal 1 oktober 1965 kurang lebih jam 06. yaitu para pejabat teras SUAD dari asisten Men.30S/PKI yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 1965. menyebutkan bahwa Amerika menjadi aktor di balik layar dan setelah dekrit Supersemar Amerika memberikan daftar namanama anggota PKI kepada militer untuk dibunuh. Setelah menampung beberapa laporan dan keterangan dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.30 S/PKI Di bawah ini adalah beberapa catatan ringkas dari saya./pangad atau wakilnya yang hadir pada saat itu di MBAD. Amino (Ka. Berikutnya. Dalam telegram kepada Presiden Johnson tanggal 6 Oktober.Pangad sampai asisten VII Men. maka datanglah Brig. sekitar kejadian dan peristiwa baik yang saya alami maupun saya ketahui sekitar gerakan G.Yani beserta beberapa Jenderal lainnya oleh sepasukan bersenjata yang belum diketahuinya. Politisi Amerika pada bulanbulan yang menentukan ini dihadapkan pada masalah yang membingungkan karena mereka merasa ditarik oleh Sukarno ke dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia ini. dan Bali dilakukan oleh PKI atau NU/PNI. Melalui korier khusus.Pangad termasuk Irjen P.

Kelima.Jen Soeharto selalu melarangnya saya untuk menghadap Presiden/Pangti dengan alasan bahwa dia (May.Jen Oemar Wirahadikusumah.Jen. bahwa saya mulai ini hari ditunjuk oleh Presiden/Pangti untuk menjabat sebagai carataker Men.Jen Soeharto.Jen Soeharto) yang juga kita percayakan untuk sementara menggantikan pimpinan AD. Kasi I Staf Resimen Cakrabirawa yang datang k. bersama Brig.l. bahwa pada hari itu juga tanggal: 1 Oktober 1965 sesudah saya menerima berita tentang penunjukkan saya untuk menjabat sebagai carataker Men. pada hari itu juga tanggal 1 Oktober 1965 k. maka berturut-turut datanglah utusan-utusan dari Presiden/Panglima Tertinggi yaitu: 1. sayapun berusaha mendapatkan idzin dari May.00 saya dipanggil rapat oleh Jenderal Nasution. maka saya tetap tinggal di Pos Komando MBAD untuk menunggu perintah lebih lanjut. Oleh karena baru merupakan berita. Soenarjo.Kostrad (May. May. Akan tetapi mengingat pada saat itu suara dan kesan dari media massa yang memuat beritaberita adanya usaha untuk menentang keputusan Presiden/Pangti tentang penunjukkan saya sebagai carataker Men. Soeharto) tidak berani[/i] mereskir[/i] (menjamin. Saya bersedia. Let.Jen Moersyid.00 (k. yaitu pada tanggal 1 Oktober 1965 k.l jam: 09. May. Saya tetap menaati perintahnya untuk tinggal di MBAD.Jen. Kolonel Bambang Wijarnako. yang selanjutnya menanyakan kepada saya bagaimana pendapat saya secara pribadi.l jam: 09. jam: 19. KSAB di Markas KOSTRAD untuk menghadiri rapat./Pangad.Jen. bahwa sampai saat itu saya sendiri belumlah menerima pengangkatan secara resmi secara hitam di atas putih. Soeharto (vide titik 2 di atas).Inf. Ka. lebih baik kita menaruh perhatian kita dalam usaha menertibkan kembali keadaan yang darurat pada saat itu yang ditangani langsung oleh Pang.Jen. Akan tetapi May.30 2. Maka oleh Jenderal Nasution saya diminta agar pada tanggal 2 Oktober 1965 pagi mengadakan wawancara pers yang direncanakan di Senayan. Ali Ebram. Brig. Atas dasar panggilan dari utusan-utusan tersebut di atas.Kol.l) 3. Oleh karena saya sudah terlanjur masuk dalam hubungan komando taktis dibawah May. Keempat.00 saya menerima laporan dari MBAD yang mengatakan bahwa menurut siaran RRI saya ditunjuk oleh Presiden/Panglima tertinggi untuk menjabat sebagai carataker Men. Soeharto sebagai pengganti Pimpinan AD saat itu. Maka saya berpendapat agar sementara waktu belum dikeluarkannya pengangkatan resmi (tertulis) dari Presiden/Pangti entah nantinya kepada siapa di antara kita. maka saya tidak dapat secara langsung menghadap dengan tanpa seidzin May.Jen Soeharto.Reserse Pusat Kejaksaan Agung yang datang bersama pada jam: 10. Jenderal Nasution secara resmi menjelaskan. Ajudan Presiden/Pangti yang datang sekitar j am: 12.Jen. TNI Soetardio. Saya menjawab./Pangad. ./Pangad. Kecuali Jenderal Nasution yang hadir. juga dihadiri oleh May. pada malam hari berikutnya.Ketiga.ed) kemungkinan tambahnya Jenderal lagi apabila dalam keadaan yang sekalut itu saya pergi menghadap Presiden. Jaksa Agung.00.Jen Satari dan Brig./Pangad.

Leimena. Moersyid. Keduabelas.Keenam.Jen Soeharto diperintahkan untuk menjalani tugas operasi militer. Martadinata. Kedelapan. saya baru dibebaskan dari tahanan pada tanggal16 Februari 1981.37/2/1966. tanggal 16 Februari 1966. maka wawancara pers saya tunda waktunya. 212/TP /1/1969. maka dalan pelaksanaannya oleh KA. maka tiba-tiba May. bulan dan tahun mulai dan berakhirnya saya mengalami . tersebut dalam surat Perintahnya No. 018/TP/3/1966 saya mendapatkan perobahan penahanan rumah mulai pada tanggal 7 Maret 1966.Jen Soeharto dan saya mendapatkan panggilan dari Presiden/Pangti yang pada saat itu sudah meninggalkan pangkalan udara Halim Perdana Kusumah dan menempati kembali di Istana Bogor. sedangkan May. Kep. dengan Surat Perintah Penangkapan/Penahanan No. tanggal 20 November 1970.Jen Soeharto diangkat menjadi kepala staf AD dengan membentuk susunan stafnya yang baru. dan beberapa menteri lagi. Di istana Bogor diadakan rapat di mana hadir pula Bpk. dengan perubahan status penahanan dari Ketua Team Pemeriksa Pusat. Chaerul Saleh.SKEP /04/KOPKAM/I/1981. Omardani./E/645/1I/1970. yang ditanda tangani oleh Jenderal M. setelah melalui macam-macam proses kejadian. tanggal 16 Februari 1966 atas perintah KASAD May. Kesembilan. maka May.Jen Soeharto bersama saya dan Brig. dengan surat perintah penangkapan/penahanan No. menjelang waktu saya akan mengadakan wawancara pers. Sedangkan Surat Pemberhentian ataupun Pemecatan secara resmi dan keanggotaan AD ini pun sampai sekarang belum/ tidak pernah saya terima. kemudian kepada saya ditugaskan sebagai carataker Men. SPRIN. Ketujuh. Kedudukan saya menjadi Pati diperbantukan kepada KASAD. May. Oleh karena itu. tanggal 4 Maret 1969 saya kembali ditahan di Inrehab NIRBAYA Jakarta yang tetap dalam tuduhan yang sama. TEPERPU tersebut dalam Surat Perintahnya No. Bpk. Keputusan rapat: Presiden/Pangti memutuskan.Jen Soeharto saya ditahan di Blok P Kebayoran Baru Jakarta dengan tuduhan terlibat dalam G. bahwa pimpinan AD langsung dipegang oleh Pangti.30-S/PKI. Jadi kalau saya perhatikan tanggal.Print. atas dasar Surat Keputusan dari Panglima KOPKAMTIB yang tersebut dalam surat No. saya mulai dikenakan skorsing dalam status saya sebagai anggota AD./Pangad dalam urusan sehari-hari (Daily Duty). M.-481/1I/1981 TEPERPU.Jen Soedirgo (Dan Pomad) segera berangkat menghadap Presiden/Pangti di istana Bogor. dengan Surat Keputusan Menteri HANKAM/Panglima ABRI yang tersebut dalam Surat Keputusan No. Cipto Yudodiharjo. Panggabean.Yusuf. tanggal 2 Oktober 1965. Kesebelas. yang berikutnya pada bulan Januari 1970 saya sudah tidak menerima gaji skorsing dan hak penerimaan lainnya lagi. Kesepuluh.Print. tanggal 14 Oktober 1965.

yang mungkin ada merasa takut disorot. Saat pertama bersua kembali dengan saya. yang telah dikehendakkan-Nya dan digariskan-Nya. yang akibatnya dapat merugikan diri.penahanan adalah selama waktu 15 (limabelas) tahun. Ketigabelas. yaitu dari tanggal 16 Februari 1966 sampai pada tanggal 16 Februari 1981. tanpa kurang atau pun lebih. saya merasa belum pernah mengalami pemeriksaan melalui proses dan pembuatan berita acara yang resmi. Kebanyakan lalu pergi menyelinap dan menghindar. Namun tidak sedikit pula. di mana. Saya harus dapat menguasai dan membunuh waktu.30-S/PKI dari segala aspek. sedikitpun saya tidak melihat adanya perubahan . teman atau pun kenalan yang dahulunya saya anggap dekat/ akrab. yang pada suatu malam buta berkenan meluangkan kakinya. Sesudah itu saya tidak pernah diinterogasi lagi. dan bagaimana yang dapat saya perbuat/lakukan sebagai seorang yang tanpa berstatus. bahkan mungkin menurut persepsi mereka. yang tidak mengetahui ujung-pangkal dalam duduk perkara. Justru bagi mereka. yang pernah saya rintiskan dalam turut serta mulai Perang Kemerdekaan 1945 yang tanpa absen itu? Segala penjuru lapangan kerja tertutup untuk kehadiranku. betapapun kegiatan saya sehari hari itu saya utamakan lebih dahulu demi kepentingan rumah tangga dan keluarga yang masih tersisa di rumah.30-S /PKI. Di antaranya saya merasa terkesan dengan kunjungan Letjen(P) Soedirman anggota Dewan Pertimbangan Agung. justru aku dipandang sebagai orang yang beratribut bekas tahanan G. yang sepahit ini. Manusia tak kuasa mengelak dari segala apa. untuk waktu berikutnya. Saya harus berani menelan pil. di saat dan dalam keadaan apa dan bagaimana saya ini. yang memperagakan umatnya sebagai anak wayang di pentas pakeliran kehidupan dunia ini. ditempat. dan harus pula berani membaca kenyataan dalam hidup dan penghidupan saya yang telah menjadi suratan dan takdir llahi kepada saya sebagai umatnya. saya tiada setapak pun mau maju mendekat dan bertatap muka secara hati ke hati. polos selagi telanjang tanpa hak milik materi barang sedikit pun yang bernilai. Saya hanya menjalani interogasi secara lisan. untuk mengunjungi saya di rumah Kramatjati yang sesempit itu. justru DIA -lah sebagai SANG MAHA DALANG. bekas rekan-rekan seperjuangan dan teman/kenalan. Keempatbelas. sepanjang waktu limabelas tahun itu. Terus terang saja kalau saya merasa malas dan enggan untuk berkunjung dan berkomunikasi dengan bekas rekan perjuangan. yang di lakukan oleh Tim Pemeriksa dari TEPERPU pada tahun 1970. yang masih mau berkunjung ke rumah saya. sungguh pun tempat tinggal saya sekarang ini di pinggiran kota. selama waktu saya ditahan. saya ini sebagai "dedengkot" nya G. yang memungkinkan untuk melanjutkan amalkebaktian saya pada Tanah Air dan Bangsa. Saya harus mengetahui diri. sampai saatnya saya dibebaskan pada 16 Februari 1981. yang sebagian perjalanannya harus ditempuh dengan jalan kaki. maka apa.

Tapi. Panglima AU Oemar Dhani melapor kepada Presiden Soekarno tentang banyaknya pasukan dari daerah yang masuk ke Jakarta. Salah satu diantara ratusan buku G 30 S tersebut adalah memoar Dr Soebandrio. Soebandrio] Peristiwa G 30 S / PKI versi Dr. Untung dan Soeharto adalah sahabat lama saat mereka sama-sama di Divisi Diponegoro. Mereka membentuk\ Dewan Jendral yang kabarnya akan melakukan kudeta. yang suaminya sedang mengalami penahanan. sebagaimana wajah cerah amikal selagi sikapnya yang brotherly/fatherly.wajah. Saat itu.00 WIB. dan Brigjen Soepardjo (Pangkopur II Kostrad). Soebandrio batal beredar. Negara. Latief melapor kepada dua rekannya bahwa Soeharto berada di belakang mereka. Kolonel Abdul Latief ( Komandan brigade Infanteri Jaya Sakti. Berdasarkan cerita Kolonel Untung ( pengawal presiden Soekarno dari Cakra Bhirawa ) kepada saya ketika kami bersama-sama dipenjara di Cimahi. Hutomo Mandala Putera (Tommy Soeharto) di RSPAD Gatot Subroto. Latief. Latief lantas kembali menemui Untung dan Soeparjo yang menunggu di suatu tempat. penulis Memoar tokoh penting Era Orde Lama itu adalah wartawan senior Jawa Pos Djono W.Yakni.Yani menghadap presiden. dia mendatangi Soeharto. Menjelang malam. Untung. meletus G 30 S yang tak habis-habisnya dibicarakan. dia merangkap tiga jabatan. itu pertemuan antar sahabat . 39 tahun silam. di istana. sebagaimana yang mula-mula saya mengenal beliau sebagai rekan Komandan Resimen yang tersenior. Beliau pun tidak ada rasa ragu mengunjungi bekas bawahannya yang berada dalam tahanan. saya melaporkan adanya kelompok perwira AD yang tidak puas terhadap presiden. mereka rapat disuatu tempat. Akhirnya diputuskan. Meski tidak berada di satu garis komando. Sementara itu. Sebelum bertemu Soeharto. Presiden Megawati meminta agar Mendiknas membuat buku tentang hal itu dan menunjuk sejarawan Taufik Abdullah memimpin tim penulis. Beliau mengutamakan rasa kemanusiaannya dari pada rasa sebagai perwira tingginya. 30 September (persis dengan hari ini) 1965. Tentang dukungan Soeharto menangkap anggota Dewan Jendral itu diperjelas oleh cerita Untung kepada saya selama dipenjara. Katanya. Bandung. Bung Karno tahu. semuanya murni versi Soebandrio. tentu saja isi buku itu sangat subjektif. dan kepala Badan Pusat Intelijen (kini BIN). Presiden Soekarno pulang ke Wisma Yaso ( kini Musium Satria Mandala ). Sehari sebelumnya. Dia menuturkan semuacerita tersebut antara Oktober 1999 hingga September 2000 selepas dibebaskan dari penjara. Jateng. Lebih dari 110 buku berbahasa Inggris dan 35 buku berbahasa Indonesia mengupas hal tersebut. beliau bersama istri Ratna Sari Dewi. Jadi. seharusnya malam itu ada tiga perwira yang menemui Soeharto. Toleransi terhadap penderitaan teman atau pun anak buah bagi beliau tidak pernah menutup mata dan telinga. mentri luar negeri. ada yang tidak beres pada elite pimpinan AD. G 30 S / PKI [versi Dr. Bagaimana sebenarnya isu buku yang peredarannya dibatalkan. Buktinya. Di sana. pukul 08. lepas dari persoalan atau pun perkara. wakil perdana mentri I. Pangkostrad Mayjen Soeharto sejak kamis siang menunggu anaknya. beliau memerintahkan Menpangad Letjen A. atau pun yang ditinggal bertugas operasi oleh suaminya. Latief yang menghadap Soeharto untuk melaporkan bahwa pasukan penangkap Dewan Jendral sudah siap bergerak. Isu Dewan Jendral. kendati sudah dicetak 10 ribu eksemplar oleh Gramedia itu ? HARI ini. Yang terbaru. Beliau terkenal rajin berkunjung kepada keluarga anak buah. Berikut cuplikan memoar yang terfokus pada kejadian 30 September dan 1 Oktober 1965 yang dituturkan Soebandrio dengan gaya saya: Kamis Kliwon. Beberapa hari sebelumnya. Jadwal pertemuanya 1 Oktober 1965. pada 15 September 1965. Topik pembicaraanya. Rencana itu batal karena Yani dibunuh sekitar lima jam sebelumnya. Oesman. setelah menyelesaikan tugas-tugasnya di Istana. Soebandrio( almarhum ) merupakan orang yang sangat penting dalam sejarah G 30 S . Tommy saat itu berusia tiga tahun dirawat di sana karena ketumpahan sup panas. yang sedang mereka pertanggung-jawabkan masingmasing. Sebab. Kodam Jaya) menemui Soeharto di RSPAD Gatot Subroto. Yakni. beberapa hari sebelumnya.

Aidit dan Menpangau Oemar Dhani. Bung Karno menjelang dini hari itu mendapat telepon.Soebandrio ( wafat 3 Juli 2004 ) yang ditulis antara Oktober 1999September 2000 itu. membicarakan masalah yang sangat penting.Aidit dini hari . Untung lantas menyampaikan gagasan.lama. Sebagian ditembak dirumah saat penangkapan. berarti dia mengganggap presiden dalam bahaya. Soepardjo melaporkan. Ajudan Parto kaget. Saat itu. Soeharto pulang dari RSPAD Gatot Subroto menuju ke Makostrad. akan mendahului gerakan Dewan Jendral dengan menangkap mereka lebih dahulu sebelum mereka bergerak. Untung meski divonis hukuman mati tenang-tenang saja. kontroversi itu juga bertaburan. katanya. Malam itu beliau tidur dirumah Wisma Yaso bersama istri Dewi Soekarno. Dalam pengakuaanya kepada Djono W.Dengan inisiatif Parto memutar haluan.N. tujuh jemdral telah diculik. juga tidak datang bersamaan. Pondok Gede. Parto lantas mengambil inisiatif memutar haluan. Wong rencana saya didukung Pak Harto. Menurut Suparto itu pasukan tak dikenal.Tetapi menjelang tiba diistana.Disana Bung Karno lantas ditemani Oemar Dhani selalu Menpangau yang bertanggung jawab terhadap keamanan bandara. Setelah Bung Karno tiba di Halim. Dia mengatakan kepada saya. Oesman. Tujuh Jendral itu benar-benar ditangkap dan dihabisi. Menko / Ketua MPRS D. wartawan Koran ini. sejumlah pasukan yang siap menangkap tujuh jendral sedang berkumpul di dekat Monas. Pengadilan ini hanya sandiwara. Menjelang dini hari 1 Oktober 1965. Beberapa saat kemudian Brigjen Soepardjo ( Pangkopur II Kostrad ) yang tadi malam bersama Kolonel Abdul Latief dan Letkol Untung melapor ke Soeharto di RSPAD Gatot Soebroto tentang persiapan pasukan penjemput para jendral. jika pengawal merasa bahwa presiden dalam bahaya. Toh. baru ajudan menjelaskan kondisi bahaya itu. dia langsung berangkat dengan dikawal ajudan Parto yang sekaligus menjadi sopir.N. sebagian dibunuh di Lubang Buaya.Dalam protokoler pengamanan presiden. Kalau ada apa apa dari Halim akan dengan cepat terbang ketempat lain. beberapa tokoh nasional berada di Halim ( dekat Lubangt buaya?) Berikut cuplikan memoar Dr. Tapi. Apa yang terjadi kemudian? Bagaimana Presiden Soekarno.Sebelum Bung Karno bertanya tanya. Sejumlah pasukan bersenjata siaga dilokasi blokade.Begitu mendapatkan telepon. Beberapa jam kemudian (1Oktober 1965). Karena itu. Mereka tidak berkumpul di satu tempat. Ternyata Soeharto mendukung. Untung melaporkan adanya isu Dewan Jendral yang akan melakukan kudeta. bahkan siap membantu mendatangkan pasukan. PERTANYAAN penting dalam sejarah G 30 S adalah : mengapa di pagi buta 1 Oktober 1965 saat tujuh Jendral dibantai di Lubang Buaya. Di pertemuan itu. baik sejak berjayanya dijaman Bung karno maupun setelah dipenjara Orde Baru. DN Aidit. Berikut lanjutan penuturan Soebandrio. melapor ke Bung Karno. Ban. mobil berbalik arah. dan Oemar Dhani bisa berada di Halim (dekat Pondok Gede) pada pagi buta 1 Oktober 1965 ? Soebandrio memang controversial. akhirnya dia dieksekusi juga. bahkan mereka datang kesana tanpa koordinasi. Parto mengatakan. Disana ada Presiden Soekarno. pengawal harus secepatnya membawa presiden ke bandara.Tidak ada pemberitahuan kepada ajudan presiden bahwa ada blokade di sekitar istana. Bung Karno menurut saja. bahwa baru saja terjadi penculikan beberapa jendral. D. Dari Wisma Yaso mobil meluncur keutara menuju istana. Kawasan Halim pada dini hari itu seperti menjadi sentra berkumpulnya tokoh tokoh nasional sekaligus tempat pembantaian para jendral. sebaiknya kita ke Halim saja pak. tampak ada blokade jalan.

Instruksi Bung Karno agar semua pasukan stand by di posisi masing2 ternyata tidak ditaati Soeharto. Wakil Perdana Menteri II Leimena yang pagi itu sudah berada disana mengusulkan.. Sebab pasukan dari Kostrad dibawah pimpinan Sarwo Edhi Wibowo sudah disiapkan untuk menyerbu Halim. oesman ) Kita berdoa : Semoga nubuat Daniel 12:4. suami saya diculik katanya.Semua pasukan hanya boleh bergerak atas perintah saya selaku presiden dan panglima tertinggi ABRI. Pagi itu. Hampir bersamaan dengan keluarnya instruksi Presiden Soekarno. Isi instruksi tersebut: semua pasukan harap stand by di posisinya masing2. bagaimana mungkin posisi presiden bisa begitu terdesak hanya dalam beberapa jam akibat penculikan para jendral yang bagi presiden Soekarno saat itu belum jelas dilakukan oleh siapa. Semua itu didukung Soeharto. Beberapa saat setelah Bung Karno meninggalkan Halim. akan terungkap diakhir jaman ini. Sekarang Soeharto malah memerintahkan agar Untung ditangkap. bahwa malam itu Aidit dibawa tentara menuju Halim. Rangkaian peristiwa tersebut bergerak sangat cepat dan detik ke detik. Instruksi itu lantas disambut Soeharto dengan perintah agar Letkol Untung dan kawan kawan ditangkap secepatnya. Siapa Dalang Peristiwa Berdarah Ini???? Gerakan 30 September Dari Wikipedia bahasa Indonesia.Sulit dibayangkan. Ini sungguh aneh. Jelas. Di Makostrad Bambang diberi tahu Soeharto agar Presiden Soekarno dibawa pergi dari pangkalan Halim. pasukan dibawah pimpinan Sarwo Dhie Wibowo memang bergerak ke Halim menyerbu pasukan penangkap dan pembunuh para jenderal ( djono w. biisa disimpulkan. hal itu membingungkan Untung. rumahnya didatangi beberapa tentara berseragam lengkap.Sebaliknya Soeharto malah memerintahkan agar Soekarno menyingkir dari Pangkalan Halim. dari Pangkalan Halim Presiden Soekarno mengeluarkan instruksi yang disampaikan melalui radiogram ke Markas Besar ABRI. dari menit kemenit. Jatim. Beberapa hari kemudian saya didatangi istri Aidit. Bung Karno lantas meminta nasihat para pembantu militernya. G-30S/PKI. Soeharto memanggil salah satu ajudan Bung Karno Bambang Widjanarko yang berada di Halim agar segera menghadap dirinya di Makostrad.Sebab jaraknya paling dekat dengan Jakarta dan naik pesawat sangat berbahaya terhadap kemungkinan tembakan. Brigjen Soepardjo mengusulkan agar Bung Karno terbang ke Bali. jelas Bung Karno geram sekaligus bingung. Dari berbagai usul itu Bung Karno menganggap bahwa dirinya memang sedang dalam bahaya. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi . Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). bahwa dia dijemput tentara pada malamnya.Dia tidak berada disatu tempat dengan Bung Karno dan Oemar Dhani.Dia sudah melapor ke Soeharto soal Dewan Jendral yang akan melakukan kup dan menyampaikan gagasan mendahului geraksan Dewan Jendral dengan menangkap mereka.Bahkan Soeharto memberikan bantuan pasukan dari Kodam Siliwangi. apa yang belum terungkap. langkah paling hati hati adalah ke Istana Bogor lewat jalan darat.Aidit saat itu berada di sebuah rumah disekitar Halim. Saat pesan ini disampaikan Bambang kepada Bung Karno. bahwa 7 jendral tersebut dibunuh. Saat itu Bung Karno hanya mendapatkan informasi.itu juga berada di Halim. Dia berceritera bahwa pada Kamis 30 September 1965 malam.Hindari pertumpahan darah.Menpangau Oemar Dhani mengusulkan terbang ke Madiun. Dengan keberadaan Aidit di Halim pada dini hari dan cerita istrinya.Akhirnya dia memutuskan menuju Istana Bogor lewat darat.Semua persoalan akan diselesaikan pemerintah/presiden. ensiklopedia bebas Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI.

inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden . PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung. Perayaan Milad PKI yang ke 45 di Jakarta pada awal tahun 1965 Pada kunjungan Menlu Subandrio ke Tiongkok. ditambah 3 juta dari pergerakan pemudanya. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum burjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. Latar belakang PKI merupakan partai komunis yang terbesar di seluruh dunia. di luar Tiongkok dan Uni Soviet. inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. foreign reserves menurun.000 pucuk senjata chung. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis.5 juta anggota dan pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota. Termasuk pergerakan wanita (Gerwani).5 juta.sekali lagi dengan dukungan penuh dari PKI. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis. organisasi penulis dan artis dan pergerakan sarjananya. Angkatan kelima . gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin". Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting. Pendapatan ekspor menurun. foreign reserves menurun. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden . Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. PKI juga mengontrol pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3. Perdana Menteri Zhou Enlai memberikan 100. Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin".selewat malam tanggal 30 September sampai di awal 1 Oktober 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting. Pendapatan ekspor menurun.sekali lagi dengan hasutan dari PKI. Pada era "Demokrasi Terpimpin". Anggotanya berjumlah sekitar 3. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan nasionalis dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. Penawaran ini gratis tanpa syarat dan kemudian dilaporkan ke Bung Karno tetapi belum juga menetapkan waktunya sampai meletusnya G30S. Pada era "Demokrasi Terpimpin".

Aidit menganjurkan semua anggota PKI membersihkan diri dari "sikapsikap sektarian" kepada angkatan bersenjata.Pada kunjungan Menlu Subandrio ke Tiongkok. dan lain-lain). jendral-jendral militer tingkat tinggi juga menjadi anggota kabinet. termasuk para komunis". Menpangad. Dari tahun 1963. Pada permulaan 1965. penawaran ini gratis tanpa syarat dan kemudian dilaporkan ke Bung Karno tetapi belum juga menetapkan waktunya sampai meletusnya G30S. Perdana Menteri Zhou Enlai menjanjikan 100. mempunyai ide tentang Angkatan Kelima yang berdiri sendiri terlepas dari ABRI. Bentrokan-bentrokan tersebut dipicu oleh propaganda PKI yang menyatakan bahwa petani berhak atas setiap tanah. Pemimpin-pemimpin PKI juga menginfiltrasi polisi dan tentara denga slogan "kepentingan bersama" polisi dan "rakyat".000 pucuk senjata jenis chung. Kepemimpinan PKI tidak berkeberatan karena industri menurut mereka adalah milik pemerintahan NASAKOM. para buruh mulai menyita perusahaan-perusahaan karet dan minyak milik Amerika Serikat. Kemungkinan besar PKI meniru revolusi Bolsevik di Rusia. Rejim Sukarno mengambil langkah terhadap para pekerja dengan melarang aksi-aksi mogok di industri. Bentrokan-bentrokan besar terjadi antara mereka dan polisi dan para pemilik tanah. mengimbau semua pengarang dan seniman sayapkiri untuk membuat "massa tentara" subyek karya-karya mereka. Aidit memberikan ceramah kepada siswa-siswa sekolah angkatan bersenjata di mana ia berbicara tentang "perasaan kebersamaan dan persatuan yang bertambah kuat setiap hari antara tentara Republik Indonesia dan unsur-unsur masyarakat Indonesia. Tetapi petinggi Angkatan Darat tidak setuju dan hal ini lebih menimbulkan nuansa curiga-mencurigai antara militer dan PKI. Di akhir 1964 dan permulaan 1965 ribuan petani bergerak merampas tanah yang bukan hak mereka atas hasutan PKI. Pada waktu yang sama. Menteri-menteri PKI tidak hanya duduk di sebelah para petinggi militer di dalam kabinet Sukarno ini. . tetapi mereka terus mendorong ilusi yang sangat berbahaya bahwa angkatan bersenjata adalah merupakan bagian dari revolusi demokratis "rakyat". kepemimpinan PKI makin lama makin berusaha memprovokasi bentrokanbentrokan antara aktivis massanya dan polisi dan militer. Kepemimpinan PKI menjawab ini dengan memasuki pemerintahan dengan resmi. Di bulan Agustus 1964. Jendral-jendral tersebut masuk kabinet karena jabatannya di militer oleh Sukarno disamakan dengan setingkat mentri. Pada awal tahun 1965 Bung Karno atas saran dari PKI akibat dari tawaran perdana mentri RRC. tidak peduli tanah siapa pun (milik negara=milik bersama). Pemimpin PKI DN Aidit mengilhami slogan "Untuk Ketentraman Umum Bantu Polisi". di mana di sana rakyat dan partai komunis menyita milik Tsar dan membagi-bagikannya kepada rakyat. Hal ini dapat dibuktikan dengan nama jabatannya (Menpangab.

Konfrontasi Indonesia-Malaysia merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI. Mereka. Kepemimpinan PKI tetap berusaha menekan aspirasi revolusioner kaum buruh di Indonesia. Walaupun undang-undangnya sudah ada namun pelaksanaan di daerah tidak jalan sehingga menimbulkan gesekan antara para petani penggarap dengan pihak pemilik tanah yang takut terkena UUPA. menyatakan keperluan untuk pendirian "angkatan kelima" di dalam angkatan bersenjata. jadi hal ini bukan merupakan alasan PKI melakukan tindakan tersebut. Tahunya Aidit akan jenis sakitnya Sukarno membuktikan bahwa hal tersebut sengaja dihembuskan PKI untuk memicu ketidakpastian di masyarakat. Faktor Malaysia Negara Federasi Malaysia yang baru terbentuk pada tanggal 16 September 1963 adalah salah satu faktor penting dalam insiden ini[1]. Di bulan Mei 1965. di Jawa Barat. Hal ini meningkatkan kasak-kusuk dan isu perebutan kekuasaan apabila Bung Karno meninggal dunia. yang terdiri dari pekerja dan petani yang bersenjata. Aidit tahu persis bahwa Bung Karno hanya sakit ringan saja. PKI di beberapa tempat bahkan sudah mengancam kyai-kyai bahwa mereka akan disembelih setelah tanggal 30 September 1965 (hal ini membuktikan bahwa seluruh elemen PKI mengetahui rencana kudeta 30 September tersebut). Keributan antara PKI dan islam (tidak hanya NU.Tidak lama PKI mengetahui dengan jelas persiapan-persiapan untuk pembentukan rejim militer. Namun menurut Subandrio. Peristiwa yang menonjol dalam rangka ini antara lain peristiwa Bandar Betsi di Sumatera Utara dan peristiwa di Klaten yang disebut sebagai µaksi sepihak¶ dan kemudian digunakan sebagai dalih oleh militer untuk membersihkannya. berusaha menenangkan bahwa usul PKI akan memperkuat negara. tapi juga dengan Persis dan Muhammadiya) itu pada dasarnya terjadi di hampir semua tempat di Indonesia. Panitia Agraria yang menghasilkan UUPA terdiri dari wakil pemerintah dan wakil berbagai ormas tani yang mencerminkan 10 kekuatan partai politik pada masa itu. Politbiro PKI masih mendorong ilusi bahwa aparatus militer dan negara sedang diubah untuk memecilkan aspek antirakyat dalam alat-alat negara. depan jendral-jendral militer. dan di propinsi-propinsi lain juga terjadi hal demikian. Aidit menyatakan dalam laporan ke Komite Sentral PKI bahwa "NASAKOMisasi" angkatan bersenjata dapat dicapai dan mereka akan bekerjasama untuk menciptakan "angkatan kelima". kepemimpinan PKI malah berusaha untuk membatasi pergerakan massa yang makin mendalam ini dalam batas-batas hukum kapitalis negara. melibatkan sebagian massa pengikutnya dengan melibatkan backing aparat keamanan. menjelaskan motivasi para tentara yang . Jawa Timur. Isu sakitnya Bung Karno Sejak tahun 1964 sampai menjelang meletusnya G30S telah beredar isu sakit parahnya Bung Karno. Isu masalah tanah dan bagi hasil Pada tahun 1960 keluarlah Undang-Undang Pokok Agraria (UU Pokok Agraria) dan UndangUndang Pokok Bagi Hasil (UU Bagi Hasil) yang sebenarnya merupakan kelanjutan dari Panitia Agraria yang dibentuk pada tahun 1948. Bukannya memperjuangkan mobilisasi massa yang berdiri sendiri untuk melawan ancaman militer yang sedang berkembang itu.

Perintah Soekarno kepada Angkatan Darat untuk meng"ganyang Malaysia" ditanggapi dengan dingin oleh para jenderal pada saat itu. antek nekolim. dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengubah keinginannya meng"ganyang Malaysia". padahal tentara Indonesia sebenarnya sangat mahir dalam peperangan gerilya. Soekarno.menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober). mengeluh. sedangkan di pihak lain Kepala Staf TNI Angkatan Darat A. jadi motif PKI untuk mendukung kebijakan Soekarno tidak sepenuhnya idealis. dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat. membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman Perdana Menteri Malaysia saat itu dan memaksanya untuk menginjak Garuda. Soekarno adalah seorang individualis. Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan Tunku yang menginjak-injak lambang negara Indonesia[2] dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan sebutan "Ganyang Malaysia" kepada negara Federasi Malaysia yang telah sangat menghina Indonesia dan presiden Indonesia. Dia tidak mungkin menjadi boneka.H. mengakui bahwa ia adalah seorang yang memiliki harga diri yang sangat tinggi. Di pihak PKI. konfrontasi tak dilakukan sepenuh hati dan ia merasa operasinya disabotase dari belakang[3]. Soekarno merasa kecewa dan berbalik mencari dukungan PKI untuk melampiaskan amarahnya kepada Malaysia. seperti yang ditulis di otobiografinya. komandan pasukan di Kalimantan Barat. Soekarno tidak mungkin menghambakan diri pada dominasi kekuasaan manapun djuga. dan di lain pihak mereka akan menghadapi Soekarno yang mengamuk jika mereka tidak berperang. PKI juga memanfaatkan kesempatan itu untuk keuntungan mereka sendiri. merobek-robek foto Soekarno. mereka menjadi pendukung terbesar gerakan "ganyang Malaysia" yang mereka anggap sebagai antek Inggris. Hal ini juga dapat dilihat dari kegagalan operasi gerilya di Malaysia. Di satu pihak Letjen Ahmad Yani tidak ingin melawan Malaysia yang dibantu oleh Inggris dengan anggapan bahwa tentara Indonesia pada saat itu tidak memadai untuk peperangan dengan skala tersebut. di mana para demonstran menyerbu gedung KBRI. Akhirnya para pemimpin Angkatan Darat memilih untuk berperang setengah hati di Kalimantan. amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur. Manusia jang tjongkak dengan suara-batin yang menjalanjala. Brigadir Jenderal Suparjo. . Mengetahui bahwa tentara Indonesia tidak mendukungnya. Posisi Angkatan Darat pada saat itu serba salah karena di satu pihak mereka tidak yakin mereka dapat mengalahkan Inggris. Tak heran. Nasution setuju dengan usulan Soekarno karena ia mengkhawatirkan isu Malaysia ini akan ditunggangi oleh PKI untuk memperkuat posisinya di percaturan politik di Indonesia. manusia jang mengakui bahwa ia mentjintai dirinja sendiri tidak mungkin mendjadi satelit jang melekat pada bangsa lain.

khususnya dengan adanya poros Jakarta-Beijing-Moskow-Pyongyang-Phnom Penh.. Peranan badan intelejen Amerika Serikat (CIA) pada peristiwa ini sebatas memberikan 50 juta rupiah (uang saat itu) kepada Adam Malik dan walkie-talkie serta obat-obatan kepada tentara Indonesia. dan Bali dilakukan oleh PKI atau NU/PNI.. hal ini dapat dilihat dari telegram Duta Besar Green ke Washington pada tanggal 8 Agustus 1965 yang mengeluhkan bahwa usahanya untuk melawan propaganda anti-Amerika di Indonesia tidak memberikan hasil bahkan tidak berguna sama sekali. Soekarno juga mengetahui hal ini. Politisi Amerika pada bulanbulan yang menentukan ini dihadapkan pada masalah yang membingungkan karena mereka merasa ditarik oleh Sukarno ke dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia ini. Namun ia juga menegaskan bahwa suatu waktu "giliran PKI akan tiba. Untukku. agen CIA menyatakan ketidakpercayaan kepada tindakan PKI yang dirasa tidak masuk akal karena situasi politis Indonesia yang sangat menguntungkan mereka. namun ia memutuskan untuk mendiamkannya karena ia masih ingin meminjam kekuatan PKI untuk konfrontasi yang sedang berlangsung. mereka melihat posisi PKI yang semakin menguat sebagai suatu ancaman. Namun hingga saat ini kedua pandangan tersebut tidak memiliki banyak bukti-bukti fisik. ditambah hubungan internasional PKI dengan Partai Komunis sedunia. Faktor Amerika Serikat Amerika Serikat pada waktu itu sedang terlibat dalam perang Vietnam dan berusaha sekuat tenaga agar Indonesia tidak jatuh ke tangan komunisme. berperang hanya dengan setengah hati. karena posisi Indonesia yang melemah di lingkungan internasional sejak keluarnya Indonesia dari PBB (20 Januari 1965). perpecahan internal yang terjadi mulai mencuat ketika banyak tentara yang kebanyakan dari Divisi Diponegoro yang kesal serta kecewa kepada sikap petinggi Angkatan Darat yang takut kepada Malaysia. "Soekarno berkata."[2] Dari pihak Angkatan Darat. . Jawa Timur. Malaysia itu musuh nomor satu. Itu terserah kamu. menyebutkan bahwa Amerika menjadi aktor di balik layar dan setelah dekrit Supersemar Amerika memberikan daftar namanama anggota PKI kepada militer untuk dibunuh. dan berkhianat terhadap misi yang diberikan Soekarno. Salah satu pandangan mengatakan bahwa peranan Amerika Serikat dalam hal ini tidak besar. Pandangan lain. Suatu saat saya akan membereskan PKI. tetapi tidak sekarang.Pada saat PKI memperoleh angin segar. Mereka memutuskan untuk berhubungan dengan orang-orang dari PKI untuk membersihkan tubuh Angkatan Darat dari para jenderal ini. Dalam telegram kepada Presiden Johnson tanggal 6 Oktober. "Kamu bisa menjadi teman atau musuh saya. dan hingga akhir Oktober masih terjadi kebingungan atas pembantaian di Jawa Tengah. Faktor ekonomi . terutama dari kalangan korban dari insiden ini. justru para penentangnyalah yang menghadapi keadaan yang buruk. Dari sebuah dokumen rahasia badan intelejen Amerika Serikat (CIA) yang baru dibuka yang bertanggalkan 13 Januari 1965 menyebutkan sebuah percakapan santai Soekarno dengan para pemimpin sayap kanan bahwa ia masih membutuhkan dukungan PKI untuk menghadapi Malaysia dan oleh karena itu ia tidak bisa menindak tegas mereka.

Dinas intelejen Amerika Serikat mendapat data-data tersebut dari berbagai sumber. Jawa Timur. dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. ia sering menukar data-data apa yang ia kumpulkan untuk mendapatkan fasilitas teleks untuk mengirimkan berita. enam jenderal senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang dianggap loyal kepada PKI dan pada saat itu dipimpin oleh Letkol. gaplek. terjadi tindakan beberapa oknum yang termakan emosi dan membunuh Letjen Ahmad Yani. Bali serta tempat-tempat lainnya. GBU Isu Dokumen Gilchrist Dokumen Gilchrist yang diambil dari nama duta besar Inggris untuk Indonesia Andrew Gilchrist beredar hampir bersamaan waktunya dengan isu Dewan Jenderal. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu.Ekonomi masyarakat Indonesia pada waktu itu yang sangat rendah mengakibatkan dukungan rakyat kepada Soekarno (dan PKI) meluntur. Kedutaan Amerika Serikat juga dituduh memberikan daftar nama-nama anggota PKI kepada tentara untuk "ditindaklanjuti". Menanggapi isu ini. Soekarno disebut-sebut memerintahkan pasukan Cakrabirawa untuk menangkap dan membawa mereka untuk diadili oleh Soekarno. menyebutkan adanya "Teman Tentara Lokal Kita" yang mengesankan bahwa perwira-perwira Angkatan Darat telah dibeli oleh pihak Barat[4]. pun mereka menggunakan kain dari karung sebagai pakaian mereka. yang berakibat adanya backlash terhadap PKI dan pembantaian orang-orang yang dituduh anggota PKI di Jawa Tengah. rakyat kelaparan dan terpaksa harus antri beras. Namun yang tidak diduga-duga. dalam operasi penangkapan jenderal-jenderal tersebut. Untung. banyak rakyat Indonesia yang sehari-hari hanya makan bonggol pisang. Faktor ekonomi ini menjadi salah satu sebab kemarahan rakyat atas pembunuhan keenam jenderal tersebut. dan Harjono. gula. umbi-umbian. Pada 1 Oktober 1965 dini hari. EFERON BATUBARA . yang dijadikan basis skenario film "The Year of Living Dangerously". Inflasi yang mencapai 650% membuat harga makanan melambung tinggi. Panjaitan. Mereka tidak sepenuhnya menyetujui kebijakan "ganyang Malaysia" yang dianggap akan semakin memperparah keadaan Indonesia. wartawan The Nation yang menulis buku "Indonesian Upheaval". Beberapa faktor yang berperan kenaikan harga ini adalah keputusan Suharto-Nasution untuk menaikkan gaji para tentara 500% dan penganiayaan terhadap kaum pedagang Tionghoa yang menyebabkan mereka kabur. Sebagai akibat dari inflasi tersebut. salah satunya seperti yang ditulis John Hughes. yang oleh beberapa pihak disebut sebagai pemalsuan oleh intelejen Ceko di bawah pengawasan Jenderal Agayant dari KGB Rusia. minyak. Dokumen ini. Mayjen Soeharto kemudian mengadakan penumpasan terhadap gerakan Isu Dewan Jenderal Pada saat-saat yang genting sekitar bulan September 1965 muncul isu adanya Dewan Jenderal yang mengungkapkan adanya beberapa petinggi Angkatan Darat yang tidak puas terhadap Soekarno dan berniat untuk menggulingkannya. serta bahan makanan yang tidak layak dikonsumsi lainnya.

Yogyakarta) Para korban tersebut kemudian dibuang ke suatu lokasi di Pondok Gede. INR/IL Historical Files. W. Special Handling). John Roosa (Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement and Suharto's Coup d'État in Indonesia). Satu-satunya bukti yang bisa dielaborasi adalah pertemuan Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Pangkostrad (pada zaman itu jabatan Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat tidak membawahi pasukan. Mayat mereka ditemukan pada 3 Oktober. Prof. Tampak Mayjen Soeharto di sebelah kanan Pada tanggal 1 Oktober 1965 Sukarno dan sekretaris jendral PKI Aidit menanggapi pembentukan Dewan Revolusioner oleh para . putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudan beliau. Priority. Dr. Yogyakarta) Letkol Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas. Selain itu beberapa orang lainnya juga turut menjadi korban: y y y Bripka Karel Satsuit Tubun (Pengawal kediaman resmi Wakil Perdana Menteri II dr. Government Printing Office of the US (Department of State. Roger Channel. selamat dari upaya pembunuhan tersebut. Ralph McGehee (The Indonesian Massacres and the CIA). berbeda dengan sekarang) dengan Kolonel Abdul Latief di Rumah Sakit Angkatan Darat.O'G. Suharto merupakan pihak yang paling diuntungkan dari peristiwa ini. Meski demikian. Lettu CZI Pierre Andreas Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut. Anderson and Ruth T. 1963-1965. Pasca kejadian Pemakaman para pahlawan revolusi. McVey (Cornell University).J. Indonesia.F. Sebaliknya. Beberapa diantaranya adalah karya Benedict R. Wertheim (Serpihan Sejarah Th65 yang Terlupakan). Leimena) Kolonel Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas. Secret.Isu Keterlibatan Soeharto Hingga saat ini tidak ada bukti keterlibatan/peran aktif Soeharto dalam aksi penculikan tersebut. Korban Keenam pejabat tinggi yang dibunuh tersebut adalah: y y y y y y Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi) Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi) Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan) Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen) Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik) Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat) Jenderal TNI Abdul Harris Nasution yang menjadi sasaran utama. Banyak penelitian ilmiah yang sudah dipublikasikan di jurnal internasional mengungkap keterlibatan Suharto dan CIA. Jakarta yang dikenal sebagai Lubang Buaya.

. sebagai panglima Angkatan Darat. saya perintahkan engkau. Uni-Sovyet dan negara-negara lain di Konperensi Solidaritas Negara-Negara Afrika.Kita mendengar dengan penuh minat tentang pidato anda di radio kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan menghindari kekacauan. yang sama sekali berdiri diatas prinsip Berdikari. Mongolia."pemberontak" dengan berpindah ke Pangkalan Angkatan Udara Halim di Jakarta untuk mencari perlindungan.Imbauan ini akan dimengerti secara mendalam. kerjakan apa yang kuperintahkan kepadamu dengan sebaik-baiknya. buatlah Angkatan Darat ini satu Angkatan dari pada Republik Indonesia.. yang sedang terjadi terhadap rakyat Indonesia. Angkatan Laut. Pernyataan ini dicetak ulang di koran CPA bernama "Tribune". Sukarno melantik Mayjen Suharto menjadi Menteri/Panglima Angkatan Darat di Istana Negara. Angkatan Udara. pemimpin-pemimpin Uni-Sovyet Brezhnev. Pada tanggal 12 Oktober 1965. Dan oleh karena Manipol-USDEK ini adalah haluan daripada negara Republik Indonesia. yaitu persatuan antara angkatan bersenjata dan para korbannya." Pada tanggal 16 Oktober 1965. maka dia harus dijunjung tinggi. Saya doakan Tuhan selalu beserta kita dan beserta engkau! Dalam sebuah Konferensi Tiga Benua di Havana di bulan Februari 1966.. maka barulah revousi kita bisa jaya.. yang berhasil menetralisir usaha-usaha para kontra-revolusioner apa yang dinamakan pergerakan 30 . kita semuanya. Asia dan Amerika Latin. Hanya jikalau kita berdiri benar-benar di atas Panca Azimat ini. Oleh Angkatan Darat. menyatakan "penghargaan penuh" atas usahausaha perwakilan-perwakilan dari Nepal. dan penghentian kekerasan. Pendirian mereka mendapatkan pujian dari rejim Suharto. Parlemen Indonesia mengesahkan resolusi pada tanggal 11 Februari. Soeharto. Biro Politik dari Komite Sentral PKI segera menganjurkan semua anggota dan organisasi-organisasi massa untuk mendukung "pemimpin revolusi Indonesia" dan tidak melawan angkatan bersenjata. dan sebagai Menteri dalam kabinetku. Manipol-USDEK telah ditentukan oleh lembaga kita yang tertinggi sebagai haluan negara Republik Indonesia. yang sama sekali berdiri atas prinsip Manipol-USDEK. sekarang Angkatan Darat pimpinannya saya berikan kepadamu. Angkatan Kepolisian Negara. yang sama sekali berdiri diatas Nasakom. yang sama sekali berdiri diatas Trisakti. Pada tanggal 6 Oktober Sukarno mengimbau rakyat untuk menciptakan "persatuan nasional". dipupuk oleh semua kita. Berikut kutipan amanat presiden Sukarno kepada Suharto pada saat Suharto disumpah[5]: Saya perintahkan kepada Jenderal Mayor Soeharto. Angkatan Bersenjata daripada Republik Indonesia yang sama sekali menjalankan Panca Azimat Revolusi. Mikoyan dan Kosygin mengirim pesan khusus untuk Sukarno: "Kita dan rekan-rekan kita bergembira untuk mendengar bahwa kesehatan anda telah membaik. dijalankan. perwakilan Uni-Sovyet berusaha dengan segala kemampuan mereka untuk menghindari pengutukan atas penangkapan dan pembunuhan orang-orang yang dituduh sebagai PKI.

dan para pemimpin dan pelindung mereka. Koresponden khusus dari Frankfurter Allgemeine Zeitung bercerita tentang mayat-mayat di pinggir jalan atau dibuang ke dalam galiangalian dan tentang desa-desa yang separuh dibakar di mana para petani tidak berani meninggalkan kerangka-kerangka rumah mereka yang sudah hangus. para terdakwa dipaksa untuk membunuh teman-teman mereka untuk membuktikan kesetiaan mereka.000 orang. Pada akhir 1965. di mana udara yang lembab membawa bau mayat membusuk. atau mereka yang dianggap sebagai anggota dan simpatisan PKI. semua partai kelas buruh yang diketahui dan ratusan ribu pekerja dan petani Indonesia yang lain dibunuh atau dimasukkan ke kamp-kamp tahanan untuk disiksa dan diinterogasi. adalah pelaku pembunuhan-pembunuhan ini. untuk bercampur-tangan di dalam urusan dalam negeri Indonesia. Di kota-kota besar pemburuan-pemburuan rasialis "antiTionghoa" terjadi.September. Ada laporan-laporan bahwa Sungai Brantas di dekat Surabaya menjadi penuh mayat-mayat sampai di tempat-tempat tertentu sungai itu "terbendung mayat".000 orang menjadi korban di permulaan 1966. Berapa jumlah orang yang dibantai tidak diketahui dengan persis . Transportasi sungai menjadi terhambat secara serius." Di pulau Bali. Di daerah-daerah lain. semua anggota dan pendukung PKI. Dihasut dan dibantu oleh tentara. . yang sebelum itu dianggap sebagai kubu PKI. majalah "Time" memberitakan: "Pembunuhan-pembunuhan itu dilakukan dalam skala yang sedemikian sehingga pembuangan mayat menyebabkan persoalan sanitasi yang serius di Sumatra Utara. Sewaktu regu-regu militer yang didukung dana CIA [1] menangkapi semua anggota dan pendukung PKI yang terketahui dan melakukan pembantaian keji terhadap mereka. kelompok-kelompok pemuda dari organisasi-organisasi muslim sayap-kanan seperti barisan Ansor NU dan Tameng Marhaenis PNI melakukan pembunuhanpembunuhan massal. antara 500. paling sedikit 35. sementara perkiraan lain menyebut dua sampai tiga juga orang. Pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai pemerintah yang mengadakan aksi mogok sebagai protes atas kejadian-kejadian kontra-revolusioner ini dipecat. terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di sana para Tamin. Pembunuhan-pembunuhan ini terjadi di Jawa Tengah (bulan Oktober). Orang-orang dari daerah-daerah ini bercerita kepada kita tentang sungai-sungai kecil yang benar-benar terbendung oleh mayat-mayat. Jawa Timur (bulan November) dan Bali (bulan Desember). Namun diduga setidak-tidaknya satu juta orang menjadi korban dalam bencana enam bulan yang mengikuti kudeta itu.000 dan satu juta anggota-anggota dan pendukung-pendukung PKI telah menjadi korban pembunuhan dan ratusan ribu lainnya dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi.perkiraan yang konservatif menyebutkan 500. tanpa adanya perlawanan sama sekali." Penangkapan dan pembantaian Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pembantaian di Indonesia 1965 1966 Dalam bulan-bulan setelah peristiwa ini. pasukan komando elite Partai Nasional Indonesia.

Hal ini didokumentasikan oleh Jhon Pilger dalam film The New Rulers of World (tersedia di situs video google) yang menggambarkan bagaimana kekayaan alam Indonesia dibagi-bagi bagaikan rampasan perang oleh perusahaan asing pasca jatuhnya Soekarno. yang telah melarikan diri. . Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. ditangkap dan dibunuh oleh TNI pada tanggal 24 November. Asian Development Bank.Paling sedikit 250. dan Chase Manhattan. Swiss Menyusul peralihan tampuk kekuasaan ke tangan Suharto. Kebijakan ekonomi pro liberal sejak saat itu diterapkan. Pertemuan Jenewa.000 orang pekerja dan petani dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi. General Motors. Kekuatan tak terbatas ini pertama kali digunakan oleh Suharto untuk melarang PKI. Sukarno memberi Suharto kekuasaan tak terbatas melalui Surat Perintah Sebelas Maret. Aidit. The International Paper Corporation. Empat tapol. Mobil Oil mendapatkan ladang gas di Natuna. cadangan dan sumber daya alam yang melimpah. ICI. American Express. Johannes Surono Hadiwiyino. pada bulan Nopember 1967. Leman Brothers. Ia memerintah Suharto untuk mengambil "langkah-langkah yang sesuai" untuk mengembalikan ketenangan dan untuk melindungi keamanan pribadi dan wibawanya. Simon Petrus Sulaeman dan Nobertus Rohayan. Pada masa pemerintahan Soeharto. dan pasar yang besar. pada tanggal 11 Maret 1966. Peringatan Sesudah kejadian tersebut. Goodyear. US Steel. tetapi pekerjaannya diteruskan oleh Sekretaris Kedua PKI Nyoto. British Leyland. Imperial Chemical Industries. Tim Ekonomi Indonesia menawarkan: tenaga buruh yang banyak dan murah. Sukarno dipertahankan sebagai presiden tituler diktatur militer itu sampai Maret 1967. 1 Oktober. Korporasi multinasional diantaranya diwakili perusahaan-perusahaan minyak dan bank. British American Tobacco. Safar Suryanto. Eksekusi-eksekusi masih dilakukan sampai sekarang. Kepemimpinan PKI terus mengimbau massa agar menuruti kewenangan rejim Sukarno-Suharto. dihukum mati hampir 25 tahun sejak kudeta itu. Caltex mendapatkan ladang minyak di Riau.000 orang masih dipenjarakan sebagai tahanan politik pada akhir 1969. diselenggarakan pertemuan antara para ekonom orde baru dengan para CEO korporasi multinasional di Swiss. ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Siemens. perusahaan lain mendapat hutan tropis. Selain itu pada masa Soeharto biasanya dilakukan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi di TMP Kalibata. Freeport mendapat emas di Papua Barat. termasuk belasan orang sejak tahun 1980an. Supersemar Lima bulan setelah itu. 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. Diperkirakan sekitar 110. biasanya sebuah film mengenai kejadian tersebut juga ditayangkan di seluruh stasiun televisi di Indonesia setiap tahun pada tanggal 30 September. Hari berikutnya.

(Baris kedua Kiri-kanan) Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo. mengatakan bahwa di tahun 1965. Fakta Dibalik Peristiwa G 30 S PKI (versiku) Bag 1 Posted on 22 Mei 2007 by Dion Terilhami dari tulisan Jarar Siahaan di BatakNews yang berjudul ³Pantaskah Soeharto Diampuni´. Itu juga menjadi penyebab tidak terteranya nama Soeharto dalam daftar 7 jendral yang menjadi target pembunuhan dalam pemberontakan PKI. Acara yang bertajuk "Pekan Seni Budaya dalam rangka memperingati 40 tahun tragedi kemanusiaan 1965" ini berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Menurutku ahli sejarah itu juga termakan image yang sengaja dibuat Soeharto bahwa dia adalah orang yang paling berjasa atas dibubarkannya Partai yang kini dianggap sebagai partai terlarang di negeri kita. 7 Jendral yang menjadi target operasi PKI (Baris pertama kiri-kanan) Jendral TNI Anumerta Ahmad Yani. Mudah-mudahan apa yang aku tulis ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai kejadian yang sebenarnya. Haryo Sasongko. Letjen TNI Anumerta S Parman. dan Putmainah. Selain civitas academica Universitas Indonesia. di Indonesia hanya ada satu Jendral dan dia adalah Mayjen TNI Soeharto. acara itu juga dihadiri para korban tragedi kemanusiaan 1965. Letjen TNI Anumerta Suprapto. Murad Aidit. . sebuah pemberontakan terjadi atas keutuhan Pancasila (itu kata rezim Orde Baru) namun berhasil ditumpas sampai ke akar-akarnya oleh seorang perwira tinggi bernama Soeharto. tepatnya tentang peristiwa pemberontakan G 30 S/PKI. Sasuke. tanpa mengurangi rasa hormat terhadap versi lain yang lebih benar. Soeharto adalah seorang prajurit TNI berpangkat cukup tinggi dan juga memegang salah satu jabatan penting dalam jajaran TNI sebagai Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad). Pada tahun 1965 tepatnya pada tanggal 30 September 1965. diadakan rangkaian acara peringatan untuk mengenang peristiwa pembunuhan terhadap ratusan ribu hingga jutaan jiwa di berbagai pelosok Indonesia. Pada 29 September . dan dari peringatan 9 tahun turunnya Rezim Soeharto. Perlu aku tegaskan sekali lagi ini adalah versiku. Pada masa kepemimpinan Ir. film itu sudah tidak ditayangkan lagi dan hanya tradisi tabur bunga yang dilanjutkan.Namun sejak era Reformasi bergulir. Letjen TNI Anumerta MT Haryono. Sebuah cerita isapan jempol. Mayjen TNI Anumerta DI Panjaitan. Soeharto adalah seorang perwira tinggi yang tidak terlalu diperhitungkan. Ada seorang ahli sejarah yang sempat meneliti tentang kejadian yang menimpa bangsa kita di tahun 1965. Soekarno.4 Oktober 2006. antara lain Setiadi. aku coba manuangkan apa yang aku ketahui lalu simpulkan berdasarkan fakta dari kejadian yang terjadi 42 tahun silam di Jakarta. Kapten Czi Anumerta Pierre Tendean Apa mungkin Soekarno lupa pada jasa Soeharto yang menjadi arsitek Serangan Umum 1 Maret atas Kota Yogya yang berhasil menguasai Kota Yogya selama 6 jam yang kala itu dikuasai oleh Belanda? Ataukah Soekarno mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi. Depok.

Dia biarkan PKI melakukan aksinya dengan membunuh para perwira tinggi TNI yang memang memegang jabatan penting di negara. Kalau anda sempat menonton film tersebut dan mendengar kata Resolusi Dewan Jendral yang sempat beberapa kali disebutkan dalam film tersebut. ada sebuah film yang wajib ditonton oleh semua siswa sekolah dasar di suluruh tanah air. Beberapa orang Jendral pada saat itu sedang merencanakan untuk menggulingkan kekuasaan Soekarno dan mengambil alih kekuasaan. Dengan demikian akan semakin berkurang saingan bagi Soeharto untuk meraih jabatan yang lebih tinggi dan . Sedikitpun mereka tidak menyinggung nama Soeharto karena memang Soeharto kala itu bukan siapa-siapa. Memang Sokarno lebih menyukai politik sosialis demokratik seperti yang diajarkan Uni Soviet kepada dunia kala itu yaitu pemerataan. Mereka khawatir jika para jendral berhasil. Soeharto juga memiliki kepentingan jika PKI berhasil. Doktrin yang dilontarkan PKI itu terhadap rakyat itu pada akhirnya berhasil membakar darah rakyat yang kala itu tengah dirundung duka yang mendalam dan berkepanjangan akibat dari ketidak stabilan perekonomian di sebuah negara yang masih muda ini. PKI adalah pendukung terkuat Soekarno. Hal ini sangat aku sesali sekarang karena ternyata film itu tidak menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi. Karena PKI takut kehilangan dukungan dari presiden. Akhirnya para pemimpin PKI sepakat tanggal yang tepat untuk melakukan aksi adalah pada tanggal 30 September. Fakta telah diputarbalikkan oleh seorang yang juga diperankan dalam film tersebut.Kisah Sebenarnya Ketika aku masih duduk di bangku sekolah dasar. > Para pimimpin PKI melakukan rapat tentang aksi yang bakal mereka lakukan. maka PKI harus secepatnya menumpas Dewan Jendral sebelum Dewan Jendral menggulingkan Soekarno. maka posisi mereka berada di ujung tanduk. Soeharto sendiri juga mengetahui tentang adanya resolusi Dewan Jendral dan mengetahui bahwa PKI akan melancarkan aksi untuk menumpasnya. Namun dia hanya diam. PKI sendiri mempunyai kepentingan dalam penumpasan ini. hal itu benar adanya. sebelum para jedral mendahuluinya. Aku juga sebagai salah seorang siswa SD ikut menonton film tersebut. Film itu adalah Pemberontakan G 30 S PKI . Maka direncanakanlah sebuah aksi untuk menumpas Dewan Jendral. dan Soekarno adalah pendukung terkuat PKI demi sebuah image bagi dunia internasional bahwa Indonesia tidak mudah dimasuki pengaruh Amerika Serikat. Para pemimpin PKI kala itu cukup resah dengan adanya isu tentang resolusi Dewan Jendral. Rakyat yang kala itu masih bodoh dicekoki dengan pernyataan-pernyataan pedas tentang seberapa menyeramkan dan menyakitkannya sebuah pemberontakan. PKI terus menyebarkan doktrin bahwa pemberontakan itu identik dengan kekejaman. Resolusi Dewan Jendral memang ada. Untuk itu mereka harus bergerak cepat. Kepentingan Soeharto sebenarnya adalah agar dia mulai dianggap penting dan kembali diperhitungkan di kancah percaturan negeri ini sehingga dia bisa mendapat jabatan yang lebih penting dari jabatan yang dia pegang saat itu. Disisi lain. berpacu dengan waktu untuk menumpas para jendral yang terlibat dalam Resolusi Dewan Jendral. Rakyat akan semakin terkepung dalam kesengsaraan. Dia tidak lain hanyalah seorang prajurit TNI berpangkat tinggi yang tidak diperhitungkan dan tidak penting sama sekali. Akhirnya PKI mendapat restu dari rakyat yang telah didoktrinnya untuk menumpas para jendral yang terlibat dalam Resolusi Dewan Jendral.

PKI dijadikan kambing hitam oleh Soeharto atas apa yang memang diinginkannya. Mungkinkah PKI akan menggulingkan pendukung terkuatnya? Tidak masuk akal. Tanggal 30 September pukul 4 pagi. Mereka dibawa ke lubang buaya dan diserahkan kepada masa pendukung PKI yang telah berkumpul di sana sejak sore hari tanggal 29 September untuk diadili dengan cara mereka. bahan pangan susah didapat dimana-mana. Ambisinya untuk menguasai negeri dengan pangkat dan jabatan yang dia miliki hanya tinggal selangkah lagi. kerusuhan pecah di seluruh wilayah negeri ini. Padahal PKI bermaksud menggagalkan kudeta yang akan dilancarkan oleh para jendral tersebut. Soeharto yang telah mengetahui hal ini mendapat laporan dari beberapa ajudan jendral yang telah diculik. Ingat PKI dan Soekarno saling mendukung. para pelaku pemberontakan PKI ditangkap dan sebagian lagi kabarnya melarikan diri ke luar negeri. lalu memfitnah PKI telah melakukan kudeta terhadap Soekarno sehingga orang-orang PKI yang mengetahui fakta sejarah dapat dengan mudah disingkirkan dengan cara difitnah. Hanya dalam waktu beberapa jam saja. Di buku sejarahku waktu SD ditulis. Isi Tritura adalah: 1. ³Mayjen TNI Soeharto dengan tangkas memegang tampuk pimpinan TNI yang lowong sepeninggal A Yani.´ Kalau bisa dan boleh aku ingin mengedit tulisan di buku sejarahku dengan kata-kata. Turunkan Harga . Lalu Soeharto menyebarkan doktrin bahwa PKI telah melakukan kudeta terhadap kepemimpinan Soekarno. apa mungkin PKI melakukan hal itu? Pagi harinya Soeharto bergerak cepat dan melangkahi tugas beberapa orang jendral atasannya dengan memegang tampuk pimpinan TNI untuk sementara tanpa meminta restu dari Presiden. Massa dibebaskan melakukan apa saja sesuka hati mereka kepada para jendral yang akan menambah kesengsaraan bagi rakyat tersebut. Beberapa elemen masyarakat melakukan aksi yang berbuntut dengan dicetuskannya Tritura (Tri Tuntutan Rakyat). Perekonomian anjlok. Massa yang berkumpul di lubang buaya berpesta pora sebelum akhirnya menyiksa hingga mati para jendral tersebut. Tahukah anda apa sebenarnya yang telah direncanakan Soeharto sebelumnya yang disimpannya baik-baik dalam benaknya? Dia biarkan PKI membunuh ketujuh Jendral tersebut. Pagi harinya. Soeharto hanya tersenyum dalam hati karena telah mengetahui bahwa semua ini akan terjadi. Lalu dengan mudah Soeharto yang telah mengetahui semua seluk beluk aksi PKI ini menumpas PKI. ³dengan lancang Soeharto memegang tampuk pimpinan TNI. Satu langkah Soeharto untuk menguasai negeri ini berhasil.´ Masih banyak orang yang harusnya dimintai restu oleh Soeharto atas inisiatifnya memegang tampuk pimpinan TNI. Negara yang masih muda ini serasa berasa di titik paling bawah dari keterpurukannya.lebih penting dari sekedar panglima Kostrad.Bubarkan PKI 2. Doktrin yang dilontarkan Soeharto adalah bahwa PKI akan melakukan pemberontakan terhadap kekuasaan Soekarno. diculiklah 7 jendral yang menjadi target operasi PKI. Supersemar Suasana negara saat itu benar-benar memburuk. harga bahan pangan menjulang.

3. Bersihkan kabinet dari unsur-unsur G 30 S PKI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful