P. 1
KOBEN 16

KOBEN 16

|Views: 244|Likes:
Dipublikasikan oleh agundj14
Keberhasilan keempat kali berturut-
turut sejak 2007, 2008, 2009 dan
2010 ini, merupakan wujud nyata
political will pimpinan daerah yang
didukung komitmen aparatur
pemerintahan
Keberhasilan keempat kali berturut-
turut sejak 2007, 2008, 2009 dan
2010 ini, merupakan wujud nyata
political will pimpinan daerah yang
didukung komitmen aparatur
pemerintahan

More info:

Published by: agundj14 on Jun 03, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2012

pdf

text

original

Edisi 16

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

TERBIT KAMIS 12 Halaman

tis ra G
klik www.tangerangkota.go.id

Keberhasilan keempat kali berturutturut sejak 2007, 2008, 2009 dan 2010 ini, merupakan wujud nyata political will pimpinan daerah yang didukung komitmen aparatur pemerintahan

H Wahidin Halim Walikota Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang Raih WTP Empat Kali Berturut-turut

SERANG - Pemerintah Kota Tangerang kembali menorehkan prestasi di bidang keuangan. Kota yang dipimpin Walikota H Wahidin Halim ini berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Terbaik untuk tahun anggaran 2010 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Dengan begitu berarti Kota Akhlakul Karimah ini empat kali secara berturutturut meraih predikat tersebut, yakni mulai tahun 2007, 2008, 2009 dan 2010. WH – sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Wahidin – yang langsung menerima penghargaan tersebut diminta berbagi pengalaman dengan menyampaikan Pidato Kehormatan di hadapan Bupati/ Walikota se-Banten serta Ketua DPRD se-Provinsi Banten pada saat acara penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintahan daerah tahun 2010 pada pemerintah kabupaten/ kota se-Provinsi Banten bertempat di Auditorium Kantor BPKRI Perwakilan Banten, Jalan Raya Palka No. 1 Serang, Senin (30/5). WH diberikan kehormatan khusus ini karena Pemkot Tangerang telah berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecual iaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang keempat kalinya. WH mengatakan keberhasilan keempat kali berturut-turut sejak 2007 , 2008, 2009 dan 2010 ini, merupakan wujud nyata political will pimpinan daerah yang didukung komitmen aparatur pemerintahan. “Ini bentuk komitmen dan transparansi Pemerintah Kota Tangerang,” katanya. Ditegaskannya, “inipun merupakan hasil kerja keras dan kinerja yang baik seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Tangerang.” Sistem pengelolaan keuangan Pemkot T angerang, (bersambung ke Hal 11)

Searah jarum jam: Walikota H Wahidin Halim memberi pidato kehormatan di hadapan kepala daerah, ketua DPRD, dan tamu undangan terkait raihan WTP atas laporan pengelolaan keuangan daerah terbaik dari BPK RI, walikota menerima berkas audit laporan keuangan dari Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI Perwakilan Banten, dan walikota bersama Ketua DPRD Kota Tangerang menandatangani berkas laporan. (boy hadi)

Apresiasi Masyarakat Indonesia
RAIHAN WTP empat kali berturut -turut oleh Pemkot Tangerang atas hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah BPKRI harus diapresiasi masyarakat dan jajaran pemerintahan skala nasional atas keberhasilan pelaporan keuangan terbaik 4 kali berturut-turut yang hanya satu-satu di Indonesia. Prof Rahman Profesor Dr Abdul Rahman A Ghani, Asisten Direktur II Program Pascasarjana UHAMKA Jakarta ketika ditanya tentang hal itu, Selasa (31/5), menambahkan, “prestasi yang diraih adalah prestise. Apalagi sampai empat kali berturut-turut mendapatkannya. Keberhasilan raihan itu juga menandakan komitmen pemimpinnya yang transparans...” (bersambung ke Hal 11)

Rujukan Pemda se-Banten...
SUTRISNO, Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI Perwakilan Banten benar-benar mengapresiasi prestasi yang telah diraih Pemk ot Tangerang dalam Opini WTP tentang Laporan Keuangan Daerah Terbaik yang telah diraih dalam 4 kali berturut-turut. “Prestasi ini harus dipertahankan,” katanya saat penyerahan Sutrisno laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintahan daerah tahun 2010 pada pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten bertempat di Auditorium Kantor BPKRI Perwakilan Banten, Jalan Raya Palka No. 1 Serang, Senin (30/5). Dikatakan prestasi yang diraih Pemkot Tangerang pun diharapkan dapat dijadikan rujukan pemerintah kota dan kabupaten lainnya di Banten dan Nusantara. (imron)

Warga Kota Tangerang Bangga Hati
TOKOH warga Kota Tangerang menyambut dengan rasa bangga raihan WTP 4 kali berturut-turut Laporan Keuangan Daerah Terbaik dari BPK RI bagi Pemkot H Awi Raharja Tangerang. Kesimpulan ini didapat setelah KOTA BENTENG mewawancarai sejumlah tokoh war ga Kota Tangerang secara terpisah, Selasa (31/5). H Awi Raharja, Ketua RW 013 Cibodasari, mengutarakan dirinya sebagai war ga Kota Tangerang semakin kagum dengan WH karena telah

Arsyad

Katimin

mampu membuktikan kemampuan mengelola keuangan daerah dengan baik. “Tak percuma punya pemimpin yang berakhlaqul karimah.” Kesuksesan Pemk ot Tanger ang meraih WTP terbanyak se-Indonesia ini, kata Arsyad, (bersambung ke Hal 11)

-2

KOTA KITA

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

Edisi 16

Dinas PU Pemkot Tangerang Pasang 3 Jaring Sampah di Cisadane

Jaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan
TANGERANG - Mengurangi intensitas sampah di Sungai Cisadane dan meningkatkan kualitas air sungai itu, Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Tangerang meluncurkan program lingkungan berupa penjaringan sampah air sungai.
Walikota H Wahidin Halim mengutarakan segala upaya untuk menciptakan lingkungan bersih, hijau serta sehat, terus dilakukan Pemkot T angerang dengan tak setengah-setengah. Pemkot tak hanya fokus pada wilayah daratan saja tetapi juga kawasan bantaran sungai turut diperhatikan. “Dengan bersihnya bantaran sungai dan air sungai, selain enak dipandang masyarakat pun dapat memanfaatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan bisa bernilai ekonomis jika dikelola hingga menjadi air minum,” jelas walikota seraya menambahkan pentingnya menjaga kebersihan sungai agar di musim penghujan bencana banjir pun dapat dihindari. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Tangerang, belum lama ini, program tersebut telah dilaksanakan di beberapa titik, di antaranya di Jembatan UNIS Cikokol dan Jembatan Cisadane tepatnya di belakang pusat perbelanjaan Robinson, sementara di Jembatan Sinta masih dalam proses pengerjaan. Adapun alat yang digunakan untuk menjaring sampah-sampah, dibuat dari jaring tambang dan bambu. Meski alatnya masih sederhana, namun manfaatnya sangat terasa. “Kemauan, keinginan serta kepedulian dari semua komponen masyarakat Kota Tangerang dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat

Sekda: Rencana Kegiatan Harus didukung Data Akurat
JAKARTA – Sekda HM Harry Mulya Zein meminta seluruh aparat P emkot Tangerang dalam penyusunan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) dapat mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat serta didukung dengan data yang akurat. Sekda saat membuka Pembahasan dan Finalisasi Rancangan Akhir RKPD Kota Tanger ang Tahun 2012 di Aston Cengkareng City Hotel, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (24/5) sore, mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan yang bersifat fisik dan non fisik Pemkot Tangerang selalu berpedoman pada perencanaan yang telah disusun dengan baik, berdasarkan pada kebutuhan dalam pelayanan kepada masyarakat terutama kegiatan yang bersifat pembangunan infrastruktur. “Pemkot juga telah mengakomodir seluruh input dari masyarakat melalui kegiatan musyawarah pembangunan (musrembang) yang dilakukan di tingkat kelurahan, kecamatan dan kota,” katanya. Dikatakan sebuah perencanaan yang didukung data akurat dan selalu di-update tidak mendapatkan kendala dan hambatan. Sebab itu, diminta setiap SKPD agar dapat mencermati rencana kegiatan yang dijalankan karena dinamika masyarakat selalu berkembang setiap saat. “Periksa dan kritisi lagi per encanaan yang telah dibuat...” ujarnya. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyusun kinerja sasaran dan menyepakati kinerja tahun anggaran 2012 yang diikuti oleh 112 peserta berasal dari seluruh SKPD, berlangsung 24-27 Mei. (imron)

Walikota H Wahidin Halim saat peluncuran program penjaringan sampah sungai. (boy hadi) adalah salah satu kunci berjalann ya program ini,” terangnya. Sementara Kepala Dinas PU Pemkot T angerang Dadang Durachman menambahkan penjaringan sampah di bantaran air sungai merupakan upaya meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan memasang saringan sampah di sungai maupun saluran air, maka saringan tersebut akan menahan serta memfilter sampah sehingga sampah tidak hanyut sampai laut. Selain itu, penjaringan sampah itu juga dapat memudahkan petugas dalam mengangkat sampah di permukaan sungai. Dihimbaunya masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran sungai. Jaga kebersihan sungai agar keseimbangan alam serta ekosistem yang ada di sungai tidak ter cemar, sehingga masyarakat pun dapat turut merasakan manfaat yang diberikan sungai. (imron)

Lagi, Dispensasi Bagi Pembuatan Akta Kelahiran
TANGERANG - Membantu masyarakat kelahiran di bawah 2006 yang belum memiliki akte kelahiran, Pemk ot Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali memberi dispensasi pembuatannya sampai akhir Desember 2011. Diharapkan masyarakat dapat segera memanfaatkan kesempatan ini, sebab apabila sampai batas waktu tersebut, selanjutnya proses pembuatannya harus melalui persidangan terlebih dahulu di pengadilan negeri, sehingga akan memakan waktu lama. Hj Rina Erna Ningsih, Kepala Disdukcapil, Jumat (27/5), mengatakan saat ini Pemkot Tangerang menggratiskan pembuatan akta kelahiran dengan ketentuan tidak melewati batas waktu ditentukan. Selain itu, pembuatan dokumentasi kependudukan lainnya juga turut digratiskan. Dalam acara sosialisasi program KTP elektronik (e-KTP) yang saat ini tengah terus digelar Disdukcapil ke-13 kecamatan secara bergantian, informasi dispensasi ini juga turut disampaikan kepada pengurus RT/RW yang hadir dalam sosialisasi. “Diharapkan pengurus RT/RW bisa menginformasikannya lagi kepada masyarakat di tiap-tiap lingkungan,” kata Rina. (v anessa)

WH Ajak Para Pegawai Selalu Abdikan Diri Pada Masyarakat
PUSPEM - Walikota H Wahidin Halim meminta para pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang selalu mengabdikan diri kepada masyarakat. “Tingkatkan selalu kinerja dan komunikasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar harmonisasi dalam kegiatan pembangunan di Kota Tangerang terlaksana dengan baik.” Demikian disampaikan walikota saat memimpin apel pagi sekaligus pelantikan pejabat esselon II, III, IV di Puspem Kota Tangerang, Senin (30/ 5). Lalu walikota mengajak para pejabat yang dilantik agar dapat memberikan kinerja yang terbaik untuk masingmasing SKPD yang dipimpinnya. “Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jabatan baru adalah amanah baru yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya...” Pemberian jabatan baru ini, tambahnya, merupakan bentuk apresiasi dari Pemkot Tangerang atas kerja keras dan kinerja yang baik. Namun jangan sampai menyalahgunakan posisi tersebut untuk kepentingan pribadi. Adapun pejabat yang dilantik, diantaranya Hj Roostiwie dari Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) menjadi Asisten Daerah (Asda) II, Drs Akhmad Lutfi dari Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (Ekbang Kesmas) menjadi Kepala SKPD Badan Perberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB), Affandi Permana dari Staf Ahli Hukum menjadi Kepala SKPD BPLH Kota Tangerang. Dengan adanya mutasi pejabat-pejabat esselon di lingkungan Pemkot Tangerang ini, walikota berharap komunikasi dan sinkronisasi antar SKPD akan semakin padu sehingga sinergitas kinerja akan menghasilkan output yang bagus dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat khususnya masyarakat Kota Tangerang. “Tingkatkan terus etos kerja dan pelayanan terhadap masyarakat, te” gasnya. Dikatakan prestasi-prestasi yang telah dicapai Kota T ange-

Walikota H Wahidin Halim melantik pejabat eselon 2. (boy hadi) rang selama ini, tak lain berkat komitmen dan kerja keras seluruh aparatur yang ada di Pemk ot Tangerang dalam memajukan Kota Tangerang di segala bidang. Partisipasi dan dukungan masyarakat Kota Tangerang sangat berarti bagi P emkot Tangerang dalam membangun kota akhlakul karimah ini. “Pemkot T angerang akan selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat, ” pungkasnya. (imron)

MANAJEMEN Akhlaqul Karimah

Minuman Keras Dilarang
Oleh: H. Ahmad Chairudin
KALAU kita ikuti pemberitaan yang dimuat media elektronik maupun cetak kejahatan yang dilakukan orang-orang, biasanya sebelumnya mereka meminum minuman keras terlebih dahulu. Ada oknum pelajar yang memperkosa teman sekolahnya, ada tawuran pelajar, ada tawuran antarsuporter yang sebelumnya dipastikan mereka itu meminum minuman keras terlebih dahulu. Yang pasti siapa saja yang meminum minuman keras, apakah dia itu tua atau muda, kaya atau miskin, maka mereka dalam berprilaku hilang pertimbangan moralnya, biasanya cenderung melakukan hal-hal yang dilarang Allah. Oleh karena itu Allah SWT tegas mengharamkan minuman keras, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Quran yang artinya: ’’Sesungguhnya minuman keras, judi adalah perbuatan syetan, maka jauhkanlah perbuatan itu agar kamu beruntung.’’ Namun demikian, sekalipun Allah sudah melarang minuman keras, masih banyak saja orang-orang yang minum, mereka tidak takut kepada Allah. Makanya tidaklah heran di mana-mana

banyak yang menjadi korban minuman keras. Ada yang meninggal dunia karena terlalu banyak minum-minuman keras, mencuri, membunuh dan lain sebagainya. Merajalelanya minuman keras juga salah satu penyebab turunya adzab dan tentunya kita sebagai orang yang beriman sangat prihatin dengan keadaan tersebut. Kita tentunya tidak ingin generasi muda hancur akhlaknya, hancur moralnya garagara minuman keras. Dan kita tentunya mengharap agar

masyarakat, khususnya yang menjual minuman keras untuk menghentikan usahanya, karena keuntungan yang diperoleh tidak sesuai dengan rusaknya moral generasi muda. Dalam hubungan ini pemerintah kota yang dipimpin oleh H Wahidin Halim berusaha semaksimal mungkin agar peredaran minuman keras di Kota Tangerang dapat dihentikan, makanya diterbitkannya peraturah daerah pada tahun 2005 yang mengatur peredaran minuman keras, agar minuman keras tidak bebas merajalela. Semua itu dilakukan karena rasa tanggungjawab H Wahidin Halim terhadap rakyatnya. Usaha ini tidaklah semulus yang diharapkan, sebab namanya syetan banyak akalnya. Mereka pedagang atau pecandu minuman

keras beli diluar wilayah Kota Tangerang, apakah itu di Kabupaten T angerang, Kota Tangerang Selatan, atau Jakarta, kemudian minumnya di Kota T angerang. Oleh karena itu, usaha dari H Wahidin Halim ini perlu mendapat dukungan dari masyarakat Kota T angerang agar Kota Tangerang terbebas dari minuman keras. Bantuan dari masyarakat minimal melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat di sekitar tempat tinggalnya ada yang menjual atau sedang minum minuman keras, atau langsung memberantasnya, yaitu dengan menghentikan kegiatan itu, tentunya dengan catatan jangan sampai anarkis. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa melindungi kita dan keluarga kita dari maraknya minuman keras. ***

NOMOR TELEPHON PENTING…. !!!

POLRES TANGERANG PEMADAM KEBAKARAN RUMAH SAKIT UMUM PMI Unit Donor Darah MOBIL JENAZAH GANGGUAN PLN PDAM KOTA TANGERANG Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) PD PASAR SATPOL PP

5523160 - 5523003 5582144 – 55769069 55768368 5523507 – 5512948 5513709 5531310 5534067 - 55771508 5527306 5587234 - 98220163 55764963 5524794 55793010

SUSUNAN REDAKSI: Pelindung: H. Wahidin Halim, H. Arief R Wismansyah Pengarah: HM Harry Mulya Zein Pembina: H Saeful Rohman Ketua: M. Agun Djumhendi Junus Sekretaris Redaksi: Abdul Kholil Kurniawan Staf Redaksi: Farida, Fitsa Dwi Putri, Asep Tahyudin Sekretariat: Nurul Ardiyanti Fotografer: Hadi Ismanto Pengawasan Sirkulasi: Ahmad Syarifudin, Achmad Dede Nabawi, Rizky Budi Luhur, Hijrah Afiatudin Alamat Redaksi: Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Tangerang, Jl. Satria Sudirman No. 1 Gedung Puspem Lt. IV, email: meksikot.2011@gmail.com telp: (021) 55764955, 91275676

Edisi 16

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

KOTA KITA

3Batujaya Tagih PBB di Hari Libur
BATUCEPER – Petugas Kelurahan Batujaya dibantu pengurus RT-RW melakukan penagihan PBB ke rumah-rumah warga di hari Sabtu dan Minggu sebagai upaya memaksimalkan penagihan pajak itu. H Abdul S Efendi Selama ini, banyak warga di Kelurahan Batujaya memang agak sulit tertagih PBB-nya di hari biasa, disebabkan mereka sebagian bekerja. Sehingga penagihan di hari libur sangat ef ektif. H Abdul Salam Efendi, Lurah Batujaya, Jumat (27/5), mengutarakan sebelumnya pengurus R T-RW dkiperintahkan untuk menghimbau warganya supaya segera membayar PBB sebelum jatuh tempo. Disyukuri setelah dimaksimalkan penagihannya, maka penghimpunan PBB pun kini mencapai 45 persen dari target sebesar Rp 45 juta. (irfan/hayat)

Wakil Walikota Monitoring Pembangunan di Cibodas
CIBODAS - Wakil Walikota H Arief R Wismansyah melakukan peninjauan langsung proyek-proyek pembangunan yang tengah dilaksanakan di Kecamatan Cibodas yaitu berupa pavingblok jalan lingkungan dan beberapa proyek lainnya, Rabu (25/5).
Peninjauan dilakukan menjaga kualitas pembangunan yang dibangun dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Tanger ang tahun 2011. “Kita cek langsung, awasi setiap saat hingga kualitasnya terjaga dan sesuai dengan harapan masyarakat,” ungkap waki l walikota di sela-sela sidak di Kelurahan Cibodasari. Wakil Walikotapun mengharapkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengawasi proses pembangunan. Dalam sidak tersebut juga wakil walikota tidak segan-segan mengecek bahan material paving blok yang digunakan dalam pembangunan jalan.”Coba nih ntar dibongkar lagi karena tidak rata,” ujarnya kepada salah seorang pimpinan pekerja pelaksana proyek. Kemudian H Arief juga meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan serta menghimbau warga sekitar dan pemilik warung-warung untuk membersihkan sampah disekitarnya. “Sampahsampahnya tolong dibersihin, pak, kan jalannya sudah dibangun dan sudah

Wakil Walikota H Arief R Wismansyah saat monitoring jalan lingkungan di Cibodas. (boy hadi) enak,” tegur H Arief kepada salah seorang pemilik warung. Dalam sidak tersebut wakil walikota didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan H Lutfi dan Kepala Inspektorat Dadi Budaeri. Selain sidak pembangunan jalan-jalan di kecamatan Cibodas, wakil walikota juga berkesempatan mengecek pembangunan klinik metadon di Kelurahan Uwung Jaya. (imron)

PBB Kedaung Baru Capai 45 Persen
NEGLASARI – PBB Kelurahan Kedaung Baru hingga akhir Mei baru tercapai 45 persen dari target PBB kelurahan itu di tahun 2011 sebesar Rp 34.201.671. Wawan Gunawan, Sekel Kedaung Baru, Jumat (27/5), mengatakan wajib pajak (WP) PBB di wilayahnya mencapai 806 WP tersebar di 3 RW dan 16 RT. “Petugas kelurahan telah kita sebar di setiap saat menagih PBB ke rumah-rumah warga, termasuk di hari libur.” Harapan kelurahan target PBB 100 persen bisa dicapai sebelum jatiuh tempo. (irfan/hayat)

21 Pasangan Terjaring Satpol PP
TANGERANG - Sebanyak 21 pasangan selingkuh terjaring operasi penertiban Perda Pelarangan Pelacuran yang digelar Satpol PP Kota Tangerang di beberapa hotel di wilayah Kota Tangerang, Senin (30/5) malam. Menurut Syaiful Muluk, Kasi Penyuluhan Satpol PP Kota Tangerang yang ikut dalam operasi tersebut mengatakan operasi dilakukan dalam rangka penegakan Perda No 8 Tahun Petugas tengah melakukan pendataan. (imron) 2005 tentang pelarangan pelacuran. Setelah itu identitas mereka berupa KTP “Agar masyarakat bisa memahami motto Kota Tangerang yaitu membangun masyarakat ditahan oleh petugas Satpol PP dan jika ingin mengambilnya maka mereka harus membuat berakhlaqul karimah,” katanya. Kemudian 21 pasangan selingkuh tersebut surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi didata oleh petugas dengan bergiliran dan perbuatan mereka yang ditandatangani RT/ diberi penyuluhan agar mereka tidak RW setempat. “Ini sebagai efek jera bagi mer eka,” katanya. (imron) mengulangi perbuatan mereka.

Pelacuran Tak Lagi Ditemukan
TANGERANG – Sampai pertengahan 2011 ini belum ditemukan pelanggar Perda N o. 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran di saat gelaran operasi oleh jajaran Satpol PP Kota Tangerang. “Meskipun begitu, kita tetap melakukan pengawasan dan penertiban,” kata A ti Ati Ismiyati Ismiyati, Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Jumat (27/5). Di tengah kondisi saat ini yang cukup tertib, pihaknya tidak mau terlena atau dimanfaatkan oleh pelanggar perda. Sementara dalam melakukan penertiban pihaknya memiliki program sendiri juga mengandalkan informasi dari masyarakat. (iwan)

PBB Cimone Kini Capai 40 Persen
KARAWACI – Kerja sama yang baik antara RT dan petugas pemungutan PBB di Kelurahan Cimone telah membuahkan hasil penagihan pajak itu mencapai 40%. Raihan ini lebih baik dari tahun lalu sampai bulan Mei. Sutilah Sutilah, Sekertaris Kelurahan Cimone, Jumat (27/5), mengucapkan terima kasih kepada para pengurus RT dan masyarakat yang telah peduli dengan kewajibannya membayar PBB. Kini di setiap minggunya selalu ada setoran PBB yang masuk. Mudah-mudahan sebelum jatuh tempo target PBB sudah dapat ter capai seratus persen. Tar get itu sebesar Rp 54.064.056, ucapnya. (wawan)

Hari Libur Parung Jaya Buka Pelayanan Pengambilan Raskin
KARANG TENGAH – Hari libur, Sabtu (28/5) dan Minggu (29/5) lalu, dimanfaatkan aparat Kelurahan Parung Jaya dengan membuka pelayanan pengambilan raskin. Kontan raskin yang dijatahkan kepada warga Parung Jaya sebanyak 140 karung itu dalam dua jam sudah habis setengahnya. Di samping itu warga pun menyambut senang karena kualitas raskin sekarang bagus. “Saya senang sekali bahwa raskin sudah turun, makanya cepat-cepat ke kelurahan,” kata Tini, salah satu warga. Dirinya yang bekerja sebagai buruh cuci itu bersyukur karena mendapat raskin setiap bulan. Mizanudin Lubis, Sekel Parung Jaya, mengutarakan raskin sampai ke kantor kelurahan pada Jumat (27/ 5). Karena waktu perjanjiannya hanya seminggu agar sampai kepada warga, maka aparat memberitahu melalui para RT agar warga mengambil. “Dan warga pun ternyata senang adanya raskin,” Tidak hanya baru sekarang ini aparat kelurahan membuka pelayanan pengambilan raskin saat hari libur tetapi juga bulan sebelumnya. Sementara bagi yang sakit, aparat pun mengantarkannya. Parung Jaya sendiri mendapat jatah raskin 140 karung atau untuk sebanyak 140 rumah tangga sasaran (RTS). Per karung beras yang memiliki berat 15 Kg itu dijual Rp 24 ribu ke warga. (iwan)

Hari libur aparat Parung Jaya membuka layanan pengambilan raskin. (iwan)

Raskin LU Separuhnya Telah Terjual
LARANGAN – Warga Larangan Utara senang kualitas raskin yang diterima mereka bulan Mei ini bermutu baik. Biasanya warga mendapat raskin dengan kualitas jelek seperti berbau dan banyak kutunya. “Saya senang raskin belakangan ini kualitasnya bagus,” kata Mamad, salah satu warga yang tengah Raskin di Larangan Utara laris terjual. (iwan) mengambil raskin di Kantor Kelurahan Larangan Utara, raskin habis dibeli warga...” Kelurahan Larangan Utara Rabu (25/5). Ahmad Taupik, Sekel Larangan sendiri setiap bulan mendapat Utara, mengatakan bila raskin jatah raskin sebanyak 254 karung. terus berkualitas baik, maka warga Raskin tersebut dijual kepada 254 bersemangat mengambilnnya. rumah tangga sasaran (RTS). Sehingga stok pun cepat habis. Satu karung berisi 15 Kg dengan “Sampai saat ini sudah 50 persen harga jual Rp 24 ribu. (iwan)

Warga Batuceper Serbu Raskin
BATUCEPER – Sebanyak 366 karung raskin yang diturunkan di Kantor Kelurahan Batuceper langsung diberi warga. Hingga akhir pekan kemarin raskin tersebut diserbu warga sehingga tersisa sedikit. Ny Wai Zanah, petugas Raskin Kelurahan BatuTomy warga RT 03/02 mengangkut raskin ceper, Jumat (27/ jatah keluarganya. (irfan) 5), memperkirakan bilnya di kelurahan, namun ada dalam beberapa ke depan beberapa raskin didistribusikan seluruh raskin akan habis. masing-masing pengurus RT. “Sekarang turunnya pas tangWarga memang antuasia megal tua, kalau tanggal muda ngambil raskin karena kuapasti lebih cepat lagi halitasnya kali ini bagus,kata bisnya.” Tom y, w arga R T 03/02 B aWarga sekitar kantor ketuceper. (irf an) lurahan langsung mengam-

Staf kelurahan Alam Jaya menunjukan raskin tersisa. (wawan)

Raskin Alam Jaya Pun Laris
JATIUWUNG – Warga penerima raskin Kelurahan Alam Jaya merasa senang karena beras yang diterimanya bermutu cukup bagus sehingga dimakannya pun enak. Wati, warga RT03/02 Kampung Ledug Alam Jaya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu ini. Sadida, Sekertaris Kelurahan Alam Jaya, Senin (30/ 5), menjelaskan dari 576 karung yang diterima telah disalurkan kepada pemi lik kartu raskin dari 8 RW. (wawan)

-4

POLITIKA

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

Edisi 16

DPRD Tampung Aspirasi Warga Rusunami Modernland
TANGERANG – Sebanyak 10 perwakilan penghuni Rumah Susun Sederhana Hak Milik (Rusunami) Modern Land yang melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD Kota Tangerang diterima langsung H Tb Mahdi Ahdiansyah, Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang di Ruang Bamus, Senin (30/5).
Dalam tuntutannya mereka menginginkan pihak developer mengembalikan uang mereka karena kondisi bangunan yang tidak layak huni. “Bahkan bangunan itu tidak memiliki izin layak huni, ” kata Johan, salah satu demonstran. Untuk itu H Mahdi mengaku akan menindaklanjuti laporan ini dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu BP2T dan Dinas PU untuk menanyakan perihal ini. “Saya siap memperjuangkannya, mudahmudahan ada hasil yang bisa diperoleh,” katanya. Setelah melakukan pertemuan dengan para demonstran kemudian H Mahdi pun melakukan kunjungan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi bangunan yang ada. (imron) Hapipi

PAD Kota Tangerang Meningkat 50 Persen
TANGERANG – Hapipi, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang mengungkapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang di tahun 2011 mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 50 persen. Menurutnya peningkatan pendapatan ini di antaranya diperoleh dari Perolehan pajak dari Bea Perolehan Hak atas T anah dan B angunan (BPHTB) yang mencapai Rp 100 miliar. Untuk itu PAD meningkatHapipi menjadi Rp 308 miliar dibanding pada 2010 yang hanya sebesar RP 198 miliar. Meski demukian, lanjut Hapipi, DPRD juga turut berperan dalam peningkatan PAD melalui pengawasan. Dengan pengawasan yang terbilang ekstra ini tentunya membuahkan hasil yang maksimal. “Sebenarnya PAD ini bukan hanya dari BPHTB yang memberikan kontribusi, untuk sektor lain seperti pajak lain seperti hotel, restauran dan lainnya kontribusinya juga cukup tinggi, Kami DPRD juga akan konsisten terus memantau tentang pajak yang masuk ke Kota Tangerang,” ujarnya. (imr on)

H Tb Mahdi Ahdiansyah saat menerima perwakilan warga rusunami modernland. (imron)

Suparmi: Bina Gepeng Dengan Keterampilan Berguna
TANGERANG – Lingkun g a n Ko t a Tanger a n g yang sudah tertata rapih dan ber sih hendak ny a terus dijaga masyarakat dan tidak dikotori terutama oleh gelandangan dan pengemis (Gepeng). Diutarakan Suparmi, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tanger ang, S elasa (31/5), keberadaaan gepeng memang menjadi problematika sosial yang ada di setiap kota-kota besar di Indonesia. Terlebih saat ini masyarakat mulai diresahkan dengan kehadiran anak punk di beberapa titik Kota Tangerang. “Ini saya sangat berharap untuk segera dijaring agar tidak sampai meluas atau sempat membuat perorganisasian yang nantinya akan menjadi permasalahan besar buat ki ta,” katanya. Diakuinya P emkot Tangerang melalui Dinas Sosial bekerjasama dengan Satpol PP telah melakukan penjaringan setiap waktu dan memulangkannya ke tempat asal masing-masing namun mereka masih saja ada. Sementara jika gepeng itu warga Tangerang hendaknya agar mendapat pembinaan dan arahan, yaitu diberikan pelatihan keahlian untuk dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. “Karena sangat sayang bila kota Tanger ang yang sudah banyak berhasil, harus kotor kembali oleh masalah yang seperti ini,” ucapn ya. (wawan)

Suparmi

Kholid Mansyur

FPTI Rutin Bina dan Evaluasi Atlit Melalui Sirkuit
TANGERANG – Pembinaan kepada atlit panjat tebing Kota Tangerang rutin dilakukan dengan menggelar turnamen sirkuit setiap 3 bulan sekali. Demikian dikatakan Solihin, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) K ota Tanger ang, beberapa waktu lalu. Lebih lanjut Solihin menjelaskan turnamen sirkuit itu juga dilakukan untuk melakukan evaluasi kepada atlit-atlit binaan yang sudah ada agar diketahui perkembangannya sekaligus menjaring atlitatlit muda berbakat lainnya. Untuk itu FPTI telah memiliki sarana panjat tebing yang ada di Lapangan Ahmad Yani sebagai sarana pelatihan dan pembinaan bagi atlit. “Rencana saya dalam APBD-P 2011 ini akan dianggarkan untuk FPTI yang akan digunakan untuk penambahan peralatan speed dan boulder baru,” katanya. Diinformasikannya prestasi membanggakan telah berhasil ditorehkan para atlit tersebut pada perhelatan Porprop Banten beberapa waktu lalu, dimana panjat tebing menyabet 1 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu. “Ini cukup membanggakan mengingat FPTI baru beberapa bulan berdiri di Kota Tangerang, katan ya. ” Sementara untuk Porprop mendatang FPTI Kota Tangerang optimis menargetkan bakal meraih semua piala dalam sedikitnya 10 nomor lomba yang diperlombakan. (imron)

Perlu Adanya Pengawasan Angkutan Umum
TANGERANG - Pengawasan kepada angkutan umum diharapkan Khol id Mansyur, Anggota Komisi IV DPRD K ota Tanger ang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya terkait masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan para pengemudi angkutan Umum agar dapat segera dilakukan penindakan tegas secara rutin. "Karena bila tindakan itu hanya sesekali saja tidak akan membuat jera para si pengemudi, malah semakin semaunya," katanya. Untuk itu dirinya mengharapkan dinas terkait dapat melakukan pengawasan yang berkelanjutan. Di samping itu masih banyak juga angkutan umum yang tidak mau masuk ke dalam terminal dengan cara memutar arah lantaran tidak mau membayar retribusi. "Hal ini bisa merugikan pemerintah, oleh karena itu kami berharap kepada dinas terkait harus ada penindakan yang benar-benar tegas, karena bila dibiarkan terus akan ada dampak yang kurang baik, dan bisa membuat kerugian terhadap pemerintah," ucapnya. (wawan)

Solihin

Aulia Serap Aspirasi Melalui 3 Buah Blog Miliknya
TANGERANG – Menyerap aspirasi warga sekaligus menyalurkan hobi menulis, Aulia Epriya Kembara, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang membuat 3 buah blog pribadi. Dituturkannya hobi menulis ini memang telah dilakukannya sejak lama, karena perkembangan teknologi maka dirinya terdorong untuk membuat blog. “Ada 3 buah blog yang saya miliki yaitu di multiply, blogspot, dan wordpress,” katan ya. Diakui Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang ini sambutan masyarakat atas tulisannya di blog tersebut cukup beragam serta ada juga yang menyampaikan aspirasi dalam blog miliknya. Dirinya berharap ke depan sambutan masyarakat terhadap blog miliknya itu bisa menjadi lebih baik lagi dan mudah-mudahan segala aspirasi dari warga yang telah disampaikan bisa terwujud. Diinformasikan Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tul isan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan programprogram media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu

Remaja RT 01/05 Cibodasari Turut Bekerja-bakti
CIBODAS – Bukan hanya para orangtua yang bekerja-bakti di wilayah RT 01/05 Kelurahan Cibodasari, ternyata kaum remajanya pun tidak mau ketinggalan memperbaiki saluran air, Minggu (29/5). Muchtar, Ketua R T 01/05 Cibodasari mengutarakan kegiatan kerja bakti ini adalah wujud syukur warganya atas perhatian Pemkot Tangerang yang telah membangun jalan lingkungan dengan paving-blok. “Kami malu bila jalan sudah bagus, tetapi saluran air kotor.” Sebab itu, atas kesepakatan warga dan remaja digelar kerja bakti. Selanjutnya akan dilakukan penanaman pohon dengan dengan memakai pot di setiap sudut rumah, sehingga lingkungan menjadi hijau dan rapih. (wawan)

Aulia Epriya Kembara dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersif at non-interakti f. (imron)

Edisi 16

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

BUDAYA BERSIH

5-

Sudimara Pinang Kontrol Lokasi Sampah
PINANG – Aparat Kelurahan Sudimara Pinang di Kecamatan Pinang terus meningkatkan pengontrolan mencegah sinyalemen wilayahnya rawan sampah dan pembakarannya. Kegiatan itu dilakukan mereka setiap sesudah apel pagi di halaman kantor kelurahan. Misalnya pada Senin (30/5) pagi lalu, setelah dibagi tugas oleh kelurahan, mereka ada yang melakukan pengecekan lokasi rawan sampah itu. Ahmad Tribuana, Sekel Sudimara Pinang, mengutarakan dilakukannya pengawasan lokasi rawan sampah dan pembakarannya sekaligus memberitahu masyarakat agar jangan melakukan hal itu. “Karena membakar sampah akan mengurangi penilaian Adipur a...” (iwan)

Swadaya Dua RT di RW 06 Keroncong Jaga Kebersihan

Motor Roda Tiga Jadi Alat Angkutan
JATIUWUNG Ingin punya sarana pengangkut sampah yang bisa mengangkut banyak sampah, Pengurus RT 01/ 06 dan RT 02/06 Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, berswadaya mengkredit sepeda motor roda tiga sebagai alat transportasi sampah.
“Langkah ini kerjasama antarpengurus 2 RT dalam memelihara kebersihan dan kesehatan lingkungan. Yaitu RT 01 dan RT 02 dalam Hj Nurhayati bersama Camat H Damiati dan Kepala Puskesmas Batuceper usai kerjabakti. (irfan)

Budayakan Warga Sapu Jalan Lingkungan
BATUCEPER – Selaku ketua Posyandu Kartini VIII dan penggiat kebersihan lingkungan RW 08 Kelurahan B atuceper, Hj Nurhayati selalu mensosialisasikan agar warga di lingkungannya setiap pagi menyapu jalan lingkungan depan rumahnya. “Saya ingin budayakan menyapu jalan lingkungan depan rumah bersamaan dengan menyapu rumah setiap pagi,” katanya, Jumat (27/5). Kegiatan sederhana yang tidak butuh banyak energi dan waktu itu akan memberikan dampak yang besar jika dilakukan secara bersama-sama. Sekarang setiap pagi kegiatan ini telah banyak dilakukan kaum ibu, mereka yang biasa menyapu rumahnya di setiap pagi. “Terbiasa melakukan kebersihan lingkungan luar rumah jadi mudah melakukan kerjabakti.” (irfan)

Zamaludin beserta pemuda tengah mengangkuti sampah dengan motor roda tiga. (vanessa) memelihara kebersihan dan kesehatan l ingkungan,” kata Zamaludin, Ketua RT 02/06 Keroncong, Sabtu (28/5). Dikatakan saat ini ada sekitar 170 keluarga di lingkungan 2 RT yang sampahnya rutin diangkut petugas kebersihan dua RT itu di setiap sore. Untuk jasa pengangkutan sampahnya, setiap rumah membayar retribusi setiap bulan ke bidang kebersihan RT yang besarannya sukarela. “Dari dana retribusi yang dihimpun setiap bulannya itu, dipergunakan untuk membayar cicilan sepeda motor roda tiga sebesar Rp 800 ribu per bulan dan mengupah satu tenaga pemuda yang mengangkut. Sisa uang disimpan dalam kas untuk dipergunakan untuk biaya operasional dan kegiatan kebersihan di lingkungan lainnya, katan ya. ” (vanessa)

1 Km Saluran Air Hasyim Ashari Dinormalisasi
Supriatna

Warga RW 02 Cibodasari Bebersih Saluran Air
CIBODAS – Gebrakan awal yang dilakukan Pengurus RW 02 Kelurahan Cibodasari adalah mengajak warga di 4 RT untuk bekerja-bakti massal, Minggu (29/5). Kerja-bakti ini dilakukan dengan membersihkan saluran air di Jl Raya Sawo dan beberapa lokasi lainnya. Supriatna, Ketua RW 02 Cibodasari, mengemukakan kerja bakti ini atas permintaan para pengurus RT untuk membersihkan sekal igus memfungsikan maksimal saluran air yang ada. Harapannya, saat turun hujan air tidak meluap ke jalan. Afrizal, Ketua RT 04/02 Cibodasari, mengemukakan untuk pengerukan saluran air dan perbaikan jembatan tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh warga dalam satu hari ini. “Sebab itu, kemungkinan kita akan minta bantuan pekerja dari luar.” (wawan)

CIPONDOH – Sekitar 1 kilometer saluran air di Jl KH Hasyim Ashari telah dinormalisasi oleh 8 petugas DPU Drainase mulai pertigaan jalan Situ Cipondoh menuju arah barat. “Sudah seminggu ini kami melakukan normalisasi saluran ini,” kata Andr e, petugas DPU Drainase ketika ditemui dilapangan, Jumat (27/5). Pekerjaan yang setiap harinya dimulai pada pukul 8 pagi tersebut dinilai perlu dilakukan sesuai permintaan

warga. “Setelah kami melihat ke sini, memang perlu dilakukan normalisasi.” Disamping mengangkut endapan tanah dari saluran selebar sekitar 30 cm, petugas juga melakukan pembersihan rumput liar di kiri dan kanan saluran. (irfan)

Aparat Kelurahan Cipete gelar bebersih di halaman kantor (iwan) .

Andre, Pi’i dan rekannya tengah mengakut endapan lumpur saluran air di pinggir Jl KH Hasyim Ashari. (irfan)

Rumput Kantor Cipete Rutin Dibersihkan
PINANG – Hujan yang kerapkali mengguyur belakangan ini menyebabkan halaman Gedung Kantor Kelurahan Cipete rumputnya kian meninggi dan tumbuhnya pun menyebar Agar . tetap terjaga keindahannya, maka petugas rutin setiap hari memangkas dan menatanya. “Kami menginginkan halaman kantor tetap bersih, kata Edi Sofyan, Lurah Cipete, saat mem” bersihkan halaman kantornya, Senin (30/5). Kegiatan menjaga kebersihan kantor dilakukan sebelum masuk kerja yakni mulai pukul 07.00-08.00. (iw an)

Ditargetkan Setiap Rumah Miliki Biopori
BATUCEPER – Baru sekitar 48 biopori berhasil dibuat warga RW 08 Kelurahan Batuceper Dihar apkan jum. lah ini akan terus bertambah di setiap bulannya sebagai bagian penyerapan air yang baik. HM Rasyid Rafie, Ketua RW 08 Batuceper, Jumat (27/5), mengatakan ditarget setiap rumah warga paling sedikitnya memiliki satu lubang biopori. “Sekarang sudah ada sekitar 48 biopori di RT 8, 9, 5 dan 4.” Diakui bermodal 6 buah alat pembuat biopori sumbangan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Tangerang, pihaknya mengembangkan bentuk biopori dari pipa paralon. “Dengan pipa paralon berlubang yang melapisi dinding biopori, dinding tanah tidak banyak yang runtuh, sehingga dapat bertahan lebih lama.” Permukaan biopori tersebut juga ditambahkan penutup saluran air untuk menjaga agar tidak banyak sampah masuk ke dalamnya. Sehingga nampak dari jauh seperti penutup lubang saluran air di kamar mandi. “Butuh sekitar Rp 20.500 untuk pembuatan satu biopori,” katan ya. (irfan)

HM Rasyid Rafie menunjukkan rancangan biopori tahan lama terpasang di depan rumahnya. (irfan)

Setiap Rumah Warga Komplek P & K Cipondoh Miliki 5 Pot Bunga
CIPONDOH - Saat memasuki kawasan Perumahan P & K Cipondoh, mata akan dimanjakan dengan penghijauan dan keasrian aneka tanaman sehingga tentu saja membuat setiap mata yang memandang menjadi nyaman dan nyaman. Selain itu, ternyata saat menengok parit-parit di kawasan itupun, hidung tidak akan diterpabau busuk yang terpancarkan dari sana. Bahkan mata pun tidak akan melihat sampah berserakan. Perumahan yang lokasinya berada di dekat Situ Cipondoh ini di bagian depan setiap rumah warganya memang terhias tanaman. Meskipun hanya sekedar tanaman lidah buaya dalam sebuah pot kecil, namun bisa dipastikan ada tanamannya. Ketua RW 05 komplek P & K Cipondoh H Mayoris Namaga menyatakan, ‘’kami mewajibkan warga menanam tanaman dihalaman rumah masing-masing. Setiap rumah kami wajibkan minimal 5 pot.” Alhasilnya, warga pun akhirnya dapat merasakan manfaat menanam pohon tersebut dan warga dengan kesadarannya menambah tanaman tanaman di halaman rumahnya. “Lama-lama kesadaran masyarakat tumbuh, bahkan telah menjadi kebutuhan untuk menghijaukan lingkungannya, minimal rumahnya sendiri…” Salah seorang tokoh masyarakat, Muhamad Rasyid mengatakan untuk menghijaukan sebuah daerah tidak selalu butuh modal banyak. Di wilayahnya, misalnya selain dibantu oleh pemerintah daerah untuk menghijaukan perumahan, warga pun mengelola sampah perumahan ditambah tanaman eceng gondok yang banyak tumbuh untuk dijadikan kompos. Selain dipergunakan oleh warga, kompos yang dihasilkan juga dijual kepada yang membutuhkan yang hasilnya dipergunakan untuk biaya operasional pelestarian lingkungan. “Untuk menjaga wilayah, selain seluruh warga menjaga kebersihan, kami mempekerjakan seorang petugas untuk menjaga kebersihan yang dibiayai dari hasil menjual kompos tersebut,’’ ujarn ya. Bahkan kini perumahan tersebut tengah membangun instalasi pengolahan limbah eceng gondok untuk menghasilkan gas. ‘’kami dibantu Pemkot Tanger ang yang sangat mendukung kami membangun instalasi pengolahan sampa serta limbah eceng gondok untuk menghasilkan gas. Nantinya gas tersebut selaian bisa untuk kebutuhan masak warga dengan membuat dapur umum rencananya akan digunakan pula untuk menerangi jalan perumahan,’’ katanya. Tidaklah heran dengan keberhasilannya warga Perumahan P & K Cipondoh menghijaukan daerahnya, membuat nama daerah itu mendapat berbagai penghargaan dari Pemkot Tangerang serta dijadikan proyek percontohan dengan ditetapkan sebagai salah satu sebagai kampung hijau di Kota Tangerang. (***/imron)

Puluhan Warga Belendung Bebersih
BENDA – Pagi itu, puluhan warga RT 01/RW 08 Kelurahan Belendung, telah berkumpul dan berdiri di depan rumahnya. Mereka membawa peralat kebersihan yang dimiliknya semisal cangkul, sapu lidi, pengki, dan arit. Begitu memperoleh aba-abak mulai dilaksanakannya kerja-bakti membersihkan lingkungan, puluhan warga itu langsung mempergunakan peralatannya untuk bekerja bakti. Sontak acara kerja-bakti digelar Minggu (29/5) pun membuat suasana lingkungan pun menjadi ramai. Moch Noor, Kasie Kemasyarakatan Kelurahan Belendung, memimpin bebersih ini. Dia mengajak warga membersihkan jalan lingkungan dan saluran air. “Saluran air ini seminggu sekali memang dibersihkan warga agar tetap bersih dan sehat...”Ny Rosyid, Warga Rt 01/ 08 Belendung yang turut-serta dalam bebersih, berharap kerja bakti ini kampung akan terjaga kebersihan dan keasriannya. Semoga saja, jentik nyamuk DBD tak bisa berkembang biak di sini. (irfan/hayat)

-1 6

Edisi 16

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil T saniyah 1432 H

FESTIVAL CISADANE & PENDIDIKAN

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan4/JumadilTsaniyah1432H

Edisi 16

7-

WH Prioritas Pendidikan Kota Tangerang
TANGERANG - Bangun terus komitmen serta pengabdian untuk menciptakan kader-kader anak bangsa yang berakhlakul karimah dan berpendidikan. “Kerahkan seluruh kemampuan untuk kemajuan dunia pendidikan dasar karena inilah awal pembentukan karakter sebuah bangsa yang unggul...”
Demikian disampaikan Wal ikota H Wahidin Halim saat menghadiri HUT ke61 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI di R uang Akhlakul Karimah Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Rabu (25/5). Dijelaskan guru harus memberi contoh dan tauladan yang baik kepada anak-anak didiknya. “Guru adalah pelopor kemajuan sebuah bangsa, oleh kar ena i tu kesejahteraan serta pengabdiannya harus selalu diapresiasi,” terang WH- sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang - sambil mengingatkan bahwa kualitas dan kemampuan para guru pun harus selalu ditingkatkan. Selama WH memimpin Kota Tangerang, pendidikan salah satu bidang yang mendapatkan perhatian khusus. Hal itu bisa dibuktikan dengan diang-

TP PKK Kota Tangerang Pun Buka Stand
TANGERANG – Saat Festival Cisadane 2011 digelar, PKK Kota Tangerang tidak mau ketinggalan dengan membuka stand berisi pamer an progr am-program kerja PKK serta penjualan k erajinan dan hasi l olahan K ader PKK 13 kecamatan. Ketua TP PKK K ota Tangerang Hj Niniek WH, Selasa (31/5), mengatakan k eikutsertaan PKK Kota dalam F estival Cisadane 2011 bertujuan menjadikan pesta air rakyat ini menjadi benar-benar meriah dengan ban yak dikunjungi masy arakat. “S ebab itu seluruh PKK kecamatan yang bertugas mengisi stand harus mempersiapkannya dengan baik,” katanya. Hj Niniek berhar ap adanya peluang usaha ini jangan sampai di sia-siakan. Car a penyajian rasa dan pengemasan tentun ya harus ditingkatkan lebih baik agar bisa bersaing dengan pr oduk-pr oduk lainnya di f estival. (v anessa)

Para Pelajar SMPN 6 Pun Sungkeman kepada Guru...
KARAWACI - Seketika suasana berubah menjadi haru saat pasangan pelajar terbaik Fikri dan Anggita bersujudsungkem di hadapan Wakil Kepala SMPN 16 Surya Tampubolon dalam gelaran upacara adat perpisahan yang diikuti sedikitnya 400 pelajar kelas IX sekolah itu di halaman sekolah mereka itu, Senin (29/5).
Berbar engan dengan sungkemnya Fikri dan Anggita, lantunan lagu berjudul Ibu men yeruak di halaman sek olah itu, sehingga lebih membuat haru suasana. Selanjutn ya dibacakan lagu dan puisi perpisahan oleh Yoan dan guru seninya Ny Ratna Amelia secara duet. Beriringan itu, 10 pelajar putri berbusana keba ya berurai air mata menyerahkan rangkaian bunga mawar k epada 10 wali kelas mereka yang duduk berjajar di depan panggung. Pasangan Fikri dan Anggita saat sungkem bersama 10 teman lainnya. (vanessa) Spontan aksi ini membuat sedih ratusan pelajar kelas IX yang menonton. Mereka pun lalu maju satu per satu untuk ikut sungkeman secara bergantian kepada guru-guru mereka. Winda Syafi tri, Guru Pembina Kesiswaan SMPN 6, mengatakan upacara adat seperti ini akan terus digelar rutin setiap tahunnya. “Sengaja digelar kolosal dan dramatis, agar momen ini dapat menjadi kenangan y ang tak dapat dilupakan sepanjang hidup mereka. ” Dalam penutupan sekolah menampilkan film berjudul Akhir Sekolah yang ditonton bersama. Film karya Yul i, Debi, dan Nadira, murid kelas IX SMPN 16, yang tentu saja membuat bangga para guru mereka. (vanessa)

garkannya sekitar 48% dari APBD 2011. Berbagai fasi litas pendidikan seperti bangunan sekolah berstandarisasi bangunan bertingkat terus dibangun. Dan tentunya, kesejahteraan par a guru juga sangat diperhatikan seperti halnya, pemberian insentif sebesar Rp 400 ribu/ bulan.

Zaenudin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, menambahkan walikota sangat antusias dan peduli pada pendidikan, yang akhirnya membuahkan berbagai prestasi. Misalnya pelajar SMASMK Kota Tangerang mendapat peringkat ketiga tingkat nasional untuk kelulusan terbaik ujian nasional. (imron)

Jaga Anak-anaknya dari Kelompok Sesat
LARANGAN - Belakangan ini banyak remaja yang menghilang karena mengikuti kelompok aliran yang tidak bertanggungjawab, sebab itu diharapkan kaum ibu bisa lebih menjaga anakanaknya. “Usia r emaja merupakan masa yang labil karena i tu orangtua harus bisa menjaga anak-anaknya...” kata Ustad Ahmad Ulay saat mengisi ceramah pada pengajian BKMT Kelurahan Gaga, Rabu (25/5). Menjaga anak, di antar anya dengan memberi perhatian, kasih sayang, dan keteladanan. Kegiatan pengajian BKMT yang digelar di aula kantor kelurahan itu diikuti 400an jamaah. Kegiatan ini rutin digelar tiap bulan di setiap tanggal 25. “Untuk penceramah diundang dari beber apa tempat,” terang Yanti Abdul Syukur, Ketua BKMT Kelurahan Gaga. Saidah Syarifudin, Penasihat BKMT Kelurahan Gaga, mengharapakan kegiatan pengajian diikuti semua jamaah. (iwan)

LEMPAR TOPI:Sebanyak 77 pelajar SMKN 6 Penerbangan meluapkan kegembiraan dengan melempar topi saat wisuda pertama kelulusan pelajar sekolah i tu di Lapangan SMKN 6 Penerbangan di kawasan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Minggu (29/5). (imron/ hayat)

20 Regu Perahu Naga dan Pakpak Terus Berlatih
TANGERANG – Sebanyak 20 regu tim perahu naga dan perahu pakpak yang akan mengikuti lomba dalam Festival Cisadane 2011 sejak sepekan terakhir giat berlatih bersama dengan memanfaatkan perahu yang ada.
KOTA BENTENG memantau Selasa (31/5) latihan tiap regu yang terdiri dari 20 pendayung itu berlangsung mulai 09.00-17.00 di Sungai Cisadane ka wasan Tanah Gocap sampai Masjid Tua Kalipasir. Latihan par a pendayung menjadi tontonan sejumlah warga. Sontak latihan ini menambah semangat regu-regu peserta lomba, di antaranya Regu Perahu Naga Arimbi, Regu Perahu Naga Panarub , Regu Perahu Naga Kalipasir, Regu Per ahu Naga Ger endeng, Regu Per ahu Naga B enteng Makasar, bahkan Regu Perahu Naga Karawaci siap menurunkan 3 tim. Di pinggiran Sungai Cisadane memang terlihat kesibukan anggota r egu lomba perahu, menguji keter ampilan menda yung, memastikan kekompakan regu, dan kekuatan mendayung secara regu. Doni, Panitia Lomba Perahu Festival Cisadane dari Boen Tek Bio, Selasa (31/5), mengutarakan lomba perahu naga dan perahu pakpak tahun ini dipastikan akan lebih meriah dibandingkan lomba perahu naga dan perahu pakpak di tahuntahun sebelumnya. “S elain bakal diikuti 20 regu pendayung, lomba perahu kali ini didukung sejumlah swasta...” katanya. Sementara i tu, panitia lainnya pun mulai mempersiapkan sarana pergelaran lomba perahu ini, di antaranya dermaga bagi start dan finish, serta sar ana-prasar ana lainnya. Diharapkan memang lomba perahu ini menjadi momentum kemeriahan Kota T angerang. Selain lomba per ahu, Festiv al Cisadane pun akan menggelar Lomba Perahu Kole-k ole, Lomba Menari Tradisional, Lomba Menyanyi Dangdut Campursari, Lomba Marawis, dan Lomba Baca Puisi. Dipentaskan pula hiburan calung, Angkasa Band, Artis Dangdut Wawa Marisa, d.l.l. (imron/hayat)

Warga Larangan Gembira Ada SMKN
LARANGAN - Terkait pembangunan gedung SMK negeri tengah dilakukan di wilayah Kecamatan Larangan, warga menyambutn ya dengan gembira. Misalnya, Aniek Suwarni, tok oh masy ar akat setempat, Senin (30/5), mengatakan usulan agar ada SMK negeri di sana memang telah diajukan dan ternyata kini dikabulkan. Dengan adanya SMK negeri kini lulusan SMP atau sederajatnya y ang berkeinginan ke sek olah tersebut tidak perlu lagi mencari sekolah serupa ke wilayah lain yang masih di Kota Tangerang bahkan Jakarta. Keberadaan sek olah SMK Negeri di Lar angan keuntungannya akan meringankan biaya transportasi bagi siswa asal Larangan sendiri. Senada dengan H Imam, war ga Cipadu Jaya, yang mengatakan karena dekatnya letak sekolah maka siswa bisa belajar fokus. S elain itu dibangunnya sekolah tersebut setidaknya lulusannya bisa langsung masuk kerja. “Kita ketahui lulusan SMK memiliki keterampilan sementara disini banyak kegiatan usaha industri yang siap menerima mereka,” jelasnya. Diinformasikan lokasi pembangunan gedung SMK Negeri di Larangan yakni berada di Kelurahan Gaga. Pembangunan gedung di atas lahan 6.000

Jadual Acara Festival Cisadane 2011

Aniek Suwarni meter persegi itu baru ada pondasinya saja. (iwan)

Himpaudi Tangerang Gelar Beragam Lomba
TANGERANG – Sedikitnya 273 tenaga pendidik PAUD tergabung Himpaudi dari 13 kecamatan se-Kota T angerang, Minggu (29/5), tampil mempertunjukkan bakat mereka dalam berragam lomba. Lomba itu, di antaranya Lomba Menari Tradisional, Senam Sehat Ceria, Paduan Suara Himne PAUD, Membuat APE, dan Mendongeng yang digelar Himpaudi Kota Tangerang di Mall Metropolis T own Square. Tiap-tiap peserta yang tampil berkelompok mewakili kecamatan tampak berusaha tampil sempurna di hadapan para juri. Sementara para penonton yang memadati areal panggung memberi dorongan semangat dengan berteriakteriak dan yel-yel. Sofiyan, Ketua Himpaudi Kota Tangerang, mengatakan untuk mecapai penilaian yang berkualitas, pihaknya menghadirkan tim juri dari luar yang ahli di bidang lomba tersebut. Misalnya, untuk lomba menari dihadirkan juri dari sanggar tari terkenal di Banten, untuk lomba senam dinilai juri guru senam aerobik salah satu sanggar terkemuka di Kota Tangerang. Untuk lomba paduan suara dihadirkan juri guru vokal dari Sanggar Purwacaraka, untuk lomba APE dinilai juri tim kreatif Mall Metr opolis, dan lomba mendongeng dihadirkan juri dari Rumah Dongeng Kota Tangerang. Akhirnya juri menetapkan 30 pemenang dari 5 lomba itu, yaitu Juara I Lomba Menari diraih Himpaudi Kecamatan Larangan, Juara I Lomba Senam diraih Himpaudi Kecamatan Larangan, Juara I Lomba APE diraih Himpaudi Kecamatan Periuk, dan Juara I Lomba Paduan Suara diraih Himpaudi Kecamatan T angerang. Penilik PAUD Kecamatan Tangerang H Ukarman senang dengan prestasi yang dicapai Himpaudi Kecamatan Tangerang yang menjadi binaannya. Himpaudi Kecamatan Tangerang memang meraih 3 juara dalam event ini, yaitu Juara I Lomba Paduan Suara, Juara II Lomba Menari, dan Juara Harapan II Lomba Senam. (vanessa)

Tarian Lenggang Cisadane Pukau Masyarakat Aceh
BANDA ACEH - S epekan City Expo yang diikuti 98 kota se-Indonesia ter gabung dalam Asosiasi Pemerintah K ota Seluruh Indonesia menjadi magnet yang dahsy at menarik perhatian masyarakat di seantero Kota Banda Aceh. Antusiasme masyarakat terhadap ci ty expo ini dapat dilihat dari jumlah kunjungan k e setiap stand di setiap harin ya tak pernah sepi. Apalagi pada waktu sore hari, meskipun siangya diguyur hujan lebat, namun masyarakat Aceh tetap antusias ingin melihat dari dekat berbagai k eberhasilan pembangunan kota-kota di Indonesia. Stand Kota Tanger ang yang menampilkan materi pameran secara digi tal dan produk-produk UKM yang di setiap harinya selalu padat pengunjung. B ahkan Koran KOTA BENTENG yang dibawa 3 edisi lebih dari 300 eksemplar habis diserbu pengunjung pada hari pertama, begitu pun leaflet tak sampai tiga hari ludes dibagikan. Ada kejadian unik dari instansi pemerintah setempat yang ingin membeli Community Acces Point (CAP) Monitor Touceh Screen milik Dinas Infokom dan 4 buah digital frame yang isinya berbagai informasi dengan kemasan berupa data visual photo maupun video keberhasi lan pembangunan Kota Tangerang. Pembeli

Hot-spot Dibuka Infokom di Festival Cisadane
TANGERANG – Layanan hot-spot bisa dimanfaatkan pengunjung Festival Cisadane 2011 di Jl Benteng Jaya, di jantung Kota Tanger ang, yang dipancarkan Dinas I n fokom P emk ot Tangerang selama festival berlangung 412 Juni. “Jadi bagi warga yang ingin mengemail informasi, chatingan, dan berinternet secara gr atis bisa datang ke lokasi festival,” kata H Saeful Rohman, Kepala Dinas I nf okom P emkot Tangerang, Selasa (31/6). Diakuinya hot-spot yang dipancarkan di atas Masjid Baiturahman ini akan menjangkau seluruh ar eal festival sepanjang 450-an meter. Bahkan warga di Kampung Gerendeng, Benteng Makasar dan lokasi berdekatan dengan festival bisa memanfaatkan sarana informatika ini. Selain memancarkan hot-spot, Dinas Infokom Pemkot Tangerang pun membuka stand di Festival Cisadane 2011. Dalam stand ini akan dipamerkan berbagai keberhasilan Pemkot T angerang secara digital, pr ogram-program unggulan dinas ini, termasuk penyebaran leaflet dan Mingguan KOTA BENTENG. Hj Tia Rostiana Msi, Kasi Pengembangan Mul timedia Dinas Inf ok om Pemkot Tangerang, menambahkan layanan hot-spot telah berulangkal i diberikan Dinas Infok om dalam banyak kesempatan kegiatan festival maupun pameran. Masyarakat sendiri memang senang memanfaatkan layanan ini di setiap Infokom membuka layanan ini. “Belum lama ini dalam arena pameran yang diiikuti Infokom, banyak remaja pada chating di dekat layanan hot -spot Infokom,” tutur Farida, Pelaksana di Dinas Infokom. Cerita ini dibenarkan Fitza Dwi Putri yang juga sering tersenyum puas melihat aktivi tas warga, khususnya remaja, yang memanfaatkan hot-spot dibuka Dinas I nfok om Pemkot Tangerang. (imron)

sampai-sampai ada yang menawar membeli, namun sayangnya barang tersebut milik pemerintah dan tidak dijual. Pada malam k etiga, Stand Kota Tangerang menampilkan tarian Lenggang Cisadane di area panggung pagelaran kesenian yang diikuti oleh berbagai kota. Tarian Lenggang Cisadane tern yata mendapat sambutan yang cukup meriah, mengingat gerakan-ger akan tari tersebut banyak ngadung falsafah dan bernuansa

Islami. Dengan digelarnya sepekan Ci ty Expo di Banda Aceh merupakan hiburan yang begi tu menarik perhatian masyarakat Aceh dan sekitarnya. Selain itu banyak memberikan kehidupan bagi masyarakat kecil, misaln ya para pedagang makanan, pedagang kaki l ima yang menggelar dagangannya di sekitar areal pameran. Bahkan penarik bentor (becak motor) sama-sama ketiban rezeki dengan adanya event city expo tersebut. (***/imron)

Pameran pembangunan Pemkot Tangerang di Jakarta, beberapa waktu lalu. (dok KOBEN)

-8

WANITA & KELUARGA

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

Edisi 16

Hj Niniek WH Disambut Koor Balita PAUD Nurul Jannah
BENDA – Ketua TP PKK Hj Niniek WH yang datang ke PAUD Nurul Jannah di RW 01 Kelurahan Jurumudi Baru disambut nyanyian “Selamat Datang Ibu” dari puluhan balita murid PAUD itu.
Sontak mendapat sambutan ini, Hj Niniek WH bersama rombongan pengurus TP PKK Kota Tangerang yang dayang Rabu (25/5) tersenyum-senyum. “Terima-kasih...” kata Hj Niniek WH diikuti Wakil Ketua I PKK Kota Tangerang Hj Aini Suci AW dan pengurus Pokja I, II, III, dan IV TP PK Kota Tangerang. Kedatangan rombongan sendiri dalam kaitan pembinaan ke PKK Kelurahan Jurumudi Baru. Rombongan yang diterima itu, memantau dan membina kemajuan Dasawisma teraplikasi di RT 01/RW 01 Jurumudi Baru.

Dari Dapur PKK
Sosis Solo Isi Ayam Istimewa
Oleh: Ny Ratna Adang
WALAUPUN namanya sosis tetapi makanan sejenis kudapan yang satu ini memiliki cita-rasa dan tampilan mirip kue risoles. Berisi adonan daging ayam berbumbu kare, sosis yang satu ini bercita-rasa lebih enak dari risoles sehingga bisa dijadikan pilihan anda dalam sajian arisan keluarga. Apabila anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan rasa nikmat tak kalah dengan yang dijual di tokotoko, maka anda bisa membuka peluang usaha baru untuk menerima pesanan di rumah. Beberapa bahan yang harus disiapkan, sesuai resep yang dikirimkan Hj Ratna Adang, Pengurus PKK Kota Tangerang, dibagi 2 cara pembuatan. Untuk bahan kulit sosis, siapkan al: 250 gram tepung terigu,1 butir telor ayam, ½ sdt garam, 1 sdm minyak goreng, ½ sdt baking powder, dan air secukupnya. Sedangkan adonan isinya, al: 250 gram daging dada ayam matang yang sudah di suwir-suwir terlebih dahulu, 1 butir telor ayam, 5 sdm susu cair, 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 5 butir kemiri, 1 sdm ketumbar, garam dan lada secukupnya. Cara membuat adonan kulit yaitu campur menjadi satu seluruh bahan kulit sambil diaduk-aduk terus hingga adonan licin. Adonan ini kemudian dibuat dadar dengan digoreng menggunakan loyang teflon, sama seperti membuat kulit Risoles, sampai adonan habis menjadi 20 lembar kulit dan sisihkan. Selanjutnya masak adonan isi, dengan menumis terlebih dahulu sam pai harum bumbu yang sudah dihaluskan terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar lada dan , garam. Setelah itu masukkan daging ayam suwir beserta susu cair dan telor ayam yang sudah di kocok lepas. Dan beri bumbu tambahannya agar rasa berimbang lalu angkat apabila sudah matang. Satu sendok adonan isi dibubuhi dalam setiap lembar demi lembar kulit sosis tadi. Kemudian gulung adonan satu persatu sama seperti menggulung Risoles. Selanjutnya adonan sosis solo siap digoreng hingga berwarna kuning kecokelatan. Sajikan dengan cabe rawit atau saos sambal. Selamat mencoba! (vanessa)

Hj Niniek WH berfoto bersama Pengurus PKK Kec Benda dan Kelurahan Jurumudi Baru. (vanessa) Pengurus Pokja lainnya mengecek PHBS, Hatinya PKK, dan kebun toga. Sementara Hj Niniek dan Hj Aini pun mengunjungi kegiatan pelayanan Posyandu Mawar Jingga yang lengkap dengan kegiatan pembinaan BKB, BKR, dan BKL. Setiba di posyandu, belasan lansia tengah membuat keterampilan menjahit mute/payet. Ketua PKK Kelurahan Jurumudi Baru Ny Nurjanah Junijar mengatakan praktik keterampilan lansia di wilayahnya baru sekedar pengisian waktu luang, yang hasilnya dipasarkan ke para tetangga. Sementara saat mengecek kerapihan administrasi PKK Kecamatan Benda dan PKK Kelurahan Jurumudi Baru di Aula Kantor Kelurahan Jurumudi Baru, Hj Niniek memberi arahan kepada 150 kader dan pengurus PKK 5 kelurahan se-Kecamatan Benda agar kegiatan pembinaan Dasawisma bisa lebih ditingkatkan lagi. “Seluruh kegiatan PKK mencakup posyandu, BKB/ PAUD, BKR, BKL, PHBS, Hatinya PKK, UP2K, pun bisa terkoordinir dipantau kesinambungannya oleh kader Dasawisma,” katanya. (vanessa)

BPMKB Gelar Evaluasi Target KB
TANGERANG - Sedikitnya 117 kader pos KB kelurahan dan koordinator Pos KB kecamatan se-Kota Tangerang mengikuti evaluasi kemajuan kinerjanya di setiap bulan dalam pertemuan rutin yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPM KB) di Aula Lantai IV Gedung Cisadane. Mereka diminta menyeH Sugeng tengah memaparkan program kerja KB Kota rahkan laporan KB untuk Tangerang. (vanessa) periode Mei, lalu ratusan kader Pos KB yang hadir di ruangan inipun terlupakan pemakainya, bila itu terjadi ya bisa dimotivasi cara membujuk pasangan usia subur tambah anak lagi...” katanya. (PUS) untuk mau ber-KB. Motivasi ini Dikatakan pencapaian persentase KB di dipaparkan Kepala Bidang Keluarga Berencana Kota T angerang saat ini sudah cukup bagus. dan Keluarga Sejahtera (KB-KS) H Sugeng. Bagi wilayah kecamatan yang pencapaian KB“Kader harus bisa mengarahkan PUS agar nya masih dibawah target, dihimbau kader mau menggunakan kontrasepsi IUD, sebab pos KB harus lebih giat lagi mengajak PUS cara suntik atau minum pil KB seringkali lainnya yang belum ber-KB. (vanessa)

Nestle Diminta Kontribusi Bangun Gedung PAUD
TANGERANG – Ketua TP PKK Hj Niniek WH memberi kesempatan kerjasama kepada Perusahaan Nestle untuk dapat membangun sekolah BKB/PAUD bagi balita tidak mampu. “Nestle bisa berkontribusi memperbaiki gizi dan meningkatkan kecerdasan balita tidak mampu, keuntungannya bagi Nestle produk susunya menjadi familiar dan dicintai keluarga lapisan masyarakat atas hingga bawah,” kata Hj Niniek WH yang langsung disambut tepuk tangan meriah hadirin saat membuka Kelas Kader Posyandu yang digelar Dinas Kesehatan bekerjasama Nestle Susu Dancow Batita di Aula Gedung Nyi Mas Melati, Kamis (26/5). Dikatakan untuk kemajuan optimalisasi pelayanan posyandu, kader pun harus bisa memotivasi dirinya untuk berusaha menambah wawasan pengetahuannya yang berkaitan dengan perkembangan gizi, serta kesehatan ibu dan anak. “Sebab itu kader posyandu yang mengikuti kegiatan ini bisa memahami seluruh materi sehingga bisa diaplikasikan kembali di posyandu-posyandunya masing-masing,” katanya. Selanjutnya ratusan kader yang diposisikan duduk berkelompok se-wilayah kecamatannya masing-masing, diminta mengisi pretes terkait kesehatan balita. Setelah itu dipahami tentang materi pola asuh makan untuk pertumbuhan anak Indonesia masa 3 tahun pertama pertumbuhan. Sementara Kepala Dinas Kesehatan drg Hj Lili Indrawati mengucapkan terima-kasih kepada Nestle yang telah menggelar Kelas Kader di Kota Tangerang. “Besar harapan tahun depan apabila Nestle menggelar kegiatan ini lagi, bisa mengundang seluruh kader posy andu di Kota Tangerang.” (vanessa)

Posyandu Harus Bermanfaat bagi Kegiatan Lain
LARANGAN – Pengurus posyandu di Kelurahan Larangan Utara dihimbau pengurus PKK kelurahan agar memanfaatkan keberadaan posyandu dengan kegiatan lain. “Manfaatkan posyandu untuk pembinaan BKB, BKR, dan halaman gedungnya bisa ditanami T oga,” kata Siti Kegiatan rakor PKK Kelurahan Larangan Utara yang dihadiri Sudarmi, Wakil Ketua PKK ratusan pengurus posyandu. (iwan) Kelurahan Larangan Utara kepada pengurus dan kader posyandu saat posyandu agar bermanfaat bagi masyarakat. rakor PKK di aula kantor kelurahan, Rabu (25/ Yuli, Sekretaris PKK Kelurahan Larangan 5). Utara, mengutarakan di wilayahnya ada 19 Pembinaan BKB, BKR dan Toga harus posyandu. Satu wilayah RW terkadang ada berjalan karena merupakan program utama 2 hingga 3 posyandu. Para kader aktif dalam PKK. Selain itu, memang keberadaan kegiatan posyandu. (iwan)

Hj Niniek WH berfoto bersama Hj Aini Suci AW, Kadis Kesehatan drg Hj Lili, dan Zaki perwakilan perusahaan Nestle. (vanessa)

Tiharoh Merambah Usaha Makanan Cemilan
BERAWAL dari iseng membuat cemilan tradisional untuk keluarganya, lalu banyak diminati tetangga, akhirnya termotivasi memproduksinya. Inilah yang dilakoni Ny Tiharoh, warga RT 07/08 Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, yang memproduksi cemilan. Beragam jenis cemilan memang ytelah diproduksinya, semisal rengginang, kembang goyang, biji ketapang, dan keripik pisang tradisional. Produksi ini di setiap pekannya dipasarkan Tiharoh di berbagai acara pertemuan PKK, DWP, dan bazar UKM setiap Jumat di Gedung Cisadane. Ditemui saat tengah berjualan cemilan di pelataran parkir Gedung Sekretariat PKK Kota Tangerang Nyi Mas Melati, Kamis (26/5), perempuan ini mengaku senang karena mendapat tambahan penghasilan dari usaha kecil-kecilan yang belum lama dilakoninya itu. “Walaupun untungnya tidak begitu besar tetapi saya bertekad untuk bisa memajukan usaha ini... ” Untuk rengginang ia membandrol harga Rp 15 ribu/bungkus, kembang goyang 2 bungkus dapat Rp 15 ribu, sedangkan biji ketapang ukuran ¼ kg dihargai Rp 15 ribu. Selain harganya terjangkau, cemilan buatan Tiharo terkenal renyah dan enak. Sebab itu langganannya sudah banyak, di antaranya pegawai lingkungan kantor yang menggelar bazar. Diakui saat ini dirinya

PKK Kec Periuk Siapkan Program Unggulan
PERIUK - Rumuskan program kerja 5 tahun ke depan mengacu MDG’s, PKK Kecamatan Periuk menggelar rapat kerja PKK diikuti 60 pengurus PKK dari 5 kelurahan se-Kecamatan Periuk di Aula Kantor Kecamatan Periuk, Jumat (27/5). Hj Eny Daryanto tengah memaparkan program kerja PKK Peserta terdiri dari ketua, dalam Rapat Kerja PKK Kecamatan Periuk. (vanessa) wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan Pokja I sampai IV, yang duduk Zarkasyi mengatakan hasil kesepakatan berberkelompok sesuai bidangnya masing-masing, sama merumuskan beberapa poin penting, lalu mendiskusikan upaya-upaya untuk medi antaranya pembinaan posyandu harus majukan pembinaan PKK bidang binaannya. dilakukan berkesinambungan dan berkualitas, Dipaparkan pula tata-cara pelaporan di antaranya untuk menurunkan angka balita administrasi PKK yang baru sesuai juklak dan kurang gizi dan angka kematian ibu dan anak. juknis PKK pusat oleh narasumber Sekretaris “Selain itu ditingkatkan keterampilan PKK Kota T angerang Hj Eny Daryanto. Tata perempuan secara maksimal di setiap cara pengisian papan data Pokja I-IV, tahunnya untuk meningkatkan taraf sekretaris, bendahara, dan dasawisma. kesejahteraan keluarga mereka…” katanya. Ketua PKK Kecamatan Periuk Ny Yusnidar (vanessa)

Ny Tiharoh dan dagangan cemilan di pelataran parkir Gedung Nyi Mas Melati. (vanessa) sudah tergabung dalam kelompok UP2K binaan kelurahan dan kecamatan. Dari sering berjualan di acara-acara seperti itu, usaha Tiharo yang tergolong masih kecil sudah tercatat sebagai UKM binaan BPM-KB Kota Tangerang. Dia berharap Pemkot Tangerang bisa terus mewadahi kemajuan usaha kecil seperti dirinya ini. (vanessa)

Edisi 16

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

HIGIENIS & SEHAT

9Ramai Pasien di Puskesmas Kedaung Wetan
NEG LASA R I – Puskesmas Kedaung Wetan di setiap hari kerjanya ramai dikunjungi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang murah. Keramaian kunjungan pasien ini terlihat pada Jumat (27/5). Dr Cecilia C Chandra Para pasien ini terdiri anak-anak maupun orang dewasa. Mereka sebagai mengeluhkan inpeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, dan penyakit umum lainnya. dr Cecilia C Chanda, Kepala Puskesmas Kedaung Wetan, Jumat (27/5), membenarkan pasien yang berkunjung kebanyak mengeluhkan ISPA. Dijelaskannya, penyakit ini memang mudah dijangkit warga disebabkan cara penularannya yang bisa dari makanan,polusi udara, atau penyebaran orang ke orang. Dianjurkan warga agar tak terjangkit ISPA untuk banyak beristirahat, berolahraga, makan yang bergizi dan bervitamin. (irfan/ hayat)

Lagi, 59 Jamban Gratis di Belendung Dibangun Pemkot Tangerang
BENDA - Dalam dua pekan ke depan, pembangunan 59 jamban sehat keluarga (JSK) di lokasi P2WKSS di RT 01 dan RT 08 pada RW 08 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda akan mulai dibangun Pemkot Tangerang.
Pembangunan jamban ini merupakan pembangunan JBK tahap kedua, karena sebelumnya di Kelurahan Belendung telah dibangun jamban sehat untuk sebanyak 42 buah. Selanjutnya di tahun 2012 akan dibangun kembali. Sasa Kurniawan, Program Kesehatan Jamban Keluarga pada Dinas PU Pemk ot Tangerang, Senin (30/5), mengutarakan untuk wilayah Kel Belendung di tahun 2010 sampai tahun 2012 akan dibangun jamban sehat keluarga sebanyak 316 jamban. “Pembangunannya dilaksanakan secara bertahap.” Sementara Abdul Syukur Alwan, Lurah Belendung, menyatakan rasa terimakasih warga mendapat bantuan pembangunan sarana sanitasi itu. Terkait i tu dia menghimbau kepada warganya yang mendapat bantuan pembangunan jamban agar nantinya bisa memanfaatkan jamban itu sebaik-

Warga Belendung tengah mengikuti penyuluhan rencana pembangunan jamban sehat keluarga di Kelurahan Belendung. (hayat) baiknya. “ Tolong pula jamban yang dibangun dirawat dan dijaga kebersihannya agar awet dan tahan lama...” katanya. Ny Ulis, Warga RT 05/ RW 06 Belendung, yang telah mendaftar ulang pembangunan JBK mengaku senang dengan pembangunan JBK gratis dari Pemkot Tangerang. “S enang dan berterima-kasihlah karena selama ini keluarga tak mampu membangun jamban yang sehat.” (irfan/ hayat)

BPLH Siap Uji-emisi Kendaran Pribadi, Umum, dan Dinas
TANGERANG - Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Pemkot Tangerang saat ini tengah mempersiapkan rencana melakukan uji-emisi yang akan diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni. Selain mempersiapkan uji emisi, BPLH juga tengah mempersiapkan untuk mengikuti pameran yang diselengarakan Kementrian Lingkungan Hidup. KOTA BENTENG menghimpun informasi, Selasa (31/5), mencatat BPLH Pem kot merencanakan pelaksanaan uji emisi akan dilangsungkan pada minggu kedua Juni. Ada 4 titik bagi pengujian-emisi bagi kendaraan berbahan bakar solar dan bensin, yaitu di Jl Sudirman, Jl Daan Mogot, Jl Merdeka dan Jl MH Thamrin. Ujiemisi ini untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Untuk kendaraan dinas akan dilakukan di Gedung Puspem Kota Tangerang. Uji-emisi dilakukan sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 5 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, serta mengacu pada ketentuan agar kendaraan berbahan bakar bensin yang dibuat di bawah tahun 2007 berambang batas 4,5 persen untuk CO dan HC 1200 ppm. Sedangkan untuk kendaraan yang diproduksi di atas tahun 2007 ambang batasnya 1,5 persen untuk CO dan HC 200 ppm. Sedangkan untuk kendaraan yang menggunakan solar standar ambang batasnya berdasarkan kapasitas. Untuk mobil dengan tonase kurang dari 3,5 ton yang dibuat di bawah tahun 2010 standarnya 70 persen dan yang pembuatannya di atas tahun 2010 standarnya 40 persen. Sedangkan kendaraan yang kapasitasnya lebih 3,5 ton untuk yang pembuatannya kurang dari 2010 standarnya 70 persen dan yang pembuatannya diatas tahun 2010 standarnya 50 persen. (imron)

Jumantik Puskesmas Poris Plawad Diregenerasi
CIPONDOH – Sejak Bulan April lalu sebanyak 54 Kader Jumantik di Kelurahan Poris Plawad, Poris Plawad Indah dan Poris Plawad Utara berhasil diregenerasi Puskesmas Poris Plawad. “Upaya ini memH Akmal buahkan hasil pada bulan Mei nol kasus DBD di Puskesmas PP,” kata H Akmal, Petugas DBD Puskesmas dengan memperlihatkan grafik pertumbuhan kasus DBD di Pusk esmas PP, S enin (30/5). “Regenerasi pun perlu untuk meningkatkan kinerja dan menambah jumlah para Kader Jumantik di masyarakat.” Dijelaskan regenerasi dilakukan dengan memberi pelatihan intensif mengenai penanggulangan DBD kepada calon kader Jumantik di Posyandu. Dari 27 Posyandu di 3 kelurahan itu masing-masing menunjuk 2 orang kader untuk mencapai kuota 5 orang kader Jumantik setiap Posyandu. “Materi pelatihan kader Jumantik juga kami berikan dalam bentuk fotokopi atau bundel, agar mereka terus mempelajarinya usai pelatihan,” jelas Akmal. (irfan)

Murid SD di Ciledug Mendapat Penyuluhan Kesehatan
CILEDUG – Sekolah Dasar yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ciledug terus mendapat penyuluhan kesehatan petugas puskemas setempat. Penyuluhan ini bertujuan agar komunitas sekolah, terutama siswanya, mengetahui hidup sehat. drg Fitriana, Penanggungjawab Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Puskesmas Ciledug, Senin (30/5), mengatakan kegiatan penyuluhan dilakukan rutin setiap bulan maupun per triwulan. Misalnya penyuluhan kesehatan gigi, penyuluhan gizi, kesehatan lingkungan (Kesling) dan imunisasi. Kini yang tengah gencar dilakukan adalah penyuluhan Kesling. Hal itu dilakukan, pasalnya keberadaan sekolah di Ciledug yang wilayahnya padat rawan lingkungannya kotor. “Kami juga prihatin ternyata beberapa sekolah tidak memiliki ruang UKS dan toilet yang tidak memadai. Belum lagi keberadaan lokasi jajanan sekolah di dekatnya kian menjamur dan belum tentu men yehatkan,” paparnya. Sebab itu pengenalan hidup sehat sedini mungkin kepada siswa perlu disampaikan. Selain itu gurunya pun terutama guru UKS terus mendapat penyuluhan serupa. Adanya penyuluhan Kesling dari puskesmas disambut gembira Sukirmiati, guru UKS di SDN Sudimara 03. Dirinya mengaku pengetahuan kesehatan yang didapatnya juga disampaikan di lingkungan rumahnya. (iwan)

drg Fitriana

Periuk Gencarkan Penanaman Pohon
PERIUK - Kegiatan menanam pohon terus digalakkan Kecamatan Periuk di wilayahnya dengan tujuan mengugah kesadaran warga tentang pentingnya penghijauan lingkungan. Kegiatan menanam pohon yang digelar keEngkos Zarkasyi camatan sebulan sekali ini dengan cara menanamkan pepohonan di lingkungan-lingkungan RW secara bergiliran di kelurahan-kelurahan yang ada. Dalam kunjungan penanaman ini, pihak kecamatan pun menyertainya dengan penyuluhan tentang kegiatan K-3. Engkos Zarkasyi, Camat Periuk, Selasa (31/ 5), mengatakan dalam kegiatan penanaman pohon bersama-sama warga ini pihak kecamatan memberi bantuan 35-50 pohon pelindung sejenis mahoni dan pucuk merah. “Umumnya bantuan ini langsung ditindak-lanjuti w arga dengan berswadaya menyediakan tambahan tambahannya yang langsung ditanam.” Semisal sewaktu kegiatan yang digelar di lingkungan RW 06 P erumahan T otal Persada, Kelurahan Gembor, tiap-tiap k eluarga di sana menyumbang 1-3 pohon yang mereka tanam di tepian jalan lingkungan depan rumah mereka masing-masing. Sebelum ditanami pohon, terlebih dahulu warga membersihkan lingkungannya mulai dari jalan hingga saluran air. Sesuai rencana bantuan pohon pelindung yang akan diturunkan Dinas Pertanian Pemkot Tangerang pada kecamatan akan langsung ditanam di lingkungan RW 07 dan RW 08 Kelurahan Gembor, yai tu bersisian tanggul Perumahan Total Persada. (vanessa)

Sudimara Timur Siap Gelar Pengobatan Massal
CILEDUG – Memeriahkan Bulan Bakti Gotong-Royong, Kelurahan Sudimara Timur akan menggelar pengobatan massal pada pertengahan Juni bekerjasama dengan Puskesmas Ciledug yang dipusatkan di kantor kelurahan. Mulayadi, Lurah Sudimar a Timur, Senin (30/5), mengutarakan informasi tentang pengobatan massal gratis sudah disa mpaikan kepada warga melaui par a RT/RW. “Kami mengharapkan warga bisa datang semua,” ujarnya. Kegiatan pengobatan massal sendiri diprakarsai Lurah Mulyadi dan didukung seluruh jajarannya. Tujuan k egiatan selain membantu warga juga menggalang rasa kebersamaan para aparat. (iwan)

Mulyadi

Nofriyanto, Mantan Narkobais, Kini Percaya Diri Lagi...
NOFRIYANTO, pasien Klinik Metadhon Puskesmas Cibodasari kini mendapat kepercayaan pihak puskesmas menjadi penjangkau layanan jarum suntik steril (L J SS). Tentu saja dia menjadi bersyukur mendapat kepercayaan itu. Saat ditemui Kamis (26/5), dia mengutarakan kepercayaan itu membuatnya termotivasi untuk bekerja sebaik mungkin. “Termyata seorang pecandu seperti saya masih diper caya orang...” Diakuinya dengan adanya klinik metadhon yang dibuka Pemkot Tangerang memang sangat membantu para pecandu untuk berobat, tak peduli pecandu itu punya uang atau tidak, karena pelayanannya bisa diberikan secara gratis. “Oleh karena itu saya menghimbau para remaja yang belum terjerat narkoba, jangan sekali-kali mencobanya karena hanya merugikan diri sendiri...” katanya. Lalu atas nama rekan-rekan dan keluarga yang sedang menjalankan pengobatan methadon, dia pun mengucapkan terimakasih kepada P emk ot Tanger ang yang telah peduli kepada masyarakatnya. Diharapkan semoga klinik metadhon yang sedang dibangun di wilaya h Kecamatan Cibodas benar-benar bisa membantu pengobatan temantemannya yang terjerat narkoba. (wawan)

Nofriyanto

- 10

KECAMATAN MEMBANGUN

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

Edisi 16

Kantor Kelurahan Kebon Besar Mulai Dibangun Pemkot
BATUCEPER – Sudah hampir setengah bulan pelayanan Kelurahan Kebon Besar berpindah sementara, akibat gedung kantor kelurahan tengah dibangun baru. Mereka berpindah ke rumah kontrakan yang cukup sempit, tetapi memiliki ruangan yang memadai dan berada di samping rumah Sahal, Ketua RT 02/03.
“Walau sempit, namun pela yanan tetap maksimal,” kata Saudin, Sekkel Kebon Besar Jumat (27/5). , Lokasi pelayanan sementara yang berada sekitar 100 meter dari kantor kelurahan, memang masih berada di jalur jalan yang sama yaitu Jl Abadi. Ini ditujukan agar warga mudah untuk menemukan lokasi yang baru. Diakuinya warga menyambut gembira pembangunan gedung kelurahan yang baru. Bahkan Ujang, Ketua RW 01 Kebon Besar secara sukarela menyediakan rumahnya sebagai tempat penampungan raskin sementara, karena rumah kontrakan kelurahan sementara tidak dapat menampungnya. (irfan)

Warga RW 03 Kunciran Indah Swadaya Hotmik Jalan
PINANG - Ratusan warga di RW 03 Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, berswadaya menghotmik jalan lingkungannya sepanjang 300 meter sejak awal April. Kegiatan yang menghabiskan biaya Rp 100 juta itu disambut antusias warga. Saat kerjabakti seluruh warga keluar bahu-membahu menyelesaikan jalan yang dihotmik. Selain tenaga makanan pun dikeluarkan warga. H Subae Basni, Ketua RW 03Kunciran Indah, Sabtu (28/5), mengutarakan dihotmiknya jalan karena kondisinya sudah rusak. Bila musim hujan badan jalan yang rendah selalu tergenang air . Selain itu banyak kerikil bekas aspal yang mengganggu setiap pejalan kaki. “Jalan yang dihotmik adalah Jalan Wijaya Kusuma dan Jalan Plamboyan.” Jalan hotmik ini menghubungkan jalan lingkungan RW 07 ke RW 12. Mulusnya jalan setelah dihotmik disambut senang Marwan, Lurah Kunciran Indah. Dirinya mengharapkan kegiatan swadaya ini bisa dicontoh. (iwan)

Saudin, Sekkel Kebon Besar di depan kantor kelurahan sementara. (irfan)

Ujang Rela Rumahnya Jadi Gudang Raskin
RUMAH Keluarga Ujang, Ketua RW 01 Kelurahan Kebon Besar, terpaksa menjadi tempat penyimpanan raskin sementara. “Ini demi kepentingan warga, kami tidak keberatan...” katanya, Jumat (27/5). Dijelaskan raskin tidak dapat diturunkan di kantor kelurahan karena kantor kelurahan tengah dibangun. Begitu juga kantor layanan kelurahan sementara karena berada di lokasi yang tak dapat dijangkau truk. “Pihak kelurahan dan warga sepakat raskin ditampung sementara di rumah sa ya.” Raskin sebanyak216 karung langsung memenuhi rumahnya di hampir seluruh ruang yang ada. Namun setelah para ketua RW lainnya mengambil dan menampung raskin warganya di rumahnya, tersisas 30 saja. “Ya enggak apaapa buat warga sih...” kata Ujang. (irfan)

Tumpukan karung Raskin di kediaman Ujang, Ketua RW 01 Kelurahan Kebon Besar. (irfan)

Direhab, Kelurahan Ketapang Pindah Kantor Kelurahan Gandasari Mulai Dibangun
pindah enggak jauh dari sini,” kata pekerja rehabilitasi kantor Kelurahan Ketapang, Jumat (27/5). Dijelaskan beberapa bagian gedung kelurahan telah dibongkar, yaitu bagian atap, seluruh kusen dan kamar mandi. “Lantai juga akan dibongkar untuk mengganti keramik yang baru,” katan ya. Para petugas rehab kantor nampak m engangkut runtuhan pembongkaran agar area kerja menjadi siap untuk memulai pengerjaan rehabilitasi kantor. ( i rLokasi sementara layanan kantor Kelurahan Ketapang. (irfan) fan) CIPONDOH – Kantor Kelurahan Ketapang dipindah sementara terkait rehabilitasi gedung kelurahannya. Kantor dipindahkan ke rumah kontrakan di RT 06/01. “Sudah 3 hari kami melakukan pembongkaran, kelurahan sudah JATIUWUNG – Kantor Kelurahan Gandasari siap dibangun Pemkot T angerang dalam waktu dekat ini dengan dimulainya pembongkaran gedung lama kelurahan pada Jumat (28/5). Pembongkaran pertama gePembongkaran kantor Kelurahan Gandasari mulai dung ini disak- dilaksanakan. (wawan) sikan Camat Jatiuwung, Sekmat Jatiuwung, Lurah warga bangga. “Saya ucapkan terima kasih Gandasari, Sekel Gandasari, dan kepada warga Gandasari yang masyarakat . Dahlan, Camat Jatiuwung, ber- selama ini telah banyak membantu harap setelah adanya pembong- kegiatan program pemerintah, karan ini maka pembangunan kantor pembangunan gedung ini juga bisa segera dilaksanakan. Bila kantor adalah salah satu bentuk ucapan kelurahan telah selesai dan di- terima kasih dan perhatian Walikomanfaatkan, maka akan membuat ta Tangerang,” katan ya. (wawan)

Pengojek di pangkalan Blok K-L Kelurahan Gaga yang merasa gembira jalan lingkungan mulus. (iwan)

Pengojeg Gaga Gembira Jalan Lingkungan Mulus
LARANGAN – Para pengojeg yang biasa mangkal di Blok K -L di K elurahan Gaga menyambut gembira jalan lingkungan di wilayah sebagai jalur operasi ojegnya kini menjadi mulus sehingga lancar dalam mengantar sewa. “Dengan jalan mulus kendaraan kami pun tidak cepat rusak,” kata Syahiri, salah satu pengojek, Rabu (25/5). Jalan mulus ini menurutnya berkat dibangun oleh Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Walikota H Wahidin Halim. Hampir semuanya jalan lingkungan di Kelurahan Gaga mulus. Agus, pengojek yang juga mangkal di Blok K-L menambahkan dia dan rekan-rekan senang karena dengan jalan mulus banyak warga di tempatnya memanfaatkan jasa ojeg. (iwan)

Pembangunan Kantor Kelurahan Cipadu Disambut Senang Warga
LARANGAN – Pembangunan Gedung Kelurahan Cipadu disambut senang warga karena dengan dibangunnya gedung itu diyakini pelayanan masyarakat di kelurahan itu akan meningkat nantinya. “Ya, kita mah senangsenang aja dibangun gedung k elur ahan,” kata Slamet, salah satu warga, Sabtu (28/5). Dirinya mengharapkan dengan dibangun kantor kinerja aparat bisa lebih baik. Arif, masih w arga Cipadu, mengungkapkan memang sudah seharusnya dibangun kantor kelurahan karena fasilitas pemerintah yang lain sudah bagus. “Walaupun yang memanfaatkan aparat kelurahan tetapi sebagai warga kami merasa senang...” Mas’ud, Lurah Cipadu, mengutarakan pembangunan gedung kelurahan direncanakan pertengahan Juni ini. Lokasinya tetap berada di bekas kantor lama yakni Jalan Mutiara. (iwan)

Lokasi pembangunan Gedung Kelurahan Cipadu. (iwan)

Gedung 2 SD di Jurumudi Baru Dibangun
menyeberang. “Untuk mencegah kecelakaan sebaiknya dipasang median jalan dan rambu lalu lintas penyeberangan,” kata H Sayuti, Ketua RW 09 Cipondoh, Sabtu (28/5). Saat ini untuk mencegah kecelakaan di jalan raya tersebut sudah dipasang kawat yang panjang di tengah jalannya sebagai pengganti median jalan. Namun menurut Karyadi, Ketua RW 08 Cipondoh, pemasangan kawat itu tetap menyisakan kerawan juga karena di malam hari kawat seringkali kurang terlihat. “Yang aman dibuat median jalan dan rambu penyeberangan.” Masad, Lurah Cipondoh, menyatakan persetujuan bila dipasang rambu lalulintas dan median jalannya. Di sini setiap kendaraan yang lewat selalu melaju kencang karena merasa jalannya lebar. Sebab itu perlu juga jalan dibelah ruasnya dengan median agar aman. (iwan) BENDA – Satu gedung yang dipakai belajar murid SDN Jurumudi I dan SDN Jurumudi IV dalam waktu dekat ini akan dibangun Pemkot Tangerang untuk menyediakan fasilitas belajar yang lebih baik. Syafrudin, Kepala SDN Jurumudi I, Jumat (27/ 5), mengatakan pembongkaran sudah berlangsung sejak dua pekan lalu. Sebab itu, para murid SDN Jurumudi I untuk sementara belajar dipindahkan ke gedung SDN Jurumudi II, III, dan V . Sementara untuk murid SDN Jurumudi IV , informasi diperoleh, untuk sementara waktu belajar dengan menumpang di SDN Belendung. Dikatakannya setelah gedung SDN Jurumudi I dan SDN Jurumudi IV selesai dibangun dengan bertingkat dua, sesuai rencana Pemkot Tangerang akan mendrop mobeler kegiatan belajar-mengajar yang baru. (irfan/hayat)

Warga Harapkan Jl Maulana Hasanudin Dipasangi Median Jalan
CIPONDOH – Warga mengharapkan Jalan Maulana Hasanudin yang masuk Kelurahan Cipondoh bisa dipasang median jalan dan rambu lalulintas penyeberangan untuk mencegah terjadi kecelakaan. Harapan warga tersebut terkait seringnya terjadi kecelakaan di Jalan Maulana Hasanudin terutama yang berada di pertigaan jalan yang masuk Perumahan Garuda. Misalnya tabrakan kendaraan atau kendaraan yang menabrak warga yang tengah

Jl Maulana Hasanudin di Cipondoh diharapkan warga dipasangi median jalan. (iwan)

Edisi 16

Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil Tsaniyah 1432 H

KOTA KITA

10 11
Viking Charlie Ketua RW 08 Jurumudi Baru
BENDA – Pemilihan langsung Ketua RW 08 Kelurahan Jurumudi Baru dengan sistem perwakilan masing-masing RT di Sekretariat RW 08, akhirnya memilih Viking Charlie sebagai Ketua RW 08 Jurumudi Baru dengan mengantongi 83 suara, Sabtu (28/5). Sementara satu kandidat lain yaitu Isnandi K hanya mampu meraih 18 suara pada pemilihan yang digelar malam hari itu.Pemilihan yang dihadiri Lurah Jurumudi Baru, Kapolsek Benda, dan perwakilan Kamtibmas. Suasana pemilihan berjalan tertib dan aman. Sebelum pencoblosan, kandidat diberi kesempatan berkampanye singkat. (irfan)

SSB Benteng Muda Juara Kompetisi Antar SSB U-14
TANGERANG – SSB Benteng Muda keluar sebagai juara I dalam Kompetisi Sepakbola U-14 SSB Anggota PSSI Kota Tangerang yang digelar di Lapangan Sukun, sejak Minggu (8/5)-Kamis (26/5).
Untuk itu SSB Benteng Muda berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 3.000.000, sementara juar a II S SB Tanger ang Raya mendapat trofi dan uang sebesar Rp 2.000.000 dan juara III SSB Diklat Cipete dan SSB Pinang Selection berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 500.000. Hadi Ismanto, Wakil Ketua Panitia mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian pembinaan yang dilakukan oleh PSSI Kota Tangerang dan diikuti oleh 24 SSB se-Kota Tangerang yang terbagi dalam 8 grup. Adapun penghargaan juga diberikan kepada SSB Tangerang Raya yang terpilih sebagai tim fair play dan berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000. Sementara top scorer diperoleh atas nama M Ilham Fahrezi dari SSB Benteng Muda dan berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 500.000. (imron)

16 Kesebelasan Ikuti Pertandingan CDPK
JATIUWUNG – Sebanyak 16 kesebelasan meramaikan Turnamen S epakbola HUT ke-2 Cinta Damai Pemuda Kroncong (CDPK) yang akan digelar di Lapasangan Desporda Keroncong selama beberapa bulan. Camat JaSuasana pertandingan HUT CPDK. (wawan) tiuwung Dahlan mengutarakan selain memeriahkan HUT membuka turnamen di lapangan itu, CDPK turnamen ini dimaksudkan Jumat (27/5). Lalu digelar pertandingan memeriahkan HUT RI. Sesuai rencana eksebisi antara Kesebelasan Pandawa pada Minggu 12 Juni akan digelar melawan Kesebelasan tuan rumah. tasyakuran HUT CDPK. (wawan) Sanubi, Ketua Pemuda Keroncong,

Seribu Warga Karawaci Nobar Final MU-Barcelona
KARAWACI – Sedikitnya 1.000 warga Kecamatan Karawaci penggemar sepakbola memadati halaman parkir kantor Kecamatan Karawaci untuk nonton bareng (nobar) final Liga Champion Eropa 2011 antara Manchester United vs Barcalona, Minggu ( 29/5) dini hari. Sejak Sabtu sore warga mulai berdatangan ke kantor kecamatan untuk melihat konser band dan atraksi motorcross di halaman parkir sebelum acara nobar. Hadir Camat, Pengurus dan Anggota K arang Taruna Karawaci, dan Forum Lurah se-Kecamatan Karawaci. Para pengunjung yang memang ingin nobar usai acara atraksi tidak beranjak dari tempat duduknya, Tepat pukul 02.30, nobar pun dimulai dan semua penonton mengikutinya dengan santai, meskipun sedikit tegang untuk menjagokan kesebelsannya. Sesekali mereka berteriakteriak, sehingga membuat malam yang gelap gulita menjadi ramai. Temmy Mulyadi, Camat Karawaci, mengutarakan acara ini sudah beberapa kali digelar pada acara final

FKU & BKMT Jatiuwung Gelar Tur Ziarah
JATIUWUNG – Menjalin silaturahmi sesama Forum Komunikasi Ustadzah (FKU) dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Kecamatan Jatiuwung, tim gabungan dua organisasi ini menggelar ziarah. Makan yang diziarahi ,a.l. Makam Embah Priuk di T anjung Priok, Habib Kampung Bandan di Pasar Ikan, Habib Tanjakan Empang di Bogor, dilanjutkan dengan kunjungan wisata ke Tajur dan Kubah Mas. Roimbongan dipimpin Ustadzah Masropah yang dibantu ustadzah Nuraini. Hj Titi Mulyati, kordinator kegiatan ini, Jumat (27/5), menjelaskan kegiatan ini di ikuti 60 jamaah tergabung FKU dan BKMT. Peserta selain dapat menjalin silaturahmi, mereka pun bisa menambah wawasan. (wawan)

Persiapan nobar tengah dilakukan dengan memasang layar lebar. (wawan) kejuaraan sepakbola Eropa, terutama di malam Minggu karena esok harinya libur. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi masyarakat dan aparatur. (wawan)

5 Sarana Olahraga Siap Dibangun Pemkot Tangerang
TANGERANG - Disporbudpar Pemkot Tangerang dalam bulan-bulan telah memulai pembangunan 5 sarana olahraga yang menjadi prioritas pembangunan dinas itu sesuai kebutuhan masyarakat senilai Rp 4.564.000.000. HM Kosasih, Kepala Bidang Olahraga, Selasa (31/5), mengatakan 5 kegiatan pembangunan yang sudah harus dimulai proses pengerjaannya GOR Kecamatan Benda senilai Rp 2,4 milliar, gedung pertemuan Kelurahan Panunggangan Jaya Kecamatan Pinang senilai Rp 925 juta, penataan sarana luar GOR Dimyati Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang senilai Rp 406 juta, pembuatan pagar GOR mini Kecamatan Pinang senilai Rp 170 juta, dan pengurugan lapangan sepakbola Pabuaran Tumpeng Kecamatan Karawaci senilai Rp 663 juta. Ke-5 kegiatan ini adalah hasil usulan atau pengajuan warga dalam kegiatan Musrenbang 2009 dan 2010 yang digelar ditingkat kelurahan, kecamatan dan kota. Sesuai kalender kerja kegiatan yang tertera di SPK, diperkirakan 5 kegiatan ini harus sudah selesai pengerjaannya pada akhir November nanti. Sebab itu agar realisasi pembangunannya bisa mencapai kualitas yang dihar apkan Pemk ot Tangerang, maka Disporbudpar mengajak masyarakat dan aparat pemerintahan yang ada di wilayah untuk ikut serta mengawasi jalannya pembangunan ini. “Mudahmudahan dengan adanya kontroling dari dua arah, kegiatan pembangunan ini bisa sesuai dengan DPA yang ada.” (vanessa)

Warga Cibodasari Senang Jalan Dipaving-blok
CIBODAS – Warga RW 07 Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, menyatakan kegembiraannya karena jalan lingkungnya kini mulai di paving-blok Pemkot Tangerang. “Jalan ini sudah mengalami kerusakan, sehingga perlu dipaving-blok, terima-kasih kini diperbaiki Pemkot Tangerang,” kata I rfan, warga. H. Handoyo AR Ketua RW 07 Cibodasari, pun mengucapkan hal sama. Dikatakan dengan jalan berpaving-blok lingkungan menjadi lebih rapi dan lebih mudah ditata dengan pemasangan pot-pot bunga. (wawan)

HM Kosasih pada pekan pertama bulan Juni ini, a.l: pembangunan

SAMBUNGAN BERITA
Satu-satunya...
kata WH, didukung oleh tenaga yang profesional di bidangnya dan terus mengadakan pembinaan dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pegawai. Lebih lanjut, WH menambahkan pentingnya perekrutan pegawai sesuai dengan kemampuan serta keahlian. Seperti halnya dalam pengadaan barang dan jasa, walikota mengharuskan para pejabat eselon II, III dan IV untuk mengikuti sertifikasi sesuai dengan Keppres No 54 Tahun 2010. Di jajaran P emkot Tangerang sendiri sebanyak 166 pegawai lulus ujian sertifikasi pejabat pengadaan barang dan jasa. Hal ini, membuktikan bahwa Kota Tangerang benar-benar komitmen dan melaksanakan peraturan yang ada. Jenjang Penilaian Diinformasikan penghargaan dalam bentuk opini yang dikeluarkan oleh BPK memiliki berbagai tingkatan, mulai dari yang paling baik sampai yang tidak mendapatkan opini. Laporan pemeriksaan yang baik atau wajar dan tidak memiliki penyimpangan sama sekali diberi opini Wajar Tanpa Pengecual ian (Unqualified Opinion) atau WTP. Opini Wajar Dengan Pengecualian ( Qualified Opinion) atau WDP diberikan kepada laporan keuangan yang baik dan wajar, sesuai dengan ketentuan-ketentuan, namun tidak untuk beberapa hal yang dikecualikan. Untuk laporan keuangan yang penyajian saldonya lebih besar dari seharusnya diberikan opini Lebih Saji (Overstated). Opini Tidak Wajar (Adversed Opinion) diberikan kepada laporan keuangan yang tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia. Sedangkan opini Pernyataan Menolak Memberikan Opini (Disclaimer of Opinion) diberikan jika tim pemeriksa tidak dapat menyatakan pendapat atas laporan karena bukti pemeriksaan tidak cukup untuk membuat kesimpulan. (***/imron)

Jalan Lingkungan Cimone Telah Mulus
KARAWACI – Jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Cimone kini sudah hampir seluruhnya dipaving-blok oleh Pemkot Tangerang sehingga dirasakan nyaman masyarakat. Rizal Rudolloh, Lurah Cimone, Jumat (27/ 5), mengutarakan jalan-jalan tersebut adalah jalan lingkungan utama yang sangat dibutuhkan warga kemulusannya. Warga pun tentu saja bersyukur . Sisi lainnya, ada harapan warga, agar sejumlah saluran air yang belum diperbaiki bisa secepatnya diperbaiki Pemkot Tangerang. Saluran air itu adalah saluranyang melintasi lingkungan RW 03, 04, 05, 07 dan 09. (wawan)

Warga Kota Tangerang...
Sekretaris KNPI Cipondoh, sebagai tolak ukur kemajuan yang telah dicapai Pemkot Tangerang. “Kemajuan suatu daerah diukur dari (kehebatan) pengelolaan keuangan daerah itu.” Selaku w arga K ota Tangerang diia pun menyatakan rasa syukurnya atas kepemimpinan Walikota H Wahidin Halim yang cakap dalam memanajemen keuangan daerah sehingga berturut-turut sebanyak 4 kali meraih WTP. Sementara Katimin, Ketua RW 04 Kelurahan Gembor yang lingkungannya berada di Perumahan Purati, juga mengaku berbangga hati dengan Pemk ot Tangerang di ba wah

kepemimpinan WH. “Ini berkat kedisiplinan dan konsistensi Walikota H Wahidin Halim mengelola keuangan daerah yang transparan dan sebenarbenarnya. ” Sebab itu, dia berharap apabila WH bisa menembus menjadi Gubernur Banten dipastikannya pengelolaan keuangan Propinsi Banten akan menjadi baik dan transaparan. (wawan/irfan/vanessa)

Apresiasi Masyarakat...
Prestasi ini perlu dipertahankan yakni dengan kinerja yang lebih baik dan dukungan unsur masyarakat K ota Tangerang. P erlu diingat pula bahwa mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkannya. Terkai t raihan WTP ini, maka Walikota H Wahidin Halim juga perlu mendapat acungan jempol dan kepemimpinannya pantas naik ke jenjang lebih tinggi. “Ini objekti fitasn ya... ” tandasnya. (iwan)

Opini
Opini
Th.IX/Pekan 1/ Juni 2011 Th.IX/Pekan 4/ Jumadil T saniyah 1432 H

Edisi 16

Penghargaan WTP dan Kepercayaan Masyarakat Kota Tangerang
SENIN, 30 Mei 2011, merupakan momentum yang cukup penting bagi masyarakat Kota Tangerang, khususnya Aparatur Pemerintah Kota Tangerang. Awal pekan di akhir bulan Mei ini, Pemkot Tangerang kembali memperoleh penghargaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebagai daerah yang terbaik dalam mengelola keuangan daerahnya, dengan opini “Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP).
Penghargaan tersebut diperoleh selama empat tahun berturut sejak tahun 2007 oleh Pemkot Tangerang. Penghargaan tersebut tidak terlepas dari niat yang tulus (politic will) dan kerja keras Aparatur pemerintah di bawah kepemimpinan Walikota Tangerang H Wahidin Halim. Sebab tanpa adanya politic will dan kerja keras dari beliaulah, sangat mustahil K ota Tangerang bisa mendapatkan penghargaan dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Perolehan penghargaan tersebut merupakan bukti kewibawaan pemerintah di mata masyarakat. Kewibawaan itu dikarenakan prinsip clean government telah dijadikan prinsip bekerja setiap aparatur Pemerintah K ota Tanger ang. Kinerja kepemimpinan walikota yang cukup amanah dalam mengelola anggaran publik, maka kepercayaan masyarakat ( civil society) kepada pemerintah dengan sendirinya terbangun. Secara teoritis, pemerintahan bersih atau istilah dalam ilmu pemerintahannya adalah clean government , tidaklah sebatas pada bagaimana pemerintah menjalankan wewenangnya dengan baik semata, tetapi lebih penting lagi adalah bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi dan mengontrol pemerintah dalam menjalankan wewenang tersebut dengan baik (accountable ). Sebab, seringkali tata-pemerintahan yang baik dipandang sebagai “sebuah bangunan dengan 3 tiang”. K etiga tiang penyanggah itu adalah transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Pertama, transparansi.

Oleh: Dr. HM Harry Mulya Zein
(Sekretaris Daerah Kota Tangerang dan Penulis Buku “Reformasi Birokrasi Belajar dari Daerah)
dapat memberikan kesempatan kepada berbagai komponen masyarakat untuk turut mengambil keputusan. Oleh karenanya, perlu dicatat bahwa informasi ini bukan sekadar tersedia, tapi juga relevan dan bisa dipahami publik. Selain itu, transparansi ini dapat membantu untuk mempersempit peluang korupsi di kalangan para pejabat publik dengan “terlihatnya” segala proses pengambilan keputusan oleh masyarakat luas. Kedua, akuntabilitas. Yakni, kapasitas suatu instansi pemerintahan untuk bertanggung-gugat atas keberhasilan maupun kegagalannya dalam melaksanakan misinya dalam mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan secara periodik. Artinya, setiap instansi pemerintah mempunyai kewajiban untuk mempertanggungjawabkan pencapaian organisasinya dalam pengelolaan sumberdaya yang dipercayakan kepadanya, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, sampai pada pemantauan dan evaluasi. Akuntabilitas merupakan kunci untuk memastikan bahwa kekuasaan itu dijalankan dengan baik dan sesuai dengan kepentingan publik. Untuk itu, akuntabilitas mensyaratkan kejelasan tentang siapa yang bertanggung-gugat, kepada siapa, dan apa yang dipertanggung-gugatkan. Karenanya, akuntabilitas bisa berarti pula penetapan sejumlah kriteria dan indikator untuk mengukur kinerja instansi pemerintah, serta mekanisme yang dapat mengontrol dan memastikan tercapainya berbagai standar tersebut. Berbeda dengan akuntabilitas dalam sektor swasta yang bersifat dual-accountability structure (kepada pemegang saham dan konsumen). Akuntabilitas pada sektor publik bersifat multiple-accountability structure. Ia dimintai pertanggung-jawaban oleh lebih banyak pihak yang mewakili pluralisme masyarakat. Rincinya, kinerja suatu instansi pemerintah harus dapat dipertanggungjawabkan terhadap atasan, anggota DPRD, organisasi nonpemerintah, lembaga donor, dan komponen masyarakat lainnya. Semua itu berarti pula, akuntabilitas internal (administratif) dan eksternal ini menjadi sama pentingnya. Akhirnya, akuntabilitas menuntut adanya kepastian hukum yang merupakan resultan dari hukum dan perundangan-undangan yang jelas, tegas, diketahui publik di satu pihak, serta upaya penegakan hukum yang efektif, konsisten, dan tanpa pandang bulu di pihak lain. Kepastian hukum juga merupakan indikator penting dalam menimbang tingkat kewibawaan suatu pemerintahan, legitimasinya di hadapan rakyatnya, dan dunia internasional. Ketiga, partisipasi. Merupakan perwujudan dari berubahnya paradigma mengenai peran masyarakat dalam pembangunan. Masyarakat bukanlah sekadar penerima manfaat (beneficiaries ) atau objek belaka, melainkan agen pembangunan (subjek ) yang mempunyai porsi yang penting. Dengan prinsip “dari dan untuk rakyat”, mereka harus memiliki akses pada pelbagai institusi yang mempromosikan pembangunan. Karenanya, kualitas hubungan antara pemerintah dengan warga yang dilayani dan dilindunginya menjadi penting di sini. Hubungan yang pertama mewujud lewat proses suatu pemerintahan dipilih. Pemilihan anggota legislatif dan pimpinan eksekutif yang bebas dan jujur merupakan kondisi inisial yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa hubungan antara pemerintah-yang diberi mandat untuk menjadi “dirigen” tata pemerintahan ini-dengan masyarakat (yang diwakili legislatif) dapat berlangsung dengan baik. Pola hubungan yang kedua adalah keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Kehadiran tiga domain pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam proses ini amat penting untuk memastikan bahwa proses “pembangunan” tersebut dapat memberikan manfaat yang terbesar atau “kebebasan” (mengutip Amartya Zen) bagi masyarakatnya. Pemerintah menciptakan lingkungan politik, ekonomi, dan hukum yang kondusif. Sektor swasta menciptakan kesempatan kerja yang implikasinya meningkatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Akan halnya masyarakat sipil (lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, koperasi, serikat pekerja, dan sebagainya) memfasilitasi interaksi sosialpolitik untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas ekonomi, sosial, dan politik. ***

Berarti terbukanya akses bagi semua pihak yang berkepentingan terhadap setiap informasi terkait seperti berbagai peraturan dan perundang-undangan, serta kebijakan pemerintah – dengan biaya yang minimal. Informasi sosial, ekonomi, dan politik yang anda (reliable) dan berkala haruslah tersedia dan dapat diakses oleh publik (biasanya melalui filter media massa yang bertanggung jawab). Artinya, transparansi dibangun atas pijakan kebebasan arus informasi yang memadai disediakan untuk dipahami dan (untuk kemudian) dapat dipantau. Transparansi jelas mengurangi tingkat ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan publik. Sebab, penyebarluasan berbagai informasi yang selama ini aksesnya hanya dimiliki pemerintah

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->