Bagan alir proses pelingkupan rencana pelebaran jalan Denpasar ± Gilimanuk oleh PT Anugrah Kencana ditunjukkan pada gambar

berikut:

A.

Deskripsi Rencana Kegiatan Tahap Pra-konstruksi

Rona Lingkungan Awal A. Lingkungan fisik kimia a. Iklim Komponen iklim meliputi tipe iklim, suhu maksimum, minimum dan rata ± rata kelembaban, curah hujan, jumlah hari ujan, keadaan angin meliputi (seperti arah angin dan kecepatan angin) dan

1. 2. 3.
B.

Pengurusan Perizinan Sosialisasi Rencana Kegiatan

-

Pengadaan Lahan Tahap Konstruksi Pengadaan Tenaga Kerja Pembangunan dan Operasional Barak Pekerja Mobilisasi Peralatan dan Material Pembangunan Pembersihan dan Pematangan Lahan Pembangunan Pelebaran Jalan

1. 2. 3. 4. 5. 6.
C.

intensitas radiasi matahari, dan

b.

Pola iklim dan penyebaran bahan pencemar udara. Geofisika dan kimia

-

Tata guna lahan Perubahan sifat fisik tanah Kualitas air sungai Kualitas Udara Kebisingan Kondisi fisik daerah air permukaan seperti sungai maupun air tanah, dan

Demobilisasi Tenaga Kerja dan Peralatan Tahap Operasional 1. Operasional Jalan Denpasar ± Gilimanuk

c.

Kualitas fisik, kimia, dan mikrobiologi air.

Transportasi

B. a. b. C.

Kemacetan lalu lintas

Biologi meliputi flora dan fauna Fauna dan flora darat/ teresterial, perbukitan dan Fauna dan flora pada sungai

Sosial ekonomi dan budaya Yang termasuk dalam sosial ekonomi dan budaya adalah a. Sosial

-

Konflik sosial antara penduduk, pemrakarsa proyek, dan pemerintah

b.

Keresahan masyarakat Keamanan dan ketertiban masyarakat Ekonomi Pendapatan Daerah

c.

Demografi Mobilisasi penduduk Perubahan mata pencaharian penduduk Peluang kerja dan berusaha

Identiifikasi Dampak Potensial
D.

-

Kesehatan masyarakat - kecelakaan kerja - kecelakaan lalu lintas - penyakit kulit dan gatal -gatal - kejadian penyakit IMS - kejadian penyakit diare - kejadian penyakit ISPA - kejadian penyakit batu ginjal

9. 2. 1. 20. 26. Terjadinya gangguan keamanan dan peluang kerja dan ketertiban masyarakat 18. 24. Meningkatnya kejadian batu ginjal 25. 25. 22. 7. 31. Terganggunya habitat flora dan fauna air sungai 10. Munculnya konflik sosial 13. 18. 6. 8. Meningkatnya kejadian diare 22. 4. Menurunnya kecelakaan lalu lintas 20. 12. Meningkatnya kejadian IMS Evaluasi Dampak Potensial . 3. Dampak Penting Hipotetik Perubahan tata guna lahan Menurunnya kualitas udara Perubahan sifat fisik tanah Munculnya kebisingan Berkurangnya lahan peresapan air Menurunnya potensi air Menurunnya kualitas air Terganggunya geologi stabilitas tanah dan 9. Mempercepat waktu tempuh Denpasar ± Gilimanuk 19. 11. Munculnya keresahan masyarakat 12. Meningkatnya mobilisasi penduduk 21. Terganggunya flora dan fauna darat 11. 14. 3. 23. 8. Meningkatnya kejadian ISPA 23. Meningkatkan kecelakaan kerja 14. Meningkatnya penyakit kulit dan gatal ± gatal 24. 15. Berubahnya mata pencaharian penduduk 16. 17. 29. 16. Dampak Potensial Hipotetik Munculnya konflik sosial Timbulnya keresahan masyarakat Adanya perubahan sifat fisik tanah Munculnya gangguan kesehatan masyarakat Menurunnya kualitas udara Meningkatnya kecelakaan lalu lintas Meningkatnya kemacetan lalu lintas (pada saat konstruksi) Timbulnya kebisingan dan getaran Meningkatnya kecelakaan kerja Terganggunya habitat flora dan fauna darat Berkurangnya lahan peresapan air Tingginya mobilisasi penduduk Menurunkan kemacetan lalu lintas (setelah konstruksi) Menurunkan kecelakaan lalu lintas (setelah konstruksi) Perubahan mata pencaharian penduduk Meningkatnya kejadian IMS Tercemarnya sungai Timbulnya peluang kerja dan berusaha Perubahan tata guna lahan Meningkatnya pendapatan daerah Terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Terganggunya flora dan fauna air sungai Menurunnya potensi air Berubahnya iklim mikro Menurunnya Peluang kerja dan usaha Menurunnya kualitas air Mempercepat waktu tempuh Denpasar ± Gilimanuk Meningkatnya kejadian diare Meningkatnya kejadian ISPA Meningkatnya penyakit kulit dan gatal ± gatal Meningkatnya kejadian batu ginjal 2. 5. Meningkatnya berusaha 17.Klasifikasi & Prioritas Identiifikasi Dampak Potensial 1. 6. 28. Terganggunya Lalu Lintas darat 15. 13. 7. 19. 27. 30. 5. 4. 21. 10.

Dampak pada komponen Kesehatan Masyarakat y y y y y y y Meningkatnya kejadian diare Meningkatnya kejadian ISPA Meningkatnya penyakit kulit dan gatal ± gatal Meningkatnya kejadian batu ginjal Meningkatnya kejadian IMS Meningkatkan kecelakaan kerja Menurunnya kecelakaan lalu lintas .Klasifikasi & Prioritas Prioritas Dampak Penting Hipotetik 1. Perubahan tata guna lahan Menurunnya kualitas udara Perubahan sifat fisik tanah Munculnya kebisingan Berkurangnya lahan peresapan air Menurunnya potensi air Menurunnya kualitas air Terganggunya stabilitas tanah dan geologi Dampak pada komponen biologi y y Terganggunya flora dan fauna air sungai Terganggunya flora dan fauna darat Dampak pada komponen lingkungan sosial ekonomi dan budaya y y y y y y Munculnya keresahan masyarakat Munculnya konflik sosial Terganggunya Lalu Lintas darat Berubahnya mata pencaharian penduduk Meningkatnya peluang kerja dan berusaha Terjadinya masyarakat y y Mempercepat waktu tempuh Denpasar ± Gilimanuk Meningkatnya mobilisasi penduduk gangguan keamanan dan ketertiban 3. Dampak komponen lingkungan biofisik kimia y y y y y y y y 2. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful