Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Belajar Bahasa

Bahasa mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, sebab ia merupakan alat
pemersatu antara satu dengan yang lainnya, mulai dari tingkat skala kehidupan yang paling kecil
keluarga, masayarakat, hingga ke skala yang paling besar kehidupan bernegara
Belajar bahasa merupakan suatu kewajiban bagi semua orang yang ingin “menaklukkan” dunia.
Bahasa pada saat ini telah menjadi suatu budaya yang patut dilestarikan keberadaannya. Dengan
belajar bahasa berarti juga belajar membudidayakan diri sendiri, mengembangkan diri, dan
membentuk diri menjadi manusia yang luhur
Sebelum mempelajari bahasa, maka perlu mengetahui terlebih dahulu arti belajar dan bahasa
itu sendiri sebab keduanya mempunyai pengertian yang sangat luas
Untuk mendapat pengertian yang lebih jelas, berikut kutipan yang bersumber dari wikipedia:
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai
hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat.
Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon (Slavin, 2000:143).
Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya.
Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang
berupa respon.
Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar, sedangkan respon berupa reaksi
atau tanggapan pelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi
antara stimulus dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan tidak
dapat diukur. Yang dapat diamati adalah stimulus dan respon, oleh karena itu apa yang diberikan
oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pelajar (respon) harus dapat diamati dan diukur.
Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata
dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai
definisi. Definisi bahasa adalah sebagai berikut:
1. satu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan.
2. satu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran
orang lain
3. satu kesatuan sistem makna
4. satu kode yang yang digunakan oleh pakar linguistik untuk membedakan antara bentuk
dan makna.
5. satu ucapan yang menepati tata bahasa yang telah ditetapkan (contoh :- Perkataan,
kalimat, dan lain lain.)
6. satu sistem tuturan yang akan dapat dipahami oleh masyarakat linguistik.
Bahasa erat kaitannya dengan kognisi pada manusia, dinyatakan bahwa bahasa adalah fungsi
kognisi tertinggi dan tidak dimiliki oleh hewan. Ilmu yang mengkaji bahasa ini disebut sebagai
linguistik, atau pakar bahasa.
Menetapkan perbedaan utama antara bahasa manusia satu dan yang lainnya sering amat sukar.
Chomsky (1986) membuktikan bahwa sebagian dialek Jerman hampir serupa dengan bahasa
Belanda dan tidaklah terlalu berbeda sehingga tidak mudah dikenali sebagai bahasa lain,
khususnya Jerman.
Dari definisi masing-masing diatas telah jelas, bahwa jika keduanya di disederhanakan belajar
bahasa berarti upaya memperoleh pengetahuan bahasa yang bisa di permanenkan sebagai akibat
dari pengalaman