Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL USAHA

BISNIS MEBEL
Di susun guna melengkapi persyaratan
Mengikuti UAS Mata Diklat kewirausahaan

Disusun oleh :

Nama : Agus Widodo


No Ujian :
Kelas : 3 MC

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


ADI SUMARMO COLOMADU
TAHUN 2010 / 2011

1
LEMBAR PENGESAHAN

Proposal Perencanaan usaha ini disetujui dan disahkan oleh guru pembimbing pada
tanggal……………………..tahun 2011.

Surakarta,…………………..2011

Guru Pembimbing

Sulistyowati,SE
NIP.

2
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan rahmat-Nya sehingga
penyusun dapat menyelesaikan penyusunan proposal ini tepat waktu.
Proposal usaha ini disusun untuk memenuhi syarat mengikuti Ujian Praktek Mata
Diklat Kewirausahaan.
Penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu baik
secara langsung maupun tidak langsung, serta telah mmberi dorongan kepada kami. Sehingga
penyusunan laporan usaha ini dapat berjalan dengan lancar.Oleh karena itu dalam
kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Saptono,S.Pd selaku Kepala SMK ADI SUMARMO yamg telah memberikan
arahan dan fasilitas yang berkaitan dengan penulisan proposal usaha ini.
2. Guru pembimbing yang telah mengarahkan dalam pembuatan proposal ini.
3. Rekan sejawat dan semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan proposal usaha
ini.
Penulis menyadari dalam penulisan proposal ini masih jauh dari sempurna.Oleh
karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi
kesempurnaan proposal usaha ini.

Penulis

DAFTAR ISI
3
Halaman Judul
Lembar pengesahan
Kata Pengantar
Daftar isi
BAB I Pendahuluan
A Latar Belakang Pembuatan Proposal
B Ruang Lingkup Isi Usaha
C Alasan pembuatan Proposal Usaha
BAB II Diskripsi Usaha
A Manajemen / Organisasi Usaha
A.1 Nama Usaha
A.2 Betuk Badan Usaha
A.3 Bidang Usaha
A.4 Tempat Kedudukan Usaha
A.5 Struktur Organisasi
B Keuangan
B.1 Sumber Modal
B.2 Proyeksi Keuangan
B.3 Menentukan harga jual
B.4 Menghitung R/L
C Produksi
C.1 Jenis Usaha
C.2 Bahan baku dan penolong
D Pemasaran
D.1 Distribusi Produk
D.2 Saingan Produk Sejenis
D.3 Daerah Pemasaran
D.4 Cara Pemasaran
D.5 Rencana Penjualan
BAB III PENUTUP

4
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pembuatan Proposal
Proposal usaha ini disusun untuk melakukan suatu kegiatan.Dan kegiatan itu perlu
mendapat persetujuan dari pihak tertentu.Untuk itu penulis memilih usaha
mebel(perkayuan).Rumah tidak lepas dari kayu antara lain Jendela,Pintu dan Kusen yang
terbuat dari kayu serta isi dari rumah tersebut banyak yang terbuat dari kayu.Didalam
penulisan proposal usaha ini penulis memilih usaha mebel(perkayuan)karena :
1. Usaha ini menjanjikan sukses, sebab banyak orang yang membutuhkan mebel untuk
yang baru membangun rumah maupun untuk mengisi ruangan-ruangan seperti
meja,kursi,almari,dan lain-lain.
2. Usaha ini mudah berkembang karena di daerah tersebut jarang yang berwirausaha
mebel.
3. Saat ini rata-rata banyak orang yang mendirikan rumah didaerah tersebut.

B. Ruang Lingkup Isi Proposal Usaha


Dalam bagian ini akan dijelaskan secara singkat apa yang termuat di dalam
proposal usaha ini,yakni mengenai manjemen / organisasi usaha,keuangan,produksi serta
pemasaran.
1. Manajemen/organisasi Usaha
Manajemen/organisasi usaha adalah suatu unit sosial yang dikoordinasi secara
sengaja,terdiri 2 orang atau lebih yang berorientasi relative jangka panjang untuk
mewujudkan tujuan yang ditetapkan sebelumnya.Dalam organisasi,setiap orang yang
tergabung atau mengelola usaha tersebut harus mengetahui tugas pekerjaan dalam
organisasi sesuai dengan bidangnya masing-masing.
2. Keuangan
Dalam hal keuangan biasanya sama halnya dengan modal.Dalam mendirikan suatu
jenis usaha harus mempunyai modal yang pasti.Karena modal salah satu unsure
produksi dalam perusahaan.Modal terbagi menjadi 2,yakni modal aktif dan modal
pasif.
Modal aktif dibagi menjadi 2,yakni :
a. Modal lancer atau Aktiva lancer
b. Modal tetap atau Aktiva tetap
Modal pasif juga digolongkan menjadi2,yaitu :

5
a. Modal sendiri
b. Modal asing
3. Produksi
Produksi merupakan kegiatan yang dapat menimbulkan tambahan
manfaat(faedah).Manfaat terdiri atas beberapa macam,missal manfaat bentuk,manfaat
tempat dan sebagainya.Dalam produksi harus mengetahui perencanaan proses
produksi,karena menyangkut tentang apa dan berapa jumlah masing-masing yang
segera diproduksi pada periode yang akan datang.
4. Pemasaran
Pemasaran merupakan suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang
ditujukan untuk merencanakan,menentukan harga,mempromosikan dan
mendistribusikan suatu barang atau jasa untuk memuaskan kebutuhan,baik kepada
pembeli atau calon pembeli.Dalam pemasaran terdapat 2 macam pemasaran,yaitu :
a. Pemasaran strategis
Berkaitan dengan usaha dan kearah mana perusahaan akan dikembangkan
b. Perencanaan Strategis Perusahaan
Perencanaan jangka panjang yang bersifat menyeluruh dan strategis di bidang
pemasaran.
C. Alasan pembuatan Proposal Usaha
Proposal usaha merupakan dokumen yang disiapkan oleh wirausahawan yang
menggambarkan semua unsure yang relevan atau nyata baik internal maupun eksternal
mengenai usaha.Dalam pembuatan proposal ada 2 aspek penting yang menjadi alas an
pembuatan proposal,yaitu :
1. Alasan edukasi
a. Guna memenuhi sebagai kelulusan pada mata diklat kewirausahaan
b. Agar siswa SMK mengetahui bagaimana cara membuat atau mendirikan suatu
usaha
2. Alasan Bisnis
a. Untuk mengetahui bagaimana cara menghadapi persaingan bisnis
b. Untuk memperoleh keuntungan dari bisnis yang telah dijalankan.

6
BAB II
DISKRIPSI USAHA

A. Mnajemen/Organisasi Usaha
1 Nama Usaha
Biasanya pada pemilihan nama usaha dibuat semenarik mungkin agar para
konsumen berminat untuk membeli atau memesan produk yang dipasarkan.Untuk
itu nama usaha yang saya gunakan yaitu “QESSA MENEL”
2 Bentuk badan usaha
Pemilihan bentuk badan usaha oleh seorang wirausahawan akan dipengaruhi oleh
hal-hal sebagai berikut :
a. Besarnya modal yang diperlukan
b. Kelangsungan hidup(kontinuitas)badan usaha.
c. Tanggung jawab terhadap hutang piutang badan usaha.
d. Siapakah yang akan meminpin badan usaha
Bentuk badan usaha ini adalah perseorangan atau CV
3 Bidang Usaha
Beberapa jenis usaha yang dapat dikelola dan dikembangkan pleh wirausahawan
baik secara tradisional maupun modern,banyak jenis bidang usaha,misalnya :
a. Bidang usaha Agraris.
b. Bidang usaha Pertambangan.
c. Bidang usaha Industri.
d. Bidang usaha perdagangan.
e. Bidang usaha Jasa.
f. Bidang usaha perkoprasian.
Usaha yang akan dikelola ini akan bergerak dibidang perdagangan.
4 Tempat kedudukan usaha
Yang dimaksud disini ialah tempat atau letak perusahaan melakukan aktifitas
produksi.Usaha ini termasuk tempat kedudukan perusahaan yang
ekonomis.Berarti tempat perusahaan yang pemilihannya dengan perhitungan
bahwa tempat yang dipilih adalah tempat yang strategis dan menguntungkan
berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ekonomis.

7
Dibawah ini adalah lokasi “QESSA MEBEL”

U
1

B T
BANDARA
ADI SUMARMO
S

3
4

Keterangan :
1. Pasar Mangu
2. Lokasi
3. SMP N 3 Colomadu
4. AURI
8
5. Jembatan PP

5. Bagan Struktur Organisasi


Dalam mendirikan suatu usaha harus ada organisasi yang tersusun didalamnya.
Karena dalam berorganisasi dapat diketahui tugasnya dalam pekerjaan sesuai dengan
keahliannya.
Berikut gambaran struktur organisasi pada usaha ini:
Bagan Struktur Organisasi

Pemimpin

Pekerja I Pekerja II

B. Biaya Produksi
1. Modal Kerja
- Perlengkapan kerja Rp. 4.000.000
Uang tunai Rp. 6.000.000
Jumlah Rp. 10.000.000
2. Modal investasi
- Tanah 7 x 7 m Rp. –
Peralatan Rp. 3.000.000
Bangunan Rp. –
Jumlah Rp. 3.000.000

3. Menentukan harga jual


Penjualan mebel Harga Jumlah
Almari (1 buah/ minggu) Rp. 1.000.000 Rp. 1.000.000
Kursi (3 buah/ minggu) Rp. 500.000 Rp. 1.500.000
Jendela (4 buah/ minggu) Rp. 250.000 Rp. 1.000.000
Pintu (2 buah/ minggu) Rp. 1.000.000 Rp. 2.000.000
Kusen (3 buah/ minggu) Rp. 1.000.000 Rp. 3.000.000

9
4. Menentukan laba rugi
a. Pendapatan (perbulan)
Almari Rp. 4.000.000
Kursi Rp. 6.000.000
Jendela Rp. 4.000.000
Pintu Rp. 8.000.000
Kusen Rp. 12.000.000
Jumlah Rp. 34.000.000

b. Pengeluaran (perbulan)
Listrik + telepon Rp. 1.000.000
Transportasi Rp. 5.000.000
Bahan baku + bahan penolong Rp. 8.000.000
Gaji pekerja I Rp. 2.000.000
Gaji pekerja II Rp. 5.000.000
Total Rp. 12.500.000

Laba: Rp. 34.000.000 - 12.500.000 - 10.000.000 – 3.000.000 = Rp. 8.500.000

C. PRODUKSI
1. Jenis Produksi
Jenis produksi yang akan saya jalankan adalah produksi sekunder berarti produksi
yang mengacu pada pemanfaatan bahan baku diproses menjadi lahan atau barang
jadi yang langsung bisa digunakan. Dalam usaha ini yang menjadi hasil utamanya
adalah mebel.
Adapun jenis produksi yang dibuat adalah:
a. Pembuatan kusen
b. Pembuatan pintu
c. Pembuatan meja kursi
d. Pembuatan almari
e. Pembuatan perabotan rumah tangga lainnya.
2. Bahan baku dan bahan penolong
a. Bahan baku
Yaitu bahan utama dalam pembuatan suatu produk. Disini bahan baku yang
digunakan dalam pembuatan semua jenis-jenis mebel yaitu:
- Kayu balok
b. Bahan penolong

10
Yaitu bahan tambahan dalam pembuatan suatu produk sehingga produk
tersebut bisa menjadi sempurna. Dalam pembuatan mebel ini, bahan penolong
yang digunakan yaitu:
- Paku
- Plitur
- Pengunci
- Silat
- Dan alat penunjang lainnya
3. Proses produksi
Proses produksi merupakan pengolahan/ penciptaan barang dan jasa dengan
menggunakan faktor-faktor produksi dan sistim serta peralatan agar terlaksana
proses produksi tersebut.

D. Pemasaran
1. Distribusi
Distribusi produk berarti mengantarkan produk yang sudah jadi ke tangan
pemesan. Untuk ini saya dan karyawan saya untuk mengantar barang tersebut.
Selain itu barang yang dibuat atau yang diproduksi selain pesanan akan saya
pajang didepan usaha saya tersebut. Agar orang yang lewat dapat melihat dan
tertarik untuk membeli atau memesan barang tersebut.
2. Saingan Usaha sejenis
Saat ini memang banyak yang mendirikan usaha mebel,tapi didaerah tersebut
masih jarang usaha mebel tersebut.Oleh karena itu saya memberanikan diri untuk
melayani maysarakat dalam hal mebel,selaen itu supaya masyarakat tidak bosan
maka model/bentuk mebel dibuat bervariasi.
3. Daerah pemasaran
Sasaran daerah produksi mebel ini adalah :
a. Daerah Colomadu
b. Daerah Sukaharjo
c. Daerah Boyolali
d. Daerah Kartasura
4. Cara pemasaran
Agar produk laku keras dipasaran, maka dilakukan pemasaran produk.Namun bila
tidak mengerti cara memasarkannya berarti bisa menghambat produk.Dan

11
masyarakat tidak mengenal apa yang telah diproduksi.Untuk itu disini akan
dijelaskan cara pemasaran mebel ini antara lain :
a. Membuat iklan mengenai mebel
b. Memberikan penjelasan tentang produk yang dibuat agar masyarakat
memahaminya.
c. Memberi potongan harga untuk awal produksi
d. Mengadakan promosi mengenai mebel didaerah-daerah tertentu.
5. Rencana penjualan
Untuk melengkapi pengeluaran, saya akan merencanakan penjualan mebel sebagai
berikut :
a. Pembuatan kusen = Min. 8 buah/bulan
b. Pembuatan pintu = Min. 10 buah /bulan
c. Pembuatan meja kursi = Min. 15 buah/bulan
d. Pembuatan almari = Min. 6 buah/bulan
e. Pembuatan

BAB III
PENUTUP

Dengan dibuatnya proposal ini ,saya menyimpulkan bahwa :


a. Jika target saya rencanakan itu berhasil saya akan mendapat keuntungan sebesar Rp.
8.500.000
b. Jika target tersebut selalu berhasil maka saya akan membuat inovasi-inovasi baru
tentang mebel serta saya akan mengembangkan usaha saya agar lebih berkenang di
masyarakat.

12