1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a.4 II. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Ekspor Netto (X .M) 3. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tingkat Kesempatan Kerja d. Tingkat Harga e.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . b. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Pendapatan Nasional b. PENDAPATAN NASIONAL 1. Bunga (Yi) . Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. c. d. c. Produk Nasional c. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b.

meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. d. d. 1). c. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. b. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. 2). Laba perseroan atau corporate profit. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Penyusutan. o0o . Transfer perusahaan. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan.

berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. sewa. pemerintah dan luar negeri.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. 3. Variabel endogen. bunga dan sewa untuk konsumsi. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. .Barang tersebut dijual ke konsumen. . Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. b. yaitu seifatnya. 2. .faktor produksi yang dibeli. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. Rumahtangga Keluarga . Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. perusajhaan lain.6 III. sisanya ditabung.upah. sederhana. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. Rumahtangga perusahaan . . C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) .

= Cn/Yn 5. Hubungan antara MPC dengan MPS. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional.a dimana : S = saving = penabungan 6. S=Y-C = (1-c)Y . MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). Fungsi Saving Saving = penabungan. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . Fungsi Konsumsi. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. APSn = Sn/Yn 7. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

maka : /\Y = k. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. 2. b. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan dinamik. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier./\Y k = /\Y / /\I . Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. Macam Analisis Dalam Perekonomian a.9 IV. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4.

Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . kemudian C berubah menjadi 20 + 0. kualitas dan kuantitas faktor produksi.75 6. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . maka Y = 200 + 80 = 280. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. 7. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil.75Y. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah.75(280) = 230. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Pendapatan nasional mula-mula 240. Y = 160+240 = 400 1-0. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). under employment dan over employment. maka C = 20 + 0. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. investasi mula-mula 40.75(240) = 200. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain.MPC MPS 5. 8. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh.

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.C YD = Y + Tr . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. Angka Pengganda a. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .ct .ct) (1-c+ch 6.Tx C = a + cY + cTr . kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.15 4. kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.chY maka . Fungsi Saving S = YD .

Ekspor f.o. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa.o. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain.o. 2). contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. . tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita.b. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Macam-macam Pos NPI 1).b.b. Ekspor f. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. d). kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia.b. e). c). f). peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. c. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1).i.16 VIII. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a.o. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. b.o. b). Ekspor c.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.f (cost \. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. Impor f.

asuransi. d). Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. 5). b). meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. kredit jangka panjang / pendek. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import.17 Nilai impor f. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. wisatawan. 8). 4). perjalanan oleh swasta dan pemerintah. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. o0o . c).b. 3). Penananam modal langsung 6). kebijaksanaan pemerintah merangsang impor.o.

Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b.18 IX. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1.

Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.19 perekonomian. o0o .

Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Y. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. I. X. Istilah Lain Pasar Komoditi a. I. Tr dan G 3. S. Y.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Dalam analisa IS-LM. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Tx. NM. Misal : I = 80 . Perekonomian Tertutup Sederhana C. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. S. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Tx.20 X. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . S. Pasar barang (commodity market) b.

C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .21 5. Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .

Motif transaksi (transaction motive) b. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan.22 XI. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. 4. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. khususnya surat obligasi. 5. antara lain dengan cara : . 3.

Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). d.23 a. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. yaitu membeli surat-surat berharga. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Cara a. b. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o .b dan c disebut quantitative credit control. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. 6. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. Tindakan ini disebut open market buying. di pasar bebas. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. defisitnya neraca pembayaran. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. sedang d disebut qualitative credit control. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. c. khususnya surat obligasi.

M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M L2 0 Y 0 L2.L2o .24 M .

EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1.25 XII. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 .

Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Tx dan Tr. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus.26 XIII. . Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Kebijaksaan fiskal b. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Tx dan Tr 2. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Contoh variabel instruemen : a. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a.

Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf . Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran . Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.31 4.

b. inflasi tarikan permintaan. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.32 XV. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Inflasi penawaran (cost-push inflation. Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). demand inflation). Inflasi campuran (mixed inflation). Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. a. supply inflation) c. . harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. harga saat tersebut tg < BOYf. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. 2. b. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Bila investasi sebesar I1.

LM1 LM3 IS2. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. Bila investasi sebesar I4.33 Bila investasi sebesar I3. c. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. harga sebesar tg < EOYf. harga sebesar tg < BOYf. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. maka harga jadi tg à 2. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif .4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d.3.

Mula-mula harga sebesar H1.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. Pendapatan nasional mula-mula Yf. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. kurva penawaran AgS1... Inflasi Campuran .

AgS3 maka harga akan naik dari H1 . o0o .H3 (terjadi inflasi).35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .

Diktat Kuliah Ekonomi Makro. Liberty. ___________________. Yogyakarta. 172 hal. 69 hal. Liberty. Kediri.(1983). Yogyakarta. Ekonomi Makro. o0o . SOEDIYONO R. MBA. TUTUT DWI SUTIKNJO. -------------------. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. DR (1984). 51 hal. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 241 hal. DR (1982). Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. IR (1986). Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Kediri. 223 hal. IR (1991).36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. BPFE. Yogyakarta.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. Untuk menghitung pendapatan nasional. 110 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. mengapa demikian. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. mengapa demikian ? 6. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Diketahui : a. 3. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. Mengapa demikian ? 5. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. 120 milyar per tahun. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Diketahui : a. Carilah fungsi konsumsinya b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Dalam perekonomian dua sektor. besarnya konsumsi sebesar Rp. b. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b.75 Y + 20 milyar rupiah b. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. mengapa demikian ? 4. 95 milyar per tahun. Soal : a. 100 milyar. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Untuk pengendalian perekonomian. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran.

Saving c.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. Neraca perdagangan 4. nilai total penjualan barang-barang akhir b.000 Ditanyakan : a. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.800. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR.000 800. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. Pendapatan Nasional f.000 1. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi.000 150.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan.000 Upah 200.000 350. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d.000 Laba 100.000 750.000 800. berikan uraian ! 3.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Impor keadaan tersebut di atas. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. Konsumsi g. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300.000 250. Jelaskan e. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. B dan C. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.

depresiasi e. merupakan : a. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. SOAL I. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. Ramalan suatu perekonomian d. a. Applied Economics e. Ekonomi Internasional b.40 5. Economic Theory b. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Fransois quesnay (1758) d. Thomas Aquinos (1270) c. Ekonomi Perusahan e. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Ekonomi Perencanaan c. Kegunaan ekonomi makro c. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. depresi ekonomi d. PErtumbuhan ekonomi 3. Definisi ekonomi makro 5. Pengertian ekonomi makro d. Aristoteles (350 SM) b. Adam Smith (1776) e. John Maynard Keynes (1930) 2. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. devaluasi ekonomi b. Macro Economics c. deflasi ekonomi c. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Descriptive Economics 4. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. 1. Pelaksanaan ekonomi makro e. pilih satu yang benar. Persoalan akselator . yaitu kebijaksanaan makro. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Kerjakan dengan percaya sendiri. 2. Micro Economics c.

Transaksi dagang b. National Income d. Personal income e. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Pasar b. neraca jasa-jasa 15. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Konsumsi b. Investasi c. Hutang d. perpajakan 13. Permintaan c. Investasi b. 760 14. Penawaran d. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. 910 c. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. ekspor netto e. a. Mekanisme pasar secara otomatis d. 1100 d. elastisitas e. 1250 b. Memakai dasar pertukaran uang e. Kualitas tanah yang tersedia d. Memakai dasar pertukaran barter 11. Harga-harga yang fleksibel c. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. 900 e. Pengeluaran pemerintah d. stok kapital d. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . sikap berhemat e. Hukum Say b. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Disposapble income 9. Neraca pembayaran internasional c. perubahan pendapatan b. Net National Product c. fungsi produksi 8. Investasi bruto e. stok kapital tetap c. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. stok aktiva lancar c. pendapatan nasional bruto 10. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. 7. investasi netto 12. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. Neraca perdagangan barang e. Gross national Product b. Benda-benda modal yang tersedia e. yaitu : a.41 6. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b.

pelaksanaan ilmu ekonomi 19. ekonomi diskriptif e. tujuan pendapatan nasional 23. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. ekonomi diskriptif b. Simon Kuznets e. PNB adalah ukuran moneter b. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. definisi ilmu ekonomi e. intensitas. tahap klasik dan tahap Keynesian. lembaga keuangan b. pemerintah e. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. Tucker d. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. manfaat pendapatan nasional e. c. mikro ekonomi d. ekonomi internasional 18. Ekonomi terapan e. pertumbuhan d. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. macri economics c. yaitu tahapan fisiokrat. Tahap klasik menelorkan : a. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. Ekonomi Internasional 17. pengertian ilmu ekonomi d. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . fungsi pendapatan nasional c. rumah tangga d.42 a. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Ekonomi makro d. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. fluktuasi 20. pemerataan b. lembaga sosial 21. sasaran pendapatan nasional b. Leon Walras 22. maksud pendapatan nasional d. lapangan kerja e. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Ekonomi mikro c. applied economic b. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. Boisgillebert b. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. Petty c. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. stabilitas c. lembaga ekonomi c. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d.

So . Uang 31. sistim giro . YE = ——————— e. Keynes b. Ando c. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. sebagai penimbun kekayaan e. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. untuk menstabilkan perekonomian d. Teori Heckscher. Brumberg e. Merkantilisme b. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Keseimbangan neraca pembayaran e. S. S = I c.cTx + I + G d. Uang kuasi d. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. YE = ————————— s+m 1-c 26. pajak 29. Autarki b. untuk spekulasi 32. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. Ekspor d. Economic Welfare d. Cukai d. Tujuan pendirian bank : a. 24. Investasi e. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Teori keuntungan komparatif dari J.Mo a + cTr . sebagai perusahaan 33. sebagi alat penukar b. sebagai satuan penghitung d. YE = —(a+I) 1-b I + X . pajak pendapatan c. Mill e. A. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. sistim deposito b. Duesenbery 25. Penabungan c. Konsumsi b. untuk mencari laba b. Milton Friedman d. untuk mencetak uang e. R. IPeDa 27. Pajak perseroan b. Uang giral b. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Pembangunan ekonomi 30. YE = C + I b. Uang kartal c. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Near Money e. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a.43 e. MPO e. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. 28. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. Protensi c. sebagai pengukur nilai c. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan.

mengatur kestabilan nilai rupiah b. What to procudt d. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. sistim cadangan pecahan d. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. bujukan persuasif 37. kebijaksanaan moneter b. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. 4. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. 2. seabagai penguasa moneter e. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Development II. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. kebijaksanaan ekonomi internasional e. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. sistim nisbah cadangan 34. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36.44 c. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. menjaga kestabilan nilai rupiah c. 1. sistim berimbang e. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. kebijaksanaan ekonomi makro d. Full employment c. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. For Whom e. hal ini dinamakan : a. khususnya bidang ekonomi. ---Selamat mengerjakan--- . salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Efisiensi b. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. kebijaksanaan pemerintah c. perencanaan ekonomi 35. 3. Negara Indonesia. memelihara kestabilan nilai rupiah d.

dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. 200 milyar. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. namun perubahannya tidak proporsional. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro.40 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . 4. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. konsumsi C = 150 + 0. 1. Apa yang dimaksud berimbang. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. 290 milyar. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. 1500 milyar. namun tidak bersifat netral. 7.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = .2 Y. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 6. 5.8 Y. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 3. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 8.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0.

8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Konsumsi ekuilibrium e. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Diketahui : a. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . 1000 milyar.Spekulasi L2 = 160 . 300 milyar. 120 milyar per tahun. Harga minyak semakin lama semakin turun. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Saving equilibrium c.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 105 milyar.S O A L : a. Impor equilibrium d. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. 4. Permintaan uang untuk: . 100 milyar per tahun b.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. 110.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Pendapatan nasional equilibrium b. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. besarnya konsumsi sebesar Rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.5 YD. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Neraca perdagangan equilibrium 2. 25 milyar ? 3.8 Y . ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. a. Carilah fungsi konsumsinya b. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a.

110. 100 milyar per tahun.5 YD. Permintaan uang untuk : . Impor ekuilibrium d. besarnya konsumsi sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Carilah fungsi konsumsinya b. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 1. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. Konsumsi ekuilibrium e.47 1.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Pendapatan nasional ekuilibrium b. 1000 milyar. 25 milyar ? 3. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.spekulasi L2 = 160 . Harga minyak semakin lama semakin turun.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. b.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.Fungsi konsumsi : C = 0. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 1986/1987 .3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 200 milyar.8 r . 105 milyar.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. a. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : a. 120 milyar per tahun. Saving ekuilibrium c.8 Y . Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0.SOAL : a.

Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. uraikan dengan singkat dan jelas. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2.4 Y .20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Saving ekuilibrium 2. Apa yang dimaksud Consumption. 3. investasi dan pengeluaran pemerintah . Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. Konsumsi ekuilibrium d. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. 5. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 4.

9. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Apa yang dimaksud pajak langsung. 2. 3. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. . 6. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. 8. 4. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 7. 7. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. 8. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional.49 4. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro.

TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Nilai saving. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Comodity market dan Money market d.10.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .30 WIB DOSEN : IR.05 Y Hitunglah : a. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 2. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. jika Y = Yeq c. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.50 .12. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08.4 r S = .40 + 0.1500 + 0.00 WIB DOSEN : IR. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Nilai APS.4 Y . b. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Jelaskan arti.25 Y I = 900 + 0. Autonomous investment dan induced investment b. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan.30 . Mengapa ? c. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a.

Dari soal di atas. Berapa konsumsi keseimbangan c. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Tetap.75 YD + 20 mrp. Berapa saving keseimbangan d. Berapa impor keseimbangan e. Berapa pajak keseimbangan 2. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.20 mrp. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. Tx = 0.2 Y Ditanya : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. d. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. tidak boleh kerja sama.4 r M = 200 PErtanyaan : a. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. 1988/1989 . f. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.2 Y . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif.51 L2 = 160 . I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. Berapa tingkat bunga keseimbangan c.

Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. 3. KG. Berapa KI. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. Pertanyaan : a. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Ceq dan Txeq c.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Ceq jika Tx = 0 b. KG. 2. . Jika fungsi pajak Tx = 0. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 4.

Gambarkan dari semua soal (1 a .53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e.40 + 0. diketahui : Investasi (I) = 80 .4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .1 d ) di atas ! 2. Inflasi d.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.4 r Saving (S) = . Marginal propensity to Consume e. Kebijaksanaan moneter c. Kebijaksanaan fiskal b. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Bila diketahui : a. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter.75 YD b. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .

TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Pengertian ekonomi makro e. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Pendapatan nasional keseimbangan b. Bila konsumsi ditambah 30. Pelaksanaan ekonomi makro d. Agregate demand c. apa yang harus anda lakukan. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Kegunaan ekonomi makro c. Investasi b.. Konsumsi keseimbangan d. Tabungan keseimbangan c.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Apa yang saudara ketahui tentang : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Apabila dalam suatu perekonomian. Deflationary gap 2. Bila investasi berubah menjadi 150. Backward-bending e. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. diketahui : C = 0. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Average propensity to consume d.

.. 1. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. 1..... Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Carilah fungsi konsumsinya. tabungan (S). 140.. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. . 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. 160. ..0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. ? c. 200) milyar rupiah.. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. 2.. b.. Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. a. b. Konsumsi (C). Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b... MPC terhadap Yd = . (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. ? B. besarnya konsumsi sebesar Rp. ? d. . 95 milyar per tahun.. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --... besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. 980 160 754 65 185 . ————————————————— a. Pada pendapatan nasional seimbang. 120 milyar pertahun. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). TUTUT DWI SUTIKNJO : IR... Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. surplus anggaran Pemrintah = ... 100 milyar.. . 960 155 742 65 185 . Diketahui : a. 110 milyar... 180.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A.55 2.. 120. MPC . 1000 165 766 65 `85 ... MPS... Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . Pertanyaan : a.

Pasar barang dan pasar uang. C ekuilibrium d. c. Kebijaksanaan fiskal b. Marginal propensity to consume e. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.56 a. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Diketahui : C = 0. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. 2. Apa yang saudara ketahui tentang : a. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Inflasi d. --. Y b.75 YD + 20 Tx = 0. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Deflationary Gap g. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. Ekspor free in Board. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Kebijaksanaan Moneter c. S ekuilibrium 3.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. --. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium.2 Y . EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a.

57 ========================================== 1. 4. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Tabungan nasional keseimbangan e. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. a. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Pasar Tenaga Kerja . berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. Konsumsi nasional keseimbangan c. Pendapatan nasional keseimbangan b. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. 2. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. a. 3. Ilmu Ekonomi b. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Ekonomi Makro c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Investasi keseimbangan d.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas.

Fungsi Konsumsinya b.. 4 7000 4300 7900 .58 d.75 Pajak = -20 + 0. 2.... 2 2000 1300 7900 . Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.. 5 10000 6100 7900 ...... Isilah tabel yang masih kosong b. 3 4000 2500 7900 ... Menurut saudara. Pendapatan nasional keseimbangan d... ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 .... Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e.. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. Kebijaksanaan moneter. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.....2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a.. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3. Tulis fungsi konsumsinya c... berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .... Tabungan keseimbangan e. Jika pajak berubah jadi 600.......

Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Tabungan keseimbangan 2. Fungsi konsumsinya b. Full employment. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Deflationary gap d. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Pendapatan nasional keseimbangan d. Marginal Propensity to Save e.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Jelaskan pengertian berikut : a. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0.6 Pajak = . Pajak (Tx) = 0.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Kebijaksanaan fiskal c.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.8 Yd + 30 mrp.10 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. . Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Kebijaksanaan moneter b. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

----pam---- .15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . Besarnya konsumsi equilibrium. 2 dan 3 tersebut.4 r Saudara diminta : 1). s (MPS). 2. Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. APS dan k b). maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". 2). Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Saudara diminta menghitung : 1). 200 milyar. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional.6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. . 40 milyar. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. 2. III.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Benar/salahkah pernytaan tersebut. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan.1. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. SOAL I. 3). Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. APC. 3). jelaskan variabel yang Saudara ketahui. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. a). dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang.c = (MPC). Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. Besarnya saving equilibrium 2).

300 milyar dengan konsumsi Rp. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). 80 milyar. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp.2 Y. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. C = Pengeluaran Konsumsi. pasar uang. I = Pengeluaran Investasi. Fiscal policy c. II. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. I. M = Nilai Impor). Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. 2. Gejala ekonomi makro b. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. 3. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. 225 milyar. Monetary policy 2. X = Nilai ekspor. Fungsi impor M = 20 + 0. 200 milyar. 1.

jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Benarkah pernyataan di atas. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. SOAL 1. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". 6. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. 2.63 1. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. a. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Saudara diminta : a. 5. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Didalam sistem perekonomian terbuka . Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 2. b.

13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Saving c. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. fungsi konsumsi C = 0. Marginal propensity to save c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Variabel endogeneous b. . Diketahui : a. Pada periode tahun berikutnya. Konsumsi d. Jelaskan !. Impor e. Pendapatan Nasional b. Back word bending 2. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Pada tahun pertama. Ditanyakan : a.8 Y + 25 milyard Rp. Neraca perdagangan f. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Kebijaksanaan fiskal d.

Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. pasar barang dan pasar uang. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. investasi (I) dan tabungan (S) : a. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. b. investasi. 4. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. konsumsi (C). hitunglah besarnya pendapatan nasional. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Pertanyaan : 1. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). 2.65 b.70 YD + 20 milyar Rp. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . . Jika dalam perekonomian diatas. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. 2. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. 3. Berapakah besarnya pengeluaran. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM.LM. 3. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Gambarkan. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. Keseimbangan pasar tenaga kerja. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya.

03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. jika Y = Yeq c. Jelaskan arti. b. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. e. c. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. b. Mengapa ? c. Nilai saving. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Autonomous investment dan induced investment. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Uraikan dengan singkat tapi jelas. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. Comodity market dan Money market. d. .66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. 3. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. 2. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. khususnya dalam Pasar Barang. Nilai APS. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis.25Y I = 900 + 0. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation.05Y Hitunglah : a. b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.

dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. untuk : 1. b.1 Y + 5 milyar rupiah. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. Pertanyaan : a. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. konsumsi serta tingkat pajak ? c.67 2. KI = /\ Y ____ /\ I 2. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Terangkan ! 3.

Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang.1 Y + 5 milyar rupiah. -------OOO------- . Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. a. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. b. III. Khususnya dalam pasar barang. Kebijaksanaan Fiskal c. Uraikan dengan singkat dan jelas. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Inflationary Gap. II.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Pertanyaan : a. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Excess Demand b. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. jika pajak pendapatan masih nol. Full Employment dalam perekonomian d. konsumsi serta pajak IV. b. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Marginal Propensity to Consume e. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes.

...1. 400 300 100 ..) c. Lengkapilah data Tabungan (S)...... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = ... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d. Di bawah ini data GNP (Y)..... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut. Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f..... 300 250 100 ..Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0... a.. Aggregate Demand = . 350 275 100 ............ Jika GNP = 300.....) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .600 r Ms = 350 . --------------------------------------------------------b.3 Y .............. ? e...... Konsumsi (C)..6 Y I = 300 ........ 200 200 100 ......600 r G = 700 Md = 0.... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II. 150 175 100 .... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 250 225 100 . 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I...69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi.. ? III..... dan investasi (I)..

b. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Khususnya dalam pasar barang. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) .Uraikan dengan singkat dan jelas. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. II. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.75 YD b. Pengeluaran pemerintah (G) . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. III. Investasi (I) . IV. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. a. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Transfer pemerintah Tr = 50 c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Bila diketahui : a. b. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. IV. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. Jelaskan pula dalam gambar saudara.

Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Kebijaksanaan moneter c. Marginal efficiency of investment j. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. . Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Deflationary gap. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. b. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud.4 r b. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Investasi (I) = 80 .4 Y c. Kebijaksanaan fiskal b.40 + 0. Saving (S) = . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.0. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Marginal propensity to consume e. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. inflasi d. c. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Diketahui : a.4 r e. c. Full employment dalam perekonomian h. Excess demand g.71 a. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Marginal Rate of Taxation i. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1.4 Y d. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Hitung full employment savingnya b.

ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes..15. 980 160 754 65 185 . Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. a. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. a. 2.. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Lengkapi jawabanm dengan grafik. 160. 1000 165 766 65 185 . 200) milyar rupiah.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. 960 155 742 65 185 ...75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. Konsumsi (C). a.72 d. MPS. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.00 ....00 CATATAN : . 180. b. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA... tabungan (S) MPC. 140. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13... 4. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). -------------------------------------------------------------- . 120.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif.

.. Efek Keynes (Keynes effect) c... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp. 4..... 2..... b....... istilah-istilah di bawah ini a....... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara.. Paradok hemat (Paradox of thrift). Jelaskan dengan menggunakan grafik.000 .500 ...... Pendapatan nasional seimbang pada Y = ........ Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi....000 . .15... ... surplus anggaran pemerintah = .500 . manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut..... . .. Pada pendapatan nasional seimbang....? 3.... Efek Pigon (Pigon effect) b.. ..... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.. 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.. .......... a. 1.. MPC terhadap Yd = ..... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula..500 ....... 4..... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.00 .*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA..8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp...73 a.. Gunakan grafik pada jawaban saudara...) (dalam juta rp.... Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b.. 2........ 2.. 4..000 ...500 .? d. ----... ..) 1.. 3.? c.. Perpajakan yang built-in flexible d..... ........

Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . b. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. C = 50 + 0. c. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.2 Y Investasi = 200 . Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.2. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. b.74 a.15 Y d.10 Y e. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. Jika investasi (=I) = Rp. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. Diketahui : a. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.75 Y b. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. c.2. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Pengeluaranm untuk konsumsi.75 Pajak = -20 + 0. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU.5 r c. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas.5 r dan f. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan.

Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. I = 114 + 0.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. Pendapatan disposable Yd = Y . Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional.Tx + Tr f. Fungsi disposable income (pendapatan . Pada pasar barang. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. diketahui : a. apa yang saudara ketahui tentang : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. II. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Tabungan keseimbangan e.1 Yd .keseimbangan d. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV.siap pakai) c. Jelaskan. Pendapatan nasional . Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. III. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d.7 Yd b.25 Y b. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** .10 R c. Fungsi konsumsinya b. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi.8 R c. Jika investasi berubah menjadi 400. C = 68 + 0. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Pigon effect b. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Fungsi konsumsi. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. Dengan penentuan kebijaksanaan ini.

Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 40 milyar.UNIV.000 milyar. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. 250 milyar.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 400 milyar. 1. Pada saat pendapatan nasional Rp. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. Gambarkan kurvanya.8 Yd + 20 Milyar rupiah. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Pajak (Tx) = 0. 200 milyar. 2. . hitunglah : a. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Gambarkan semua variabel tersebut.0. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. Investasi (I) = . berapakah pendapatan nasional keseimbangan. 3.500 R + 100 Milyar rupiah. 500 milyar.25 Y. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. tingkat tabungan nasional Rp.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R.

Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Diketahui : C = 85 + 0. Pada saat ini. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2.28. b.UNIV.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. 4. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b).77 b. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. dan T = 0. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. .

Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.90 t = 0. 3.78 2.10 r + 200 mrp. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.1. Pajak (Tx) = 0. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo .8 Yd + 3 mrp. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. maka : b. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = .15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.2. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Dalam keseimbangan IS-LM. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .5 z = 0. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.2. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0.2 Y Investasi (I) = . 4. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.1.

tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. C = 0.UNIV. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.6YD I = 300 .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. c. b. diketahui : C = 230 + 0. I = 20 Milyar Rupiah.1Y + 5 Milyuar Rupiah. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Hitung besarnya konsumsi. berapakah konsumsi. PETUNJUK : 1. d. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .4 Milyar Rupiah. Pertanyaan : a. 2.8YD + 5 Milyar Rupiah.600r . Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0.

Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. Ekonomi Makro sanaan fiskal c.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. Ilmu Ekonomi d.3Y . Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. 4. 3. jika terjadi kenaikan pada : a. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. penawaran agregatip. . Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. Pertanyaan : a. b. tingkat harga serta output riil. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Jumlah angkatan kerja. Pasar Tenaga Kerja e.6r (Md = permintaan uang). berapakah pendapatan.1. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Hitung besarnya pendapatan. Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. c. Kebijaksanaan moneter .80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal.

. ----. Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 ... Isilah tabel yang masih kosong b........... -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. Menurut Saudara..... 2 2000 1300 7900 . Tulis fungsi konsumsinya c..... 4 7000 4300 7900 . Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. apa sistem perekonomian pada soal di atas.81 5. 5 10000 6100 7900 ...... 3 4000 2500 7900 .....*** ------ .

Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. . c. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. b. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Tingkat employment dapat berfluktuasi. b. Tingkat harga dapat flexible. 7 MEI 1985 1. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. d. Tingkat harga biasanya tegar. tenaga buruh. dan faktor-faktor produksi lainnya. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. c. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Ekonomi modern a. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. d.

begitu pula sebaliknya. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. 7. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. Y=C+I .75 Y b. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi. 6.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. C = a + bY /\C 110 .25 Y = 20 Y = 20/0.75 /\Y 120 . 5. 4. a. tabungan menyediakan dana untuk investasi. a. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. 3. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain.95 15 b = — = ———— = — = 0.75 Y Y = 20 + 0. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan.83 2.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. Dua cara pendekatan sama. rasa sehat. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi.75 Y 0. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. jadi 95 = a + 0.25 = 80 8. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu.

C = 240 .200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985.25 = 240 b. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). 4). Harga barang-barang lain yang berkaitan. b. Bila harga naik. Jumlah penjual di pasar 6). Harga sumberdaya 3). Bila harga naik. Kebijaksanaan pemerintah . Pendapatan uang para konsumen 4). Selera atau preferensi konsumen 2). Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Tehnik produksi 2). S = Y . Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik.25 Y = 60 Y = 60/0. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. dan sebaliknya. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. C = 0. Jumlah konsumen di pasar 3). Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1).75(240) + 20 = 200 c. kurva permintaan bergeser ke akanan. untuk barang komplementer seabaliknya.75 Y + 20 + 40 0. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. 5 JULI 1985 1.84 = 0. barang inferior sebaliknya. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. b. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Harga barang lain yang berkaitan 5). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a.75 Y + 20 = 0. sebaliknya bergeser ke kiri. Faktor-faktor lain berubah. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan.

M = 20 + 0.2(507. berjaga-jaga dan spekulasi. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya.14)} = 200 + 100 S = 178. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.2Y) = 355 + 0.3 Y 0. C = 75 + 0. Y = C + I + X . Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. Konsumsi d. Impor e.14 b. Neraca perdagangan f. Diketahui : C = 75 + 0.M = 100 .85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.121. Pendapatan nasional b.1.14) = 328.43 = . teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. 2.I. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. S + M = I + X S + {20+0.S . Jawab a. Dari kedua teori tersebut. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga).43 f.57 d.7 Y = 355 Y = 507. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.2(507.5(507.5 Y + 200 + 100 . Jelaskan. b. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. X .14) = 121.M = 75 + 0. 3.43 e. C. Saving c.57 c.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.(20+0.

C 31. A 14.86 g. A 37. D II. A 17. E 29. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat.000+100.800. C 10.000) c. B 13. B 16. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik.900. b. 1. B 27. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha.000+350. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. A 7. B 8. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi.000+750. C 3.000) 5. 4.000 e. C 23.000+1. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. D 30.000 f.800. B 19. . Peranan pemerintah : a. D 26. E 21. 0 d. D 20. C 15.000+800. D 6. E 33.000 b. 1. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985.000+250. Harus meningkatkan ekspor. A 32. 2. 1. E 36.800. E 18. D 28. c. 1. a. B 35. D 11. B 12.000 (200. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. B 5. f.000+150. C 24. B 22. 800. 300. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. C 9.000 (300. D 2. A 25. C 34. E 4. 26 JULI 1985 I.

650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.I .0. 350 b.ct 2.105 + a .40 + 0./\Y = ——— /\Tr = —————— .0. JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.0. C = Y .2 Y = 20 + 0.25 = Rp. /\C 110 .0.40 + 0.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .67 /\Y 120 . 25 = 19. a.5(400) 1000 = ——————————— 1 . 19 JUNI 1986 I + X .5 + 0. S = .180 = . /\Y = 1500 .So . a.5+0.5.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.0. c = —— = ————— = —— = 0.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.3. 19.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.3 Y = .5 /\t = . 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.67.5+0.20 = ———————— 0. M = 20 + 0.105 15 C = a + cY 100 = 0.100 + 180 = 600 e.M = 100 .Mo 1.3. 1019.87 2.23 1-c+ch 1-0.100 10 3.5 c.2(800) = 180 d.X + M = 800 .1 = 800 b.c + ch 200 + 300 + G + 0 .25 milyar.1000 = 500 -c .4 + 0.0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .280 . X . a.3(800) = 200 c. 1000 + Rp. YE = ——————— 1 .

Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat. b.67Y = 89.6 Y + 80 + 160 .85 c. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.8 Y + 160 . C Y 4.65 + 0.8 r Y = 600 .8 r 0.So .65 + 0.8 Y 240 + 8 r = 0.67 Y b. Sedangkan dalam arti luas.88 a = 29.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. yaitu : 300 + 10 r = 600 .20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.160 + 8 r = 0.65 C = 29.4 Y = 240 . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.8 r 400 . a. 3 JULI 1986 I + X . Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0. Y = C = a + cY = 29.Mo .

25 = 19. M = 10 + 0.3.30 + 0.0. /\Y = 1500 .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.60 YD + 20 Tx = 0.ct 2.10 = ———————— 0. C = Y .5+0. YE = ———————— 1 . S = .5 /\C 100 .186 = 354 e.1(540) = 64 d.67 /\Y 105 .5 G = 1. a.S = 540 .64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . a.4 Y = .30 + 0.M = 200 .0.1000 = 500 -c .c + ch 100 + 200 + G . 27 APRIL 1987 1. Y = C = 89.4 Y .0. /\Y = ——— /\Tr = ————— .0. a.110 10 3.120 15 C = a + cY a = 29.3.1 = 540 b.5+0. c = —— = ———— = —— = 0.5 c.0.1 Y = 10 + 0.89 1. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 . Diketahui : C = 0.5 + 0.3.4(540) = 186 c.5(400) 1000 = —————————— 1 .438 b.20 .0. a.23 1-c+ch 1-0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0. X .4 + 0.65 b.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.

SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .234.375 SE = YD .Perlu campur tangan pemerintah 3.375 = 0.permintaan agregat selalu = penawaran agregat . 4.375) . Keynes .Tx = 0. volume uang c.375 + 30 + 20 = 134.4Y + 20 = (0.60YD + 20 = 0.6+120 = 0.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .6(0.6YE+50) + 20 = 0.6Y+50)0.4(234.75 CE = 0.36Y + 30 + 120 = 0.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.84.25 2.6(0.134.375+50) + 20 = 84. TxE. dasar penukaran. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .4Y-20) = 0.6(234. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.6. Jenis pasar makro a.adanya pengerjaan penuh . CE. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.6Y + 50 = 0.CE = 0. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.375) .375 TxE = 0. cadangan devisa.harga fleksibel b. Klasik .60 YD+20+60+40 = Y + 30 . Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.6 Y + 50 .60YD+120 = Y + 30 .4YE = 0.20 = 73.375 = 56.64YE = 150 YE = 234.36Y + 150 0. employment. GDP b.(0. unemployment d.0.

Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Pendekatan pengeluaran. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . bunga. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. 3. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. RT pemerintah.91 a. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. Pendekatan permintaan = penawaran b. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. RT perusahaan. Pendekatan penerimaan. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. b. tenteram. RT luar negeri. 1. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. sehat dll. a. 4. laba. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. upah dan gaji. c.

APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. b. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = .—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . 7. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. 9. 8.besarnya pengeluaran rutin. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . 6. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak.

c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . b. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a .cTx + cTr + I + G YD = Y . agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi.cTx . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a .Tx + Tr (1-c)Y = a . Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. b.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . c. 2.cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. Menaikkan suku bunga. Deregulasi.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. 3. Devaluasi. Kebijaksanan pemasaran. Kebijaksanaan harga. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. c. 4. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a.

4 LM -> L=M 0.—— 1-c /\Tx 5. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.40 + 0.40 + 0.4 . 9. 9-7-90 1.4 r M = 200 Ditanya : a.4 r = .4 r Y = ——— = 300 . Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.4 Y L2 = 160 .94 1-c /\Y c —— = . bukan dari segi ekonominya. 7. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 . Diketahui : I = 80 .yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.4 r S = . Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.4 Y L1 = 0.4 Y 120 .4 Y + 160 . o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.10 r 0.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.

30) = 10 + 15 + 0.6(40) = -24 c. d.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .67 . C = 10 + 0. 100 = 300 .0.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.75 Y S = YD .25YD . 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .(10+0. 0.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.75(Y + 50 . ³ ³ 2. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.0267 Y e.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.4(100) + 160 .0.40 + 0.10.0267 8 = a + (-0. a.100 a = 10. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b. r berubah.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.4 (15) + a = .75 YD = 10 + 0.95 IS = LM -> 300 . ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .C = YD .250 8 = a + b. r ikut berubah.10 .0267).75YD) = 0.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.75 Y = 25 + 0.

yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. Memperkecil penarikan pajak. Bila I = 150 ditanya Yeq e.5 b.25 Y . 2. Backward-Bending. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. 2). Agregate demand. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. c. melalui kebijaksanaan fiskal. Seq. 24-7-90 1. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. d. b. b. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). melakukan kebijaksanaan moneter. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . Average propensity to consume. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. d.25(Y+50-30) . Deflationary gap.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Investasi. c. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). a. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. 3. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. yang berbentuk alatalat produksi. e. b. atau 2). Ceq. Yeq. Menambah tranfer pemerintah atau 3). atau 5).96 = 0. Diketahui : C = 0.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).10 = 0. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri.

C = 450 .4 Y = 180 Y = 180/0.4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. Yeq = C + I = 0.6 Y + 60 + 120 0.S = 450 .97 a.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .{0. Y = C + I = 0.4Y = 210 Y = 210/0.6Y + 60 + 150 0. Ceq = Y . Seq = Y .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.

................. 32 Full-Employment.. 9..................... 61......... 11 fullemployment ..................................... 16......... 60......... 10 Angka Pengganda .. 71 Kebijaksanaan konstrraksi .........98 A analisis ekonomi agregatif ....................... 26 Kebijaksaan fiskal......................... 1 Ekonomi diskriptif ...................................... 11...... 2 hubungan kausal........................... 35 Inflasi penawaran . 18 APC ......................... 10 internal balance ... 25........... 3 Hubungan kausal ........... 1 I identity ................ 97 K Kebijaksaan ekspansi . 6 full employment saving........... 55....................................... 4 Ilmu Ekonomi ........................ 5 C celah deflasi .... 27.... 3...................................................... 3........ 3 external balance ..... 2... 5...... 34. 67 Inflasi campuran................. 78..................................................... 70.. 72........ 34 Inflasi Penawaran ...... 28.............. 3... 58......................................... 1 Ekonomi Yang Diterapkan .................. 31......... 13.............. 97 descriptive economics ................................................................. 2 Ekonomi makro...................... 55....................... 20......... 46........ 10...... 47.... 1 Average Propensity to Save .. 2 Inflasi ..... 2. 48.... 13. 3 Hubungan fungsional.................................... 58... 10........................... 13. 54... 11 celah inflasi .............................. 75....... 34 Inflasi permintaan ...... 53... 43...... 6.... 12. Keseimbangan intern.......... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ........................... 79........ 1 ekonomi makro ........... 56 kesamaan.... 56.. 62. 74............ 46................ 1 Anggaran Belanja Negara...... 15.... 32............ 66............ 1 disposable income............. 4.......................... 9.... 39...... 71.......... 53............... 1 ekonomi mikro ............................ 18 kesempatan kerja. 59. 7 B behavioral equation................. 13............. 10 Faktor produksi kapital ............... 32 corporate profit.................. 26.......... 9 equilibrium conditions equation ............................... 71........ 59................. 12 Angka pengganda...... 23 G gaji..... 67.. Keseimbangan intern Investasi . 3..... 32 Inflasi Campuran ............... 4 Eksport .. 26 Kebijaksanaan Moneter ............... 57. 41............. 84. 26 Kebijaksanaan ekonomi makro......... 32 Inflationary gap .................... 23 Keseimbangan ekstern ..... 1. 10 Celah inflasi . 6 faktor produksi tenaga kerja......... 7.... 10................ 10 faktor produksi modal ......Laba Perseroan D Deflationary gap...................... 48....................... 1 economic theory....... 1 Import... 72............. 12.. 53. 92....... 2..................... 34. 60. 38........................................... 75 E economic analysis .. 10 fungsi LM..... 73 .. 92 general equilibrium ......................... 4......... 32........... 54... 18 Keseimbangan intern ....................... 80.... 1 Ekspor Netto ......... 74 applied economics............................ 2 ekuilibrium. 26 Kebijaksanaan fiskal.. 56..... 18.................. 2........ 56..... 64... 9.................. 82. 3 Bunga .... 77..... 95 Equilibrium Analysis ................................... 25 H Harga surat-surat berharga.................................

.... 81 Pasar uang ...... 39. 23 Over employment .................................... 10 macro economics ......... 27 kurva permintaan investasi ........ 52....... 4 Pengeluaran konsumsi ...... 59................ 2.... 6 Rumahtangga perusahaan ................. 5................... 20 Perekonomian tertutup ......... 3 Persamaan perilaku ... 55... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi . 9 Pengangguran...... 23 KURVA L-M ......... 45... 7.................. 71. 61............... 3 Pengeluaran Investasi. 3 Produk Naional ..................... 12 penmawaran akan uang... 5............ 65 kurva IS-LM... 25............................ 2....................................... 75........... 10 Rediscount policy................ 53........... 80 KURVA IS.................... 6 ......... 77...... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ....... 56.............. 22 Kurva pajak yang built-in flexible .................................LM... 3 Permintaan akan tenaga kerja ............... 25..... 77............ 22 Pendapatan Nasional......... 2. 22 Permintaan uang untuk spekulasi..... 71............... 22 Penawaran surat-surat berharga ........ 52.................... 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal...... 5...................... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ............. 61. 55....... 39 Laba perseroan .... 2 Pasar Modal ...................... 5 proprietors income ........................ 30 Kurva IS ...... 43............ 30 Kurva Permintaan Agregatif . 23 Marginal Propensity to Save .... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ...................... 6.. 61................... 64....... 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ............... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga........................................ 59. 20 Permintaan akan surat-surat berharga....... 53....... 58........ 56.... 3 Pasar Tenaga Kerja ......................... 3...................... 1 macroeconomic policy .......................... 14 Kurva Penawaran Agregatif........... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga. 5 Laba perusahaan perseorangan ......................... 48.............................. 78............. 53................................ 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ...... 23 Rumahtangga Keluarga.................................................... 5 R Reallocation of resources .... 91 Pasar komoditi ............ 4 Pengeluaran Pemerintah............ 59.............. 8.... 68......... 10............................. 4 Produk Nasional............ 5 M Macam faktor produksi ..................... 65...................... 63... 25.......99 kurva (AgD .. 13.. 23 Operasi Pasar Terbuka ............. 36. 4................ 16 O Open Market Operation ....................... 20 kurva IS ............................................................................... 20......................... 76 Kurva LM...... 7 MPC ........................... 4....... 58............... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi........ 73........... 72........ 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio. 80 Kurva L-M............. 18. 92 profit............. 67........... 58............................... 23 Penyusutan ......... 62................ 20.................................. 14 Pasar barang .... 70........... 94 Multiplier . 9........ 2.......... 2.................... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi. 42.......... 14 Pajak yang Built-in Flexible.............. 56... 95 Pajak yang built-in flexible.................................... 93............................. 10 P Pajak.... 69........... 22 L Laba....... 3 Penawaran uang ............. 3 Penawaran tenaga kerja...... 22 Permintaan uang untuk transaksi .... 72.. 12...................................... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ......

........................... 39. 2................ 2 uang logam........................... 66........................................... 6 variabel eksogen....................................... 16 Transaksi kredit.............................. 6 W wage .... 3.... 3 Upah riil ....... 32 Transaksi Debit ........................ 16 Transfer Pemerintah......... 7............................................ 4 Subsidi perusahaan............................................ 64................... 3 V Variabel eksoegen................................. Upah ........................ 53..........................100 S salaries........................ 23 Sewa... 12 Transfer perusahaan ..... 82................ 1 Teori kuantitas uang.......... 5 T Taxable income level .... 5 U Uang giral.. 71..... 43 Uang kertas ................................................. 39 Upah nominal.... 10 Upah................. 6 variabel endogen .......................... 46..... 20........ 58......................... 47.. 2............. 14 Teori ekonomi....................................... 86 Selective Credit Control. 2 Under Employment . 15..................................................................................... Gaji Saving .................................. 4.......................... 48...........

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful