1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Pendapatan Nasional b.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Ekspor Netto (X . Bunga (Yi) . Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Tingkat Kesempatan Kerja d. Tingkat Harga e. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b.4 II. b. c. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Produk Nasional c. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. PENDAPATAN NASIONAL 1. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. d. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut.M) 3. c.

2). baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. Laba perseroan atau corporate profit. Penyusutan. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. 1). Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. Transfer perusahaan.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. mesin-mesin dengan perlengkapannya. d. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. o0o . c. b. d. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5.

besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. .Barang tersebut dijual ke konsumen. yaitu seifatnya. bunga dan sewa untuk konsumsi. Rumahtangga Keluarga .faktor produksi yang dibeli. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. b. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. sisanya ditabung. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. sewa. pemerintah dan luar negeri. .6 III. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . Variabel endogen. 3. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi.upah.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. Rumahtangga perusahaan . Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. sederhana. . perusajhaan lain. 2. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. .

Hubungan antara MPC dengan MPS. Fungsi Konsumsi. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud.a dimana : S = saving = penabungan 6. = Cn/Yn 5. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. Fungsi Saving Saving = penabungan. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. S=Y-C = (1-c)Y . APSn = Sn/Yn 7.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu.9 IV./\Y k = /\Y / /\I . Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. maka : /\Y = k. 2. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. b. Pendekatan dinamik. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier.

Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya.75(240) = 200. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Pendapatan nasional mula-mula 240. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. maka Y = 200 + 80 = 280. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. investasi mula-mula 40. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). under employment dan over employment. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources).75(280) = 230. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Y = 160+240 = 400 1-0.75Y. maka C = 20 + 0.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. 8. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S).MPC MPS 5. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b.75 6. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. 7.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .ct) (1-c+ch 6.C YD = Y + Tr . Fungsi Saving S = YD . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr . Angka Pengganda a. kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b.Tx C = a + cY + cTr .chY maka . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d. kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.ct .15 4. kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e.

b. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). c). insurance and freight) yaitu nilai ekspor f.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). Ekspor c.b. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Ekspor f. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1.o. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. c.o. b).16 VIII. . contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. f). yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).o. Ekspor f.b.o. b.b. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. 2).f (cost \. e). Macam-macam Pos NPI 1). Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. Impor f. d).i.o. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia.

Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. Penananam modal langsung 6). 8). menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. d). 3). kredit jangka panjang / pendek. entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). 5). Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). o0o . kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. c).b.o. asuransi. 4). b). tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. wisatawan.17 Nilai impor f. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. perjalanan oleh swasta dan pemerintah.

18 IX. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Angka Pengganda 1 /\Y a. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Pendapatan Nasional Ekuilibrium a.

o0o . Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.19 perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama.

PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Tr dan G 3. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. X. Pasar barang (commodity market) b. S.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Dalam analisa IS-LM. Tx. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. investasi (I) sebagai variabel eksogen. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Y. Perekonomian Tertutup Sederhana C. NM. Misal : I = 80 . Istilah Lain Pasar Komoditi a. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. I. Y. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2.20 X. S. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. S. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Tx. I. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c.

C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y . Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .21 5.

Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. 5. Motif transaksi (transaction motive) b. antara lain dengan cara : . Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. 4. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. khususnya surat obligasi.22 XI. 3. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan.

Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation.b dan c disebut quantitative credit control. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang.23 a. d. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. yaitu membeli surat-surat berharga. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. di pasar bebas. c. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. defisitnya neraca pembayaran. khususnya surat obligasi. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Cara a. 6. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). Tindakan ini disebut open market buying. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . b. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. sedang d disebut qualitative credit control.

M L2 0 Y 0 L2.M .24 M .L2o .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.

Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1.25 XII. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM.

26 XIII. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Tx dan Tr 2. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. . Kebijaksaan fiskal b. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Tx dan Tr. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Contoh variabel instruemen : a. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus.

I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran . Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.31 4.

melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment).32 XV. Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. . a. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. Inflasi campuran (mixed inflation). supply inflation) c. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. harga saat tersebut tg < BOYf. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. b. inflasi tarikan permintaan. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Inflasi penawaran (cost-push inflation. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. b. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. Bila investasi sebesar I1. 2. demand inflation). BEBERAPA TEORI INFLASI 1. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M).

Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. c. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga.3. maka harga jadi tg à 2. LM1 LM3 IS2. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). harga sebesar tg < BOYf. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d.33 Bila investasi sebesar I3. Bila investasi sebesar I4. harga sebesar tg < EOYf. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun.

H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b..Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2.. Mula-mula harga sebesar H1. Inflasi Campuran . kurva penawaran AgS1. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Pendapatan nasional mula-mula Yf. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif.

H3 (terjadi inflasi).35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). o0o .AgS3 maka harga akan naik dari H1 . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .

36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Kediri. IR (1991). Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Yogyakarta. Yogyakarta. Ekonomi Makro. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. ___________________. Liberty. IR (1986). o0o . 172 hal. BPFE. DR (1982). SOEDIYONO R. 241 hal. 69 hal. TUTUT DWI SUTIKNJO. MBA. -------------------. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 223 hal. Kediri. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. 51 hal. Yogyakarta.(1983). Liberty. DR (1984).

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. Soal : a. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 95 milyar per tahun. Diketahui : a. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. mengapa demikian ? 4. Untuk menghitung pendapatan nasional. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Carilah fungsi konsumsinya b. mengapa demikian. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Mengapa demikian ? 5. Diketahui : a. 3. besarnya konsumsi sebesar Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. 110 milyar. Dalam perekonomian dua sektor. Untuk pengendalian perekonomian. mengapa demikian ? 6. 120 milyar per tahun. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. b.75 Y + 20 milyar rupiah b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. 100 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.

Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. berikan uraian ! 3.000 350.000 800. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. Pendapatan Nasional f. Jelaskan e.000 Upah 200.000 Laba 100. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Konsumsi g. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f. Neraca perdagangan 4.000 750.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.800.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.000 800. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi .000 Ditanyakan : a. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2.000 1.000 250.000 150. Saving c. Impor keadaan tersebut di atas. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. nilai total penjualan barang-barang akhir b. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. B dan C. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.

pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. 1. Kerjakan dengan percaya sendiri. Descriptive Economics 4. Economic Theory b. SOAL I. Pelaksanaan ekonomi makro e. Fransois quesnay (1758) d. Aristoteles (350 SM) b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. pilih satu yang benar. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Applied Economics e. 2. Micro Economics c. deflasi ekonomi c. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Pengertian ekonomi makro d. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Ekonomi Internasional b. yaitu kebijaksanaan makro. devaluasi ekonomi b. Macro Economics c. Thomas Aquinos (1270) c. John Maynard Keynes (1930) 2. Kegunaan ekonomi makro c. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang.40 5. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Ramalan suatu perekonomian d. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. Persoalan akselator . Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. depresi ekonomi d. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Definisi ekonomi makro 5. merupakan : a. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. a. Adam Smith (1776) e. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. depresiasi e. Ekonomi Perencanaan c. PErtumbuhan ekonomi 3. Ekonomi Perusahan e. 3.

7. National Income d. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. Mekanisme pasar secara otomatis d. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Pengeluaran pemerintah d. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. Investasi c. 1250 b. Harga-harga yang fleksibel c. investasi netto 12. fungsi produksi 8. Neraca perdagangan barang e. perubahan pendapatan b. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Penawaran d. Investasi b. 910 c. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. yaitu : a. Transaksi dagang b. stok aktiva lancar c. pendapatan nasional bruto 10. Neraca pembayaran internasional c. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. Permintaan c. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Benda-benda modal yang tersedia e. Kualitas tanah yang tersedia d. Konsumsi b. Personal income e. stok kapital d. ekspor netto e. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. 900 e. Net National Product c. perpajakan 13. Disposapble income 9. C = 160 + 60 Y' Io = 200. stok kapital tetap c. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. Gross national Product b. sikap berhemat e. Pasar b. 760 14. a. neraca jasa-jasa 15. Hukum Say b. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Hutang d. 1100 d. Memakai dasar pertukaran uang e. elastisitas e. Memakai dasar pertukaran barter 11. Investasi bruto e.41 6.

Ekonomi mikro c. sasaran pendapatan nasional b. c. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. maksud pendapatan nasional d. lapangan kerja e. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. stabilitas c. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. pengertian ilmu ekonomi d. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . lembaga sosial 21. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. mikro ekonomi d. Petty c. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. applied economic b. intensitas. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Tahap klasik menelorkan : a. Ekonomi Internasional 17. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. PNB adalah ukuran moneter b. Ekonomi terapan e. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. ekonomi internasional 18. ekonomi diskriptif b. lembaga ekonomi c. ekonomi diskriptif e. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. pertumbuhan d. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. fluktuasi 20. Boisgillebert b. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. fungsi pendapatan nasional c. macri economics c. tahap klasik dan tahap Keynesian. manfaat pendapatan nasional e. Simon Kuznets e. rumah tangga d. Ekonomi makro d. Leon Walras 22. tujuan pendapatan nasional 23. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. pemerataan b. pemerintah e. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. definisi ilmu ekonomi e. Tucker d. lembaga keuangan b. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. yaitu tahapan fisiokrat. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b.42 a.

Near Money e. sistim giro . Autarki b. Keynes b. Tujuan pendirian bank : a. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Uang 31. Uang giral b. Konsumsi b. Economic Welfare d. Protensi c. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. Duesenbery 25. YE = —(a+I) 1-b I + X . Teori keuntungan komparatif dari J. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. sistim deposito b. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. untuk menstabilkan perekonomian d.cTx + I + G d. Investasi e. untuk mencari laba b. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. sebagai perusahaan 33. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. R. Uang kartal c. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. Ando c. A. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Ekspor d. S = I c. IPeDa 27. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. untuk spekulasi 32. Merkantilisme b. 28.So . YE = ————————— s+m 1-c 26. YE = C + I b. sebagi alat penukar b. sebagai pengukur nilai c. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Penabungan c.Mo a + cTr . Brumberg e.43 e. pajak pendapatan c. Keseimbangan neraca pembayaran e. Uang kuasi d. Pembangunan ekonomi 30. sebagai satuan penghitung d. MPO e. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. 24. Milton Friedman d. untuk mencetak uang e. sebagai penimbun kekayaan e. Cukai d. Teori Heckscher. Mill e. Pajak perseroan b. S. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. YE = ——————— e. pajak 29.

Efisiensi b. sistim cadangan pecahan d. perencanaan ekonomi 35. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. memelihara kestabilan nilai rupiah d. ---Selamat mengerjakan--- . kebijaksanaan suku bunga diskonto d. 4. mengatur kestabilan nilai rupiah b. For Whom e. Negara Indonesia. menjaga kestabilan nilai rupiah c. kebijaksanaan pemerintah c. 3. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. seabagai penguasa moneter e. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. Full employment c. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan.44 c. What to procudt d. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. khususnya bidang ekonomi. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. kebijaksanaan ekonomi makro d. hal ini dinamakan : a. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. sistim berimbang e. Development II. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. kebijaksanaan moneter b. bujukan persuasif 37. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. kebijaksanaan ekonomi internasional e. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. 2. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. sistim nisbah cadangan 34. 1.

namun tidak bersifat netral. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis.2 Y. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apabila diketahui investasi sebesar Rp.8 Y.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. 6.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. 4. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. konsumsi C = 150 + 0. 1. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2.40 + 0. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. 1500 milyar.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . Apa yang dimaksud berimbang. 290 milyar. 3. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 8. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. namun perubahannya tidak proporsional. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. 7. 200 milyar. 5.

110. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. besarnya konsumsi sebesar Rp. Harga minyak semakin lama semakin turun. Pendapatan nasional equilibrium b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. 300 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. Impor equilibrium d. 100 milyar per tahun b.S O A L : a. 105 milyar. a.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Carilah fungsi konsumsinya b. 4. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 120 milyar per tahun. 1000 milyar. Neraca perdagangan equilibrium 2.8 Y . Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.Spekulasi L2 = 160 . Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. Saving equilibrium c.8 r Fungsi konsumsi : C = 0.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Diketahui : a.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Permintaan uang untuk: . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.5 YD. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. 25 milyar ? 3.

47 1. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Saving ekuilibrium c. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0.SOAL : a.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Permintaan uang untuk : . 100 milyar per tahun. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e. a. 200 milyar. 1000 milyar. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.spekulasi L2 = 160 .5 YD.Fungsi konsumsi : C = 0. besarnya konsumsi sebesar Rp. Harga minyak semakin lama semakin turun. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 25 milyar ? 3. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. b.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. Pendapatan nasional ekuilibrium b. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 105 milyar.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. Diketahui : a. 1. Impor ekuilibrium d. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Carilah fungsi konsumsinya b.8 Y . 1986/1987 . Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. 110.8 r . Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. 120 milyar per tahun.

1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. 3.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Apa yang dimaksud Consumption. Saving ekuilibrium 2.4 Y . Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. 4. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. uraikan dengan singkat dan jelas. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. Konsumsi ekuilibrium d. 5. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. 3. Pendapatan nasional ekuilibrium b. investasi dan pengeluaran pemerintah .20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya.

7. 8. 7. 4. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. 6. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. 8. . Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. Apa yang dimaksud pajak langsung. 2. 9. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja.49 4. 3. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1.

Jelaskan arti. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Comodity market dan Money market d. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Nilai saving.05 Y Hitunglah : a.25 Y I = 900 + 0. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. jika Y = Yeq c. Mengapa ? c. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.4 r S = .4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. b. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3.1500 + 0. 2. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b.00 WIB DOSEN : IR. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .10. Autonomous investment dan induced investment b.4 Y . Nilai APS.50 . Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .30 WIB DOSEN : IR.40 + 0.30 . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.12. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer.

d. 1988/1989 . Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. Tetap.75 YD + 20 mrp. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e.2 Y Ditanya : a. Berapa impor keseimbangan e. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. Berapa saving keseimbangan d. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. Tx = 0. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.51 L2 = 160 . Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.20 mrp. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. tidak boleh kerja sama. f. Berapa pajak keseimbangan 2. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Berapa konsumsi keseimbangan c. Dari soal di atas.2 Y .4 r M = 200 PErtanyaan : a.

1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 4. Ceq jika Tx = 0 b. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 3. KG. Ceq dan Txeq c. 2. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Jika fungsi pajak Tx = 0. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Pertanyaan : a. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. KG. . JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Berapa KI. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. 2.

Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b.75 YD b. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Kebijaksanaan fiskal b. Kebijaksanaan moneter c.4 r Saving (S) = . Gambarkan dari semua soal (1 a . 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.1 d ) di atas ! 2.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Inflasi d. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Bila diketahui : a.40 + 0. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Marginal propensity to Consume e. diketahui : Investasi (I) = 80 . Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Transfer pemerintah Tr = 50 c.

Apa yang saudara ketahui tentang : a. Pelaksanaan ekonomi makro d. Bila investasi berubah menjadi 150. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Average propensity to consume d. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. Tabungan keseimbangan c. Pendapatan nasional keseimbangan b. Deflationary gap 2. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Agregate demand c. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Konsumsi keseimbangan d. Backward-bending e. Bila konsumsi ditambah 30. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pengertian ekonomi makro e. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Apabila dalam suatu perekonomian. apa yang harus anda lakukan. Investasi b. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Kegunaan ekonomi makro c.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. diketahui : C = 0.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.

Pada pendapatan nasional seimbang.... a. MPC terhadap Yd = ... 120 milyar pertahun. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.... APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut.. surplus anggaran Pemrintah = . . 980 160 754 65 185 . 120... Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b.. tabungan (S). 100 milyar... 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). b.. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN ... .. besarnya konsumsi sebesar Rp.. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. . 1. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A.. ? d.. Pertanyaan : a. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp.. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.. 960 155 742 65 185 .. ? B.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. ? c.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.. 95 milyar per tahun. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. 180. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN.. 1. 200) milyar rupiah. b. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara.. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --.. Konsumsi (C).55 2. ————————————————— a. 110 milyar. MPS.. 160. Diketahui : a. MPC .. 2.. Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. .. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Carilah fungsi konsumsinya. 140. 1000 165 766 65 `85 .

c. Inflasi d. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Kebijaksanaan fiskal b. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b.56 a. Apa yang saudara ketahui tentang : a. --. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Deflationary Gap g. --. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. Pasar barang dan pasar uang. Y b. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Diketahui : C = 0. 2.75 YD + 20 Tx = 0. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. C ekuilibrium d. Ekspor free in Board. S ekuilibrium 3. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR.2 Y . Kebijaksanaan Moneter c. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. Marginal propensity to consume e.

Konsumsi nasional keseimbangan c. Ilmu Ekonomi b. 4. Pendapatan nasional keseimbangan b. 2. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Investasi keseimbangan d. Pasar Tenaga Kerja .0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Tabungan nasional keseimbangan e. 3. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. a. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. a.57 ========================================== 1. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Ekonomi Makro c. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan.

... Jika pajak berubah jadi 600. 3 4000 2500 7900 ...75 Pajak = -20 + 0...... Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Tabungan keseimbangan e.58 d. 4 7000 4300 7900 ....... 5 10000 6100 7900 .. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.. Isilah tabel yang masih kosong b.. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. Pendapatan nasional keseimbangan d. 2. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.. Kebijaksanaan moneter.2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a.. Menurut saudara. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e. 2 2000 1300 7900 . Tulis fungsi konsumsinya c.. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 ......... berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang . Fungsi Konsumsinya b... Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c....

Marginal Propensity to Save e.8 Yd + 30 mrp. . Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Deflationary gap d. Pajak (Tx) = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Kebijaksanaan moneter b. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Pendapatan nasional keseimbangan d.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.6 Pajak = . Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Full employment. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Fungsi konsumsinya b.10 + 0. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Kebijaksanaan fiskal c.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Jelaskan pengertian berikut : a. Tabungan keseimbangan 2.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. 2). Benar/salahkah pernytaan tersebut. ----pam---- . SOAL I. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4).c = (MPC). maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". 3). Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. Besarnya saving equilibrium 2). jelaskan variabel yang Saudara ketahui. 40 milyar. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. . Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia.4 r Saudara diminta : 1). 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. 2. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. 2. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. 3). APC.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 .4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. a). 200 milyar. 2 dan 3 tersebut. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. s (MPS).6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. III. APS dan k b).1. Besarnya konsumsi equilibrium. Saudara diminta menghitung : 1).

M = Nilai Impor). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Monetary policy 2. C = Pengeluaran Konsumsi. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. 200 milyar. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. 1. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Apa yang Saudara ketahui tentang : a.2 Y. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. II. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . 3. Fiscal policy c. 300 milyar dengan konsumsi Rp. 80 milyar. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. X = Nilai ekspor. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. pasar uang. I. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Fungsi impor M = 20 + 0. 2. Gejala ekonomi makro b. 225 milyar. I = Pengeluaran Investasi.

Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. 2. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. b. a. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. SOAL 1. 2. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut.63 1. Saudara diminta : a. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. 5. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Benarkah pernyataan di atas. 6. Didalam sistem perekonomian terbuka . Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b.

Konsumsi d. Ditanyakan : a. Pada tahun pertama.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah).5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Saving c. Marginal propensity to save c. Pada periode tahun berikutnya. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. b.8 Y + 25 milyard Rp. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Impor e.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. fungsi konsumsi C = 0. Jelaskan !. Variabel endogeneous b. Pendapatan Nasional b. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Diketahui : a. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Back word bending 2. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. . Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Kebijaksanaan fiskal d. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Neraca perdagangan f.

Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Keseimbangan pasar tenaga kerja.70 YD + 20 milyar Rp. 3. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. pasar barang dan pasar uang. konsumsi (C). 3. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y).65 b. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. hitunglah besarnya pendapatan nasional. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier).KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Pertanyaan : 1. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. investasi (I) dan tabungan (S) : a. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". investasi. 2. Berapakah besarnya pengeluaran. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. 4. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. . b. Jika dalam perekonomian diatas.LM. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Gambarkan. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. 2.

Jelaskan arti. d. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a.05Y Hitunglah : a. Nilai saving. 3. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. b. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. 2. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Nilai APS. b. khususnya dalam Pasar Barang. Autonomous investment dan induced investment.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. jika Y = Yeq c. c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.25Y I = 900 + 0. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. Mengapa ? c. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. b. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . . 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Uraikan dengan singkat tapi jelas. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. e. Comodity market dan Money market. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS.

Terangkan ! 3. Pertanyaan : a. konsumsi serta tingkat pajak ? c. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KI = /\ Y ____ /\ I 2. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. b. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. untuk : 1.1 Y + 5 milyar rupiah. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb.67 2. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO .

III. Excess Demand b. II. jika pajak pendapatan masih nol. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. b. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. -------OOO------- . konsumsi serta pajak IV. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Kebijaksanaan Fiskal c. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. b. Marginal Propensity to Consume e. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Khususnya dalam pasar barang.68 HARI/TANGGAL : SELASA.1 Y + 5 milyar rupiah. a. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Inflationary Gap. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Full Employment dalam perekonomian d. Pertanyaan : a. Uraikan dengan singkat dan jelas.

.... Konsumsi (C)....... ? III....... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .......69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ........ --------------------------------------------------------b.600 r G = 700 Md = 0..... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ....Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .. dan investasi (I). Jika GNP = 300... Di bawah ini data GNP (Y). 250 225 100 ... ? e. Lengkapilah data Tabungan (S).. 400 300 100 ..... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II....... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut.3 Y .... 200 200 100 .. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I.. --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA..600 r Ms = 350 .. Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d......... Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f... 300 250 100 . Aggregate Demand = .. a.6 Y I = 300 .1.. 150 175 100 ....) c....... 350 275 100 ....

75 YD b. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. IV. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . b. b.Uraikan dengan singkat dan jelas. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Fungsi konsumsi C = 10 + 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Bila diketahui : a. Jelaskan pula dalam gambar saudara. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. III. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. Transfer pemerintah Tr = 50 c. IV. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Investasi (I) . Pengeluaran pemerintah (G) . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. II. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Khususnya dalam pasar barang. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. a.

40 + 0. Kebijaksanaan fiskal b. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. . Hitung full employment savingnya b. Saving (S) = . Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . berapa besar pemerintah harus menarik pajak. c. Marginal efficiency of investment j. Investasi (I) = 80 . Diketahui : a. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Full employment dalam perekonomian h. Marginal propensity to consume e. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a.4 Y d. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud.71 a. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Excess demand g. c. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Marginal Rate of Taxation i. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan.4 r b.4 r e. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.0. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. b. Kebijaksanaan moneter c. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Deflationary gap. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap.4 Y c. inflasi d.

120..00 . Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. 160.72 d. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif.. a. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100.. tabungan (S) MPC. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. 140. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. 4.. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Lengkapi jawabanm dengan grafik. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 180... Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C).. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. b. 200) milyar rupiah. 2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. -------------------------------------------------------------- .00 CATATAN : . 960 155 742 65 185 . 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13... a.15. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. MPS. Konsumsi (C). a. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). 1000 165 766 65 185 . 980 160 754 65 185 ...SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara.

) 1. istilah-istilah di bawah ini a.......000 .... Paradok hemat (Paradox of thrift)... Pendapatan nasional seimbang pada Y = ...... ----.15. ........ 4. pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.. 3...000 . Efek Keynes (Keynes effect) c. MPC terhadap Yd = .500 .........) (dalam juta rp.500 . Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara... .. Gunakan grafik pada jawaban saudara.? c.... Efek Pigon (Pigon effect) b....... . 1.? 3... 4.00 ... 2. . Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi.. 4..... . Pada pendapatan nasional seimbang......000 ..... ... Perpajakan yang built-in flexible d.....500 ....... 2.... Jelaskan dengan menggunakan grafik.. ....? d.....*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.. manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut..... a..... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp. 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0... ........00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1..500 ..73 a.. b.. 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.....8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp...... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula... surplus anggaran pemerintah = .... 2. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b..

Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter.15 Y d. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. c.10 Y e. Jika investasi (=I) = Rp. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 .75 Pajak = -20 + 0. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0.2 Y Investasi = 200 .75 Y b. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .2. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . b. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.5 r c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. c. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. Pengeluaranm untuk konsumsi. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.2. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. b.5 r dan f. Diketahui : a. C = 50 + 0. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.74 a. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d.

Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d.10 R c.keseimbangan d. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Jelaskan. Fungsi disposable income (pendapatan . Dengan penentuan kebijaksanaan ini. Pada pasar barang. Jika investasi berubah menjadi 400.1 Yd . Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. C = 68 + 0. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Tabungan keseimbangan e. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = .25 Y b. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Fungsi konsumsi.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. Fungsi konsumsinya b. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Pigon effect b. I = 114 + 0. Pendapatan nasional .75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a.7 Yd b. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0.Tx + Tr f.siap pakai) c. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. II. diketahui : a. apa yang saudara ketahui tentang : a. Pendapatan disposable Yd = Y . Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a.8 R c. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). III.

500 milyar. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. Investasi (I) = . Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".UNIV. 250 milyar. 2. . 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. Gambarkan semua variabel tersebut.25 Y. hitunglah : a.8 Yd + 20 Milyar rupiah. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0.000 milyar.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Pada saat pendapatan nasional Rp. 40 milyar. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. 200 milyar.500 R + 100 Milyar rupiah. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp.0. Gambarkan kurvanya. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. 1. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. tingkat tabungan nasional Rp.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. 400 milyar. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Pajak (Tx) = 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 3. berapakah pendapatan nasional keseimbangan.

BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Pada saat ini.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. 4. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. b. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. dan T = 0. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.UNIV. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. Diketahui : C = 85 + 0. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. . (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b).28. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru.77 b.

10 r + 200 mrp. 3. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".78 2. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Pajak (Tx) = 0. Dalam keseimbangan IS-LM.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.2 Y Investasi (I) = . maka : b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.8 Yd + 3 mrp. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen.2. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku.1. 4. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b.90 t = 0.2.5 z = 0.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92.1. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0.

G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0.1Y + 5 Milyuar Rupiah. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. c. I = 20 Milyar Rupiah. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. C = 0. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca.600r .4 Milyar Rupiah.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation.UNIV. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. berapakah konsumsi. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. PETUNJUK : 1.6YD I = 300 .021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .8YD + 5 Milyar Rupiah. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. Hitung besarnya konsumsi. b. diketahui : C = 230 + 0. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 2.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. d. Pertanyaan : a.

Ilmu Ekonomi d.6r (Md = permintaan uang). 4. Kebijaksanaan moneter . . penawaran agregatip. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Hitung besarnya pendapatan. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. tingkat harga serta output riil. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Pertanyaan : a. Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a.1. b. jika terjadi kenaikan pada : a. Jumlah angkatan kerja. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. 3. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. berapakah pendapatan. c.3Y . Pasar Tenaga Kerja e.

. apa sistem perekonomian pada soal di atas... 4 7000 4300 7900 ... Tulis fungsi konsumsinya c.. 2 2000 1300 7900 ... ----. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.... Isilah tabel yang masih kosong b.. -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a....*** ------ . Menurut Saudara........ 3 4000 2500 7900 .. 5 10000 6100 7900 .... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 .81 5.....

c. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. Tingkat harga biasanya tegar. Tingkat harga dapat flexible. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. dan faktor-faktor produksi lainnya. Tingkat employment dapat berfluktuasi. c. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. . b. d. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. d. b. tenaga buruh. 7 MEI 1985 1. Ekonomi modern a.

tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.75 Y 0.75 /\Y 120 . karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan.75 Y b. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. 5. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0.75 Y Y = 20 + 0. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman.25 Y = 20 Y = 20/0.83 2. 6. 7. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. tabungan menyediakan dana untuk investasi. jadi 95 = a + 0. 4. a. Dua cara pendekatan sama.25 = 80 8.95 15 b = — = ———— = — = 0. rasa sehat. 3. Y=C+I . a. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. begitu pula sebaliknya.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. C = a + bY /\C 110 .

75(240) + 20 = 200 c. S = Y . yang menyebabkan berubah antara lain : 1).75 Y + 20 = 0. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Kebijaksanaan pemerintah . sebaliknya bergeser ke kiri. Harga sumberdaya 3). Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. C = 0. Jumlah konsumen di pasar 3). Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). Tehnik produksi 2). jumlah yang diminta bergeser ke kiri. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. 5 JULI 1985 1. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Harga barang lain yang berkaitan 5). Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). dan sebaliknya. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva.84 = 0. b. Bila harga naik. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. Bila harga naik. Faktor-faktor lain berubah. Selera atau preferensi konsumen 2). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a.75 Y + 20 + 40 0. Harga barang-barang lain yang berkaitan.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. b. kurva permintaan bergeser ke akanan.C = 240 . barang inferior sebaliknya. Jumlah penjual di pasar 6). 4). untuk barang komplementer seabaliknya. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera.25 = 240 b. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan.25 Y = 60 Y = 60/0. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Pendapatan uang para konsumen 4).

14) = 328.7 Y = 355 Y = 507. Pendapatan nasional b.14 b. 3.14) = 121.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.14)} = 200 + 100 S = 178.5 Y + 200 + 100 . Diketahui : C = 75 + 0. Neraca perdagangan f.2(507.57 d.3 Y 0. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.S . C = 75 + 0. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya.121. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.43 e. 2. Jelaskan. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan.1. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. b. C. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g. S + M = I + X S + {20+0. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. berjaga-jaga dan spekulasi.2(507.(20+0.M = 75 + 0. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas.M = 100 .I.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.5(507. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. Dari kedua teori tersebut.2Y) = 355 + 0. Jawab a.43 = . X . Konsumsi d.43 f. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis. Impor e. M = 20 + 0. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. Y = C + I + X .57 c. Saving c.

B 8. C 9.000+1.000+250. 1. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. D 11. B 16. B 35.000+750. E 4. E 21. 300. B 12.000 b.000 (300. A 17. E 29.000) 5. B 27. D 6. c. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. 0 d. E 18.800. D 28. C 24. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. 2. 800. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. C 3.86 g. b. D 2.000+350.000 e. A 32.000+150. 1. C 10.800. A 25. Harus meningkatkan ekspor. C 23. B 13. . Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d.800.000 f. D II. B 5. C 34. 1. C 31. Peranan pemerintah : a. D 30. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi.000+800. D 26. 26 JULI 1985 I.000 (200. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. 4. D 20. B 22. A 7. f. E 36. A 14. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. E 33.000+100.000) c. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. a. B 19. 1. A 37. C 15.900.

5+0.280 .0. /\C 110 .I .105 + a .3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. 350 b.105 15 C = a + cY 100 = 0.87 2.0. a.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .So . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.3. /\Y = 1500 .3.1000 = 500 -c .40 + 0.25 milyar. S = .0.0.c + ch 200 + 300 + G + 0 . YE = ——————— 1 .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.100 + 180 = 600 e.40 + 0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .5+0.25 = Rp. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.3 Y = .67.3(800) = 200 c.4 + 0.0.20 = ———————— 0. 1000 + Rp./\Y = ——— /\Tr = —————— .2(800) = 180 d. 19 JUNI 1986 I + X .5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.1 = 800 b.5 c. a. 19.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.2 Y = 20 + 0.Mo 1.0.5 /\t = .100 10 3. X .23 1-c+ch 1-0.5. a. 25 = 19.M = 100 . c = —— = ————— = —— = 0.180 = . M = 20 + 0.5 + 0.5(400) 1000 = ——————————— 1 .ct 2.X + M = 800 .67 /\Y 120 . C = Y . 1019.

85 c.8 Y + 160 . a.65 C = 29. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.88 a = 29.8 r Y = 600 .8 Y 240 + 8 r = 0. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.6 Y + 80 + 160 . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.67Y = 89.8 r 0. Y = C = a + cY = 29.8 r 400 . C Y 4.Mo .160 + 8 r = 0. yaitu : 300 + 10 r = 600 .65 + 0.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.65 + 0. 3 JULI 1986 I + X .67 Y b.4 Y = 240 . Sedangkan dalam arti luas.So . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal. b.

Diketahui : C = 0.5+0. Y = C = 89.438 b.5 G = 1.c + ch 100 + 200 + G .5(400) 1000 = —————————— 1 .1 Y = 10 + 0. /\Y = 1500 .5 + 0. a.4 Y .1000 = 500 -c .5 /\C 100 .S = 540 .5 c. a.1 = 540 b. 25 = 19. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .60 YD + 20 Tx = 0.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.0. a.186 = 354 e.0. X .65 b.3. c = —— = ———— = —— = 0.4 + 0.10 = ———————— 0.M = 200 .ct 2. YE = ———————— 1 .4(540) = 186 c. /\Y = ——— /\Tr = ————— . 27 APRIL 1987 1. C = Y .5+0.3.23 1-c+ch 1-0.67 /\Y 105 .4 Y = .30 + 0.20 .3. a.120 15 C = a + cY a = 29. S = .0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.1(540) = 64 d.110 10 3.0.0.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.30 + 0.89 1.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . M = 10 + 0.0.

Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.6Y+50)0.4Y-20) = 0.60YD+120 = Y + 30 . SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr . Keynes . Klasik .permintaan agregat selalu = penawaran agregat .adanya pengerjaan penuh . Jenis pasar makro a.6(0.84.0. cadangan devisa.4Y + 20 = (0.375 + 30 + 20 = 134.375) . TxE. CE.6.64YE = 150 YE = 234.4(234.234. dasar penukaran.Tx = 0.375+50) + 20 = 84.CE = 0.6+120 = 0.6Y + 50 = 0. GDP b.6(234.134. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.36Y + 150 0. unemployment d.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .6(0.60YD + 20 = 0.6YE+50) + 20 = 0.375 SE = YD .harga fleksibel b.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.4YE = 0. 4.375 = 56.(0. volume uang c.375 TxE = 0. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.375 = 0.375) . employment. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .Perlu campur tangan pemerintah 3.25 2. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.6 Y + 50 .36Y + 30 + 120 = 0.75 CE = 0.20 = 73.mekanisme pasar bekerja secara otomatis . Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.

4. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. bunga. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa.91 a. b. Pendekatan permintaan = penawaran b. tenteram. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. upah dan gaji. 1. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . c. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. a.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. RT luar negeri. Pendekatan pengeluaran. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. RT pemerintah. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. RT perusahaan. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. sehat dll. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pendekatan penerimaan. laba. 3.

gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi.besarnya pengeluaran rutin. b. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. 6. 8. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. 7. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. 9. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5.

cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. Devaluasi. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain.cTx + cTr + I + G YD = Y . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. c.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a .Tx + Tr (1-c)Y = a . 3.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. 2. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. b.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. Kebijaksanan pemasaran. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. c. b.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. Deregulasi. Kebijaksanaan harga. Menaikkan suku bunga.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. 4.cTx .

4 Y L2 = 160 .4 r = .10 r 0. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. 7.4 r S = . Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.4 LM -> L=M 0. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.4 Y L1 = 0. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 . Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk. Diketahui : I = 80 . bukan dari segi ekonominya.4 r M = 200 Ditanya : a.4 Y 120 . 9-7-90 1.40 + 0.40 + 0. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.—— 1-c /\Tx 5.4 r Y = ——— = 300 .4 .4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0. 9.4 Y + 160 .94 1-c /\Y c —— = .

6(40) = -24 c.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.0267 8 = a + (-0.0.100 a = 10. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .4(100) + 160 . r berubah.75YD) = 0.250 8 = a + b.C = YD . ³ ³ 2. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan. a. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.75(Y + 50 .0.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b. r ikut berubah.75 Y = 25 + 0.4 (15) + a = .95 IS = LM -> 300 .0267 Y e.30) = 10 + 15 + 0. 100 = 300 .4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.(10+0. C = 10 + 0.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.10 .67 . d.0267).25YD . 0.10.75 YD = 10 + 0.40 + 0.75 Y S = YD . Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .

2). Deflationary gap.96 = 0. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). b. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . d.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Agregate demand. 24-7-90 1. Investasi. Ceq.25(Y+50-30) . yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. Backward-Bending. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. c.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Bila I = 150 ditanya Yeq e. Memperkecil penarikan pajak.25 Y . dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. c. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yang berbentuk alatalat produksi. atau 2). atau 5). Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. melakukan kebijaksanaan moneter. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). b. Seq. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. Diketahui : C = 0. melalui kebijaksanaan fiskal. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). 2. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. e. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan.5 b. d. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. 3.10 = 0. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. Average propensity to consume. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. a. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). b. Menambah tranfer pemerintah atau 3). Yeq.

Yeq = C + I = 0. Ceq = Y .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.6Y + 60 + 150 0.97 a. Seq = Y .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Y + 60 + 120 0.C = 450 . Y = C + I = 0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.S = 450 . /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.4 Y = 180 Y = 180/0.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.{0.4Y = 210 Y = 210/0.

.............. 38....................... 3 external balance .. 1 Average Propensity to Save .. 9... 53........... 28............................................. 2 Ekonomi makro. 71. 15..... 3 Bunga ........ 25 H Harga surat-surat berharga.......................... 60... 67.......... 67 Inflasi campuran..... 77......................... 58................ 2............ 56 kesamaan........................ 97 K Kebijaksaan ekspansi . 74......... 18 APC .......... Keseimbangan intern Investasi ...................... 2.... 1 Import.... 55......... 13......................................... 2 hubungan kausal. 26......... 32 Inflasi Campuran ..... 12.................................. 32 corporate profit..... 55............. 10................ 2 ekuilibrium. 62... 5 C celah deflasi .... 1 ekonomi makro .............. 1 economic theory. 97 descriptive economics ... 9.. Keseimbangan intern..................... 70... 39................... 71 Kebijaksanaan konstrraksi ... 75 E economic analysis ...... 95 Equilibrium Analysis ....................... 13.......................... 46............ 3............. 34........................ 80.............. 6 full employment saving. 26 Kebijaksaan fiskal........... 3 Hubungan fungsional............ 26 Kebijaksanaan Moneter ....... 34.......... 1 Ekonomi Yang Diterapkan .............. 23 Keseimbangan ekstern ................................ 26 Kebijaksanaan fiskal........ 56.. 72................. 41......... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro........... 5.......... 3 Hubungan kausal ..... 20..................................... 4 Ilmu Ekonomi .......................... 27. 1 I identity . 71................................................... 61.....Laba Perseroan D Deflationary gap............. 46....... 7 B behavioral equation.. 9... 54... 4......... 34 Inflasi Penawaran ..... 32...... 34 Inflasi permintaan ....... 9 equilibrium conditions equation .............................. 1 Ekspor Netto ........ 18 Keseimbangan intern .... 18 kesempatan kerja...... 25............................ 31.................................. 10 faktor produksi modal ....... 11 celah inflasi ................................... 73 .... 79.. 59....................... 1 Ekonomi diskriptif .......... 1 Anggaran Belanja Negara........ 1............. 56....................... 18. 72........... 53. 4 Eksport .......................... 13....... 32 Inflationary gap ...... 6........... 32... 1 disposable income.... 13.... 4........... 54........ 10 fungsi LM. 56...... 75.... 64.......... 3... 10 Celah inflasi ................... 6 faktor produksi tenaga kerja............................ 74 applied economics............. 7.......... 2... 3.... 60.............. 11 fullemployment ........ 48. Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ....... 48......... 57........ 92............ 23 G gaji.... 12 Angka pengganda.......................... 53.... 10 Angka Pengganda ......98 A analisis ekonomi agregatif .................. 47..... 10 internal balance ........................ 84................. 82.... 2 Inflasi .................... 1 ekonomi mikro ............ 78................................ 92 general equilibrium ... 35 Inflasi penawaran .......... 10 Faktor produksi kapital .................................. 10....................... 16. 2............................ 11............................ 12. 43............. 66.......... 58... 59..................... 32 Full-Employment........................ 10....................... 3...

................. 4........ 71.............. 12 penmawaran akan uang. 23 Over employment ............ 10 Rediscount policy............................. 53................... 59...... 5....... 77. 20 Permintaan akan surat-surat berharga..... 56....LM..................... 5 M Macam faktor produksi . 67........... 10 P Pajak............... 2....................................... 58........ 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ................. 23 Penyusutan ......................... 6 ................. 25................ 63....... 72... 73 Pendapatan nasional ekuilibrium .......... 61................. 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio... 43............... 2.......... 4 Pengeluaran konsumsi .. 22 Pendapatan Nasional....... 9............. 65..................................... 20...... 5 proprietors income ....................... 30 Kurva IS . 91 Pasar komoditi .. 14 Pasar barang .................... 22 Permintaan uang untuk spekulasi. 6 Rumahtangga perusahaan ............................................................. 2 Pasar Modal .............. 53... 22 Kurva pajak yang built-in flexible ........................... 7 MPC ...... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi........ 56......... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ...... 16 O Open Market Operation ................ 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ............................ 78..... 55...... 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal....................... 30 Kurva Permintaan Agregatif .. 2.. 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ....... 4....... 2..... 76 Kurva LM... 58... 65 kurva IS-LM......................... 80 Kurva L-M....... 69.. 3 Penawaran uang ..... 23 Marginal Propensity to Save ...... 22 L Laba.... 3 Penawaran tenaga kerja........ 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi .......... 3 Pengeluaran Investasi........ 2............... 22 Permintaan uang untuk transaksi ........ 18........................................... 56.......... 95 Pajak yang built-in flexible..................... 93.............. 80 KURVA IS.99 kurva (AgD ............................ 7............................... 48............ 20 Perekonomian tertutup ........ 59... 36................ 42.......... 53........... 8.................... 3 Permintaan akan tenaga kerja .. 75.............. 4 Produk Nasional........................................ 23 Operasi Pasar Terbuka ........ 64.......... 23 Rumahtangga Keluarga. 22 Penawaran surat-surat berharga ....................................... 77......... 39 Laba perseroan ................................. 25...... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.. 92 profit.................................... 58... 45..................................... 62............... 71...... 5 R Reallocation of resources ................ 39... 81 Pasar uang .. 20................. 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga................ 10 macro economics ............................ 14 Pajak yang Built-in Flexible......... 23 KURVA L-M .. 3 Pasar Tenaga Kerja ...... 27 kurva permintaan investasi .................................. 25................. 10. 13.......... 68...... 4 Pengeluaran Pemerintah............. 52....... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga.. 61........... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ... 3 Persamaan perilaku .................... 55................. 52...... 5............. 70..... 9 Pengangguran............ 5 Laba perusahaan perseorangan .......... 6............. 14 Kurva Penawaran Agregatif....... 94 Multiplier ............ 1 macroeconomic policy ..... 61............ 72......... 3...................... 73.................................... 3 Produk Naional ............................. 20 kurva IS . 59........................................ 12. 5.............

.................................. 3............ 10 Upah....................................... 12 Transfer perusahaan ......... 20........ 82.. 2.. 4....... 39.. Upah ...... 7............................. 47........................................... 1 Teori kuantitas uang..... 3 V Variabel eksoegen................................... 6 variabel eksogen............... 58...... 6 W wage ................. 4 Subsidi perusahaan............100 S salaries............................................. 5 U Uang giral..... 3 Upah riil ...... 6 variabel endogen ......... Gaji Saving ........................... 2....................................................................... 53............................................................... 71.............. 48........ 39 Upah nominal... 86 Selective Credit Control............................................................. 5 T Taxable income level .................................................................. 43 Uang kertas ....... 64................... 15................ 2 Under Employment .. 16 Transfer Pemerintah... 16 Transaksi kredit.............................................. 32 Transaksi Debit ...... 46.... 66...... 14 Teori ekonomi...................... 2 uang logam................ 23 Sewa............................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful