P. 1
ekonomimakro

ekonomimakro

|Views: 9,995|Likes:
Dipublikasikan oleh Adhe Riana

More info:

Published by: Adhe Riana on Jun 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Ekspor Netto (X . Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Bunga (Yi) . PENDAPATAN NASIONAL 1.M) 3. Produk Nasional c. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. d. b. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Tingkat Kesempatan Kerja d. c. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.4 II. Pendapatan Nasional b. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Tingkat Harga e. c.

o0o . kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. c. Laba perseroan atau corporate profit. Penyusutan. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. 1). d. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. Transfer perusahaan.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. 2). Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. b. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. d.

sisanya ditabung. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) .6 III. 3. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain.faktor produksi yang dibeli. . sederhana. Variabel endogen.Barang tersebut dijual ke konsumen. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. . .faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. Rumahtangga Keluarga . pemerintah dan luar negeri. . Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. yaitu seifatnya. 2. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. sewa. b.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. perusajhaan lain. bunga dan sewa untuk konsumsi.upah. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. Rumahtangga perusahaan .

a dimana : S = saving = penabungan 6. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. Fungsi Konsumsi. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. APSn = Sn/Yn 7.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). Fungsi Saving Saving = penabungan. = Cn/Yn 5. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). S=Y-C = (1-c)Y . Hubungan antara MPC dengan MPS.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

2. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan./\Y k = /\Y / /\I . Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). maka : /\Y = k. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. Macam Analisis Dalam Perekonomian a.9 IV. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. b. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan dinamik.

Y = 160+240 = 400 1-0. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai.75(280) = 230. 8. Pendapatan nasional mula-mula 240.MPC MPS 5. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya .75Y. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). kemudian C berubah menjadi 20 + 0. maka Y = 200 + 80 = 280. maka C = 20 + 0.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Untuk periode selanjutnya I menjadi 80.75(240) = 200. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. under employment dan over employment. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. 7. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment).75 6. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. investasi mula-mula 40. kualitas dan kuantitas faktor produksi.

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. Fungsi Saving S = YD .ct . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .C YD = Y + Tr . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .ct) (1-c+ch 6. kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.chY maka .Tx C = a + cY + cTr .15 4. Angka Pengganda a.

Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor.i. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. b. Ekspor f. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. Ekspor c.b. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain.o. f). b). Ekspor f. e). insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain.o. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. d). Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. Impor f.f (cost \. c. Macam-macam Pos NPI 1).b.o.b. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-).16 VIII.o. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. c). . peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. 2).b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1.b.o.

8). wisatawan. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). 4). Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. o0o . b). tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. 5).b. c). Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. Penananam modal langsung 6). Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. d).o. 3). kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. asuransi. kredit jangka panjang / pendek. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. perjalanan oleh swasta dan pemerintah.17 Nilai impor f.

Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c.18 IX. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.

o0o .19 perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.

Dalam analisa IS-LM. investasi (I) sebagai variabel eksogen. I. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. S. Istilah Lain Pasar Komoditi a. S. S. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Tr dan G 3. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. I. NM. Tx. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Pasar barang (commodity market) b. Perekonomian Tertutup Sederhana C. Misal : I = 80 . I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Y. Y. Tx. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y .20 X. X.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4.

Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana . C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .21 5.

4. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. antara lain dengan cara : . Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. 5. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. khususnya surat obligasi. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. Motif transaksi (transaction motive) b. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. 3. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi.22 XI. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral.

(angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. di pasar bebas. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Cara a. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. khususnya surat obligasi. defisitnya neraca pembayaran. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. d. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. c. sedang d disebut qualitative credit control. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang.23 a. 6. b. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar.b dan c disebut quantitative credit control. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. Tindakan ini disebut open market buying. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. yaitu membeli surat-surat berharga. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas.

M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.L2o .M L2 0 Y 0 L2.24 M .

25 XII. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.

Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Contoh variabel instruemen : a. Tx dan Tr. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian.26 XIII. . KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Kebijaksaan fiskal b. Tx dan Tr 2. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus.

27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .

b. Inflasi penawaran (cost-push inflation. . harga saat tersebut tg < BOYf. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Bila investasi sebesar I1. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. a. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. 2. demand inflation). Inflasi campuran (mixed inflation). Inflasi permintaan (demand-pull inflation. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment).32 XV. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. b. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. supply inflation) c. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. inflasi tarikan permintaan. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M).

AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. harga sebesar tg < EOYf.3. harga sebesar tg < BOYf. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. LM1 LM3 IS2. Bila investasi sebesar I4. maka harga jadi tg à 2. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif .33 Bila investasi sebesar I3. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. c. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga.

Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Inflasi Campuran . Mula-mula harga sebesar H1. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4... kurva penawaran AgS1. Pendapatan nasional mula-mula Yf.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri.

H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .AgS3 maka harga akan naik dari H1 .H3 (terjadi inflasi). o0o .

IR (1986). SOEDIYONO R. Kediri. DR (1982). Kediri. TUTUT DWI SUTIKNJO. Yogyakarta. 223 hal.(1983). Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Liberty. IR (1991). BPFE. -------------------. DR (1984).36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. 241 hal. Yogyakarta. MBA. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. 69 hal. 51 hal. ___________________. Ekonomi Makro. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. 172 hal. Yogyakarta. o0o . Liberty.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Diketahui : a. Carilah fungsi konsumsinya b. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. 95 milyar per tahun. Mengapa demikian ? 5. Dalam perekonomian dua sektor. Diketahui : a. 110 milyar. Untuk pengendalian perekonomian. mengapa demikian. 3. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. b. 120 milyar per tahun. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . mengapa demikian ? 4. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Soal : a. 100 milyar. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. besarnya konsumsi sebesar Rp. Untuk menghitung pendapatan nasional. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran.75 Y + 20 milyar rupiah b. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. mengapa demikian ? 6.

000 350. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH.000 Laba 100. Saving c. Neraca perdagangan 4.000 150. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A. B dan C. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. berikan uraian ! 3. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Pendapatan Nasional f.000 250. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Jelaskan e.000 750. nilai total penjualan barang-barang akhir b. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. Konsumsi g. Impor keadaan tersebut di atas.800. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2.000 800.000 Upah 200.000 1.000 Ditanyakan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.000 800. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor.

Kegunaan ekonomi makro c. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Thomas Aquinos (1270) c. Macro Economics c. Kerjakan dengan percaya sendiri. Persoalan akselator . Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. a. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. John Maynard Keynes (1930) 2. Ramalan suatu perekonomian d. merupakan : a. yaitu kebijaksanaan makro.40 5. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Descriptive Economics 4. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Fransois quesnay (1758) d. Economic Theory b. Definisi ekonomi makro 5. 1. Aristoteles (350 SM) b. pilih satu yang benar. Ekonomi Perencanaan c. SOAL I. deflasi ekonomi c. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. Adam Smith (1776) e. Ekonomi Internasional b. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. depresi ekonomi d. PErtumbuhan ekonomi 3. depresiasi e. Ekonomi Perusahan e. Pelaksanaan ekonomi makro e. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. devaluasi ekonomi b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Applied Economics e. Micro Economics c. Pengertian ekonomi makro d. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. 2. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. 3.

1100 d. Personal income e. elastisitas e. stok kapital tetap c. Benda-benda modal yang tersedia e. C = 160 + 60 Y' Io = 200. 910 c. Investasi b. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. 760 14. 900 e. Permintaan c. yaitu : a. perubahan pendapatan b. neraca jasa-jasa 15. Transaksi dagang b. investasi netto 12. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. National Income d. stok kapital d. Neraca pembayaran internasional c. Gross national Product b. Net National Product c. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Disposapble income 9. ekspor netto e. stok aktiva lancar c. Hutang d. Pasar b. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. 1250 b. a. Memakai dasar pertukaran barter 11. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. 7. fungsi produksi 8. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. sikap berhemat e. Penawaran d.41 6. Memakai dasar pertukaran uang e. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Mekanisme pasar secara otomatis d. Neraca perdagangan barang e. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Kualitas tanah yang tersedia d. Konsumsi b. Hukum Say b. Investasi bruto e. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. perpajakan 13. Investasi c. Harga-harga yang fleksibel c. Pengeluaran pemerintah d. pendapatan nasional bruto 10.

ekonomi diskriptif b. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . mikro ekonomi d. tahap klasik dan tahap Keynesian. Simon Kuznets e. Petty c. fluktuasi 20. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. lembaga keuangan b. Tucker d. macri economics c. pemerintah e. pemerataan b. sasaran pendapatan nasional b. lembaga ekonomi c.42 a. manfaat pendapatan nasional e. ekonomi internasional 18. Leon Walras 22. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Boisgillebert b. tujuan pendapatan nasional 23. c. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. lembaga sosial 21. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. PNB adalah ukuran moneter b. Ekonomi terapan e. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. Ekonomi makro d. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. definisi ilmu ekonomi e. Tahap klasik menelorkan : a. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. ekonomi diskriptif e. pertumbuhan d. Ekonomi mikro c. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Ekonomi Internasional 17. rumah tangga d. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. fungsi pendapatan nasional c. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. pengertian ilmu ekonomi d. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. maksud pendapatan nasional d. lapangan kerja e. applied economic b. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. stabilitas c. intensitas. yaitu tahapan fisiokrat. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d.

sebagai penimbun kekayaan e. Uang 31.Mo a + cTr . Penabungan c. Autarki b. S = I c. sebagai satuan penghitung d. Konsumsi b. Teori keuntungan komparatif dari J. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. sistim giro . tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. S. Uang giral b. Keseimbangan neraca pembayaran e.43 e. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Duesenbery 25. MPO e. sebagi alat penukar b. Milton Friedman d. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. YE = ————————— s+m 1-c 26. Keynes b.So . sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Investasi e. YE = —(a+I) 1-b I + X . YE = ——————— e. Pembangunan ekonomi 30. 24. pajak pendapatan c. Cukai d. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Economic Welfare d. sebagai perusahaan 33. untuk menstabilkan perekonomian d. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. YE = C + I b. Ando c. Mill e. IPeDa 27. sebagai pengukur nilai c. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a.cTx + I + G d. Pajak perseroan b. Tujuan pendirian bank : a. untuk mencetak uang e. Teori Heckscher. Near Money e. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. untuk spekulasi 32. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Ekspor d. A. R. Brumberg e. Protensi c. sistim deposito b. untuk mencari laba b. pajak 29. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. Uang kuasi d. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. 28. Merkantilisme b. Uang kartal c.

3. bujukan persuasif 37. sistim nisbah cadangan 34. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. seabagai penguasa moneter e. khususnya bidang ekonomi. mengatur kestabilan nilai rupiah b. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. 4. For Whom e. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. Development II. hal ini dinamakan : a. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi.44 c. 2. sistim cadangan pecahan d. kebijaksanaan moneter b. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Efisiensi b. Negara Indonesia. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. kebijaksanaan ekonomi makro d. sistim berimbang e. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. kebijaksanaan pemerintah c. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. memelihara kestabilan nilai rupiah d. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. ---Selamat mengerjakan--- . Full employment c. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. perencanaan ekonomi 35. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. menjaga kestabilan nilai rupiah c. 1. What to procudt d. kebijaksanaan ekonomi internasional e.

hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. Apa yang dimaksud berimbang. 1. 5. 7. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. konsumsi C = 150 + 0. 6. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya.8 Y. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 4. 1500 milyar.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. 290 milyar. 8.2 Y. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = .2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . namun perubahannya tidak proporsional. namun tidak bersifat netral. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 200 milyar.40 + 0.

4.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Harga minyak semakin lama semakin turun.Spekulasi L2 = 160 . 25 milyar ? 3. Permintaan uang untuk: . pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 110. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.S O A L : a. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. Impor equilibrium d. 300 milyar. a.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.8 Y . Diketahui : a. 100 milyar per tahun b. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. 105 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.5 YD. 1000 milyar. Konsumsi ekuilibrium e.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Pendapatan nasional equilibrium b. Carilah fungsi konsumsinya b. Neraca perdagangan equilibrium 2. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. 120 milyar per tahun. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. besarnya konsumsi sebesar Rp. Saving equilibrium c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI.

sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. 25 milyar ? 3. 110. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.spekulasi L2 = 160 . 200 milyar. Diketahui : a.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Permintaan uang untuk : . Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .8 r .1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. 1000 milyar.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. a. Pendapatan nasional ekuilibrium b.5 YD. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.SOAL : a. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. Carilah fungsi konsumsinya b. 100 milyar per tahun. besarnya konsumsi sebesar Rp.8 Y . 1986/1987 . 120 milyar per tahun.Fungsi konsumsi : C = 0.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.47 1. Impor ekuilibrium d. Saving ekuilibrium c. Harga minyak semakin lama semakin turun. 1. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. b. 105 milyar. Konsumsi ekuilibrium e.

4 Y . Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 5. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Apa yang dimaksud Consumption. Konsumsi ekuilibrium d. investasi dan pengeluaran pemerintah . Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. Saving ekuilibrium 2.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. 3. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. uraikan dengan singkat dan jelas. 4.

Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. 8. 6. . 2. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. 7. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 7. 3. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. 8. 4. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. Apa yang dimaksud pajak langsung. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor.49 4. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. 9. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur.

40 + 0. Nilai APS. Autonomous investment dan induced investment b. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Nilai saving. 2.12. Comodity market dan Money market d.4 r S = . Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.30 WIB DOSEN : IR.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. Mengapa ? c. 18 JULI 1988 WAKTU : 10. Jelaskan arti. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.10.50 .50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.25 Y I = 900 + 0.4 Y . jika Y = Yeq c.30 .1500 + 0. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. b. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b.05 Y Hitunglah : a. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .00 WIB DOSEN : IR.

Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. 1988/1989 . apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter.75 YD + 20 mrp. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Berapa saving keseimbangan d. Dari soal di atas.51 L2 = 160 . Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. f.4 r M = 200 PErtanyaan : a. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. Berapa pajak keseimbangan 2. Tetap. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.2 Y Ditanya : a. Tx = 0. Berapa konsumsi keseimbangan c. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.20 mrp. Berapa impor keseimbangan e. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. d.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR.2 Y . tidak boleh kerja sama.

1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. Jika fungsi pajak Tx = 0. 2. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. Pertanyaan : a. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. 3. Berapa KI. Ceq dan Txeq c.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. KG. Ceq jika Tx = 0 b. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. . 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. KG. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. 4. 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional.

53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Inflasi d. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. diketahui : Investasi (I) = 80 . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.1 d ) di atas ! 2. Kebijaksanaan moneter c. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ . Kebijaksanaan fiskal b. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Gambarkan dari semua soal (1 a .4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b.4 r Saving (S) = .4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Bila diketahui : a. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e.75 YD b.40 + 0. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Marginal propensity to Consume e. Transfer pemerintah Tr = 50 c.

. Pengertian ekonomi makro e. Backward-bending e. Pendapatan nasional keseimbangan b.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Deflationary gap 2. apa yang harus anda lakukan. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. diketahui : C = 0. Kegunaan ekonomi makro c. Apabila dalam suatu perekonomian. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Pelaksanaan ekonomi makro d. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Investasi b. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Apa yang saudara ketahui tentang : a. Konsumsi keseimbangan d. Tabungan keseimbangan c.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Bila konsumsi ditambah 30. Bila investasi berubah menjadi 150. Agregate demand c. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. Average propensity to consume d.

..55 2. 110 milyar. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN... Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp... ? B.. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --.. 1000 165 766 65 `85 . APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. Carilah fungsi konsumsinya. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. Pertanyaan : a... besarnya konsumsi sebesar Rp. b. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b. a.. Diketahui : a... Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. ... surplus anggaran Pemrintah = ... . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. ————————————————— a. MPS. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. 1.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.. MPC . tabungan (S). besarnya konsumsi per tahunnya Rp.. Konsumsi (C). 100 milyar. 980 160 754 65 185 . Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). ? d.. Pada pendapatan nasional seimbang.. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. . 180. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. MPC terhadap Yd = .. ? c... 120 milyar pertahun. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . 1. 95 milyar per tahun. 160... 140.. 200) milyar rupiah. b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. 960 155 742 65 185 ... 2. . 120..

TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Kebijaksanaan Moneter c.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Deflationary Gap g. Y b. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. Ekspor free in Board. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. Marginal propensity to consume e.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. C ekuilibrium d. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. Pasar barang dan pasar uang. --. S ekuilibrium 3. --. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b.56 a. c. Diketahui : C = 0.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR.2 Y . TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Apa yang saudara ketahui tentang : a. 2.75 YD + 20 Tx = 0. Kebijaksanaan fiskal b. Inflasi d. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya.

Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Ekonomi Makro c. 3. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a.57 ========================================== 1. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Ilmu Ekonomi b. Investasi keseimbangan d. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. 4. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. a. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. a. Pasar Tenaga Kerja . Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Konsumsi nasional keseimbangan c. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Tabungan nasional keseimbangan e. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Pendapatan nasional keseimbangan b. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. 2.

. 2.. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d..... 3 4000 2500 7900 .. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 . Menurut saudara.... Fungsi Konsumsinya b.75 Pajak = -20 + 0... apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.. Jika pajak berubah jadi 600.. Isilah tabel yang masih kosong b... Kebijaksanaan moneter.2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a... 5 10000 6100 7900 .. 2 2000 1300 7900 .. Tabungan keseimbangan e.... Tulis fungsi konsumsinya c. 4 7000 4300 7900 .... Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e.. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.... Pendapatan nasional keseimbangan d..58 d... Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.

Full employment. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Deflationary gap d. Pendapatan nasional keseimbangan d. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Jelaskan pengertian berikut : a. Marginal Propensity to Save e. Tabungan keseimbangan 2. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan.6 Pajak = . Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Fungsi konsumsinya b.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Kebijaksanaan moneter b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. . Pajak (Tx) = 0. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0.8 Yd + 30 mrp.10 + 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Kebijaksanaan fiskal c.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. APC. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia.4 r Saudara diminta : 1). Benar/salahkah pernytaan tersebut.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0.c = (MPC).61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1.1. jelaskan variabel yang Saudara ketahui. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. SOAL I. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Besarnya konsumsi equilibrium. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. III. a). Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. Saudara diminta menghitung : 1). APS dan k b). 2). s (MPS). ----pam---- . 2. Besarnya saving equilibrium 2). 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. 40 milyar. 200 milyar. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". 2 dan 3 tersebut. 2. 3).6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . . Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. 3).

Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . X = Nilai ekspor. M = Nilai Impor). 1. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Monetary policy 2. 3. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Fungsi impor M = 20 + 0. 200 milyar. Fiscal policy c. 80 milyar. I. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 300 milyar dengan konsumsi Rp. 2. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1.2 Y. C = Pengeluaran Konsumsi. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. pasar uang. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. Gejala ekonomi makro b. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. II. 225 milyar. I = Pengeluaran Investasi. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp.

jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. b. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3.63 1. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Benarkah pernyataan di atas. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. 2. Didalam sistem perekonomian terbuka . Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. 5. a. SOAL 1. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. 2. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". 6. Saudara diminta : a. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang.

Ditanyakan : a. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . fungsi konsumsi C = 0.8 Y + 25 milyard Rp. . Neraca perdagangan f. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Impor e. Diketahui : a. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Kebijaksanaan fiskal d.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. b.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Jelaskan !. Back word bending 2. Saving c. Pada periode tahun berikutnya. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Pendapatan Nasional b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Konsumsi d. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Variabel endogeneous b. Pada tahun pertama. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Marginal propensity to save c.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah).

investasi (I) dan tabungan (S) : a. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. 2. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. 4. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. investasi. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. hitunglah besarnya pendapatan nasional. Gambarkan. 3. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .70 YD + 20 milyar Rp.LM. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas.65 b. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Jika dalam perekonomian diatas. 3. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. . Keseimbangan pasar tenaga kerja. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Pertanyaan : 1. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. 2. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. b. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). pasar barang dan pasar uang. Berapakah besarnya pengeluaran. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. konsumsi (C).

c. khususnya dalam Pasar Barang. 3. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Uraikan dengan singkat tapi jelas. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Nilai APS. Jelaskan arti.25Y I = 900 + 0. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. Nilai saving. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. jika Y = Yeq c. Autonomous investment dan induced investment. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. b. e. b. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Comodity market dan Money market.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. d. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. . 2. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Mengapa ? c. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. b.05Y Hitunglah : a. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a.

untuk : 1. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pertanyaan : a. KI = /\ Y ____ /\ I 2. b. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. konsumsi serta tingkat pajak ? c. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0.1 Y + 5 milyar rupiah. b. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol.67 2. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Terangkan ! 3. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi.

68 HARI/TANGGAL : SELASA. jika pajak pendapatan masih nol. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). -------OOO------- . Uraikan dengan singkat dan jelas. Marginal Propensity to Consume e. Kebijaksanaan Fiskal c. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. konsumsi serta pajak IV. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Inflationary Gap. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. b. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Excess Demand b. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Pertanyaan : a. a. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. b. Full Employment dalam perekonomian d. Khususnya dalam pasar barang. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang.1 Y + 5 milyar rupiah. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. II. III.

...... Di bawah ini data GNP (Y).... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut......1.600 r Ms = 350 ... Konsumsi (C)... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d. 250 225 100 ........ 300 250 100 ... Lengkapilah data Tabungan (S)..... 200 200 100 . Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi. Aggregate Demand = . dan investasi (I)...) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = ...... 150 175 100 .....KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. ? e..6 Y I = 300 ...600 r G = 700 Md = 0.. GNP dalam equilibrium tercapai pada Y .Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.3 Y .. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I.... --------------------------------------------------------b.... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II........... 350 275 100 . --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ...... Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f.......) c..... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = . ? III....69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ... 400 300 100 ... Jika GNP = 300. a.

Khususnya dalam pasar barang. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. b. Pengeluaran pemerintah (G) . Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Transfer pemerintah Tr = 50 c.Uraikan dengan singkat dan jelas.75 YD b. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. b. II.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. Investasi (I) . a. IV. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Bila diketahui : a. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. IV. III. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c.

Excess demand g. Marginal Rate of Taxation i. Deflationary gap. b. c. inflasi d. Kebijaksanaan moneter c.4 Y d. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Saving (S) = . Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . . Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. c. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. Diketahui : a. Kebijaksanaan fiskal b.40 + 0. Marginal propensity to consume e.4 Y c. Investasi (I) = 80 . Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter.0.4 r b. Marginal efficiency of investment j. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Full employment dalam perekonomian h. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Hitung full employment savingnya b. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.71 a. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .4 r e. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1.

960 155 742 65 185 ... -------------------------------------------------------------- ... 140. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. 2. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3..SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 180. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. a. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif.. a.... MPS. Konsumsi (C).75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b.. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. 200) milyar rupiah. 160. 980 160 754 65 185 . APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 1000 165 766 65 185 . a. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. b.00 CATATAN : . 120..15. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . 4. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C).72 d. tabungan (S) MPC. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. Lengkapi jawabanm dengan grafik. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100.00 .

. 4.500 . 4.. MPC terhadap Yd = ..00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. ...*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.15... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp...000 ...... 3.8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp.... .. ----...... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.. Efek Keynes (Keynes effect) c. b.. Gunakan grafik pada jawaban saudara.. 2..... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut.. istilah-istilah di bawah ini a...... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0... Jelaskan dengan menggunakan grafik... Pada pendapatan nasional seimbang.000 . a..73 a.500 ..... .... Paradok hemat (Paradox of thrift)..... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara.....00 .......... 1.? 3.... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.... 2........ Pendapatan nasional seimbang pada Y = ....... 4...? c.. ..... surplus anggaran pemerintah = ...000 ... Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b..... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi.500 . 2.....? d. Efek Pigon (Pigon effect) b........ . ... ..) 1..) (dalam juta rp....... Perpajakan yang built-in flexible d..500 ...

5 r c. Pengeluaranm untuk konsumsi. c. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 .5 r dan f. C = 50 + 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.10 Y e. b.75 Pajak = -20 + 0. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .2.2. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan.75 Y b. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.2 Y Investasi = 200 . Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. b. Diketahui : a.15 Y d. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Jika investasi (=I) = Rp. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0.74 a. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. c.

Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. Jika investasi berubah menjadi 400. I = 114 + 0. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). C = 68 + 0. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi.1 Yd . Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a.7 Yd b.8 R c. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Pigon effect b. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Fungsi konsumsi. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis.25 Y b. diketahui : a. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Fungsi konsumsinya b. Jelaskan.keseimbangan d. Fungsi disposable income (pendapatan .75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. Pendapatan nasional . II. Tabungan keseimbangan e. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e.Tx + Tr f. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula.10 R c. Pada pasar barang.siap pakai) c. apa yang saudara ketahui tentang : a. Pendapatan disposable Yd = Y . Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. III.

KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 400 milyar. 1. 40 milyar.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Gambarkan kurvanya. hitunglah : a.25 Y. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.8 Yd + 20 Milyar rupiah. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. 500 milyar.500 R + 100 Milyar rupiah.000 milyar. tingkat tabungan nasional Rp. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. 2. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 250 milyar. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. 3.UNIV. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. Investasi (I) = . Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. Gambarkan semua variabel tersebut. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Pajak (Tx) = 0. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. 200 milyar. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) .0. . Pada saat pendapatan nasional Rp.

Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. b. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.UNIV.28. Pada saat ini. dan T = 0. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru.77 b. Diketahui : C = 85 + 0. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. . masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. 4. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas.

Pajak (Tx) = 0. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a.2.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .2. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".2 Y Investasi (I) = .Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. maka : b.5 z = 0.10 r + 200 mrp.78 2. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um. 3.1. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Dalam keseimbangan IS-LM.8 Yd + 3 mrp.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp. 4. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.90 t = 0. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.1. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.

diketahui : C = 230 + 0. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. PETUNJUK : 1. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . d. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Pertanyaan : a. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya.4 Milyar Rupiah. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. b. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196.6YD I = 300 . C = 0. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca.8YD + 5 Milyar Rupiah. c.600r . Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. 2.UNIV. I = 20 Milyar Rupiah.1Y + 5 Milyuar Rupiah. berapakah konsumsi. Hitung besarnya konsumsi.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku.

Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.3Y . Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. penawaran agregatip. 3. Kebijaksanaan moneter . Pasar Tenaga Kerja e.1.6r (Md = permintaan uang). tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Ilmu Ekonomi d. Hitung besarnya pendapatan. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. berapakah pendapatan.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. jika terjadi kenaikan pada : a. . Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. tingkat harga serta output riil. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. c. 4. b.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : .Kurva IS yang berkemiringan negatip . Pertanyaan : a. Jumlah angkatan kerja.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal.

..81 5. 3 4000 2500 7900 . ----.....*** ------ .. Menurut Saudara..... -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a........... Tulis fungsi konsumsinya c.... 2 2000 1300 7900 . Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 .... apa sistem perekonomian pada soal di atas. 5 10000 6100 7900 . Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. Isilah tabel yang masih kosong b... 4 7000 4300 7900 ..

Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. d. Tingkat employment dapat berfluktuasi. Tingkat harga biasanya tegar. . 7 MEI 1985 1. Ekonomi modern a. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. b.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. d. Tingkat harga dapat flexible. c. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. c. dan faktor-faktor produksi lainnya. b. tenaga buruh.

Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. 6. Dua cara pendekatan sama. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil.95 15 b = — = ———— = — = 0. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. 3.25 Y = 20 Y = 20/0. jadi 95 = a + 0.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.75 /\Y 120 . sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut.25 = 80 8. begitu pula sebaliknya. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. Y=C+I . a. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. tabungan menyediakan dana untuk investasi. 4. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0.83 2. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. rasa sehat.75 Y Y = 20 + 0. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. 5. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. a. 7. C = a + bY /\C 110 . Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita.75 Y b.75 Y 0. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal.

perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. untuk barang komplementer seabaliknya. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. 4). Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran.75 Y + 20 + 40 0.25 Y = 60 Y = 60/0.25 = 240 b.75(240) + 20 = 200 c. Bila harga naik. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Jumlah penjual di pasar 6). barang inferior sebaliknya. sebaliknya bergeser ke kiri. Jumlah konsumen di pasar 3). Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Tehnik produksi 2). b. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). Kebijaksanaan pemerintah . Harga sumberdaya 3).200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985.84 = 0. Faktor-faktor lain berubah. dan sebaliknya. C = 0. Harga barang-barang lain yang berkaitan. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. kurva permintaan bergeser ke akanan. S = Y . Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. 5 JULI 1985 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. b. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. jumlah yang diminta bergeser ke kiri.75 Y + 20 = 0. Harga barang lain yang berkaitan 5).C = 240 . Selera atau preferensi konsumen 2). Pendapatan uang para konsumen 4). Bila harga naik.

berjaga-jaga dan spekulasi.M = 75 + 0.14) = 121.14 b. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.3 Y 0. C. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. 2.43 e. C = 75 + 0. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.57 c.2(507. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. Konsumsi d. Dari kedua teori tersebut.2Y) = 355 + 0. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. b.S . Impor e.7 Y = 355 Y = 507. Jelaskan. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.1.14) = 328.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.(20+0. Jawab a.121.57 d.14)} = 200 + 100 S = 178. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas.I. S + M = I + X S + {20+0. 3. M = 20 + 0.M = 100 .43 f. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga).5 Y + 200 + 100 . Y = C + I + X . X .2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a. Diketahui : C = 75 + 0.5(507.43 = . Neraca perdagangan f.2(507. Pendapatan nasional b. Saving c. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.

86 g. B 19. Peranan pemerintah : a.000 e.000 b. A 14.000 (300.800. C 31. 4. 0 d. 1. 1. B 12.000) 5. D 26. E 36.000+350. D II.900. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. C 15. B 13. 300. 800. B 5.000+750.000+250.000+150. f. B 16. a. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. . E 18. D 28. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. A 32. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. D 11. A 17.800. 1. E 33.000+1.000 f. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. C 3. B 22. C 9.000 (200. B 8. A 25.000+100. D 6. D 2. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. C 23. 1. B 27. C 24. E 29. B 35. A 7. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. c.000+800. Harus meningkatkan ekspor. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. b. C 34. E 21. 26 JULI 1985 I. A 37. C 10.000) c. E 4. 2.800. D 30. D 20.

5. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.c + ch 200 + 300 + G + 0 . X .650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.0.4 + 0.100 10 3.5 c.5(400) 1000 = ——————————— 1 .ct 2.5 + 0.23 1-c+ch 1-0.100 + 180 = 600 e.5+0.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .5+0.87 2.M = 100 .67 /\Y 120 . M = 20 + 0. 1000 + Rp.0. 25 = 19.2(800) = 180 d. 19 JUNI 1986 I + X .67.So .3 Y = .40 + 0.0.5 /\t = .105 15 C = a + cY 100 = 0. a. /\Y = 1500 .0. a.1000 = 500 -c .280 . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.3. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 . 1019.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. YE = ——————— 1 .3.2 Y = 20 + 0. S = .X + M = 800 .40 + 0.I . c = —— = ————— = —— = 0.Mo 1.20 = ———————— 0.180 = .105 + a . 350 b. /\C 110 .25 milyar. C = Y . 19. a.0.25 = Rp.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.0.1 = 800 b./\Y = ——— /\Tr = —————— .3(800) = 200 c.

6 Y + 80 + 160 . Y = C = a + cY = 29. C Y 4. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.65 + 0.67 Y b.65 C = 29. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.88 a = 29.8 r 0.8 Y + 160 . Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.67Y = 89. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat. yaitu : 300 + 10 r = 600 .85 c.160 + 8 r = 0. 3 JULI 1986 I + X .20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. Sedangkan dalam arti luas.8 r Y = 600 .Mo .65 + 0.So .8 Y 240 + 8 r = 0.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. a.8 r 400 .4 Y = 240 .20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. b.

3.5 + 0.4 Y = .1 Y = 10 + 0. c = —— = ———— = —— = 0.0. YE = ———————— 1 .1(540) = 64 d. Diketahui : C = 0.S = 540 .110 10 3.5+0. M = 10 + 0.23 1-c+ch 1-0. C = Y .30 + 0.438 b.65 b. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .M = 200 . a.1000 = 500 -c .64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .5+0. a.ct 2.10 = ———————— 0.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.5(400) 1000 = —————————— 1 . X .89 1.0. S = .20 .0. 27 APRIL 1987 1.3. /\Y = 1500 . /\Y = ——— /\Tr = ————— . a.5 c.120 15 C = a + cY a = 29.4 + 0.c + ch 100 + 200 + G .4 Y .3.60 YD + 20 Tx = 0.67 /\Y 105 .0.1 = 540 b.0.5 /\C 100 . Y = C = 89.5 G = 1.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0. a.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987. 25 = 19.186 = 354 e.30 + 0.0.4(540) = 186 c.

6(234.6(0.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.36Y + 150 0.6(0.375 TxE = 0.36Y + 30 + 120 = 0. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.375) .20 = 73.84.6 Y + 50 .234. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.0.60YD + 20 = 0.(0. Keynes . volume uang c.4YE = 0.64YE = 150 YE = 234.6Y+50)0. Jenis pasar makro a.6. Klasik . dasar penukaran. unemployment d.harga fleksibel b.134.CE = 0.25 2. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .6+120 = 0.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .6YE+50) + 20 = 0.Tx = 0.75 CE = 0. cadangan devisa. TxE.375 SE = YD . Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan. CE.375 = 0.375 + 30 + 20 = 134.Perlu campur tangan pemerintah 3.adanya pengerjaan penuh .4Y-20) = 0.6Y + 50 = 0. employment.375) . Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.375 = 56. GDP b.mekanisme pasar bekerja secara otomatis . 4. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .4Y + 20 = (0. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .60YD+120 = Y + 30 .375+50) + 20 = 84.4(234.

Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. bunga.91 a. Pendekatan permintaan = penawaran b. 3. RT perusahaan. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. laba. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. sehat dll. a. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. tenteram. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. b. upah dan gaji. RT pemerintah. Pendekatan penerimaan. 1. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. 4. Pendekatan pengeluaran. RT luar negeri. c.

APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. 9. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . 7. b. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. 6. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. 8.besarnya pengeluaran rutin. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.

yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. c. Menaikkan suku bunga. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a.cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a .93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. b. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. b. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi.Tx + Tr (1-c)Y = a . dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. Kebijaksanan pemasaran. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a .cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. Kebijaksanaan harga.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a.cTx .cTx + cTr + I + G YD = Y . Devaluasi. c. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. 2. 3. Deregulasi. 4. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak.

o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.4 . Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.4 LM -> L=M 0. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.4 Y L2 = 160 .4 Y 120 .—— 1-c /\Tx 5. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 . 9-7-90 1.4 r S = .4 r = .4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.40 + 0. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.4 Y L1 = 0.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. 9.4 r Y = ——— = 300 . Diketahui : I = 80 .4 Y + 160 . bukan dari segi ekonominya.40 + 0.94 1-c /\Y c —— = .10 r 0.4 r M = 200 Ditanya : a. 7.

67 .25YD .10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.75 Y S = YD . r ikut berubah.75 Y = 25 + 0.0.75 YD = 10 + 0.0.40 + 0.100 a = 10.(10+0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b. C = 10 + 0.10 .250 8 = a + b.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10. 100 = 300 .C = YD . a. r berubah. d.95 IS = LM -> 300 . Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .75YD) = 0.30) = 10 + 15 + 0. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .75(Y + 50 .0267 8 = a + (-0. 0.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.4 (15) + a = .10.0267 Y e.6(40) = -24 c. ³ ³ 2.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .0267).4(100) + 160 .

yang berbentuk alatalat produksi. Ceq. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. atau 5). 3. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4).dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. e. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. Backward-Bending. Seq. c. b. 2. Bila I = 150 ditanya Yeq e. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. melalui kebijaksanaan fiskal. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. d. Average propensity to consume. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. c. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. b. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil.5 b. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. b. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. Deflationary gap. melakukan kebijaksanaan moneter. atau 2). yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).25(Y+50-30) . Memperkecil penarikan pajak.96 = 0. Menambah tranfer pemerintah atau 3). Investasi. d. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3).10 = 0. Agregate demand. a. Yeq. 24-7-90 1. Diketahui : C = 0.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. 2).25 Y .

97 a. Ceq = Y .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Y + 60 + 120 0.{0. Yeq = C + I = 0.C = 450 .120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.4Y = 210 Y = 210/0. Y = C + I = 0.S = 450 .6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.4 Y = 180 Y = 180/0.6Y + 60 + 150 0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e. Seq = Y .

................... 97 descriptive economics .......... 53................. 6 full employment saving... 1 Ekonomi Yang Diterapkan ..... 20........ 32 corporate profit. 70............. 72.............................. 48................. 25......... 10 faktor produksi modal .................... 4........ 10. 3 external balance .. 53...... 1 Average Propensity to Save .. 1 disposable income.... 12......... 46... 1 economic theory... 13......... 67.................................................... 6 faktor produksi tenaga kerja. 3 Hubungan fungsional... 9 equilibrium conditions equation . 71 Kebijaksanaan konstrraksi .............. 79......... 7.. 15......... 26 Kebijaksaan fiskal........... 54........... 56. 55..... 60...... 95 Equilibrium Analysis .. 6............. 1 Ekspor Netto .............. 47.. 97 K Kebijaksaan ekspansi ... 2 Ekonomi makro.................... 4 Ilmu Ekonomi .................. 3.................. 23 G gaji...... 1 ekonomi mikro ... 13................... 39................... 80....... 12............. 46........................... 3... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ............. 2.. 10............................ Keseimbangan intern. 23 Keseimbangan ekstern ......................98 A analisis ekonomi agregatif .. 3 Bunga ........ 58. 55....................................... 11 fullemployment ....... 5 C celah deflasi ..... 18 Keseimbangan intern . 32 Inflasi Campuran .................................... 3 Hubungan kausal .... 84........ 72.. 32 Inflationary gap ............. 28................................. 43............ 74 applied economics............. 10 internal balance .................... 34 Inflasi permintaan ............................. 32............. 3............. 78............................ 41............... 26 Kebijaksanaan fiskal..................................... 35 Inflasi penawaran ... 48.. 32........... 26. 4 Eksport . 26 Kebijaksanaan ekonomi makro. 1 I identity ........Laba Perseroan D Deflationary gap.......................... 13...... 4..... 2 Inflasi ....... 71...... 10 fungsi LM........................ 62.............. 9.................... 2 hubungan kausal....... 25 H Harga surat-surat berharga............... 57........................ 1 ekonomi makro ................ 64....................... 61... 75.... 18 APC ................. 34... 92 general equilibrium . 56............. 31. 59.. 10. 32 Full-Employment............................. 13...... 82.......... 58....... 2.... 27................................................................ 2......................... 1 Anggaran Belanja Negara........ 67 Inflasi campuran. 26 Kebijaksanaan Moneter .... 9.......... 74........ 60......... 34...................................... 9............ 92..... 1 Ekonomi diskriptif .... 34 Inflasi Penawaran .. 18............................. 10 Angka Pengganda ................... 75 E economic analysis .......... 1 Import...... 53.............................. 12 Angka pengganda.. 16.................... 73 ......................... 2............. 5.... 71............. 7 B behavioral equation........... 2 ekuilibrium..................... 1... 56 kesamaan... 3... 18 kesempatan kerja........ 54...................... Keseimbangan intern Investasi .................................. 56..... 10 Faktor produksi kapital ....... 11 celah inflasi ....................... 59............ 77.............. 10 Celah inflasi .................... 11............ 38..... 66....................

52.......... 77.............. 20 Perekonomian tertutup ..................................... 27 kurva permintaan investasi .................. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal.................... 4................ 4... 8.... 3 Persamaan perilaku ... 12.... 7 MPC .......... 2... 78............. 2.......... 39 Laba perseroan ............................................................................... 58....... 18................... 4 Pengeluaran Pemerintah................. 25. 30 Kurva Permintaan Agregatif . 61................. 59...................................... 22 L Laba.... 53....... 3 Produk Naional .... 4 Pengeluaran konsumsi ............ 5 Laba perusahaan perseorangan .......... 23 Penyusutan ............99 kurva (AgD ....... 10........ 3 Permintaan akan tenaga kerja ........ 5 M Macam faktor produksi ........ 59............. 59............ 22 Pendapatan Nasional.. 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio..... 56............ 23 Marginal Propensity to Save . 77....... 91 Pasar komoditi ... 95 Pajak yang built-in flexible. 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ................................... 16 O Open Market Operation ........ 25................... 62............ 58.............. 23 KURVA L-M ...... 76 Kurva LM.......................... 14 Pajak yang Built-in Flexible......... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ......... 3 Pengeluaran Investasi..... 64...... 3 Penawaran uang ............................ 2. 2.......... 30 Kurva IS ........... 22 Kurva pajak yang built-in flexible ............... 22 Permintaan uang untuk transaksi ................... 70....... 2 Pasar Modal ...... 65...................... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ........ 20............. 36...... 4 Produk Nasional... 3 Penawaran tenaga kerja................. 7.... 72......................... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga......... 3.. 9....... 5................ 61........................ 22 Permintaan uang untuk spekulasi....................................................................... 5 proprietors income ........... 5........................... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.... 73.. 14 Kurva Penawaran Agregatif. 53.... 6....................... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi....... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ........ 93......................... 20......... 56... 42...... 23 Operasi Pasar Terbuka ............................. 9 Pengangguran....... 3 Pasar Tenaga Kerja ...... 14 Pasar barang .................. 61.......................................... 10 P Pajak...... 23 Rumahtangga Keluarga. 5.............. 72......... 71....... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga............... 23 Over employment ........... 68.... 56..... 5 R Reallocation of resources . 55....... 6 . 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ................................ 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ...................... 10 macro economics ...................... 2............................ 45.... 69........... 52.. 55...... 25..... 71........... 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ....... 1 macroeconomic policy ............... 63.......... 80 Kurva L-M................ 75... 53........... 12 penmawaran akan uang....... 80 KURVA IS................... 43. 22 Penawaran surat-surat berharga .........LM..... 67........................................................................................................... 6 Rumahtangga perusahaan ................... 20 kurva IS ............................... 20 Permintaan akan surat-surat berharga................. 39.......... 94 Multiplier ....... 13........... 58.......... 92 profit..... 10 Rediscount policy......... 65 kurva IS-LM....................................... 48..... 81 Pasar uang ..

.............................. 66.....100 S salaries....... 39 Upah nominal................. 12 Transfer perusahaan . 6 W wage ...... 82... 6 variabel eksogen.. Gaji Saving ............................................................................................... 2...... 71....... Upah ............ 3 Upah riil ................ 20.. 16 Transfer Pemerintah............................................... 86 Selective Credit Control................ 48.... 64....... 10 Upah................... 7..................................... 3................... 43 Uang kertas .................................. 46.......... 2 uang logam........................................................................................................ 5 T Taxable income level ........... 15................................... 2........... 4. 6 variabel endogen ...................................... 23 Sewa.................................. 4 Subsidi perusahaan....... 16 Transaksi kredit......... 32 Transaksi Debit ................................................................................. 58. 53............... 5 U Uang giral. 14 Teori ekonomi.................. 2 Under Employment ........ 39..... 47........... 3 V Variabel eksoegen................ 1 Teori kuantitas uang............................

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->