1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

Bunga (Yi) . PENDAPATAN NASIONAL 1. c. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2.M) 3. b. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Pendapatan Nasional b. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. d.4 II. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Produk Nasional c. c. Tingkat Kesempatan Kerja d. Ekspor Netto (X . Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Tingkat Harga e.

Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. Penyusutan. 2). 1). padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Laba perseroan atau corporate profit. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. d. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Transfer perusahaan. o0o . Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. d. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. c.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. b.

Variabel endogen.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. sisanya ditabung.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. . . bunga dan sewa untuk konsumsi. .Barang tersebut dijual ke konsumen. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. 3. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan.faktor produksi yang dibeli. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . sederhana. pemerintah dan luar negeri. b. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. 2.6 III. Rumahtangga perusahaan . sewa. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. perusajhaan lain. Rumahtangga Keluarga . yaitu seifatnya.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah.upah. . ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional.

APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). S=Y-C = (1-c)Y . APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. Fungsi Konsumsi. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. APSn = Sn/Yn 7. Fungsi Saving Saving = penabungan. = Cn/Yn 5. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. Hubungan antara MPC dengan MPS.a dimana : S = saving = penabungan 6.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

9 IV. maka : /\Y = k. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. 2./\Y k = /\Y / /\I . Pendekatan dinamik. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. b. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya.

Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b.75Y. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Y = 160+240 = 400 1-0. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. under employment dan over employment. 7.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40).75(240) = 200. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. investasi mula-mula 40. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Pendapatan nasional mula-mula 240. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain.MPC MPS 5. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. maka Y = 200 + 80 = 280.75 6. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. kemudian C berubah menjadi 20 + 0.75(280) = 230. maka C = 20 + 0. 8.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

Tx C = a + cY + cTr . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5. kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d. kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.C YD = Y + Tr .chY maka .ct . Fungsi Saving S = YD . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. Angka Pengganda a.15 4.ct) (1-c+ch 6. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .

ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. b). contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan.o. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). f). Ekspor f. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa.o.f (cost \. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. .16 VIII.o. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. Impor f. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. e).b. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Macam-macam Pos NPI 1). Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).b.b. 2).b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Ekspor c. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. Ekspor f.b.i.o. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain.o. c). c. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. b. d).

entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan.17 Nilai impor f. meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). kredit jangka panjang / pendek. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. 8). d). Penananam modal langsung 6). wisatawan. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. perjalanan oleh swasta dan pemerintah. asuransi. o0o . Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. b). Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. 4). menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor.b.o. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. 5). 3). Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. c).

kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b.18 IX. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.

o0o . Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama.19 perekonomian. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.

S. X. Istilah Lain Pasar Komoditi a. S.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Perekonomian Tertutup Sederhana C. investasi (I) sebagai variabel eksogen. S. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Dalam analisa IS-LM. Tr dan G 3. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . I. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. NM. Y. I. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Pasar barang (commodity market) b. Tx. Tx. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Misal : I = 80 . Y.20 X. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C.

Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana . C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .21 5.

Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. antara lain dengan cara : .22 XI. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. 4. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. 3. Motif transaksi (transaction motive) b. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. khususnya surat obligasi. 5. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh.

b dan c disebut quantitative credit control. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. di pasar bebas. sedang d disebut qualitative credit control. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar.23 a. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . c. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. yaitu membeli surat-surat berharga. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. 6. d. defisitnya neraca pembayaran. Tindakan ini disebut open market buying. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. khususnya surat obligasi. b. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. Cara a. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang.

M .M L2 0 Y 0 L2.k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.L2o .24 M .

Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi.25 XII. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1.

* overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Contoh variabel instruemen : a. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Tx dan Tr. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Kebijaksaan fiskal b. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. .26 XIII. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Tx dan Tr 2. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian.

27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .

yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. Inflasi campuran (mixed inflation). supply inflation) c. a. harga saat tersebut tg < BOYf. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Inflasi permintaan (demand-pull inflation. inflasi tarikan permintaan. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Bila investasi sebesar I1. 2. b. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.32 XV. Inflasi penawaran (cost-push inflation. . demand inflation). BEBERAPA TEORI INFLASI 1. b.

maka harga jadi tg à 2. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga sebesar tg < BOYf. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. harga sebesar tg < EOYf. LM1 LM3 IS2.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d.3.33 Bila investasi sebesar I3. c. Bila investasi sebesar I4. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1.

Pendapatan nasional mula-mula Yf. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. Inflasi Campuran .. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Mula-mula harga sebesar H1. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a.. kurva penawaran AgS1.

AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 . o0o .H3 (terjadi inflasi).AgS3 maka harga akan naik dari H1 .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .

Kediri. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. DR (1984). IR (1991). TUTUT DWI SUTIKNJO. IR (1986). BPFE. MBA.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Yogyakarta. Yogyakarta. 241 hal. 172 hal. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Yogyakarta. Liberty. 51 hal. DR (1982). Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. ___________________. -------------------. Liberty. Kediri. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. Ekonomi Makro. 69 hal. o0o . Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. 223 hal. SOEDIYONO R.(1983).

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. 95 milyar per tahun. mengapa demikian ? 4. Soal : a. Carilah fungsi konsumsinya b. besarnya konsumsi sebesar Rp. Untuk menghitung pendapatan nasional. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. Untuk pengendalian perekonomian. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. Mengapa demikian ? 5. Diketahui : a. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. Dalam perekonomian dua sektor. mengapa demikian ? 6. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. mengapa demikian. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.75 Y + 20 milyar rupiah b. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Diketahui : a. 120 milyar per tahun. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. 100 milyar. b. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . 3. 110 milyar. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius.

besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 Upah 200. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. berikan uraian ! 3. Pendapatan Nasional f.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH.800. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. Neraca perdagangan 4. Konsumsi g.000 350. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.000 Ditanyakan : a.000 250. Jelaskan e. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.000 Laba 100. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. nilai total seluruh penjualan barang-barang c.000 750.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. nilai total penjualan barang-barang akhir b. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Impor keadaan tersebut di atas. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Apa saran saudara untuk memperbaiki d. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. B dan C. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan.000 1. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.000 800.000 150.000 800. Saving c.

Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. merupakan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1.40 5. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Ekonomi Perusahan e. Applied Economics e. 2. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. deflasi ekonomi c. Persoalan akselator . Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. depresiasi e. a. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. 1. Economic Theory b. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Thomas Aquinos (1270) c. 3. Pengertian ekonomi makro d. PErtumbuhan ekonomi 3. Aristoteles (350 SM) b. John Maynard Keynes (1930) 2. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Pelaksanaan ekonomi makro e. Adam Smith (1776) e. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Ekonomi Perencanaan c. devaluasi ekonomi b. pilih satu yang benar. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. SOAL I. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. depresi ekonomi d. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Kerjakan dengan percaya sendiri. Ekonomi Internasional b. Fransois quesnay (1758) d. yaitu kebijaksanaan makro. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Kegunaan ekonomi makro c. Definisi ekonomi makro 5. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Ramalan suatu perekonomian d. Micro Economics c. Descriptive Economics 4. Macro Economics c.

Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. neraca jasa-jasa 15. pendapatan nasional bruto 10.41 6. Benda-benda modal yang tersedia e. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. 910 c. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Investasi b. Memakai dasar pertukaran barter 11. Pengeluaran pemerintah d. Memakai dasar pertukaran uang e. Investasi c. Disposapble income 9. perpajakan 13. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Harga-harga yang fleksibel c. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. perubahan pendapatan b. Hukum Say b. stok kapital tetap c. ekspor netto e. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Personal income e. Penawaran d. stok aktiva lancar c. 900 e. 1100 d. Kualitas tanah yang tersedia d. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Gross national Product b. National Income d. Net National Product c. yaitu : a. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. investasi netto 12. 760 14. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. Transaksi dagang b. sikap berhemat e. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Neraca perdagangan barang e. a. Neraca pembayaran internasional c. elastisitas e. Pasar b. Hutang d. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. fungsi produksi 8. 1250 b. Mekanisme pasar secara otomatis d. Konsumsi b. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Investasi bruto e. stok kapital d. 7. Permintaan c. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a.

Ekonomi mikro c. Leon Walras 22. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Petty c. lembaga ekonomi c. PNB adalah ukuran moneter b. Tucker d. pengertian ilmu ekonomi d. Boisgillebert b. ekonomi diskriptif e. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. ekonomi diskriptif b. manfaat pendapatan nasional e. pertumbuhan d. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. lembaga sosial 21. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. intensitas. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. tahap klasik dan tahap Keynesian. pemerintah e. lapangan kerja e. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan .42 a. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Tahap klasik menelorkan : a. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. fungsi pendapatan nasional c. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. sasaran pendapatan nasional b. stabilitas c. c. ekonomi internasional 18. Ekonomi Internasional 17. mikro ekonomi d. Ekonomi terapan e. pemerataan b. maksud pendapatan nasional d. fluktuasi 20. applied economic b. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. Ekonomi makro d. yaitu tahapan fisiokrat. Simon Kuznets e. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. lembaga keuangan b. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. tujuan pendapatan nasional 23. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. definisi ilmu ekonomi e. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. rumah tangga d. macri economics c.

untuk menstabilkan perekonomian d. 24. Uang 31. S. sebagai satuan penghitung d. untuk spekulasi 32. Duesenbery 25. Uang kuasi d. sistim deposito b. sebagi alat penukar b. Merkantilisme b. YE = ————————— s+m 1-c 26. pajak 29. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. Brumberg e. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a.So .cTx + I + G d. untuk mencari laba b. Tujuan pendirian bank : a. Penabungan c. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. YE = ——————— e. sebagai penimbun kekayaan e. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. IPeDa 27. Milton Friedman d. Pembangunan ekonomi 30. Pajak perseroan b. YE = —(a+I) 1-b I + X . S = I c. Mill e. sebagai perusahaan 33. Uang giral b. Protensi c. A. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Autarki b. Keseimbangan neraca pembayaran e.43 e. pajak pendapatan c. Near Money e. Uang kartal c. sebagai pengukur nilai c. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Investasi e. Cukai d. YE = C + I b. Ando c.Mo a + cTr . R. sistim giro . untuk mencetak uang e. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. MPO e. Ekspor d. Teori Heckscher. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Economic Welfare d. Teori keuntungan komparatif dari J. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Keynes b. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. 28. Konsumsi b.

Efisiensi b. For Whom e. kebijaksanaan ekonomi internasional e. memelihara kestabilan nilai rupiah d. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. sistim berimbang e. 1. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. seabagai penguasa moneter e. kebijaksanaan ekonomi makro d. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. 3. What to procudt d. menjaga kestabilan nilai rupiah c. Full employment c. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. 2. perencanaan ekonomi 35. 4. kebijaksanaan moneter b. Development II. sistim cadangan pecahan d. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. bujukan persuasif 37. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. ---Selamat mengerjakan--- . dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat.44 c. khususnya bidang ekonomi. Negara Indonesia. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. kebijaksanaan pemerintah c. sistim nisbah cadangan 34. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. mengatur kestabilan nilai rupiah b. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. hal ini dinamakan : a.

1500 milyar. 4. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.40 + 0. konsumsi C = 150 + 0. 290 milyar.2 Y. 8. 5. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. namun tidak bersifat netral. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 6. Apa yang dimaksud berimbang. 200 milyar. namun perubahannya tidak proporsional.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. 7. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 3. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.8 Y. 1.

1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Saving equilibrium c. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. 25 milyar ? 3. Diketahui : a.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. Carilah fungsi konsumsinya b. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. 1000 milyar. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. 105 milyar. Neraca perdagangan equilibrium 2. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. a. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. 100 milyar per tahun b. Pendapatan nasional equilibrium b. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 300 milyar. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.8 Y . 4.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Impor equilibrium d. 120 milyar per tahun.S O A L : a. 110.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. besarnya konsumsi sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== .6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .5 YD. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Konsumsi ekuilibrium e. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. Harga minyak semakin lama semakin turun.Spekulasi L2 = 160 .8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Permintaan uang untuk: .8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.

Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Permintaan uang untuk : .8 Y . 1000 milyar. Harga minyak semakin lama semakin turun.Fungsi konsumsi : C = 0. Konsumsi ekuilibrium e. besarnya konsumsi sebesar Rp.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2.8 r .transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. 25 milyar ? 3.SOAL : a.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. Diketahui : a. 200 milyar.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.47 1. 110. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Saving ekuilibrium c. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. a. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. 1. Impor ekuilibrium d. 100 milyar per tahun.5 YD. 105 milyar.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Carilah fungsi konsumsinya b. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 1986/1987 .3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.spekulasi L2 = 160 . 120 milyar per tahun. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. b.

4 Y . Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. 3. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang dimaksud Consumption. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. investasi dan pengeluaran pemerintah . 5. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. 3. 4. Saving ekuilibrium 2. uraikan dengan singkat dan jelas.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Konsumsi ekuilibrium d.

4. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. 7. 2. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. . 6. 7. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. 3. 9. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja.49 4. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. 8. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. Apa yang dimaksud pajak langsung. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. 8. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek.

4 r S = . 2. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0.05 Y Hitunglah : a.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Autonomous investment dan induced investment b.25 Y I = 900 + 0. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.12. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.1500 + 0.10. b.00 WIB DOSEN : IR.40 + 0. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .50 . jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 18 JULI 1988 WAKTU : 10. Comodity market dan Money market d. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Nilai APS. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c.30 . Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .30 WIB DOSEN : IR. Jelaskan arti.4 Y . Mengapa ? c. Nilai saving. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. jika Y = Yeq c. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation.

1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR.2 Y .2 Y Ditanya : a. Tetap. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Berapa pajak keseimbangan 2. Tx = 0.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. Dari soal di atas. d. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. f. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif.51 L2 = 160 . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e.4 r M = 200 PErtanyaan : a. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 1988/1989 . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Berapa saving keseimbangan d.75 YD + 20 mrp. tidak boleh kerja sama.20 mrp. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Berapa konsumsi keseimbangan c. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Berapa impor keseimbangan e. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b.

2. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jika fungsi pajak Tx = 0. 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. KG. Pertanyaan : a. Ceq dan Txeq c. 4. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. 3. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. KG. Ceq jika Tx = 0 b. Berapa KI. . 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. KC dan kTx pada pertanyaan b 1.

75 YD b.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Inflasi d. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ . diketahui : Investasi (I) = 80 . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Gambarkan dari semua soal (1 a . 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Marginal propensity to Consume e. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.40 + 0.1 d ) di atas ! 2. Bila diketahui : a. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.4 r Saving (S) = . Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Kebijaksanaan fiskal b. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Kebijaksanaan moneter c.

berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Deflationary gap 2. Kegunaan ekonomi makro c. Konsumsi keseimbangan d. Bila investasi berubah menjadi 150. Investasi b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. apa yang harus anda lakukan. Bila konsumsi ditambah 30. Average propensity to consume d. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Pengertian ekonomi makro e. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e.. Pelaksanaan ekonomi makro d. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Apabila dalam suatu perekonomian. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Tabungan keseimbangan c. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Pendapatan nasional keseimbangan b. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Backward-bending e. Agregate demand c. diketahui : C = 0.

Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN... 100 milyar. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut.. b. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. Diketahui : a. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. .. MPC . . .0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --.. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp... b. ————————————————— a. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. 1.. 1000 165 766 65 `85 ..... Pertanyaan : a... Carilah fungsi konsumsinya.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. 110 milyar.. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . .. 160... Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). ? c. ? d. 120 milyar pertahun.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b.. 180. 1.. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. 980 160 754 65 185 ...... 120. Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b. 960 155 742 65 185 . a. 200) milyar rupiah. 2. tabungan (S). Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pada pendapatan nasional seimbang.55 2. MPC terhadap Yd = ... 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR.. surplus anggaran Pemrintah = .. Konsumsi (C). MPS. besarnya konsumsi sebesar Rp. 140. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . ? B. 95 milyar per tahun.

--.75 YD + 20 Tx = 0. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. c. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. C ekuilibrium d. Y b. Kebijaksanaan fiskal b. 2. Pasar barang dan pasar uang. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. --. Ekspor free in Board. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Diketahui : C = 0. S ekuilibrium 3. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c.2 Y . TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Marginal propensity to consume e. Kebijaksanaan Moneter c.56 a. Apa yang saudara ketahui tentang : a. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Inflasi d. Deflationary Gap g.

Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya.57 ========================================== 1. 2. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. 3. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. Ekonomi Makro c. a. 4. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Investasi keseimbangan d. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Konsumsi nasional keseimbangan c. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Pasar Tenaga Kerja . Pendapatan nasional keseimbangan b. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Tabungan nasional keseimbangan e. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Ilmu Ekonomi b. a.

. 5 10000 6100 7900 . 2..... 4 7000 4300 7900 ... Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.58 d. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. Kebijaksanaan moneter. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e. 3 4000 2500 7900 ..2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a...... Jika pajak berubah jadi 600.. 2 2000 1300 7900 . Fungsi Konsumsinya b.75 Pajak = -20 + 0.... Tulis fungsi konsumsinya c.. Tabungan keseimbangan e... Isilah tabel yang masih kosong b... berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .... Menurut saudara...... Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 .. Pendapatan nasional keseimbangan d. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d....

Tabungan keseimbangan 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.10 + 0. Fungsi konsumsinya b.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Pajak (Tx) = 0. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Marginal Propensity to Save e. Kebijaksanaan moneter b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Full employment. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.6 Pajak = . Deflationary gap d.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a.8 Yd + 30 mrp. . Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Jelaskan pengertian berikut : a. Kebijaksanaan fiskal c. Pendapatan nasional keseimbangan d. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

Saudara diminta menghitung : 1).61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0.1.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. 3). Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp.4 r Saudara diminta : 1). 2. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". .15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . a). 3). 40 milyar.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. 2 dan 3 tersebut. 2). 2. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. Besarnya konsumsi equilibrium. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. s (MPS).6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. 200 milyar. ----pam---- . Besarnya saving equilibrium 2). SOAL I. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. Benar/salahkah pernytaan tersebut. jelaskan variabel yang Saudara ketahui. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. APS dan k b).c = (MPC). Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. APC. III.

Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. 3.2 Y. M = Nilai Impor). pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. X = Nilai ekspor. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. I = Pengeluaran Investasi. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. II.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. C = Pengeluaran Konsumsi. 225 milyar. Monetary policy 2. pasar uang. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. Fungsi impor M = 20 + 0. 2. 200 milyar. I. Fiscal policy c. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. 1. 80 milyar. Gejala ekonomi makro b. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional.

Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). 5. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Saudara diminta : a. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. b. Benarkah pernyataan di atas. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. 6. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Didalam sistem perekonomian terbuka . Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. SOAL 1. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". 2. a. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. 2.63 1. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2.

Diketahui : a. Saving c. Neraca perdagangan f.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Impor e. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp.8 Y + 25 milyard Rp.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Ditanyakan : a. Pada tahun pertama. b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Marginal propensity to save c. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. . Kebijaksanaan fiskal d. Back word bending 2. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Pendapatan Nasional b. Pada periode tahun berikutnya. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. fungsi konsumsi C = 0. Jelaskan !. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Konsumsi d.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Variabel endogeneous b.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Hitunglah besarnya pendapatan Nasional.

konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. 4.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Berapakah besarnya pengeluaran. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . Gambarkan. hitunglah besarnya pendapatan nasional. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Jika dalam perekonomian diatas. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi.LM. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. 3. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Keseimbangan pasar tenaga kerja. b. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. investasi (I) dan tabungan (S) : a. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium".70 YD + 20 milyar Rp. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. 2. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. . Pertanyaan : 1. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya.65 b. pasar barang dan pasar uang. konsumsi (C). pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. investasi. 2. 3.

b. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. e. b. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES.05Y Hitunglah : a. b. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . c. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. jika Y = Yeq c. Nilai saving. 3.25Y I = 900 + 0. Autonomous investment dan induced investment. . Jelaskan arti. 2. d. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. Mengapa ? c. Comodity market dan Money market. Uraikan dengan singkat tapi jelas.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. khususnya dalam Pasar Barang. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Nilai APS.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a.

Terangkan ! 3. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol.1 Y + 5 milyar rupiah. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a.67 2. b. KI = /\ Y ____ /\ I 2. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . Pertanyaan : a. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. b. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. konsumsi serta tingkat pajak ? c. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. untuk : 1. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi.

-------OOO------- . Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Excess Demand b. Marginal Propensity to Consume e. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). a. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. b. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. konsumsi serta pajak IV.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. II. Uraikan dengan singkat dan jelas. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Khususnya dalam pasar barang. b. Pertanyaan : a. III. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Inflationary Gap. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Full Employment dalam perekonomian d. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I.1 Y + 5 milyar rupiah. Kebijaksanaan Fiskal c. jika pajak pendapatan masih nol.

.... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 . 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I....1. Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d..... Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f. GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ..... ? e......600 r G = 700 Md = 0...) c. 350 275 100 ...... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = . 400 300 100 .. dan bagaimana cara-cara penanganannya?II...... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi...... 200 200 100 .. Jika GNP = 300.. Aggregate Demand = .69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 250 225 100 ......) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .. ? III... Di bawah ini data GNP (Y)........... dan investasi (I).600 r Ms = 350 ....3 Y ... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut......6 Y I = 300 .. --------------------------------------------------------b......KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.... 150 175 100 . 300 250 100 . a....... Konsumsi (C).Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.. Lengkapilah data Tabungan (S)..

Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. Pengeluaran pemerintah (G) . 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. a.75 YD b. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Bila diketahui : a.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) .Uraikan dengan singkat dan jelas. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. II. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . b. Khususnya dalam pasar barang. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. III. Investasi (I) . IV. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. IV. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. Transfer pemerintah Tr = 50 c.

Saving (S) = .71 a. Kebijaksanaan fiskal b.4 r e. c. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Excess demand g. Marginal Rate of Taxation i. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Diketahui : a. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Full employment dalam perekonomian h. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. Marginal efficiency of investment j.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a.4 r b. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. c. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. Kebijaksanaan moneter c. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Marginal propensity to consume e.4 Y d. Deflationary gap. . Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Hitung full employment savingnya b. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2.4 Y c.0.40 + 0. b. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. inflasi d. Investasi (I) = 80 . Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a.

Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). b. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.00 .. -------------------------------------------------------------- ... Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. 120.... Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. a. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 160. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 .75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. tabungan (S) MPC. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. Lengkapi jawabanm dengan grafik. 2.. 980 160 754 65 185 .00 CATATAN : . Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100.72 d. MPS. a. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif.15.. 180. 960 155 742 65 185 . a. Konsumsi (C). Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. 140. 200) milyar rupiah.... 1000 165 766 65 185 . 4.. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes.

Perpajakan yang built-in flexible d... istilah-istilah di bawah ini a.00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1..500 .? 3.. .... . .. Efek Keynes (Keynes effect) c... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0. MPC terhadap Yd = ....... a...... 2.000 ...500 ...500 ... 2.. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi.... ...15.. Pada pendapatan nasional seimbang.. 1... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut..? c... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara. Jelaskan dengan menggunakan grafik..... 4....*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA............. Paradok hemat (Paradox of thrift).. .... .... ----. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . 3..? d... 4....73 a....000 ......00 ....) 1. Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp...... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13....8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp. surplus anggaran pemerintah = . 4............ .....500 . .. 2....000 .. Gunakan grafik pada jawaban saudara..) (dalam juta rp......... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula. b. Efek Pigon (Pigon effect) b.

Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. b. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . b. c. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.75 Pajak = -20 + 0. Pengeluaranm untuk konsumsi. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.5 r dan f. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Diketahui : a.2.2.15 Y d.74 a. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d.5 r c. c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. C = 50 + 0.75 Y b. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.10 Y e. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda.2 Y Investasi = 200 . Jika investasi (=I) = Rp. Kebutuhan uang untuk transaksi 0.

Pendapatan nasional . Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a.25 Y b. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . Tabungan keseimbangan e.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a.10 R c. II. Jelaskan.1 Yd .7 Yd b. Jika investasi berubah menjadi 400. Pada pasar barang.Tx + Tr f.8 R c. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Pigon effect b. III. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. I = 114 + 0. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. apa yang saudara ketahui tentang : a. C = 68 + 0. Fungsi konsumsinya b. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d.keseimbangan d. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Fungsi disposable income (pendapatan . Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Pendapatan disposable Yd = Y .siap pakai) c. diketahui : a.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. Fungsi konsumsi.

500 milyar. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . hitunglah : a. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. Gambarkan semua variabel tersebut. 3. 250 milyar. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 400 milyar.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya.8 Yd + 20 Milyar rupiah. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. 2. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. Pajak (Tx) = 0.UNIV.0. 40 milyar. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca.25 Y. 1. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . .000 milyar. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. 200 milyar. Investasi (I) = .500 R + 100 Milyar rupiah. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Gambarkan kurvanya. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Pada saat pendapatan nasional Rp. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. tingkat tabungan nasional Rp.

Pada saat ini. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. . b. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Diketahui : C = 85 + 0.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0.UNIV.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. dan T = 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. 4. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2.77 b. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .28. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.

Pertanyaan : (a)Hitunglah : a.1. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter. maka : b. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku.5 z = 0.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik". hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. Dalam keseimbangan IS-LM. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. 4.10 r + 200 mrp. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5.2 Y Investasi (I) = .8 Yd + 3 mrp. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.90 t = 0.78 2.1.2.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. 3.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . Pajak (Tx) = 0.2.

Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. b.6YD I = 300 . Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294.8YD + 5 Milyar Rupiah.4 Milyar Rupiah. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku.UNIV. 2. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. PETUNJUK : 1.600r . I = 20 Milyar Rupiah. berapakah konsumsi. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. d. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. diketahui : C = 230 + 0. Pertanyaan : a. C = 0.1Y + 5 Milyuar Rupiah. c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Hitung besarnya konsumsi.

Ilmu Ekonomi d. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. 3. b. Jumlah angkatan kerja.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. c. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. jika terjadi kenaikan pada : a. Pertanyaan : a. tingkat harga serta output riil.3Y . . Perekonomian terbuka dengan kebijakb. 4. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c.6r (Md = permintaan uang). tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. berapakah pendapatan. penawaran agregatip. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Hitung besarnya pendapatan. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Pasar Tenaga Kerja e. Kebijaksanaan moneter .Kurva IS yang berkemiringan negatip .1.

.... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 . ----.*** ------ . -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. 2 2000 1300 7900 .... Isilah tabel yang masih kosong b. 4 7000 4300 7900 ........ Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.. apa sistem perekonomian pada soal di atas......... 5 10000 6100 7900 .. Tulis fungsi konsumsinya c....81 5. 3 4000 2500 7900 ... Menurut Saudara..

Ekonomi modern a. Tingkat harga dapat flexible. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. b. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. 7 MEI 1985 1. dan faktor-faktor produksi lainnya. d. . Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. c. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. tenaga buruh. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Tingkat harga biasanya tegar. b. d. Tingkat employment dapat berfluktuasi. c.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985.

tabungan menyediakan dana untuk investasi.75 Y Y = 20 + 0. 3. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. 5.83 2. jadi 95 = a + 0.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi.75 Y 0. 4. 6. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan.75 Y b.95 15 b = — = ———— = — = 0. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. Dua cara pendekatan sama. begitu pula sebaliknya. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. C = a + bY /\C 110 . dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan.25 = 80 8.75 /\Y 120 . a. 7. rasa sehat. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil.25 Y = 20 Y = 20/0. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. Y=C+I . a.

Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). untuk barang komplementer seabaliknya. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. 5 JULI 1985 1. Bila harga naik. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik.75 Y + 20 = 0. C = 0. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). barang inferior sebaliknya. 4).75(240) + 20 = 200 c. Harga barang lain yang berkaitan 5). Kebijaksanaan pemerintah . Selera atau preferensi konsumen 2). kurva permintaan bergeser ke akanan.84 = 0. S = Y . Pendapatan uang para konsumen 4). sebaliknya bergeser ke kiri. Faktor-faktor lain berubah. Jumlah penjual di pasar 6).25 = 240 b. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Tehnik produksi 2). b. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Bila harga naik.25 Y = 60 Y = 60/0. Jumlah konsumen di pasar 3). jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Harga barang-barang lain yang berkaitan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a.75 Y + 20 + 40 0. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. b.C = 240 . dan sebaliknya. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. Harga sumberdaya 3).

Pendapatan nasional b. Impor e. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya.5 Y + 200 + 100 . b. Y = C + I + X . Konsumsi d. Saving c. Jawab a.M = 75 + 0. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.3 Y 0. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.S .14)} = 200 + 100 S = 178.57 c. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas.(20+0.43 f. C = 75 + 0. Jelaskan. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.5(507.43 = .57 d. C. M = 20 + 0. 2.121.2(507. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga).5 Y milyar rupiah M = 20 + 0. Dari kedua teori tersebut. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. Diketahui : C = 75 + 0.I. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.14) = 328.2(507.14 b. X . Neraca perdagangan f.1. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan.43 e. S + M = I + X S + {20+0.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.2Y) = 355 + 0. 3. berjaga-jaga dan spekulasi.14) = 121.M = 100 .7 Y = 355 Y = 507.

E 33.800. D II. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. . Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. 0 d. 1.000+100.000 b. E 21. C 34. c.000+250.000) c. D 2. D 28. B 19. Peranan pemerintah : a. 800. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. B 8. D 30.000 (300. E 18.800. D 20. E 29. B 16. C 15.000+150.86 g. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. D 11. 1. C 3. E 4. A 32. a. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan.000+1. B 12. 1.800. 300. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. f. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. C 31.000+800. B 22. B 35. D 26. A 7.000 f.000) 5.900. C 10. B 13. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. Harus meningkatkan ekspor. 26 JULI 1985 I. C 9. b. B 5.000+750. A 14.000 e. E 36. 4. B 27. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. A 17. 1. 2. A 25.000+350. A 37. D 6. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. C 23.000 (200. C 24.

350 b.5(400) 1000 = ——————————— 1 ./\Y = ——— /\Tr = —————— .87 2.2(800) = 180 d.3.100 + 180 = 600 e. /\Y = 1500 .c + ch 200 + 300 + G + 0 .2 Y = 20 + 0.Mo 1.5+0.ct 2. a.25 = Rp.25 milyar.0.X + M = 800 .0. 19 JUNI 1986 I + X .105 15 C = a + cY 100 = 0.5 c.4 + 0.5.M = 100 .0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .105 + a .650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0. 25 = 19.40 + 0.40 + 0. a.0.100 10 3.67 /\Y 120 .5+0.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.3. /\C 110 . M = 20 + 0.0.So .180 = .5 + 0.280 . c = —— = ————— = —— = 0. JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986. 1019. X .80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . 1000 + Rp.23 1-c+ch 1-0. S = . YE = ——————— 1 .3(800) = 200 c.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp. C = Y .1000 = 500 -c . 19.0.20 = ———————— 0.1 = 800 b. a.I .67.5 /\t = .3 Y = .

88 a = 29.65 + 0.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. a.Mo .160 + 8 r = 0. Y = C = a + cY = 29.65 + 0.8 r Y = 600 .67Y = 89. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat. b. 3 JULI 1986 I + X .8 r 0.65 C = 29.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.6 Y + 80 + 160 .67 Y b. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik. Sedangkan dalam arti luas.8 Y + 160 .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.So . o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. C Y 4.85 c.4 Y = 240 . yaitu : 300 + 10 r = 600 .8 Y 240 + 8 r = 0.8 r 400 . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.

YE = ———————— 1 . a.0.0.1 Y = 10 + 0. Y = C = 89.1000 = 500 -c .85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987. a.89 1. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 . 25 = 19.3. /\Y = ——— /\Tr = ————— .1(540) = 64 d.0.3. M = 10 + 0.S = 540 .65 b.1 = 540 b.67 /\Y 105 .120 15 C = a + cY a = 29.5+0.60 YD + 20 Tx = 0.4(540) = 186 c.ct 2. X .0. S = .5 c.4 Y = .23 1-c+ch 1-0. /\Y = 1500 .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.M = 200 .10 = ———————— 0.438 b.3.20 . C = Y .5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.4 Y . 27 APRIL 1987 1.5 + 0.0.4 + 0. a.5(400) 1000 = —————————— 1 . a.5+0.c + ch 100 + 200 + G . Diketahui : C = 0.5 G = 1.110 10 3.186 = 354 e.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . c = —— = ———— = —— = 0.0.5 /\C 100 .30 + 0.30 + 0.

375 + 30 + 20 = 134.CE = 0.6+120 = 0.mekanisme pasar bekerja secara otomatis . employment. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .20 = 73.adanya pengerjaan penuh .(0. TxE. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a. cadangan devisa.375+50) + 20 = 84. Jenis pasar makro a.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .134.Perlu campur tangan pemerintah 3.375) .6YE+50) + 20 = 0.64YE = 150 YE = 234. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .375 SE = YD . dasar penukaran. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum. unemployment d.6Y+50)0.36Y + 150 0.6(0. CE.60YD + 20 = 0.6. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.75 CE = 0.6(234.84.Tx = 0.375 TxE = 0.375) . Klasik .375 = 56.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.4Y-20) = 0. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.25 2.4Y + 20 = (0.60YD+120 = Y + 30 . Keynes .4(234.234.0.harga fleksibel b. volume uang c.6Y + 50 = 0. GDP b.6(0. 4.36Y + 30 + 120 = 0.4YE = 0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .6 Y + 50 .375 = 0. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.

b. Pendekatan penerimaan. 3. RT perusahaan. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. 1. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. sehat dll. RT pemerintah. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. c. Pendekatan pengeluaran. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. RT luar negeri. tenteram. Pendekatan permintaan = penawaran b. laba.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . bunga. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. 4. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. a. upah dan gaji. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman.91 a. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda.

besarnya pengeluaran rutin. 9. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. b. 8. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. 6.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. 7. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = .—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.

cTx + cTr + I + G YD = Y .c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. c. b. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak.cTx . Menaikkan suku bunga.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. 2. Kebijaksanan pemasaran. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. 4. b. c.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . Devaluasi.cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . Kebijaksanaan harga. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY .Tx + Tr (1-c)Y = a . 3. Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. Deregulasi. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun.

o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. 7.4 Y L2 = 160 . 9-7-90 1.94 1-c /\Y c —— = . Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .40 + 0. bukan dari segi ekonominya.4 r = .4 r Y = ——— = 300 . Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.4 Y L1 = 0.4 r M = 200 Ditanya : a. Diketahui : I = 80 .4 Y + 160 . Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.40 + 0.—— 1-c /\Tx 5.4 . Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.4 Y 120 .4 LM -> L=M 0. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.10 r 0.4 r S = . GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8. 9.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja.

C = YD .95 IS = LM -> 300 .0267 8 = a + (-0. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.30) = 10 + 15 + 0.10 .250 8 = a + b.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.75 Y S = YD . 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .6(40) = -24 c.100 a = 10. 0.0. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.75 Y = 25 + 0. r berubah. C = 10 + 0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = . 100 = 300 .10.0267).40 + 0. a.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.67 .4 (15) + a = . d.75YD) = 0.4(100) + 160 . r ikut berubah.25YD .75 YD = 10 + 0.0.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b. ³ ³ 2.0267 Y e.75(Y + 50 .(10+0.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .

c. d. c. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. 24-7-90 1. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. a. Seq. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. Bila I = 150 ditanya Yeq e. 2). d. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). Menambah tranfer pemerintah atau 3). Investasi. yang berbentuk alatalat produksi. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. Memperkecil penarikan pajak. Average propensity to consume. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : .10 = 0.25(Y+50-30) . b.96 = 0. b.5 b. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. atau 2). 2. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. b. Agregate demand. Backward-Bending.25 Y . Diketahui : C = 0. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. e. melalui kebijaksanaan fiskal. 3. Yeq. Deflationary gap. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). atau 5). yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. melakukan kebijaksanaan moneter. Ceq. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang.

4 Y = 180 Y = 180/0.6 Y + 60 + 120 0.C = 450 . Yeq = C + I = 0. Seq = Y .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.S = 450 .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.4Y = 210 Y = 210/0. Ceq = Y .6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .97 a. Y = C + I = 0.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.6Y + 60 + 150 0.{0. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.

. 34.... 2 Ekonomi makro...... 48. 75 E economic analysis .... 3.............................. 26 Kebijaksanaan ekonomi makro............................ 61.............. 1 Ekspor Netto .......... 10 Celah inflasi .. 11........ 2........... 71 Kebijaksanaan konstrraksi .................. 71.................. 1 Import................. 64...... 4. 92... 62..............98 A analisis ekonomi agregatif ...................... 26... 4............ 10............. 74 applied economics.... 5 C celah deflasi . 66............ 53.................. 60..... 46.... 95 Equilibrium Analysis ................................ 55..................... 12 Angka pengganda..... 32 Full-Employment... 59. 84...... 82............ 48............... 73 ... 18 Keseimbangan intern .............. 34 Inflasi permintaan ................................... Keseimbangan intern Investasi ................ 26 Kebijaksanaan fiskal..... 12...................... 3........... 12... 1 ekonomi mikro .. 26 Kebijaksaan fiskal................ 32...... 13............. 25......... 9... 6. 6 faktor produksi tenaga kerja... 16..................... 7 B behavioral equation. 70.. 32 Inflationary gap ................. 32 corporate profit. 54.. 3 Bunga ....................................... 72..... 60. 53............... 10 internal balance ..... 4 Eksport ... 27.......... 34 Inflasi Penawaran ........... 3....................... 1 Ekonomi diskriptif ...... 97 K Kebijaksaan ekspansi .. 10 Faktor produksi kapital ............. 75.. 79........................................................ 38.. 67............... 7......................... 1 Ekonomi Yang Diterapkan .................... 56........ 57.......... 2 Inflasi ............................... 77.. 39... 1 economic theory............... 6 full employment saving.................................... 10 fungsi LM........ 47.............................. 4 Ilmu Ekonomi .. 2............................... 13.......... 3..... 13............................. 1.......... 78........................................... 2 hubungan kausal....... 5...... 58. 1 Average Propensity to Save ............ 31. 10 Angka Pengganda ... 9...... 55... 58............................... 10.......... 74.................... 25 H Harga surat-surat berharga................ 10...... 32 Inflasi Campuran ....................................................... 41........ 18. 46............ 10 faktor produksi modal ..... 2....... 59................. 11 celah inflasi .......Laba Perseroan D Deflationary gap............ 2..... 2 ekuilibrium.......... 3 Hubungan kausal ........ 26 Kebijaksanaan Moneter ..... 20. 9.. 13.......................................... 28................................... 3 Hubungan fungsional.................................. Keseimbangan intern.......................... 1 Anggaran Belanja Negara................... 56.. 1 I identity .................................. 23 Keseimbangan ekstern ... 35 Inflasi penawaran ... 9 equilibrium conditions equation ....... 80.......................... 54....................... 56.... 18 kesempatan kerja...... 18 APC ...... 92 general equilibrium ........ 1 disposable income. 34. 72... 1 ekonomi makro ............ 97 descriptive economics ................ 23 G gaji.................. 11 fullemployment ................. 15.................. 71... 32...................... 43.. 3 external balance ............... 53..... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam .............. 67 Inflasi campuran. 56 kesamaan.

.. 22 Permintaan uang untuk transaksi ..... 6 ................... 4 Pengeluaran Pemerintah........ 58. 91 Pasar komoditi . 42.......... 18........ 52... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ..... 3 Persamaan perilaku ........ 14 Pasar barang ......... 5..... 72..................................LM............................. 2..... 5 Laba perusahaan perseorangan ............................. 10. 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga. 20 kurva IS .................. 56. 16 O Open Market Operation ............................................. 65 kurva IS-LM...... 36.. 3 Permintaan akan tenaga kerja ........................... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ............ 77............................... 6... 3..... 72............... 3 Pengeluaran Investasi................................... 27 kurva permintaan investasi ...................... 10 P Pajak............... 30 Kurva Permintaan Agregatif .................. 55...... 39 Laba perseroan ......... 22 Pendapatan Nasional.. 10 macro economics ................ 68............................ 61. 73.................... 80 KURVA IS..... 64......... 5.. 71............................................ 25........... 4............ 3 Penawaran tenaga kerja....................................... 2.. 43... 59...................... 7.............. 30 Kurva IS ................ 52. 10 Rediscount policy......... 81 Pasar uang .... 20 Perekonomian tertutup ... 20 Permintaan akan surat-surat berharga..99 kurva (AgD ................ 56.... 8...... 4............................. 3 Penawaran uang ................ 5 M Macam faktor produksi .... 59..... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal .... 23 Operasi Pasar Terbuka ............. 9.................. 9 Pengangguran............ 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal............. 53. 92 profit........... 78............................. 61...... 93............................ 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio................... 80 Kurva L-M....... 4 Produk Nasional.......... 95 Pajak yang built-in flexible..... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ...... 53................................. 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga............ 5 R Reallocation of resources ... 67.... 13.... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri .......................... 22 Penawaran surat-surat berharga ................. 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ... 22 Kurva pajak yang built-in flexible .......................................... 7 MPC . 61...... 76 Kurva LM.. 12 penmawaran akan uang......................................... 5 proprietors income .. 23 Rumahtangga Keluarga.... 14 Pajak yang Built-in Flexible..... 25................................... 63. 56................. 55... 23 Penyusutan .. 65.............. 6 Rumahtangga perusahaan ............... 22 L Laba.... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi. 62............................... 75...................... 23 Over employment ... 20............................. 23 KURVA L-M ......... 2 Pasar Modal ............. 4 Pengeluaran konsumsi ... 59........... 2........... 77................... 20..... 5................................... 1 macroeconomic policy ............. 3 Produk Naional .... 58.... 22 Permintaan uang untuk spekulasi................ 48... 39............ 70........................ 12..... 2.......... 2....................... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.................... 3 Pasar Tenaga Kerja ................................... 25.................... 71............................ 53........... 94 Multiplier ..... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ...... 69......... 58................ 23 Marginal Propensity to Save ................... 45.......... 14 Kurva Penawaran Agregatif.......................

................................................ 39................................. 16 Transfer Pemerintah........................... 16 Transaksi kredit........... 12 Transfer perusahaan ................... 20................... 23 Sewa................ 32 Transaksi Debit ... 58...... 39 Upah nominal.... 3 V Variabel eksoegen......... 6 W wage .............................................................................. 15.... 7............... 46...100 S salaries......................................................................... 1 Teori kuantitas uang.............................. 6 variabel eksogen.... 64........................ 86 Selective Credit Control................... 10 Upah............................................... Gaji Saving ......... 47.... 2... 5 U Uang giral.................................... 66. 48......................................................... 53......... 4 Subsidi perusahaan......... 43 Uang kertas .............................................. 82............................... 2 Under Employment ........ 14 Teori ekonomi... 3................. 2........ 71..................... 4................. 2 uang logam.............................. 3 Upah riil ........ 6 variabel endogen ............... Upah ...... 5 T Taxable income level ......