1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Ekspor Netto (X .M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. b. Tingkat Kesempatan Kerja d. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. c.4 II. Pendapatan Nasional b. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. d. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. PENDAPATAN NASIONAL 1. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Produk Nasional c. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut.M) 3. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Tingkat Harga e. c. Bunga (Yi) .

Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Penyusutan. 1). Laba perseroan atau corporate profit. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. d. o0o . b.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Transfer perusahaan. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. c. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. d. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. 2).

Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. Rumahtangga perusahaan .Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. .faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. pemerintah dan luar negeri. sederhana. . Variabel endogen. sewa. 2. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. Rumahtangga Keluarga . . sisanya ditabung.faktor produksi yang dibeli. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a.upah. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. yaitu seifatnya. bunga dan sewa untuk konsumsi. perusajhaan lain. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . .Barang tersebut dijual ke konsumen.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. 3.6 III. b.

= Cn/Yn 5. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save).a dimana : S = saving = penabungan 6. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . Fungsi Saving Saving = penabungan. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). S=Y-C = (1-c)Y . yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. Fungsi Konsumsi.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. APSn = Sn/Yn 7. Hubungan antara MPC dengan MPS.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Pendekatan dinamik. 2. maka : /\Y = k. b. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer.9 IV. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3./\Y k = /\Y / /\I . Macam Analisis Dalam Perekonomian a.

Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b.75(240) = 200.75(280) = 230. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . kualitas dan kuantitas faktor produksi. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. 8. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. under employment dan over employment. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Y = 160+240 = 400 1-0. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. investasi mula-mula 40. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Pendapatan nasional mula-mula 240. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). 7. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40).MPC MPS 5. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). maka C = 20 + 0.75Y. maka Y = 200 + 80 = 280. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah.75 6. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S).

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5. kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c. Angka Pengganda a. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .C YD = Y + Tr .ct) (1-c+ch 6.chY maka .Tx C = a + cY + cTr . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .ct . Fungsi Saving S = YD . kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e.15 4.

insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. f). 2). SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1.i.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Ekspor f.f (cost \.16 VIII.b. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Impor f.o. e). tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita.b. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia.o. b. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a.b. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. b). kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. . Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Macam-macam Pos NPI 1). d). Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain.o.o. Ekspor f. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. Ekspor c. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. c).o. c. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).b.

entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. 5). kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. Penananam modal langsung 6). b).b. c). asuransi. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. kredit jangka panjang / pendek.17 Nilai impor f. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport.o. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. perjalanan oleh swasta dan pemerintah. wisatawan. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). d). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. 3). kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. 8). 4). Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. o0o . meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri.

kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a.18 IX. Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b.

o0o . Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama.19 perekonomian.

Tx.20 X. Dalam analisa IS-LM. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. I. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Y. Misal : I = 80 . Pasar barang (commodity market) b. Tx. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Istilah Lain Pasar Komoditi a. Perekonomian Tertutup Sederhana C. X. S. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. I. Tr dan G 3. S. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Y. S. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. investasi (I) sebagai variabel eksogen. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. NM. Variabel-variabel Ekonomi Makro a.

21 5. Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana . C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .

Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. antara lain dengan cara : . Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. 5. 3. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. 4.22 XI. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. khususnya surat obligasi. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Motif transaksi (transaction motive) b. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga.

Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. yaitu membeli surat-surat berharga. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum.b dan c disebut quantitative credit control. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. di pasar bebas. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). khususnya surat obligasi. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. b. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. d.23 a. sedang d disebut qualitative credit control. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. c. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. Cara a. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Tindakan ini disebut open market buying. 6. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. defisitnya neraca pembayaran. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank.

k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M .L2o .24 M .M L2 0 Y 0 L2.

Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 .25 XII.

Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Contoh variabel instruemen : a.26 XIII. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. . Kebijaksaan fiskal b. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Tx dan Tr. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Tx dan Tr 2. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian.

I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran . Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.

Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). b. inflasi tarikan permintaan. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. a. b. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. demand inflation). yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Bila investasi sebesar I1. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga saat tersebut tg < BOYf. Inflasi penawaran (cost-push inflation. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Inflasi permintaan (demand-pull inflation.32 XV. Inflasi campuran (mixed inflation). Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. supply inflation) c. . 2.

Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga sebesar tg < EOYf. harga sebesar tg < BOYf. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi).3. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. maka harga jadi tg à 2. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). Bila investasi sebesar I4. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. c.33 Bila investasi sebesar I3. LM1 LM3 IS2. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun.

34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Pendapatan nasional mula-mula Yf. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. Mula-mula harga sebesar H1. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2.. kurva penawaran AgS1.. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Inflasi Campuran . r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif.

35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 . o0o .H3 (terjadi inflasi).AgS3 maka harga akan naik dari H1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .

Kediri. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. DR (1982). BPFE. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. Liberty. Yogyakarta. Yogyakarta. 51 hal. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. o0o .(1983). 241 hal. ___________________. Kediri. MBA. TUTUT DWI SUTIKNJO. 223 hal. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. IR (1986). SOEDIYONO R. 172 hal. Liberty. IR (1991). DR (1984). Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Yogyakarta. -------------------. Ekonomi Makro. 69 hal.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang.75 Y + 20 milyar rupiah b. Untuk pengendalian perekonomian. Diketahui : a. 110 milyar. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. besarnya konsumsi sebesar Rp. Soal : a. Carilah fungsi konsumsinya b. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. mengapa demikian ? 4. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. 3. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. mengapa demikian ? 6. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Mengapa demikian ? 5. 95 milyar per tahun. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Dalam perekonomian dua sektor. b. Untuk menghitung pendapatan nasional. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . 100 milyar. 120 milyar per tahun. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. mengapa demikian. Diketahui : a. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8.

800. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Saving c. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. berikan uraian ! 3.000 150. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.000 750. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. Impor keadaan tersebut di atas.000 Ditanyakan : a.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0.000 Laba 100. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. nilai total penjualan barang-barang akhir b. Jelaskan e.000 Upah 200. B dan C. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil.000 250. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.000 350. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR.000 800. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Pendapatan Nasional f.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. Neraca perdagangan 4. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 1.000 800. Konsumsi g.

2. 1. PErtumbuhan ekonomi 3. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Economic Theory b. John Maynard Keynes (1930) 2. pilih satu yang benar. Pengertian ekonomi makro d. yaitu kebijaksanaan makro. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Thomas Aquinos (1270) c. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. Applied Economics e. Ekonomi Perusahan e. Micro Economics c. Fransois quesnay (1758) d. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1.40 5. Ekonomi Internasional b. Kerjakan dengan percaya sendiri. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Definisi ekonomi makro 5. merupakan : a. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. deflasi ekonomi c. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Aristoteles (350 SM) b. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. devaluasi ekonomi b. Kegunaan ekonomi makro c. a. depresi ekonomi d. Macro Economics c. Ekonomi Perencanaan c. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Descriptive Economics 4. Pelaksanaan ekonomi makro e. 3. SOAL I. depresiasi e. Persoalan akselator . Adam Smith (1776) e. Ramalan suatu perekonomian d.

Harga-harga yang fleksibel c. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. a. stok kapital tetap c. Gross national Product b. Mekanisme pasar secara otomatis d. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Neraca perdagangan barang e. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. elastisitas e. ekspor netto e. Pasar b. Investasi b. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. pendapatan nasional bruto 10. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. yaitu : a. Konsumsi b. Disposapble income 9. perubahan pendapatan b. 910 c. Hukum Say b. 760 14. Permintaan c. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Net National Product c. 7. Penawaran d. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. 900 e. Kualitas tanah yang tersedia d. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Personal income e.41 6. neraca jasa-jasa 15. Investasi c. Benda-benda modal yang tersedia e. sikap berhemat e. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. stok aktiva lancar c. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Neraca pembayaran internasional c. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . 1100 d. perpajakan 13. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. fungsi produksi 8. Transaksi dagang b. Hutang d. 1250 b. stok kapital d. National Income d. Memakai dasar pertukaran barter 11. Memakai dasar pertukaran uang e. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Investasi bruto e. Pengeluaran pemerintah d. investasi netto 12. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi.

PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . ekonomi internasional 18. applied economic b. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. PNB adalah ukuran moneter b. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. tahap klasik dan tahap Keynesian. fungsi pendapatan nasional c. Simon Kuznets e. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. lapangan kerja e. rumah tangga d. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. pengertian ilmu ekonomi d. pemerataan b. Ekonomi terapan e. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. Ekonomi Internasional 17. ekonomi diskriptif e. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. stabilitas c. c. Ekonomi makro d. lembaga keuangan b. definisi ilmu ekonomi e. Tucker d. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. tujuan pendapatan nasional 23. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. mikro ekonomi d. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. ekonomi diskriptif b. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Boisgillebert b. lembaga ekonomi c. lembaga sosial 21. sasaran pendapatan nasional b. Petty c. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. yaitu tahapan fisiokrat. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. pemerintah e. maksud pendapatan nasional d. manfaat pendapatan nasional e. Leon Walras 22. Ekonomi mikro c. pertumbuhan d. macri economics c. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Tahap klasik menelorkan : a. fluktuasi 20. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. intensitas.42 a.

Penabungan c. Uang giral b. sistim giro . Tujuan pendirian bank : a. untuk spekulasi 32. Milton Friedman d.43 e. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Teori keuntungan komparatif dari J. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. untuk mencetak uang e. sebagai perusahaan 33. 28. YE = ——————— e. sebagai pengukur nilai c. Investasi e. Uang kartal c. untuk menstabilkan perekonomian d. S = I c. untuk mencari laba b. sebagi alat penukar b. sebagai satuan penghitung d. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. IPeDa 27. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. YE = —(a+I) 1-b I + X . Near Money e. Cukai d. R. MPO e. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. sistim deposito b. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. sebagai penimbun kekayaan e. Uang 31. Ekspor d. Autarki b. Merkantilisme b. A. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Konsumsi b. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. YE = ————————— s+m 1-c 26. pajak 29. YE = C + I b.So . S. Teori Heckscher. Pembangunan ekonomi 30.Mo a + cTr . Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Economic Welfare d. Uang kuasi d. Brumberg e. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Pajak perseroan b. Duesenbery 25. Keynes b. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Ando c. Mill e. Keseimbangan neraca pembayaran e. Protensi c. pajak pendapatan c. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. 24.cTx + I + G d.

What to procudt d. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. Full employment c. Development II. kebijaksanaan ekonomi makro d. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. bujukan persuasif 37. sistim cadangan pecahan d. kebijaksanaan moneter b. 2. kebijaksanaan ekonomi internasional e. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat.44 c. mengatur kestabilan nilai rupiah b. perencanaan ekonomi 35. kebijaksanaan pemerintah c. hal ini dinamakan : a. memelihara kestabilan nilai rupiah d. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. ---Selamat mengerjakan--- . kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. seabagai penguasa moneter e. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. menjaga kestabilan nilai rupiah c. 4. 3. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. sistim nisbah cadangan 34. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. Negara Indonesia. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. 1. sistim berimbang e. Efisiensi b. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. khususnya bidang ekonomi. For Whom e.

Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 4.2 Y. 200 milyar. 7. 8. 290 milyar. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. namun perubahannya tidak proporsional.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. namun tidak bersifat netral. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. konsumsi C = 150 + 0. 5. Apa yang dimaksud berimbang. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. 1. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . 6.8 Y. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian.40 + 0. 1500 milyar. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 3.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis.

100 milyar per tahun b.8 r Fungsi konsumsi : C = 0.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. Pendapatan nasional equilibrium b. Diketahui : a. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a.Spekulasi L2 = 160 . Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp.S O A L : a. Impor equilibrium d. a. Harga minyak semakin lama semakin turun. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 25 milyar ? 3. 300 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Permintaan uang untuk: .5 YD. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Saving equilibrium c. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. besarnya konsumsi sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. 120 milyar per tahun. Carilah fungsi konsumsinya b. 105 milyar. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Neraca perdagangan equilibrium 2.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.8 Y . Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. 1000 milyar. 4. 110.

120 milyar per tahun.8 Y . besarnya konsumsi per tahunnya Rp.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. 1.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 110.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.47 1. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.spekulasi L2 = 160 .8 r . Carilah fungsi konsumsinya b.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. besarnya konsumsi sebesar Rp. Saving ekuilibrium c. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 25 milyar ? 3. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : a. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. 200 milyar. Permintaan uang untuk : .SOAL : a. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.5 YD. b. 100 milyar per tahun. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4.Fungsi konsumsi : C = 0. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. Harga minyak semakin lama semakin turun.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Pendapatan nasional ekuilibrium b. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 105 milyar. 1000 milyar. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. Konsumsi ekuilibrium e. Impor ekuilibrium d. a. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 1986/1987 . Neraca Perdagangan ekuilibrium 2.

4 Y . Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Saving ekuilibrium 2. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. Konsumsi ekuilibrium d. Apa yang dimaksud Consumption. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. 5. investasi dan pengeluaran pemerintah . Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. 3. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 4. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. uraikan dengan singkat dan jelas.

Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor.49 4. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. 3. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang dimaksud pajak langsung. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. . 7. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. 2. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. 7. 4. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 8. 9. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 6. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. 8.

Jelaskan arti.00 WIB DOSEN : IR. 2.40 + 0. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Nilai saving. Comodity market dan Money market d. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.10. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan.1500 + 0. jika Y = Yeq c. b.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0.05 Y Hitunglah : a. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.50 .12. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . Autonomous investment dan induced investment b.4 r S = . 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. Mengapa ? c. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a.25 Y I = 900 + 0.30 WIB DOSEN : IR.30 . Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .4 Y . 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Nilai APS.

Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e.51 L2 = 160 . UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. tidak boleh kerja sama.2 Y . Tetap. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Dari soal di atas.75 YD + 20 mrp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. d.4 r M = 200 PErtanyaan : a. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.20 mrp. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. 1988/1989 .f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. Berapa saving keseimbangan d.2 Y Ditanya : a. Tx = 0. f. Berapa pajak keseimbangan 2. Berapa konsumsi keseimbangan c. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . Berapa tingkat bunga keseimbangan c. Berapa impor keseimbangan e.

Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. KG. Jika fungsi pajak Tx = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 4. Pertanyaan : a. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. 2.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. 3. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Ceq jika Tx = 0 b. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Ceq dan Txeq c. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 2. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Berapa KI. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. KG. KC dan kTx pada pertanyaan b 1.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq.

Marginal propensity to Consume e.75 YD b. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Transfer pemerintah Tr = 50 c.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Kebijaksanaan fiskal b. diketahui : Investasi (I) = 80 . Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.40 + 0.4 r Saving (S) = .1 d ) di atas ! 2. Bila diketahui : a. Kebijaksanaan moneter c. Gambarkan dari semua soal (1 a .4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Inflasi d. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.

Investasi b. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Bila konsumsi ditambah 30. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Average propensity to consume d. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Kegunaan ekonomi makro c. Bila investasi berubah menjadi 150. Backward-bending e. Apa yang saudara ketahui tentang : a.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. diketahui : C = 0. Tabungan keseimbangan c. Deflationary gap 2.. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Pengertian ekonomi makro e. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Pelaksanaan ekonomi makro d.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Apabila dalam suatu perekonomian. apa yang harus anda lakukan. Konsumsi keseimbangan d. Pendapatan nasional keseimbangan b. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Agregate demand c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu.

EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. . TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .. MPS.... . Konsumsi (C). ? d. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). 200) milyar rupiah. besarnya konsumsi sebesar Rp.. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . surplus anggaran Pemrintah = . 100 milyar. a... 2.. MPC terhadap Yd = .. 160. 120. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH...... 980 160 754 65 185 . ————————————————— a. 120 milyar pertahun. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. .. Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. tabungan (S). Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b.. Carilah fungsi konsumsinya.. Diketahui : a.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b... (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara.... 1. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. 140.. Pertanyaan : a. . MPC . ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut... 960 155 742 65 185 .. ? c. 1.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. 180. b. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp.55 2.. ? B.... 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. 95 milyar per tahun. 1000 165 766 65 `85 . 110 milyar. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pada pendapatan nasional seimbang. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). b..

Inflasi d. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Kebijaksanaan fiskal b.75 YD + 20 Tx = 0. Pasar barang dan pasar uang. --. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. c. --. Diketahui : C = 0. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium.56 a. Deflationary Gap g. Y b. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.2 Y .0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. S ekuilibrium 3. Apa yang saudara ketahui tentang : a. 2. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Marginal propensity to consume e. Kebijaksanaan Moneter c. C ekuilibrium d. Ekspor free in Board.

apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Tabungan nasional keseimbangan e. Investasi keseimbangan d.57 ========================================== 1. 4. 3. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. 2. Ilmu Ekonomi b. Pendapatan nasional keseimbangan b. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Pasar Tenaga Kerja . Konsumsi nasional keseimbangan c. Ekonomi Makro c. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. a. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. a.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU.

.. Fungsi Konsumsinya b.. 2. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c... 5 10000 6100 7900 ... Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 .. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d... 3 4000 2500 7900 ... ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. Pendapatan nasional keseimbangan d. 4 7000 4300 7900 . Jika pajak berubah jadi 600. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Tulis fungsi konsumsinya c..75 Pajak = -20 + 0. Tabungan keseimbangan e. 2 2000 1300 7900 .... berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang ... Isilah tabel yang masih kosong b. Kebijaksanaan moneter.. Menurut saudara.. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3........... Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e.....2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a.58 d..

Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Kebijaksanaan fiskal c.10 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Fungsi konsumsinya b. Deflationary gap d. Pajak (Tx) = 0. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Marginal Propensity to Save e.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jelaskan pengertian berikut : a. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Full employment.6 Pajak = .8 Yd + 30 mrp. Pendapatan nasional keseimbangan d. Kebijaksanaan moneter b. . Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.2 Y mrp Investasi (I) = 200 .25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Tabungan keseimbangan 2. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. 2). Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. jelaskan variabel yang Saudara ketahui.c = (MPC). Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. a).61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Saudara diminta menghitung : 1). s (MPS).1. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4).25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. 2. APC.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 .4 r Saudara diminta : 1). Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. 40 milyar. APS dan k b). Benar/salahkah pernytaan tersebut. ----pam---- . Besarnya saving equilibrium 2). 2 dan 3 tersebut. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". 2. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. III. Besarnya konsumsi equilibrium. 200 milyar. 3).4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp.6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. . 3). dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. SOAL I.

Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. 1. Fungsi impor M = 20 + 0. X = Nilai ekspor. II. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. M = Nilai Impor). Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. 2.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 80 milyar. I. Monetary policy 2. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. 3. 225 milyar. C = Pengeluaran Konsumsi.2 Y. 200 milyar. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Fiscal policy c. pasar uang. I = Pengeluaran Investasi. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Gejala ekonomi makro b. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. Apa yang Saudara ketahui tentang : a.

Yeq = [1/(1-c)](a + I) b.63 1. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. 6. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Saudara diminta : a. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. Didalam sistem perekonomian terbuka . Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. 2. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. 2. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Benarkah pernyataan di atas. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. b. 5. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. a. SOAL 1.

Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Marginal propensity to save c. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Diketahui : a. fungsi konsumsi C = 0. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Kebijaksanaan fiskal d. Pada periode tahun berikutnya. Ditanyakan : a. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Variabel endogeneous b. Pendapatan Nasional b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. b. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Jelaskan !. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Back word bending 2. Impor e. . konsumsi serta tabungan pada tahun pertama.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Saving c. Neraca perdagangan f.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Konsumsi d.8 Y + 25 milyard Rp. Pada tahun pertama.

3.65 b. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Berapakah besarnya pengeluaran. 4. konsumsi (C). b. 3. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1.LM. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. investasi (I) dan tabungan (S) : a. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium".70 YD + 20 milyar Rp. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. . Gambarkan. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Pertanyaan : 1. pasar barang dan pasar uang. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . hitunglah besarnya pendapatan nasional. Jika dalam perekonomian diatas. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. investasi. 2.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 2. Keseimbangan pasar tenaga kerja. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a.

KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Uraikan dengan singkat tapi jelas. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. b. 3. e. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a.05Y Hitunglah : a.25Y I = 900 + 0.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Nilai saving. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. d. Mengapa ? c. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Nilai APS. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. jika Y = Yeq c. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Comodity market dan Money market. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Jelaskan arti. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. . TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. c. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. 2. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. b. Autonomous investment dan induced investment. b. khususnya dalam Pasar Barang.

67 2. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Terangkan ! 3. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. KI = /\ Y ____ /\ I 2.1 Y + 5 milyar rupiah. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . untuk : 1. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . b. konsumsi serta tingkat pajak ? c. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. Pertanyaan : a. b. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi.

yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). III. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. a. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Excess Demand b. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Uraikan dengan singkat dan jelas. Kebijaksanaan Fiskal c. Full Employment dalam perekonomian d. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan.1 Y + 5 milyar rupiah. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Inflationary Gap. II. jika pajak pendapatan masih nol. Pertanyaan : a. konsumsi serta pajak IV. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). b. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Khususnya dalam pasar barang. b. Marginal Propensity to Consume e. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. -------OOO------- . Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah.

..... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d........ Di bawah ini data GNP (Y)..... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = ... 300 250 100 . ? e.Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0... dan investasi (I). --------------------------------------------------------b... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut. a. ? III. 350 275 100 ..69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ...KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA....6 Y I = 300 ... 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I.... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y . Aggregate Demand = .. Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f... Konsumsi (C). 150 175 100 ..) c. dan bagaimana cara-cara penanganannya?II................) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = ... Jika GNP = 300... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ..... 400 300 100 .......600 r G = 700 Md = 0...3 Y .. 200 200 100 ..... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi.600 r Ms = 350 ... Lengkapilah data Tabungan (S)........ 250 225 100 ..1...

Bila diketahui : a. a. Investasi (I) . Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Fungsi konsumsi C = 10 + 0.Uraikan dengan singkat dan jelas. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . b. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . III. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Khususnya dalam pasar barang. Pengeluaran pemerintah (G) . IV. b. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Jelaskan pula dalam gambar saudara.75 YD b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. IV. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. II. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik.

Marginal Rate of Taxation i. c. b.4 r e. Marginal efficiency of investment j. Marginal propensity to consume e. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Investasi (I) = 80 . Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1.4 Y c. Full employment dalam perekonomian h.40 + 0. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. . -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud.4 r b. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap.71 a.0. Diketahui : a. Kebijaksanaan moneter c. inflasi d.4 Y d. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Saving (S) = . Kebijaksanaan fiskal b. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Deflationary gap. c. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Hitung full employment savingnya b. Excess demand g.

140. a. b. 2. 4.00 CATATAN : . Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. a.. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. -------------------------------------------------------------- ..75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b... 160. a. MPS.. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C).. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b.15.. 960 155 742 65 185 ..72 d. 200) milyar rupiah.. Lengkapi jawabanm dengan grafik. 120. tabungan (S) MPC. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).00 . 180. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13.. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. Konsumsi (C)... Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 1000 165 766 65 185 . Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 980 160 754 65 185 .

.........*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.. Perpajakan yang built-in flexible d... a.. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b...... .. 4... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13......... Efek Pigon (Pigon effect) b... 2...00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.. .00 ..) (dalam juta rp.. ..000 .. ... 4. istilah-istilah di bawah ini a... Pada pendapatan nasional seimbang....... Paradok hemat (Paradox of thrift).... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.. surplus anggaran pemerintah = .. 3. 4. . 2... Gunakan grafik pada jawaban saudara.000 ....... Pendapatan nasional seimbang pada Y = .....8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp... 2... ..? c.... .500 ... .) 1... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula.500 ... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp........73 a.. 1.... b.? d...? 3... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut.... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi...000 ... Jelaskan dengan menggunakan grafik......15..... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara. Efek Keynes (Keynes effect) c...... ----...500 . pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.500 .... MPC terhadap Yd = .....

75 Pajak = -20 + 0.2.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. c. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d.2 Y Investasi = 200 . Diketahui : a.75 Y b. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.15 Y d. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 .10 Y e. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. b. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.5 r dan f.74 a. c. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4.5 r c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Kebutuhan uang untuk transaksi 0. b. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. Jika investasi (=I) = Rp. Pengeluaranm untuk konsumsi.2. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. C = 50 + 0.

tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. III. Tabungan keseimbangan e. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. Fungsi disposable income (pendapatan . Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). I = 114 + 0.siap pakai) c. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a.1 Yd .8 R c.7 Yd b. Pigon effect b. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. C = 68 + 0. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** .25 Y b. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Jelaskan. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e.keseimbangan d. II.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. diketahui : a. Jika investasi berubah menjadi 400. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = .10 R c.Tx + Tr f. Fungsi konsumsi. Pada pasar barang. Fungsi konsumsinya b. apa yang saudara ketahui tentang : a. Pendapatan disposable Yd = Y . Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Pendapatan nasional .

250 milyar. tingkat tabungan nasional Rp. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.000 milyar. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.0. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. 3.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. 200 milyar.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp.8 Yd + 20 Milyar rupiah.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Gambarkan semua variabel tersebut. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. 2. 1. Pada saat pendapatan nasional Rp. Investasi (I) = . jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . 500 milyar. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. 40 milyar.500 R + 100 Milyar rupiah. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. .25 Y. 400 milyar. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. hitunglah : a. Pajak (Tx) = 0. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Gambarkan kurvanya.UNIV. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".

77 b. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b).UNIV. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. b. . 4.28. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Pada saat ini. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. dan T = 0. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Diketahui : C = 85 + 0.

Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.8 Yd + 3 mrp.1.2.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.5 z = 0. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Pajak (Tx) = 0. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen.10 r + 200 mrp. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . 3. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92.2 Y Investasi (I) = . hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.90 t = 0. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. maka : b. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik". Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Dalam keseimbangan IS-LM.1. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . 4. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.78 2.2.

BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. berapakah konsumsi. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang.600r . c.1Y + 5 Milyuar Rupiah.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. I = 20 Milyar Rupiah. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya.UNIV. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. C = 0. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya.6YD I = 300 . d. Pertanyaan : a. 2. diketahui : C = 230 + 0. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca.8YD + 5 Milyar Rupiah. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. PETUNJUK : 1. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. Hitung besarnya konsumsi. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA.4 Milyar Rupiah. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). b.

Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. Hitung besarnya pendapatan. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. b. . tingkat harga serta output riil. penawaran agregatip. 3. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. Ilmu Ekonomi d. c. Pertanyaan : a.3Y . Kebijaksanaan moneter . 4.6r (Md = permintaan uang). tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. berapakah pendapatan.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. Pasar Tenaga Kerja e. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. jika terjadi kenaikan pada : a.1. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Jumlah angkatan kerja. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. apa yang terjadi pada permintaan agregatip.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. Ekonomi Makro sanaan fiskal c.Kurva IS yang berkemiringan negatip .

4 7000 4300 7900 ... Isilah tabel yang masih kosong b.... Menurut Saudara.......81 5........ 3 4000 2500 7900 .*** ------ . 5 10000 6100 7900 .... apa sistem perekonomian pada soal di atas. Tulis fungsi konsumsinya c... 2 2000 1300 7900 ... Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. ----... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 . -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a....

Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. tenaga buruh. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. b. 7 MEI 1985 1. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. . Ekonomi modern a. b. c. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. d. c. d. Tingkat harga biasanya tegar. Tingkat harga dapat flexible. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. dan faktor-faktor produksi lainnya. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Tingkat employment dapat berfluktuasi.

jadi 95 = a + 0. Dua cara pendekatan sama. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal.75 Y b.25 Y = 20 Y = 20/0.75 Y 0. rasa sehat. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. a. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.83 2.75 /\Y 120 .75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. 4. 5. 7. 6. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut.75 Y Y = 20 + 0. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. 3. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. tabungan menyediakan dana untuk investasi. begitu pula sebaliknya. a.95 15 b = — = ———— = — = 0. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. C = a + bY /\C 110 . sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100.25 = 80 8. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. Y=C+I . Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. untuk barang komplementer seabaliknya.75(240) + 20 = 200 c. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Jumlah konsumen di pasar 3). Tehnik produksi 2).84 = 0. Bila harga naik. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Selera atau preferensi konsumen 2). Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). Jumlah penjual di pasar 6).75 Y + 20 = 0. S = Y . b. Harga sumberdaya 3). dan sebaliknya. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan.25 = 240 b. C = 0. Harga barang lain yang berkaitan 5). Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). yang menyebabkan berubah antara lain : 1). Bila harga naik. Harga barang-barang lain yang berkaitan. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. 5 JULI 1985 1. sebaliknya bergeser ke kiri.C = 240 . kurva permintaan bergeser ke akanan.75 Y + 20 + 40 0. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera.25 Y = 60 Y = 60/0. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Kebijaksanaan pemerintah . barang inferior sebaliknya. 4). Faktor-faktor lain berubah. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. b. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Pendapatan uang para konsumen 4).200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985.

7 Y = 355 Y = 507.43 f. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. Dari kedua teori tersebut. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas.5 Y + 200 + 100 .2Y) = 355 + 0.I. Pendapatan nasional b.2(507. Impor e.57 c.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a. Konsumsi d. Diketahui : C = 75 + 0. C = 75 + 0. C.14) = 121.121.14) = 328.14)} = 200 + 100 S = 178. Jawab a. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. Saving c.S . 3.5(507. 2.M = 75 + 0. Y = C + I + X .3 Y 0.M = 100 . Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. b.14 b. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya.(20+0.43 e.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. berjaga-jaga dan spekulasi.43 = . M = 20 + 0. Neraca perdagangan f. Jelaskan. S + M = I + X S + {20+0.57 d.1.2(507.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0. X .

C 10. a. A 32. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. 1. A 17. B 35. B 13. 1. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.86 g. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. Harus meningkatkan ekspor. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. b. B 5. A 25. E 21. 1. 4. B 19.000+800. D 11. B 8.000+1. C 15. D 20. D II. C 3. E 29. B 27. . C 9.000 (200.000+150. 0 d. B 16. 1.000+750. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. c.000) 5. C 24. 26 JULI 1985 I. D 2. 2.000 b.000) c. C 31.000+250. B 22.800. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. E 4.800. E 36.000+350. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. D 6. C 23. B 12.000 f. A 14. E 33. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. D 26.000 (300.900. E 18. 800. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. 300.000+100. A 7. A 37. D 28.800.000 e. C 34. D 30. f. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. Peranan pemerintah : a.

5(400) 1000 = ——————————— 1 .40 + 0.3 Y = .3.67 /\Y 120 .1 = 800 b.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.0.180 = .1000 = 500 -c .M = 100 . M = 20 + 0.I . /\C 110 .100 + 180 = 600 e.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.c + ch 200 + 300 + G + 0 . a. JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.5 c.87 2.Mo 1.0.5 + 0. 1019.0. X .ct 2.5+0. 1000 + Rp.40 + 0.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.105 + a . Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .2 Y = 20 + 0.0.X + M = 800 .3. a.280 .2(800) = 180 d.67.25 = Rp.So .20 = ———————— 0. 19.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.0. 350 b.4 + 0.100 10 3.3(800) = 200 c.23 1-c+ch 1-0.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . /\Y = 1500 . a.5 /\t = . 25 = 19.105 15 C = a + cY 100 = 0. YE = ——————— 1 .25 milyar.5./\Y = ——— /\Tr = —————— . 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp. 19 JUNI 1986 I + X . c = —— = ————— = —— = 0.5+0.0. C = Y . S = .

Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0. Y = C = a + cY = 29.67 Y b.67Y = 89.8 r Y = 600 .85 c. b.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.Mo . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.8 r 0.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.So .160 + 8 r = 0. yaitu : 300 + 10 r = 600 .8 r 400 .88 a = 29. C Y 4.65 + 0. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.8 Y 240 + 8 r = 0.4 Y = 240 .6 Y + 80 + 160 . a.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. Sedangkan dalam arti luas. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.65 + 0.8 Y + 160 . 3 JULI 1986 I + X .65 C = 29.

a. a.5(400) 1000 = —————————— 1 . a.67 /\Y 105 .1(540) = 64 d.60 YD + 20 Tx = 0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0. 27 APRIL 1987 1.23 1-c+ch 1-0.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987. Diketahui : C = 0.65 b.ct 2.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . S = .438 b.0.1000 = 500 -c .0.3.30 + 0.0.0.c + ch 100 + 200 + G . C = Y .5+0.0.120 15 C = a + cY a = 29.S = 540 .5 G = 1.4(540) = 186 c. a.1 = 540 b.M = 200 .5 + 0. /\Y = 1500 .186 = 354 e.0. M = 10 + 0.5+0.4 Y = .3. Y = C = 89. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .5 c. /\Y = ——— /\Tr = ————— .4 + 0.30 + 0.3.1 Y = 10 + 0. 25 = 19.110 10 3.4 Y . YE = ———————— 1 .20 .89 1.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.10 = ———————— 0. c = —— = ———— = —— = 0.5 /\C 100 . X .

90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.adanya pengerjaan penuh .CE = 0.64YE = 150 YE = 234.375 + 30 + 20 = 134. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a. volume uang c.6Y + 50 = 0.75 CE = 0.36Y + 150 0.mekanisme pasar bekerja secara otomatis . employment.6 Y + 50 .25 2. Keynes .375 = 56.375 = 0.375) .0. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.6(0. Klasik .375 TxE = 0. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan. CE.Tx = 0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .375) .4YE = 0. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga. GDP b.4(234.234. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .6(234.6+120 = 0. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.6.permintaan agregat selalu = penawaran agregat . 4.20 = 73.6(0. cadangan devisa.375 SE = YD .84.60YD + 20 = 0.4Y-20) = 0.36Y + 30 + 120 = 0.harga fleksibel b.4Y + 20 = (0.375+50) + 20 = 84.6Y+50)0.(0. Jenis pasar makro a.6YE+50) + 20 = 0. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .134.Perlu campur tangan pemerintah 3. TxE. unemployment d. dasar penukaran.60YD+120 = Y + 30 .

1. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy.91 a. a. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. upah dan gaji. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. c. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pendekatan permintaan = penawaran b. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. tenteram. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . 3. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. laba.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . sehat dll. b. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. RT perusahaan. RT pemerintah. Pendekatan pengeluaran. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. RT luar negeri. 4. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Pendekatan penerimaan. bunga.

8. 7. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = .92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. 6. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . b. 9.besarnya pengeluaran rutin.

4.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. Devaluasi. Kebijaksanaan harga. b. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. 2. Menaikkan suku bunga. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a.cTx + cTr + I + G YD = Y .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . c. c.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a .c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a .c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . Kebijaksanan pemasaran.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . 3.cTx . yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. b. Deregulasi. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak.Tx + Tr (1-c)Y = a .

4 r M = 200 Ditanya : a.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja.4 Y L1 = 0. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak. bukan dari segi ekonominya.4 r Y = ——— = 300 .4 Y L2 = 160 . o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .4 r S = . 9-7-90 1.4 .4 Y 120 . apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.40 + 0. Diketahui : I = 80 . 9.—— 1-c /\Tx 5. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.4 Y + 160 . 7. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.4 r = .4 LM -> L=M 0.10 r 0.94 1-c /\Y c —— = .40 + 0.

d.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.75YD) = 0. 0.67 .4(100) + 160 .95 IS = LM -> 300 .4 (15) + a = .100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .30) = 10 + 15 + 0.75(Y + 50 . r berubah. C = 10 + 0. 100 = 300 .10 .0. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.75 YD = 10 + 0.6(40) = -24 c.40 + 0. r ikut berubah.C = YD .10. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.100 a = 10.0267).75 Y S = YD .10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.0267 8 = a + (-0. a.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 . ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.0267 Y e.25YD .75 Y = 25 + 0.250 8 = a + b.(10+0.0. ³ ³ 2.

Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). e. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). Bila I = 150 ditanya Yeq e. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. a. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). Yeq. melalui kebijaksanaan fiskal. Backward-Bending. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. d. Deflationary gap. 2. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. c. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. Menambah tranfer pemerintah atau 3).6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Seq.25 Y . Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. Ceq. b. c. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. 24-7-90 1.25(Y+50-30) . d. atau 5). b. atau 2). ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). 2). Average propensity to consume. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. b. Memperkecil penarikan pajak. Agregate demand.10 = 0. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_.5 b. 3. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas.96 = 0. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. yang berbentuk alatalat produksi. Diketahui : C = 0. Investasi. melakukan kebijaksanaan moneter.

Y = C + I = 0.6Y + 60 + 150 0.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. Yeq = C + I = 0.6 Y + 60 + 120 0. Ceq = Y .S = 450 . Seq = Y .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4Y = 210 Y = 210/0.97 a.{0.4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.C = 450 . /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.4 Y = 180 Y = 180/0.

........... 67 Inflasi campuran........... 23 Keseimbangan ekstern ....... 3.............. 20...................... 4 Eksport .............. 10 Angka Pengganda .......... 71...... 13.............. 10 faktor produksi modal .......................................... 1 ekonomi mikro ................................................. 9............... 28......... 75................... 9.......... 1 Import... 53. 97 K Kebijaksaan ekspansi ............................................ 3.. 34 Inflasi permintaan ........................... 70.... 1 economic theory.... 73 .......... 60........................ 2.... 71 Kebijaksanaan konstrraksi ...... 10 internal balance .. 72..... 61................. 7........ 34 Inflasi Penawaran ...... 53................................ 9.... 18 Keseimbangan intern .................. 78................ 12.. Keseimbangan intern Investasi ...................... 11 fullemployment .......... 18 kesempatan kerja............ 32................ 3........................ 46.... 1..... 10 Faktor produksi kapital ................ 7 B behavioral equation.. 11 celah inflasi ......... 3 Hubungan kausal ............. 1 ekonomi makro .Laba Perseroan D Deflationary gap..................... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro....................................................... 72...... 10........... 25 H Harga surat-surat berharga...... 32 corporate profit............................................ Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ..... 74 applied economics................. 4............... 13. 1 I identity . 18.... 60.... 23 G gaji.... 64.. 3 external balance ...................... 58....................... 43.......... 92 general equilibrium . 92.......... Keseimbangan intern............... 2.................. 2 Inflasi .. 6 faktor produksi tenaga kerja... 26............. 46.............. 10............. 1 Ekonomi Yang Diterapkan ................ 12... 59........... 67............... 2............................ 54.... 10 Celah inflasi ............................ 25.......... 79............................................. 2 ekuilibrium... 2.. 56 kesamaan..................... 47.. 82...................... 12 Angka pengganda. 1 Ekspor Netto ............ 1 disposable income...... 97 descriptive economics ...... 48....... 11..................................... 16.......... 4....... 34.. 32.............. 4 Ilmu Ekonomi ......... 55..................... 71........................ 32 Inflasi Campuran ....... 41........ 27... 48........... 26 Kebijaksaan fiskal.... 80.............. 55................... 1 Ekonomi diskriptif ........... 32 Full-Employment....................... 62.. 34........................ 13............ 5.. 31............................... 5 C celah deflasi ..... 2 hubungan kausal......... 66........... 13.......... 6 full employment saving.. 95 Equilibrium Analysis ...... 26 Kebijaksanaan fiskal............ 53.......... 18 APC .......... 59. 26 Kebijaksanaan Moneter ...... 3.. 10..... 3 Bunga ... 3 Hubungan fungsional............ 38.................. 56.................... 75 E economic analysis . 9 equilibrium conditions equation ................ 57.. 2 Ekonomi makro... 1 Average Propensity to Save ....... 1 Anggaran Belanja Negara...... 39...................... 54... 58...... 35 Inflasi penawaran .. 56....... 15. 74..... 56.... 84....... 6... 32 Inflationary gap ..98 A analisis ekonomi agregatif .. 10 fungsi LM.................................................... 77.........................

... 59.. 27 kurva permintaan investasi .. 55.......................... 91 Pasar komoditi ......... 2................................ 65 kurva IS-LM......... 48.................... 22 L Laba............... 52....... 20. 3 Persamaan perilaku ........ 30 Kurva Permintaan Agregatif ........................................ 71................................ 16 O Open Market Operation . 58.... 14 Kurva Penawaran Agregatif... 81 Pasar uang ..... 2..... 22 Pendapatan Nasional..................... 7......................................... 53.. 53. 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ............... 10 Rediscount policy............................... 67. 25................... 5 R Reallocation of resources ..... 52. 9 Pengangguran........................................... 1 macroeconomic policy ........... 10 macro economics ..... 13... 55...................... 63................................. 23 KURVA L-M ..... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga................. 2................... 4.. 39 Laba perseroan ....... 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ..................... 5........99 kurva (AgD .. 53............... 73. 93........... 5.............. 12........... 7 MPC ................ 30 Kurva IS ....................... 3 Penawaran uang .. 20 Perekonomian Tertutup Sederhana .... 2............................................................... 56................ 22 Permintaan uang untuk spekulasi...... 61............. 62......... 18... 4..... 23 Over employment .................. 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio................ 56. 77....... 2 Pasar Modal .........................LM.................... 23 Rumahtangga Keluarga... 23 Penyusutan ......................... 22 Permintaan uang untuk transaksi ................. 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi..... 20 kurva IS ......... 25.... 3 Produk Naional ................ 59............. 5 M Macam faktor produksi ........ 75............................................... 45........ 20 Permintaan akan surat-surat berharga......... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi . 80 Kurva L-M.......................................... 22 Penawaran surat-surat berharga .... 36.. 72........ 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga...... 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal.... 64. 69... 59................................ 9... 71.... 58............ 4 Pengeluaran Pemerintah........ 5 Laba perusahaan perseorangan ...... 14 Pasar barang ...... 3 Permintaan akan tenaga kerja ..................................... 10........... 92 profit...... 94 Multiplier ............... 3 Penawaran tenaga kerja............. 61...... 43......... 3......... 3 Pengeluaran Investasi................................................. 77... 23 Marginal Propensity to Save ... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi....... 20................................................. 80 KURVA IS.......................... 6 Rumahtangga perusahaan . 4 Produk Nasional... 12 penmawaran akan uang.. 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ........................... 3 Pasar Tenaga Kerja .... 20 Perekonomian tertutup ..... 72..... 10 P Pajak....... 14 Pajak yang Built-in Flexible... 65.......... 68.... 78....................................... 5................ 76 Kurva LM....... 58. 6........ 2......... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah .......... 23 Operasi Pasar Terbuka ............ 4 Pengeluaran konsumsi ......... 39..... 8............... 5 proprietors income ................................. 70...... 95 Pajak yang built-in flexible..... 56..................... 61........................................ 25......... 22 Kurva pajak yang built-in flexible .................. 42... 6 ..... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ...................................

...................... 39 Upah nominal.................. 64............................ 3 Upah riil .......... 43 Uang kertas ................................... 2 uang logam.. 5 U Uang giral........... 48.... 86 Selective Credit Control.................................. 16 Transfer Pemerintah.... 82. 71................. 5 T Taxable income level .................................. 12 Transfer perusahaan .................. 32 Transaksi Debit .................................. 14 Teori ekonomi........................... 23 Sewa........................ Gaji Saving ........... 53.......................................................... 4 Subsidi perusahaan................................... 47.............................. 20............. 58.......................... 2......................... 16 Transaksi kredit....................................100 S salaries.... Upah ................................................ 7............ 2 Under Employment ...................................................... 6 variabel eksogen.. 6 variabel endogen .... 39... 15........... 66.... 1 Teori kuantitas uang..................................... 3............................... 4... 3 V Variabel eksoegen........ 46.......................... 2................ 6 W wage .......... 10 Upah......

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful