1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Tingkat Harga e. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Produk Nasional c. d.M) 3. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Ekspor Netto (X . b. Pendapatan Nasional b. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru.4 II. Tingkat Kesempatan Kerja d. c. Bunga (Yi) . c. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. PENDAPATAN NASIONAL 1. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2.

1). Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. d. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. Penyusutan. b. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. d. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Laba perseroan atau corporate profit. c. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. Transfer perusahaan. o0o . 2).

6 III.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) .Barang tersebut dijual ke konsumen. Rumahtangga Keluarga . Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. sisanya ditabung. .upah. 3. Rumahtangga perusahaan . 2. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. pemerintah dan luar negeri.faktor produksi yang dibeli. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. sederhana.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. Variabel endogen. . sewa. . bunga dan sewa untuk konsumsi. . yaitu seifatnya.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. perusajhaan lain. b.

APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . = Cn/Yn 5.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. Hubungan antara MPC dengan MPS. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. S=Y-C = (1-c)Y . yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC.a dimana : S = saving = penabungan 6. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save).7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. APSn = Sn/Yn 7. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. Fungsi Konsumsi. Fungsi Saving Saving = penabungan.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. Pendekatan dinamik.9 IV./\Y k = /\Y / /\I . Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. maka : /\Y = k. 2. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. b. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1.

Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a.MPC MPS 5.75 6. kualitas dan kuantitas faktor produksi. 7. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya .75Y. 8. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. investasi mula-mula 40. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S).75(240) = 200. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40).75(280) = 230.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Pendapatan nasional mula-mula 240. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. maka C = 20 + 0. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. under employment dan over employment. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. Y = 160+240 = 400 1-0. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. maka Y = 200 + 80 = 280.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.ct) (1-c+ch 6. kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b.ct .chY maka .C YD = Y + Tr . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c. Angka Pengganda a. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.Tx C = a + cY + cTr . Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .15 4. Fungsi Saving S = YD .

b.16 VIII. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Macam-macam Pos NPI 1). Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. Ekspor c. b.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.o.o. Ekspor f. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. d).f (cost \. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia.b.o. 2). f). Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa.i.o. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Ekspor f. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain.b. c). kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. e). insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).b. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).o. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. Impor f. c. b). .

entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. 3). Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. 5).17 Nilai impor f. perjalanan oleh swasta dan pemerintah. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. b). c). o0o . Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission).o. wisatawan. 8).b. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. Penananam modal langsung 6). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. kredit jangka panjang / pendek. d). 4). Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). asuransi. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a).

Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c.18 IX. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Angka Pengganda 1 /\Y a. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b.

Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. o0o .19 perekonomian. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.

Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Y. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Misal : I = 80 . Pasar barang (commodity market) b. Tx. I. Dalam analisa IS-LM. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. I. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . NM. Y. S. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. X.20 X. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Perekonomian Tertutup Sederhana C. S. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. S. Istilah Lain Pasar Komoditi a. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Tr dan G 3. Tx.

Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana . C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .21 5.

antara lain dengan cara : . L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. khususnya surat obligasi.22 XI. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. 4. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. 5. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. 3. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Motif transaksi (transaction motive) b. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit.

Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. sedang d disebut qualitative credit control. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. b. khususnya surat obligasi. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. yaitu membeli surat-surat berharga. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). di pasar bebas. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Cara a.b dan c disebut quantitative credit control. c. 6. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar.23 a. d. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. Tindakan ini disebut open market buying. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. defisitnya neraca pembayaran. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas.

k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M .M L2 0 Y 0 L2.L2o .24 M .

Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum.25 XII. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.

Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya.26 XIII. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. . * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Tx dan Tr 2. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Tx dan Tr. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Kebijaksaan fiskal b. Contoh variabel instruemen : a.

27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .31 4. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.

yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. . b. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. a. harga saat tersebut tg < BOYf. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. b. Inflasi penawaran (cost-push inflation. Inflasi campuran (mixed inflation). demand inflation). Bila investasi sebesar I1. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga.32 XV. inflasi tarikan permintaan. supply inflation) c. Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. 2. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push.

Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). maka harga jadi tg à 2. c. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga sebesar tg < EOYf.33 Bila investasi sebesar I3. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. harga sebesar tg < BOYf. Bila investasi sebesar I4. LM1 LM3 IS2. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif .3.

Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila .. kurva penawaran AgS1. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. Inflasi Campuran . r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Pendapatan nasional mula-mula Yf. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun.. Mula-mula harga sebesar H1.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri.

35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).H3 (terjadi inflasi). o0o .AgS3 maka harga akan naik dari H1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .

Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Yogyakarta. ___________________. DR (1984).36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. DR (1982). 51 hal. Kediri. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Yogyakarta. 223 hal. 241 hal. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Yogyakarta. 69 hal. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. Ekonomi Makro. MBA. IR (1991). SOEDIYONO R. BPFE. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. Liberty. -------------------.(1983). Liberty. o0o . Kediri. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. TUTUT DWI SUTIKNJO. 172 hal. IR (1986).

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Soal : a. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. Diketahui : a. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Dalam perekonomian dua sektor. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. b. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. 120 milyar per tahun. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Mengapa demikian ? 5. 3.75 Y + 20 milyar rupiah b. mengapa demikian. mengapa demikian ? 6. 100 milyar. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. 110 milyar. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. mengapa demikian ? 4. 95 milyar per tahun. Carilah fungsi konsumsinya b. Diketahui : a. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. Untuk menghitung pendapatan nasional. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Untuk pengendalian perekonomian. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. besarnya konsumsi sebesar Rp. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait.

5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Impor keadaan tersebut di atas. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. Neraca perdagangan 4. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor.000 750. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.000 800.000 Upah 200. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 800. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik.000 150. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. B dan C. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Jelaskan e. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0.000 350. nilai total penjualan barang-barang akhir b.000 Laba 100. Saving c. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH.800. berikan uraian ! 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Pendapatan Nasional f. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.000 Ditanyakan : a. Konsumsi g.000 250.000 1. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan.

dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. a. John Maynard Keynes (1930) 2. Kerjakan dengan percaya sendiri. Fransois quesnay (1758) d. merupakan : a. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. 3. depresiasi e. depresi ekonomi d. PErtumbuhan ekonomi 3. Ekonomi Perencanaan c. pilih satu yang benar. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Kegunaan ekonomi makro c. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Pengertian ekonomi makro d. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Economic Theory b. Ekonomi Perusahan e. Definisi ekonomi makro 5. Aristoteles (350 SM) b. yaitu kebijaksanaan makro. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. Ramalan suatu perekonomian d. 2. Thomas Aquinos (1270) c. Descriptive Economics 4. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. Macro Economics c. devaluasi ekonomi b. deflasi ekonomi c. Pelaksanaan ekonomi makro e. 1. SOAL I. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Tujuan mempelajari ekonomi makro b.40 5. Applied Economics e. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Ekonomi Internasional b. Adam Smith (1776) e. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Micro Economics c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Persoalan akselator . 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR.

910 c. perubahan pendapatan b. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Pasar b. Gross national Product b. Transaksi dagang b. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. yaitu : a. neraca jasa-jasa 15. elastisitas e. Benda-benda modal yang tersedia e. perpajakan 13. fungsi produksi 8. 1250 b. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Hutang d. 7. Net National Product c. Investasi b. stok kapital tetap c. 900 e. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. Neraca pembayaran internasional c. Personal income e. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Disposapble income 9. Memakai dasar pertukaran barter 11. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. 760 14. Konsumsi b. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. Memakai dasar pertukaran uang e. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. National Income d. Pengeluaran pemerintah d. pendapatan nasional bruto 10.41 6. Neraca perdagangan barang e. stok aktiva lancar c. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. investasi netto 12. Mekanisme pasar secara otomatis d. Hukum Say b. Permintaan c. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. 1100 d. Harga-harga yang fleksibel c. ekspor netto e. Investasi c. Penawaran d. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Kualitas tanah yang tersedia d. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. stok kapital d. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. a. Investasi bruto e. sikap berhemat e. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a.

tujuan pendapatan nasional 23. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. Ekonomi makro d. fungsi pendapatan nasional c. PNB adalah ukuran moneter b. tahap klasik dan tahap Keynesian. Tucker d. rumah tangga d. pertumbuhan d. pemerataan b. lembaga ekonomi c. definisi ilmu ekonomi e. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. macri economics c. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. manfaat pendapatan nasional e. Ekonomi Internasional 17. intensitas. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. lembaga keuangan b. Petty c. pemerintah e. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. maksud pendapatan nasional d. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. Simon Kuznets e. fluktuasi 20. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Leon Walras 22. c. Tahap klasik menelorkan : a. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. ekonomi diskriptif b. Boisgillebert b. Ekonomi terapan e. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. sasaran pendapatan nasional b. applied economic b. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c.42 a. mikro ekonomi d. ekonomi diskriptif e. yaitu tahapan fisiokrat. ekonomi internasional 18. lapangan kerja e. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. pengertian ilmu ekonomi d. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. stabilitas c. lembaga sosial 21. Ekonomi mikro c. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a.

Duesenbery 25. Protensi c. Merkantilisme b. Pembangunan ekonomi 30.cTx + I + G d. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. sistim deposito b. sebagai pengukur nilai c. Keynes b. R. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. sebagi alat penukar b. 24. sebagai penimbun kekayaan e. A. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Brumberg e. Uang kuasi d. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. 28. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Cukai d. YE = ——————— e. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. sistim giro . Ekspor d. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. untuk menstabilkan perekonomian d. Teori Heckscher. Ando c. Autarki b.So . untuk mencari laba b. Uang giral b.Mo a + cTr . untuk mencetak uang e. Teori keuntungan komparatif dari J. Economic Welfare d. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. sebagai satuan penghitung d. untuk spekulasi 32. Mill e. sebagai perusahaan 33. Investasi e. MPO e. Tujuan pendirian bank : a. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. IPeDa 27. YE = C + I b. Milton Friedman d.43 e. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Pajak perseroan b. Keseimbangan neraca pembayaran e. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. pajak 29. Near Money e. S. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Penabungan c. YE = —(a+I) 1-b I + X . S = I c. Uang 31. Konsumsi b. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. pajak pendapatan c. Uang kartal c. YE = ————————— s+m 1-c 26.

mengatur kestabilan nilai rupiah b. 2. kebijaksanaan pemerintah c. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. 3. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. kebijaksanaan ekonomi internasional e. For Whom e. 4. perencanaan ekonomi 35. sistim nisbah cadangan 34. kebijaksanaan ekonomi makro d. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. seabagai penguasa moneter e. bujukan persuasif 37. Full employment c. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. ---Selamat mengerjakan--- . Bila investasi lebih kecil dari tabungan. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Negara Indonesia. sistim cadangan pecahan d. khususnya bidang ekonomi. menjaga kestabilan nilai rupiah c. Efisiensi b. kebijaksanaan moneter b. sistim berimbang e. hal ini dinamakan : a. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. What to procudt d. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. memelihara kestabilan nilai rupiah d.44 c. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. 1. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Development II. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil.

TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. namun perubahannya tidak proporsional. 200 milyar. 3.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. 7. 5. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis.8 Y.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . 8. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 6. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . namun tidak bersifat netral.2 Y.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. konsumsi C = 150 + 0. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. Apa yang dimaksud berimbang. 4. 290 milyar. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya.40 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 1. 1500 milyar. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp.

1000 milyar. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . 4. Saving equilibrium c. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 100 milyar per tahun b. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. 105 milyar. Permintaan uang untuk: .6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Carilah fungsi konsumsinya b. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. 120 milyar per tahun. Pendapatan nasional equilibrium b. 300 milyar. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.8 Y .S O A L : a. Konsumsi ekuilibrium e. Impor equilibrium d. Diketahui : a. 25 milyar ? 3. a. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Neraca perdagangan equilibrium 2.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. besarnya konsumsi sebesar Rp. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. Harga minyak semakin lama semakin turun. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas.Spekulasi L2 = 160 . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.5 YD.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 110.

4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. Harga minyak semakin lama semakin turun.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Permintaan uang untuk : . Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Saving ekuilibrium c. besarnya konsumsi sebesar Rp. 105 milyar. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Carilah fungsi konsumsinya b. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.8 Y .500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e.Fungsi konsumsi : C = 0. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.8 r . a. 110.spekulasi L2 = 160 . Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : a. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. 25 milyar ? 3. 120 milyar per tahun.47 1. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 1986/1987 . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.SOAL : a. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. 1. 100 milyar per tahun.5 YD. 1000 milyar.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . b. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. Impor ekuilibrium d. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 200 milyar.

Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Pendapatan nasional ekuilibrium b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 3. Konsumsi ekuilibrium d.4 Y . Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. investasi dan pengeluaran pemerintah . 5.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. Apa yang dimaksud Consumption. 3. Saving ekuilibrium 2. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. 4. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. uraikan dengan singkat dan jelas.

4. . 8. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 6. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. 3. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. 9. 7. 8. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro.49 4. Apa yang dimaksud pajak langsung. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 2. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . 7.

Autonomous investment dan induced investment b. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. Nilai APS.30 WIB DOSEN : IR. Nilai saving. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .12. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a.1500 + 0.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 2.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.4 Y . 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.05 Y Hitunglah : a. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.50 .00 WIB DOSEN : IR.40 + 0. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. 18 JULI 1988 WAKTU : 10. jika Y = Yeq c. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .10. Jelaskan arti.4 r S = . Comodity market dan Money market d. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3.25 Y I = 900 + 0. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08.30 . Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. b. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Mengapa ? c.

Berapa saving keseimbangan d. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0.2 Y Ditanya : a. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. Berapa pajak keseimbangan 2. d.2 Y . berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Dari soal di atas. f. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. 1988/1989 . Berapa tingkat bunga keseimbangan c. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . Berapa konsumsi keseimbangan c. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Berapa impor keseimbangan e.4 r M = 200 PErtanyaan : a.75 YD + 20 mrp.51 L2 = 160 . Tx = 0. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. Tetap. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.20 mrp.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. tidak boleh kerja sama.

Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Berapa KI. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Jika fungsi pajak Tx = 0. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. 2. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. KG. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 3. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. 4. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. . KG. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Pertanyaan : a. Ceq jika Tx = 0 b. 2. Ceq dan Txeq c. KC dan kTx pada pertanyaan b 1.

Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Inflasi d. Marginal propensity to Consume e. Gambarkan dari semua soal (1 a . Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .75 YD b. diketahui : Investasi (I) = 80 . berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.4 r Saving (S) = . 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.1 d ) di atas ! 2.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Kebijaksanaan fiskal b. Bila diketahui : a. Kebijaksanaan moneter c.40 + 0. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e.

Apabila dalam suatu perekonomian. Deflationary gap 2. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Investasi b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Agregate demand c. Backward-bending e. apa yang harus anda lakukan. Pendapatan nasional keseimbangan b. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Tabungan keseimbangan c. diketahui : C = 0. Average propensity to consume d.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Pelaksanaan ekonomi makro d. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Konsumsi keseimbangan d. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a.. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Pengertian ekonomi makro e. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Bila investasi berubah menjadi 150. Bila konsumsi ditambah 30. Kegunaan ekonomi makro c.

? c.. b. 2. MPS. .. 1... TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. a. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Pada pendapatan nasional seimbang. 960 155 742 65 185 . Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --.. 180. . ? d.. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara.. 160. ? B. besarnya konsumsi sebesar Rp.. 110 milyar. MPC terhadap Yd = . 140... tabungan (S).. ————————————————— a. .75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b.. 100 milyar. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. . Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pertanyaan : a.... Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. 1000 165 766 65 `85 . 200) milyar rupiah.. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. 120. 120 milyar pertahun.....0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b.. 980 160 754 65 185 . 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR.. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Carilah fungsi konsumsinya.. Konsumsi (C). b. MPC . 1.. surplus anggaran Pemrintah = .55 2... Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut.. 95 milyar per tahun... Diketahui : a.

0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Inflasi d. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Ekspor free in Board.56 a. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. --. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS.2 Y . Kebijaksanaan fiskal b. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. 2. Deflationary Gap g. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Marginal propensity to consume e. c.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Kebijaksanaan Moneter c. Y b. Diketahui : C = 0. --. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Pasar barang dan pasar uang.75 YD + 20 Tx = 0.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. C ekuilibrium d. Apa yang saudara ketahui tentang : a. S ekuilibrium 3. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR.

2. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. Investasi keseimbangan d. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. Ekonomi Makro c. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan.57 ========================================== 1. a. Konsumsi nasional keseimbangan c. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. a. 4. 3. Pendapatan nasional keseimbangan b. Pasar Tenaga Kerja . Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Ilmu Ekonomi b. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Tabungan nasional keseimbangan e. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH.

. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.58 d. Isilah tabel yang masih kosong b.. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.. 2.. 3 4000 2500 7900 .. 5 10000 6100 7900 . Pendapatan nasional keseimbangan d.. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .... Tulis fungsi konsumsinya c.75 Pajak = -20 + 0..2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a... Jika pajak berubah jadi 600. 2 2000 1300 7900 ... Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 . Menurut saudara. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Fungsi Konsumsinya b..... Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e... 4 7000 4300 7900 . ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a... Kebijaksanaan moneter... Tabungan keseimbangan e............

10 + 0. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. .8 Yd + 30 mrp. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Pajak (Tx) = 0. Marginal Propensity to Save e. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Fungsi konsumsinya b. Deflationary gap d. Jelaskan pengertian berikut : a. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Kebijaksanaan fiskal c. Tabungan keseimbangan 2. Kebijaksanaan moneter b. Full employment. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Pendapatan nasional keseimbangan d.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a.2 Y mrp Investasi (I) = 200 .3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.6 Pajak = .

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. ----pam---- . 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). jelaskan variabel yang Saudara ketahui. 200 milyar. III.c = (MPC). Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Besarnya konsumsi equilibrium. APC. APS dan k b). 2 dan 3 tersebut. s (MPS). a). 2.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. 2).4 r Saudara diminta : 1). Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. Benar/salahkah pernytaan tersebut. .61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. Saudara diminta menghitung : 1). Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. Besarnya saving equilibrium 2). SOAL I. 40 milyar. 3). 3). 2.6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = .1.

Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Gejala ekonomi makro b. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. pasar uang. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). 1. Fiscal policy c. 225 milyar. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. Fungsi impor M = 20 + 0. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. X = Nilai ekspor. 3. 80 milyar. I. II. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. Monetary policy 2. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. C = Pengeluaran Konsumsi. Apa yang Saudara ketahui tentang : a.2 Y. 2. M = Nilai Impor). Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . 200 milyar.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. I = Pengeluaran Investasi.

Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. SOAL 1. a. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Benarkah pernyataan di atas. Didalam sistem perekonomian terbuka . Saudara diminta : a. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 5. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b.63 1. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. 2. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). 6. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. 2. b. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4.

oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Neraca perdagangan f. Pada periode tahun berikutnya. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Konsumsi d. Pendapatan Nasional b. Jelaskan !. Back word bending 2. Pada tahun pertama. Marginal propensity to save c. . Impor e.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Variabel endogeneous b. Diketahui : a.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Saving c. b. Kebijaksanaan fiskal d. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. fungsi konsumsi C = 0. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas.8 Y + 25 milyard Rp. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Ditanyakan : a.

Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. hitunglah besarnya pendapatan nasional. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). konsumsi (C). konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. 4. b. 2. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. 3.70 YD + 20 milyar Rp. 3. . Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. 2. Pertanyaan : 1. Keseimbangan pasar tenaga kerja. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. Jika dalam perekonomian diatas.65 b. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). pasar barang dan pasar uang. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . investasi.LM. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. Gambarkan. investasi (I) dan tabungan (S) : a. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. Berapakah besarnya pengeluaran. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut.

Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. 3. c. Nilai APS. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. Autonomous investment dan induced investment. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. b. b.25Y I = 900 + 0. jika Y = Yeq c. Mengapa ? c. e.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Comodity market dan Money market. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 2. Uraikan dengan singkat tapi jelas. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. . Jelaskan arti. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. khususnya dalam Pasar Barang. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. Nilai saving. b. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0.05Y Hitunglah : a. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . d.

konsumsi serta tingkat pajak ? c. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Terangkan ! 3. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. untuk : 1. KI = /\ Y ____ /\ I 2. b. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b.1 Y + 5 milyar rupiah. Pertanyaan : a. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar.67 2. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. b. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal.

Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. konsumsi serta pajak IV. III. jika pajak pendapatan masih nol. -------OOO------- . a. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Excess Demand b. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Inflationary Gap. Uraikan dengan singkat dan jelas.1 Y + 5 milyar rupiah.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Full Employment dalam perekonomian d. Kebijaksanaan Fiskal c. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). b. Pertanyaan : a. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. b. Khususnya dalam pasar barang. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Marginal Propensity to Consume e. II.

350 275 100 ... 150 175 100 .. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I........ Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f. 250 225 100 .Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0. Jika GNP = 300. --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 . Konsumsi (C)... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II....6 Y I = 300 ...KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA...... 200 200 100 ....) c. ? e..... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d. 300 250 100 . 400 300 100 .... Lengkapilah data Tabungan (S).................. Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi.69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ..600 r G = 700 Md = 0.. Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut. --------------------------------------------------------b.. Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = ......... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ....1.. a.. Aggregate Demand = ... Di bawah ini data GNP (Y)..3 Y ... dan investasi (I)..... ? III...........600 r Ms = 350 ..

Bila diketahui : a. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Khususnya dalam pasar barang. Pengeluaran pemerintah (G) . IV. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. b. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. b.75 YD b. a. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c.Uraikan dengan singkat dan jelas.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Investasi (I) . II. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . IV. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. III. Fungsi konsumsi C = 10 + 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) .

-------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Investasi (I) = 80 . Kebijaksanaan moneter c. Full employment dalam perekonomian h. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. inflasi d. c. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Kebijaksanaan fiskal b. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Saving (S) = .0. Hitung full employment savingnya b. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan.40 + 0.4 r e. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Marginal Rate of Taxation i. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Diketahui : a. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) .4 r b. c. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Marginal efficiency of investment j. Excess demand g. Marginal propensity to consume e. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud.4 Y d. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap.71 a.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. Deflationary gap. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. . b.4 Y c.

.. 140.. -------------------------------------------------------------- .15.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 200) milyar rupiah. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. a. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Lengkapi jawabanm dengan grafik. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. b.. 960 155 742 65 185 .00 . 1000 165 766 65 185 . (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara.. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 .. a. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13.. tabungan (S) MPC.75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. Konsumsi (C)... ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes.. 180. 2. 980 160 754 65 185 . Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. a. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.72 d.00 CATATAN : . Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. MPS. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.. 160. 4. 120. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut.. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif.

.73 a.... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.. Gunakan grafik pada jawaban saudara. a. 3...500 .... Perpajakan yang built-in flexible d. 4....... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA......000 . Paradok hemat (Paradox of thrift). ...) (dalam juta rp........... surplus anggaran pemerintah = ..... .... Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. 2. ....? c......00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.500 .... .........15.. Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara... 2..00 . Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b..... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.. Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi.000 ..... istilah-istilah di bawah ini a.. ... Jelaskan dengan menggunakan grafik. Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp.... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula.. Pada pendapatan nasional seimbang.. Efek Pigon (Pigon effect) b... 2.500 .. Efek Keynes (Keynes effect) c...... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut..... 4... 4.. b. ..... 1.? d.... ----..8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp. ..000 ... MPC terhadap Yd = ......500 .........? 3... .) 1...

500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3.2. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a.15 Y d. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d.2 Y Investasi = 200 . Diketahui : a. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. C = 50 + 0. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. c. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. c.75 Y b. Jika investasi (=I) = Rp. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.10 Y e. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter.5 r c. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . b.5 r dan f. b. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d.75 Pajak = -20 + 0. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. Pengeluaranm untuk konsumsi.74 a. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 .2. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.

Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = .Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut.7 Yd b. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Fungsi konsumsi. diketahui : a.Tx + Tr f.10 R c. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. Pendapatan nasional . Tabungan keseimbangan e. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan.8 R c.keseimbangan d. Jika investasi berubah menjadi 400. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). III.25 Y b. Pada pasar barang. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. Pigon effect b.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a.1 Yd . C = 68 + 0. Fungsi konsumsinya b. Fungsi disposable income (pendapatan . Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Pendapatan disposable Yd = Y . tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b.siap pakai) c. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. II. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Jelaskan. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. I = 114 + 0. apa yang saudara ketahui tentang : a.

500 R + 100 Milyar rupiah.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 250 milyar. 40 milyar. . berapakah pendapatan nasional keseimbangan. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . hitunglah : a. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".25 Y. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. 400 milyar. Gambarkan kurvanya.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. Pajak (Tx) = 0. Investasi (I) = . carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. tingkat tabungan nasional Rp. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. 1. 3. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. 500 milyar.8 Yd + 20 Milyar rupiah. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah.UNIV.000 milyar. 200 milyar. 2. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Gambarkan semua variabel tersebut. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) .0. Pada saat pendapatan nasional Rp.

(d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0.UNIV. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation.77 b. dan T = 0. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. Pada saat ini. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. Diketahui : C = 85 + 0.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. b. 4. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.28. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. .893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS.

Pajak (Tx) = 0.90 t = 0. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".2. maka : b. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.2. Dalam keseimbangan IS-LM. 3. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.10 r + 200 mrp. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5.8 Yd + 3 mrp.1.5 z = 0.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.2 Y Investasi (I) = . hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. 4. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo .78 2.1. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b.

Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. b. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Pertanyaan : a. c.8YD + 5 Milyar Rupiah. PETUNJUK : 1.600r . d.6YD I = 300 . diketahui : C = 230 + 0. Hitung besarnya konsumsi. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.4 Milyar Rupiah.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. berapakah konsumsi. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .UNIV.1Y + 5 Milyuar Rupiah. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. 2. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. I = 20 Milyar Rupiah. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. C = 0. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku.

.6r (Md = permintaan uang). jika terjadi kenaikan pada : a. Ilmu Ekonomi d.1. c. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. apa yang terjadi pada permintaan agregatip.3Y . 4. Hitung besarnya pendapatan. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Kebijaksanaan moneter . tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. Jumlah angkatan kerja. penawaran agregatip.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. berapakah pendapatan. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. Pertanyaan : a. Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . tingkat harga serta output riil. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. b. 3. Pasar Tenaga Kerja e.

.. 3 4000 2500 7900 ..... 5 10000 6100 7900 . Berapa pendapatan nasional keseimbangan d..... 2 2000 1300 7900 ......... 4 7000 4300 7900 ..*** ------ .. apa sistem perekonomian pada soal di atas.. Isilah tabel yang masih kosong b... Tulis fungsi konsumsinya c. Menurut Saudara. ----...81 5... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 ... -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a..

82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. Ekonomi modern a. b. d. Tingkat harga biasanya tegar. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. . Tingkat harga dapat flexible. 7 MEI 1985 1. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. d. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. tenaga buruh. c. dan faktor-faktor produksi lainnya. c. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. Tingkat employment dapat berfluktuasi. b.

75 Y Y = 20 + 0. jadi 95 = a + 0. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. C = a + bY /\C 110 . 3. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. 7. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. 5. Y=C+I . begitu pula sebaliknya.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0.25 = 80 8. a.83 2. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut.75 Y b. rasa sehat. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.25 Y = 20 Y = 20/0. a. tabungan menyediakan dana untuk investasi. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita.95 15 b = — = ———— = — = 0. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain.75 Y 0. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. 6. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. 4.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. Dua cara pendekatan sama.75 /\Y 120 . Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi.

Bila harga naik. dan sebaliknya.84 = 0. Harga barang lain yang berkaitan 5). jumlah yang diminta bergeser ke kiri.25 Y = 60 Y = 60/0. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Tehnik produksi 2). Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Jumlah konsumen di pasar 3).200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. Harga barang-barang lain yang berkaitan. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). kurva permintaan bergeser ke akanan. S = Y . Faktor-faktor lain berubah. 4). Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. b. 5 JULI 1985 1. Jumlah penjual di pasar 6).25 = 240 b. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). b. untuk barang komplementer seabaliknya. Selera atau preferensi konsumen 2). Harga sumberdaya 3). jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan.75 Y + 20 + 40 0.75 Y + 20 = 0. Pendapatan uang para konsumen 4). barang inferior sebaliknya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Bila harga naik. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri.75(240) + 20 = 200 c. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5).C = 240 . C = 0. sebaliknya bergeser ke kiri. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. Kebijaksanaan pemerintah . Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan.

Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.14 b. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan.(20+0.121. C = 75 + 0. S + M = I + X S + {20+0. Y = C + I + X . Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.43 = .5(507.7 Y = 355 Y = 507. Neraca perdagangan f.3 Y 0.S .I. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.57 d. C. Konsumsi d. M = 20 + 0. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang.M = 75 + 0.43 e. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. b.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.2(507.14) = 328.57 c. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas.1.14)} = 200 + 100 S = 178. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. X . Pendapatan nasional b. Diketahui : C = 75 + 0. 3. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). 2. Jawab a. berjaga-jaga dan spekulasi.2(507.2Y) = 355 + 0. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. Impor e.5 Y + 200 + 100 . Jelaskan.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0. Saving c.14) = 121.M = 100 . Dari kedua teori tersebut.43 f.

1. 2. D 26. 4. E 21.000+800. C 23.000 (200. B 27. A 7. C 15. D 20. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. A 37. D II. D 2. A 25. B 16. C 31. B 19. C 34. C 24. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. c.800. C 10.800.000 f.000+1. D 6.000) c. E 33. b. 300. B 12. E 18. B 35. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. 1. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. Harus meningkatkan ekspor. B 8. Peranan pemerintah : a. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. 800.000+250. 1. 1. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. B 5. E 36. B 22. .000) 5. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. A 32.800.000+750.000 b.000+100. 0 d. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. a.000 (300. A 14. D 30. f. 26 JULI 1985 I. C 3. D 28. B 13.000+150.86 g.000 e.000+350. E 29. C 9. A 17. E 4. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat.900. D 11.

67.0./\Y = ——— /\Tr = —————— .0.0.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.40 + 0. /\Y = 1500 .ct 2.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.5 + 0.105 15 C = a + cY 100 = 0.5 /\t = . X .280 .87 2. c = —— = ————— = —— = 0.Mo 1.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.40 + 0.3.100 + 180 = 600 e.23 1-c+ch 1-0.20 = ———————— 0.M = 100 . YE = ——————— 1 .5+0.X + M = 800 .5+0. 1019. 19 JUNI 1986 I + X .1 = 800 b.4 + 0.So .67 /\Y 120 . a. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.25 = Rp. 19.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.3(800) = 200 c.100 10 3. S = . 25 = 19. a.0. /\C 110 .2(800) = 180 d.I . 1000 + Rp. a. M = 20 + 0. 350 b.3 Y = .25 milyar.5(400) 1000 = ——————————— 1 .3.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .2 Y = 20 + 0.180 = .105 + a . C = Y . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.0.5 c. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .5.0.1000 = 500 -c .c + ch 200 + 300 + G + 0 .

160 + 8 r = 0.65 + 0. a. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.8 Y + 160 . yaitu : 300 + 10 r = 600 .8 Y 240 + 8 r = 0.88 a = 29. C Y 4.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.67Y = 89.8 r 400 .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.67 Y b. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.65 + 0. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.8 r 0.Mo .6 Y + 80 + 160 . 3 JULI 1986 I + X . Sedangkan dalam arti luas. Y = C = a + cY = 29.So .65 C = 29.4 Y = 240 .85 c.8 r Y = 600 . b.

186 = 354 e. M = 10 + 0. 25 = 19.20 .60 YD + 20 Tx = 0. /\Y = ——— /\Tr = ————— . Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .M = 200 .23 1-c+ch 1-0. YE = ———————— 1 .0.0.4 + 0.1000 = 500 -c .85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.4(540) = 186 c.4 Y .0.5+0.0. X .120 15 C = a + cY a = 29.30 + 0.5(400) 1000 = —————————— 1 . 27 APRIL 1987 1.110 10 3.1(540) = 64 d.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .1 = 540 b.1 Y = 10 + 0. /\Y = 1500 .ct 2. a. C = Y .5 + 0.3.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0. a.438 b.0. Y = C = 89.5 /\C 100 .3.5 c.30 + 0. a.65 b.89 1.S = 540 .0. a.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.5+0.10 = ———————— 0.67 /\Y 105 . c = —— = ———— = —— = 0. S = . Diketahui : C = 0.c + ch 100 + 200 + G .4 Y = .5 G = 1.3.

employment.6(234.4Y + 20 = (0.0.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.75 CE = 0.4YE = 0.375 + 30 + 20 = 134. Jenis pasar makro a.134.CE = 0.375) . volume uang c.375 SE = YD . SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .6Y+50)0. dasar penukaran.6(0.6. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .25 2.6 Y + 50 . Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.84.harga fleksibel b.375 = 0. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.adanya pengerjaan penuh .36Y + 30 + 120 = 0.4Y-20) = 0.234. unemployment d.6YE+50) + 20 = 0. TxE.6(0. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga. Klasik . Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .60YD+120 = Y + 30 .Tx = 0. cadangan devisa.375+50) + 20 = 84.375 = 56.20 = 73.6+120 = 0.4(234.permintaan agregat selalu = penawaran agregat . 4.64YE = 150 YE = 234. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.60YD + 20 = 0.36Y + 150 0.6Y + 50 = 0.Perlu campur tangan pemerintah 3.375) . GDP b.375 TxE = 0.(0. Keynes .mekanisme pasar bekerja secara otomatis . CE.

tenteram. b. RT pemerintah. RT luar negeri. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2.91 a. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. Pendekatan pengeluaran. upah dan gaji.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . sehat dll. a. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. laba. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. Pendekatan permintaan = penawaran b. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. c. 4. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. 1. 3. bunga. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. RT perusahaan. Pendekatan penerimaan. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur.

Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak.besarnya pengeluaran rutin. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. 7. b. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = .—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . 6. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. 9. 8. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya.

4. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. Deregulasi. Kebijaksanan pemasaran.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . Menaikkan suku bunga.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a .93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a .c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . b. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. Kebijaksanaan harga. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. c. 2. Devaluasi. b. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. c.Tx + Tr (1-c)Y = a .cTx + cTr + I + G YD = Y . yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain.cTx .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . 3.

4 r = . 9-7-90 1. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .10 r 0. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.4 Y + 160 .4 Y 120 . apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.94 1-c /\Y c —— = .4 Y L1 = 0.—— 1-c /\Tx 5. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.4 r Y = ——— = 300 .40 + 0. Diketahui : I = 80 . bukan dari segi ekonominya. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.4 r S = .4 . 7.4 r M = 200 Ditanya : a.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. 9.4 Y L2 = 160 .40 + 0.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.4 LM -> L=M 0. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.

10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .0. C = 10 + 0.30) = 10 + 15 + 0.(10+0.6(40) = -24 c.250 8 = a + b.10 .4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.C = YD . 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.75 Y = 25 + 0. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri. a.95 IS = LM -> 300 . 0. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan. r ikut berubah.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.75 Y S = YD . ³ ³ 2.4(100) + 160 .75 YD = 10 + 0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b. 100 = 300 .10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.75YD) = 0.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = . d.25YD .4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.4 (15) + a = .0267 Y e.40 + 0.67 . r berubah.0267).100 a = 10.0.10.0267 8 = a + (-0.75(Y + 50 .

a.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. yang berbentuk alatalat produksi. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. melalui kebijaksanaan fiskal. 2. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. atau 2). Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : .10 = 0.5 b. Average propensity to consume. Deflationary gap.96 = 0. Menambah tranfer pemerintah atau 3). b. Seq. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. Diketahui : C = 0. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. Ceq. Backward-Bending. Bila I = 150 ditanya Yeq e. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang.25(Y+50-30) . b. e. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). d. b.25 Y . Yeq. c. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. Memperkecil penarikan pajak. atau 5). melakukan kebijaksanaan moneter. c. 2). d. Investasi. 24-7-90 1. 3. Agregate demand.

Y = C + I = 0.C = 450 .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0. Yeq = C + I = 0.4 Y = 180 Y = 180/0.97 a. Ceq = Y .6 Y + 60 + 120 0. Seq = Y .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .S = 450 .120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.4Y = 210 Y = 210/0.{0.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.6Y + 60 + 150 0.

....... 3 external balance ........ 12 Angka pengganda. 34...... 95 Equilibrium Analysis ........................ 11 fullemployment .................. 32 Full-Employment...... 2 Inflasi ..... 32... 48......... 1 Ekonomi diskriptif .... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro. 2 Ekonomi makro.................... 12. 3................................... 23 G gaji................... 92..... 39.... 10 Celah inflasi .................. 55........................ 10 fungsi LM....... 15. 58.............. 1 Ekonomi Yang Diterapkan ...... 10 internal balance ........... 72......... 2 ekuilibrium....... 1 Import........... 92 general equilibrium ....................... 59.............. 71.. 67 Inflasi campuran............ 46.. 26 Kebijaksanaan Moneter ........ 84................................................................... 70. 10.......... 71.............................. 5. 2........ 9... 23 Keseimbangan ekstern .. 1 Ekspor Netto .... 53.... 7....................... 16.. 79.. 34 Inflasi Penawaran ................................ 2....................... 62............................ 11............... 34....... 75..... 32.......... 41..... 32 corporate profit... 25 H Harga surat-surat berharga................... 1............. 74 applied economics..... 2 hubungan kausal................. 1 Anggaran Belanja Negara... 53......................................... 48........... 4... 60...... 53.............. 20. 54.......................................98 A analisis ekonomi agregatif ............... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ......... 9. 3 Hubungan kausal ................................ 38............ 71 Kebijaksanaan konstrraksi ...... 31... 54. 1 disposable income................ 56.. 2....... 75 E economic analysis ................................ 18 APC ......... Keseimbangan intern Investasi ..................... 26 Kebijaksanaan fiskal............................ 10..... 3....... 6............................. 18 kesempatan kerja..... 73 ............ 74............... 4 Ilmu Ekonomi .................................................................... 66..... 47................................ 27. 6 full employment saving........... 97 descriptive economics ............ 55.......... 6 faktor produksi tenaga kerja..... 1 Average Propensity to Save ............................ 9...... 80....... 1 ekonomi makro .............................. 5 C celah deflasi ... 10 Faktor produksi kapital ....... 46.......... 18........ 13.... 58.................. 97 K Kebijaksaan ekspansi .. 57........... 3 Hubungan fungsional........... 78... 13....... 64....... 3.............. 1 I identity ..... 77......... 9 equilibrium conditions equation ........ 67................. 10.. 1 economic theory................................ 11 celah inflasi . 56........... 3..................... 13........ 59....... 61............ 32 Inflationary gap .......Laba Perseroan D Deflationary gap...... 28...... 72..... 12..... 2.. 82.... 10 Angka Pengganda ...... 3 Bunga .. 34 Inflasi permintaan . 4 Eksport .... 32 Inflasi Campuran ............................................ 35 Inflasi penawaran ........ 18 Keseimbangan intern ................... 13. Keseimbangan intern.. 43..... 10 faktor produksi modal .... 1 ekonomi mikro ....................... 4............................... 60................... 56............... 56 kesamaan.................. 26 Kebijaksaan fiskal............... 7 B behavioral equation...................................... 25. 26........

. 23 Operasi Pasar Terbuka .......... 4........... 9.............................. 30 Kurva Permintaan Agregatif ......... 58.......... 2.......... 56........ 8. 65 kurva IS-LM..... 70........ 65...... 2.......... 7........ 69................. 64............................ 71...... 77.. 5.... 20........... 2.............. 25.. 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ... 61. 10. 3 Persamaan perilaku ............. 30 Kurva IS ............. 20......... 59.......... 23 Marginal Propensity to Save ........ 13.. 48....................... 2......... 6 Rumahtangga perusahaan ............... 75....... 36................. 67........99 kurva (AgD .... 68.... 27 kurva permintaan investasi ................... 77.................... 59............................ 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi....... 72............... 4 Produk Nasional............. 55.. 3 Penawaran tenaga kerja........... 71................ 3........... 22 Permintaan uang untuk spekulasi........ 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ............. 55............................ 73... 3 Produk Naional ............. 53. 14 Kurva Penawaran Agregatif....... 1 macroeconomic policy .................. 53...... 23 Rumahtangga Keluarga... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga................. 92 profit................... 3 Penawaran uang .......... 59............ 39......... 5 Laba perusahaan perseorangan .............................................. 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga............... 80 KURVA IS.... 53. 3 Permintaan akan tenaga kerja .......... 73 Pendapatan nasional ekuilibrium .. 4 Pengeluaran konsumsi ..... 2 Pasar Modal .............. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal....... 6........................ 14 Pajak yang Built-in Flexible................... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah .................. 91 Pasar komoditi ................. 22 Kurva pajak yang built-in flexible ......... 81 Pasar uang .......................... 56................... 4............. 63........ 20 Permintaan akan surat-surat berharga.................................................. 43............................ 22 Penawaran surat-surat berharga ...................... 12.......................... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ..................... 56............................. 25.. 4 Pengeluaran Pemerintah........ 22 Permintaan uang untuk transaksi ......... 16 O Open Market Operation ............................................... 10 Rediscount policy........... 58........... 10 macro economics .. 3 Pengeluaran Investasi............... 72........... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi .......... 20 kurva IS .................... 12 penmawaran akan uang.......................... 22 Pendapatan Nasional. 5 proprietors income ........................... 20 Perekonomian tertutup ...... 23 Over employment ....... 52.....LM... 78.... 5 R Reallocation of resources ... 23 Penyusutan .................... 39 Laba perseroan .... 61........................................................................................... 22 L Laba.......... 9 Pengangguran... 5............... 42........... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi...... 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio................. 62......... 5..... 80 Kurva L-M................. 5 M Macam faktor produksi ........................ 95 Pajak yang built-in flexible...... 61. 25. 7 MPC ... 18.... 23 KURVA L-M ........ 76 Kurva LM................ 2...... 58..................... 6 ......... 10 P Pajak......................... 45............. 14 Pasar barang ....... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ............. 93..................... 3 Pasar Tenaga Kerja ........ 52.......................................... 94 Multiplier ....................

................... 23 Sewa....................................... 5 U Uang giral....... 4.............. 43 Uang kertas ......... 53.... 14 Teori ekonomi.........100 S salaries..................... 47.............. 6 W wage ...................................... 12 Transfer perusahaan .......... 5 T Taxable income level . 16 Transfer Pemerintah...................................... 10 Upah...... 86 Selective Credit Control.................................... 46.............. 16 Transaksi kredit.............. Gaji Saving ...................... 39 Upah nominal................................................... 2.... 48.............................. 3 V Variabel eksoegen. 6 variabel endogen ....... 2 uang logam............ 6 variabel eksogen.......................... 7........ 2 Under Employment ............................ 71.... 58............. Upah ......... 4 Subsidi perusahaan.................... 20.............. 3.... 64...................... 32 Transaksi Debit ................................ 3 Upah riil ...................................................................................... 39.. 1 Teori kuantitas uang...... 82....................................................... 66......................... 15........................................................ 2......

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful