1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

PENDAPATAN NASIONAL 1. b. Tingkat Harga e. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Bunga (Yi) . Ekspor Netto (X .M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. c. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru.M) 3. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. c. Produk Nasional c. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a.4 II. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. d. Tingkat Kesempatan Kerja d. Pendapatan Nasional b.

o0o .5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. d. b. 1). Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. mesin-mesin dengan perlengkapannya. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. d. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Laba perseroan atau corporate profit. c. Transfer perusahaan. Penyusutan. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. 2). yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum.

Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . 2. Rumahtangga perusahaan . sisanya ditabung.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. sederhana. 3. yaitu seifatnya. bunga dan sewa untuk konsumsi. . . Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. sewa. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. b. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. .faktor produksi yang dibeli.6 III. perusajhaan lain. . pemerintah dan luar negeri.Barang tersebut dijual ke konsumen. Rumahtangga Keluarga .faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah.upah. Variabel endogen. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital.

c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. = Cn/Yn 5.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. Hubungan antara MPC dengan MPS. APSn = Sn/Yn 7. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. Fungsi Saving Saving = penabungan. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . S=Y-C = (1-c)Y . Fungsi Konsumsi. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud.a dimana : S = saving = penabungan 6. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save).

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). Pendekatan dinamik. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. b. 2. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. maka : /\Y = k. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b./\Y k = /\Y / /\I .9 IV. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu.

Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. Y = 160+240 = 400 1-0. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment).MPC MPS 5. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). maka Y = 200 + 80 = 280.75Y.75 6. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Pendapatan nasional mula-mula 240. investasi mula-mula 40. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). 8.75(240) = 200. maka C = 20 + 0. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. under employment dan over employment.75(280) = 230. 7.

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b.15 4. kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .chY maka . Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .ct .Tx C = a + cY + cTr . Fungsi Saving S = YD .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.C YD = Y + Tr . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d. kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. Angka Pengganda a.ct) (1-c+ch 6.

Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Ekspor f. Ekspor c. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). d). Impor f. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). Ekspor f.o. f).b.o. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain.o. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. c.o.b.i. 2). contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. c). e). kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. b. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. b). Macam-macam Pos NPI 1).16 VIII.b. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain.f (cost \.b. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. .o.

Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. o0o . Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. 8). d).b. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. c). 3). 5). meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. kredit jangka panjang / pendek. perjalanan oleh swasta dan pemerintah.17 Nilai impor f. Penananam modal langsung 6). Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). wisatawan. entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan.o. b). Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. 4). asuransi. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import.

ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1.18 IX. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. Angka Pengganda 1 /\Y a. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.

o0o . Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.19 perekonomian.

Dalam analisa IS-LM. I. investasi (I) sebagai variabel eksogen. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. S. Misal : I = 80 . I. Tx. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. Pasar barang (commodity market) b. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Y. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Tr dan G 3. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. X. Istilah Lain Pasar Komoditi a.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Y. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Tx. S. NM. S. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Perekonomian Tertutup Sederhana C. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2.20 X.

21 5. C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y . Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .

Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. antara lain dengan cara : .22 XI. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. 4. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Motif transaksi (transaction motive) b. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. 5. 3. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. khususnya surat obligasi. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah.

dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. defisitnya neraca pembayaran. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. sedang d disebut qualitative credit control. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). 6. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation.23 a. Tindakan ini disebut open market buying. yaitu membeli surat-surat berharga. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . khususnya surat obligasi. d. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. c. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.b dan c disebut quantitative credit control. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Cara a. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. di pasar bebas. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. b. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar.

24 M .L2o .M L2 0 Y 0 L2.k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M .

Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum.25 XII. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM.

Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Tx dan Tr 2. Kebijaksaan fiskal b. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Contoh variabel instruemen : a. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. . Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment).26 XIII. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Tx dan Tr.

Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran . Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.

b. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. a. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. inflasi tarikan permintaan. b. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Bila investasi sebesar I1. Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.32 XV. . 2. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Inflasi campuran (mixed inflation). Inflasi penawaran (cost-push inflation. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. demand inflation). Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. supply inflation) c. harga saat tersebut tg < BOYf.

AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3.3. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. c. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. harga sebesar tg < EOYf. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). maka harga jadi tg à 2. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi).4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. Bila investasi sebesar I4. LM1 LM3 IS2. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. harga sebesar tg < BOYf.33 Bila investasi sebesar I3.

. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. Pendapatan nasional mula-mula Yf.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. Mula-mula harga sebesar H1.. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi).Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. Inflasi Campuran . kurva penawaran AgS1.

H3 (terjadi inflasi).AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 . o0o . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).AgS3 maka harga akan naik dari H1 .

IR (1991). Liberty. 241 hal. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. BPFE. SOEDIYONO R. 223 hal. Yogyakarta. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 51 hal. IR (1986). MBA.(1983). Kediri. 69 hal. Yogyakarta. Kediri. DR (1984). ___________________. -------------------. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Ekonomi Makro. DR (1982).36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Liberty. o0o . 172 hal. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Yogyakarta. TUTUT DWI SUTIKNJO.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

100 milyar. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. mengapa demikian ? 4. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. 110 milyar. mengapa demikian ? 6. Diketahui : a. 95 milyar per tahun. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. besarnya konsumsi sebesar Rp. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. b. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Untuk pengendalian perekonomian. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Mengapa demikian ? 5. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. 3. Untuk menghitung pendapatan nasional. 120 milyar per tahun. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. mengapa demikian. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.75 Y + 20 milyar rupiah b. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Soal : a. Diketahui : a. Dalam perekonomian dua sektor. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. Carilah fungsi konsumsinya b. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium .

5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Neraca perdagangan 4. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi .000 Laba 100. Konsumsi g. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2.000 350.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. Pendapatan Nasional f. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. nilai total penjualan barang-barang akhir b. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik.000 250. B dan C. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f. berikan uraian ! 3. Impor keadaan tersebut di atas.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300.000 Upah 200. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.000 150.800. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. Saving c. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d.000 1. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.000 800.000 800. Jelaskan e. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.000 750. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.000 Ditanyakan : a.

Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. devaluasi ekonomi b. Adam Smith (1776) e. Ramalan suatu perekonomian d. Definisi ekonomi makro 5. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. John Maynard Keynes (1930) 2. 2. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. 3. pilih satu yang benar. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. Kegunaan ekonomi makro c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Ekonomi Internasional b. Thomas Aquinos (1270) c. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. depresi ekonomi d. Ekonomi Perencanaan c. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Pengertian ekonomi makro d. Applied Economics e. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. Pelaksanaan ekonomi makro e. merupakan : a. deflasi ekonomi c. depresiasi e. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. yaitu kebijaksanaan makro. Kerjakan dengan percaya sendiri. Persoalan akselator . Macro Economics c. Ekonomi Perusahan e. Fransois quesnay (1758) d. Aristoteles (350 SM) b. SOAL I. Descriptive Economics 4. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. PErtumbuhan ekonomi 3. a. Micro Economics c. Economic Theory b. 1.40 5.

Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Konsumsi b. 910 c. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. perubahan pendapatan b. investasi netto 12. Penawaran d. 1100 d. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Kualitas tanah yang tersedia d. Disposapble income 9. Investasi c. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. neraca jasa-jasa 15. Gross national Product b. stok aktiva lancar c. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. 900 e. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. yaitu : a. Transaksi dagang b. Hukum Say b. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. Neraca perdagangan barang e. Personal income e. Memakai dasar pertukaran barter 11. Neraca pembayaran internasional c. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. fungsi produksi 8. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Memakai dasar pertukaran uang e. National Income d. stok kapital d. elastisitas e. Hutang d. Pengeluaran pemerintah d. C = 160 + 60 Y' Io = 200. 7. Investasi b. Benda-benda modal yang tersedia e. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. stok kapital tetap c. Pasar b. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . pendapatan nasional bruto 10. Mekanisme pasar secara otomatis d. sikap berhemat e. ekspor netto e.41 6. 1250 b. a. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Investasi bruto e. Harga-harga yang fleksibel c. 760 14. Permintaan c. Net National Product c. perpajakan 13.

lembaga keuangan b. lembaga ekonomi c. lapangan kerja e.42 a. Ekonomi Internasional 17. fungsi pendapatan nasional c. pemerataan b. Ekonomi mikro c. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. pertumbuhan d. Petty c. Boisgillebert b. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. stabilitas c. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. lembaga sosial 21. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. fluktuasi 20. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. pemerintah e. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . mikro ekonomi d. c. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. manfaat pendapatan nasional e. tujuan pendapatan nasional 23. ekonomi diskriptif e. Simon Kuznets e. definisi ilmu ekonomi e. Ekonomi terapan e. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. Tucker d. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. sasaran pendapatan nasional b. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. ekonomi diskriptif b. maksud pendapatan nasional d. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. macri economics c. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. PNB adalah ukuran moneter b. applied economic b. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Ekonomi makro d. Tahap klasik menelorkan : a. tahap klasik dan tahap Keynesian. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. intensitas. ekonomi internasional 18. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. rumah tangga d. yaitu tahapan fisiokrat. pengertian ilmu ekonomi d. Leon Walras 22. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang.

YE = ——————— e. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. sebagai penimbun kekayaan e. Duesenbery 25. sistim deposito b. Tujuan pendirian bank : a. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. Protensi c. Ekspor d. 24. Mill e. Uang kuasi d. sistim giro . sebagi alat penukar b. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. Keseimbangan neraca pembayaran e. Teori Heckscher. Brumberg e. sebagai pengukur nilai c. IPeDa 27. Teori keuntungan komparatif dari J. Keynes b. Cukai d. A. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Pembangunan ekonomi 30. MPO e. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Merkantilisme b. untuk mencetak uang e. untuk spekulasi 32. YE = —(a+I) 1-b I + X . Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Uang kartal c. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. R.So .cTx + I + G d.43 e. Konsumsi b. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Uang 31. untuk menstabilkan perekonomian d. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Penabungan c. Milton Friedman d. YE = C + I b. pajak pendapatan c.Mo a + cTr . Ando c. 28. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. sebagai perusahaan 33. Uang giral b. Pajak perseroan b. untuk mencari laba b. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. S. pajak 29. YE = ————————— s+m 1-c 26. Economic Welfare d. sebagai satuan penghitung d. Autarki b. S = I c. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. Near Money e. Investasi e.

44 c. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. 2. Full employment c. memelihara kestabilan nilai rupiah d. sistim berimbang e. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. hal ini dinamakan : a. kebijaksanaan pemerintah c. kebijaksanaan ekonomi makro d. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. 4. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. sistim nisbah cadangan 34. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. bujukan persuasif 37. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. 3. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. ---Selamat mengerjakan--- . perencanaan ekonomi 35. For Whom e. seabagai penguasa moneter e. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Negara Indonesia. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. mengatur kestabilan nilai rupiah b. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. What to procudt d. kebijaksanaan ekonomi internasional e. khususnya bidang ekonomi. sistim cadangan pecahan d. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. 1. Development II. kebijaksanaan moneter b. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. menjaga kestabilan nilai rupiah c. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. Efisiensi b.

3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. namun perubahannya tidak proporsional. 1500 milyar.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . 200 milyar. 6.40 + 0. 5.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. 7. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. namun tidak bersifat netral. 8. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 3. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.2 Y. 4. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 1. 290 milyar. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2.8 Y. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . konsumsi C = 150 + 0. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. Apa yang dimaksud berimbang.

Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. Permintaan uang untuk: . pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. a. Saving equilibrium c. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 100 milyar per tahun b. Harga minyak semakin lama semakin turun. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Konsumsi ekuilibrium e. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Diketahui : a.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Carilah fungsi konsumsinya b. 1000 milyar. 105 milyar.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. 4. 300 milyar.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Impor equilibrium d. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.8 Y .6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .S O A L : a. 25 milyar ? 3. Neraca perdagangan equilibrium 2.5 YD. Pendapatan nasional equilibrium b. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. 110. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. besarnya konsumsi sebesar Rp. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== .Spekulasi L2 = 160 . 120 milyar per tahun.

1000 milyar. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.spekulasi L2 = 160 . 25 milyar ? 3. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. besarnya konsumsi sebesar Rp.Fungsi konsumsi : C = 0. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0.47 1. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.SOAL : a. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. 120 milyar per tahun. 105 milyar. Saving ekuilibrium c. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Harga minyak semakin lama semakin turun.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. b. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .8 Y .500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.5 YD.8 r . 1986/1987 . 100 milyar per tahun. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Carilah fungsi konsumsinya b. a. 200 milyar. Permintaan uang untuk : . Diketahui : a. Impor ekuilibrium d. Konsumsi ekuilibrium e. 110. 1. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Pendapatan nasional ekuilibrium b.

60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Saving ekuilibrium 2. Konsumsi ekuilibrium d. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. 5. 4.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. uraikan dengan singkat dan jelas. 3. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pendapatan nasional ekuilibrium b. investasi dan pengeluaran pemerintah . 3. Apa yang dimaksud Consumption.4 Y . Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0.

8. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. 9. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. . Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. 2. 7. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian.49 4. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. 7. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. 8. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. Apa yang dimaksud pajak langsung. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. 4. 6. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5.

Autonomous investment dan induced investment b. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation.05 Y Hitunglah : a.30 WIB DOSEN : IR. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a.30 . 2. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. jika Y = Yeq c. Jelaskan arti.00 WIB DOSEN : IR. Mengapa ? c. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.40 + 0.4 r S = .4 Y .12.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Comodity market dan Money market d. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. b.50 . 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Nilai APS. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.25 Y I = 900 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a.10. Nilai saving. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.1500 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0.

1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. 1988/1989 . Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. f.2 Y Ditanya : a.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. d. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Berapa pajak keseimbangan 2. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b.2 Y . I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Berapa konsumsi keseimbangan c. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Tx = 0. Berapa saving keseimbangan d.51 L2 = 160 . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. Dari soal di atas. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. tidak boleh kerja sama. Tetap. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. Gambarkan dari semua soal di atas dari a .4 r M = 200 PErtanyaan : a. Berapa impor keseimbangan e. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH.20 mrp.75 YD + 20 mrp.

. KG. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 4. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. 3. Ceq dan Txeq c. Ceq jika Tx = 0 b. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jika fungsi pajak Tx = 0. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. Berapa KI.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 2.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. KG. 2. Pertanyaan : a. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia.

bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .4 r Saving (S) = . Kebijaksanaan fiskal b. Inflasi d. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Kebijaksanaan moneter c. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Marginal propensity to Consume e. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Bila diketahui : a.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.1 d ) di atas ! 2. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ . diketahui : Investasi (I) = 80 . Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Gambarkan dari semua soal (1 a .40 + 0.75 YD b.

Deflationary gap 2. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Konsumsi keseimbangan d. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Kegunaan ekonomi makro c. Apabila dalam suatu perekonomian. Tabungan keseimbangan c. Pelaksanaan ekonomi makro d. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Pendapatan nasional keseimbangan b. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Backward-bending e.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Agregate demand c. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Average propensity to consume d. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. diketahui : C = 0. Bila investasi berubah menjadi 150. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Apa yang saudara ketahui tentang : a.. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Investasi b. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pengertian ekonomi makro e. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Bila konsumsi ditambah 30. apa yang harus anda lakukan. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3.

. 95 milyar per tahun... Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. 980 160 754 65 185 ... 110 milyar. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. surplus anggaran Pemrintah = . 120 milyar pertahun.... ? d. 1. 200) milyar rupiah. 180. 1. besarnya konsumsi sebesar Rp. 2. Konsumsi (C). Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b.. Pada pendapatan nasional seimbang... b...... Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. . TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Carilah fungsi konsumsinya.. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN... APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. tabungan (S). Pertanyaan : a. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. ? B... 120. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . ————————————————— a.. 140.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b... b..0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.55 2. MPC terhadap Yd = . a.. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . . 1000 165 766 65 `85 . Pendapatan nasional seimbang pada Y = . . 160.. MPC . Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). MPS.. Diketahui : a.. ... ? c. 960 155 742 65 185 . Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. 100 milyar.

1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA.2 Y . 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. --. S ekuilibrium 3. Kebijaksanaan Moneter c.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Kebijaksanaan fiskal b. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Inflasi d. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. C ekuilibrium d. Ekspor free in Board. Diketahui : C = 0. Marginal propensity to consume e. c. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. Deflationary Gap g. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. Pasar barang dan pasar uang.56 a. Y b. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b.75 YD + 20 Tx = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 2. Apa yang saudara ketahui tentang : a. --.

Konsumsi nasional keseimbangan c. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. 4. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. Investasi keseimbangan d.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. a. 2. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Pasar Tenaga Kerja . Ekonomi Makro c. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. a.57 ========================================== 1. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. 3. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Tabungan nasional keseimbangan e. Ilmu Ekonomi b. Pendapatan nasional keseimbangan b. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU.

.... 2. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. 2 2000 1300 7900 ..... Kebijaksanaan moneter.... Isilah tabel yang masih kosong b. Jika pajak berubah jadi 600..... Tabungan keseimbangan e.. 4 7000 4300 7900 . 5 10000 6100 7900 .58 d. Menurut saudara. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .. Fungsi Konsumsinya b. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a... Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 . 3 4000 2500 7900 ......75 Pajak = -20 + 0. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. Tulis fungsi konsumsinya c...... Pendapatan nasional keseimbangan d. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e....

10 + 0. Fungsi konsumsinya b. Jelaskan pengertian berikut : a.2 Y mrp Investasi (I) = 200 .10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Pendapatan nasional keseimbangan d. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. . Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Deflationary gap d. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Kebijaksanaan fiskal c.6 Pajak = .8 Yd + 30 mrp. Marginal Propensity to Save e.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Pajak (Tx) = 0. Full employment. Kebijaksanaan moneter b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Tabungan keseimbangan 2.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

----pam---- . APS dan k b). Besarnya konsumsi equilibrium. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. 2. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp.1. III. Besarnya saving equilibrium 2). Saudara diminta menghitung : 1). 3).6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . 2.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Benar/salahkah pernytaan tersebut. 2). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 3). . Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. 2 dan 3 tersebut. jelaskan variabel yang Saudara ketahui. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. SOAL I. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp.4 r Saudara diminta : 1). APC.c = (MPC). Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. a). maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". s (MPS). Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. 200 milyar. 40 milyar.

Fiscal policy c. 300 milyar dengan konsumsi Rp. M = Nilai Impor). II. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. I = Pengeluaran Investasi. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional.2 Y. I. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. 2. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. 225 milyar. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. Gejala ekonomi makro b.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 3. 200 milyar. 1. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. Monetary policy 2. pasar uang. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. 80 milyar. X = Nilai ekspor. Fungsi impor M = 20 + 0. C = Pengeluaran Konsumsi. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1.

Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. 5. 2. Benarkah pernyataan di atas. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. b. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. SOAL 1. Saudara diminta : a. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang.63 1. Didalam sistem perekonomian terbuka . a. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. 2. 6. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana.

Jelaskan !. Back word bending 2. Ditanyakan : a. Pendapatan Nasional b. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pada tahun pertama. Konsumsi d. Marginal propensity to save c.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah).8 Y + 25 milyard Rp. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Kebijaksanaan fiskal d. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Variabel endogeneous b. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. fungsi konsumsi C = 0. Saving c. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Neraca perdagangan f. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. b. Impor e. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Diketahui : a. Pada periode tahun berikutnya. .64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.

. 2. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. hitunglah besarnya pendapatan nasional. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". 3. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Keseimbangan pasar tenaga kerja. 2. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. b. Berapakah besarnya pengeluaran. konsumsi (C).LM. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium".65 b.70 YD + 20 milyar Rp. Jika dalam perekonomian diatas. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. Gambarkan. investasi. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. investasi (I) dan tabungan (S) : a. 4. Pertanyaan : 1. pasar barang dan pasar uang. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. 3. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0.

3. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. e. b.25Y I = 900 + 0. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. Autonomous investment dan induced investment.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . c. Nilai saving. 2. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Uraikan dengan singkat tapi jelas.05Y Hitunglah : a. b. Mengapa ? c. jika Y = Yeq c. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. Nilai APS. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. d. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. khususnya dalam Pasar Barang. Comodity market dan Money market. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. Jelaskan arti. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. . b.

Terangkan ! 3.67 2. b. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. untuk : 1. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb.1 Y + 5 milyar rupiah. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. b. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pertanyaan : a. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KI = /\ Y ____ /\ I 2. konsumsi serta tingkat pajak ? c. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO .

20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Pertanyaan : a. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. jika pajak pendapatan masih nol. b. Khususnya dalam pasar barang. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Marginal Propensity to Consume e. b. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Uraikan dengan singkat dan jelas. Excess Demand b. konsumsi serta pajak IV. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Kebijaksanaan Fiskal c. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang.68 HARI/TANGGAL : SELASA. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Inflationary Gap. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. -------OOO------- . II. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). III. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C).1 Y + 5 milyar rupiah. a. Full Employment dalam perekonomian d.

150 175 100 . dan bagaimana cara-cara penanganannya?II.6 Y I = 300 ....3 Y .....) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .. dan investasi (I).. Di bawah ini data GNP (Y)..... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut.........) c.....1....... ? III. a........... Lengkapilah data Tabungan (S)......... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.. ? e. 400 300 100 . --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 . Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi. 250 225 100 ..600 r Ms = 350 .......Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0. GNP dalam equilibrium tercapai pada Y . 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I......... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .. --------------------------------------------------------b.600 r G = 700 Md = 0.... 300 250 100 ..... Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f. Jika GNP = 300........ Konsumsi (C).... 350 275 100 ..KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Aggregate Demand = .. 200 200 100 .

Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Khususnya dalam pasar barang. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Bila diketahui : a. III. Pengeluaran pemerintah (G) . Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. IV. b. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. II. a. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. IV. Investasi (I) . Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. b. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) .Uraikan dengan singkat dan jelas. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .75 YD b.

Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. c. Investasi (I) = 80 . Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Full employment dalam perekonomian h. Marginal efficiency of investment j. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Diketahui : a. Kebijaksanaan moneter c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) .4 Y c. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .4 Y d. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a.40 + 0.71 a. Marginal Rate of Taxation i. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. . Excess demand g. c.4 r b. inflasi d. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. Deflationary gap.4 r e. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. Hitung full employment savingnya b.0. Kebijaksanaan fiskal b. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Marginal propensity to consume e. b. Saving (S) = . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.

Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. 2.00 .. Lengkapi jawabanm dengan grafik.. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).15.. MPS. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 ..SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. a.. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. 960 155 742 65 185 . Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.. a. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. -------------------------------------------------------------- . Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. 180. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes..00 CATATAN : . APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut.. 160. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. tabungan (S) MPC.72 d. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. 4.75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. b. 1000 165 766 65 185 . a... Konsumsi (C). 140.. 120. 980 160 754 65 185 . 200) milyar rupiah.

.. . istilah-istilah di bawah ini a...... 1....... . 4.. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b....... .... 2... . a.? 3.. Efek Pigon (Pigon effect) b. Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp.500 ... Paradok hemat (Paradox of thrift). .......... 4......*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.000 ...000 ...... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara..... Gunakan grafik pada jawaban saudara.? c.... 2....73 a. Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula.. ... 4.) (dalam juta rp..........500 .000 .... . Jelaskan dengan menggunakan grafik.....? d.. surplus anggaran pemerintah = . Efek Keynes (Keynes effect) c....8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp. 2.... ----........ Pada pendapatan nasional seimbang...15. Pendapatan nasional seimbang pada Y = .... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13. Perpajakan yang built-in flexible d..00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1..) 1... 3...... MPC terhadap Yd = ...500 ... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi....... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.500 .. manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut. b. ...00 ... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja....

10 Y e. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Diketahui : a. Kebutuhan uang untuk transaksi 0.75 Y b.5 r dan f. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4.2.75 Pajak = -20 + 0. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. C = 50 + 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU.74 a. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3.5 r c. b. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Jika investasi (=I) = Rp.2. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . Pengeluaranm untuk konsumsi. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.15 Y d. c. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0.2 Y Investasi = 200 . b. c.

Pigon effect b. Pendapatan disposable Yd = Y . Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Jelaskan. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y).8 R c. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . diketahui : a. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. C = 68 + 0. Pendapatan nasional . Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. I = 114 + 0.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Pada pasar barang.10 R c. III. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Jika investasi berubah menjadi 400. II. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Fungsi konsumsinya b. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru.keseimbangan d. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = .25 Y b.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. Dengan penentuan kebijaksanaan ini.7 Yd b. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e.1 Yd . Fungsi konsumsi. apa yang saudara ketahui tentang : a.Tx + Tr f. Fungsi disposable income (pendapatan . Tabungan keseimbangan e.siap pakai) c.

(2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. Investasi (I) = . 40 milyar. 200 milyar.500 R + 100 Milyar rupiah. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".000 milyar. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. 400 milyar. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Gambarkan kurvanya. Pada saat pendapatan nasional Rp. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. 3.25 Y.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. 2. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pajak (Tx) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . 1. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. Gambarkan semua variabel tersebut. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah.8 Yd + 20 Milyar rupiah. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal.0. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 500 milyar. 250 milyar. tingkat tabungan nasional Rp. hitunglah : a.UNIV.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .

20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS.UNIV. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation.28. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Diketahui : C = 85 + 0. . b.77 b. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. dan T = 0. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 4.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pada saat ini. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c.

15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. 3. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . maka : b. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.78 2.10 r + 200 mrp.5 z = 0. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik". hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b.2.90 t = 0. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0.8 Yd + 3 mrp.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92.2.1.2 Y Investasi (I) = . Dalam keseimbangan IS-LM. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya. Pajak (Tx) = 0. 4.1. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0.

1Y + 5 Milyuar Rupiah. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. b. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). diketahui : C = 230 + 0. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. I = 20 Milyar Rupiah. berapakah konsumsi.6YD I = 300 . G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku.600r .021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Pertanyaan : a. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya.UNIV. PETUNJUK : 1. d. Hitung besarnya konsumsi.8YD + 5 Milyar Rupiah. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. C = 0. c.4 Milyar Rupiah.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. 2.

6r (Md = permintaan uang). Pasar Tenaga Kerja e. Ilmu Ekonomi d.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. Jumlah angkatan kerja. b. Pertanyaan : a. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. tingkat harga serta output riil.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. . berapakah pendapatan. penawaran agregatip.3Y . tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. jika terjadi kenaikan pada : a. Kebijaksanaan moneter . Hitung besarnya pendapatan. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. 4. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. c. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. 3.1. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.

apa sistem perekonomian pada soal di atas. 5 10000 6100 7900 .. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.......... Isilah tabel yang masih kosong b.. ----. 2 2000 1300 7900 .81 5.*** ------ ............. Tulis fungsi konsumsinya c. -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 ... 4 7000 4300 7900 . Menurut Saudara... 3 4000 2500 7900 ..

Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. d. c. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. dan faktor-faktor produksi lainnya. 7 MEI 1985 1. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. b. Tingkat employment dapat berfluktuasi. Tingkat harga dapat flexible. Tingkat harga biasanya tegar. c. d. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. .82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. b. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. tenaga buruh. Ekonomi modern a.

karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain.75 Y Y = 20 + 0. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. 7. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. 3. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0.25 = 80 8. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. begitu pula sebaliknya. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil.75 Y b. rasa sehat.83 2. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut.25 Y = 20 Y = 20/0. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. tabungan menyediakan dana untuk investasi. a. Y=C+I . Dua cara pendekatan sama. a.75 /\Y 120 . Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi. 5.75 Y 0. 6. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. jadi 95 = a + 0. C = a + bY /\C 110 . jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0.95 15 b = — = ———— = — = 0. 4. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut.

jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. b.25 Y = 60 Y = 60/0. Jumlah penjual di pasar 6). Kebijaksanaan pemerintah . Bila harga naik. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a.75(240) + 20 = 200 c. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Selera atau preferensi konsumen 2).C = 240 . jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Harga sumberdaya 3).75 Y + 20 + 40 0. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). b. C = 0. barang inferior sebaliknya. Pendapatan uang para konsumen 4). sebaliknya bergeser ke kiri. dan sebaliknya. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Tehnik produksi 2). Bila harga naik. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan.84 = 0. kurva permintaan bergeser ke akanan. S = Y . Harga barang-barang lain yang berkaitan. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. 4). Harga barang lain yang berkaitan 5). Jumlah konsumen di pasar 3).75 Y + 20 = 0. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. Faktor-faktor lain berubah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). untuk barang komplementer seabaliknya. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. 5 JULI 1985 1. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera.25 = 240 b.

maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. Dari kedua teori tersebut. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. Impor e.2Y) = 355 + 0.14 b. 3. S + M = I + X S + {20+0. Saving c. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.5(507. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. C = 75 + 0. Jelaskan.43 f. C.7 Y = 355 Y = 507. Konsumsi d. X .M = 75 + 0.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.57 d. M = 20 + 0.I.14)} = 200 + 100 S = 178.121. Pendapatan nasional b.43 e. b.(20+0.14) = 328.1. Y = C + I + X . berjaga-jaga dan spekulasi. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.57 c.S . 2. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.2(507.14) = 121.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.2(507.3 Y 0. Neraca perdagangan f. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. Jawab a. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. Diketahui : C = 75 + 0.43 = . Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas.5 Y + 200 + 100 .M = 100 . yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.

B 19.000) c. C 15.800. f. D 26. C 3. D 2. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. D II. Peranan pemerintah : a. 26 JULI 1985 I. C 9. B 8. D 11. E 18. 1. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. Harus meningkatkan ekspor. A 14. B 35. B 22. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi.000 (300.000 (200.000) 5. A 37. E 36. B 13. B 16. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik.000+750.000 b.86 g.000+150. . Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d.800.000 f.000+1. A 17. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. D 20.000 e. C 10. D 30. E 29. D 6. C 24. B 12. 0 d. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. 1. A 25. B 5. 800. 4. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. A 32. C 34.000+800.000+100. c. C 31.800. 2. E 33. E 4. b.900. D 28. E 21. a. A 7. 1. 300. 1. B 27.000+250. C 23.000+350.

4 + 0.100 10 3.2(800) = 180 d.20 = ———————— 0.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp. /\C 110 . 350 b.Mo 1.25 milyar. a.5+0.105 15 C = a + cY 100 = 0.0.280 .3.1 = 800 b. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 . YE = ——————— 1 .c + ch 200 + 300 + G + 0 .X + M = 800 . /\Y = 1500 .3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. X . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986./\Y = ——— /\Tr = —————— .100 + 180 = 600 e.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .23 1-c+ch 1-0. 1019.ct 2.25 = Rp.67.0. C = Y .0.40 + 0.3 Y = .3.So .0.105 + a .87 2.0. 25 = 19. 19 JUNI 1986 I + X .67 /\Y 120 .5+0. 1000 + Rp.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0. S = .5 c.5.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0. a.5 /\t = .5(400) 1000 = ——————————— 1 .180 = .M = 100 .5 + 0. c = —— = ————— = —— = 0. M = 20 + 0.0.40 + 0.1000 = 500 -c . 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.2 Y = 20 + 0.3(800) = 200 c. a.I . 19.

20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.160 + 8 r = 0.65 + 0. yaitu : 300 + 10 r = 600 . b.67 Y b. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.8 r Y = 600 . Sedangkan dalam arti luas.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. Y = C = a + cY = 29.8 r 400 .88 a = 29.Mo .8 Y 240 + 8 r = 0.67Y = 89. C Y 4.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.8 Y + 160 . a.6 Y + 80 + 160 . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.So .4 Y = 240 . 3 JULI 1986 I + X .65 C = 29.8 r 0.85 c.65 + 0.

5 c.3.3.4 + 0.c + ch 100 + 200 + G . a.67 /\Y 105 . C = Y .1000 = 500 -c .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.4(540) = 186 c. /\Y = ——— /\Tr = ————— .65 b.60 YD + 20 Tx = 0. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .0. /\Y = 1500 .120 15 C = a + cY a = 29.110 10 3.89 1. c = —— = ———— = —— = 0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.5 G = 1.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.0. Diketahui : C = 0.5 /\C 100 .20 .438 b.1 = 540 b.5 + 0. a.1(540) = 64 d.23 1-c+ch 1-0.4 Y = .0.3.0.ct 2. X .30 + 0.5(400) 1000 = —————————— 1 . YE = ———————— 1 . Y = C = 89. 25 = 19.186 = 354 e.0.5+0.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .5+0.10 = ———————— 0.S = 540 .M = 200 .30 + 0. a. M = 10 + 0. a. 27 APRIL 1987 1.1 Y = 10 + 0.0. S = .4 Y .

64YE = 150 YE = 234.4Y-20) = 0.6+120 = 0.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .60 YD+20+60+40 = Y + 30 .Tx = 0.4YE = 0.375) .375 = 56. volume uang c.4(234.harga fleksibel b.6 Y + 50 .CE = 0.375 TxE = 0.375 + 30 + 20 = 134.36Y + 150 0. dasar penukaran.0. employment.375) .permintaan agregat selalu = penawaran agregat . Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.375+50) + 20 = 84.6(234. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum. Keynes . Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga. 4. unemployment d.375 = 0. GDP b.6Y + 50 = 0. cadangan devisa.(0.36Y + 30 + 120 = 0. Jenis pasar makro a.adanya pengerjaan penuh .6. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.4Y + 20 = (0. Klasik .Perlu campur tangan pemerintah 3.60YD + 20 = 0.75 CE = 0.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE. TxE.134.6YE+50) + 20 = 0.6(0.6Y+50)0. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr . Cara mengukur Produk Nasional Bruto .25 2.375 SE = YD . Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.234. CE.84.6(0.20 = 73.60YD+120 = Y + 30 .

Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2.91 a. 1. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. RT pemerintah. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. b. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. sehat dll. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. Pendekatan pengeluaran. RT luar negeri. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. c. tenteram. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. laba. upah dan gaji. a. 3. bunga. Pendekatan penerimaan. Pendekatan permintaan = penawaran b. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. RT perusahaan. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. 4.

Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. 8. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . 7. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun.besarnya pengeluaran rutin. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. 6. 9. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. b.

cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . Menaikkan suku bunga.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.cTx .cTx + cTr + I + G YD = Y .Tx + Tr (1-c)Y = a . yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. b. 3. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. Kebijaksanaan harga. Kebijaksanan pemasaran. b. Devaluasi. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a .cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. 2. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. c. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. c. 4. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a .c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . Deregulasi. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY .

4 r = . Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain. 9.4 .4 LM -> L=M 0.10 r 0. Diketahui : I = 80 .4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.4 Y L1 = 0. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. 7. 9-7-90 1. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.4 Y 120 .40 + 0.4 r Y = ——— = 300 . apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak. bukan dari segi ekonominya. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .4 r M = 200 Ditanya : a. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.4 Y + 160 .4 Y L2 = 160 .94 1-c /\Y c —— = .4 r S = .—— 1-c /\Tx 5.40 + 0.

75 Y S = YD . 100 = 300 . C = 10 + 0.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.40 + 0.30) = 10 + 15 + 0.4 (15) + a = .100 a = 10. ³ ³ 2.75 YD = 10 + 0.(10+0.75 Y = 25 + 0.75(Y + 50 .100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = . 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 . a.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 . 0.0267 8 = a + (-0.25YD .0267). d.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.67 .4(100) + 160 .75YD) = 0. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.250 8 = a + b.0267 Y e. r ikut berubah.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.95 IS = LM -> 300 .0.6(40) = -24 c.10 .0.10.C = YD .4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0. r berubah.

Menambah tranfer pemerintah atau 3). Diketahui : C = 0. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. 2). Backward-Bending. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. melakukan kebijaksanaan moneter. c. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . Yeq. Ceq. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. b. 2. Average propensity to consume.5 b. Deflationary gap. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). yang berbentuk alatalat produksi. Memperkecil penarikan pajak. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. Bila I = 150 ditanya Yeq e.96 = 0. Agregate demand. d. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. melalui kebijaksanaan fiskal. a.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. d. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. atau 5). e. 3. Seq. Investasi. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang.25 Y . Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). b. 24-7-90 1. atau 2). c.10 = 0. b.25(Y+50-30) .

6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o . /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0. Y = C + I = 0. Ceq = Y .4Y = 210 Y = 210/0. Seq = Y .97 a.4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.S = 450 .6Y + 60 + 150 0.{0.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.6 Y + 60 + 120 0.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. Yeq = C + I = 0.C = 450 .4 Y = 180 Y = 180/0.

.. 54................... 26.......... 10........... 53......... 10................. 32...... 56.............. 1 Ekonomi diskriptif .Laba Perseroan D Deflationary gap... 2 Inflasi ...... 3 Hubungan kausal ......................... 27.... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ...... 53...... 12................. 20................ 7.......................................... 32 Full-Employment... 18 kesempatan kerja.......... 80........... 4....... 71 Kebijaksanaan konstrraksi ................. 6 faktor produksi tenaga kerja............................. 61....... 4 Ilmu Ekonomi ................. 2 hubungan kausal................ 1 Import............. 3 external balance ........... 34.. 12 Angka pengganda.................. 56.. 10 faktor produksi modal .......... 26 Kebijaksaan fiskal........ Keseimbangan intern. 26 Kebijaksanaan ekonomi makro................ 4. 26 Kebijaksanaan fiskal............ 1 Anggaran Belanja Negara... 23 Keseimbangan ekstern .................. 56 kesamaan............. 9. 3............. 13........... 97 descriptive economics ..... 59... 3 Bunga ......... 1 disposable income..................... 18 APC . 23 G gaji..... 2 ekuilibrium...... 28. 95 Equilibrium Analysis .... 54.. 10................. 67............. 13.................... 9....... 75 E economic analysis .... 5.... 57........ 72.... 1 I identity ... 2........ 2.............. 55.................. 77.............................................. 47....... 25..... 84............................ 11 fullemployment ............ 34.. 3........ 6 full employment saving........................ 4 Eksport ........................................................................... 1.... 1 economic theory.......... 1 Ekspor Netto ........ 16............ 35 Inflasi penawaran . 32 Inflationary gap ................... 32 corporate profit........................ 2. 58...... 9 equilibrium conditions equation ........... 18 Keseimbangan intern .......... 10 fungsi LM........ 5 C celah deflasi ....... 60.................. 32 Inflasi Campuran ............ 12...................... 18.. 6.... 78... 34 Inflasi Penawaran ...... 1 Ekonomi Yang Diterapkan ................... 10 Celah inflasi ..... 92 general equilibrium ............... 10 Faktor produksi kapital . 10 internal balance .......................... Keseimbangan intern Investasi ........... 66..... 7 B behavioral equation........... 1 Average Propensity to Save ......................................................... 73 .............. 13........................... 82...... 39.................... 97 K Kebijaksaan ekspansi ....... 10 Angka Pengganda ...................... 13.. 58........ 48.................... 38.. 71...... 2........... 60..... 32...... 53............................................................... 11 celah inflasi .................................. 62...... 64.... 25 H Harga surat-surat berharga.............. 71................... 55................................. 46..... 74 applied economics..... 46................. 2 Ekonomi makro........ 9................................. 31..... 41................................... 3. 26 Kebijaksanaan Moneter ....... 79...........98 A analisis ekonomi agregatif .............................. 67 Inflasi campuran. 48......... 15.... 1 ekonomi mikro ............ 72..... 34 Inflasi permintaan ...... 56..... 74.... 3... 70. 11..... 3 Hubungan fungsional............. 75........... 1 ekonomi makro ............... 92...... 59.............. 43...............

................. 20...... 30 Kurva Permintaan Agregatif ................................................ 22 Penawaran surat-surat berharga ............... 53.............................................. 16 O Open Market Operation .. 2 Pasar Modal .... 6 . 80 Kurva L-M. 81 Pasar uang ............. 52.. 59. 25...... 72... 53........ 9................ 52.......... 3....... 55............ 61.............. 10 Rediscount policy.. 93................................................. 71.... 77......... 59. 73 Pendapatan nasional ekuilibrium . 4 Pengeluaran Pemerintah............... 23 Operasi Pasar Terbuka ........ 5 Laba perusahaan perseorangan ............. 95 Pajak yang built-in flexible........................................................................... 2....... 3 Pengeluaran Investasi..................... 53.. 73............ 61. 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal .......... 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio.......................... 9 Pengangguran............... 59................................ 23 KURVA L-M .... 42........ 43................... 64....... 71........... 5........... 2......................... 62. 3 Produk Naional ...................LM......................... 12................ 8. 70.... 7 MPC .......... 12 penmawaran akan uang... 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal..................................................... 22 Permintaan uang untuk spekulasi......................... 2.... 20 kurva IS .................. 25........ 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri .......... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi...................................... 22 Kurva pajak yang built-in flexible ...................... 58.......................... 23 Over employment ........... 6 Rumahtangga perusahaan ....... 56..... 5. 3 Persamaan perilaku ..... 20........... 10 macro economics ........ 5 proprietors income ... 14 Pasar barang ..... 65......99 kurva (AgD ....... 5................................. 4 Pengeluaran konsumsi ..... 61......... 91 Pasar komoditi .............................. 45........................... 3 Penawaran uang .......... 92 profit.................................. 23 Rumahtangga Keluarga................. 7............. 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ...................... 3 Permintaan akan tenaga kerja .... 13..... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga. 39.............. 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ............. 63.... 20 Perekonomian tertutup ........... 56.......... 10 P Pajak. 5 R Reallocation of resources ................................ 14 Kurva Penawaran Agregatif......... 22 Pendapatan Nasional........... 78... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.............. 2. 94 Multiplier .... 14 Pajak yang Built-in Flexible.. 75.............. 48........... 22 L Laba. 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ....... 4......................... 23 Penyusutan .......... 1 macroeconomic policy ............. 72...... 3 Pasar Tenaga Kerja ........... 5 M Macam faktor produksi . 56............... 77................. 30 kurva permintaan uang untuk transaksi .... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga..... 55........... 6................. 23 Marginal Propensity to Save ........ 18....... 68.......... 30 Kurva IS ... 76 Kurva LM.... 58................................. 80 KURVA IS...... 10....... 27 kurva permintaan investasi ...... 4 Produk Nasional......... 36...................................... 39 Laba perseroan . 58............. 2........................... 69..... 4......................... 3 Penawaran tenaga kerja...... 65 kurva IS-LM.. 25.............. 20 Permintaan akan surat-surat berharga............ 67........................ 22 Permintaan uang untuk transaksi .............................................

................ 10 Upah..... 71.... 86 Selective Credit Control................. 2................... 5 U Uang giral.... 3........ 20........................................................ 12 Transfer perusahaan .......... 16 Transaksi kredit.... 46.......... 3 Upah riil ........ 4 Subsidi perusahaan.... 39........................ 39 Upah nominal.......... 5 T Taxable income level ................................. 1 Teori kuantitas uang........... 32 Transaksi Debit ..................... 48................................... Gaji Saving ......... 47........................................... 53.. 58....................................... 7............. 43 Uang kertas .....................................100 S salaries......................... 15.... 4........... 64......................................................... 2.......... 82........................................... 66.... Upah ............. 23 Sewa................................................................... 16 Transfer Pemerintah............... 6 W wage ................... 6 variabel endogen . 2 Under Employment .......................... 14 Teori ekonomi........................................ 3 V Variabel eksoegen............ 6 variabel eksogen................................... 2 uang logam............