Anda di halaman 1dari 12

KOMANDO RESOR MILITER 011/LILAWANGSA

BATALYON INFANTERI 113/JAYA SAKTI

SURAT PERINTAH
Nomor : Sprin / 101 / IV / 2011

Pertimbangan : Bahwa untuk kelancaran pelaksanaan latihan menembak senjata


kelompok Yonif 113/JS TA. 2011 perlu mengeluarkan surat perintah.

Dasar : 1. Surat Perintah Danrem 011/LW Nomor : Sprin / 115 / IV / 2011


tanggal 07 April 2011 tentang perintah merencanakan, menyiapkan dan
melaksanakan Latbak Jatpok Lintar dan Linkung TA. 2011.

2. Program Kerja dan Anggaran Yonif 113/JS TA. 2011 khususnya


bidang latihan.

DIPERINTAHKAN

Kepada : SEDANKI YONIF 113/JS.

Untuk : 1. Seterimanya Surat Perintah ini, kepada tersebut alamat agar


merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan latihan menembak
senjata kelompok Lintar pada TW – II dan Linkung pada TW – IV TA. 2011
bagi yang mengawaki senjata kelompok di Kompi sesuai Direktif dalam
lampiran surat perintah ini.

2. Laksanakan koordinasi sebaik-baiknya degan unsur/staf terkait


untuk kelancaran pelaksanaan latihan.

3. Perhatikan faktor keamanan dalam pelaksanaannya baik personel,


materiil, dan berita yang berkualifikasi rahasia serta membuat rencana
pengamanan dalam setiap kegiatan.

4. Laporkan rencana dan hasil pelaksanaan latihan kepada Danyonif


113/JS dengan tembusan Danrem 011/LW Up. Kasiopsrem 011/LW satu
minggu sebelum dan sesudah pelaksanaan latihan baik tertulis maupun
dalam bentuk file (CD).
2

5. Melaksanakan perintah ini dengan penuh rasa tanggung jawab.


Selesai.

Dikeluarkan di : Bireuen
Pada Tanggal : 11 A p r i l 2011
Komandan Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti

Trenggono
Letnan Kolonel Inf NRP 11930073311169
Tembusan :
1. Irdam IM.
2. Danrem 011/LW.
3. Asops Kasdam IM.
4. Kasi Ops Rem 011/LW.
KOMANDO RESOR MILITER 011/LILAWANGSA Lampiran Surat perintah Danyonif 113/JS
BATALYON INFANTERI 113/JAYA SAKTI Nomor : Sprin / 101 / IV / 2011
Tanggal : 11 April 2011

DIREKTIF LATIHAN

Tentang

LATIHAN MENEMBAK SENJATA KELOMPOK


BATALYON INFANTERI 113/JAYA SAKTI
TA. 2011

PENDAHULUAN

1. U m u m.

a. Daya tembak merupakan unsur tempur yang harus dimiliki satuan dalam
rangka mengoptimalkan kemampuan daya operasional dan pencapaian tugas
pokoknya. Guna menghasilkan daya tembak tersebut, maka kemampuan menembak
senjata kelompok harus optimal khususnya bagi personel yang mengawakinya.

b. Untuk mencapai kemampuan menembak senjata kelompok yang berdaya


tempur, maka harus dilatih melalui program pembinaan latihan yang terencana dan
terukur kualitasnya. Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
menembak Lintar/Lingkung dalam rangka mendukung tugas pokok Yonif 113/JS.

c. Agar pelaksanaan latihan menembak senjata kelompok Yonif 113/JS TA. 2011
dapat mencapai sasaran yang telah ditentukan serta dapat dipertanggung jawabkan
hasil pelaksanaannya, maka dibuat Direktif latihan sebagai pedoman dalam
pelaksanaannya.

2. Dasar

a. Surat Perintah Danrem 011/LW Nomor : Sprin / 115 / IV / 2011 tanggal 07 April
2011 tentang perintah merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan Latbak Jatpok
Lintar dan Lingkung TA. 2011.

b. Program Kerja dan Anggaran Yonif 113/JS TA. 2011 khususnya bidang latihan.

3. Maksud dan Tujuan.

a. Maksud. Sebagai arahan, petunjuk dan pedoman bagi penyelenggaraan


Latihan Menembak Senjata Kelompok jajaran Yonif 113/JS TA. 2011.

b. Tujuan. Agar tercapainya keseragaman dan kesatuan langkah serta


tindakan, sehingga kegiatan latihan yang dilaksanakan dapat berjalan aman, tertib
dan lancar serta mencapai sasaran yang di tentukan.
2

PETUNJUK UMUM PENYELENGGARAN

4. Penanggung jawab : Danyonif 113/JS.

5. Thema. ’’ YONIF 113/JS MELAKSANAKAN LATIHAN MENEMBAK SENJATA


KELOMPOK TA. 2011 DALAM RANGKA MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN
KEMAMPUAN MENEMBAK AWAK SENJATA LINTAR/LINKUNG ”.

6. Tujuan Latihan. Meningkatkan kemampuan menembak senjata kelompok di


Kompi jajaran Yonif 113/JS.

7. Sasaran Latihan.

a. Kuantitatif. Seluruh personel yang mengawaki senjata kelompok di Kompi


Jajaran Yonif 113/JS.

b. Kualitatif.

1) Bidang Pengetahuan.

a) Memahami tentang karakteristik senjata SO Minimi, K-3


Daewo/Ultimex-100, SMR/SMS, SMB, SLT, MO 60 Comando, MO 60
LR Tampela dan MO 81 W 87 Norincho.

b) Memahami dasar menembak senjata SO Minimi, K-3


Daewo/Ultimax-100, SMR/SMS, SMB, SLT, MO 60 Comando, MO 60
LR Tampela dan MO-81 W 87 Norinco.

c) Memahami teknik dan taktik menembak senjata SO Minimi, K-3


Daewo/Ultimax-100, SMR/SMS, SMB, SLT, MO 60 Comando, MO 60
LR Tampela dan MO-81 W 87 Norinco.

2) Bidang keterampilan.

a) Mampu menembak dengan senjata SO Minimi, K-3


Daewo/Ultimax-100, SMR/SMS, SMB, SLT, MO 60 Comando, MO 60
LR Tampela dan MO-81 W 87 Norinco dengan totalitas nilai minimal 80
% untuk menembak sasaran langsung dan 75 % untuk sasaran tidak
langsung.

b) Mampu melaksanakan pertahanan menembak senjata SO Minimi.


K-3 Daewo/Ultimax-100, SMR/SMS, SMB, SLT, MO 60 Comando, MO
60 LR Tampela dan MO-81 W 87 Norinco, sesuai teknik dengan benar.

c) Mampu mengatasi permasalahan teknis menembak dilapangan


dengan cepat, tepat dan benar.
3

8. Materi Latihan.

a. Menembak dasar SO Minimi, K-3 Daewo/Ultimax-100.

b. Menembak SMR/SMS.

c. Menembak SMB.

d. Menembak SLT Ton/Ki.

e. Menembak Mortir 60 Comando.

f. Menembak Mortir 60 LR/Tampela.

g. Menembak Mortir 60 Norinco

9. Macam, Sifat dan Metoda latihan.

a. Macam : Latihan Teknis.

b. Sifat : Dikendalikan.

c. Methoda : Ceramah, Drill Teknis dan Praktek.

10. Tempat. Lapangan Mako Yonif 113/JS.

11. Waktu.

a. Latbakjatpok Lintar : Triwulan II TA. 2011 ( Minggu ke 3 bulan April


2011 ).

b. Latbakjatpok Lingkung : Triwulan IV TA. 2011 ( Minggu ke 4 bulan


Nopember 2011 ).

12. Peserta latihan.

a. Penyelengara : Danki jajaran Yonif 113/JS.

b. Pelaku Latihan : Seluruh personel yang mengawaki senjata kelompok di


Kompi.

c. Pendukung : Para Pa, Ba dan Ta Kompi masing-masing.


4

13. Referensi.

a. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 311 / IX / 2002 tanggal 12 September


2002, Buku petunjuk induk tentang Latihan.

b. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 10 / I / 2003 tanggal 28 Januari 2003,


Buku petunjuk induk tentang pembinaan Latihan.

c. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 11 / I / 2003 tanggal 28 Januari 2003,


Buku Administrasi tentang penyelenggaraan latihan.

d. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 58 / III / 2004 tanggal 09 Maret 2004
Bujuknik tentang Infanteri.

e. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 23 / I / 1987 tanggal 15 Januari1987,


Bujuknik tentang Mortir 60 MM/Comando.

f. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 59 / I / 1987 tanggal 20 Januari 1987


Bujuknik tentang Mortir 60 MM LR/Comando.

g. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 1290 / XII / 1986 tanggal 31 Desember
1986 Bujuknik tentang Mortir 81 Tampela.

h. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep / 405 / III / 1976 tanggal 31 Maret 1976
Bujulap tentang SMS MK III.

i. Surat Keputusan Danjen Kobangdiklat TNI AD Nomor Skep / 265 / II / 1985


tanggal 26 Pebruari1985 Naskah sekolah TNI AD tentang menembak SO Minimi.

j. Surat Keputusan Pusdikif Nomor Skep / 43 / X / 1993 tanggal 07 Oktober 1993


Naskah Departemen Senjata Strim dan SMB 50 sekolah TNI AD tentang menembak
SO Minimi.

k. Surat Keputusan Pusdikif Nomor Skep / 51 / XII / 1993 tanggal 22 Desember


1993 Naskah Departemen Senjata tentang SMR/SMS MK III.

l. Skep Kasad Nomor Skep / 18 / II / 2006, tanggal 3 Pebruari 2006, Bujuknik


tentang latihan menembak senjata kelompok.

14. Dukungan Latihan.

a. Dana.

1) Latbakjatpok Lintar.

a) Kima

(1) Dukops = Rp. 375.000,-


5

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 15,Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.254.000,-

(b) USL (Pelaku 15, Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 427.500,-

b) Kipan A.

(1) Dukops = Rp. 250.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 15,Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.254.000,-

(b) USL (Pelaku 15, Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 427.500,-

c) Kipan B.

(1) Dukops = Rp. 250.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 15,Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.254.000,-

(b) USL (Pelaku 15, Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 427.500,-

d) Kipan C.

(1) Dukops = Rp. 250.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 15,Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.254.000,-

(b) USL (Pelaku 15, Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 427.500,-

e) Kipan D.

(1) Dukops = Rp. 250.000,-


6

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 15,Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.254.000,-

(b) USL (Pelaku 15, Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 427.500,-

f) Kipan E.

(1) Dukops = Rp. 250.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 15,Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.254.000,-

(b) USL (Pelaku 15, Penyelenggara 4).


- 19 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 427.500,-

g) Kiban.

(1) Dukops = Rp. 375.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 22,Penyelenggara 4).


- 26 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 1.716.000,-

(b) USL (Pelaku 22, Penyelenggara 4).


- 26 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 585.000,-

h) Rekapitulasi Anggaran.

(1) Duk Ops = Rp. 2.000.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 112,Penyelenggara 28).


- 140 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 9.240.000,-

(b) USL (Pelaku 112, Penyelenggara 28).


- 140 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 3.150.000,-

2) Latbakjatpok Linkung.

a) Kipan A.

(1) Dukops = Rp. 330.000,-


7

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 7,Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 660.000,-

(b) USL (Pelaku 7, Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 225.000,-

b) Kipan B.

(1) Dukops = Rp. 330.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 7,Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 660.000,-

(b) USL (Pelaku 7, Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 225.000,-

c) Kipan C.

(1) Dukops = Rp. 330.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 7,Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 660.000,-

(b) USL (Pelaku 7, Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 225.000,-

d) Kipan D.

(1) Dukops = Rp. 330.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 7,Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 660.000,-

(b) USL (Pelaku 7, Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 225.000,-

e) Kipan E.

(1) Dukops = Rp. 330.000,-


8

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 7,Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 660.000,-

(b) USL (Pelaku 7, Penyelenggara 3).


- 10 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 225.000,-

f) Kiban.

(1) Dukops = Rp. 350.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 34,Penyelenggara 6).


- 40 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 2.640.000,-

(b) USL (Pelaku 34, Penyelenggara 6).


- 40 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 900.000,-

g) Rekapitulasi Anggaran.

(1) Duk Ops = Rp. 2.000.000,-

(2) Duklog

(a) UML (Pelaku 99,Penyelenggara 21).


- 120 X 3 hari X Rp. 22.000,- = Rp. 7.920.000,-

(b) USL (Pelaku 99, Penyelenggara 21).


- 120 X 3 hari X Rp. 7.500,- = Rp. 2.700.000,-

b. Sarana : Gunakan sarana yang tersedia di kompi masing - masing.

c. Munisi :

1) Triwulan II :

a) Mukal 5,56 mm Link ( Jat SO ) = 1.350 butir.


b) Mukal 7,62 mm / Mu-2 Tj Pindad = 300 butir
( Jat SMR dan SMS )
c) Mukal 12,7 mm Link Cis Pindad ( SMB ) = 150 butir
d) Granat MO 60 mm CO HE Pindad = 5 butir
e) Granat MO 60 mm LR HE Ren Pindad = 2 butir
f) Granat MO 81 mm SB Ren Pindad = 3 butir
g) SLT PF 89 AT Norinco Cina = 1 butir

2) Triwulan IV :

a) Mukal 5,56 mm Link ( Jat SO ) = 1.350 butir.


9

b) Mukal 7,62 mm / Mu-2 Tj Pindad = 300 butir


( Jat SMR dan SMS )
c) Mukal 12,7 mm Link Cis Pindad ( SMB ) = 150 butir
d) Granat MO 60 mm CO HE Pindad = 4 butir
e) Granat MO 60 mm LR HE Ren Pindad = 2 butir
f) Granat MO 81 mm SB Ren Pindad = 3 butir
g) SLT PF 89 AT Norinco Cina = 1 butir

d. Kesehatan : Gunakan unsur kesehatan kompi masing - masing.

15. Penekanan Khusus.

a. Dukungan munisi pada pelaksanaan Latbak jatpok TA. 2011 disesuaikan


dengan kemampuan dengan munisi yang tersedia, sehingga penyelenggara agar
lebih kreatif dan inovatif agar sasaran latihan dapat terlaksana secara optimal.

b. Laksanakan pentahapan latihan menembak sesuai metoda dan ketentuan


Nikgarlat yang benar agar standar kemampuan menembak prajurit dapat tercapai.

c. Adakan wasdal secara melekat dan evaluasi secara terus menurus serta
adakan pengecekan kesiapan pelaku dan pelatih sebelum melaksanakan menembak
basah/menggunakan munisi dan granat.

d. Pelaksanaan latihan menembak menggunakan senjata sesuai TOP / DSPP


Yonif 113/JS.

e. Laksanakan latihan secara efektif dan efisien sesuai kondisi serta dukungan
munisi yang tersedia serta hindari penggunaan munisi/ granat yang tidak terukur.

f. Dalam pelaksanaan latihan menembak tidak dibenarkan menjatuhkan tindakan


fisik kepada prajurit.

g. Laksanakan pembekalan teknis menembak dengan benar melalui metode


kepelatihan yang tepat dan perbanyak Drill kering/Eksersisi sebelum melaksanakan
menembak guna mendapatkan hasil yang ditentukan ( 80 & 75 % ) untuk menembak
sasaran langsung dan tidak langsung.

h. Pencatatan laporan hasil latihan harus realistis dan nyata sesuai dengan hasil
penilaian latihan penembakan sehingga dapat menggambarkan peningkatan
kemampuan menembak prajurit selanjutnya dicatat dalam buku saku prajurit untuk
mengetahui perkembangan hasil latihan dan sebagai bahan evaluasi pembinaan
prajurit.

i. Pelaksanaan kegiatan harus disesuaikan dengan waktu dan tepat sasaran


sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan oleh Komando Atas.

j. Penggunaan alokasi anggaran agar tepat pada sasaran.


10

k. Latihan menembak Jatpok lintar dilaksanakan pada latihan teknik untuk awak
senjata ( tanpa melibatkan manuver pasukan ) dengan dilakukan secara efektif dan
efisian sesuai kondisi serta dukungan munisi yang tersedia.

l. Latihan menembak Jatpok linkung hanya dilaksanakan pada latihan teknik


untuk meningkatkan kemampuan awaknya dan lintasan granat tidak boleh diatas
pasukan,

m. Laksanakan koordinasi dengan pihak / unsur terkait termasuk aparat


pemerintah setempat untuk penggunaan daerah latihan guna kelancaran pelaksanaan
kegiatan latihan.

n. Perhatikan kondisi dan kemampuan senjata yang akan digunakan, serta


adakan pengecekan setiap senjata sebelum pelaksanaan menembak dengan di
koordinasikan pada satuan peralatan yang ada di daerah.

o. Perhatikan faktor keamanan baik personel, materil dan kegiatan latihan sesuai
ketentuan protap pengamanan yang berlaku serta cegah terjadinya kecelakaan latihan
(zero accident) termasuk keamanan terhadap masyarakat selama kegiatan
dimaksud.

p. Laporkan rencana satu minggu sebelum pelaksanaan latihan dan hasil latihan
satu minggu setelah pelaksanaan latihan kepada Danyonif 113/JS U.p Pasiops
dengan tembusan Danrem U.p Kasiops Rem 011/LW.

PENUTUP

16. Hal-hal yang belum tercantum dalam direktif ini akan disampaikan kemudian sesuai
dengan perkembangan yang ada di lapangan.

17. Direktif ini agar dijadikan pedoman dalam perencanaan dan penyelenggaraan Latihan
menembak senjata kelompok Yonif 113/JS TA. 2011, dan dilaksanakan dengan penuh rasa
tanggung jawab.

Komandan Batalyon Infanteri 113 /Jaya Sakti

Trenggono
Letnan Kolonel Inf NRP 11930073311169