Anda di halaman 1dari 5

Nama : M Aunul Haq

Prodi : Perbankan Syariah

NIM : 09.23.332

Kartu plastic
History mengenai kartu plastic

Kartu kredit pertama kali diperkenalkan pada tahun 1920-an di Amerika Serikat.


Pada mulanya orang menyebut sebagai uang plastik. Belakangan uang plastik atau kartu
kredit ini menarik perhatian perhatian masyarakat di seluruh dunia.
Kemudian pada tahun 1985, mulai diperkenalkan kartu kredit dengan hologram
eksklusif yang canggih. Hologram pada kartu kredit ini dibuat dengan sinar laser yang
kelihatan berbentuk tiga dimensi. Selain itu, kartu kredit diberi ciri-ciri pengaman lain,
antara lain kode-kode khusus dalam baris magnetik di belakangnya hingga bentuk tanda
yang tidak kelihatan yang tampak di bawah cahaya ultraviolet. Ada juga kartu kredit yang
diberi foto pemiliknya. Tujuannya untuk menghindari pemalsuan dan penyalahgunaan
kartu kredit.
Meski menggunakan kartu kredit lebih leluasa dan mudah, namun yang patut
diingat adalah menggunakan kartu kredit sama seperti Anda berhutang. Saat membeli
sesuatu, Anda tidak perlu mengeluarkan uang tetapi cukup menggesek kartu kredit.
Transaksi-transaksi pembelian yang dilakukan dalam periode satu bulan diakumulasikan
menjadi total tagihan yang harus dibayar. Pada tanggal tertentu setiap bulannya menjadi
tanggal jatuh tempo yang merupakan tanggal paling lambat Anda membayarkan tagihan.
Sebelumnya, lembar tagihan akan dikirimkan, yang berisi rincian tanggal transaksi, total
tagihan dan jumlah minimum yang harus dibayar.

Kartu plsatik juga biasanya digunakan untuk kegiatan trasaksi yang bertujuan
untuk mempermudah proses transaksi tersebut, sekarang ini kebutuhan akan kemudahan
dalam dunia pembayaran melalui lembaga keuangan baik itu bank maupun non bank
semakin kompleks, maka dari itu perkembangan metode pembayaran pun mengikuti
perkembangan tersebut, salah satu dari perkembangan tersebut melahirkan era baru
dalam bertransaksi, di bawah ini akan saya tuliskan beberapa hal mengenai
perkembangan tersebut.

Salah satunya yang merupaka salah satu dari berevolusinya system pembayaran
yang ada di kalangan konsumen yakni kartuj plastic. Kartu yang diterbitkan oleh Bank
atau Perusahaan tertentu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran transaksi atas
barang / jasa, atau menjamin keabsahan cek yang dikeluarkan dan dapat pula digunakan
untuk penarikan uang tunai.
Kartu plastic juga biasanya di samakan seperti kartu kredit, namun pada dasarnya
kartu kredit merupakan salah satu dari komponen kartu plastic itu sendiri, kartu plastic
sejatinya merupakan sebuah kartu yang dapat kita gunakan untuk melakukan proses
transaksi baik itu merupakan pembelian atau pun pembayaran yang dimana dapat
memudahkan kita dalam proses transaksi. Dibawah ini beberapa keuntungan
menggunakan kartu plastic.

 Manfaat utama untuk setiap pelanggan adalah kenyamanan. Dibandingkan


dengan kartu debit dan cek, kartu kredit memungkinkan pinjaman jangka
pendek kecil harus segera dilakukan untuk pelanggan yang tidak perlu
menghitung sisa saldo sebelum transaksi setiap, asalkan total biaya tidak
melebihi batas kredit maksimum kartu. Kartu kredit juga memberikan
perlindungan penipuan lebih dari kartu debit. Di Inggris misalnya, bank
secara bersama-sama bertanggung jawab dengan pedagang untuk
pembelian produk cacat lebih dari £ 100
 Banyak kartu plastik menawarkan hadiah dan paket manfaat, seperti
menawarkan garansi produk ditingkatkan tanpa rugi, biaya gratis /
cakupan kerusakan pada pembelian baru, dan poin yang dapat dilunasi
dengan uang, produk, atau tiket penerbangan. Selain itu, membawa kartu
kredit mungkin untuk kenyamanan beberapa pelanggan karena
menghilangkan kebutuhan untuk membawa uang tunai untuk berbagai
tujuan. 
 Kartu ini dapat digunakan sabagai sarana untuk memperoleh kredit dengan
meknisme pembayaran menggunakan system angsuran.
 Kartu ini dapat digunakan sebagai alat tarik tunai baik itu langsung ke
bank maupun melalui ATM

Criteria kartu plastik yang baik

• Persyaratan memperoleh kartu relatif ringan

Persyarataan bagi pengguna kartu plastic haruslah gampang, karena sejatinya penggunaan
kartu plastic ini adalah untuk mepermudah proses pembayaran.

• Proses cepat dan mudah

Prosesnya cepat dan mudah untuk kelangsungan kegunaan kartu ini, baik itu tarik tunai
ataupu untuk pembayaran yang dilakukan menggunakan karu ini,

• Mempunyai jaringan yang luas

Mempunyai jaringan yang luas untuk mempermudah proses transaksi yang dilakuakn
dengan kartu plastic ini.
• Biaya penggunan relatif rendah (iuran tahunan, bunga yang dibebankan)

Biaya yang digunakan relative murah karena hanyya menggunakan sebuah kartu untuk
pelakseanaan proses transaksinya.

• Kartu dapat digunakan multi fungsi

Kartu dapat difungsikan tidak hannya untuk mekasinme penarikan atau pembayaran saja,
tapi juga dapat digunakan untuk proses transaksi yang lainnya.

• Memberi rasa bangga pada pemakainya

Pengguna kartu pastinya merasa nyaman dan memilki rasa bangga yang relative tinggi atas
predikat yang telah diberikan oleh kartu plastic ini.

Dampak negative dari kartu plastic

• Pemegang kartu sering tergoda menjadi boros dalam berbelanja karena merasa tidak
mengeluarkan uang tunai sehingga kadang kadang membeli hal hal yang kurang perlu.
Baik itu merupakan hal yang tidak terlalu penting, karena di doreng oleh kehidupan yang
hedonis dan gaya hidup yang selalu praktis, maka tidak diherankan bila hal seperti ini
sering terjadi.

• Untuk mengatasinya perlu diingat “ kartu kredit merupakan fasilitas untuk memudahkan
pembayaran dalam berbelanja” dan “bukan tambahan pendapatan”. Untuk mencegahnya
maka kita harus mengetahui esensi sebenarnya dari kartu plastic ini.

Mekanisme Transaksi Kartu Kredit

2 Bank Penerbit 1

6 7 8 5

3
Card Holder Merchant
4

Gb: Mekanisme teransaksi kartu kredit tanpa acquirer


Keterangan:

1. Perjanjian antara bank penerbit dengan pihak merchant mengenai penggunaan kartu
kredit yang diterbitkan oleh bank yang bersangkutan.
2. Kartu kredit disetujui dengan card holder setuju dengan segala ketentuan kartu kredit
yang berlaku di bank yang bersangkutan. Card holder diberikan kartu kredit.
3. Card holder melakukan transaksi dengan merchant, misalnya membeli barang, membeli
jasa hotel dan sebagainya. Card holder membayar kepada merchant atas pembelian
barang dan jasa dengan menunjukkan kartu kredit dan menandatangani slip atau langsung
di layer.
4. Merchant menyerahkan barang atau memberikan jasa kepada card holder.
5. merchant melakukan tagihan kepada bank.
6. Bank mengirimkan slip tagihan yang dibuat bank untuk card holder.
7. Card holder melakukan pembayaran, dapat menggunakan fasilitas ATM atau pendebetan
giro, tabungan secara langsung atau secara tunai.
8. Diskon diberikan kepada merchant.

1. Perjanjian

8. interchange 2%
Issuer Bank Penagihan 100% Servicing Agent
/Acquirer (Acquirer)
9. Reimbursment Rp. 9.900.000

3. perjanjian 2. Perjanjian 7. Pembayaran

10. Statement tagihan 11. Pembayaran


Cicilan Pokok + Bunga
6. tagihan

4. transaksi (kartu)
Card Holder Merchant
5. barang & jasa

Gb : Mekanisme yang menggunakan acquirer

Bahayanya kartu plastic

Karena kemudahannya dan tidak perlu mengeluarkan uang saat membeli sesuatu,
seringkali kita terlalu asyik berbelanja tanpa memperhitungkan berapa total uang yang sudah
dikeluarkan. Selain itu, karena tidak menggunakan uang tunai, membuat total belanjaan tidak
terasa besar dibandingkan berbelanja dengan uang tunai. Kita seolah-olah masih memiliki
banyak uang karena uang tunai tidak terpakai.
Namun, apabila Anda tidak membayar secara penuh total tagihan maka bahaya siap
menanti Anda. Anda memang dapat membayar jumlah minimum saja yang biasanya sebesar
10% dari total tagihan. Tetapi, kekurangannya akan dihitung sebagai hutang yang harus dibayar
beserta bunganya yang sangat besar. Akibatnya, total yang harus dibayarkan akan sangat besar
dan akan terus berbunga sehingga jumlah yang harus dibayar akan semakin membengkak.
Bila Anda belum melunasi selama beberapa waktu, bank akan mendatangkan debt
collector yang dengan kasar akan memaksa Anda untuk membayar tunggakan tersebut. Banyak
para pengguna kartu kredit akhirnya harus menjual hartanya untuk melunasi hutang yang
membengkak akibat bunga kartu kredit. Pelu diketahui, bahwa suku bunga kartu kredit paling
besar dibandingkan jenis kredit lainnya.
Kartu kredit juga seringkali digunakan dalam penipuan. Seseorang atau lembaga tertentu
mungkin menipu Anda dengan berbagai cara untuk mendapatkan nomor kartu kredit Anda.
Selanjutnya, mereka akan melakukan pembelian atau pengambilan uang dengan nomor kartu
kredit Anda yang akan dibebankan kepada Anda sebagai pemilik kartu kredit.