Anda di halaman 1dari 12

PENDAHULUAN

Ukraina adalah salah satu Negara pecahan Uni Soviet yang memiliki perkembangan
paling maju diantara Negara-negara pecahan Uni Soviet lainnya. Ketika masih menjadi bagian
dari Uni Soviet, Ukraina merupakan satu dari dua kekuatan dunia selain Amerika Serikat.
Setelah Uni Soviet pecah, Ukraina memisahkan diri dan menjadi Negara merdeka pada tahun
1991 dan berusaha untuk menjadi Negara maju yang setara dengan negara Eropa lainnya.
Ukraina merupakan Negara pecahan Uni Soviet yang dapat berkembang dengan cepat baik
dalam hal politik maupun ekonomi. Hal ini karena Ukraina berusaha untuk bekerjasama dengan
Negara Eropa lain yang lebih maju.
Pada tanggal 24 Agustus 1991, Ukraina mengumumkan kemerdekaannya dan menjadi
Negara yang merdeka. Pada saat itu, parlemen Ukraina tidak akan lagi mengikuti peraturan
hukum dari Uni Soviet dan peraturan khusus lainnya yang telah ditetapkan Uni Soviet untuk
negara Ukraina. Pada tanggal 1 Desember, 90% rakyat Ukraina telah menyetujui referendum
peresmian kemerdekaan dari Uni Soviet.
Banyak yang mengatakan bahwa Ukraina adalah pesaing dari Rusia. Hal ini dikarenakan
hubungan antara Rusia dan Ukraina sangat kompleks dan penting. Hampir 11 juta penduduk
Ukraina beretnik Rusia tinggal di perbatasan timur Ukraina dan Krimea. Menurut Angkatan Laut
yang berada di Laut Hitam, Krimea adalah pangkalan militer penting pada masa Uni Soviet.
Dalam perjanjian Tashkent tahun 1992 sudah ada pembagian aset antara Rusia dengan Ukraina.
Rusia tidak mungkin memerangi Ukraina karena dilihat dari militernya, Negara Ukraina
militernya sangat kuat. Kasus campur tangan Rusia terhadap pemilihan presiden di Ukraina baru-
baru ini dengan mendukung salah satu kandidat adalah bagian dari upaya untuk meredam
Ukraina.1
Ukraina menempati wilayah yang penting secara strategis, geografis, politik, ekonomi,
dan posisi budaya di Eropa. Situasi di Ukraina sangat mempengaruhi keadaan keseluruhan
sistem keamanan Eropa. Stabilitas politik Ukraina adalah unsur definitif untuk stabilitas di
wilayah ini dan sangat penting untuk Eropa pada keseluruhan. Semakin stabil Ukraina, menjadi
lebih menarik dan akan dihargai sebagai anggota yang berpotensi dalam masyarakat Eropa dan
Ukraina lebih bisa mendapatkan keuntungan seperti anggota lainnya.

1 Nugraha,Aryanta,2005,Politik Rusia : Perubahan dan Kesinambungan, hal.97-99.


Kualitas hubungan sipil-militer di Ukraina merupakan elemen penting dari stabilitas
politik dan keamanan nasional. Katalog pengembangan hubungan tersebut dengan apa yang telah
dilakukan selama ini dan apa yang masih harus dilakukan, dengan apa yang bisa dianggap
sebagai positif dan negatif, dan sejauh mana kualitas hubungan sipil-militer memenuhi standar
demokrasi Barat yang penting. Sekalipun Uni Soviet telah hancur pada tahun 1991 dan Ukraina
menjadi negara independen, struktur pemerintahan sentralistik yang tersisa telah memudahkan
lingkaran elite yang berkuasa mengambil keuntungan dari program reformasi. Seperti juga
terjadi di negara-negara lain, program privatisasi di Ukraina menghasilkan kelompok borjuis
domestik yang dekat dengan elite yang berkuasa.
Setelah disintegrasi Uni Soviet, Ukraina mewarisi potensi nuklir terbesar ketiga di
dunia. Pada bulan Desember 1991, Rada Agung memutuskan hokum untuk " Kekuasaan Militer
di Ukraina", dan pada bulan November 1993, menerapkan doktrin militer di mana diumumkan
bahwa Ukraina tidak melihat negara-negara tetangga sebagai musuh dan tentara Ukraina hanya
bertugas untuk menjaminan keamanan nasional negaranya. Selama lima tahun pertama, pasukan
militer Ukraina berkurang dari 726.000 menjadi 350.000.
Tahun 1994, pemerintahan Kuchma menandatangani Pakta Nonproliferasi Nuklir yang
mengharuskannya melikuidasi senjata arsenal nuklir antarbenua. Langkah ini tampaknya diambil
untuk mempererat hubungan dengan Amerika dan Eropa. November 1995, Ukraina menjadi
anggota penuh European Council juga menjadi anggota the Organization for Security and
Cooperation in Europe (OSCE).
Proses demokrasi di Ukraina (negara transisi yang tengah mengintegrasikan diri dengan
perekonomian global, seperti negara ex-Uni Soviet lainnya) diwarnai perkubuan barat dan timur,
Amerika-Eropa vs Rusia. Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Leonid Kuchma, Presiden Ukraina
yang sedang menjabat untuk periode kedua, memberikan dukungan kepada Yanukovich, perdana
menteri saat itu. Sementara barat, Amerika dan Eropa tampak jelas mendukung Yushchenko.
Yushchenko, yang lama memimpin Bank Nasional Ukraina, pernah menjadi perdana menteri di
bawah Kuchma (1999 – 2001) sebelum diganti oleh Anatoli Kinakh, menyusul mosi tidak
percaya dari parlemen. Fenomena perkubuan seperti itu, bila tidak ditelaah dengan cermat, akan
tampak seolah-olah sebagai kelanjutan perang dingin
Namun, angkatan bersenjata Ukraina (tahun 2001 tentara Ukraina adalah kedua terbesar
di Eropa setelah Rusia) telah berdiri disamping NATO dalam apa yang disebut sebagai program
perdamaian. Ukraina yang memiliki senjata arsenal nuklir ketiga terbesar di dunia tentu
membuat barat merasa kurang nyaman.

HUBUNGAN SIPIL MILITER DI UKRAINA

Di Ukraina, telah dibentuk sebuah hukum dasar untuk mengatur struktur militer dan
berbagai aspek mengenai hubungan sipil-militer. Negara Ukraina telah membentuk suatu
birokrasi didalam pemerintahan yang bertugas untuk mengkoordinasi dan mengawasi militer
Ukraina. Kerjasama yang berbeda dalam hal otoritas yang berkaitan dengan bidang militer
seperti anggaran pertahanan, program untuk meningkatkan militer di Negara berkembang, dan
system control Negara atas penjualan senjata juga telah berfungsi cukup baik. Struktur militer
telah diubah secara bertahap agar menjadi lebih transparan dan terbuka untuk masyarakat.
Interaksi militer dengan media masa dan lembaga-lembaga public lainnya juga telah menjadi
lebih produktif. Organisasi militer Ukraina telah dibebaskan dari keterlibatan dalam berbagai
pihak, seperti dalam sebuah partai politik saat ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap operasi militer.
Militer di ukraina ini mengacu pada suatu tatanan organisasi militer dimana organisasi
militer tersebut berada dibawah supremasi pemerintahan sipil dan tidak ada kesempatan untuk
mengambil alih kekuasaan dari tangan pemerintahan sipil karena terus ditekan agar kekuasaan
dari organisasi militer ini terbatas dalam bidang kemiliterannya saja. Organisasi militer di
ukraina ini merupakan prajurit professional yang henya bergerak dalam bidang militer saja tanpa
diberi kesempatan untuk ikut didalam pemerintahan Negara. Hal tersebut menyebabkan prajurit
militer di ukraina menjadi professional dalam bidang kemiliterannya karena organisasi ini hanya
fokus dalam bidangnya saja.
Militer ukraina mengacu pada sebuah tatanan sebuah organisir sipil didalam
organisasinya yang selalu mengatur, mengawasi dan menekan militer mereka sehingga
menciptakan kontrol sipil terhadap militer yang sangat kuat dan menjadikan supremasi sipil atas
militer. Seperti adnya campur tangan sipil didalam organisasi militer di ukraina. Fungsi dari
militer dalam kekuasaan pemerintah di ukraina dibatasi agar tidak terlalu besar sehingga
pengontrolan sipil terhadap militer disini sangat ditekankan agar hal tersebut diatas tidak terjadi
dan selain itu penekanan ditujukan agar anggaran militer dapat ditekan agar dana anggaran dapat
digunakan secara efektif. Militer membutuhkan mekanisme untuk menyelesaikan masalah yang
sedang hangat dibicarakan oleh para pejabat pemerintah dan anggota legislasi, dan militer juga
harus tetap focus terhadap isu-isu murni dalam bidang militer.
Reformasi militer perlu dilakukan karena beberapa factor perubahan dalam tujuan
strategis Negara-bangsa, adanya prioritas politik kepemimpinan Negara, keterbatasan anggaran
untuk militer, dan dugaan munculnya ancaman militer baru di kawasan. Di Negara-negara pasca
komunis seperti di Eropa Timur, reformasi merupakan cara perubahan bertahap terhadap
pengurangan tenaga kerja dan membawa struktur dan tingkat pelatihan menjadi sesuai dengan
standar NATO.

SISTEM PUBLIK DAN LEMBAGA PUBLIK UNTUK MENGENDALIKAN MILITER

Setelah mendeklarasikan kemerdekaanya, Ukraina pada dasarnya telah menciptakan


suatu system, yaitu system control dari pihak sipil atas militer yang mencangkup seluruh cabang
dasar Negara dan lembaga sosial. Konstitusi Ukraina (1996) mendefinisikan fungsi dasar milter
dan kekuasaannya dalam keamanan nasional dan pertahanan serta pendistribusian militer antar
Negara.
Konsep dasar-dasar kebijakan Negara atau Keamanan Nasional Ukraina pada tahun 1997
ditetapkan sebagai prinsip dan tugas strategis untuk membentuk dan menetapkan kebijakan
keamanan nasional. Hal ini menciptakan dasar untuk mengembangkan dan menyesuaikan dasar
legislative, penyusunan doktrin, strategi Negara dan program di semua departemen yang
mengacu pada keamanan nasional. Tugas lembaga Negara yang bertanggung jawab untuk
kontrol sipil terhadap militer diatur dalam hukum pertahanan Ukraina dan Undang-undang
lainnya yang berhubungan dengan masalah umum militer.
Fungsi angkatan bersenjata ukraina dan struktur militernya diatur dalam hukum-hukum
yang mengaur tentang angkatan bersenjata di ukraina dan meliputi tentara perbatasan serta
pertahanan sipil dan jaminan keamanan di ukraina. Ada beberapa alasan yang menyatakan
bahwa peraturan dasar hukum yang telah ditetapkan di ukraina yang mengatur tentang dasar
operasi dan perkembangan lebih lanjut dari system control sipil atas militer. Rada verkhovna
mengadopsi undang-undang yang 15 diantaranya mengenai struktur militer dan parlemen ini
disetujui oleh 50% dari pejabat militer.
Sebagai kepala Negara, Presiden ukraina menjamin kedaulatan Negara dan integritas
wilayah ukraina dan sebagai komandan tertinggi dalam angkatan bersenjata ukraina bertugas
untuk mengelola bidang keamanan nasional dan pertahanan. Dia mengontrol struktur militer
melalui administrasi presiden, dewan keamanan nasional dan dewan pertahanan ukraina serta
inspektorat jenderal militer yang berada dibawah presiden ukraina. Presiden menetapkan
kebijakan dalam menghadapi isu-isu yang muncul dan berkaitan dengan sektor pertahanan.
Rada verkhovna sebagai badan legislative tertinggi mempunyai fungsi untuk mengontrol
sipil melalui komite parlemen tetap. Peran khusus di kontrol sipil atas ketaatan terhadap HAM di
dalam organisasi militer dapat ditugaskan untuk lembaga ombudsman Rada Verkhovna dan hak
asasi manusia (N. Karpachova) yang didirikan pada tahun 1998. Komisi khusus dan komisi
investigasi sementara dapat dibentuk untuk menyiapkan keputusan parlemen dan untuk
menyelidiki beberapa isu penting. Sedangkan anggaran belanja akan diawasi oleh lembaga
akuntansi Negara.
Menteri kabinet sebagai badan tertinggi dalam system eksekutif berwenang dalam
partisipasi menyediakan kemampuan pertahanan ukraina dan keamanan nasional. Dalam struktur
sekertariat pemerintah ukraina, ada lembaga khusus yang mengkaji dan menganalisis tentang
kegiatan mobilisasi pertahanan, penegakan hukum dan badan peradilan yang mendukung
pemerintah didalam struktur kegiatan militer. Layanan audit negara ditugaskan untuk
mengendalikan anggaran militer. Administrasi Negara dan dewan daerah bertugas mengawasi
konstitusi dan hukum ukraina, tindakan presiden ukraina, cabinet menteri dan tubuh eksekutif
lainnya yang berhubungan dengan unit dan prajurit militer yang terletak di wilayah mereka.
Pemerintah setempat mempunyai peranan penting terutama dalam aktivitas militer sehari-hari
yang mensponsori garnisum dan dalam situasi darurat dimana pasukan sedang sibuk
melaksanakan fungsi internalnya.
Badan peradilan dan penuntut umum mengawasi implikasi hukum dalam bidang
pertahanan, menghukum pelanggar hukum, menyelesaikan sengketa, memulai dan memeriksa
kasus-kasus pidana. Dalam system control sipil, media masa, partai politik, lembaga public,
termasuk pemerintah peneliti organisasi non-akademik masyarakat juga berperan untuk
memberikan saran maupun tanggapan yang merupakan hubungan timbale balik antara
pemerintah dan masyarakat. Pemerintah membentuk wadah untuk menampung pendapat public
didalam keikutsertaannya mengidentifikasi masalah di bidang pertahanan, dan bahkan
mengusulkan resolusi, oleh karena itu, pemerintah sangat berpengaruh didalam proses
pengambilan keputusan. Gereja juga memusatkan kegiatannya dalam struktur militer, seperti
mengajarkan pendidikan dan menjamin ham prajurit yang berhubungan dengan kebebasan hati
nurani dan iman, komunitas Kristen mempunyai pengaruh perjanjian kerjasama dengan beberapa
struktur militer. Hal ini sangat penting karena Negara dan institusi public, mempunyai bentuk
kerjasama lain yang berkaitan dengan kontrol sipil, yang kemudian untuk memenuhi criteria
efektivitas ditetapkan dalam suatu kedalam system tunggal demokratis control sipil atas struktur
militer di ukraina.

MENCIPTAKAN BADAN UNTUK KOORDINATOR DAN PENGENDALIAN MILITER


OLEH CABANG EKSEKUTIF

Lembaga-lembaga yang mengurusi bidang keamanan nasional ini meliputi Dewan


Pertahanan Ukraina atau NSDC dan inspektorat Jenderal militer (GMI) yang berkedudukan
dibawah presiden Ukraina. NSDC ukraina yang didirikan pada tahun 1996 ini merupakan
lembaga konstitusi yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan mengendalikan
aktivitas cabang eksekutif seperti Perdana menteri ukraina dan menteri pertahanan ukraina dalam
bidang kegiatan yang berkaitan dengan lingkup keamanan dan pertahanan nasional. Sejak tahun
1992 sampai 1996, dewan keamanan ukraina, menteri dalam negeri ukraina, menteri luar negeri
ukraina, dan ex-officio anggota NSDC ukraina telah aktif sebagai penasehat bagi kepala dinas
keamanan ukraina. NSDC juga dapat menggabungkan seluruh kepala pusat dari badan eksekutif
lainnya. Sekertaris NSDC juga bertanggung jawab untuk mengorganisir kegiatan dan
melaksanakan keputusan dewan.
Dari tahun 1992 sampai 2000, NSDC ukraina meninjau masalah mengenai pertahanan
hingga sepuluh kali rapat, isu-isu ini meliputi :
• Program Negara untuk membangun dan mengembangkan angkatan bersenjata
ukraina pada tahun 2005
• Program Negara untuk reformasi dan pengembangan militer ukraina 2005
• Program Negara didalam pengembangan militer dan teknologi militer.
• Militer internasional ukraina dan perjanjian perlucutan senjata.
• Pendanaan angkatan bersenjata ukraina
• Memobilisasi sumber daya , melestarikan depot amunisi di ukraina, dan
perencanaan strategi kerja bersenjata pasukan ukraina.
Staf USDC ukraina (skitar 80 orang) membuat informasi sehari-hari, analitis dan
organisasi dukungan untuk NSDC ukraina. Kebanyakan memperkerjakan ahli sipil,
walaupun ada banyak prajurit yang telah pension. Stef NSDC mengoperasikan khusus
departemen pertahanan keamanan perencanaan yang meliputi kompetensi isu indutri
pertahanan dan kebijakan militer (masing-masing bagian dipimpin oleh mayor jenderal
V. Tiuntiunnyk dan colonel B. Konstenko).
Pengaruh staf NSDC ukraina pada isu-isu yang berhubungan dengan militer
kegiatan struktur lebih kuat dalam domain seperti pengembangan dasar peraaturan
hukum, perencanaan anggaran pertahanan, manajemen sumber daya manusia, koordinasi
kerjasama militer internasional, penyusunan angkatan bersenjata, system senjata dan
peralatan militer pengembangan program, pengendalian penjualan senjata, menyelesaikan
isu isu penting yang terpisah (promosi 7X proyek AN, mempersiapkan kesepakatan rusia
– ukraina pembom strategis, dll)
Para GMI di bawah presiden ukraina (hampir 40 anggota) adalah badan presiden
pengawasan struktur militer ukraina. GMI dipimpin oleh kolnel V. Umum Sobkov.
Berbeda dengan staf NSDC, GMI lebih aktif memperkerjakan tentara aktif maupun
pensiunan prajurit (perwira senior dan jenderal). Fungsi utama MI adalah pemeriksaan
dan mengawasi kegiatan militer.
Baru-baru ini telah didirikan departemen pemerintah yang bertugas menganalisis
informasi didalam struktur militer, dan menciptakan system informasi otomatis yang
dapat diakses langsung oleh inspektorat jenderal militer. Berdasarkan dari analisis
informasi ini, GMI dapat memberikan informasi secara nyata mengenai kegiatan nyata
angkatan bersenjata dan kegiatan yang dilakukan oleh organisasi militer lainnya kepada
presiden ukraina.
Oleh karena itu kepala Negara memiliki peran efektif terhadap control atas militer
ukraina. Representatif signifikan dalam struktur militer yang berasal dari militer
ditunjukan oleh prajurit pensiun yang aktif dalam struktur militer yang menunjuk kearah
dominasi sifat control sipil atas militer oleh presiden ukraina.
ORIENTASI MILITER
Setelah pecah dari Uni Sovyet, Ukraina membentuk pemerintahan sipil dan mulai
membentuk militernya dengan condong ke Eropa karena selain letak geografisnya yang
berdekatan, pola pemerintahan juga mengarah ke politik barat. Reformasi militer di ukraina
dilakukan terus menerus dengan tujuan untuk memperbaiki militer yang telah dibentuknya agar
dapat memenuhi syarat-syarat untuk masuk menjadi anggota NATO. Dengan demikian maka
jalan kesempatan bagi ukraina untuk masuk ke organisasi uni eropa akan semakin terbuka lebar.
Hal tersebut diatas telah membuktikan bahwa orientasi organisasi militer di ukraina lebih
condong kearah barat khususnya ke negara-negara eropa.
Peran militer di ukraina sebenarnya tidak terlalu signifikan di dalam perpolitikan maupun
pemerintahan di Ukraina karena supremasi sipil atas militer yang dilakukan oleh pemerintah
Ukraina guna menekan dan membatasi kekuasaan militer, namun keberadaanya sangatlah
penting. Dalam proses kemerdekaannya, militer ukraina masih dalam status pemisahan dengan
militer uni soviet jadi dapat disimpulkan bahwa pada masa kemerderkaan ukraina, organisasi
militernya belum independent atau berdiri sendiri. Pasukan militer ukraina mulai dibangun pasca
kemerdekaan dan terus mengalami reformasi didalam mencapai salah satu kebijakan luar negeri
ukraina yang termasuk salah satu kepentingan nasionalnya di benua eropa, yaitu untuk dapat
masuk ke organisasi NATO. Dengan adanya keinginan tersebut Negara ukraina terus menerus
melakukan perombakan dan reformasi terhadap struktur militernya agar dapat masuk ke dalam
organisasi nato. Dengan melihat hal tersebut maka dapat dilihat, meskipun keberadaan militer
tidak begitu mendominasi pemerintahan namun keberadaanya sangat mempengaruhi arah
kebijakan pemerintah ukraina. Peran militer yang dilakukan di ukraina lebih condong ke dalam
bidang militernya tanpa ada campur tangan yang berarti didalam bidang pemerintahannya namun
dapat mempengaruhi kebijakan kepentingan nasional ukraina terhadap eropa.

PERAN MILITER UKRAINA PADA SAAT INI

Sesegera mungkin, versi baru dari doktrin militer Ukraina harus disiapkan dan disetujui.
Hal ini akan memungkinkan kepemimpinan politik untuk mencegah konflik militer, untuk
mempersiapkan negara, dan untuk mengusir agresi. Doktrin ini juga harus menyatakan tujuannya
untuk membangun militer dan menyediakan data untuk latar belakang perencanaan
pembangunan dan pekerjaan struktur militer. Fungsi struktur militer harus dinyatakan secara
realistis dan konkret, dengan data tertentu menurut sumber daya yang dibutuhkan. Tujuannya
adalah untuk mengevaluasi kekuatan hukum Ukraina, di Angkatan Bersenjata Ukraina, di
Perbatasan Tentara Ukraina, pada Pasukan Internal Departemen Dalam Negeri Ukraina, pada
Pertahanan Sipil di Ukraina, pada Dinas Keamanan Ukraina, dll yang diperlukan. Hukum di
Ukraina meliputi Keamanan Nasional dan Intelijen Luar Negeri harus segera diselesaikan dan
disetujui. Setelah mengadopsi doktrin militer Ukraina, perubahan undang-undang yang terkait
harus disusun.
Pasukan bersenjata Ukraina terlibat dalam fungsi internal secara legislatif. Hukum
Pertahanan Ukraina harus diubah untuk memberikan persetujuan parlemen terhadap program
wajib negara untuk Reformasi dan Pengembangan angkatan bersenjata Ukraina. Pokok-pokok
ketentuan dari Program Negara dibuat untuk Reformasi dan Pengembangan angkatan bersenjata
Ukraina sampai 2005 harus ditinjau ulang agar sesuai kebutuhan pertahanan dan agar sesuai
dengan sumber daya yang diantisipasi. Ukraina harus mempertimbangkan isu-isu penting
mengenai gedung pertemuan militer yaitu membahas konsep doktrin militer Ukraina;
menguraikan dan menentukan batas fungsi antara struktur miter, penggunaan anggaran
pertahanan agar lebih efisien (likuidasi struktur yang berlebihan, mengurangi personil , sistem
senjata terlalu mahal tidak diperlukan oleh Ukraina) dan akhirnya memperkuat keamanan sosial
prajurit. Mendesak tindakan harus diambil untuk memperkuat lembaga-lembaga negara
analitis. The Hasil kegiatan penelitian harus segera diterapkan dalam penyusunan doktrin militer
baru dan hukum terkait. pusat penelitian non-pemerintah harus terlibat dengan evaluasi ahli
independen dari negara bagian keamanan nasional dan pertahanan. Saat ini, studi independen
dapat dilakukan atas perintah pemerintah, yang meliputi isu-isu berikut:
• cara efektif transisi ke layanan profesional dalam struktur militer yang berbeda;

• landasan rasional untuk mengurangi tenaga kerja struktur militer '; kurikulum

• untuk sipil yang lebih tinggi pendidikan tentang keamanan nasional dan pertahanan, cara

• untuk mencegah menghindari wajib militer dan untuk memperkuat disiplin dalam militer;

mengorganisir stand by cadangan sukarela angkatan bersenjata; prioritas dalam kegiatan

perdamaian Ukraina, dll.


KESIMPULAN

Kesimpulan dari kelompok kami mengenai organisasi militer di Ukraina adalah, dalam
pelaksanaan struktur kegiatan organisasi militer di ukraina banyak mengalami campur tangan
sipil didalamnya. Sehingga dapat dilihat bahwa supremasi sipil atas militer sangat kuat terjadi
didalam organisasi militer di ukraina. Hal ini menyebabkan organisasi militer di ukraina
kehilangan kendali akan pengaturan mutlaknya didalam organisasinya sendiri karena begitu
kuatnya tekanan sipil terhadap militer.
Tekanan kuat sipil atas militer tersebut bertujuan untuk menekan dan mengatur organisasi
militer agar kegiatannya dapat dibatasi dan agar tidak menimbulkan ancaman terhadap
kekuasaan sipil atas pemerintahan di ukraina. Sehingga pemerintah sipil di ukraina sangat
memperhatikan setiap tingkah dan kegiatan yang dilakukan oleh organisasi militer di ukraina.
Hal tersebut diwujudkan dalam adanya pembentukan lembaga sipil yang bertugas mengawasi
dan mengatur setiap kegiatan militer ukraina. Semua kegiatan militer diukraina harus melewati
persetujuan dari lembaga sipil tersebut. Hal ini tentu saja membuat militer ukraina berada di
bawah kendali kekuasaan sipil.
Seluruh anggaran militer ukraina dibatasi agar tidak membebani Negara dan control sipil
atas militer ukraina semakin diperkuat dengan adanya suara public yang dibuka oleh pemerintah
ukraina kepada masyarakat ukraina agar organisasi militer ukraina ini menjadi terbuka didalam
masyarakat ukraina. Suara public ini dimaksudkan agar masyarakat ukraina dapat memahami
dan lebih dekat dengan organisasi militer ukraina. Selain itu mereka juga dapat memberikan
masukan yang berupa saran dan kritikan melalui lembaga tersebut untuk membantu militer
dalam mengatasi sebuah isu pertahanan bahkan dalam melakukan resolusi konflik. Namun lagi-
lagi hal tersebut harus melibatkan peranan pemerintah, karena setiap saran dari masyarakat yang
ditampung harus melewati persetujuan pemerintah sehingga secara tidak langsung pemerintahlah
yang sangat berpengaruh didalam mengambil kebijakan yang akan diambil oleh organisasi
militer menyangkut bidang pertahanan dan keamanan nasional negaranya.
Jadi supremasi sipil atas militer di ukraina ini sangatlah kuat dan menimbulkan seolah-
olah ketidakberdayaan militer ukraina didalam mengkoordinasi organisasinya karena selalu
mengikutsertakan campurtangan militer didalam struktur organisasi militernya.

DAFTAR PUSTAKA

Nugraha,Aryanta,2005,Politik Rusia : Perubahan dan Kesinambungan, hal.97-99.

Sudirman,Arfin,Regionalisme Dalam Studi Hubungan Internasional,Yogyakarta, Pustaka


Pelajar,2010.
“Selayang Pandang Militer di Ukraina” diakses dari:

http://www.dephan.go.id/modules.php?name=Sections&op=printpage&artid=45

tanggal 25 mei 2011

“Separation of Powers in Russia and Ukraine: A Comparative Perspective” diakses dari:

http://www.wilsoncenter.org/index.cfm?
topic_id=1424&fuseaction=topics.event_summary&event_id=607686 tanggal 25
Mei 2011

“Latar Belakang Catatan : Ukraina” diakses dari:

http://www.state.gov/r/pa/ei/bgn/3211.htm tanggal 25 Mei 2011