P. 1
Presentasi Televisi Hitam Putih

Presentasi Televisi Hitam Putih

4.0

|Views: 1,455|Likes:
Dipublikasikan oleh Bakhtiyar Sierad
d4ea.blogspot.com | http://www.nunutjoe.comGambar yang kita lihat di layar televisi adalah hasil produksi dari sebuah kamera. Pada sistem pemancar televisi, informasi visual yang kita lihat pada layar kaca pada awalnya di ubah dari objek gambar menjadi sinyal listrik. Sinyal listrik tersebut akan ditransmisikan oleh pemancar ke pesawat penerima (receiver) televisi. Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang di terima menjadi objek gambar utuh sesuai dengan objek yang ditranmisikan. Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang di produksi akan membentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu.
d4ea.blogspot.com | http://www.nunutjoe.comGambar yang kita lihat di layar televisi adalah hasil produksi dari sebuah kamera. Pada sistem pemancar televisi, informasi visual yang kita lihat pada layar kaca pada awalnya di ubah dari objek gambar menjadi sinyal listrik. Sinyal listrik tersebut akan ditransmisikan oleh pemancar ke pesawat penerima (receiver) televisi. Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang di terima menjadi objek gambar utuh sesuai dengan objek yang ditranmisikan. Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang di produksi akan membentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Bakhtiyar Sierad on Jun 07, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2015

pdf

text

original

Dika Anggara T.S.

(7110040003) Bakhtiyar Sierad (7110040009) Vicky Andras (7110040021)

Pembahasan
‡ Gambar Pada Televisi ‡ Penyajian & Pembacaan Gambar ‡ Interlaced Scanning ‡ Pemadaman & Sinkronisasi ‡ Penerima TV Hitam Putih ‡ Prinsip Dasar ‡ Spektrum Frekuensi ‡ Sinyal TV ‡ Sistem Penerima

Pembacaan & Penampilan Gambar
‡ Pada Pemancar : gambar

isyarat listrik oleh gambar oleh

kamera ‡ Pada Penerima : isyarat listrik tabung tv

CRT

Obyek

Kamera

Tabung gambar

tampilan p:t = 4:3

Pembacaan & Penampilan Gambar
‡ Di pemancar, kamera membaca gambar obyek titik

demi titik dari kiri ke kanan, dari atas ke bawah.
‡ Di penerima, tabung gambar menyajikan gambar titik

demi titik dari kiri ke kanan, dari atas ke bawah sesuai urutan di pemancar.
‡ Tanggapan mata manusia terlambat 1/18 detik bagi

´menghilangnya´ suatu gambar. Jika gambar ditampilkan > 18 kali/detik secara terputus-putus, akan terkesan gambar tsb tertayang secara kontinyu

Pembacaan & Penampilan Gambar
‡ Di Eropa & Indonesia 25 frame/detik, di Amerika 30

frame/detik.
‡ Menembakkan berkas elektron secara beruntun ke

layar kamera (di pemancar) atau ke tabung gambar (di penerima) ke arah titik obyek yg dituju (di pemancar) atau ke titik tempat akan ditampilkannya gambar di layar tv (di penerima).
‡ Di Indonesia & Eropa layar terbagi 625 garis, di

Amerika 525 garis

Interlaced Scanning
‡ Proses menembak-nembakkan elektron di kamera

maupun di tabung TV ke titik-titik sesuai pola garis-garis shg menyapu seluruh permukaan kamera/layar disebut pemayaran (Scanning)
‡ 1 frame dpt dibagi menjadi garis-garis bernomor ganjil

dan garis-garis bernomor genap.

Interlaced Scanning
‡ Scanning paling sederhana = menampilkan garis-garis

1,2,3,...m dan mengulanginya n kali/detik
‡ Pemayaran bersisipan (interlaced scanning) = scanning

diawali dg garis-garis ganjil 1,3,5,.., dan dilanjutkan dg garis-garis bernomor genap 2,4,6,..., Proses ini diulangulang n kali

Interlaced Scanning
‡ Interlaced scanning dapat memperhalus tampilan gambar

obyek di layar karena obyek dengan n frame per/detik ditampilkan seolah olah 2n frame/detik. Jadi jika n = 25 frame/detik, maka gambar seolah-olah ditayangkan 50 frame/detik. (jauh diatas ambang mata manusia 18 frame/detik)

‡ Di Indonesia digunakan m = 625 garis/frame, dan n = 25

frame/detik

Pemadaman & Sinkronisasi
‡ Gerakan scanning elektron dr kiri ke kanan disebut

trace horisontal. ‡ Setelah sampai di kanan, elektron hrs dikembalikan ke kiri retrace / fly-back horisontal
‡ Gerakan dr atas ke bawah disebut trace vertikal ‡ Gerakan elektron kembali dr tepi bawah ke atas

disebeut retrace vertikal ‡ Pd setiap langkah balik (horisontal/vertikal) berkas elektron tidak boleh membekas di layar shg hrs dilakukan pemadaman (blanking)

Interlaced Scanning
‡ Agar posisi gambar yg ditayangkan sesuai dgn obyek

aslinya, maka gerakan elektron di pengirim dan pemancar hrs serempak/sinkron. sinkronisasi

‡ Retrace hrs berlangsung sesingkat mungkin. Namun

retrace vertikal membutuhkan waktu 20 garis. Maka 2 X 20 = 40 garis ´hilang´ setiap frame. Jd jml grs tiap frame yg efektif dinikmati pemirsa sekitar 625 ± 40 = 585 garis.

Penerima TV Hitam Putih
‡ Isyarat listrik yg mewakili gambar disebut isyarat video,

sedangkan isyarat audio mewakili suara.
‡ Isyarat video dari kamera monochrome dinyatakan

dengan gelap & terang dg aras kegelapan yg berbeda beda (grey-level).
‡ Isyarat video yg menyatakan gelap-terang ini disebut

sinyal luminansi (Y)

Penerima TV Hitam Putih
‡ Sinyal video dilengkapi dg sinyal pemadaman

(blanking) dan sinkronisasi yg menghasilkan sinyal video komposit (Ycomp)
‡ Sinyal video komposit memodulasi AM terhadap sinyal

pembawa gambar (fp)
‡ Sinyal audio memodulasi FM thd sinyal pembawa suara

(fa)

Spektrum Dasar TV monochrome
‡ Spektrum bidang dasar (baseband) TV hitam putih

mempunyai BW 6 MHz seperti yg digunakan di Indonesia & Sebagian besar Eropa.
Pembawa gambar 6 MHz Pembawa suara Spektrum Isyarat suara

Spektrum Video AM VSB 4,75

fL - 1,25

fp 0

fs 4,5

MHz

Spektrum TV Monochrome
‡ Sinyal gambar sudah menempati sekitar bandwidht 5 MHz,

berbeda dg sinyal audio HIFI yg bidang dasarnya hanya menempati bandwidth sekitar 15 kHz. Jika utk sinyal gambar digunakan modulasi FM, bidang frekuensinya menjadi sangat lebar. Maka digunakan modulasi AM.
‡ Tidak menggunakan DSB krn juga akan boros frekuensi,

sekitar 10 MHz.
‡ Sinyal gambar mengandung frekuensi yg sangat mendekati

nol. Maka jika memakai SSB, kesulitan akan muncul dlm hal membuat pemotongan yg tajam didekat frekuensi nol.

Spektrum TV Monochrome
‡ Digunakan AM VSB (Vestigial Side Band), yaitu dengan

memancarkan USB dan sedikit LSB-nya. ‡ Utk menghindari cross-talk dan agar suaranya HiFI, maka utk suara digunakan modulasi FM dengan BW yg cukup (0,5 MHz)

Sinyal Televisi

Sinyal Televisi
‡ Sinyal pada gambar merupakan sinyal video komposit ‡ Pada penerima TV hitam putih sinyal yang tidak diambil

adalah sinyal burst dan sinyal chrominance (gambar yang berwarna)

PESAWAT PENERIMA TELEVISI
‡ BLOK FUNGSIONAL UNTUK SINYAL ‡ BLOK FUNGSIONAL SINKRONISASI ‡ PENGONTROLAN PENGUATAN SECARA OTOMATIS (AGC) ‡ PERSYARATAN DAYA SEARAH (DC) ‡ BAGIAN FREKUENSI RADIO (RF) ‡ BAGIAN PENGUAT TENGAH (IF) ‡ DETEKTOR VIDEO ‡ BAGIAN PENGUAT VIDEO ‡ KOMPONEN SEARAH (DC) DARI SINYAL VIDEO ‡ BAGIAN IF SUARA 4 MHZ

Rangkaian dalam sebuah penerima TV

Blok Fungsional untuk Sinyal
‡ Blok-blok daerah menunjukkan rangkaian-rangkaian

sinyal RF-IF
‡ Nilai-nilai IF standar pada penerima-penerima televisi

adalah : 45,75 MHz untuk sinyal pembawa gambar IF 41,25 MHz untuk sinyal pembawa suaraIF

Blok Fungsional Sinkronisasi
‡ Terdapat rangkaian osilator ³free-running´ yang

menghasilkan keluaran dengan atau tanpa sinyal masukan
‡ Masukan penyelarasan digunakan untuk mengontrol

frekuensi osilator
‡ Keluaran osilator menggerakan sebuah penguat

daya,Menghasilkan sejumlah arus pemayaran gigi gergaji yang diperlukan didalam kumparan ganda defleksi

Pengontrolan Penguatan secara Otomatis (AGC)

‡ Rangkaian ini menghasikan suatu bias searah untuk mengontrol

penguatan yang otomatis pada penguat RF dan IF
‡ AGC memberikan suatu level sinyal video yang tetap pada keluaran

detektor video

Persyaratan Daya Searah (DC)
‡ Sebuah penguat untuk masukan sinyal AC

memberikan keluaran yang diperkuat dengan mengontrol nilai-nilai searah (DC) dalam rangkaian keluaran
‡ Transistor memerlukan tegangan elektroda searah

agar dapat menghantarkan arus
‡ Berbagai tegangan DC diperlukan agar memenuhi

kebutuhan rangkaian sinyal, rangkaian defleksi dan tabung gambar

Sebuah pesawat penerima syarat tegangan adalah sebagai berikut :
1. Tegangan rendah (Low Voltage). Sekitar 12 sampai 35 V untuk penguat dengan sinyal kecil. 2. Tegangan menengah (Medium Voltage). Sekitar 200 V untuk tingkat keluaran video. 3. Tegangan menengah (Medium Voltage). Sekitar 150 V untuk tingkat keluaran horizontal 4. Tegangan menengah (Medium Voltage). Sekitar 300 ± 400 V untuk kisi layar (Screen Grid) dari tabung gambar dan untuk kisi fokus 5. Tegangan Tinggi (High Voltage). Sekitar 15 kV sampai 18 kV dari tegangan anoda pada tabung gambar monokrom.

Bagian Frekuensi Radio (RF)
‡ Fungsi utama dari bagian IF adalah menaikan level sinyal

ke titik pada mana pembungkus AM dapat dideteksi.
‡ Umumnya dibutuhkan sebuah dioda semikonduktor

sebagai penyearah setengah gelombang untuk mendeteksi sinyal IF

Detektor Video
‡ Sinyal dari penguat IF akhir menggerakkan detektor video (Pada

gambar)
‡ Detektor itu Secara khas adalah Sebuah penyearah dioda frekuensi

tinggi dengan sebuah filter dalam rangkaian keluarannya yang memintas komponen kerut IF
The image cannot be displayed. Your computer may not have enough memory to open the image, or the image may have been corrupted. Restart your computer, and then open the file again. If the red x still appears, you may have to delete the image and then insert it again.

Bagian Penguat Video
‡ Fungsi : Memberikan ayunan tegangan yang diperlukan

untuk menggerakkan tabung gambar
‡ Pengontrolan penguatan diberikan dalam penguat video

untuk memperbolehkan adanya penyesuaian kontras gambar

Komponen Searah dari Sinyal Video
‡ Fungsi: Menunjukkan terang relatif dalam gambar

terhadap tingkat pengosongan
‡ Pada keluaran detektor video, komponen searah dari

sinyal video akan tetap utuh saat dipancarkan
‡ Deteksi diperlukan untuk memulihkan kembali sinyal

video dan komponen searahnya

Bagian IF Suara 4 MHz
‡ Dipancarkan sebagai suatu sinyal FM dalam saluran

penyiaran televisi dengan frekuensi tengah 4,5 MHz diatas frekuensi pembawa gambar

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->