Anda di halaman 1dari 18

METODE SIMPLEX

MetodeMetode grafikgrafik tidaktidak dapatdapat menyelesaikanmenyelesaikan persoalanpersoalan linearlinear programprogram yangyang memilkimemilki variabelvariabel keputusankeputusan yangyang cukupcukup besarbesar atauatau lebihlebih daridari duadua,, makamaka untukuntuk menyelesaikannyamenyelesaikannya digunakandigunakan MetodeMetode Simplex.Simplex. BeberapaBeberapa ketentuanketentuan yangyang perluperlu diperhatikandiperhatikan,, antaraantara lain:lain:

1.1.NilaiNilai kanankanan (NK(NK // RHS)RHS) fungsifungsi tujuantujuan harusharus nolnol (0).(0).

ApabilaApabila

2.2.NilaiNilai kanankanan (RHS)(RHS) fungsifungsi kendalakendala harusharus positifpositif

negatifnegatif,, nilainilai tersebuttersebut harusharus dikalikandikalikan 1.1. 3.3.FungsiFungsi kendalakendala dengandengan tandatanda harusharus diubahdiubah keke bentukbentuk

“=”“=” dengandengan menambahkanmenambahkan variabelvariabel slack/surplus.slack/surplus. VariabelVariabel slack/slack/ surplussurplus disebutdisebut jugajuga variabelvariabel dasardasar

4.4. FungsiFungsi kendalakendala dengandengan tandatanda diubahdiubah keke bentukbentuk dengandengan caracara mengalikanmengalikan dengandengan 1,1, lalulalu diubahdiubah keke bentukbentuk persamaanpersamaan dengandengan ditambahkanditambahkan variabelvariabel slack.slack. KemudianKemudian karenakarena RHSRHS--nyanya negatifnegatif,, dikalikandikalikan lagilagi dengandengan 11 dandan ditambahditambah artificialartificial variabelvariabel (M).(M).

5.5. FungsiFungsi kendalakendala dengandengan tandatanda “=”“=” harusharus ditambahditambah artificialartificial variabelvariabel (M).(M).

Pembuatan Tabel Simplex

ContohContoh soalsoal::

ZZ == 3X13X1 ++ 5X25X2 KendalaKendala::

1)1) 2X12X1 88 2)2) 3X23X2 1515 3)3) 6X16X1 ++ 5X25X2 3030

LangkahLangkah--langkahlangkah::

1.1. MengubahMengubah fungsifungsi tujuantujuan dandan fungsifungsi kendalakendala ((lihatlihat beberapabeberapa ketentuanketentuan yangyang harusharus diperhatikandiperhatikan didi atasatas!)!) FungsiFungsi tujuantujuan

ZZ == 3X3X 11 ++ 5X5X 22 =>=>

ZZ -- 3X3X 11 -- 5X5X 22 == 00

FungsiFungsi kendalakendala

1)1)

2X2X 11

88

=>=>

2X2X 11

++ XX 33

== 88

2)2)

3X3X 22

1515

=>=>

3X3X 22

++ XX 44

== 1515

3)3)

6X6X 11 ++ 5X5X 22

3030

=>=>

6X6X 11 ++ 5X5X 22

++ XX 55 == 3030

(X(X 33 ,, XX 44 dandan XX 55 adalahadalah variabelvariabel slack)slack)

2.2. MenyusunMenyusun persamaanpersamaan--persamaanpersamaan keke dalamdalam tabeltabel

Var.Dsr

Z

X

1

X

2

X

3

X

4

X

5

NK

Index

Z

1

-3

-5

0

0

0

0

 

X

3

       

020100

 

8

 

X

4

       

003010

 

15

 

X

5

       

065001

 

30

 

3.3. MemilihMemilih kolomkolom kuncikunci KolomKolom kuncikunci adalahadalah kolomkolom yangyang mempunyaimempunyai nilainilai padapada barisbaris ZZ yangyang bernilaibernilai negatifnegatif dengandengan angkaangka terbesarterbesar

Var.Dsr

Z

X

1

X

2

X

3

X

4

X

5

NK

Index

Z

1

-3

-5

0

0

0

0

 

X

3

0

2

   

0100

 

8

 

X

4

0

0

   

3010

 

15

 

X

5

0

6

   

5001

 

30

 

4.4. MemilihMemilih barisbaris kuncikunci IndexIndex == NilaiNilai kanankanan (NK)(NK) // NilaiNilai kolomkolom kuncikunci BarisBaris kuncikunci adalahadalah barisbaris yangyang mempunyaimempunyai indexindex terkecilterkecil

Var.Dsr Z X X X X NK Index 1 XX 22 3 4 5 Z
Var.Dsr
Z
X
X
X
X
NK
Index
1
XX 22
3
4
5
Z
1
-3
-5
0
0
0
0
-
X
0
2
010
0
8
~
3
0
0
3
0
1
0
15
5
XX 44
X
0
6
500
1
30
6
5

AngkaAngka KunciKunci

KoefisienKoefisien angkaangka kolomkolom kuncikunci

5.5. MengubahMengubah nilainilai--nilainilai barisbaris kuncikunci =>=> dengandengan caracara membaginyamembaginya dengandengan angkaangka kuncikunci BarisBaris barubaru kuncikunci == barisbaris kuncikunci :: angkaangka kuncikunci sehinggasehingga tabeltabel menjadimenjadi sepertiseperti berikutberikut::

Var.Dsr

Z

X

1

X

2

X

3

X

4

X

5

NK

Index

Z

1

-3

-5

0

0

0

0

-

X

3

   

02010

   

0

8

~

XX 44

0

0

1

0

1/3

0

5

5

X

5

   

06500

   

1

30

6

6.6. MengubahMengubah nilainilai--nilainilai selainselain barisbaris kuncikunci sehinggasehingga nilainilai--nilainilai kolomkolom kuncikunci ((selainselain barisbaris kuncikunci)) == 00 BarisBaris barubaru == barisbaris lamalama ((koefisienkoefisien angkaangka kolomkolom kuncikunci xx nilainilai barisbaris barubaru kuncikunci)) Baris Z

Baris lama NBBK Baris baru Baris X3 Baris lama NBBK Baris baru Baris X5 Baris lama NBBK Baris baru

 

[ -3

-5

0

0

0

0 ]

-5 [

0

1

0

1/3

0

5 ]

 

_

 

-3

0

0

5/3

0 25

 
 

[

2

0

1

0

0

8 ]

0 [

0

1

0

1/3

0

5 ]

 

_

 

2

0

1

0

0

8

 

[

6

5

0

0

1

30 ]

5 [

0

1

0

1/3

0

5 ]

 

_

 

6

0

0

-5/3

1

5

MasukkanMasukkan nilainilai didi atasatas keke dalamdalam tabeltabel,, sehinggasehingga tabeltabel menjadimenjadi sepertiseperti berikutberikut::

Var.Dsr

Z

X

1

X

2

X

3

X

4

X

5

NK

Index

Z

1

-3

0

0

5/3

0

25

 

X

3

0

2

0

   

1008

   

X

4

0

0

1

0

1/3

0

5

 

X

5

0

6

0

0

-5/3

1

5

 

7.7. MelanjutkanMelanjutkan perbaikanperbaikan--perbaikanperbaikan ((langkahlangkah 33--6)6) sampaisampai barisbaris ZZ tidaktidak adaada nilainilai negatifnegatif

Var.Dsr

Z

X

1

X

2

X

3

X

4

X

5

NK

Index

Z

1

-3

0

0

5/3

0

25

 

X

3

0

2

0

1

0

0

8

4

X

4

0

0

1

0

1/3

0

5

~

X

5

0

6

0

0

-5/3

1

5

5/6

Z

1

0

0

0

5/6

1/2

27 1/2

 

X

3

0

0

0

1

5/9

-1/3

6 1/3

 

X

4

0

0

1

0

1/3

0

5

 

X

5

0

1

0

0

-5/18

1/6

5/6

 

DiperolehDiperoleh hasilhasil:: X1X1 == 5/65/6 ,, X2X2 == 5,5, ZmaxZmax == 2727 ½½

PENYIMPANGAN - PENYIMPANGAN BENTUK STANDAR 1. Fungsi batasan dengan tanda sama dengan (=) => ditambah dengan variabel buatan Contoh :

Fungsi kendala:

1) 2X1

8

=> 2X1

+ X3

=

8

2) 3X2 15

=>

3X2

+X4

= 15

3) 6X1 + 5X2 = 30 => 6X1 + 5X2

 

+ X5

= 30

Fungsi tujuan:

Z = 3X1 + 5X2

=> Z – 3X1 – 5X2 + MX5 = 0

Nilai setiap variabel dasar (X5) harus sebesar 0, sehingga fungsi tujuan harus dikurangi dengan M dikalikan dengan baris batasan yang bersangkutan (3). Nilai baris Z sebagai berikut:

[ -3 M [ 6

-5

0 0 M , 0 ]

 

5

0 0

1 , 30]

_

(-6M-3) (-5M-5) 0 0 0 -30M

Tabel:

[ -3 M [ 6 -5 0 0 M , 0 ]   5 0 0
Diperoleh hasil : X1 = 5/6, X2 = 5 dan Zmax = 27 ½ 2.

Diperoleh hasil : X1 = 5/6, X2 = 5 dan Zmax = 27 ½

2. Fungsi tujuan : Minimisasi Soal minimisasi harus diubah menjadi maksimisasi dengan cara mengganti tanda positif dan negatif pada fungsi tujuan. Contoh:

Minimumkan Z = 3X 1 + 5X 2

Fungsi batasan:

1) 2X 1 = 8 2) 3X 2 15 3) 6X 1 + 5X 2

30

Penyelesaian:

Fungsi batasan:

1) 2X 1 + X 3 = 8 2) 3X 2 + X 4 = 15 3) 6X 1 + 5X 2 -X 5 + X 6 = 30

Fungsi tujuan menjadi:

maksimumkan (-Z) = -3X 1 – 5X 2 –MX 3 – MX 6 diubah menjadi fungsi implisit => -Z + 3X 1 + 5X 2 + MX 3 + MX 6 =0 Nilai–nilai variabel dasar (X 3 dan X 6 ) harus = 0, maka:

[

3

5

M

0 0 M ,

 

0 ]

-M [

2

6

0

5

1

0

0 0

0 -1

0 ,

1

,

8 ]

+

-M [ (-8M+3) (-5M+5) 0

0 M

30 ] 0 , -38M

Tabel:

Tabel:
Tabel:
(karena –Z= -18, maka Z=18) Penyelesaian optimal: X1 = 4, X2 = 6/5 dan Zmin

(karena –Z= -18, maka Z=18) Penyelesaian optimal: X1 = 4, X2 = 6/5 dan Zmin = 18

Sampai Jumpa Minggu Depan Dalam Bab Selanjutnya