Manajemen
Adalah ilmu dan seni untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain

Manajemen hanya dapat dilaksanakan bila dalam Pencapaian tujuan dilakukan ³ 1 orang makin banyak orang makin besar peranan manajemen

Tujuan

INPUT
WHO / WHAT? 4M

PROSES
4W1H

OUTPUT
WHO / WHAT?

FEEDBACK CONTROL
WHO,WHAT,WHEN,WHERE HOW,WHY?

MANAGEMENT

MEASURABILITY

MANAGEABILITY

REPORTABILITY

ACCOUNTABILITY

P3 .No. Manajemen Perencanaan Penggerakan Pelaksanaan Pengawasan Pengendalian Penilaian MTP PTP Lokakarya Mini Penilaian Kinerja & Akreditasi P1 P2 1. 3. 2.

EK IDEOLOGI RENSTRA RENOP SOS .BUD PP DEMOGRAFI VALUE LAIN-LAIN .POL SOS .UNSURUNSUR-UNSUR LINGKUNGAN MANAJEMEN STRATEGIS GLOBALISASI IPTEK SOS .

STRATEGI SUATU USAHA UNTUK MEMPRIORITASKAN SALAH SATU ATAU BEBERAPA KESEMPATAN YANG TERBUKA DAN KEMUDIAN MENENTUKAN ARAH PEMANFAATAN FAKTOR ± FAKTOR TERSEBUT BAGI TUJUAN TERTENTU STRATEGI JANGKA PENDEK STRATEGI JANGKA PANJANG PERLU DIRUMUSKAN TARGET pedoman pencapaian tujuan Target membimbing tugas selanjutnya yg berupa perincian rencana kerja beserta dana yg dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan BUDGET atau ANGGARAN (Pedoman dalam melakukan kegiatan dan dasar/alat untuk memberikan perintah kerja kepada bawahan ATAU sebagai alat pengendalian .

KOORDINASI .PENGENDALIAN Meliputi : .PENGAWASAN .

pengawasan Fungsi Operatif Fungsi Sekunder Penunjang fungsi primer Fungsi tata laksana umum Tata usaha personalia Tata usaha perbekalan Tata usaha keuangan Hubungan masyarakat .pengawasan Penganggaran.Fungsi Manajemen Fungsi Administratif Fungsi Primer Kegiatan pucuk pimpinan Dibantu pimpinan Unit Kerja Perencanaan.pengorganisasian Pelaksanaan.

AKUNTABILITAS KEWAJIBAN UNTUK MEMBERIKAN PERTANGGUNG JAWABAN ATAU UNTUK MENJAWAB / MENERANGKAN KINERJA DAN TINDAKAN SESEORANG / BADAN HUKUM SUATU ORGANISASI KEPADA PIHAK YG MEMILIKI HAK ATAU KEWENANGAN UNTUK MEMINTA KETERANGAN ATAU PERTANGGUNG JAWABAN .

Ukuran tingkat kinerja yg diharapkan tercapai dan dinyatakan dlm suatu pernyataan kuantitatif Penetapan standar kinerja hendaknya memperhatikan hal-hal sbb:  Identifikasi pelanggan yg jelas  Identifikas stakeholder yg jelas  Hasil survey periodik mengenai macam & mutu pelayanan yg diinginkan pelanggan  Kompilasi pengaduan dan keluhan melalui kotak pengaduan sebagai balikan  Telah tersedianya fasilitas informasi pelayanan yg mudah diakses pelanggan  Adanya ketetapan mengenai jangka waktu maksimum pelayanan (situasi normal)  Usaha memperbaiki kemampuan ³garis depan´ .STANDAR KINERJA 1. 2.

5. 2. 3.Cara pengukuran kinerja 1. 4. Membandingkan kinerja nyata dgn yg direncanakan Membandingkan kinerja nyata dengan hasil (sasaran) yg diharapkan Membandingkan kinerja tahun ini dgn tahun sebelumnya Membandingkan kinerja suatu instansi dgn instansi lain yg unggul dibidangnya Membandingkan kinerja dgn standar .

2. Segera INPUT Beberapa Waktu / pd masy Jangka lama IMPACT IMPACT .INPUT PROCESS OUTPUT Effect OUT COME : 1. 3.

Evaluasi PUSK.1. Untuk menunjang Fungsi Puskesmas Untuk menunjang Pelaksanaan Program 1. Up to Date . Monitoring 5. Si-Kon wilker 2. 2. Perencanaan Kebutuhan logistik 4. Perubahan tuntutan masy Iptek 3.

PUSAT PEMBINAAN PERAN SERTA MASYARAKAT DI WILAYAHNYA 3.FUNGSI PUSKESMAS 1. PUSAT PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT PERTAMA YANKES BERMUTU PERILAKU HIDUP SEHAT LINGKUNGAN SEHAT . PUSAT PEMBANGUNAN KESEHATAN DI WILAYAHNYA 2.

2. .Tugas Puskesmas 1. Membina peran serta masyarakat dalam upaya kesehatan. Memberi Yankes yg bermutu & terjangkau sesuai kebutuhan masyarakat. Mengembangkan usaha inovatif agar terjamin pemerataan pelayanan & tergalinya potensi masyarakat. 3.

TUJUAN TERCIPTANYA BERMUTU TERJANGKAU OLEH SELURUH MASYARAKAT .

3. 6.UnsurUnsur-unsur Manajemen Puskesmas 1. 7. 2. 4. 5. Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP) Lokakarya Mini Puskesmas SP2TP Monitoring Bulanan Pelaksanaan QA di Puskesmas P2K Puskesmas Tata Usaha Puskesmas .

Pertanggungjawaban HARUS DILAKSANAKAN SECARA TERKAIT DAN BERKESINAMBUNGAN .Fungsi Manajemen Puskesmas 1. Pengawasan 5. Pelaksanaan 3. Perencanaan 2. Pengendalian 4.

Perencanaan Upaya Kesehatan Wajib Upaya Promkes Upaya Kesling Upaya Kesehatan Ibu dan Anak dan KB Upaya P2 PM Upaya pengobatan .Perencanaan A.

Langkah ² langkah Perencanaan Menyusun Usulan Kegiatan Contoh Gantt Chart Usulan Kegiatan (RUK) No UPAYA PUSKESMAS KEG SASARAN TARGET WAKTU VOL KEG HASIL YG DIHARAPKAN Mengajukan Usulan Kegiatan ke dinas kesehatan untuk pembiayaannya .

Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan dalam bentuk matriks (Gantt Chart) No Kegiatan Sasaran Target Vol Keg Rincian Pelaksanaan Lokasi pelaksa naan Tenaga pelaksa naan Jad wal Kebutuhan pelaksa naan .

) B.Perencanaan (lanj. Perencanaan Upaya Kesehatan Pengembangan            Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya UGD Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya Rawat Inap Kesehatan Sekolah Kesehatan Olah Raga Kesehatan Kesejahteraan Masyarakat Kesehatan Kerja Kesehatan Gigi dan Mulut Kesehatan Jiwa Kesehatan Mata Kesehatan Usia Lanjut Pembinaan Pengobatan Tradisional Upaya inovasi tergantung dari kemampuan Puskesmas masing-masing .

Identifikasi Upaya Kesehatan Pengembangan Apabila Puskesmas memiliki kemampuan. identifikasi masalah dilakukan bersama masyarakat melalui pengumpulan data secara langsung di lapangan (Survey Mawas Diri) SURVEY MAWAS DIRI Pengertian : Pengumpulan data untuk mengenali keadaan dan masalah serta potensi yang dimiliki untuk mengatasi masalah Pelaksanaan : 1. Pengumpulan data berupa data primer yang dikumpulkan langsung dari sumber data.Langkah-langkah upaya kesehatan pengembangan A. Pengolahan data 3. Penyajian data masalah dan potensi . data sekunder dari catatan yang ada 2.

Pembentukan tim 2. Menyusun daftar masalah 3.Apabila kemampuan pengumpulan data bersama masyarakat tidak dimiliki oleh Puskesmas. Penetapan urutan prioritas masalah berdasarkan kriteria penilaian dilengkapi dgn uraian potensi yang dimiliki . identifikasi dilakukan berdasarkan kesepakatan kelompok (Delbecq Technique) Delbecq Technique Pengertian : Perumusan masalah dan identifikasi melalui kesepakatan kelompok orang yang memahami masalah tersebut Pelaksanaan : 1. Penatapan kriteria penilaian masalah 4.

Merumuskan cara penanggulangan masalah sesuai potensi 5. Menyusun usulan kegiatan Melalui pertemuan yg dilaksanakan secara khusus dalam bentuk musyawarah masyarakat Musyawarah Masyarakat Pengertian : Pertemuan masyarakat yg dihadiri para pemimpin formal maupun informal dan anggota masyarakat untuk merumuskan prioritas masalah kesehatan dan upaya penanggulangannya Pelaksanaan : 1. Membahas dan melengkapi potensi penyelesaian masalah yg dimiliki 4. Pemaparan daftar masalah kesehatan & potensi yg dimiliki 2. Membahas dan melengkapi urutan prioritas masalah 3.B. Menetapkan rencana kegiatan penanggulangan masalah Penyusunan rencana dilakukan terintegrasi dengan Upaya Kesehatan Wajib .

Mengajukan Usulan Kegiatan Mengajukan ke Dinas Kesehatan untuk pembiayaannya D.C. Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan Contoh seperti Gantt Chart Rencana Pelaksanaan (POA) .

Pengorganisasian berupa penentuan para penanggung jawab & pelaksana setiap kegiatan Contoh Gantt Chart Pembagian Beban Tugas Dan Wilayah Kerja No NAMA PETUGAS UPAYA KEGIA TAN SASARAN TARGET JADWAL KERJA LOKASI KEGIATAN . Pengorganisasian 1.Pelaksanaan & Pengendalian Langkah-langkah : A.

dalam penyelenggaraan UKS .2. agama. Pengorganisasian berupa penggalangan kerjasama dengan lintas sektoral  Kerjasama dengan dua sektor  Kerjasama dengan banyak pihak/sektor yg terkait contoh : sektor pendidikan. kecamatan.

Azas pertanggungjawaban wilayah 2. perlu dilakukan rencana sebagai berikut : Mengkaji ulang rencana pelaksanaan Menyusun jadwal kegiatan bulanan untuk tiap petugas Menyelenggarakan kegiatan dgn jadwal yang ada berdasarkan :  Azas penyelenggara puskesmas : 1. Azas keterpaduan 4. Azas pemberdayaan masyarakat 3.B. Azas rujukan . Penyelenggaraan Untuk dapat diselenggarakan.

6. Pedoman sistem informasi puskesmas 9. 2. 3. 4. Standar dan pedoman bangunan puskesmas Standar dan pedoman peralatan puskesmas Standar manajemen peralatan puskesmas Standar dan pedoman ketenagaan puskesmas Standar pengobatan rasional puskesmas Standar manajemen obat puskesmas Standar dan pedoman teknis pelayanan berbagai upaya kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat yg diselenggarakan puskesmas 8. 5. Pedoman perhitungan biaya pelayanan puskesmas  Kendali mutu Kepatuhan terhadap berbagai standar dan pedoman pelayanan serta etika profesi yang memuaskan pemakai jasa pelayanan Kendali biaya Kepatuhan terhadap berbagai standar dan pedoman pelayanan serta etika profesi yang terjangkau oleh pemakai jasa pelayanan  . Berbagai standar & pedoman pelayanan kesehatan a. 7.l: 1.

terdiri dari :  Catatan. Telaah internal : telaah bulanan hasil yg dicapai puskesmas dibandingkan dgn rencana standar pelayanan Sumber informasi : SP2TP. Melakukan telaah penyelenggaraan kegiatan & hasil yg dicapai. dibedakan menjadi 2 hal : 1. mencakup hal-hal berikut : a). Pemantauan Dilakukan secara berkala. tahunan dan KLB Survey lapangan Laporan lintas sektoral Laporan sarana kesehatan swasta Telaah bulanan ini dilakukan dalam Lokakarya Mini Bulanan Puskesmas . buku register  Laporan bulanan.C.

Menyusun saran peningkatan sesuai dgn pencapaian kinerja Puskesmas. dan masalah & hambatan dari hasil telaahan bulanan & triwulanan . Dilakukan dalam bentuk Lokakarya Mini Puskesmas secara Lintas Sektoral b).2. Telaah eksternal : telaah triwulan terhadap hasil yg dicapai oleh sarana pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan sektor yg terkait.

PENILAIAN a).Menyusun saran peningkatan sesuai dengan pencapaian serta masalah dan hambatan yg ditemukan untuk rencana tahun berikutnya .D. Data sekunder. Data primer dan data berbagai sumber data yang lain yg terkait dikumpulkan secara khusus pada akhir tahun 2. data dari pemantauan bulanan dan triwulan b).Melakukan penilaian kegiatan dan hasil yg dicapai dibandingkan dengan rencana tahunan dan standar pelayanan Sumber data : 1.

Pengawasan   Pengawasan internal. dilakukan secara melekat atasan langsung Pengawasan eksternal. Pertanggungjawaban  Membuat laporan tahunan pelaksanaan kegiatan serta perolehan penggunaan berbagai sumber daya keuangan . atau berbagai institusi pemerintah yg terkait 2.Pengawasan & Pertanggungjawaban 1. dilakukan masyarakat. dinas kesehatan.

PEMBIAYAAN OPERASIONAL PUSKESMAS Pemerintah (APBN. APBD I. APBD II)    APBN APBD I APBD II (Program Kebijakan Nasional) (Program mendukung Kebijakan Nasional) (Pengembangan Sumber Daya Kesehatan dan Manajemen Puskesmas) PENDAPATAN PUSKESMAS menyelenggarakan sesuai dengan Perda SUMBER LAIN    PT ASKES ASKESKIN PT JAMSOSTEK (Persero) .

Perencanaan suatu proses penyusunan kegiatan yang urut yg harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan / disepakati dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara berhasil guna dan berdaya guna PTP suatu proses yg sistematis untuk menyusun atau mempersiapkan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh puskesmas pada tahun yang akan datang untuk Meningkatkan mutu dan cakupan pelayanan kesehatan upaya mengatasi masalah-masalah kesehatan setempat. .

Plan Imple mentasi Mon Ev Out put RR Kab / Kota MAN MONEY MATERIAL METHOD Lingkungan Sos-Budaya Geografis Populasi Sasaran / Target Transportasi 4M Transportasi Jadwal Gant Chart .

Kegiatan yg direncanakan adalah semua kegiatan yg telah menjadi program kesehatan Pokok yg diprioritaskan oleh Dinkes dan program spesifik yg sesuai kebutuhan puskesmas yg meliputi cakupan. mutu pelayanan dan manajemen sumber daya .

1. Persiapan 2. Rencana Usulan Kegiatan (RUK) 4. Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) . Analisa situasi pengumpulan data dasar Analisa data 3.

back INPUT P1 P2 P3 PTP Lok .d . Persiapan Analisa situasi RUK RPK / POA ‡ ‡ ‡ Tahunan Tribulan Bulanan RPK Tim / LS rapat staf ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Monev hasil RPK Efektifitas Efisiensi Feed back Input RUK y.a. 4.Mini PKP 1. 2. 3.Cara Pelaksanaan PTP feed .

pe ngamb i lan keputu san R P K Ata u P O A L O K A K A R Y A M I N I ALOKASI ANGGARAN KAB/KOTA .mutu & manajemen puskesmas Pro ses Per sia pan Da ta coll ecti ng data khusus: cakupan & mutu per desa A nali sa da ta data situasi jenis.Perencanaan Tingkat Puskesmas data situasi umum Data khusus: cakupan. peme cahan masa lah. mutu manajemen SD TERPADU Penyu sunan RUK (DSP.jumlah.

Mencari alternatif pemecahan masalah 7. Menentukan prioritas masalah 3. . Analisa masalah & pemecahannya Identifikasi masalah 2. Mencari penyebab masalah 5. Menyusun kegiatan tahun y.Langkah Penyusunan RUK A.a. Penyusunan RUK 8. Merumuskan masalah 4. Menetapkan pemecahan masalah B. Merekap usulan kegiatan dan sumber daya yang dibutuhkan dalam format RUK puskesmas 1. Menyusun kebutuhan sumber daya 10.d 9. Menentukan penyebab paling mungkin 6.

Upaya memadukan manajemen alat. obat. tenaga dan dana ke dalam manajemen puskesmas yaitu : Perencanaan Tingkat Puskesmas Lokakarya Mini Penilaian Kinerja Puskesmas Melalui pendekatan Jaminan Mutu .

22 / 1999 UU. NO.UU. 25 / 1999 PEMBANGUNAN KESEHATAN VISI MISI ‡Manajemen tenaga ‡Manajemen obat ‡Manajemen alat ‡Manajemen dana ‡Manajemen JaMu ‡Manajemen informasi OPTIMALISASI FUNGSI PUSKESMAS MTP . NO.

tenaga & dana kedalam : 1. Lokakarya Mini Puskesmas 3.UMUM memadukan manajemen sumber daya kedalam manajemen puskesmas dengan pen dekatan jaminan mutu KHUSUS Terpadunya Manajemen alat.obat. Perencanaan Tingkat Puskesmas 2. Penilaian Kinerja Puskesmas .

1. Tersusunnya Rencana Usulan Kegiatan (RUK) puskesmas yg akan dilaksanakan tahun berikutnya dalam rangka peningkatan mutu & cakupan yankes sesuai kebutuhan dan keadaan diwilayah kerjanya 2. Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) puskesmas setelah diterima alokasi sumber daya dari berbagai sumber terutama dari Pemda / Dinkes dalam rangka memantapkan penggerakan pelaksanaan kegiatan dalam tahun yang sedang berjalan .

Fungsi Evaluasi Dalam MTP 1. 2. 4. shg tidak perlu intervensi atau tidak Evaluasi Efek pengaruh langsung dari hasil yankes eg: perubahan thd pengetahuan. Sikap & perilaku . 3. Pengukuran prestasi yg telah diamati/dikumpulkan Membandingkan : dgn norma/standar/rencana Pendapat tentang tingkat nilai yg memuaskan Keputusan tindak lanjut Fungsi Evaluasi Tahunan 1. 2. Evaluasi kinerja Performans untuk menilai antara : target perencanaan dengan hasil pelaksanaan Evaluasi kinerja program memonitor hasil pelaksanaan dari perencanaan.

2. rincian dan volume kegiatan. serta sumber daya pendukung menurut bulan & lokasi Bandingkan alokasi dengan RUK & situasi puskesmas Mengadakan lokakarya mini tahunan untuk membahas kesepakatan RPK Kegia tan Rincian langkah Sasa ran Target Volume kegiatan Indika tor Penang gung jawab Sum ber daya Jadwal 3.Langkah Penyusunan RPK 1. No . Mempelajari alokasi kegiatan & biaya yg sudah disetujui Menyusun rancangan awal.

tribulanan dan bulanan RPK (P 1) Lok ± Mini (P 2) Evaluasi Kinerja (P 3) .LOKAKARYA MINI PUSKESMAS Merupakan fungsi PENGGERAKAN & PELAKSANAAN dari manajemen yg dilaksanakan secara tahunan.

penanggung jawab) Indikator keberhasilan 2. 4. 3. target (th/bl).    Pelaksanaan diseminasi mengenai : RPK / POA sbg rencana operasional tahunan pusk. Penggalangan Tim untuk menjabarkan tujuan / target Pembagian tugas & tanggung jawab Pembuatan rencana kerja bulanan bagi tiap anggota Tim .Langkah2 Lok-Min Tahunan Lok1. pelaksanaan. Penjelasan POA (tujuan.

Bahan Bahasan LokLok-Mini Bulanan TOPIK KLB MUTU YANKES Kegiatan Bulan lalu Hasil supervisi Lain-lain Realisasi Terhadap target Kendala? Inventarisir SD Pemecahan masalah Feed-back .

masalah Alternatif pemecahan masalah Keadaan yang nyata Kegiatan Keputusan pemecahan masalah yang dipilih Tim Manajemen ‡Pengawasan ‡Pengendalian ‡Penilaian Rencana Penerapan .ANALISA DATA Langkah ² langkah rumusan masalah Sebab ± sebab potensi Keadaan yang diharapkan Prioritas masalah Sebab paling mungkin Masalah .

Alur aktivitas di Puskesmas Kegiatan tahun lalu Penilaian Kinerja Puskesmas Evaluasi PTP Data Permasalahan RPK RUK Pemecahan Masalah Sumberdaya Prioritas Lokal Lok ± Mini bulanan Lokakarya Mini Tahunan Tahunan Lok ± Mini Tribulan Lintas sektor Kegiatan Kegiatan Data .

Calculating Tabulating Laporan Hasil PKP ke Dinkes Penyajian Analisa Data Penyusunan & Pelaksanaan POA di Pusk Tahun y.d Pemecahan Masalah Penyusunan PTP (UK) Pengecekan Lapangan Poses di Dinas .a.SIKLUS KEGIATAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS Pengumpulan data Pengolahan data Editing.

.

.

.

Laporan tahunan Per DESA / KELURAHAN 2. Sistem Kesehatan Wilayah KECAMATAN 7. Sub Sistem Kesehatan Wilayah tiap DESA / KELURAHAN 6. Diagnosa Komunitas Per DESA / KELURAHAN 4. Rencana Stratejik PUSKESMAS .1. Diagnosa Komunitas KECAMATAN 5. Laporan tahunan PUSKESMAS 3.

SUMBER DATA ADALAH DATA SPM PPD/DANSA PER BULAN : PENCAPAIAN TAHUNAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DESA / POLINDES : « di Puskesmas « JENIS PELAYANAN/ INDIKATOR KINERJA NO TAR GET 2006 % REALISASI PER BULAN SASARAN JAN PEB MRT APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOP DES TOTAL A Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi 1 % Cakupan kunjungan Ibu Hamil k-4 2 % Cakupan pertolongan persalinan oleh bidan/tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan 3 % Ibu Hamil resiko tinggi yang dirujuk 4 % Cakupan kunjungan neonatus / KN2 5 %Cakupan kunjungan bayi 90 87 60 87 87 .1.

. DATA PER BULAN DITRANSFER PADA DATA KECAMATAN PER DESA : PENCAPAIAN TAHUNAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG K PUSKESMAS : . TAHUN : ..2.. TARGET TAHUN 2006 % 90 87 PENCAPAIAN KUMULATIF ( ABSOLUT DAN % NO JENIS PELAYANAN/ INDIKATOR KINERJA A 1 2 Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi % Cakupan kunjungan Ibu Hamil k-4 % Cakupan pertolongan persalinan oleh bidan/tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan 3 4 5 6 B % Ibu Hamil resiko tinggi yang dirujuk % Cakupan kunjungan neonatus / KN%Cakupan kunjungan bayi % Cakupan bayi berat badan lahir rendah yang ditangani Pelayanan Kesehatan Anak Prasekolah dan Usia Sekolah Desa A T R % T Desa B R % T Desa C R % T R % T R % 60 87 87 90 ..

3. DATA KECAMATAN PER DESA SELANJUTNYA DIREKAM PADA DATA TREND KECAMATAN: BAB III HASIL KEGIATAN PUSKESMAS TAHUN 2006 BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESE No Jenis Pelayanan No Indikator SPM Target 2006 (%) Pembilang 90 87 60 87 87 90 85 85 1 Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi 2 Pelayanan Kesehatan Anak Prasekolah dan Usia Sekolah 1 % Cakupan kunjungan ibu hamil K-4 2 % Cakupan pertolongan persalinan oleh bidan/ tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan 3 % Ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk 4 % Cakupan kunjungan neonatus / KN.6 ) oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih / guru UKS / dokter kecil 9 % Cakupan Pemeriksaan kesehatan siswa SD dan setingkat kelas 1 oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih (guru UKS/dokter kecil) 10 % Cakupan pelayanan kesehatan remaja 85 57 .2 5 % Cakupan kunjungan bayi 6 % Cakupan bayi berat badan lahir rendah yang ditangani 7 % Cakupan deteksi dini tumbuh kembang anak balita dan prasekolah 8 % Cakupan pemeriksaan kesehatan siswa SD dan setingkat ( Klas 1 .

NO INDIKATOR KINERJA TARGET (%) A 1 2 Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi % Cakupan kunjungan Ibu Hamil k-4 % Cakupan pertolongan persalinan oleh bidan/tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan 90 87 3 4 5 6 B 7 8 % Ibu Hamil resiko tinggi yang dirujuk % Cakupan kunjungan neonatus / KN2 %Cakupan kunjungan bayi % Cakupan bayi berat badan lahir rendah yang ditangani Pelayanan Kesehatan Anak Prasekolah dan Usia Sekolah % Cakupan deteksi dini tumbuh kembang anak balita dan prasekolah % Cakupan pemeriksaan kesehatan siswa SD dan setingkat oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih/guru UKS/dokter kecil 60 87 87 90 85 85 9 % Cakupan pemeriksaan kesehatan siswa SD dan setingkat kelas 1 oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih (guru UKS/dokter kecil) 85 10 % Cakupan pelayanan kesehatan remaja C Pelayanan Keluarga Berencana 57 11 % Cakupan peserta aktif KB 50 KECAMATAN Desa A Desa B Desa C .

4 12 15 % Pelayanan gangguan jiwa di sarana pelayanan kesehatan umum G Pelayanan Kesehatan Kerja 16 % Cakupan pelayanan kesehatan kerja pada pekerja formal H Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 50 17 % Cakupan pelayanan kesehatan prausia lanjut dan usia lanjut I Pemantauan Pertumbuhan Balita 64 18 % Balita yang naik berat badannya (N / D) 19 % Balita bawah garis merah (BGM) J Pelayanan Gizi 74 <13 78 78 100 20 % Cakupan ibu hamil mendapat 90 tablet Fe 21 % Cakupan balita mendapat kapsul Vitamin A 2 (dua) kali per tahun 22 % Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pd bayi BGM dari keluarga miskin KECAMATAN Desa A Desa B Desa C .NO INDIKATOR KINERJA TARGET % D Pelayanan Immunisasi 12 % Desa / Kelurahan Universal Child Immunization E Pelayanan Pengobatan / Perawatan 85 13 % Cakupan rawat jalan 14 % Cakupan rawat inap F Pelayanan Kesehatan Jiwa 60 1.

000 penduduk us a < 15 ¢ ¡ ¡ ¢ yg dapa d akses ¢   ¥ asyaraka ¡ ¡  KLB ¢ ke a puan pe ayanan ga a darura ¢ ¤ ¥ ¡ £ £ ¡ ¡ ¡  £ ¢ £ ¡ ¡ ¢ ¡ £ 23 % Ba a g z buruk ¡ ¢ ¢ ¤ endapa 100 65 dan 50 74 74 60 85 80 >1 KECAMATAN Desa A Desa B Desa C   ¡ § ¢ ¤ § ¡ ¡ ¡ ¡ ¨ ¡  ¡ £ £ £ ¥ .NO INDIKATOR KINERJA TARGET % pera a an 24 % Cakupan an a us a subur yg K   endapa kan kapsu yod o e ayanan obs e r k dan Neona a ¢ ¡ ¢ ¢ ¦¡ ¡ ¢ £   e ergens dasar dan Ko prehens ¢ £ 25 % Akses erhadap ke ersed aan darah dan ko ponen yg a an un uk enangan ru ukan bu ha ¨ ¡ ¡ ¡  ¡£ ¢  ¡£ ¢ ¢ £ neona us yang d angan yang d angan L ¢   ¥   ¢ ¢ ¡ ¢ 26 % Ibu ha ¡ res ko ngg ko p kas ¡  £ ¨ ¡ ¡ ¡ ¡ 27 % Neona a res ko ngg ko p kas e ayanan Ga a Darura ¢ ¢ ¤   © ¢ ¡ 28 % arana keseha an dengan £ M enye enggaraan enye d kan o og & penanggu angan ¡£   £ ¡   ¡   ¡   ¡£ ¡ ep de KLB dan G z Buruk 29 % Desa Ke urahan enga a £ yg d angan < 24 a N ¢ £ ¢ ¥ 30 % Keca a an bebas ra an g z enyak o o ¢ ¤ £ ¥ ¡  ¥ ¡ ¥ encegahan dan e beran asan ¥  ¡   ¥ ¡   ¢ 31 Angka Acu e F ac d ara ys s AF ahun  ¡ ¢ ¢ ra e per 100.

NO INDIKATOR KINERJA TARGET % O Pencegahan & Pemberantasan Penyakit TB Paru 32 % Kesembuhan penderita TBC BTA positif P Pencegahan & Pemberantasan Penyakit ISPA 33 % Cakupan balita dengan pneumonia yang ditangani Q Pencegahan & Pemberantasan Penyakit HIV-AIDS 34 % Darah donor diskrening terhadap HIV-AIDS 35 % Klien yang mendapatkan penanganan HIV-AIDS 36 % Infeksi menular seksual (IMS) yang diobati R Pencegahan & Pemberantasan Penyakit DBD 37 % Penderita demam berdarah dengue (DBD) yang ditangani S Pencegahan & Pemberantasan Penyakit Diare 38 % Balita dengan diare yang ditangani T Pencegahan & Pemberantasan Penyakit Malaria 39 % Penderita malaria yang diobati > 85 100 100 100 100 100 100 100 KECAMATAN Desa A Desa B Desa C .

p0 Pa V 1Y 1 1  56 525 5 @ 0 G 1F 1F C i  85 4 ` 2542 5@ 25` B5 Ic Pa B 59 G FG 1 1F 1  A 8 5@  9 85 54 2542 C 1 @ B@ Y F 1  5`5 2 8 425 A f D d D b D 1 C  56 @ 54425 658  1 C C 1 A2 0 0 25 6 1Y C 56 B5 Pa C C C 1 1 6 2 8 8 425 A 8 8 5 5 A@ 1  5`8 1 0 DD X 25 25A5 TI H 1F1 C @  B 85 A2 U D 1 1 C C  B 2 W @59 9 425 A 252 4259 V658  B 0 25 25A5 0  PT 52 9 C 25 4 2 B 4 2 PI H 1 1 1 25 5 6 @ B 25 25A5 0 C  @ @5 1 B5A 2 0 PI H  G 1 59 9 1  2 0 B 5 C 5 @  98 0 13 1 25 65 4 2 0 ' & ( $ ) $ # & # % # $        $ ! " "  N IN I INE J GE ! " !     U r 25@5 25 1 1 7 it rit 11 C 5@ @ 425 A 5 @ 1F 1 B5A 2 0 r t( F r t ) t t r 25@5 25 1 98 1 0 1 it Fil ri i @ @5 fil ri i it 25425 F 425 A @ @5 5 5 R D 7 13 1 25 65 4 2 0 5  E D W l I tit i F C 425 A @ @2 S D Q X l i i t li li l t t i t r G 1Q 25 F 1 1 5 2 42 1 Y l it t C C 8 8 1 5` 8 F Y Z r t l t t ril t Tc i t I t l if Ta A5e i r 5852 C ` CF G  25 A@ 0 rt r t J a q Eb Y eX0 h D g D r r r i  i i ti E N .

’f t ‚ ƒr s ƒ w„v … r s s„… † ‚ „‚ … v ts r i l w † ‘ x w v r j —k ‡ u ‡ u s„ w … ƒ „ƒ uu † s w v ts r „ s† s„‚ … ‘ ‚ v r —f ‘ v s „ u s €€s r v ‘ s „ t ‚ u s €€s r s ‘ x v r —” †„ƒ s € ‚ u „v s r †„ƒ s ‚ v r —– —— ™ †„ƒ s € v „ s —– ‚ ‘ ‚ „ ‚ w † s ‚ w „ v r † ‘ x w v ”“ ’ u s €w v u  ts x s €s v €€s s x s s w € ‡ uu s x s w v ts x t … † u s €w  s v v w w v ts r Desa C Desa B Desa A KECAMATAN NO AA e INDIKATOR KINERJA a e e a a a x s € y s x s u u a a a e aa aa s ts NA ZA e as s as a a a ƒ „ ‚ƒ ‚ r x s €s u €€s % a a e a e e a a y  t x a e a a a e aa e aa s NA ZA e e as ese a a s ‡ u ‡ € r s AB ea a a e e aa a a s  ‡ ‘ s  ts x s e e aa ese a a s ‡ % Ke e se aa a ses a e a s €s  u ‡ ‘ s % e a aa u‡u s w ‚  „ ƒ ‡ v † ‚ƒ s t e a a ese s a ‡ s % e a aa a e e ‡ ‘ s   €s r €s r † •ˆ x AC ea a a e aa a ‡ ‘ s u s €€s x s s t % e e e sa ese a e e ‡ ƒ s € AD ea a a e aa a ‡ ‘ s s % e as a aa a as ƒ ‡ s ƒ AE ea a a e aa e a s u‡ u … ‡ s ea a a IRT s s … x s s t % e a ea a a s €s x s s … a a s a a a a a s €s x €€s IRT e e as ese a a s ‡ u‡ €  x hˆ g † eˆ ˆˆ ˆ d ˜ˆ ‰ˆ A e ee a aa e a aa s t x s ea a a e aa s ‡ ‘ €s x s s t ƒ v u‡ u x † s €€s e a a s €s ‘ ƒ ƒ % Ca x a Ja a e e a aa a a s u s x Kese a a w mˆ a a a ƒ ‡ TARGET % .

žž  ‰Š §Š r …‘ ‹…  ™   u …‹„‚…€ ‚…‹ …‚ p ‚…… „‚ €  ‰ Œ…‡Œ ‹Œ € Š    Š  ‰ ™ u ‚… …“ Œ p ‚……„…‚ p ‚ ‡ ‹ o ¥Ÿ žž  žž   ‰ Œ…‡Œ ‹Œ € …‚…†…Œ…†€  › Š  ‰ ™ u ‚… …‚…†… Œq ‚ ‡ ‹ o ¤Ÿ Š    ‰› ‚… … “ Œ p …ƒ… o † ˆ ‡ žž   ‰ ¢ Š  Œ…‡Œ ‹Œ € £ € t ‚… … „ p p ‚……‚…Œ‹…  š   ‰ ™ u € …‚… ‚ t ‚ ‡ ‹ o ¢ t ¡˜  ‰ Œ…‡Œ ‹Œ € £ p  Š ‰ ‚… … „ p ‚… Œ ˜ žž  š   ‰ ™ u …‚… ‚ t ‚ ‡ ‹ o  ‰ Œ…‡Œ ‹Œ € žž  Š   ‚… …“ Œ p žž   ™  ‰ ™ u †€ ‚ ‡ ‹ o  ‰ Œ…‡Œ ‹Œ € Ÿ˜ ‰ r ™  ‰ ™ u ‚…‚ “… ‚…† ‘…œ ‚ ‡ ‹ o žž   ‰ ‰ r Œ…‡Œ ‹Œ € ‚…‚ “… Š Š› u š   ‰ ™ …‡ œ ‹ ’ …† …‚… ‚ t ‚ ‡ ‹ o ˜˜ Ž˜ Š     ‚… … “ Œ p ‚ ‡ ’ ‚… — … Š  Š ‚… ‚ † …‹…†… ƒŒ…‡  ‰  Š   ‚… ‚ ‹Œ ‡ …„†… ‹ ‚… …“ Œ ‹ ‚……†…“  ‰  u ‡ ‘ ‚…‚ ‡… ’ ‚…‘ ‹… Š  Š ‚… ‚ † …‹… †…ƒŒ… ‡  ‰  ‰Š ‰ ‚… ‚ ‚ ‹Œ ‡ … „ †… ‹ ‹     ƒ‚ € ‚……ƒ… ˆ ‡ € ‚…… †… „ „ ‚ –q } | z w ~ z  z y | x y { v w x y z v w x v n tq q t p t qp o N IN I INE J GE u r r sr G l l i  l i i i i •” Ž I U i l l il i Š ¦Ÿ q U l i l li i i i q E N .

A N A LIS A H A S IL K E G IA TA N .

.

MASALAH Cakupan IHRT dirujuk 17% (TARGET 50%)

Tdk SEMUA IHRT Mau Dirujuk

SASARAN IHRT tdk AKURAT

NAKES ENGGAN MERUJUK

-Alasan Ekonomi -Takut tindakan lanjutan RS

-Rujukan IHRT o/ Swasta tdk tercatat (Under Recording) -Dx.Komunitas/Desa (-) -Validasi Data Sasaran IHRT (-)

-Nakes Merasa Mampu -Target Persalinan thd Nakes -Nakes Sulit Menolak Alasan IHRT

PENYEBAB MASALAH Tdk Semua IHRT Mau Dirujuk Sasaran IHRT tidak Akurat NAKES Enggan Merujuk

U 7 10 7

S 8 10 7

G 10 10 7

™ 25 30 21

NILAI TERTINGGI ADALAH PRIORITAS MASALAH

-Rujukan IHRT o/ Swasta tdk tercatat (Under Recording) -Dx.Komunitas/Desa (-) -Validasi Data Sasaran IHRT (-)

-Penerbitan Perda SKW & SPM -Penetapan Dx. Komunitas -Pelaksanaan Survey Validasi Data Sasaran Program Kes -Pembinaan Kader di seluruh Desa

No
© ¨

MASALAH

PENYEBAB MASALAH AKAR PENYEBAB MASALAH

PEMECAHAN MASALAH

akupan kunj. IH K- 78 % sasaran ( arget 86 % sa-saran)
« ª

Kurangnya koordinasi a. Komitmen Dinkes (-) dengan sarana b. Dx. Komunitas per kesehatan swasta Desa (-) tentang kunj. IH mulai c. Koord. Linprog/Linsek K- s/d Kbelum optimal
ª ¨

a. Penerbitan Perda SKW & SPM b. Penetapan Diagnosa Komunitas per Desa c. Pelaksanaan LKMP Linprog / Linsek d. Pelaksanaan survei validasi data sasaran program kesehatan.

2

Cakupan Persalinan Nakes 83% sasaran ( arget 85% sasaran)
«

Sistem pelaporan persalinan dari RS, BPS, DPS dan PPS belum optimal

a. Komitmen Dinkes (-) b. Pelaporan oleh RS dan swasta belum optimal c. SHP (-)

a. Penerbitan Perda SKW & SPM b. Penetapan Diagnosa Komunitas per Desa c. Pelaksanaan LKMP Linprog / Linsek d. Pelaksanaan survei validasi data sasaran program kesehatan e. Pelaksanaan SHP

16 Tingginya angka penanganan

Hasil penghitungan cakupan tdk rasional

a. SOP tentang DBD (-) b. SOP tentang Diare (-)

Usulan Standard Operational Procedure (SOP) bagi seluruh PKD pada QA

TENAGA KWALITAS TENAGA(-) SARANA DANA PERDA SE (-) PERDA SK.) KURANGNYA PENGETH.KEC (-) DANA UNTUK SE (-) TEAM SCREENING BLM TERPADU KWALITAS REAGEN (-) KOORD.LINPROG (-) KWALITAS PMO (-) PROFESIONAL TNG LABORAT (-) PEMBINAAN PMO (-) PX MANTOUX TEST TDK TERJANGKAU MIKROSKOP KURANG MEMADAI PENEMUAN TB ANAK BLM OPTIMAL PEMUTUSAN MATA RANTAI PENULARAN USULAN MIKROSKOP (-) BLM DILAKUKAN SCHOOL SURVEY CAKUPAN CDR PENDERITA TBC BTA (+) 39 % (Target > 70 %) UNDER RECORDING DATA DARI PROVIDER SWASTA ( . DLM PHBS LINGKUNGAN KUMUH LINGKUNGAN PADAT PEMBERIAN INH PROVILAKSIS ( . MASY.) PROSES SK CAMAT TTG SE LINPROG & LINSEK (-) ALAT LINGKUNGAN . KES.

) 5. DLM PHBS LINGKUNGAN KUMUH PADAT PENDUDUK .E. RENCANA PEMECAHAN MASALAH 1.MEMBERDAYAKAN TIM PELAK SANA UKS DI SEKOLAH LINGKUNGAN : KURANGNYA PENGETH. DENGAN MENGGUNAKAN SHP / PWS.E. GRAFIK MAX / MIN DAN GEO MAPING 6.) AKAR PENYEBAB MASALAH 1.) 2. MENGUSULKAN SK CAMAT TTG PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN TERPADU 3. USULAN MIKROSKOP ( . 3. PELATIHAN PETUGAS LABORATORIUM 8. MENGUSULKAN SK CAMAT TTG SISTEM KESEHATAN KECAMATAN 2. MENERBITKAN SK CAMAT TTG TIM PEMBINA UKS KECAMATAN & MENGOPTIMALKAN PERAN / FUNGSINYA 5.) SARANA / PRASARANA : KWALITAS REAGEN KURANG MEMADAI TENAGA / SDM : KWALITAS PMO KURANG TENAGA LABORAT ALAT : MIKROSKOPIS KURANG MEMADAI PROSES : UNDER RECORDING SCHOOL SURVEY ( . GRAFIK MAX / MIN ( . PERDA SK KES KEC ( . S.) DATA DARI PROVIDER SWASTA ( .MASALAH 2.).E. MENGUSULKAN SK CAMAT TTG S. PROFESIONAL TENAGA LABORATORIUM. YG MELIBATKAN SELURUH PROVIDER SWASTA 4. PWS. MELALUI CONTACT TRACING ( . MELAKUKAN S. SHP. CAKUPAN CDR TBC BTA (+) 39 % ( DARI TARGET > 70 % ) PENYEBAB MASALAH DANA : SURVAILANCE EPIDEMILOGI ( .) 4.GEO MAPING BLM MAX. PELAKSANAAN PROGRAM UKS TERPADU & CONTACT TRACER PENYAKIT TBC 7.

) PSN (-) SK SE LINSEK/ LINPROG (-) SE PENY.) PROSENTASE PENDERITA DBD YG DITANGANI 100 % MESIN FOG (-) USULAN MESIN FOG (-) KOORD. (-) SK SE KEC. (-) DANA PROGRAM (-) SENTER ( . PERTAMANAN ( . DBD (-) KOORD. (-) JUMANTIK TERLATIH (-) CENTRIFUGER DAN REAGEN (-) SK SE KEC.) SK SE KEC.TENAGA SARANA USULAN ALAT & CENTRIFUGER (-) DANA PENGADAAN PESTISIDA ( .KEBERSIHAN.LINSEK DAN LINPROG (-) PENYULUHAN DBD DI DAERAH TERPAPAR (-) LOKASI PADAT TPS BELUM DIKELOLA SESUAI PROSEDUR LKMP LINSEK (-) ALAT PROSES LINGKUNGAN . DGN UPTD PEMU KIMAN.

PERDA SKD ( . LINPROG KURANG .) PROSES : . PENYULUHAN TENTANG DBD & PELATIHAN JUMANTIK DI LOKASI (-) RENCANA PEMECAHAN MASALAH 1. GRAFIK MAX / MIN ( . PWS.) 4. SHP. ³ PENYEBAB MASALAH IDANA : DANA PROGRAM ( .) 6. PELAKSANAAN LKMP LINSEK & LINPROG LINGKUNGAN : TPS BELUM DIKELOLA SESUAI PROSEDUR . USULAN PENGADAAN FOGGING ( . PELAKSANAAN PSN DENGAN MELIBATKAN LINTAS SEKTOR 4.PENYULUHAN TTG DBD & PELATIHAN JUMANTIK DI LOKASI ( .) ALAT : MESIN FOG ( . P S N ( .) .PSN TIDAK SERENTAK 2.) ¬ AKAR PENYEBAB MASALAH 1.MASALAH 1.) 3.) 3.) . MELAKUKAN SE DENGAN MENGGUNAKAN SHP/PWS DAN GRAFIK MAX / MIN 5.KOORD. PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN DAN PELATIHAN JUMANTIK DI LOKASI TERPAPAR 5. LINSEK . MENGUSULKAN SK CAMAT TENTANG SISTEM KESEHATAN KECAMATAN ) ² °¯ µ » ¯¸¯ ±¸¼ » L ³ ±¸¹ ¸ °¯ ³ ¬ I L L L ³ ³ · ² °² 100 ( ² ± ¶± ² ´ ¶ Y ³ ³ ­°´±°¬ °¯ ³ ² ±°¯®­¬ ´µ´ ³ ¸º ² I I I TENAGA / SDM : JUMANTIK TERLATIH ( .) SARANA / PRASARANA : CENTRIVUGE & REAGEN ( .) 2.SE ( . USULAN REAGEN DAN CENTRIVUGE ( .

IMR. KOMUNITAS UNTUK MEMUNCULKAN INDIKATOR SENSITIF (CDR. Penentu Akurasi Denominator dalam mengukur Keberhasilan Program) PENTINGNYA KEBERADAAN DX. MMR. NMR. PMR dsb) SEBAGAI INDIKATOR INPACT SEGERA DILAKSANAKAN SHP BAGI SELURUH PELAKSANA YANKES PUSKESMAS DAN SEMUA PROVIDER DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS USULAN STANDARD OPERASIONAL PROCEDURE (SOP) BAGI SELURUH PKD UNTUK QA (JAGA MUTU) .USULAN PENERBITAN PERDA SKW & SPM SBG PAYUNG HUKUM PELAKSANAAN KONSEP WILAYAH (Meng-Cover Cakupan Provider diluar PUSKESMAS) PERLU SEGERA DILAKSANAKAN VALIDASI DATA SASARAN PROGRAM TERPADU MELALUI SENSUS MENYELURUH MELIBATKAN SELURUH SEKTOR TERKAIT (Sbg.