Anda di halaman 1dari 25

REAKSI ELIMINASI

dari ALKIL HALIDA


† Reaksi Eliminasi adalah suatu
reaksi dimana bagian suatu molekul
lepas
p dari atom yang
y g mengikatnya
g y
sehingga terbentuk ikatan rangkap

elimination
C C C C
(−YZ)
Y Z
† Dehidrohalogenasi
g adalah suatu
reaksi eliminasi dimana HX
dieliminasi dari suatu alkil halida
sehingga terbentuklah suatu alkena
H
β α Dehydrohalogenation

C C + B C C + H B + X−
( HX)
(−HX)
Base
X

Pasangan
elektron bebas
† Dehidrohalogenasi sering disebut
juga eliminasi β atau 1,2 eliminasi
Contoh:
C2H5ONa
CH3CHCH3 o H 2C C
CH C 3 + NaBr + C2H5OH
CH
C2H5OH, 55 C
Br (79%)

CH3 CH3
C2H5ONa
H3C C Br o H 3C C CH2 + NaBr + C2H5OH
C2H5OH, 55 C
CH3 (91%)
Basa yang digunakan dalam reaksi
dehidrohalogenasi adalah:
1. KOH yang dilarutkan dalam etanol
2. Ion alkoksid dari garam natrium
alkoksid dan kalium alkoksid

Contoh
2 CH3CH2 OH + 2 Na 2 CH3CH2 O− Na+ + H2
Ethanol sodium ethoxide
(excess)
Contoh:
+ − − +
R O H + Na :H R O Na + H H

Natrium Hidrid

CH 3 CH 3

H 3CC OH + 2 K H 3CC O K+ + H 2
CH 3 CH 3
tert-Butyl alcohol Potassium tert-butoxide
(excess)
Mekanisme dehidrohalogenasi
† Reaksi E2 Æ bimolekuler
† Reaksi E1 Æ unimolekuler

REAKSI E2
Contoh:
Reaksi eliminasi isopropil bromida
d l
dalam etanoll d
dengan b
basanya adalah
d l h
ion etoksid

Kec.reaksi = k[CH3CHBrCH3] [C2H5O–]


† Mekanisme reaksi E2
Mekanisme Reaksi E1
Contoh:
Reaksi eliminasi tert-butil
tert butil khlorida
dalam etanol 80%
CH3 CH3
slow
H3CC Cl − H3CC + + Cl −
CH3 CH3
((solvated)) ((solvated))
CH 3 CH 3
fast
Sol O H CH 2 C+ Sol O+ H + H 2C C
H CH 3 H CH 3
2 M ethy lpropene
2-M

Dengan:
Sol = C2H5 – atau H –
Kecepatan reaksi = k [(CH3)3 CCl-]
† Reaksi E1 selalu mendampingi reaksi
SN1

CH3 CH3 CH3 H


Sol
fast + + SN1
H3CC + HO Sol H3CC O H3CC O Sol + H O Sol
reaction
CH3 H
CH3 CH3
(Sol = H− or CH3CH2−) H O Sol
Komposisi hasil:
CH3 CH3
H3CC OH + H3CC OCH2CH3
CH3 CH3 CH3
80% C2H5OH tert-Butyl
tert Butyl alcohol tert-Butyl
tert Butyl ethyl ether
H3CC Cl 20% H2O
CH3 25 oC
(83%)
CH3
H 2C C 2-Methylpropene (17%)
CH3
REAKSI SUBSTITUSI vs
REAKSI ELIMINASI
Reaksi SN dan reaksi E sering saling
berkompetisi
p

Penjelasan
P j l
Bagian reaktif dari suatu nukleofil atau
basa adalah pasangan elektron bebas.
Dengan
g demikian,, semua nukleofil
adalah basa yang potensial, dan semua
basa adalah nukleofil yang potensial
SN1 vs E1

† Memiliki hasil antara sama


(karbokation)
† Faktor-faktor
Faktor faktor yang menguntungkan
kedua reaksi:
- substrat yang dapat membentuk
karbokation yyangg stabil
- pemakaian Nu (basa) yang lemah
- pemakaian
k i pelarut
l t polar
l
SN1 vs E1

† SN1 lebih dominan daripada E1


† E1 lebih diuntungkan dengan adanya
k
kenaikan
ik suhu,
h namun masih ih tetap
t t
sulit mengubah komposisi produk
† Jika lebih diinginkan reaksi eliminasi,
maka sebaiknya y dipakai
p basa kuat Æ
akan terjadi reaksi E2
SN2 vs E2

Reaksi E2 terbantu oleh pemakaian


basa kuat (nukleofil kuat) pada
konsentrasi yang tinggi
(a) C
elimination
(a) E2 C

H C
Nu
C X
(b) H C
X−
(b) +
substitution Nu C
SN2
Contoh
C2H5OH
CH3CH2O−Na+ + CH3CH2Br CH3CH2OCH2CH3 + H2C CH2
55oC
(−NaBr)
Halida primer
p

− C2H5OH
C2H5Ο Na + CH3CHCH3
+
CH3CHCH3 + H2C CHCH3
55oC
Br ((−NaBr)
NaBr) O C2H5
Halida sekunder SN2 (21%) E2 (79%)
Contoh
CH3 CH3
− C2H5OH
C2H5Ο Na +
+ CH3CCH3 o CH3CCH3 + H 2C CHCH3
25 C
Br (−NaBr) O C2H5
SN2 (9%) E2 (91%)

CH3 CH3
− C2H5OH
C2H5Ο Na +
+ CH3CCH3 H2C CCH3 + C2H5OH
55oC
Br ( N B)
(−NaBr) E2
2 + E1
1
(100%)
Kesimpulan:
† Urutan kereaktifan alkil halida pada
reaksi E2
3o >> 2o > 1o

† Peningkatan
g suhu akan lebih
menguntungkan reaksi eliminasi
daripada substitusi
Hal-hal yang berpengaruh pada

SN2 vs E2

1. Pemakaian basa kuat yang punya


hambatan sterik akan
menguntungkan reaksi E2

Contoh:
Hal-hal yang berpengaruh pada

SN2 vs E2
Contoh:
Hal-hal yang berpengaruh pada

SN2 vs E2
2. Pemakaian basa kuat yang
polarizability rendah
- ion amida (NH2-) Menguntungkan
- ion alkoksid reaksi E2

Pemakaian basa yang


kurang kuat yang
polarizability
po a ab ty ttinggi
gg
- ion asetat Menguntungkan
- ion RS- reaksi SN2
Hal-hal yang berpengaruh pada

SN2 vs E2

† Contoh

Ion asetat
Halida Tersier SN1 vs E2

† Tidak akan pernah bereaksi mengikuti


SN2
† Sintesis tert-butil
tert butil etil eter dari tert-
tert
butil bromid Æ reaksi SN1
† Untuk
U t k memaksimalkan
k i lk reaksi
k i SN1
- T dijaga rendah
- tidak menggunakan basa kuat
- co: dilakukan etanolisis
Halida Tersier SN1 vs E2

C t h
Contoh:

19% (E1) 81% (SN1)