Afifah Widyadhari ( XI IPA 2 ) JINAYAT Menurut bahasa tindak pidana, kriminal, memetik dan kejahatan Menurut istilah suatu

hukum terhadap bentuk perbuatan kejahatan yang berkaitan dengan pembunuhan, perzinahan, menuduh zina, pencurian, mabuk dan kriminalitas jiwa/anggota badan dan perbuatan kejahatan lainnya. Jinayat ada 5 macam : 1. Qathul Amd Adalah pembunuhan sengaja dengan alat mematikan Hukumannya dengna qisas/dibunuh 2. Qathul Syibul Adalah pembunuhan sengaja tidak di rencanakan. Hukumannya dengan memberikan 100 ekor unta yang terbagi atas : a. 30 unta hiqqah (umur 3-4 tahun, betina) b. 30 unta Jaza ah (umur 4-5 tahun, betina) c. 40 unta Khilafah (betina sudah pernah hamil) 3. Qathul Khata Adalah pembunuhan karena kesalahan semata, tidak di rencanakan dan tidak di landasi degan niat. Hukumannya dengan memberikan 100 ekor unta yang terbagi atas: a. 20 unta hiqqah b. 20 unta Jaza ah c. 20 unta bintu labun (umur > 2 tahun, betina) d. 20 unta Ibnu Labun (umur > 2 tahun, jantan) e. 20 unta Bintu Makhdah (umur > 2 tahun, betina) 4. Jahrul Amd Adalah penganiyayaan yang dilakukan denga sengaja. Hukumannya qisas ( dianiyaya sama denan apa yang dianiyayakan atau di hukum sama dengan perbuatan yang dilakukannya). 5. Jahrul Khata Adalah penganiyayaan yang dilakukan tanpa sengaja. Hukumannya dengan denda yang jumlahnya sama besar dengan denda pembunuhan.

Sumber buku fiqih kelas 8

d. Penyamun dan sangat menggangu masyarakat. Murtad adalah oarng yang keluar dari agama islam. 3. terbagi 2 macam a. Pembunuh dan perampas harta Hukumannya di salib. Zina. Hukumannya di potong kaki dan tangan. Sumber buku fiqih kelas 8 . 6. Hukumannya di penjara. 4.Baghyu adlaah orang yang memerangi pemimpin yang adil. Minum minuman keras Hukumannya di rajam/cambuk sebanyak 40 x. Menurut istilah hukuman terhadap tindak pidana yang hukumannya telah di tetapkan dalam nash AlQuran maupun Hadist. kemudian diasingkan selama 1 tahun. 7. jika melakukan 1 (satu) pencurian. Hirabah adalah orang yang memernagi Allah denga RasulNYA. f. b. hukumannya di potong 1 (satu) tangan. Perampas harta dan TIDAK membunuh. Hukuman mati. Pencurian. 5. Hukumannya mati (di tembak / di gantung / di penggal) b. c. Terbagi 4 macam : a. Ghair Mushan (belum pernah nikah) Hukumannya di rajam/cambuk sebanyak 100 x . Qadzf adalah memfintah orang melakukan zina. Hudud ada 7 macam: 1. e. 2.HUDUD (jamak dari Hadd) Menurut bahasa batas yang membadakan 2 hal. Mushan (sudah pernah nikah) Hukumannya di lempari batu sampai mati. Al. Hukumannya di rajam/cambuk sebanyak 80 x. Hanya menganggu masyarakat.

pada tanah haram. 20 unta Bintu Mahdah y Diyat SEMPURNA membayar dengan 100 ekor unta ( 2 tangan. Mukhaffafah ( ringan ) Membayar diyat sebanyak 100 ekor unta. dengan ketentuan a. Diyat janin dari seorang ibu yang berstatus hamba membayar 1/10 ibu tersebut. 2 kaki ). dengan ketentuan a. Diyat SETENGAH membayar dengan 50 ekor unta ( 1 tangan. c. Diyat diambil dari harta pembunuh. Diyat janin orang yang merdeka membebaskan seorang budak wanita/pria. 20 unta hiqqah b.DIYAT Adalah sejum. Orang yang melakuakn pembunuhan/penganiyayan sulit di lakukan qisas. 40 unta Khilafah Sebab wajib membayar diyat : Perbuatan di lakukan dengan sengaja. 2. Pihak pembunuh/penganiyayaan melarikan dirim makan ahli wari pihak pembunuh/penganiyaya wajib membayar diyat. 30 unta Hiqqah b. maka harus membayar diyat. 1 kaki ). b. bulan-bulan haran/ membunuh mahramnnya sendiri. maka qisa tidak berlaku. y Pada pembunuhan tersalah. Sumber buku fiqih kelas 8 . Diyat dapat bayarkan dengan cara di cicil selama 3 tahun (@tahun = 1/3 jumlah diyat). Diyat menampakan TULANG dan meRONTOKAN GIGI membayar 5 unta. Sebab-sebab yang diyatakan sebagai diyat: a. 20 unta Jaza ah c.ah harta yang wajib di bayarkan oleh pihak pembunuh/perusak anggota badan. Diyat terbagi 2 macam : 1. y Dilakukan seperti sengaja. 20 unta Ibnu Labun e. 20 unta bintu labun d. Mughallazah ( berat ) Membayar diyat 100 ekor unta. kepada pihak yang di bunuh/di rusak anggota badannya. pihak yang di bunuh telah memaafkan pihak yang membunuh. Hukuman dimaksudkan untuk pencegahan (prefentif) dan penyembuhan (kuartif). Pihak pembunuh di maafkan oleh pihak dari yang di bunuh/di aniyaya. 30 unta Jaza ah c.