Anda di halaman 1dari 5

TUGAS TERSTRUKTUR

NUTRISI TANAMAN

PENGARUH NUTRISI TERHADAP PERUMBUHAN DAN


PRODUKSI TANAMAN

Oleh :
Suswinarti
A1L109034

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

FAKULTAS PERTANIAN

PURWOKERTO

2011
PENGARUH NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN
PRODUKSI TANAMAN

I. Judul Penelitian

Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea Mays L. Saccharata) yang Diperlakukan dengan
Kompos Kascing dengan Dosis yang Berbeda.

II. Nama Peneliti

1. Awalita Marvelia

2. Sri Darmanti

3. Sarjana Parman

Volume jurnal : Vol. XIV, No. 2


Tahun terbit : Oktober 2006
Jumlah halaman asli artikel : 18 halaman

III. Alasan Pentingnya Penelitian


Tanah sebagai tempat tumbuh tanaman harus mempunyai kandungan hara yang
cukup untuk menunjang tanaman berproduksi. Ketersediaan hara dalam tanah sangat
dipengaruhi oleh adanya bahan organik karena bahan organik mampu memperbaiki sifat-
sifat tanah. Kandungan hara dalam tanah semakin lama semakin berkurang. Penggunaan
kompos kascing merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan
produksi jagung manis yang maksimal. Penelitian ini menggunakan tanaman jagung
manis (Zea mays L. saccharata). Tanaman jagung manis atau sweet corn merupakan
jenis jagung yang belum lama dikenal dan baru dikembangkan di Indonesia. Sweet corn
semakin popular dan banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang lebih manis
dibandingkan jagung biasa. Selain itu umur produksinya lebih singkat (genjah) yaitu
70 – 80 hari sehingga sangat menguntungkan.
IV. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompos kascing
dengan dosis yang berbeda terhadap produksi jagung manis dan mengetahui dosis
optimal untuk mendapatkan produksi jagung manis yang maksimal.

V. Metode Penelitian

Waktu : Agustus-Oktober 2006

Lokasi : Laboratorium Biologi Struktur dan Fungsi Tumbuhan Jurusan Biologi

FMIPA UNDIP

Bahan : Penelitian ini menggunakan pupuk organik, yaitu kompos kascing

yang diaplikasikan pada tanaman jagung manis (Zea mays L.


Saccharata) dan tanaman jagung manis (Zea mays L. Saccharata)

Desain : Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal


dengan 4 perlakuan yaitu : dosis 0 gr/tanaman (D0), 125 gr/tanaman
(D1), 250 gr/tanaman (D2) dan 375 gr/tanaman (D3). Data yang
diperoleh dianalisis dengan analisis of varians (ANOVA) dan apabila
ada beda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test
(DMRT) pada taraf kepercayaan 95%

VI. Hasil dan kesimpulan

1. Hasil

Data rerata berat basah tongkol, rerata panjang tongkol, dan rerata kadar gula
reduksi yang diperoleh dari perlakuan pemberian kompos kascing pada dosis yang
berbeda terhadap produksi tanaman jagung manis (Zea mays L. saccharata).
Dosis pupuk Rerata berat basah Rerata panjang Rerata kadar gula
(g/tanaman) Tongkol (g) Tongkol (cm) Reduksi (%)
D0 334,46b 26,42b 6,03b
D1 248,92a 26,00b 3,07a
D2 259,40a 22,44a 2,03a
D3 264,06a 22,72a 5,75b

Berdasarkan hasil analisis of varians (ANOVA) dengan Rancangan Acak Lengkap


(RAL), baik pada berat basah maupun panjang tongkol jagung manis menunjukkan
bahwa pemberian kompos kascing pada dosis yang berbeda berpengaruh terhadap berat
basah maupun panjang tongkol jagung manis.

Dari analisis kadar air yang terkandung pada kompos kascing sebesar 13,64%. Hal
ini berarti bahwa kompos kascing sudah cukup kering. Sutanto (2002) menyatakan
bahwa kadar air pada kompos tidak boleh melebihi 15 – 25%, bila kadar airnya semakin
rendah maka kualitas pupuk
organik semakin baik.

Hasil analisis varians terhadap kadar gula reduksi menunjukkan bahwa pemberian
kompos kascing pada dosis yang berbeda berpengaruh pada kadar gula reduksi jagung
manis.

2. Kesimpulan

Dari penelitin ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan kompos kascing pada semua
konsentrasi perlakuan menyebabkan produksi jagung manis (Zea mays L. Saccarata)
yang lebih rendah dibanding dengan kontrol. Hal ini disebabkan karena kompos kascing
yang digunakan mempunyai C/N rasio yang masih tinggi yaitu 35,25 sehingga
menyebabkan imobilisasi hara yang pada akhirnya berpengaruh menurunkan
pertumbuhan dan produksi jagung manis.

VII.Review
Penelitian ini menarik karena dapat menambah wawasan mengenai kompos
kascing dan pengaruhnya bagi pertumbuhan dan produksi jagung manis. Selain itu dapat
diketahui bahwa penggunaan pupuk harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman
sehingga dapat digunakan secara optimal. Penggunaan yang tidak sesuai kebutuhan dapat
menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman atau bahkan menimbulkan kerusakan
dan kematian.

Anda mungkin juga menyukai