Anda di halaman 1dari 66

2010 © Sz

Tutorial Mastercam X3
Basic1

Double klik pada Icon Shortcut Mastercam X3 pada Window


atau Start > All Program > Mastercam X3 > Mastercam X3 ( klik kiri)

Berikut beberapa tampilan Icon Shortcut untuk menggambar ( Drawing )


Catatan khusus : ( sebelum proses Drawing, Settinglah sebagai berikut )
Setting > Configuration > Toolpaths

Non aktifkan Repaint Toolpath dan Draw Toolpath


sehingga sewaktu pembuatan lintasan / Path Program yang dihasilkan,
tidak selalu muncul sehingga mengganggu pembuatan Toolpath berikutnya
( untuk memunculkan Path pergunakan Backplot )
Keterangan beberapa Icon Shortcut yang sering digunakan :

Graphic View
adalah dari sudut pandang manakah suatu benda ( object ) dilihat
( posisi memandang suatu object )
Top : Atas
Front : Depan
Right : Samping kanan
Isometric : 3 Dimensi

Construction Plane
( Planes )

adalah dari sudut manakah suatu benda ( object ) digambar ( posisi Drawing )
Top ( WCS ) : Atas
Front ( WCS ) : Depan
Back ( WCS ) : Belakang
Bottom ( WCS ) : Bawah
Right ( WCS ) : Samping kanan
Left ( WCS ) : Samping kiri
Isometric ( WCS ) : 3Dimensi
dalam Isometric ( WCS ) tidak menutup kemungkinan penggambaran dengan 3 Axis ( XYZ )
bergerak bersamaan, contoh konkretnya diagonal melintang suatu kubus atau balok
Construction Plane ( Planes ) berhubungan dengan Z
Keterangan :
Gview : Isometric
Planes : Front
Untuk gambar pada Plane A, Z = 0
Untuk gambar pada Plane B, Z = -50

Zoom
Zoom Window :
Untuk memperbesar tampilan benda ( object )
Dengan menggunakan Pointer persegi yang diarahkan ke benda ( object ) yang
akan diperbesar

Un-zoom .8 :
Untuk memperkecil tampilan benda (object )

Fit :
Untuk menampilkan gambar benda (object) seluas satu layar penuh ( Full Screen Drawing )

Repaint :
Menegaskan tampilan akhir suatu benda ( object ) setelah terkena pengaruh / efek perintah
sebelumnya

Dynamic Rotation :
Memutar benda ( object ) sesuai pandangan yang diinginkan

Delete :
Untuk menghapus suatu benda ( object )

Undelete Entity :
Untuk menampilkan kembali benda ( object ) yang telah dihapus ( per step Undelete )

Clear Color :
Untuk menyamakan kembali warna tampilan benda ( object ) ke warna asli karena terkena
efek perintah sebelumnya
Create Point Position :
Untuk membuat Titik / Point pada posisi tertentu

Create Line Endpoint :


Untuk membuat garis

Create Circle Center Point :


Untuk membuat lingkaran

Create Rectangle :
Untuk membuat persegi

Fillet Entities :
Untuk membuat Radius

Chamfer Entities :
Untuk membuat Champer

Trim / Break / Extend :


Untuk memotong garis atau kontur
Untuk membagi beberapa bagian
Untuk memperpanjang garis atau kontur

Break Two Pieces :


Membagi garis atau kontur menjadi dua bagian yang sama panjang

Xform Translate :
Untuk memindah posisi benda ( object )

Xform Rotate :
Untuk memutar benda ( object )

Xform Mirror :
Untuk mencerminkan benda ( object )
Xform Scale :
Untuk memperbesar skala ukuran suatu benda ( object )

Xform Offset :
Untuk membuat garis yang sama dengan menyisipkan jarak tertentu
Menggambar 2D

Catatan khusus :
Proses Drawing
Titik Referensi ( X0 Y0 ) di tengah benda
Z0 di permukaan paling atas
Setting Gview : Top
Planes : Top ( WCS ) Z=0
Langkah Drawing :
1. Aktifkan Origin dengan menekan F9 pada keyboard
Create Rectangle > Anchor to Center > jatuhkan ke Origin
Isikan Dimensi Rectangle

kemudian tekan > Esc > Fit

Sehingga seperti gambar di atas

2. Xform Offset
dengan jarak 15
> Xform Offset > isikan 15

> Kemudian pilih garis yang akan dioffset


ke arah tujuan pengoffsetan
Pilih Copy ( menggandakan )
# : jumlah pengoffsetan
: jarak pengoffsetan
Jatuhkan klik pada :
a1 ( klik ) > a2 ( klik )
ulangi dengan cara yang sama ( b1 > b2 ) seperti gambar di atas
kemudian tekan > Ok

Apabila terjadi kesalahan pengoffsetan ( kesalahan proses drawing )


Contoh : lihat tanda silang ( X )

Delete
Pilih garis yg salah sehingga menjadi warna kuning > Delete
Ulangi langkah pengoffsetan sejarak 5 dan 40 seperti gambar berikut

Untuk menormalkan warna garis sebelumnya tekan > Clear Colors

3. Break
Membagi sebuah garis atau kontur menjadi dua sama panjang
Untuk kasus ini dilakukan agar pada waktu Trimming salah satu garis tidak hilang
Pembagian garis juga dapat dilakukan untuk panjang yang berbeda
Break > pilih garis yang akan dibagi 2

Kemudian > jatuhkan klik tepat di tengah garis ( Midpoint ) tersebut


Sehingga jika kursor disentuhkan garis tersebut, maka sudah terbagi 2 sama panjang
4. Trim ( 2 Entities )
Memotong 2 garis / kontur yang saling berpotongan ( Intersection )
Trim > Trim Two Entities
Urutan Triming sebagai berikut :
A > B ( A klik > B klik )
B>C
C > D , dst

Sehingga dihasilkan gambar


sebagai berikut
5. Create Circle Center Point
Untuk membuat lingkaran dengan ukuran tertentu
Create Circle Center Point > isikan R10 > Enter > tentukan Titik Pusat lingkaran
: Radius ( Center Point ) pd Endpoint garis
: Diameter
Sehingga

6. Xform Mirror
Untuk mencerminkan benda ( object ) secara simetris
Pilih object > Mirror
Pilih Copy > Axis pergerakan > Ok
sumbu Y = 0
7. Trim ( 3 Entities )
Memotong 3 garis / Kontur yang saling berpotongan ( Intersection )
Trim > Trim Three Entities
Urutan pengeklikan 1 > 2 > 3
( lihat gbr bawah )

Sehingga dihasilkan gambar


sebagai berikut

8. Create Circle Center Point


Membuat lingkaran R60 dengan Titik Pusat lingkaran pada koordinat tertentu
Untuk kasus ini, karena Referensi Point ditetapkan di tengah ( Origin Proses Drawing )
maka Center Point R60 menjadi X0,Y100 ( diasumsikan Origin di tengah benda )
Create Circle Center Point > isikan R60 > tuliskan koordinat Center Point R60
> Enter
9. Kemudian ulangi Trim ( 3 Entities )
Sehingga dihasilkan gambar sebagai berikut

Delete garis yang tidak


diperlukan

10. Line with Angle


Membuat garis dengan arah sudut tertentu
Create Line Endpoint
: panjang garis
klik icon > isikan panjang garis
: besar sudut
klik icon > isikan besar sudutnya > letakan base point garis dimulai

klik kembali icon panjang dan sudut, untuk menetralkan kembali


Sehingga tidak terkunci pada sudut yang sama
11. Trim ( 1 Entities )
Memotong dengan pembatas sebuah garis yang berpotongan
Trim > Trim 1 Entities

Urutan pengeklikan :1>2


Sehingga

Ulangi langkah Triming, Delete garis yang tidak diperlukan


12. Create Circle Center Point
Ulangi pembuatan lingkaran R25 kemudian posisikan Titik Pusat lingkarannya
( Center Point ) sesuai gambar soal.
Sehingga dihasilkan gambar sebagai berikut

Ulangi langkah Triming


13. Champer Entities
Untuk membuat Champer
Chamfer Entities > Isikan besar Champer
: besar Champer

Urutan pengeklikan :1>2


Sehingga

14. Arc Tangent ( 2 Entities )


Membuat sebuah Radius yang bersinggungan dengan 2 Radius lainnya
Arc Tangent > Arc Tangent 2 Entities > isikan R75
Kemudian pilih kedua Radius yang disinggungkan

Urutan pengeklikan :1>2


Pilih R75 yang diperlukan ( garis putus )

Ulangi langkah Delete + Trim


Sehingga
15. Fillet Entities
Untuk membuat Radius / Fillet
Fillet Entities > isikan R20 > pilih garis / kontur yang akan di-Radius

Urutan pengeklikan : 1 > 2

Kemudian pilih Radius yang diperlukan

Ulangi untuk bagian yang di-Radius lainnya

16. Ulangi langkah Offset + Trim + Radius


Sehingga dihasilkan gambar sebagai berikut
17. Membuat lubang Drill
Buatlah Center Point untuk PCD 40 ( Pitch Center Diameter ) dengan langkah
pengoffsetan sesuai jarak yang ditentukan
Buatlah PCD 40 pada perpotongan garis tersebut

Kemudian buatlah lingkaran D6mm pada Center Point lingkaran dan perpotongan kontur
disampingnya ( lihat gbr bawah )

Kemudian Delete garis / kontur yang tidak perlu


( lihat gbr samping )
Create Point Position > pilih tepat di kedua Center Point Lingkaran

Pilih lingkaran samping serta Center Pointnya


Dipilih per bagian atau dengan kursor persegi

Xform Rotate > kemudian muncul Dialog Box

Pilih Copy : menggandakan object


# : Banyak penggandaan , isikan 7 buah
: Sumbu Putar ( Center Point PCD 40 )

Isikan besar Sudut Putarnya

Pilih > Ok
Sehingga dihasilkan

18. Membuat Lingkaran dengan Center Point tertentu


Circle Center Point > > Object Snap – Intersection
> Pilih kedua garis yang berpotongan

Sambung R18 tersebut dengan garis Vertical dan Horisontal


Create Line Endpoint > Horisontal > jatuhkan pada Endpoint
Vertical lingkaran sesuai soal

Kemudian ulangi langkah Triming


Sehingga Proses Drawing sudah selesai
Toolpath

Dalam Session ini kita sudah melewati proses penggambaran ( Proses Drawing ).
Dan sudah sampai pada tahap pembuatan Toolpath.
Toolpath adalah :
Pembuatan lintasan program dengan berbagai metode
seperti Contur 2d, Pocketing, Wireframe ,Surface, dll
Lintasan program tersebut nantinya akan disimulasikan kemudian dicetak NC Code ( G Code ) nya
yang nantinya ditransfer ke mesin untuk dijalankan.
Dalam pembuatan lintasan program tidak menutup kemungkinan ditambahkannya garis bantuan
atau tambahan object lain dalam proses drawing, yang berfungsi untuk mengamankan posisi
pertama Cutter masuk ( Point Entry Tool ) supaya lebih aman sehingga tidak terjadi Collision atau
tabrakan dengan benda kerja.
Beberapa jenis metode yang akan dibahas disini:
1. Contour ( 2D ) : lintasan 2D
2. Pocket : coakan berprofil

Langkah Toolpath untuk soal di atas :


Catatan Khusus
Untuk Proses Drawing, Referensi Point di tengah ( lihat gbr bawah )

Untuk Proses Toolpath, Referensi Point di pinggir kiri bawah ( lihat gbr bawah )
Sehinggga kita harus memindahkan Referensi Point sebelumnya ke pinggir ( kiri bawah )
Pilih benda (object) > Xform Translate

Pilih metode : Move ( memindah )


# :1
> From / To
Pilih Base Point pemindahan
Jatuhkan ke Origin ( lihat gbr bawah )
Sehingga Referensi Point sudah berubah

Gambar sudah siap untuk Proses Toolpath

1. Extension Length
Untuk memperpanjang garis atau kontur dengan panjang tertentu
Extend > Extension Length (+/-)

: besar perpanjangan, misal 10


Pilih garis yang akan di-Extend

Sehingga
2. Sebelum Proses Toolpath dimulai, pilih Type Mesin terlebih dahulu
Machine Type > Mill > Manage List

Pilih Mill3 - Axis VMC MM.MMD > Add > Ok


( Mill 3 Axis Vertical )
3. Contour ( 2D )
Untuk membuat lintasan program dengan gambar 2D
Toolpath > Contour

Nama program : misal, contour1

Pilih Partial
Partial : per garis
Aktifkan Wait
Menunggu satu kontur utuh ( tidak per step ) lintasan
Kemudian pilih garis / kontur

> Ok
Toolpath Parameter > Select Library Tools

Pilih Endmill Flat D12 > Ok


Setting
Tool # ( Nomor Tool ) :1
Head # ( Nomor Arbor ) :1
Len. Offset ( Offset untuk panjang Tool ) :1
Dia. Offset ( Offset untuk Diameter Tool ) :1

Feed Rate ( Feeding saat gerakan Linear X & Y ) : 400


Plunge Rate ( Feeding saat gerakan turun Z ) : 200
Spindle Speed ( Besar putaran Spindle / menit ) : 1000
> Contour Parameter

Retract ( Point kembali ke atas ) : 20


Feed Plane ( Point saat penggunaan Feeding ) :2
Depth ( Batas kedalaman akhir ) : -30
Compensation Direction ( Kompensasi Cutter di sebelah kiri kontur [G41] ) : Left

> Depth Cuts


Max Rough Step ( besar pemakanan ) : 2 ( turun per 2 mm )
Aktifkan Keep Tool Down
Menjaga Cutter selalu turun ( jika sudah satu putaran kontur, cutter langsung turun
Memasukan Depth of Cuts berikutnya, tidak naik ke Retract terlebih dahulu )
> Ok
> Pada Contour 2D > Ok

4. Pada Operation Manager > Toolpath

Backplot Selected Operation


Untuk mensimulasikan gerakan lintasan program ( Path )
Aktifkan pemilihan program ( lihat gbr bawah )

Aktifkan Quick Verify ( Untuk menampilkan lintasan cutter thd benda kerja )
Aktifkan Display Rapid Move ( Untuk menampilkan path gerakan cepat )

Tekan Play ( Untuk menjalankan simulasi program )


Sehingga

Untuk menjalankan per Step Program


Tekan S ( keyboard )

Pada tampilan simulasi terdapat bagian yang masih sisa sehingga diperlukan
Revisi Parameter Program.
Untuk menghilangkan Backplot
Close ( X ) warna merah / Esc

Langkah Revisi Parameter Program


Pada Operation Manager > Toolpath
Klik tanda Plus ( + ) ( lihat tanda anak panah merah )

Sehingga

Double klik > Parameters


> Contour Parameter > Multipasses
Number ( Berapa kali tahap ) :3
Spacing ( Jarak pergeseran cutter ) : 5
Aktifkan Keep Tool Down

> Ok
> Pada Contour 2D > Ok

Karena sudah mengalami Revisi Parameter, maka terdapat tanda silang merah ( X )
sebagai berikut

Sehingga butuh me-Refresh Parameter Program


> Regenerate All Selected Operation

Karena telah di-Refresh maka tampilan akan berubah ( lihat tanda anak panah )
Ulangi langkah Backplot
> Backplot Selected Operation

Sehingga lintasan program berubah menjadi sebagai berikut

Proses kontur pertama sudah selesai


Ulangi untuk kontur selanjutnya

Isikan settingan Feeding dan Rpm yang sama


Gunakan jenis tool yang sama, sehingga tidak mengambil Tool baru pada Library Tools
Isikan Depth Total sesuai gambar soal

Setting Multipasses

Number : Banyak proses penyayatan


Spacing : Jarak pergeseran Cutter
> Lead In / Out
adalah awalan masuk – akhiran keluar Cutter terhadap kontur benda

Pilih metode Tangent


Pada Entry ( Lead In )
Line
Length : 70 ( perbandingan dalam % )
Arc
Radius : 20 ( perbandingan dalam % )

> Ok
> Pada Contour 2D > Ok
Tempatkan kursor sembarang pada Display > klik kanan
> Dynamic Rotation

Atau pilih Isometric Gview


Sehingga didapatkan tampilan sebagai berikut
Ulangi langkah Backplot
Non aktifkan Quick Verify
> Play
Sehingga diperoleh tampilan sebagai berikut

Untuk merubah kembali Gview ke Top


5. Pocketing
Membuat coakan berprofil ( misal berbentuk persegi, lingkaran, custom, dll )
Berikut gambar hasil pocket standard
Persegi ( rectangle ) dan lingkaran ( circle )

Untuk kasus gambar soal diawal


Pada pembuatan kontur ( Profil ) luar dapat menggunakan aplikasi Pocket
Dengan menambahkan garis bantu, Pocket dapat diaplikasikan untuk membuat profil
kontur luar, sehingga dihasilkan tonjolan ( bukan coakan ke dalam ) seperti gambar soal.
> Offset garis bantu keluar sejarak 12 mm ( menyesuaikan Diameter Tool yang digunakan )

Garis luar yang berwarna biru adalah garis bantu untuk Pocket luar

Karena untuk aplikasi Pocket luar, maka pada kasus ini terjadi pemilihan 2 buah kontur
Perhatian syarat untuk Pocketing
Kontur atau Profil harus tertutup ( Close Contour ) dan harus saling terhubung
Jangan sampai terjadi garis Double ( penumpukan garis yang sama ), akan
menyulitkan proses Chaining ( pemilihan garis )
> Pocket > Pilih garis / kontur yang akan di-Pocket

> Pilih Partial

Aktifkan Wait
Menunggu satu kontur utuh lintasan
( kontur tertutup / Close Contour )

> Pilih kontur pertama


Setelah Chaining kontur pertama selesai
> End
> Lanjutkan pemilihan kontur kedua

Setelah selesai pemilihan kontur kedua

> Ok
Pergunakan jenis Tool sebelumnya ( T1 )
Karena sama menggunakan 1 macam Tool D12 Endmill Flat, sehingga tidak mengambil
Tool baru dari Library
Kemudian muncul menu dialog Pocket ( Standard )
> Setting Toolpath Parameter
> Pocket Parameters
Setting Retract, Feed Plane, Depth, Depth Cuts, XY Stock to Leave, Z Stock to Leave
XY Stock to Leave ( Allowence X & Y ) : 0 ( Per side , misal 0.2 shg / side +0.2 )
Z Stock to Leave ( Allowence Z ) :0

> Depth Cuts


> Roughing / Finishing Parameters

Cutting Methode ( Metode penyayatan ) : Pararel Spiral


Stepover Distance ( pergeseran Cutter ) : 6 ( separuh Diameter Tool )
Non aktifkan Spiral Inside to Outside : Cutting dari luar ke dalam

> Ok
Ulangi langkah Backplot
Non aktifkan Quick Verify
> Play
Sehingga diperoleh tampilan sebagai berikut

Sehingga telah selesai pembuatan kontur luar dengan metode pocket luar, kemudian
pergunakanlah salah satu cara tersebut dengan mempertimbangkan manakah yang lebih
efisien dari kedua Metode Cutting di atas.

NB : Jika kedapatan Toolpath salah ( tidak diperlukan )


maka dapat dihapus ( Delete Toolpath )
Pilih Toolpath yang salah , misal no 1 ( lihat gbr )

> pilih Toolpath no1 > Delete ( keyboard )


Kembali pada Pocket Standard

> Pocket > Pilih garis / kontur yang akan dipocket

Pilih Partial
Aktifkan Wait
Menunggu satu kontur utuh lintasan
( kontur tertutup / Close Contour )
Kemudian pilih garis / kontur yang di-Pocket

> Ok
> Setting Toolpath Parameter
> Setting Pocketing Parameters
> Setting Roughing / Finishing Parameters

Cutting Methode ( metode penyayatan ) : Pararel Spiral


Stepover Distance ( pergeseran cutter ) : 6 ( separuh Diameter tool )
Aktifkan Spiral Inside to Outside : Cutting dari dalam - keluar

> Ok

Check hasilnya dengan Backplot


6. Drill
Membuat lubang
> Toolpath > Drill

> Window Point ( pemilihan berdasarkan Point )


> pilih semua point

> Ok
Jika menghendaki Metode Drill yang lain
> Sorting
Kemudian muncul berbagai metode sesuai pilihan
> Select Library Tools

> pilih Center Drill D5mm > Ok


> Pada # 1 Tool Name 5 Center Drill > double klik ( lihat gbr bwh )

> Tool # :2
> Head # :2

> Ok

> Setting Toolpath Parameter


Pada Simple Drill – No Peck
Aktifkan Clearance : Point kembali ke atas setelah proses drilling selesai : 50
Retract : Point kembali ke atas untuk mengangkat chip :2
Depth : Kedalaman total : -1
Cycle : Drill / Counterbore ( tanpa peck drill )
> Ok
Check jalannya program dengan Backplot

7. Ulangi langkah Drilling dengan point lubang yang sama


Ambil tool : Drill D6mm
> Setting Tool Parameters

Setting Peck Drill – Full Retract


Cycle : Peck Drill
( per step turun dilanjutkan naik berulang untuk pembuangan chip / beram )
Peck : 2 ( turun tiap 2 mm kebawah diselingi gerakan naik ke Retract )
Seluruh Toolpath Program sudah selesai

Menjalankan beberapa Toolpath sekaligus


Tekan Ctrl ( hold ) + pilih Toolpath ( klik )
Misal pilih Toolpath no 1. 3, 4, 5, dan 6
No 2 tidak dipilih karena metode no 3 untuk kontur luar yang dipilih

Pastikan pemilihan Toolpath selesai dengan urutan yang benar


Check jalannya lintasan program dengan Backplot

8. Stock Setup
Untuk mensetting ukuran awal material ( benda kerja ) untuk simulasi 3D
> Properties ( lihat tanda panah merah )
> Stock Setup

Isikan dimensi material


X : 150
Y : 120
Z : 40
Aktifkan Display ( untuk menampilkan Stock Setup yang telah disetting )
Stock Origin
Posisi X0 Y0 Z0 ( Referensi Point ) pada Stock Setup
Sehingga Ref. Point pada Stock Setup dan Drawing (F9) harus sama
Untuk mengubah posisi pergunakan > klik posisi lama > klik posisi baru

Sebelum dipindah Sesudah dipindah

> Ok

Stock Setup telah siap


9. Verify Selected Operations
Untuk mensimulasikan hasil Toolpath program
secara visual 3D
> Verify Selected Operations

> Ok
Material untuk simulasi
Program 3D sudah siap
: Simulate Tool and Holder :

: Simulate Tool

: Machine : Untuk memulai simulasi

: Restart : Untuk kembali ke awal

> Aktifkan Simulate Tool > Machine

Untuk keluar simulasi 3D > Ok / Esc


10. Post Selected Operations
Untuk membuat NC Code ( G Code ) dari Toolpath program yang sudah dibuat
> Pilih Toolpath yang akan diPost
Misal : Tool #1 : D12 Endmill Flat
Post : Program no 1, 3 & 4

Pastikan Toolpath 1, 3, dan 4 terpilih dengan menggunakan tool yang sama


T1 : D12 Flat

> Post Selected Operations

> Ok

Post all? > No ( karena hanya mengepost sebagian Toolpath saja yaitu 1, 3 & 4 )
Save in : Save NC Code pada Folder anda , misal Folder PRG
File Name : Nama NC Code, misal PRG1
> Ok

> Close MastercamX Editor


> dengan Window Explore buka NC Code tersebut dengan Notepad / Wordpad
> Posisikan kursor ke PRG1 > Klik kanan

> Open with > Choose Program

> Pilih Notepad > Ok


Sehingga PRG1 muncul dalam format Notepad

> Editlah awalan NC Code / Program sedemikian rupa sehingga dapat ditransfer
dan dijalankan pada mesin EDUMILL ( Sinumerik )

Awalan program
%_N_007_MPF
;$PATH=/_N_MPF_DIR

07 : misal nama program


Tambahkan
G94 S1000 M3 F700

Jika NC Code sudah di-Edit > File > Save


Program siap ditransfer ke EDUMILL Sinumerik dengan Cimco Edit atau Software lain

Selamat Belajar !!
Tutorial MCX3 Basic1 © 2010 Sz