KOMISI

PEMBERANTASAN REPUBLIK INDONESIA

KORUPSI

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

KODE ETIK

-P-EGAWAI
Pemberantasan

Komi';

Korupai

Penyusun
Komisi Pemberantasan Korupsi
www.kpk.go.id JI. Veteran III No.2, Jakarta 10110 Indonesia Telp. (021) 3857579 Fax. (021) 384 6122

JI. Ir.

H. Juanda No. 36, Jakarta 10110 Indonesia Telp. (021) 3522546 - 50 Fax. (021) 352 2624

DAFTARISI
Kata Pengantar Kode Etik Pegawai KPK Definisi Tuiuan Nilai-Nilai Dasar Pribadi Integritas Profesionalisme Inovasi Transparansi Produktivitas Religiusitas Kepemimpinan Kewajiban Pegawai Sikap dan Perilaku Kepatuhan Kerahasiaan Komitmen dan Loyalitas Konsisten Memiliki Etika Larangan Pegawai Penyalahgunaan Pencemaran Gratifikasi Sikap dan Perilaku Interaksi Rangkap Jabatan Pelaksanaan, Pengawasan dan Sanksi.......................... Peraturan KPK Nomor 05 P.KPK Tahun 2006

Halaman iv 1 2 4 5 7 8 8 9 9 10 10 11 12 13 14 15 16 16 17 18 19 20 20 21 22 23 25

KATA PENGANTAR
KPK sebagaimana tertuang di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi memiliki tugas untuk melakukan serangkaian tindakan untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan, dengan peran serta masyarakat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk mendukung hal tersebut diatas dan dalam pelaksanaan tugasnya yang sangat luas dan berat serta untuk mencapai kinerja yang optimal serta untuk menjadi Role Model tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik, Komisi harus didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan Komisi. Oleh karena itu diperlukan suatu norma yang senantiasa bisa menjadi pedoman bagi setiap Pegawai Komisi guna meningkatkan kesadaran Pegawai Komisi dalam menjaga integritas pribadinya untuk menjalankan tugas dan kewenangannya, serta dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Komisi, yaitu Mewujudkan Indonesia yang Bebas dari Korupsi dan sebagai Penggerak Perubahan untuk mewujudkan Bangsa yang Anti Korupsi.

Transparansi. Religiusitas. dan Kepemimpinan. fungsi dan tanggungjawabnya secara efektif serta dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjanya kepada seluruh rakyat Indonesia sebagai pemangku kepentingan Komisi. Profesionalisme. Melalui nilai-nilai dasar pribadi dan pengaturan Kewajiban serta Larangan yang ada di dalam Kode Etik.Kode Etik memuat penjabaran prinsip dan nilai-nilai dasar perilaku pribadi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Pegawai Komisi yaitu Integritas. September 2006 Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi . diharapkan Pegawai Komisi dapat melaksanakan tugas. Demikian. Jakarta. Kode Etik ini diterbitkan dalam bentuk buku saku untuk dijadikan pegangan Pegawai dalam bertindak. Produktivitas. Inovasi.

.

.

• Kode Etik Pegawai .DEFINISI Komisi Pemberantasan Korupsi yang selanjutnya disebut "Komisi" adalah: Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 ten tang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kode Etik Pegawai Komisi yang selanjutnya disebut "Kode Etik" adalah : norma yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan oleh Pegawai Komisi dalam menjalankan tugas-tugas organisasi maupun menjalani kehidupan pribadi.

Pegawai Komisi yang selanjutnya disebut "Pegawai" adalah : Pegawai yang bekerja pada Komisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 63Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi. ~- Kode Etik pegawai B . Tenaga Kontrak dan Tenaga Rekanan yang berkerja untuk Komisi dan di lingkungan Komisi.

kehormatan. citra dan kredibilitas Komisi • Menghindarkan segala benturan kepentingan Pegawai Komisi • Mewujudkan Indonesia Bebas dari Korupsi • Sebagai Penggerak Perubahan untuk mewujudkan Bangsa yang Anti Korupsi .. Kode Etik Pegawai .TUJUAN • Menjaga martabat.

.

Inovasi • Transparansi • Produktivitas • Religiusitas • Kepemimpinan • Kode Etik Pegawai .NILAI-NILAI DASAR PRIBADI .Integritas • Profesionalisme .

INTEGRITAS • Bersikap. berperilaku dan bertindak [ujur terhadap diri sendiri dan lingkungan • Konsisten dalam bersikap dan bertindak • Memiliki komitmen terhadap Visi dan Misi Komisi • Objektif terhadap permasalahan • Berani dan tegas dalam mengambil keputusan dan resiko kerja • Disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan amanah ~- Kode Etik pegawai B .

PROFESIONALISME • • • • • Berpengetahuan luas Berketrampilan tinggi Bekerja sesuai dengan kompetensi Mandiri tanpa intervensi pihak lain Konsisten dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas INOVASI • Kaya akan ide-ide baru • Selalu meningkatkan kemampuan dalam pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi • Kode Etik Pegawai .

terarah dan berkualitas • Bekerja sesuai standar kinerja • Hasil kerja dapat dipertanggungjawabkan ~- Kode Etik pegawai B .TRANSP ARANSI • Setiap pelaksanaan tugas dapat terukur dan dapat di pertanggungjawabkan • Pelaksanaan tugas senantiasa dievaluasi secara berkala • Hasil tugas terbuka untuk semua stakeholder Komisi PRODUKTIVITAS • Mampu bekerja keras • Mampu menggunakan sumberdaya yang tersedia secara efektif dan efisien • Berorientasi terhadap hasil kerja yang sistematis.

RELIGIUSITAS • Berkeyakinan bahwa setiap tindakan yang dilakukan berada di bawah pengawasan Sang Pencipta • Tekun melaksanakan ajaran agama • Mengawali setiap tindakan dengan niat ibadah • Apa yang dilakukan harus selalu lebih baik dari yang kemarin KEPEMIMPINAN • Berani menjadi pelopor dan penggerak perubahan dalam pemberantasan korupsi • Dapat dipercaya untuk mencapai kinerja yang melebihi harapan II Kode Etik Pegawai .

.

SIKAP dan PERILAKU . jujur dan profesional .:. Senantiasa menjaga sikap netral dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya .:. Bertoleransi terhadap agama orang lain . Melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Bersikap ramah dan santun terhadap rekan kerja. bawahan.:. atasan dan setiap tamu Komisi III Kode Etik Pegawai .:.:. Berperilaku sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut .

serta sumpah dan janji Pegawai Komisi . Mematuhi aturan hukum.KEPATUHAN . peraturan kepegawaian. Mematuhi segala peraturan dan ketentuan mengenai Gratifikasi dan LHKPN .:.:. Ketika berhenti bekerja dari KPK : • Mengembalikan setiap dokumen dan peralatan Komisi yang dipergunakan untuk pelaksanaan tugas dan wewenang • Melakukan serah terima pekerjaan dan bahan-bahan yang berkaitan dengan kerja Komisi ~- Kode Etik pegawai lll . Kode Etik Pegawai .:.

KERAHASIAAN . Menjaga data dart/ atau informasi milik Komisi (softcopy maupun hardcopy) sehingga pihak-pihak yang tidak berhak. semua informasi rahasia selama melaksanakan tugas dan pekerjaan pada Komisi.:. langsung maupun tidak langsung. Menjaga kerahasiaan ruangan kerja dan menjaga peralatan Komisi yang menjadi tanggungjawabnya . kecuali atas perintah undangundang.:.:. Merahasiakan (tidak mengungkapkan) kepada siapapun. keputusan pengadilan atau arbitrase yang berkekuatan hukum tetap III Kode Etik Pegawai . tidak dapat mengakses atau memperolehnya .

Kornitrnen terhadap pencapaian Visi dan Misi Kornisi .:.:. Menjalin dan rnernbina hubungan dengan pihak eksternal hanya dalarn konteks kepentingan Kornisi dan kelancaran pelaksanaan tugas Kornisi dan atas sepengetahuan atasan ~- Kode Etik pegawai lll . Mengesarnpingkan kepentingan pribadi atau golongan derni tercapainya Visi dan Misi Kornisi . Merniliki loyalitas kepada Kornisi dari pada ternan sejawat .:.KOMITMEN dan LOYAL .:.

:. Menolak keputusan Komisi dart/ atau instruksi atasan yang tidak sejalan dengan Kode Etik MEMILIKI ETIKA . Memperhatikan etika surat menyurat dan E-mail III Kode Etik Pegawai . Melaporkan ke atasan atau ke unit Pengawasan Internal apabila mengetahui adanya sangkaan telah terjadi suatu pelanggaran disiplin dan Kode Etik . Menghadapi dan menerima konsekuensi dari tindakan berdasarkan keputusan Komisi dart/ atau instruksi atasan .:.KONSISTEN . Mengindahkan etika bertelepon .:.:.:.

.

:.:.:. Menggunakan data dart/ atau informasi milik Komisi untuk hal-hal di luar tugas dan kewenangan Komisi . Menyampaikan data dart/ atau informasi yang diketahui. Menggunakan fasilitas kantor untuk kegiatan pribadi dart/ atau kegiatan yang tidak berkaitan dengan tugas dan tanggungjawab yang diberikan Komisi .PENYALAHGUNAAN . kepada pihak media atau pihak lain yang tidak berhak tanpa persetujuan tertulis Pimpinan Komisi II Kode Etik Pegawai . didengar atau diperolehnya terutama terkait tugas-tugas Komisi yang wajib dirahasiakan.

(kecuali karena urusan dinas atas perintah atasan) . Melakukan tindakan yang dapat mencemarkan nama baik Komisi . Mendatangi temp at-temp at tertentu yang dapat merusak citra Komisi.PENCEMARAN .:.:.:. Melakukan pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya ~- Kode Etik pegawai lll .

atasan dan setiap tamu Komisi .GRATIFIKASI .:. bawahan. Bersikap diskriminatif melalui tindakan atau pernyataan terhadap rekan kerja.:.:. Menerima gratifikasi sebagaimana dimaksud pasa112B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 dart/ atau Peraturan Komisi tentang Gratifikasi SIKAP dan PERILAKU . Menerima tamu yang tidak ada sangkutpautnya dengan pekerjaan di ruang kerja Pegawai Komisi E!I Kode Etik Pegawai .

INTERAKSI .:. kewenangan dan posisi sebagai Pegawai Komisi ~- Kode Etik pegawai lll . Melakukan kegiatan lainnya dengan pihak-pihak yang secara langsung atau tidak langsung yang patut diduga menimbulkan benturan kepentingan dalam menjalankan tugas. Berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan terdakwa. tersangka dan calon tersangka atau keluarganya atau pihak lain yang terkait. kecuali oleh Pegawai yang melaksanakan tugas karena perintahjabatan . yang penanganan kasusnya sedang diproses Komisi.:.

organ yayasan.:. pengawas atau pengurus koperasi .:.:. Memiliki jabatan profesi lainnya yang berhubungan dengan jabatan tersebut diatas .RANGKAP JABATAN . Menjadi anggota maupun simpatisan aktif partai politik II Kode Etik Pegawai . Menjabat sebagai komisaris atau direksi suatu perseroan.

.

:. Sanksi atas pelanggaran Kode Etik diatur dalam Peraturan Kepegawaian Komisi . Penilaian atas tingkat pelanggaran Pegawai terhadap Kode Etik dan rekomendasi penjatuhan sanksi dilakukan oleh Dewan Pertimbangan Pegawai untuk disampaikan kepada Pimpinan Komisi II Kode Etik Pegawai .:. Kode etik dilaksanakan tanpa toleransi sedikitpun atas penyimpangannya . Diberikannya sanksi tegas bagi Pegawai Komisi yang melanggarnya PENGAWASAN dan SANKSI .:.:. Pimpinan unit kerja berkewajiban melakukan pegawasan terhadap bawahannya atas pelaksanaan Kode Etik .:.PELAKSANAAN .

.

dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75. Menimbang : a.KOMISIPEMBERANTISAN KORUPSI REP~BLIKINOONESIA PERATURAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI NOMOR 05 P. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada hurup a. Tambahan Lembaran N egara Repub1ik Indonesia Nomor 3851 ). Bahwa untuk meningkatkan kesadaran se1uruh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi da1am menjaga integritas pribadi dida1am menja1ankan tugas dan kewenangannya maka Komisi pemberantasan korupsi perlu memi1iki Kode Etik yang berlaku bagi se1uruh Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi b. Kode Etik Pegawai ~_ . Kolusi. Undang-Undang Nomor28 Tahun 1999 tentang Penye1enggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi. perlu menetapkan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi tentang Kode Etik Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi.KPK TAHUN 2006 TENTANG KODE ETIK PEGAWAI PIMPINAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI II . Mengingat: 1.

Keputusan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Repub1ik Indonesia Nomor : Kep07/P. Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi. Tambahan Lembaran Negara Repub1ik Indonesia Nomor 4150). 4. ~- Kode Etik pegawai ll . Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Repub1ik Indonesia Tahun 2002 Nomor 137. Tambahan Lembaran Negara Repub1ik Indonesia Nomor 3874) sebagaimana te1ah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UndangUn dang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Repub1ik Indonesia Tahun 2001 Nomor 134. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Repub1ik Indonesia Tahun 1999 Nomor 140. 3. 5.KPKJ02/2004 tentang Organisasi dan Tata Kerj a Komisi Pemberantasan Korupsi. Tambahan Lembaran Repub1ik Indonesia Nomor 4250 ).2.

Dewan Pertimbangan Pegawai ada1ah tim yang dibentuk oleh Komisi yang bertugas memberikan rekomendasi kepada Pimpinan Komisi yang berkaitan dengan etika Pegawai Komisi dan Hubungan Kepegawaian. Pegawai Komisi ada1ah Pegawai yang bekerja pada Komisi sebagai mana yang dimaksud da1am Pasa1 3 Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi. Pimpinan Komisi ada1ah Pejabat Negara yang terdiri dari 5 (lima) anggota yang bertindak sebagai penanggung jawab tertinggi Komisi. 2. Kode Etik Pegawai Komisi yang se1anjutnya disebut "Kode Etik" ada1ah norma yang wajib di patuhi dan di1aksanakan oleh Pegawai Komisi baik da1am menja1ankan tugas-tugas organisasi maupun menja1ani kehidupan pribadi. 3. 5. Tenaga Kontrak dan Tenaga Rekanan yang bekerja untuk Komisi dan di 1ingkungan Komisi. Komisi Pemberantasan Korupsi yang se1anjutnya disebut "Kornisi" ada1ah Komisi Pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud da1am UndangUndang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 4. III Kode Etik Pegawai .BABI KETENTUAN UMUM Pasal l Da1am Peraturan ini yang dimaksud dengan : 1.

(2) Bunyi sumpah danjanji Pegawai Komisi sebagaimana dimaksud pada ayat (l) ditentukan oleh Komisi. citra dan kredibilitas Komisi serta menghindarkan segala benturan Pegawai Komisi. Visi Komisi adalah mewudkan Indonesia yang Bebas dari Korupsi. b.BAB II TUJUAN KODE ETIK Pasal2 Kode Etik Pegawai Komisi bertujuan menjaga martabat. kehormatan. dalam rangka mencapai dan mewujudkan Visi dan Misi Komisi. ~- Kode Etik pegawai ll . setiap Pegawai Komisi wajib mewujudkan Visi dan Misi Kornisi. yaitu : a. Pasal3 Dalam menjalankan tugas dan wewenang. Misi Komisi adalah sebagai Penggerak Perubahan untuk mewujudkan Bangsa yang Anti Korupsi BAB III SUMPAH DAN JANJI PEGAWAI KOMISI Pasal4 (l) Pegawai Komisi wajib menyetujui dan menandatangani sumpah danjanji Pegawai Komisi.

mampu bekerja keras dengan orientasi hasil kerja yang sistematis. disiplin dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugas dan amanah. f. Inovasi. tekun melaksanakan ajaran agama. b. berketrampilan yang tinggi sehingga mampu bekerja sesuai dengan kompetensi. bersikap. berpengetahuan luas. Religiusitas. berani dan tegas dalam mengambil keputusan dan resiko kerj a. Integritas. memiliki komitmen terhadap visi dan misi. objektif terhadap permasalahan. . mandiri tanpa intervensi pihak lain. Transparansi. terarah dan berkualitas sesuai dengan standar kinerja yang telah ditetapkan dengan menggunakan sumberdaya yang tersedia secara efektif dan efisiensi serta dapat dipertanggungj awabkan. d. Profesionalisme.NILAI-NILAI BABIV DASAR PRIBADI Pasa15 1Ir----------------------Kode Etik Pegawai ~_ Pegawai Komisi wajib melaksanakan nilai-nilai dasar pribadi (basic individual values) sebagai beriknt: a. konsisten dalam bersikap dan bertindak. Produktivitas. setiap pelaksanaan tugas dapat teruknr dan dapat dipertanggungjawabkan serta senantiasa dievaluasi secara berkaladan terbnka untuk semuastakeholder Komisi: e. berkeyakinan bahwa setiap tindakan yang dilakukan berada di bawah pengawasan Sang Pencipta. c. mengawali setiap tindakan selalu didasari niat ibadah sehingga apa yang dilakukan hams selalu lebih baik dari yang kemarin. konsisten dan bersungguh -sungguh dalam menjalankan tugas. kaya akan ide-ide bam dan selalu meningkatkan kemampuan dalam pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. berprilaku dan bertindak jujur terhadap diri sendiri dan Iingkungan.

Kode Etik Pegawai Komisi dan sumpah dan janji Pegawai Komisi. melaksanakan tugas dengan penuh tanggungj awab. b. bertoleransi terhadap agama orang lain. f. senantiasa menjaga sikap netral dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. ~- Kode Etik pegawai lll . Pasa17 (1) Pegawai Komisi wajib: a. aturan kepegawaian Komisi. menjaga kerahasiaan ruangan kerja dan menjaga peralatan kan or yang menjadi tanggungj awabnya. jujur dan profesional. Kepemimpinan. menjaga data danJatau informasi milik Komisi baik softcopy maupun hardcopy dengan baik. sehingga pihak pihak yang tidak berhak tidak dapat mengakses atau memperolehnya. g. e.g. mengamalkan perilaku dan tingkah laku sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut. Mematuhi atauran hukum. d. c. berani menjadi pelopor dan penggerak perubahan dalam pemberantasan korupsi. BABY KODEETIK Pasa16 Kode Etik dilaksanakan tanpa toleransi sedikitpun atas penyimpangaunya (zero tolerance) dan mengandung sauksi tegas bagi Pegawai Komisi yang melanggarnya. dapat dipercaya untuk mencapai kinerja yang melebihi harapan.

k. menjalin dan membina hubungan dengan pihak eksternal hanya dalam konteks kepentingan Komisi. surat menyurat (termasuk e-mail) dimana semua penggunaaan fasilitas tersebut hanya untukkepentingan dinas. m. menolak keputusan Komisi danJatau intruksi atasan yang tidak sejalan dengan Kode Etik Komisi. c.menghadapi dan menerima konsekuensi dari tindakanberdasarkan keputusan Komisi danJatau intruksi atasan. j. n. mematuhi segala peraturan dan ketentuan mengenai Gratifikasi dan Laporan Harta Kekayaan Penye-lenggara Negara. 1. o. h. 1. bawahan ataupun atasan. bersikap diskriminatif melalui tindakan atau pernyataan terhadap rekan kerj a. (2) Pegawai Komisi dilarang: a. menggunakan data danJatau informasi milik Komisi untuk hal-hal di luar tugas dan kewenangan Komisi. bersikap ramah dan santun kepada setiap tamu Komisi. tamu. 1Ir----------------------Kode Etik Pegawai ~_ . mengindahkan etika bertelepon. menggunakan fasilitas kantor selain kegiatan yang berkaitan dengan pelaksaaan tugas dan kewenangan Komisi. kelancaran pelaksanaan tugas Komisi dan atas sepengetahuan atasan. melaporkan ke atasan atau ke unit Pengawas Internal apabila mengetahui adanya sangkaan telah terjadi suatu pelanggaran disiplin dan Kode Etik Pegawai. memberikan komitmen dan loyalitas kepada Komisi di atas kepentingan dan loyalitas ternan sejawat dan mengesampingkan kepentingan pribadi atau golongan demi tercapainya visi dan misi Komisi. b.

1. ( kecuali karena urusan dinas atas perintah atasan). h. melakukan kegiatan lainya dengan pihak-pihak yang secara lang sung atau tidak lang sung yang patut diduga menimbulkan benturan kepentingan dalam menjalaukan tugas. melakukan pelecehan seksual dan tindakan asusila lainya. berhubungan secara lang sung maupun tidak lang sung dengan terdakwa. j. f. yang penanganan kasusnya sedang diproses oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. tersangka dan calon tersangka atau keluarganya atau pihak lain yang terkait. serta anggota maupun simpatisan aktif partai politik. menerima gratifikasi sebagaimana dimaksud pasal l2B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 danJatau Peraturan Komisi tentang Gratifikasi. organ yayasan. didengar atau diperolehnya terutama terkait tugas-tugas Komisi yang wajib dirahasiakan. melakukan tindakan yang dapat mencemarkan nama baik Komisi Pemberantasan Korupsi. e. kewenangan dan posisi sebagai pegawai Komisi. menerima tamu yang tidak ada sangkut-pautnya dengan pekerjaan di ruang kerja Pegawai Komisi. menyampaikan data danJatau informasi yang diketahui. g. ~- Kode Etik pegawai ll . kepada pihak media atau pihak lain yang tidak berhak tanpa persetujuan tertulis Pimpinan Komisi.d. menjabat sebagai komisaris atau direksi suatu perseroan. kecuali oleh Pegawai yang melaksanakan tugas karena perintah jabatan. seperti mendatangi temp at-temp at tertentu yang dapat merusak citra Komisi. pengawas atau pengurus koperasi dan jabatan profesi lainya yang berhubungan dengan jabatan tersebut.

Pegawai Komisi yang melakukan pelanggaran atau penyimpangan terhadap Kode Etik dikenakan sauksi sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepegawaian Komisi.(3) Pegawai Komisi yang berhenti wajib: a. kecuali apabila atas perintah undang. keputusan pengadilan atau arbitrase yang telah berkekuatan hukum tetap. maka Pegawai Komisi wajib menyampaikan dan membicarakarmya terlebih dahulu kepada Pimpinan Komisi. mengembalikan setiap dokumen danlatau peralatan kantor yang dipergunakan sebelunmya berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan wewenang dan bahan -bahan yang berkaitan dengan kerj a Komisi. merahasiakan atau tidak mengungkapkan kepada siapapun baik lang sung maupun tidak lang sung semua informasi rahasia yang diperolehnya selama melaksanakan tugas dan pekerjaan Komisi. (2) (3) 1Ir----------------------Kode Etik Pegawai ~_ . berkewajiban melakukan pengawasan terhadap bawahannya atas pelaksanaan Kode Etik ini. Dewan Pertimbangan Pegawai akan melakukan penilaian atas tingkat pelanggaran atau penyimpangan terhadap Kode Etik. dan rekomendasi penjatuhan sauksi akan disampaikan kepada Pimpinan Komisi. sesuai dengan tingkat jabatannya.undang. Apabila Pegawai Komisi akan membuka informasi rahasia berdasarkan hal tersebut di atas. BABYI PENGAWASAN DAN SANKSI Pasa18 (1) Pimpinan di setiap unit kerja. b.

BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal9 Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan ini diatur lebih lanjut oleh Keputusan Pimpinan Komisi. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 4 September 2006 PIMPINAN KOMISI PEMBERANTASAN Drs. Taufiegurachman Ketua . BAB VIII KETENTUANPENUTUP PasallO Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.H ~- Kode Etik pegawai ll . S.: KORUPSI Ruki.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful