Anda di halaman 1dari 20

The Role Of Accounting Theory

GICI BUSINESS SCHOOL

Kelompok II Guru Pembimbing : Asih Purnama Sari SE., Msi Ketua Ki Bee Anggota Elinda Novita Sari Ernawaty Liza Lufikri Yuliati

ACCOUNTING 14

TEORI AKUNTANSI
Merupakan seperangkat prinsip luas yang memberikan kerangka acuan umum, dimana prinsip ini terdiri atas gagasan yang melandasi praktek tersebut seperti asumsi-asumsi dasar, penjelasan, deskripsi, dan penalaran yang keseluruhannya membentuk bidang pengetahuan teori akuntansi. Dan Teori akuntansi membahas perlakuan perlakuan dan alternatif yang dapat menjadi jawaban atas masalah-masalah yang dihadapi dalam lapangan yang sebenarnya . Theory is a torch that casts upon practice the illumination of principles . Teori merupakan obor yang menerangi praktek dengan prinsip-prinsip yang masuk akal. (Allan W. Wright, 1984)

PENGERTIAN TEORI AKUNTANSI


Tergantung bagaimana cara pandang kita mengenai Teori Akuntansi , apakah itu sebagai SAINS atau TEKNOLOGI ? SAINS TEKNOLOGI : Teori akuntansi itu bersifat Positif : Teori akuntansi itu bersifat Normatif

Teori Akuntansi sebagai Sains


Seperangkat konsep, definisi, dan proposisi (pernyataan) yang saling berkaitan secara sistematis yang diajukan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena akuntansi.
Menjelaskan berarti menganalisis dan memberi alasan mengapa fenomena dan fakta yang diamati. Memprediksi berarti memberi keyakinan bahwa asumsi-asumsi atau syarat-syarat yang diteorikan dipenuhi besar kemungkinan suatu fenomena atau fakta

Teori ini harus memenuhi kriteria sains yaitu bebas nilai, koheren, universal, dan dapat diuji secara empiris.

Teori Akuntansi sebagai Teknologi


Penalaran logis yang terdiri atas asumsi , dasar pikiran, ,dan argument yang saling berkaitan dan logis melandasi praktek akuntansi .

Teori akuntansi ini sering dimaksudkan sebagai suatu penalaran logis yang memberikan penjelasan dan alasan tentang perlakuan akuntansi tertentu dan tentang struktur akuntansi yang berlaku dalam suatu perusahaan tertentu.

PENTINGNYA TEORI AKUNTANSI


Teori akuntansi yang kita pelajari ini akan berguna bagi kalangan praktisi akuntansi yang ada dalam membuat suatu keputusan yang terbaik dalam keuangan . Pihak-pihak yang memerlukan akuntansi antara lain : 1. Pihak internal 2. Pihak external a. Pemilik/investor dan calon pemilik b. Kreditor dan calon kreditor c. Pemerintah d. Karyawan e. Pelanggan

Perkembangan Teori Akuntansi


Perkembangan tersebut meliputi hal-hal berikut ini : a) Sekitar abad ke-16 , diperkenalkan jurnal-jurnal khusus untuk pencatatan berbagai jenis transaksi yang berbeda. b) Pada abad ke-16 dan 17 terjadi evolusi pada praktik laporan keuangan periodik. Serta personifikasi dari seluruh akun dan transaksi, sebagai suatu usaha untuk merasionalisasikan aturan debit dan kredit yang digunakan pada akun-akun yang tidak pasti hubungannya dan abstrak. c) Penerapan sistem pencatatan berpasangan juga diperluas ke jenisjenis organisasi yang lain.

Perkembangan Teori Akuntansi


d) Abad ke-17 juga mencatat terjadinya penggunaan akun-akun persediaan yang terpisah untuk jenis barang yang berbeda. e) Dimulai dengan East India Company di abad ke-17 dan akuntansi mendapatkan status yang lebih baik, yang ditunjukkan dengan adanya kebutuhan akan akuntansi biaya, dan kepercayaan yang diberikan kepada konsep-konsep mengenai kelangsungan, periodisitas, dan akrual. f) Metode-metode untuk pencatatan aktiva tetap mengalami evolusi pada abad ke-18. g) Sampai dengan awal abad ke-19, depresiasi untuk aktiva tetap hanya diperhitungkan pada barang dagangan yang tidak terjual.

Perkembangan Teori Akuntansi


h) Akuntansi biaya muncul di abad ke-19 sebagai sebuah hasil dari revolusi industri. i) Pada paruh terakhir dari abad ke-19 terjadi perkembangan pada teknik-teknik akuntansi untuk pembayaran dibayar di muka dan akrual, sebagai cara untuk memungkinkan dilakukannya perhitungan dari laba periodik. Akhir abad ke-19 dan ke-20 terjadi perkembangan pada laporan dana.

j)

Perkembangan Teori Akuntansi


k) Di abad ke-20 terjadi perkembangan pada metode-metode akuntansi untuk isu-isu kompleks, mulai dari perhitungan laba per saham, akuntansi untuk perhitungan bisnis, akuntansi untuk inflasi, sewa jangka panjang dan pensiun, sampai kepada masalah penting dari akuntansi sebagai produk baru dari rekayasa keuangan (financial engineering).

Perspektif Teori Akuntansi


Aspek Sasaran Teori Positif Normatif Aspek Tataran Semiotika Semantik Sintatik Pragmatik Aspek Pendekatan Penalaran Deduktif Induktif

Aspek Sasaran Teori


a) Teori Akuntansi Positif Penjelasan atau penalaran untuk menunjukkan secara ilmiah kebenaran pernyataan atau fenomena akuntansi seperti apa adanya sesuai fakta. Fakta sebagai sasaran. b) Teori Akuntansi Normatif Penjelasan atau penalaran untuk menjustifikasi kelayakan suatu perlakuan akuntansi paling sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Nilai sebagai sasaran.

SASARAN TEORI
Pembeda Bentuk pernyataan Nada pernyataan Bidang masalah Basis penyimpulan Kriteria penerimaan teori Basis/metoda pengujian Positif is descriptive facts objective/empirical true/false science/scientific Normatif should/ought to prescriptive values/idealism Subjective/reasoning good/bad art/judgment

BIDANG MASALAH
Positif ( penjelasan dan bukti empiris ) Normatif ( penalaran yang logis ) 1. Apakah informasi aliran kas mempunyai kandungan informasi? Faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat pengungkapan sukarela? Mengapa perusahaan besar cenderung memilih metode sediaan MKTP ? 1. 2. Kapan sewaguna harus dikapitalisasi? Bagaimana perubahan harga diperhitungkan dan disajikan dalam statemen keuangan? Tepatkah istilah beban untuk expense dan biaya untuk cost?

2.

3.

3.

Aspek Tataran Semiotika


a. Teori Semantik Membahas penyimbolan kegiatan atau realitas fisis menjadi simbol-simbol (elemen-elemen) statemen keuangan. b. Teori Sintatitk Membahas pengukuran, pengakuan, dan penyajian elemenelemen dalam statemen keuangan serta struktur akuntansi. c.Teori Pragmatik Membahas apakah informasi keuangan efektif (bermanfaat) bagi yang dituju dalam perekayasaan akuntansi. Apakah informasi mempengaruhi perilaku pemakai.

Tataran Semiotika
Realitas Simbol Pengaruh

Informasi Semantik Informasi Sintaktik

Informasi Pragmatik Hati-hati

Apakah mempunyai Apa makna/pesan yang efek? dikandung? (Keefektifan tanda (Isi tanda bahasa) bahasa) Apakah simbol tersebut logis? (Penyajian formal tanda bahasa)

Aspek Pendekatan Penalaran


a. Deduktif Menurunkan pernyataan, simpulan, penjelasan, atau prinsip atas dasar konsep umum/dasar yang disepakati dan dianggap benar. b. Induktif Menurunkan pernyataan, simpulan, penjelasan, atau prinsip umum atas dasar pengamatan beberapa kasus atau kejadian.

Verifikasi Teori Aspek teori


Semantik Sentaktik Pragmatik Positif Normatif Deduktif Induktif

Pendekatan pengujian
Bukti empiris, penalaran logis Penalaran logis Empiris, daya prediksi Empiris, metoda ilmiah Penalaran logis, pertimbangan nilai Deduktif, penalaran logis Empiris, daya prediksi, metoda ilmiah

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA SELAMAT MENIKMATI PELAJARAN TEORI AKUNTANSI ;)