Es kuwut

Asumsi awal: Kota metropolitan “Jakarta”, jika mendengar kata tersebut maka yang terlintas dipikiran kita adalah macet, panas, polusi dan lain sebagainya. Disaat-saat seperti itu (kepanasan) terutama bagi para pejalan kaki dan pengendara sepeda motor tidak ada hal yang paling nikmat selain menyeruput minuman dingin yang dengan seketika akan menyegarkan. Keadaan seperti ini, sangat memungkinkan konsumsi yang luar biasa besar untuk depot-depot ”penjual minuman dingin”. Maka, berjualan es kuwut merupakan salah satu langkah usaha solutif, jika kita melihat fenomena cuaca Jakarta yang semakin hari semakin panas. Rasa jeruk nipis yang khas dalam es kuwut ini membuat cuaca panas Jakarta yang sumpek jadi seasik cuaca panas dipinggir pantai kuta Bali. Bahkan kesempatan ini bukan hanya di Jakarta , tetapi juga dapat merambah ke pelosok-pelosok kota diseluruh Indonesia yang juga memiliki cuaca yang sama panasnya seperti Jakarta. Kendala dan resiko: Bermain di dunia minuman terutama minuman dingin, sangat besar keterikatannya dengan faktor cuaca. Cuaca yang panas, bisa menguntungkan berkali lipat dari modal. Begitu juga sebaliknya, cuaca yang dingin (musim hujan), alih-alih untung malah terkadang “buntung.” Semua aspek ini, tentu saja ada usaha dan trik-trik pengkondisiannya. Semisal, jika musim hujan datang ramuan es kuwut dapat di modifikasi menjadi bentuk minuman hangat, namun menu es kuwut itu sendiri tetap di sediakan sehingga konsumen dapat memilih sesuai keinginannya. Ada pepatah mengatakan, ”kopi rasanya pahit, kita tidak bisa merubah esensinya menjadi manis.” Tetapi bukan berarti kita tidak berusaha untuk menambahkan gula secukupnya, bukan? Hingga bisa kita nikmati perpaduan rasa kopi dan gula yang kita inginkan. Persis seperti pilot, tidak bisa merubah arah angin, tapi bukan berarti tidak bisa merubah arah sayap! Membaca dari fenomena-fenomena seharihari, setiap ada masalah, mesti ada jalan keluarnya.

Sari Tanah | All Sight, Just Ground!

1

Raya Takari 16 Rt 01/08. konsolidasi ke pedagang pecel lele.Wilayah negara Indonesia yang sangat luas dan penduduknya yang banyak. Untuk mengatasi keadaan seperti ini. Bisa jadi. • Permintaan pasar yang cukup besar. jika pasokan barang lebih besar lagi dari kebutuhan. supaya bisa mengestimasi naik atau turun harga pasar. Struktur Organisasi dan Staff : Direktur Operasional Khafid Wahyu Home Address Date of birth Qualifications Experience : Jl. harga barang bisa saja turun. Bisa saja. Juga. pasokan jenis ikan lele ”banjir” karena terlalu banyak peternak yang memproduksi lele siap panen.-/Kg. 20.000. kami berharap bisa mengestimasi ”menahan” atau ”mengeluarkan” stok lele siap panen. Peluang : • Lele adalah salah satu komodi yang sifatnya konsumtif. selain menggairahkan karena memungkinan konsumsi yang besar. 11. juga mengajari kita ”melek” informasi. 9. • Wilayah geografis yang strategis untuk budidaya lele. melihat teori ”supply and demand” kebutuhan yang banyak sekalipun. Just Ground! 2 . besok lusa. SerangBanten 42162 : 04 Juni 1984 : Bachelor of Business Administration :- Sari Tanah | All Sight. menjadi Rp. Otomatis.000. misalnya. kami berusaha berkeliling mengunjungi ”rekanan” para petani lele sebanyak mungkin. mengendap-ngendap ”mengintip” naik/turun gairah konsumsi masyarakat dengan cara. yang diproduksi.” selebihnya. Tergantung banyak atau sedikitnya stok barang saat itu.atau malah Rp.. ”manusia hanya bisa berusaha. harga terima pengepul (agen/tengkulak) lele hari ini Rp. Semisal. semua usaha tak luput dari campur tangan Sang pencipta. Dengan berkeliling dan ”mencuri” informasi. Tentu saja. • Mempunyai Tenaga ahli yang profesional.000.-/Kg. kuasa Tuhanlah yang menentukan.

000 Rp.000.000 Rp. Griya Loka : 25 November 1983 : Bachelor of Business Administration Anggaran : Proyek Awal 100. Komp.000 Ekor benih 55. 100. Rp. 15.500. 24.500.Direktur Keuangan Akhmad Zainuri Home Address Date of birth Qualifications Experience Penjaga Kolam 2 Orang Sumber Modal : Patungan : Khafidz Wahyu Neta Serian Hadiati Akmad Zaenuri Yogi Hendardi Edi Hudiata 25 % (Pemegang Saham) 25 % (Pemegang Saham) 20 % (Pemegang Saham) 25 % (Pemegang Saham) 15 % (Pemegang Saham) : : BSD Sektor 1.000 Sewa Tanah per 3 Tahun 5000.000 Peralatan Modal Cadangan Total Studi Kelayakan Rp. Just Ground! 3 .000 Sari Tanah | All Sight.000. Rp.

250. 11. 5. 15.2.000 ekor.000.350. 9.675.Estimasi Biaya Produksi (EBP) Per 10. 50.500 ekor. Dengan ratio 1:10 (1kg = 10 ekor).000 3. 5.800. Rp.000.100. 200.000 = Rp. 11.Rp.000.000.000.Rp.000 Benih ukuran 7-8 cm @ Rp. Logistik anak-kolam (45 hari) @ Rp. 10.Oprasional dan Administrasi TOTAL Estimasi Pendapatan (EP): Jika asumsi susut 15% dari total populasi 10.000.000 ekor: 1. Beban listrik 6.500 ekor = 8.000.550. Rp. Analisa Kelayakan (B/C Ratio): Analisa kelayakan usaha yang menjadi tolak ukur sebuah usaha.5. 8.2. Apabila B/C Ratio lebih besar dari (>) 1.000.- Jika asumsi harga pasar saat ini.000 – 1. Rp. siap panen. Rp.000 .125.000. 9.000.4. Maka: 850 Kg x Rp. Pakan alami dan obat-obatan 100. Just Ground! 4 .000.- Rp.500.350. maka usaha yang bersangkutan layak untuk dilanjutkan.550.500 ekor 10 = 850 Kg.Hasil akhir: Pendapatan – Modal Rp.-/60 hari. dilihat dari perbandingan antara tingkat pendapatan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan. 3. 25 Karung Pakan Pokpan @ Rp.-/Kg. maka: 10. Rp. Rp.000 = Rp. yaitu B/C Ratio. 2. Adapun perhitungan B/C Ratio dalam usaha budidaya pembesaran ikan lele ini adalah: B/C Ratio Total Pendapatan (EP) Sari Tanah | All Sight.

menunjukan bahwa B/C Ratio pada usaha budidaya pembesaran ikan lele ini. kami tidak memberikan mereka gaji. “Untung bersama. senilai 1. Aplikasi Teknologi Pemanfaatan Teknologi yang tepat guna pun kami kembangkan disini seperti system laboratorium yang up to date dan system manajemen yang terkomputerisasi sehingga sari tanah siap bersaing dalam memberikan mutu dan pelayanan yang berstandar nasional maupun internasonal.” Adapun persentase pembagian. termasuk salah satu usaha yang layak untuk dilanjutkan.300. menggunakan sistem gaji (salary) untuk tenaga kerja. Mulai dari investor.6. rugi bersama!” Itu motto kami.6 Hasil perhitungan. diestimasi akan memperoleh hasil sebanyak ”satu point tujuh” kali lipat. Artinya. Dan tentu saja.550. dan tenaga kerja. pemilik lahan/kolam.000 5. jenis usaha ini. dari setiap satuan modal yang dikeluarkan. Saat menejemen lain.000 = = 1. mengikuti Memorandum of Understanding (MoU) yang disepakati bersama. Bagi Hasil: Sari Tanah | All Sight. Just Ground! Menerapkan sistem menejemen bagi hasil. Just Ground! 5 . semakin baik “pembagian. Usaha Penunjang Sari Tanah | All Sight. tetapi memberikan pembagian hasil.= Total (EBP) Biaya Produksi 9. melalui musyawarah. Semakin baik kinerja.

Selain melakukan kegiatan pembesaran sari tanah melakukan pemijahan atau pembenihan dan menyediakan induk unggul yang siap dipijahkan. dari investor hingga tenaga kerja. Desa Bojong sono. Just Ground! 6 . bisa diperluas dan dikembangkan lebih jauh lagi.com Sari Tanah | All Sight. Kapasitas ternak. Luas tanah (LT) 4000 M² dengan Panjang (P) 100 M dan Lebar (L) 40 M. Dan tentu saja. Lokasi dan Luas Kolam: Kolam yang sudah berjalan saat ini. Dan dengan menggunakan sistem bagi hasil. 120. Dengan berwirausaha. diharapkan bisa menekan angka pengangguran di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). kemudian menawarkan obat-obat herbal khusus ikan air tawar yang kami racik sendiri. kami yakin! Langkah ini. Kerjasama bergaya “simbiosis mutualisme” yang menejemen kami terapkan. Banten. dan 900 ekor (pembibitan).000 ekor (pembesaran). merupakan salah satu upaya untuk menekan tingkat “kesenjangan sosial” yang acap-kali memperkeruh keharmonisan bermasyarakat. tidak dibatasi oleh tempat dan jarak. berada di Kampung Soyog. Kota Serang. Hafidz Wahyu ( Director ) Contact: 085697751117| hafidzwahyu@gmail. Regard. Kecamatan Taktakan.