P. 1
Laporan Pendahuluan Kebutuhan Dasar Manusia Pola Nutrisi

Laporan Pendahuluan Kebutuhan Dasar Manusia Pola Nutrisi

|Views: 6,789|Likes:
Dipublikasikan oleh fales130690

More info:

Published by: fales130690 on Jun 11, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2014

pdf

text

original

LAPORAN PENDAHULUAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA POLA NUTRISI A.

DEFINISI Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh adalah keadaaan dimana individu yang mengalami kekurangan asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan metabolic.( Wilkinso Judith M. 2007) Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh adalah intake nutrisi tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan metabolic.( Nanda. 2005-2006 ) B.FISIOLOGI Fungsi utama sistem pencernaan adalah memindahkan zat nutrien (zat yang sudah dicerna), air, dan garam yang berasal dari zat makanan untuk didistribusikan ke sel-sel melalaui sistem sirkulasi. Zat makanan merupakan sumber energi bagi tubuh seperti ATP yang dibutuhkan selsel untuk melaksanakn tugasnya. Agar makanan dapat dicerna secara optimal dalam saluran pencernaan , maka saluran pencernaan harus mempunyai persediaan air, elektrolit dan zat makanan yang terus menerus.Untuk ini dibutuhkan: 1.Pergerakan makan melaui saluran pencernaan. 2.Sekresi getah pencernaan. 3.Absorbpsi hasil pencernaan, air, dan elektrolit. 4.Sirkulasi darah melalui organ gastrointestinal yang membawa zat yang diabsorbpsi. 5.Pengaturan semua fungsi oleh sistem saraf dan hormon Dalam lumen saluran gastroinrestinal (GI) harus diciptakan suatu lingkunugan khusus supaya pencernaan dan absorbsi dapat berlangsung. Sekresi kelenjar dan kontraksi otot harus dikendalikan sedemikian rupa supaya tersedia lingkungan yang optimal. Mekanisme pengendalian lebih banyak dipengaruhi oleh volume dan komposisi kandungan dan lumen gastrointestinal. Sistem pengendalian harus dapat mendeteksi keadaan lumen.sistem ini terdapat didalam dinding saluran gastrointestinal. Kebanyakan refleks GI dimulai oleh sejumlah rangsangan dilumen yaitu regangan dinding oleh isi lumen ,osmolaritas kimus atau konsenttrasi zat yang terlarut, keasaman kimus atau konsentrsi ion H, dan hasil pencernaan karbohidrat, lemak, protein (monosakarida, asam lemak dan peptide dari asam amino). Proses pencernaan makanan antara lain : 1.Mengunyah 2.Menelan(deglusi) a.Pengaturan saraf pada tahap menelan b.Tahap menelan diesofagus 3.Makanan dilambung 4.Pengosongan dilambung 5.Factor reflexs duodenum 6.Pergerakan usus halus a.Gerakan kolon

f.MANIFESTAI KLINIS Manifestasi klinis atau tanda dan gejala nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh menurut buku saku diagnosa keperawatan NIC-NOC antara lain : A.Busing usus hiperaktif. c.Adakah sttus fisik pasien ang dapat meningkatakan diet seperti luka bakar dan demam? e.Adakah toleransi makanan/minumam tertentu? 2.b.Informasi yang salah tentang makanan dan cara berdiet.Adakah penurunan dan peningkatan berat badan dan berapa lama periode waktunya? d. .Kultur dan keperrcayaan c. waktu makan. d. f.Subjektif a.FOKUS PENGKAJIAN Pengkajian 1.Riwayat keperawatann dan diet.Status keehatan b. a. g.Status sosial ekonomi. B.Factor yang mempengaruhi diet a.rongga mulut inflamasi.Merasa kenyang segrav setelah mengingesti makanan. e.Anggaran makan.Melaporkan kurangnya makanan.Adanya bukti kekurangan makanan. b.Defekasi C. c.Kurangnya minat pada makanan.Melaporkan perubahan sensasi rasa.Objektif a. e. d.Nyeri abdomen dengan atau tanpa penyakit. d.Luka.Kram abdomen b. e. c.Apakah ada diet yang dilakukan secara khusus.Gerakan mencampur c. D. makanan kesukaan.Gerakan mendorong 7.Diare.Merasakan ketidakmampuan untuk mengingesti makanan. b.Tidak tertarik untuk makan.Factor psikolpgis.Kehilangan rambut yang berlebiahan.

c.5c Pria :28.petekhie.rasa terbakar.Pemeriksaan fisik a.tonus Kurang.kurus.konstipasi. kotor.otot : flaksia.pecah-pecah.Keadaan fisik:apatis.5-16.pembesaran liver.6-1.Transferin (N:170-25 MG/100 ML) c.pecah/patah-patah.Mata: konjungtiva pucat. k.tanda-tanda infeksi.Kardiovaskuler:denyut nadi lebih dari 100 kali/menit.100)*10% b.Sistem saraf:bigung. j.Tingkatkan intake makanan melalui: a.bengkak.pudar.kering.lemak disubkutan tidak ada. d.Lidah: edema.Ekskresi kreatinin untuk 24 jam (N :LAKI-LAK1: 0. 4.lesu b.3. i. e.Albumin (N:4-5.pucat.membrane mukosa pucat.Lipatan kulit paad otot trisep (TSF) Nilai normal Wanita : 16.irama abnormal.Rambut: kusam.5-18 cm Pria :12. l.Kulit: kering.5 cm 5.0 MG/ 100 ML) E. . h.5-1.Pengukuran antopometri: a.Fungsi gastrointestinal: anoreksia.diare.Gigi: karies.3 MG/100 ML.tidak mampu bekerja.reflek menurun. m.tipis.exotalmus.DIAGNOSA KEPERAWTAN DAN INTERVENSI INTERVENSI RASIONAL 1.LINGKAR LENGAN ATAS (MAC) : Nilai normal Wanita :28.WANITA: 0.Berat badan ideal: (TB.Berat badan :obesitas.ngurani gangguan lingkungan yang berisik dan lain0lain.peradangan.hiperemasis.kering.LINGKAR PERGELNGAN TANGAN c.Bibir: kering. f. g.Mei pasien.stomatitis.BUN (N:10-20 mg/100ml) e.iritasi.5 mg/100ml) b.nyeri.3 cm d.lesi.tekanan darah rendah/tinggi.Gusi: perdarahan.Laboratorium a.Hb (N: 12 MG%) d.Kuku: mudah patah.kemerahan.

Jakarta : EGC. Amerika Serikat. 1.dalam keadaan hangat. 7.Jaga privasi pasien. dan berikan sedikitsedikit tapi seing. LATAR BELAKANG Virginia Henderson adalah ahli teori keperawatan yang penting. Ia lahir pada tahun 1897 di kota Kansas. Panduan Diagnosa Keperawatan. kolaborasi dengan dokter. 2007. Syaifudin.sensori dan bising usus.html Teori Konseptual VIRGINIA HENDERSON Download Askep Kapuk Online Update MAKALAH KEPERAWATAN tentang MODEL dan TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN menurut VIRGINIA HENDERSON BAB I PENDAHULUAN A. Judith M. 4.Bantu pasien makan jika tidak mampu. Diagnosa Keperawatan.Jakarta: EGC http://akperku. Wilkinson.2006.Sajikan makanan yang mudah dicerna.com/2009/08/laporan-pendahuluan-kebutuhan-dasar. 6.Pemberian caiaran/ makanan tidak lebih 150 cc sekali pemberian. 7.Cara khusus untuk meningkatkan nafsu makan.b.Meningkatkan pengetahuan agar pasien le bih koopeartifonitor.Kaji tanda vital.Berikan obat sebelum makan bila ada indikasi. . 8.Membantu mengkaji keadaan pasien. c.Meningkatkan selera makan dan intake makan.seperti glukosa. tertutup.Membantu pasien makan.blogspot.Berikan pendidikan kesehatan tentang cara diet. yang telah memberi pengaruh besar pada keperawatan sebagai teori yang mendunia. 2.Mulut yang bersih meningkatakan nafsu majkan. Ia memulai karir keperawatan di Army School of Nursing psds tahun 1918. Jakarta : Prima Medika. 5. 8.elektrolit. 3. kebutuhan kalori dan tindakan keperawatan yang berhubungan dengan nutrisi jika pasien menggunakan NGT. 4. Missouri. 6. 2005.Monitor hasil lab.Jaga kebersihan mulut pasien 3.Monitor status nutrisi.Menghindari aspirasi DAFTAR PUSTAKA Nanda 2005-2006. 5.albumin.Hb.Anatomi Fisiologi untuk mahasiswa keperawatan. 2.

Mengetahui aplikasi model system Virginia Henderson dalm pemberian asuhan Keperawatan. Dalam hal memberikan pelayanan kesehatan atau pemulihan atau kematian yang damai. yang dapat ia lakukan tanpa bantuan jika ia memiliki kekuatan. Pertanyaan ini merupakan hal penting sampai tahun 1950-an sebab perawat lebih seriang hanya melakukan instruksi dokter. TUJUAN Tujuan penulisan adalah: 1.Oleh karena diarahkan lebih pada aspek-aspek psikologis dari perawatan pasien. Fakta bahwa mempertahankan kontak oribadi dengan pasien merupakanhal yang tidak mungkin dilakukan pada masa itu. Mengetahui karakteristik teori dalam teori Virginia Henderson 2. Masalah intinya adalah apakah perawat cukup berbeda dengan prrofesi yang lain dalam layanan kesehatan dalam kinerjanya. Mengetahui model teori Virginia Henderson. dan melakukannya dengan cara tersebut dapat membantunya mendapatkan kemandirian secepat mungkin. . Adanya keanekaragaman yang ia miliki selama karier keperawatannya di Amerika Serikat diberbagai bidang layanan kesehatan Virginia Henderson diminta untuk memplubikasikan model konseptualnya oleh International Council of Nurse (ICN) pada tahun 1960-an. atau pengetahuan. Kontribusi penting oleh Henderson (1966) adalah definisi perawatan berikut yang menjadi definisi yang sudah diterima secara umm : "Fungsi unik dari perawat adalah untuk membantu individu sehat atau sakit. 3." B. Virgina Henderson merupakan orang pertama yang mencari fungsi unik dari keperawatan. Pada saat menulis pada tahun 1960-an ia dipengaruhi oleh aspek negative dan positif dari praktek keperawatan pada masa itu.Pada tahun 1960-an. ia membuat model konseptual ketika profesi keperawatan mencari identitasnya sendiri. kemauan. Hal tersebut meliputi : • • • • Autiritaria dan struktur hirarki di rumah sakit. Sering terdapat fokus satu pihak yaitu pada penyembuhan gangguan fungsi fisik semata.

menemukan atau mencukupi keingintahuan akan pertumbuhan dan kesehatan yang normal dan dapat menggunakan fasilitas kesehatan yang tersedia Menurut Henderson. termasuk berat badan. Bergerak dan mempertahankan posisi yang nyaman. Aktifitas perawat yang harus dan tidak boleh dilakukan . Makan dan minum cukup. Perencanaan yang cermat akan mengklarifikasikan hal-hal berikut : 1. Bernafas dengan normal 2. 8. Mempertahankan suhu tubuh dalam kondisi normal dengan memodifikasi Lingkungan. 4. ia mengutip beberapa definisi dari sumber termasuk satu dari piagam WHO. Urutan aktifitas yang harus dilakukan. 3. 14 komponen kebutuhan dasar hidup tersebut meliputi : 1. Kondisi fisik dan mental. berpakaian dan menanggalkan pakaian. 6. metode skematik untuk pengawasan asuhan. dan status mental Henderson juga menekankan pada pentingnya merencanakan asuhan keperawatan. ketakutan dan pendapat. KONSEP UTAMA DAN TEORI VIRGINIA HENDERSON Dalam tulisan Virginia Henderson edisi ke-6 dengan judul "The Principles and Practice of Nursing". 7. Didalam modelnya ia menggambarkan rencana keperawatan. kemampuan dan ketidakmampuan lakomotif. Menghindari bahaya dilingkungannya dan menghindari cedera yang lain. Beribadah menurut kepercayaan seseorang. Komunikasi dengan orang lain dalam pernyataan emosi. Bekerja sedemikian rupa sehingga ada rasa pemenuhan akan kebutuhan.BAB II TEORI DAN MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN VIRGINIA HENDERSON A. 11. 2. 2. 4. Belajar. Dia memandang kesehatan dalam kaitan demgan kemampuan pasien untuk memenuhi 14 komponen kebutuhan dasar hidup untuk memandirikan pasien. ke-14 kebutuhan dasar yang harus menjadi fokus tersebut dipengaruhi oleh : 1. Usia Kondisi emosional (mood & temperamen) Latar belakang sosial dan budaya. 10. 12. Tidur dan istirahat. Memilih pakaian pantas. kebutuhan. Menjaga kebersihan tubuh dan memelihara kesehatan dan melindungi kulit 9. 5. kemampuan dan ketidakmampuan sensorik. 13. 3. Pembuangan eliminassi tubuh.

Keperawatan (nursing)  Perawat mempunyai keunikan untuk membantu individu sehat atau sakit.  Perawat harus mempunyai pengetahuan yang cukup baik dari segi atau sosial.  Fungsi perawat adalah mandiri. dan kesadaran ini menandai era baru ketika profesi keperawatan mulai menelaah sifat aktual dari kerja keperawatan secara lebih kritis dari sebelumnya.  Pasien harus dibantu agar dapat mandiri. tetapi mendukung program program dokter.  Pasien dan keluaraga adalah satu kesatuan. Komitmen menuju kemandirian dan autonomi pada pasien juga menandai era tersebut. 3.  Perasaan dan tubuh pasien adalah sesuatu yang tidak dapat terpisahkan. Kesehatan (health)  Kesehatan adalah kualitas dari kehidupan. 2. Sebagai ringkasannya.  Kesehatan adalah dasar dari fungsi manusia.  Kesehatan diperlukan secara mandiri dan saling menggantungkan. o Fungsi unik dari perawat o Upaya pasien kearah kemandirian o Asuhan keperawatan dasar berdasarkan kebutuhan dasar manusia o Perencanaan yang akan diberikan.  Peningkatan keshehatan lebih penting dari perawatan orang sakit. terdapat kecenderungan bagi perawat untuk mencoba melakukan semuanya bagi pasien.aktifitas keperawatan harus didukung atau ditentukan oleh tindakan terpeautik dokter. B.ASUMSI PADA TEORI VIRGINIA HENDERSON 1. Pasien / person (pasien)  Pasien harus mampu mempertahankan keseimbangan fisiologis dan emosional. prinsip-prinsip dasar dari model Henderson adalah sebagai berikut .  Keempat belas komponen dasar kebutuhan manusia harus dapat tercover semua oleh fungsi perawat. . Prinsip-prinsip dasar tersebut menandai era baru bagi keperawatan. Perawat menyadari fungsi dan keunikannya. Perubahan-perubahan yang telah dibuat. Secara umum. terpisah dari dokter.  Perawat harus dapat mengkaji kebutuhan dasar manusia. ASUMSI .  Kebutuhan pasien harus dapat terpenuhi dengan ke-14 komponen dari keperwatan.3.  Fungsi perawat adalah sebagai salah satu team medis. Sebelumnya.

dan pengetahuan.  Perawat harus mampu mencegah terjadinya kecelakaan melalui rekomendasi terkait dengan konstruksi bangunan dan penempatan alat. tekanan gas. kesadaran bagi ketidaksadaran. Hubungan tersebut meliputi: 5. kebudayaan. dan organisme akan mengorganisasikan lingkungan dan memaksimalkan fungsi fasilitas yang ada. ketidakmauan dan kurangnya pengetahuan.  C. Henderson mengatakan "Kemandirian adalah suatu hal yang relative. Juga dimodifikasi sesuai kondisi. Henderson mengungkapkan hal ini statmennya bahwa "Perawat. temperamen. kebisingan. dan sebagainya. pemberi kehangatan bagi bayi. bukan ketergantungan dalam kesakitan". tetapi penyakit akan menurunkan kemampuan untuk mempengaruhi lingkungan. emosi. Henderson percaya "Perawat yang tahu reaksi fisiologis dan patologis dari perubahan temperature. tangan dari orang yang teramputasi. Perawat sebagai pembantu pasien (helper) Selama kondisi tidak sadar. juru bicara bagi orang bisu. Perawat sebagai pengganti pasien (substitute) Pada saat sakit perawat menggantikan kebutuhan pasien yang diakibatkan oleh karena kehilangan kekuatan fisik. status sosial." a.  Perawat harus mampu memberikan pendidikan kesehatan. Perawat juga harus dapat mengatur lingkungan sekitar bila diperlukan.  Dokter menggunakan hasil kerja perawat untuk menentukan tindakan terbaik dalam mencegah kecacatan  Perawat harus mengetahui tentang sosial budaya dan praktek keagamaan pasien. pencahayaan. Perawat sebagai teman pasien (partner) Sebagai partner. tidak satupun kita tidak bergantung pada orang lain. bau zat kimia. mata bagi orang buta. kehidupan dari kematian. perawat membantu pasien menemukan kemandiriannya. kemauan. Lingkungan (environment)  Individu yang sehat mampu mengontrol lingkungannya.Seseorang dapat memperoleh kesehatan jika dia mempunyai kekuatan." b. pasien dan perawat bersama-sama memformulasikan rencana keperawatan kebutuhan dasar yang didiagnosis. dan kapasitas intelektual pasien.  Perawat harus melindungi pasien dari kecelakaan akibat lingkungan. usia. . bau. c. 4. THEORETICAL ASSERTIONS Hubungan Perawat dengan Pasien Ada tiga tingkat hubungan antara perawat dengan pasien yang diindetifikasioleh Henderson dari hubungan ketergantungan sampai ketidaktergantungan. tetapi kita mencoba memberi kemandirian dalam kesehatan.

agama. Kebutuhan dalam berpakaian 7. APLIKASI MODEL VIRGINIA HENDERSON DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN 1. Hubungan perawat dengan dokter Henderson menyatakan bahwa perawat mempunyai fungsi yang unik. pendidikan. Salah satu tujuan perawat adalah menjaga aktifitas sehari-hari pasien senormal mungkin. nilai-nilai keyakinan serta riwayat timbulnya penyakit. 2. berbeda dengan dokter. Pernafasan 2. Tak ada yang lebih besar. Ibadah dan keyakinan . Kebutuhan makan dan minum 3. Kebersihan tubuh 9. Cara mempertahankan suhu tubuh dan memodifikasi lingkungan 8. Menurut Henderson. 14 komponen kebutuhan dasar manusia / pasien meliputi: 1. Perawat tidak hanya mengikuti perintah dokter. dimana keperawatan. D. Bahkan perawat mampu membantu pasien ketika dokter tidak ada. Henderson mengingatkan bahwa diantara team kesehatan mempunyai sumbangsih yang sama dalam perawatan pasien. 3. diatur oleh perawat dan pasien bersama-sama saling mendukung dengan rencana atau program therapy dokter. Perawat dan tenaga kesehatan lain membantu menjalankan seluruh program perawatan pasien. Core/inti Data diri pasien yang terdiri dari: umur. Perawat sebagai anggota Team Kesehatan Perawat bekerja saling bergantung pada tenaga kesehatan yang lain. Pengkajian Yang perlu dikaji adalah: a. Komunikasi 11. Henderson menekankan.sendiri. masing-masing mempunyai fungsi unik sendiri. Peningkatan status kesehatan adl tujuan penting dari perawatan. Kondisi lingkungan 10.Perawat dan pasien harus selalu bekerja sama untuk mencapai tujuan. b. jenis kelamin. baik dalam mencapai kemandirian atau kematian yang tenang. Posisioning 5. Henderson juga menyatakan bahwa perawat ataupun dokter sangat melebihi batas. Kebutuhan tidur dan istirahat 6. lebih penting membantu seseorang bagaimana menjadi sehat daripada mengobati ketika sakit. Suatu pertanyaan "Mengapa dokter selalu memberi perintah kepada pasien atau tenaga kesehatan lain?'. Eliminassi 4.

Diagnosa Keperawatan Diagnosa dirumuskan berdasarkan dari analisis data dari ke-14 komponen kebutuhan dasar manusia / pasien. E. umum. Melengkapi model konseptual keperawatan yang telah ada.sebuah rencana yang baik mengintregasikan pekerjaan dari semua yang ada dalam tim kesehatan. latar belakang budaya. 2. 2. Kebutuhan belajar dan menggunakan fasilitas keseahatan Perawat mengkaji ke-14 komponen dasar. memperbaharui jika diperlukan. untuk menyembuhkan dari sakit. Teori Virginia Henderson memberikan pernyatan tentang profesi perawat yang unik. MANFAAT TEORI VIRGINIA HENDERSON PADA PRAKTEK KEPERAWATAN 1. tergantung pada prinsip fisiologis. 4. dan menjamin bahwa ini sesuai dengan yang ditentukan dokter. Kebutuhan bermain dan rekreasi 14. Intervensi Keperawatan Perencanaan melibatkan pembuatan rencana agar sesuai dengan keb individu. 3. perawat akan melakukan evaluasi berdasar pada tingkatan dimana pasien dapat mandiri. Evaluasi Menurut Henderson. terlepas dari profesi kedokteran. 5. Pekerjaan sehari-hari 13.12. komponen pertama dinilai secara penuh kemudian menuju pada komponen selanjutnya. keseimbangan fisik dan intelektual. atau untuk membantu dalam kematian yang tenang. Untuk mengkaji data dari ke-14 komponen ini. bersifat individu. sehingga perawat dapat menentukan rencana keperwatannya dengan mandiri tanpa menunggu instruksi dari dokter. Implementasi Perawat membantu pasien melaksanakan aktifitas untuk memelihara kesehatan. . perawat membutuhkan pengetahuan dari apa yang normal dalam kesehatan. juga pengetahuan tentang apa-apa yang menyebabkan sakit.

Model Keperawatan Virginia Henderson sangat mempengaruhi perkembangan proses keperawatan didunia ini dengan ke-14 komponen dasar kebutuhan manusia.F. Dari uraian tersebut diatas. Research. bukan teori / model yang abstrak semata. o Asumsi Henderson mempunyai validitas karena mempunyai keserasian dengan riset ilmuan dibidang yang lain seperti konsep Maslow. membantu pasien memenuhi kebutuhannya selama adanya gangguan fungsi tubuh atau patologis yang membutuhkan modifikasi rencana keperawatan. 2. KEKUATAN DAN KELEMAHAN TEORI VIRGINIA HENDERSON 1. and Education. penekanan pada kebutuhan pokok pasien. o Henderson mendefinisika profesi keperawatan: bahwa profesi keperawatan adalah profesi yang mandiri yang tidak hanya tergantung pada instruksi dokter. . Kekuatan Henderson adalah ahli teori keperawatan yang memberi pengaruh besar pada keperawatan sebagai profesi yang mendunia. rencana keperawatan. o Teori kurang pragmatis. Henderson telah mendesain tiga fase kurikulum yaitu: 1. o Teori Henderson didasari oleh keanekaragaman pengalaman yang ia miliki selama karir keperawatannya. Fase kedua. o BAB III PENUTUP Dalam bukunya. Henderson adalah orang pertama yang mencari fungsi unik dari profesi perawat. Fase pertama. 2. fungsi unik keperawatan dalam membantu melakukan aktifitas sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan pasien. The Nature of Nuresing: A Definition and its Implication for Practice. dapat disimpulkan bahwa Teori Virginia Henderson tentang model konsep keperawatan dalam buku "The Principles and Practice of Nursing" merupakan sebuah sumber yang luar biasa yang bisa digunakan oleh mahasiswa maupun perawat yang sudah berpraktek. Kelemahan o Pandangan dan pendapatnya hanya berfokus pada satu pihak yaitu pada penyembuhan fisik semata atau pada upaya memandirikan pasien. Kelly menyatakan "Jika saja hanya ada satu buku keperawatan yang bisa diselamatkan ketika bom jatuh. PPN adalah buku itu.

Buku Kedokteran EGC. Penerbit Salemba Medika. Teori dan Praktek Keoerawatan: pendekatan Integral pada asuhan pasien. 1999 "Fundamental Keperawatan".DAFTAR PUSTAKA 1. Jakarta http://kapukpkusolo. 3. Jakarta 2006 2.blogspot. Pengantar Konsep Dasar Keperawatan : A. Lyn Basfort & Oliver Slevin. Aziz Alimul Hidayat. EGC.html .com/2010/10/teori-konseptual-virginia-henderson. Potter & Perry.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->