P. 1
Seminar Elektrokoagulasi 08

Seminar Elektrokoagulasi 08

|Views: 503|Likes:
Dipublikasikan oleh Allensius Karelsta Harefa

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Allensius Karelsta Harefa on Jun 11, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/03/2013

pdf

text

original

SEMINAR TUGAS AKHIR

PENGOLAHAN LIMBAH TEKSTIL MENGGUNAKAN METODA ELEKTROKOAGULASI
Di Susun Oleh : Abdul Kadir Asep (05401054) (05401056)

MATERI SEMINAR
I II III IV V PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA METODELOGI DATA DAN PEMBAHASAN KESIMPULAN DAN SARAN

PENDAHULUAN
‡ LATAR BELAKANG PENELITIAN ‡ TUJUAN PENELITIAN ‡ RUANG LINGKUP PENELITIAN

LATAR BELAKANG
‡ LIMBAH CAIR YANG MENGGANGGU LINGKUNGAN ‡ ELEKTROKOAGULASI SEBAGAI SALAH SATU METODE PENGOLAHAN LIMBAH CAIR ‡ ASPEK EKONOMI ‡ AMAN DAN RAMAH TERHADAP LINGKUNGAN

TUJUAN
‡ Mengobservasi proses pengolahan limbah tekstil dengan metoda elektrokoagulasi

‡ Memilih kondisi optimum pengolahan limbah tekstil menggunakan metoda elektrokoagulasi ‡ Memperoleh air hasil pengolahan limbah tekstil dengan menggunakan metode elektrokoagulasi yang sesuai dengan baku mutu.

RUANG LINGKUP

‡Limbah yang digunakan terdiri dari limbah akumulasi dan limbah pencelupan. ‡Variable proses yang membatasi adalah jenis elektroda, rapat arus listrik dan waktu proses. ‡Variasi analisa yang digunakan yaitu visualisasi, turbiditas, TSS, TDS, COD, dan pH. ‡Baku mutu yang digunakan adalah keputusan menteri lingkungan hidup Nomor 51 tahun 1995.

TINJAUAN PUSTAKA
1. LIMBAH 2. LIMBAH TEKSTIL 3. ELEKTROKOAGULASI 4. TERMODINAMIKA DAN KINETIKA REAKSI 5. PENGARUH VARIABEL PROSES ELEKTROKOAGULASI 6. ANALISIS AIR HASIL PROSES ELEKTROKOAGULASI

LIMBAH
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis 1. Limbah cair 2. Limbah padat 3. Limbah gas dan partikulat 4. Limbah B3

LIMBAH TEKSTIL
Limbah tekstil pada umumnya dibagi menjadi 2 berdasarkan jenisnya : ‡ Limbah akumulasi ‡ Limbah pencelupan

ELEKTROKOAGULASI

‡ Elektrokoagulasi merupakan suatu proses destabilisasi suatu kontaminan dalam larutan dengan arus searah menggunakan elektroda.

PROSES ELEKTROKOAGULASI MELIBATKAN : ‡ ELEKTROKIMIA ‡ ELEKTROKOAGULASI ‡ ELEKTROFLOTASI

PROSES ELEKTROKOAGULASI

Reaksi di anoda sebagai berikut: Al H 2O 4OHAl3++ 3e4H+ + O2 + 4e2H2O + O2 + 4e-

Reaksi di katoda sebagai berikut: 2H2O + 2 e2H+ + 2eH2 + 2OH- (pH u 7) H2 (pH < 7)

TERMODINAMIKA REAKSI
Proses elektrokoagulasi mengikuti termodinamika proses elektrokimia. Al3++ 3e- Al (G = GoAl - GoAl3+ + (RT) ln ?Al/Al3+A = (Go + (RT) ln ?Al/Al3+A
«(1) «(2)

Karena E = -(G/nF, maka persamaan termodinamika menjadi E = Eo + (RT)/(nF) ln ?Al3+A
«(3)

KINETIKA REAKSI
Pembentukan flok atau pengurangan kekeruhan terhadap waktu pada elektrokoagulasi adalah reaksi orde satu dengan persamaan :

C  k 2t !e Co

«(4)

Ln C = Ln Co ± k2t «(5) Dengan mengalurkan ln C terhadap t akan didapat garis lurus dengan ±k2 sebagai slope dan ln Co sebagai intersepnya.

EFISIENSI PENGOLAHAN
Perhitungan terhadap effisiensi pengurangan kekeruhan dan COD dapat dilakukan dengan persamaan :

Co  C (%) ! x 100% C

«(6)

Dengan L(%) = effisiensi Co = nilai kekeruhan dan COD awal C = nilai kekeruhan dan COD setelah proses elektrokoagulasi

PENGARUH VARIABEL PROSES ELEKTROKOAGULASI
1. Jenis elektroda 2. Waktu Proses 3. Rapat Arus 4. Pengadukan 5. Suhu

METODOLOGI
1. STUDI LITERATUR 2. PERSIAPAN 3. PERCOBAAN ELEKTROKOAGULASI 4. ANALISIS PERCOBAAN

Gambar

Rangkaian alat

Bak Elektrokoagulasi

Tempat Pengendapan

Water Jet Filter

Gambar Alat

Rectifier

Spektrophotometer Genesys

Furnace

Dosimat

Oven

Neraca Analitik

Desikator

PELAKSANAAN

ANALISIS PERCOBAAN
‡ Visual ‡ Turbiditas ‡ TSS ‡ TDS ‡ COD ‡ pH ‡ Kadar Fe (untuk limbah pencelupan)

DATA DAN PEMBAHASAN
Pengolahan limbah akumulasi dengan logam Al :

Pengolahan limbah pencelupan dengan logam Fe :

PENENTUAN RAPAT ARUS OPTIMUM PENGOLAHAN LIMBAH AKUMULASI DENGAN ELEKTRODA Al

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan Turbiditas
160 140 120 T u rb id itas (NT U) 100 80 60 40 20 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4
E fis ien s i T u rb id ita s (% ) 100,00

0,67
120,00 99,51

R a p a t A ru s (A /d m 2)

80,00

60,00

40,00

20,00

0,00 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan COD
900 800 700 C O D (m g /l) 600 500 400 300 200 100 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4
89,00 88,50 88,00 87,50 87,00 86,50 86,00 85,50 85,00 84,50 84,00 0 0,2 0,4 0,6

110,43

R a p a t A ru s (A /d m 2 )
E fis ien s i C O D (% )

86,31

0,8

1

1,2

1,4

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan TSS

12000

10000

8000 T S S (m g /l)

6000

4000

2000

44 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan TDS
2000 1800 1600 1400 T D S (m g /l) 1200 1000 800 600 400 200 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4 1000

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Pengaruh Rapat Arus Terhadap pH

pH

9, 9, 9,

©

R a p a t A u (A /d

£ ¥

¢ ¥

¥ 

¤ ¦

¨ §

¦

£ ¦

¢ ¦

,

,

,

 

¦

¤

9,

¡

9,

 

¥¥ ¤ ¦¥
, , , ,

    £ ¢
, , ,

£ ¦¥ ¢ ¦¥ ¦¥

¦¥

Pengaruh Rapat Arus Pelarutan Elektroda

0,3 0,25 A n o d a (g ram ) 0,2 0,15 0,1 0,05 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4 0,18

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Perbandingan Parameter Air Hasil Pengolahan Limbah pada Rapat Arus 0,8 A/dm2 dengan Baku Mutu Air Limbah Buangan Industri KEP-51/MENLH/10/1995

No

Parameter

Proses Elektrokoagulasi pada Rapat Arus 0,8 A/dm2

Baku Mutu Limbah

1 COD (mg/L) 2 TSS (mg/L) 3 TDS (mg/L) 4 pH

110,43 44 1000 9,65

150 50 2000 6-9

PENENTUAN WAKTU PROSES MAKSIMUM PENGOLAHAN LIMBAH AKUMULASI DENGAN ELEKTRODA Al

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan Turbiditas
160 140 120 T u rb id itas (NT U) 100 80 60 40 20 0 - 0 0 20 40 W a k tu m e n it) 60 80
E fi s i e n s i T u r b i d i ta s (%

0,3 



100,00 99,80 99,60 99,40 99,20 99,00 98,80 98,60 98,40 98,20 98,00 0 20 40 W a k tu (m e n i t) 60 80 99,75 

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan COD
900 800 700 600 500 400 C OD 300 200

g )

-

0

20 W a ktu

40

E fi ien i C OD % )

Wa ktu

$#

%

%

&    

   

"! 

24, 3

60 e n it)

80

98,00 97,01 97,00 96,00 95,00 94,00 93,00 92,00 0 20 40 enit) 60 80

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan TSS
12000 10000 8000 T S S (m g /l) 6000 4000 2000 0 0 10 20 30 40 W a ktu (m e nit) 50 60 70 80 0

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan TDS

2000 1800 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 0 10 20 30

T DS (m g /l)

0 40 W a ktu (m e n it) 50 60 70 80

Pengaruh Waktu Proses Terhadap pH
11 10,8 10,6 10,4 pH 10,2 10 9,8 9,47 9,6 9,4 9,2 0 20 40 W a k tu (m e n i t) 60 80

Pengaruh Waktu Proses terhadap Pelarutan Elektroda
3

0, 0, A n o d a (g ram ) 0, 0, 0, 0, 0,

0,0 0 10 20 30 40 50 60 70 80

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

('

( 2 0 ' ) 1

0,

Perbandingan Parameter Air Hasil Pengolahan Limbah pada Rapat Arus 0,8 A/dm2 dan waktu Proses 30 menit dengan Baku Mutu Air Limbah Buangan Industri KEP-51/MENLH/10/1995

No

Parameter

Proses Elektrokoagulasi pada Rapat Arus 0,8 A/dm2 dan Waktu Proses 30 Menit

Baku Mutu Limbah

1 2 3 4

COD (mg/L) TSS (mg/L) TDS (mg/L) pH

24,13 0 0 9,47

150 50 2000 6-9

PENENTUAN RAPAT ARUS OPTIMUM PENGOLAHAN LIMBAH PENCELUPAN DENGAN ELEKTRODA Fe

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan Turbiditas
35 30 T u rb id itas (NT U) 25 20 15 10 5 2,61 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8
2 92,00 91,50 91,40

1

1,2

1,4
91,00 E fi s i e n s i T u r b i d i t a s 90,50 90,00 89,50 89,00 88,50 88,00 87,50 87,00 0,00 0,20 0,40 0,60 0,80
2

R a p a t A ru s (A /d m )

1,00 )

1,20

1,40

R a p a t A r u s ( A /d m

a ` YX W W

U S PH

IU S H

U S SH

Q S HS

T S HS

S SH S RQ S SH TQ S SH Q S SH QQ S SH S SH
9 7

IG P H

1000

1200

1400

200

400

C OD

600

800

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan COD

85 6 3

4

0

0

02

04

06

08

1

12

14

S SH P

4

4

2

S SH S U S SH I S SH G S SH

A 6
/

@ 9 87 6

4

Ra at

9

9

9

9

9

Ra at

/

d cb
2

V

S PH S

I S HS

Q p

h gg i hg
COD

e f

q sr

C B

5

9

4

4

4

E

D F

g /l

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan TSS
5000 4500 4000 3500 T S S (m g /l) 3000 2500 2000 1500 1000 500 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 0

1,4

R a p a t A ru s (A /d m 2)

Pengaruh Rapat Arus terhadap Penurunan TDS

3000 2500 D S (m g /l)
w

2000 1500 1000 500 0
v u

0

0

0,2

0,

0,

0,

1

1,2

1,

R a p a t A ru s (A /d m 2)

t

t

Pengaruh Rapat Arus Terhadap pH
10 9,9 9,8 9,7 pH 9,6 9,5 9,4 9,3 9,2 9,1 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Pengaruh Rapat Arus terhadap Pelarutan Elektroda

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4 0,18

A n o d a (g ra m )

R a p a t A ru s (A /d m 2 )

Pengaruh Rapat Arus terhadap Kadar Fe
0, 5
 x €

Konsentras Fe ( g /l ) m

0, 5
x

0,

0, 5
€

0,

0,05 0
€ x € € „ ƒ x

0

0,

0,

0,

0,

,

,

Rapat Arus(A/d

)

‚

y€yx

…

‚



0,

0,

Perbandingan Parameter Air Hasil Pengolahan Limbah pada Rapat Arus 1,25 A/dm2 dengan Baku Mutu Air Limbah Buangan Industri KEP51/MENLH/10/1995

No

Parameter

Proses Elektrokoagulasi pada Rapat Arus 1,25 A/dm2 dan Waktu Proses 15 Menit

Baku Mutu Limbah

1 2 3 4 5

(mg/L) (mg/L) (mg/L) pH Kadar (mg/L) Fe

85,63 0 0 9,87 0,2515

150 50 2000 6-9 5 - 10

PENENTUAN WAKTU PROSES OPTIMUM PENGOLAHAN LIMBAH PENCELUPAN DENGAN ELEKTRODA Fe

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan Turbiditas
35 30 T u rb id ita s (NT U) 25 20 15 10 2,61 5 0 0 5 10 15 20 25 30 35 40 96,00 E fi s i en s i T u rb i d i ta s (% 98,00

W a k tu (m e n it)

94,00 91,40 92,00

90,00

88,00

86,00

84,00 0 5 10 15 20 W a k tu (m e n i t) 25 30 35 40

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan COD
1400 1200 1000

C OD

i COD %

E fi i e

 ‰ ˆ‡ †

–

—

–

•

‘

 ‰ ˆ‡ †

“ ’ ‘

•”

l 800 600 400 200 0 0 5 10 15 W a kt 20 e it 25 30 35 40 95,00 94,00 93,00 92,00 91,00 90,00 89,00 88,00 87,00 0 5 10 15 W a kt 20 e it 25 30 35 40 93,24 85,63

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan TSS

5000 4500 4000 3500 T S S (m g /l) 3000 2500 2000 1500 1000 500 0 0 5 10 15 20 W a ktu (m e nit) 25 30 35 40 0

Pengaruh Waktu Proses terhadap Penurunan TDS
3000 2500 T D S (m /l)
e

2000 1500 1000 500 0 0 0 5 10 15 20

25
˜

30

35

40

W a k tu (m

t)

Pengaruh Waktu Proses Terhadap pH
10,1 10 9,87 9,9 9,8 9,7 pH 9,6 9,5 9,4 9,3 9,2 9,1 0 5 10 15 20 25 30 35 40

j ih

W a t (m e

t

g f

Pengaruh Waktu Proses terhadap Pelarutan Elektroda
0,8

A o a (g ram )

0,6

0,4

0,28

k

Wa

u (

o m ql p n

l

r

s

0,2

0,0 0 5 10 15 20 25 30 35 40

Pengaruh Waktu Proses terhadap Kadar Fe
0,5 0,45

Konsentras Fe ( m g /l )

0,4 0,35 0,3 0,25 0,2 0,15 0,1 0,05 0 0 10 20 30 40 0,2515

Waktu (men t

Perbandingan Parameter Air Hasil Pengolahan Limbah pada Rapat Arus 1,25 A/dm2 dengan Baku Mutu Air Limbah Buangan Industri KEP51/MENLH/10/1995

No

Parameter

Proses Elektrokoagulasi pada Rapat Arus 1,25 A/dm2 dan Waktu Proses 15 Menit

Baku Mutu Limbah

1 2 3 4 5

(mg/L) (mg/L) (mg/L) pH Kadar (mg/L) Fe

85,63 0 0 9,87 0,2515

150 50 2000 6-9 5 - 10

VII KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN

Elektrokoagulasi melibatkan proses elektrokimia, elektroflotasi dan elektrokoagulasi dalam proses pengolahan limbah tekstil. Kondisi optimum pengolahan limbah akumulasi tekstil dengan menggunakan elektroda Al dicapai pada rapat arus 0,8 A/dm2 dan waktu proses selama 40 menit dengan nilai turbiditas 0,35 NTU dan efisiensi penurunan turbiditasnya 99,75%, penurunan nilai COD 24,13 mgO2/L dengan efisiensi 97,01 %, nilai TSS dan TDS 0 mg/L dengan efisiensi mencapai 100%.

VII KESIMPULAN DAN SARAN Kondisi optimum pengolahan limbah pencelupan tekstil dengan menggunakan metode elektroda Fe dicapai pada rapat arus 1,25 A/dm2 dan waktu proses selama 15 menit dengan air buangan mempunyai nilai turbiditas 2,61 NTU dan efisiensi penurunan 91,4 %, nilai COD 85,63 mgO2/L dengan efisiensi penurunan COD 93,24 %, nilai TSS dan TDS 0 mg/L dengan efisiensi 100%. Air buangan proses elektrokoagulasi yang didapat memenuhi baku mutu air buangan kecuali parameter pH yang masih > 9.

SARAN

Pada proses pengolahan limbah tekstil dengan menggunakan limbah elektrokoagulasi menggunakan elektroda Fe, sebaiknya diberi overflow agar pengotor yang terflotasi tidak melarut kembali. Proses penambahan asam pada air buangan hasil pengolahan elektrokoagulasi, sebaiknya digunakan jenis asam yang tidak berbahaya dan korosif.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->