P E N G O L A HA N D A N A N A L I S I S K U A L I T A T I F M E N G G U N A K A N N V I V O (QUALITATIVE DATA ANALYZES USING NVIVO

)

Oleh Ivanovich Agusta Tujuan instruksional khusus: memahami analisis data kualitatif dengan NVivo; mempraktekkan analisis data kualitatif dengan program NVivo. Waktu perkuliahan : 2 x 2 sks Waktu praktikum: 2 x 2 sks Gambaran Ringkas Metode Kualitatif Penelitian kualitatif didefinisikan sebagai kegiatan terencana untuk menangkap praktek penafsiran responden dan informan terhadap dunia. Perlu disadari bahwa orang bertindak sejalan dengan tafsirnya terhadap benda atau jasa yang dihadapinya. Tidak dipercaya suatu barang atau jasa yang riil, melainkan berguna hanya sejauh tafsir seseorang yang menggunakannya. Istilah kualitatif menunjukkan penekanan terhadap proses-proses dan makna-makna yang tidak diuji atau diukur dari segi kuantitas, intensitas, atau frekuensi. Dunia sekeliling kita merupakan hasil tafsir masing-masing orang. Tidak heran tafsir terhadap dunia selalu majemuk. Misalnya kehadiran pengemis bisa ditafsirkan kehadiran orang yang malas, atau sebaliknya pihak lain menafsirkan adanya eksploitasi dari kaum kaya. Pada akhirnya interaksi antar orang baru muncul ketika terdapat kesepakatan antar mereka perihal tafsir suatu dunia. Kondisi ini biasa didefinisikan sebagai intersubyektivitas. Data penelitian kualitatif, dengan demikian, juga merupakan hasil intersubyektivitas antara peneliti dan responden. Penelitian kualitatif merupakan suatu hubungan sosial antara peneliti dan responden secara akrab, menjalin hubungan simetris dan lazimnya informal. Tentu saja dalam hubungan semacam itu berlangsung komunikasi antar manusia yang didasari penilaian yang berbeda-beda atas suatu dunia. Bias semacam ini disadari oleh peneliti kualitatif, bahkan menjadi salah satu landasan perumusan hasil penelitian. Sebagaimana diungkapkan di muka, tindakan seseorang tergantung tafsirnya, atau bias yang dimilikinya terhadap dunia sekelilingnya. Hal ini menunjukkan pentingnya pemahaman akan bias ini dalam penelitian kualitatif.

Keakraban memungkinkan pemahaman perbedaan yang muncul. latihan yang penting bagi peneliti kualitatif ialah menggali nilainilai yang berbeda. bahkan mungkin lebih dari itu. melainkan memahami cara pandang responden. memahaminya. sehingga juga bersifat panjang-lebar. Akibatnya analisis data kualitatif bersifat spesifik. Data ini dikumpulkan sebagai suatu cerita responden. Hanya dari data-data serupa muncul konsep lokal. bahkan perlu memakluminya pula. Pengalaman orang diterangkan secara mendalam. Dengan demikian peneliti dapat memahami masyarakat menurut pengertian mereka sendiri. sedangkan hubungan antar konsep yang muncul di lapangan dapat disusun menjadi suatu teori lokal. pengalaman. penelitian kaulitatif sepenuhnya mendasarkan kekuatan pada diri peneliti sendiri. Data kualitatif itu berujud uraian terinci. Hal ini berbeda dari penelitian kuantitatif. menurut makna kehidupan. tanpa mencoba mencocokkan suatu gejala dengan kategori baku yang telah ditetapkan sebelumnya. Data kualitatif berbentuk deskriptif. Oleh sebab itu. Sementara penelitian kuantitatif mendasarkan kekuatan pada kuesioner. Pemahaman ini perlu berlangsung sepanjang penelitian. serta kemampuannya untuk menuliskan hasil penelitian bagi pihak lain. Peneliti tidak berposisi untuk menilai orang lain menurut cara pandang peneliti. dan dokumentasi kasus.Penilaian orang lain yang berbeda secara mendalam tersebut hanya bisa dipahami ketika hubungan antara peneliti dan responden berlangsung secara informal. Data kualitatif bersifat mendalam dan rinci. sebagaimana jawaban pertanyaan dalam kuesioner. dan interaksi sosial dari subyek penelitian sendiri. Mutu penelitian tergantung pada kemampuan peneliti untuk menggali data secara berulang dan informal. Data kualitatif adalah tangkapan atas perkataan subyek penelitian dalam bahasanya sendiri. berupa kata-kata lisan atau tulisan tentang tingkah laku manusia yang dapat diamati. Itulah sebabnya penelitian kualitatif bersifat induktif. kutipan langsung. yang membakukanpengalaman responden ke dalam kategori-kategori baku peneliti sendiri. terutama untuk meringkas data . Lokalitas menunjukkan bias responden ketika memaknai dunia sekelilingnya.

sampai peneliti dapat mengungkapkan keseluruhan pandangan subyek penelitian. Hanya ada rencana umum mengenai siapa yang akan diwawancarai dan bagaimana menemukannya di lapangan. kebiasaan. Titik ini dianggap tercapai apabila tambahan responden atau informan tidak lagi menghasilkan pengetahuan baru (titik jenuh). saudara.dan menyatukannya dalam suatu alur analisis yang mudah dipahami pihak lain. Isi catatan fakta tidak boleh berupa penafsiran pribadi peneliti. tetapi potensi tiap responden kasus untuk memberi pemahaman teoritis yang lebih baik mengenai aspek yang dipelajari. Sumber data primer adalah responden dan informan. dan mudah disajikan dalam format ringkas. atau mendekati berbagai organisasi dan badan terkait Data kualitatif disimpan dalam catatan harian. Cara lainnya ialah terlibat bersama masyarakat yang ingin dipelajari. Sesuai dengan sifat luwes dalam desain penelitian kualitatif. motif dan persepsi. terbakukan. Sifat data ini berbeda dari data kuantitatif yang relatif lebih sistematis. Responden berbeda dari informan. yang ditemukan dari teknik bola salju. melainkan fakta-fakta apa adanya dan telah teruji kesahihannya. Yang penting di sini bukanlah jumlah responden kasusnya. Responden dipilih secara sengaja. Peneliti dianjurkan mewawancarai orang yang akrab atau mengenal suatu topik atau peristiwa. dan kontak pribadi. Catatan haruslah berisi hal-hal kongkrit. Catatan harian atau catatan lapangan merupakan instrumen utama yang melekat pada beragam teknik pengumpulan data kualitatif. Pilihan informan tergantung kepada jenis informasi yang hendak dikumpulkan. setelah sebelumnya membuat tipologi (ideal) individu dalam masyarakat. Informan kunci dapat ditemukan melalui cara bertanya kepada teman. Responden adalah sumber data tentang keragaman dalam gejala-gejala. Peneliti mencatat fakta selengkap dan serinci mungkin. Sedangkan informan ialah sumber data yang berhubungan dengan pihak ketiga. Hal-hal yang bersifat abstrak hanya bisa dimasukkan ketika benar- . sikap. Dalam teknik ini peneliti harus mengenal beberapa informan kunci dan meminta mereka memperkenalkannya kepada informan lain. berkaitan dengan perasaan. dan data tentang hal-hal yang melembaga atau gejala umum. maka tidak ada rincian jumlah dan tipe informan secara pasti. Penting untuk mengubah-ubah tipe orang yang diwawancarai.

atau sebagai konteks dari suatu kegiatan. Penyajian data adalah kegiatan ketika sekumpulan informasi disusun. grafik. yaitu reduksi data. lalu PROGRAMS. Serial ini sendiri merupakan software terkemuka dan paling banyak digunakan peneliti kualitatif di dunia saat ini. lalu NVivo. Reduksi tidak perlu diartikan sebagai kuantifikasi data. Membuka dan Memulai Proyek Penelitian dalam Nvivo Nud. dan bagan. jaringan. membuang yang tidak perlu. Setelah NVIvo di-install maka program ini dapat dibuka dengan cara: 1. menggolongkan. lalu KLIK. Selanjutnya muncul jendela dengan 2 pilihan untuk mengelola proyek penelitian. penyajian data. matriks. lalu KLIK. pilih CREATE A PROJECT. permasalahan studi. hingga penyusunan teori. 1992). Terdapat tiga jalur analisis data kualitatif. dan mengorganisasi data dengan cara sedemikian rupa sehingga kesimpulan akhir dapat diambil. sehingga kerahasiaan isi proyek hanya diketahui pengelola software ini. kemudian KLIK.Ist Vivo (Nvivo) merupakan salah satu serial software analisis data kualitatif Nud. Untuk contoh kali ini dipilih TYPICAL. Dengan memilih TYPICAL maka semua pihak bisa membuka isi proyek penelitian ini nantinya. Setiap fakta mewakili peristiwa penting yang akan dimasukkan ke dalam proposisi-proposisi yang nanti hendak disusun. dan penarikan kesimpulan (Miles dan Huberman. Reduksi data merupakan bentuk analisis yang menajamkan. Kemampuan grafis ditunjukkan dalam penyusunan diagram dari teori yang terbangun. Sedangkan pilihan CUSTOM meminta password. lalu QSR. dan pendekatan pengumpulan data yang dipilih peneliti. sehingga memberi kemungkinan akan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. 3. 2.benar dapat dipercaya atau diandalkan. lalu NEXT. Proses ini berlangsung terus menerus selama penelitian berlangsung. bahkan sebelum data benar-benar terkumpul sebagaimana terlihat dari kerangka konseptual penelitian. . Bentuk penyajian data kualitatif berupa teks naratif (berbentuk catatan lapangan). kompilasi.Ist yang paling menarik digunakan. sejak pencarian data. Pilih START. mengarahkan. Kemampuannya tergolong tinggi. Setelah jendela NVivo terbuka.

Penjelasan tentang isi proyek analisis ini dituliskan dalam DESCRIPTION. . Terlihat bahwa di bagian atas terdapat pula dua jendela. Setelah isi rekapitulasi tersebut disetujui. 5. sehingga dipilih LOCATE AND IMPORT READABLE EXTERNAL TEXT FILE(S). Dari jendela DOCUMENTS pilih CREATE A DOCUMENT. Hal ini bisa dilakukan dengan membuka jendela DOCUMENTS lalu pilih CREATE A DOCUMENT lalu KLIK.4. lalu KLIK. Untuk melakukan analisis atas bahan-bahan di luar dokumen. Dalam jendela berikutnya. lalu NEXT. Dalam contoh kali ini hendak diimpor dokumen WORD PAD. Jika catatan lapangan sudah ditulis dalam file-file document. hingga terbuka jendela NEW DOCUMENT WIZARD: CREATION. perlu diisi nama proyek analisis ini pada ruang NAME. 1. maka bisa dipilih MAKE PRPOXY DOCUMENT(S) REPRESENTING EXTERNAL FILE(S). maka kini file-file tersebut perlu disimpan atau disimpan kembali dalam WORD PAD dengan ekstensi . Akhirnya muncul jendela yang berisi rekapitulasi langkah-langkah sebelumnya. maka pilih MAKE A NEW BLANK DOCUMENT. pilih FINISH lalu KLIK. lalu KLIK. gambar atau artefak. Sedangkan untuk menulis komentar atas catatan harian dalam MEMO. maka WORD PAD menjadi program yang paling tepat sebelum catatan lapangan tersebut diimpor ke dalam NVivo. Oleh karena catatan lapangan diasumsikan ditulis sebagaimana hasil dari mesin ketik atau papan keyboard (tanpa fasilitas lain di luar papan tersebut). pilih MAKE A PROXY DOCUMENT FOR NON-FILE DATA. 6. Jika bahan lain tersebut masih bisa dihubungkan dengan NVivo. Mengimpor Catatan Lapangan ke dalam NVivo Catatan lapangan dapat langsung ditulis dalam NVivo. maka dipilih CREATE DOCUMENT AS A MEMO. kemudian pilih NEXT. Maka halaman untuk penulisan tersaji. misalnya film. yaitu DOCUMENTS (untuk mengelola catatan lapangan hingga hasil analisis) dan NODES (untuk menyimpan data dalam kode-kode sesuai ide peneliti).txt atau biasa dikenal sebagai text file. Jika ingin menuliskan catatan harian langsung di dalam NVivo. Kini terbuka jendela kerja NVivo.

lalu KLIK 5. pilih BROWSE/EDIT/CODE DOCUMENT. Terlihat di sini bahwa pednyusunan KODE dalam metode kualitatif fleksibel dan sesuai dengan ciri khas lapangan. Sebagai contoh. hingga muncul jendela DOCUMENT EXPLORER. 3. Isi catatan harian tersaji dalam jendela DOCUMENT BROWSER. 2. Di bagian bawah terdapat CODER. Kode harus dilakukan terhadap seluruh dokumen yang diimpor. Untuk mencek file yang sudah diimpor. Mengkode Catatan Harian Langkah awal untuk melakukan analisis kualitatif ialah mengkode catatan harian. piih EXPLORE DOCUMENTS. KLIK mouse sebelah KANAN.2. maka pilih seluruh file yang akan diimpor ke dalam NVivo. Setelah seluruh file yang hendak diimpor ditandai. Dengan menggunakan jendela CODER. Seluruh file yang sudah dipilih tersebut kemudian diimpor ke dalam NVivo. lalu KLIK mouse sebelah kanan. Dari catatan harian yang sudah diimpor ke dalam NVivo bisa mulai dipilih salah satu untuk dikode. yang bisa dipilih lalu KLIK. Hal yang sama berlaku dalam penyusunan kode berikutnya. pilih TREES. misalnya dalam contoh ini ialah kode ditulis PENYEBAB. selanjutnya hendak ditulis kode . 3. lalu KLIK. 1. Oleh sebab itu dua kelompok besar kode ialah faktorfaktor penyebab dan faktor-faktor penanggulangan. pilih OPEN lalu KLIK. File-file yang sudah diimpor tersaji di sana. Bandingkan dengan pengkodean dalam metode kuantitatif yang semata-mata ditentukan dalam kategorisasi peneliti 4. Kode bisa disusun sambil menganalisis. setelah dituliskan kode PENYEBAB. bisa dibuka jendela DOCUMENTS. Pada ruang untuk menulis selanjutnya bisa dituliskan nama kode. Contoh proyek penelitian ini ialah mencari penyebab dan penanggulangan kemiskinan di perkebun. Pada jendela DOCUMENT EXPLORER pilih dokumen yang akan dianalisis. lalu KLIK 6. pilih CREATE TREE NODE. Jendal CODER yang terbuka ini berguna untuk membuat seluruh kode bagi catatan harian. Setelah muncul jendela SELCT FILE TO READ.

Hasilnya terlihat di anak jendela bagian kanan. Sedangkan kode yang bersangkutan berupa huruf tebal (bold) yang menandakan terdapat isi di dalamnya. pilih VIEW di bagian atas jendela DOCUMENT BROWSER. per kalimat atau unit analisis yang lebih luas. misalnya dalam contoh ini ialah kode ditulis ANAK BUNGSU. yang menunjukkan nama kode berikut wilayah baris yang dikode. Dalam jendela ini tersaji . Untuk merekapitulasi kode yang sudah dilakukan dalam catatan harian ini. lalu KLIK mouse sebelah KANAN. KLIK mouse sebelah kiri tanpa dilepaskan. 11. Setelah satu file catatan harian selesai dikode. maka unit analisis yang sudah di-block dalam catatan harian tersebut berubah warna. 13. lalu KLIK. lalu KLIK mouse sebelah KANAN. 7. lalu KLIK. maka penyusunan kode dilakukan dengan meletakkan cursor di PENYEBAB. Pada ruang untuk menulis selanjutnya bisa dituliskan nama kode. pilih SIBLING NODE. pilih CREATE. Langkah yang bisa dilakukan ialah meletakkan cursor dalam kode PENYEBAB. Oleh karena belum ada kode baru pada golongan ini. pilih CREATE. pilih EXPLORE DOCUMENTS. Setelah terkode. Pengkodean selanjutnya dilakukan seperti hal ini. Unit yang dianalisis ditandai (di-block) dengan cara meletakkan CURSOR di awal unit. lalu KLIK. 9. lalu ditarik hingga ke unit. misalnya dalam contoh ini ialah kode ditulis PENANGGULANGAN. Selanjutnya mulailah catatan lapangan dikode. untuk mencek bisa kembali ke jendela NVIVO. baru mouse dilepas. lalu pilih CODE di bagian bawah jendela CODER. lalu KLIK 10. 12. sedangkan CHILD NODE untuk menuliskan kode berikut yang memiliki posisi konseptual lebih rendah dari kode sebelumnya. lalu KLIK sehingga muncul jendela DOCUMENT EXPLORER. lalu KLIK 8. Pada ruang untuk menulis selanjutnya bisa dituliskan nama kode. Sebagai catatan. Pengkodean bisa dilakukan per kata (misalnya dalam analisis sajak). SIBLING NODE untuk menuliskan kode berikut yang memiliki kesejajaran konseptual dengan kode sebelumnya. masuk ke dalam jendela DOCUMENTS.PENANGGULANGAN. lalu pilih CODING STRIPES. pilih CHILD NODE. Unit analisis yang di-block tergolong sebagai faktor penyebab kemiskinan.

Penyusunan bisa dimulai dari jendela NVIVO. sejurus dengan nama node itu sendiri (dengan demikian penamaan node sekaligus mencerminkan upaya konseptualisasi pula). KLIK mouse sebelah KANAN. lalu KLIK. misalnya dalam contoh ini dilakuan konstualisasi PENYEBAB kemiskinan. 14. terdapat nama node yang ditulis biasa dan ditebalkan (BOLD). tutup dengan memilik OK lalu KLIK. Pada anak jendela kiri. lalu pilih anak jendela NODES (hasil kode catatan harian atau bahan lainnya). Dalam contoh kali ini diplih warna GREEN (hijau). Ada baiknya memberi tanda lebih jelas perihal file yang sudah dikode. Menyusun Teori Lokal Sebagaimana disebutkan di muka. pilih nama NODE yang diinginkan. . Adapun file yang telah dikode ditandai oleh kolom NODE. pilih EXPLORE NODES sehingga keluar jendela NODE EXPLORER. Dapat pula konseptualisasi dilakukan secara bertingkat. Akhirnya kembali ke jendela DOCUMENT EXPLORER.nama-nama file catatan harian. sehingga berikutnya dapat disusun kesimpulan-kesimpulan lokal. Pada dasarnya tiap node bisa dianalisis terpisah. Hal ini bisa dilakukan dengan memilih file tersebut. 1. 15. Setelah selesai dalam jendela ini. Bandingkan dengan file lain yang belum dikode ternyata jumlah NODE = 0. terutama ketika jumlah file begitu banyak. Untuk memulai analisis. Di dalam jendela PROPERTIES bisa dipilih anak jendela ICON COLOR. salah satu keunggulan NVivo ialah kemampuannya untuk menyusun teori lokal. Kemampuan ini dilandasi oleh pengkodean yang sudah dilangsungkan. terutama untuk mengembangkan konsep-konsep lokal. lalu memilih ikon PROPERTIES. berupa jumlah kode yang sudah dilakukan. sekaligus juga faktor di dalamnya seperti konseptualisasi ANAK BUNGSU dalam makna kemiskinan. Terlihat bahwa file yang sudah dikode ternyata memiliki warna ikon sesuai dengan pilihan sebelumnya. Setelah terbuka jendela NODE BROWSER. Hanya node yang ditebalkan yang menunjukkan adanya isi hasil pengkodean. 2. lalu KLIK 3. pilih BROWSE/CODE NODE. 16. terlihat di dalamnya isi kode yang sudah dilakukan.

Dengan cara inilah dimunculkan konseptualisasi yang lebih tinggi. Yang penting diperhatikan ialah agar menuliskan analisis hanya sejauh dikemukakan responden dalam catatan harian. 5. lalu KLIK. 9. terutama bagi peneliti pemula. . Jika hal ini baru dilakukan pertama kali. Kini terbuka jendela MEMO. Untuk mengubah nama MEMO sesuai dengan kebutuhan. Analisis dituliskan dalam MEMO. pilih EXPLORE DOCUMENTS. Latihan semacam ini sangat berat. 10. bisa dimulai dari jendela NVIVO. lalu dalam ruang NAME diketikkan nama MEMO yang dikehendaki. dan MEMO dipandang sebagai dokumen pula. maka pilih LINK A NEW MEMO. jangan melebihi analisis tersebut dengan pendapat peneliti sendiri. Untuk mencek hasil MEMO. misalnya dalam contoh ini ialah PENYEBAB kemiskinan. Pada jendela MEMO-PROPERTIES. Ada baiknya jendela TOP-LEVEL DOC LINK ini ditutup setelah digunakan karena bisa selalu muncul ketika jendela MEMO dan jendela NODE dibuka berganti-ganti. Di sini tersaji seluruh nama dokumen. lalu KLIK. dengan cara membalik-balik masing-masing halaman NODE.4. Setelah terbuka jendela TOP-LEVEL DOCLINKS. Adapun nama jendela tersebut masih sesuai dengan nama node yang dibuka sebelumnya. Setelah menyelesaikan halaman ini. 6. Jelas dibutuhkan keterbukaan peneliti untuk menerima pandangan yang berbeda 11. pilih jendela DOCUMENTS. 7. pilih OK lalu KLIK. Kini jendela MEMO sudah siap untuk ditulisi catatan analisis. 8. pilih memo yang akan digunakan untuk menuliskan catatan analisis. Hanya saja ikon MEMO berbeda dari ikon CATATAN HARIAN lainnya. Dalam contoh kali ini ditemukan faktor-faktor penyebab kemiskinan sesuai dengan pengalaman responden. lalu KLIK. Klik ikon MAKE/INSPECT DOCLINKS untuk membuka MEMO (catatan untuk analisis dokumen-dokumen dan node). maka pilih ikon INSPECT DOCUMENT’S PROPERTIES. pilih anak jendela GENERAL. Dapat pula nama MEMO dilengkapi dengan keterangan isinya dalam ruang DESCRIPTION.

kata atau kalimat yang dibutuhkan. akan muncul jendela SEARCH COMPLETED. berlainan/dikotomis. Akhirnya kembali ke jendela DOCUMENT EXPLORER.12. 4. Jika konsep yang diinginkan diperoleh. Konsep bisa dicari dalam TEXT. Pada jendela NVIVO pilih SEARCH. 2. lalu KLIK. Agar MEMO lebih jelas terlihat. maupun menyusun matriks konseptual. Pilih OK lalu KLIK. atau ATTRIBUTE (yang tidak dibicarakan saat ini mengingat keterbatasan waktu). lalu KLIK 13. Pada komputer dengan prosessor dan RAM yang rendah seakan-akan komputer berhenti (freezing). lalu memilih ikon PROPERTIES. 1. dan PROXIMITY (untuk mengungkapkan matriks beragam konsep yang mirip atau justru berlainan). dipilih TEXT lalu KLIK. Di samping itu ruang OR COMBINATION OF ITEMS memungkinkan pencarian dua item dalam BOOLEAN (untuk menggali konsep yang muncul berturutan. . 3. Untuk keperluan contoh kali ini. Akan tetapi pada komputer dengan prosessor dan RAM yang tinggi maka pencarian ini hanya membutuhkan waktu singkat. mencari konsep yang bertentangan (dikotomis). lalu secara standard dipersilakan melihat hasilnya dalam BROWSE NODE. terutama ketika jumlah file begitu banyak. lalu KLIK. atau memiliki makna serupa). lalu pilih OK. Dalam contoh kali ini diplih warna RED (merah). Hal ini bisa dilakukan dengan memilih file MEMO tersebut. Sesuai dengan pola analisis di atas. Di dalam jendela TEXT SEARCH dapat dituliskan konsep lokal yang hendak dicari dalam ruang SEARCH FOR THIS TEXT. Dalam jendela SEARCH TOOL terlihat fasilitas pencarian konsep dalam ruang FIND dan SINGLE ITEMS. Terlihat bahwa file yang sudah dikode ternyata memiliki warna ikon sesuai dengan pilihan sebelumnya Fasilitas Searching dalam NVivo Fasilitas SEARCHING dalam NVivo berguna untuk mencari konsep. tutup dengan memilik OK lalu KLIK 14. NODE. Di dalam jendela PROPERTIES bisa dipilih anak jendela ICON COLOR. Setelah selesai dalam jendela ini. Selanjutnya NVivo melakukan perintah. terutama ketika jumlah file banyak. contoh kali ini hanya akan menggunakan fasilitas pencarian konsep. ada baiknya memberi tanda warna yang berbeda.

Pada jendela MEMO-PROPERTIES. 8. jangan melebihi . Setelah menyelesaikan halaman ini. maka pilih LINK A NEW MEMO. lalu dalam ruang NAME diketikkan nama MEMO yang dikehendaki. lalu KLIK. Jika hal ini baru dilakukan pertama kali. lalu IN ENCLOSING PARAGRAPH. untuk memulai analisis konseptual ini pilih ikon MAKE/INSPECT DOCLINKS untuk membuka MEMO (catatan untuk analisis dokumen-dokumen dan node) 10. untuk mengubah nama MEMO sesuai dengan kebutuhan. 13. Dalam contoh kali ini ditemukan semua segi dari KONSEP BURUH sesuai dengan pengalaman responden. 6. lalu KLIK. 12. pilih memo yang akan digunakan untuk menuliskan catatan analisis. misalnya dalam contoh ini ialah KONSEP BURUH. Kini pada jendela tersebut tersaji konsep yang diinginkan (memiliki warna lebih gelap). Kembali seperti dalam analisis NODE lainnya. dengan cara membalik-balik masing-masing halaman NODE. 7. Hasil pencarian tersaji dalam jendela SEARCH RESULT/SINGLE TEXT LOOKUP. Kini terbuka jendela MEMO. pilih OK lalu KLIK. Setelah terbuka jendela TOP-LEVEL DOCLINKS. Dapat pula nama MEMO dilengkapi dengan keterangan isinya dalam ruang DESCRIPTION. Adapun nama jendela tersebut masih sesuai dengan nama node yang dibuka sebelumnya. lalu KLIK. Ada baiknya jendela TOP-LEVEL DOC LINK ini ditutup setelah digunakan karena bisa selalu muncul ketika jendela MEMO dan jendela NODE dibuka berganti-ganti 11. lalu PASSAGE CONTENTS DISPLAY. Untuk melihat konteks konsep yang muncul tersebut ke dalam kalimat penyusunan. dengan dilingkupi kalimat penyusunnya (dengan warna lebih terang). Analisis dituliskan dalam MEMO. maka pilih ikon INSPECT DOCUMENT’S PROPERTIES. Kini jendela MEMO sudah siap untuk ditulisi catatan analisis. misalnya dengan menekan sekaligus CTRL dan huruf A.5. 9. Kemudian pilih VIEW. Yang penting diperhatikan ialah agar menuliskan analisis hanya sejauh dikemukakan responden dalam catatan harian. maka mula-mula seluruh halaman dalam jendela tersebut di-block. pilih anak jendela GENERAL.

Pada ruangan kiri tersaji manajemen model. Diagram yang tersusun dapat pula dipandang sebagai model lokal. Sedangkan pada bagian kanan tersedia ruangan untuk menyusun model itu sendiri 3. 16. lalu KLIK. Pada ruangan file tersebut diganti namanya sesuai dengan kebutuhan. lalu KLIK. lalu KLIK. Menyusun Diagram Teoretis Di samping berupa perkataan. pilih NEW ITEM tersebut. maka nama standar yang digunakan sesuai dengan jenis pencarian. 15. misalnya dalam contoh ini ialah SINGLE TEXT LOOKUP. pilih EXPLORE MODELS. 1. lalu KLIK. terutama bagi peneliti pemula. Pada jendela ITEM-PROPERTIES dituliskan nama konsep yang hendak ditampilkan dalam ruangan LABEL. Diagram juga bisa digunakan sebagai kontrol bagi peneliti untuk melangsungkan analisis berikutnya. pilih ikon ADD ITEM. KLIK mouse sebelah KANAN. Latihan semacam ini sangat berat.analisis tersebut dengan pendapat peneliti sendiri. 6. Pada jendela NVIVO. bisa dimulai dari jendela NVIVO. pilih EXPLORE NODES. 4. pilih nama standar tersebut. Pada jendela MODEL EXPLORER terdapat dua ruangan. Untuk mencek hasil MEMO. Untuk mengubahnya. misalnya di sini ialah KONSEP BURUH. pilih PROPERTIES. Hal yang sama berlaku untuk memasukkan item-item konseptual lainnya. lalu KLIK dua kali. lalu KLIK. diagram memungkinkan peneliti maupun orang lain untuk memahami teori lokal secara lebih mudah dan sistematis. 14. 2. Kini pada jendela sebelah kanan tersaji NEW ITEM. 5. Lalu pilih OK. Dalam jendela NODE EXPLORER tersaji seluruh nama NODE. Untuk memasukkan konsep. lalu KLIK. . Jelas dibutuhkan keterbukaan peneliti untuk menerima pandangan yang berbeda. pilih jendela NODES. Untuk mengelola item tersebut. Sebagai hasil pencarian lewat NVivo. misalnya untuk menyusun nama model yang hendak dibangun.

Dengan mengacu kepada catatan analisis yang disusun. 14. Untuk menandainya dengan lambang yang berbeda. konsep KEMISKINAN. Kemampuan semacam ini penting agar konsep dan gambar dalam model tidak saling tumpang tindih. 12. pilih SELECT. Dalam contoh kali ini pilih ikon LINK ITEMS ONE WAY. 8. . Selanjutnya ketika ditambahkan hasil catatan analisis penanggulangan kemiskinan. maka dapat digambarkan faktor-faktor penyebab kemiskinan di perkebunan. 13. 16. mula-mula pilih konsep tersebut. pilih DISPLAY AS BITMAP. 10. pilih OPEN. diperoleh diagram PENYEBAB DAN PENANGGGULANGAN KEMISKINAN.7. 9. yaitu sekedar ADA HUBUNGAN (ikon garis). Untuk membedakan derajat konseptual. 15. dan kelompok konsep PENANGGULANGAN. Untuk menghubungkan antar konsep. lalu KLIK. Salah satu kelebihan penggunaan NVivo ialah model bisa disusun ulang atau digerak-gerakkan tanpa merusak pola hubungan yang sudah dikembangkan. Yang dicari ialah isi dari folder program NVivo. Selanjutnya pilih QSR. Biasanya folder ini terletak di C:/program files. lalu KLIK. lalu KLIK. pilih PROPERTIES. Kemudian pilih item yang dituju (seakan-akan berperan sebagai yang terpengaruh atau dependen). Pilih dalam LOOK IN untuk diisi C:. maka pilih item pertama (seakan-akan berstatus sebagai pengaruh atau independen). pilih OPEN. PENGARUH SEARAH (ikon garis dengan satu panah). Pada jendela PROPERTIES pilih anak jendela APPEARANCE. 11. lalu KLIK. peneliti bisa menggunakan fasilitas gambar atau lambang konsep-konsep yang serupa. lalu KLIK. lalu KLIK sehingga muncul pola hubungan antara kedua konsep tersebut. lalu KLIK. Terdapat tiga pola hubungan yang disediakan. Misalnya dalam contoh ini terdapat kelompok konsep PENYEBAB. KLIK mouse sebelah KANAN. pilih PROGRAM FILES. dan SALING MEMPENGARUHI (ikon garis dengan satu panah).

sehingga lambang item dalam model berubah sesuai yang diinginkan. mula-mula dipilih konsep yang berhubungan dengan cara meletakkan cursor di awal pilihan. pilih NEW. Untuk menunjukkan hal ini. kemudian KLIK mouse sebelah KANAN. pilih OPEN. lalu pilih OK. menekan mouse bagian kanan tanpa dilepaskan. Dalam contoh di bawah tersaji kelompok penyebab kemiskinan. pada jendela MODEL EXPLORER pilih ikon LAYERS. lalu KLIK. pilih OPEN. tanpa perlu langkahlangkah sampai ke jendela IMAGES yang panjang di atas. pilih THUMBNAILS. lalu KLIK. Sebagaimana diungkapkan di muka. Untuk melihat cara kerja fasilitas LAYER ini. . Pada jendela ITEM-PROPERTIES pilih OK. lalu KLIK. Sekali proses ini dilalui. 18. lalu KLIK. pilih OPEN. 24. Hal yang sama juga bisa dilakukan pada kelompok konsep PENANGGULANGAN kemiskinan. 22. 19. pilih ikon di kanan atas. Oleh karenanya hal ini memudahkan peneliti. Pada jendela NEW LAYER dapat ditulis nama kelompok konsep tersebut. lalu melepaskan mouse. dalam proses berikutnya cukup membuka jendela ITEM-PROPERTIES. pilih NEW. Lalu pilih NVivo. Pilih lambang. KLIK mouse sebelah KANAN. 21. menggerakkan mouse sampai pilihan terakhir. pilih OPEN. lalu KLIK.17. lalu KLIK. Setelah kelompok konsep tersebut di-block. 25. 23. lalu KLIK. pilih LAYER. Diagram yang rumit di atas sebetulnya terdiri atas sub diagram penyebab dan sub diagram penanggulangan kemiskinan. Dengan meletakkan cursor pada salah satu konsep. Untuk melihat lambang dari masing-masing namanya dalam jendelal tersebut. pilih LAYER. maka diagram menjadi lebih mudah terbaca. dengan membuat lambang yang berbeda. sekaligus memudahkan pembacaan diagram. Pilih IMAGES. lalu KLIK. 20. lalu KLIK. lalu KLIK. Pilih PROGRAM.

Pelaporan kualitatif membutuhkan potongan catatan harian sebagai penguat analisis. 4. lalu KLIK. lalu KLIK. 2. Di dalam NVivo. KLIK mouse sebelah KANAN. 27. 1. Ketika di-KLIK layer PENYEBAB KEMISKINAN. lalu KLIK. pilih BROWSE/EDIT/CODE DOCUMENT. dan dengan sendirinya potongan yang terkode ditandai oleh block berwarna gelap. maka hanya faktor-faktor penyebab kemiskinan yang muncul. Kembali ke file MS WORD. Misalnya dalam contoh kali ini berjudul Kemiskinan di Perkebunan. Seluruh isinya dipilih dengan menekan sekaligus CTRL dan huruf A. KLIK mouse sebelah KANAN.26. Selanjutnya hasil pelaporan tersebut diedit. Potongan-potongan semacam ini tersimpan dalam NODE. pilih COPY. Oleh sebab itu mula-mula dibuka jendela PENYEBAB KEMISKINAN-MEMO-DOCUMENT BROWSER. Cursor . lalu letakkan cursor pada potongan/kode yang sesuai. Setelah jendela SHOW LAYERS terbuka. terutama untuk menggubahnya menjadi alinea-alinea yang mudah dan enak dibaca. cursor diletakkan pada lokasi yang diinginkan. Dalam program MS WORD perlu dipersiapkan ruangan untuk penyusunan laporan kualitatif tersebut. Dengan membuka NODE lalu memilih pilih yang sesuai. Menulis Laporan Kualitatif Bersumberkan Hasil Kerja NVivo Pada dasarnya langkah-langkah analisis data kualitatif yang dilakukan di atas sudah memungkinkan untuk menyusun laporan kualitatif. 5. Di dalam sub judul inilah hasil analisis melalui NVivo bisa ditransfer. 3. Setelah idberi kata pengantar seperlunya. kemudian dikembangkan sub judul Penyebab Kemiskinan. pilih BROWSE/CODE NODE. maka seluruh isi diagram terlihat. Laporan tersebut dapat disusun dalam file MS WORD. ketika pilihan ALL di-KLIK. Kemudian cursor diletakkan pada wilayah yang sudah di-block. pilih PASTE. lalu KLIK mouse sebelah KANAN. KLIK mouse sebelah KANAN. Dengan sendirinya jendela dokumen yang diinginkan terbuka. hasil analisis tersimpan nama MEMO sebagai catatan analisis.

Kembali ke file MS WORD. . 3.. 1. ditandai dengan kalimat “Lihat Gambar .”. KLIK mouse sebelah KANAN. lalu KLIK. pilih COPY. Selanjutnya gambar tersebut diedit. lalu KLIK. pilih EXPORT DIAGRAM TO CLIPBOARD. Selanjutnya diagram yang sudah tersusun dalam NVivo perlu disertakan dalam pelaporan. maka pada jendela SHOW LAYER dipilih PENYEBAB KEMISKINAN. pilih PASTE. 9. Tidak lupa gambar tersebut perlu diacu. Menutup NVivo Setelah menyelesaikan proyek analisis data. pilih EXIT NVIVO. NVivo perlu ditutup dengan aman. lalu KLIK. Dalam jendela NVIVO pilih CLOSE PROJECT. Selanjutnya potongan catatan harian tersebut diedit. 6. Sementara teks menggunakan spasi rangkap dan rata halaman kanan dan kiri. KLIK mouse sebelah KANAN. lalu KLIK. pilih PASTE. potongan catatan harian biasanya berspasi tunggal dan panjangnya masuk ke dalam teks sepanjang 1 tab di kanan dan kiri. Kemudian pilih MODEL. pilih YES. Kembali ke file MS WORD. 2. lalu KLIK 7. Lalu muncul kembali jendela NVIVO paling awal. terutama dengan mencantumkan penomoran dan nama gambar tersebut. Letaknya biasanya di bagian akhir bab atau sub bab yang dijelaskannya. cursor diletakkan pada lokasi yang diinginkan. lalu KLIK..diletakkan pada wilayah itu. 10. lalu KLIK 11. Muncul jendela CLOSE PROJECT. 8. KLIK mouse sebelah KANAN. Di NVivo sendiri diagram terdapat dalam jendela MODEL EXPLORER. cursor diletakkan pada lokasi yang diinginkan. Untuk menunjukkan diagram PENYEBAB KEMISKINAN.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful