Anda di halaman 1dari 2

Sulawesi Barat berada pada posisi segitiga Segitiga Emas antara Provinsi Sulawesi selatan, Kalimantan Timur dan

Sulawesi Tengah. Terlebih dengan wilayahnya yang berhadapan langsung dengan selat makasar, jalur lalu lintas pelayaran nasional dan internasional. Posisi ini dianggap sangat menguntungkan, karena memberikan nilai tambah untuk pengembangna social ekonomi wilayah ke depan. Secara geografis, kondisi wilayah Sulawesi Barat berada pada koordinat antara 1184315-119543 Bujur Timur, serta 012 hingga 0338 Lintang Selatan, sehingga letak Provinsi Sulawesi Barat sangat strategis. Secara administrative, batas wilayah Provinsi Sulawesi Barat adalah: sebelah utara Berbatasan dengan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah; selah timur berbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan; sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan dan teluk Mandar; sebelah barat berbatasan dengan Selat Makassar. Luas wilayah Provinsi Sulawesi Barat sebesar 16.937,16  , dengan luas wilayah laut sebesar 7.668,84  , dan panjang garis pantai barat memanjang dari utara ke selatan sepanjang 639,07 Km. memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang beraneka ragam, baik di darat maupun di laut, antara lain pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan/kelautan, pertambangan dan pariwisata. Secara administrative, Provinsi Sulawesi Barat terdiri dari 5 (lima) Kabupaten yaitu: Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene, Kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Mamuju Utara. Ibu kota Provinsi terletak di Kabupaten Mamuju. Jumlah sungai yang megaliri Provinsi Sulawesi Barat tecatat sekitar delapan aliran sungai, dengan jumlah aliran yang terbesar di Kabupaten Polewali Mandar yakni 5 (lima) aliran sungai. Sungai yang terpanjang tercatat ada 2 (dua) yakni Sungai Saddang yang mengalir meliputi Kabupaten Tator, Enrekang, Pinrang dan Polewali Mandar serta Sungai Karama di Kabupaten Mamuju. Panjang kedua sungai tersebut masing-maing 150  . Di Provinsi Sulawesi Barat terdapat dua gunung yang mempunyai ketinggian diatas 2.500 M, dengan gunung tertinggi adalah Ganda Dewata dengan ketinggian 3.074 M dpl. Gunung ini berdiri tegak di Kabupaten Mamuju.

IKLIM Provinsi Sulawesi Barat mempunyai kelembaban udara relative tinggi, dimana pada tahun 2005 rata-rata berkisar antara 74 persrn sampai 85 persen. Untuk kecepatan angin hamper seluruh Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat umumnya merata tiap bulannya yuitu berkisar 3-7 Km/jam. KEADAAN TOPOGRAFI Topografi Provinsi Sulawesi Barat adalah bervariasi dari datar, berbukit sampai bergunung. Daerah topografi datar dapat dijumpai di sebagian besar Kabupaten Polewali Mandar dan kabupaten Mamuju Utara sedangkan Mamuju, Majene dan Mamasa adalah berbukit sampai bergunung. Daya dukung fisik dan lingkungan Provinsi Sulawesi Barat dimaksudkan adalah kemampuan fisik, karakteristik lahan, kesesuaian lahan, dan lingkungan untuk petanian dalam mendukung pengembangan komoditas pertanian. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung hal-hal di atas adalah kondisi tata guna tanah, lokasi geografis, sumber daya air, kondisi topografi, status dan nilai tanah, dan lain-lainnya. Kondisi Topografi Provinsi Sulawesi Barat yang terdiri dari laut dalam, dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan dengan tingkat kesuburan yang tinggi, sehingga memungkinkan berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan baik.