Anda di halaman 1dari 18

PRINSIP KERJA VERTICAL

SEPARATOR

Bagus Rengga L.

Oleh

4307100020

See more on :

bagusrengga.wordpress.com Contact :

bagooes88@yahoo.com

Jurusan Teknik Kelautan

SEPARATOR

Separator adalah bejana tekan untuk memisahkan campuran fluida berdasarkan perbedaan densitasnya.

Jurusan Teknik Kelautan

Karakteristik Separator

Berdasarkan bentuk separator dibedakan atas :

Separator horizontal, separator vertical, separator

spherical. Berdasarkan fase pemisahan dibedakan atas:

Separator dua fasa, memisahkan fasa cairan dan fasa gas.

Separator tiga fasa, memisahkan air, minyak dan gas. Berdasarkan fungsi dibedakan atas :

Test separator, untuk menentukan laju produksi sumur

Production separator, untuk memisahkan fluida produksi dari berbagai sumur

Jurusan Teknik Kelautan

Prinsip Kerja

Prinsip pemisahan dilakukan dengan mengubah kecepatan dan arah fluida dari sumur (well), sehingga cairan dan gasnya terpisah karena perbedaan densitas.

Fluida yang lebih berat jatuh kebawah dan yang lebih ringan ada di atas.

Jurusan Teknik Kelautan

Faktor yang memengaruhi

pemisahan

perbedaan densitas gas, minyak dan air.

waktu pengendapan yaitu waktu dimana cairan tinggal di separator.

luas permukaan kontak.

Jurusan Teknik Kelautan

Mekanisme pemisahan

gravity settling

centrifugal force

Metode Gravity Settling

terjadi karena perbedaan densitas

partikel jatuh karena gaya gravitasi kemudian

dipercepat hingga (drag force/turbulensi = gaya gravitasi) sehingga jatuh pada kecepatan

tetap

Metode Gravity Settling

untuk aliran turbulen (hk.newton) :

Gravity Settling • untuk aliran turbulen (hk.newton) : V g D ρ ρ t dan ρ

V

g

D ρ ρ t dan ρ g

c

= settling velocity

= percepatan gravitasi = diameter partikel

= densitas cairan dan gas

= drag coefficient

Metode Gravity Settling

untuk aliran laminar (hk. Stoke) :

Metode Gravity Settling untuk aliran laminar (hk. Stoke) : V g D ρ ρ t dan

V

g

D ρ ρ t dan ρ g

μ

= settling velocity

= percepatan gravitasi = diameter partikel

= densitas cairan dan gas

= viskositas gas

Jurusan Teknik Kelautan

Metode Centrifugal Force

Metode Centrifugal Force a = percepatan sentrifugal V = settling velocity g = gravitasi D ρ
Metode Centrifugal Force a = percepatan sentrifugal V = settling velocity g = gravitasi D ρ

a

= percepatan sentrifugal

V

= settling velocity

g

= gravitasi

D ρ

= diameter partikel

s

= jalan radial partikel

ρ t dan ρ g

= densitas cairan dan gas

v

= kec. Gas rata2

μ

= viskositas gas

Prinsip dasar dalam separator

kecepatan actual gas didalam separator harus lbh kecil dari kecepatan minimum butiran cairan yang jatuh secara gravitasi ke bagian bwh separator.

umumnya waktu tinggal cairan untuk minyak dan gas bumi berkisar antara

1-3 menit. Untuk separator jenis vertical, besarnya kapasitas separator dapat dilihat dari diameternya dan juga tingginya. Separator vertical juga punya syarat minimum diameter vessel guna menghindari liquid carry over ke badan gas.

Separator berfungsi untuk memisahkan fluida produksi menjadi dua atau tiga fasa.

Agar pemisahan sempurna, maka separator harus :

mengontrol dan mengarahkan energi fluida yang masuk pada saat

memasuki separator

memiliki residence time (waktu tinggal) yang cukup lama

meminimalkan terjadinya pencampuran kembali gas, air dan minyak.

adanya pressure control yang memadai untuk outlet gas

adanya level control yang memadai

memiliki peralatan pengaman jika terjadi overpressure

memiliki alat2 visual untuk pemeriksaan kondisi-kondisi operasi.

Jurusan Teknik Kelautan

Proses Pemisahan Fluida

Fluida yang diambil masih berupa fluida multifasa, dan

akan terpisah dengan sendirinya berdasarkan perbedaan

berat jenis masing masing fasa, yaitu memisahkan cair dan gas juga memisahkan antara cair dan cair. Ketika minyak dan air tercampur dengan intensitas tertentu

kemudian dibiarkan dalam waktu tertentu, air akan

tampak di bagian bawah campuran. Pada perbatasan diantaranya akan terbentuk emulsi.

Jurusan Teknik Kelautan

Skema Proses Pemisahan Fluida

Fluida

inlet
inlet

Menabrak

Inlet diverter

Proses Pemisahan Fluida Fluida inlet Menabrak Inlet diverter Fluida ditangkap Centrifugal devices Gas dan Liquid
Proses Pemisahan Fluida Fluida inlet Menabrak Inlet diverter Fluida ditangkap Centrifugal devices Gas dan Liquid

Fluida ditangkap

Fluida Fluida inlet Menabrak Inlet diverter Fluida ditangkap Centrifugal devices Gas dan Liquid Terpisah karena

Centrifugal devices

Gas dan Liquid

Terpisah

karena perbedaan density

Proses Pemisahan Fluida

Proses Pemisahan Fluida

Setelah melewati tabung pemisah selanjutnya fluida akan masuk ke dehydrator. (Gas dehydrator adalah suatu komponen proses yang berfungsi untuk menyerap air yang terd

Pada tabung ini emulsi minyak dan air dipanaskan untuk mengurangi kekentalan (viskositas) dan kemudian diberikan medan listrik tegangan tinggi. Metode ini didasarkan pada sifat bahwa medan

listrik bolak-balik dengan tegangan tinggi akan berpengaruh

terhadap minyak yang ber-emulsiapat pada gas).

Akibat adanya susunan muatan tersebut maka terjadilah induksi diantara molekul air sehingga partikel air akan saling bertumbukan dan bergabung menjadi partikel yang lebih besar. Penggabungan partikel-partikel air ini akan berlangsung terus-menerus sampai sampai tetesan airnya cukup besar sehingga jatuh dengan gaya gravitasi.

Separator vertical

Separator vertical sangat baik untuk fluida yang memiliki GOR rendah dan tekanan yang agak rendah. Separator ini cocok untuk fluida yang mengandung pasir atau Lumpur.

Kelebihannya :

level cairan dan pengendalinya lenih mudah

lebih mudah dan murah untuk kapasitas kecil

dengan rancangan tertentu lebih banyak extra matrial yang dapat dipisahkan sperti pasir dan produk hasil korosi

lebih mudah dibersihkan

kelemahannya :

lebih mahal

sukar beradaptasi terhadap instalasi pabrik

perlu diameter yang lebih besar untuk kapasitas gas yang sama.

Jurusan Teknik Kelautan

TERIMA KASIH