Anda di halaman 1dari 6

16 FAKTA TENTANG WAWANCARA KERJA

http://hidayahfikri.wordpress.com/2008/03/26/16-fakta-dalam-wawancara-kerja

2011Zainal Abidin

Wawancara Kerja

June 12, 2011

1. Tujuan dari wawancara kerja (interview) adalah untuk mendapatkan pekerjaan Dari sudut pandang Anda : Tujuan dari interview adalah untuk berbagi informasi mengenai pencari pekerja (perusahaan) dan kebutuhannya, sejarah, lingkungan kerja, akitivitas bisnis dan masa depan perusahaan. Barulah kemudian Anda bisa memutuskan, apakah pekerjaan tersebut memang untuk Anda. Dari sudut pandang pencari pekerja : Tujuan dari interview adalah untuk mempelajari Anda, yaitu: mengenai kemampuan, bakat, minat, kepribadian, pengalaman kerja, pendidikan dan motivasi Anda. Wawancara kerja membantu perusahaan dan organisasi untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

2. Resume (CV, Curriculum Vitae) dapat membantu Anda untuk mengkomunikasikan kualifikasi yang Anda miliki kepada pencari pekerja 3. Anda harus meyakinkan pencari pekerja bahwa Anda memiliki sesuatu untuk ditawarkan 4. Apapun pertanyaannya, hubungkan jawabannya dengan pekerjaan 5. Salah satu alasan kenapa perusahaan menerima seseorang karena pewawancara menyukai Anda. Pewawancara merasa nyaman bersama Anda dan yakin bahwa Anda akan diterima oleh karyawan lain. Pewawancara memberikan Anda kesempatan untuk menunjukkan kepribadian, intelektualitas, bakat dan minat Anda. 6. Berpakaianlah secara konservatif. Jangan memakai apapun yang dapat mengalihkan perhatian pewawancara dari apa yang sedang Anda coba katakan. Sebaiknya memakai pakaian berwarna gelap. 7. Jangan biarkan si pencari pekerja menunggu di telepon, sementara Anda mencari CV Anda, informasi perusahaan ataupun alamat yang Anda tuju, kertas dan alat tulis.

Wawancara Kerja

June 12, 2011

8. Pewawancara akan lebih memperhatikan penampilan dan tindakan Anda dibandingkan dengan apa yang Anda katakan. Resepsionis, sekretaris dan pewawancara tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengenal Anda, jadi penilaian terhadap karakter, kompetensi dan kemampuan Anda didasarkan pada penampilan dan tindakan Anda. Wawancara kerja dimulai begitu Anda melangkah masuk: Melaporlah kepada resepsionis dan jangan lupa tersenyum, tampak sopan dan professional. Duduklah dengan diam dan sopan, sambil mengambil koran/majalah sejenis Wall Street Journal. Sambut pewawancara dengan nama mereka, senyuman dan jabatan tangan yang hangat. Tunggu sampai pewawancara memulai percakapan. Tetaplah berdiri sampai Anda dipersilahkan duduk. Biarkan pewawancara memimpin, memberikan pertanyaan awal dan memulai wawancara. Bangunlah kepercayaan dengan memberikan jawaban sambil tersenyum dan mempertahankan tatapan mata. Duduklah dengan nyaman dan hadapi pewawancara dengan santai. Jangan merokok dan mengunyah permen karet. Jangan menggunakan bahasa gaul, bergumam yang tidak jelas dan hindari jawaban dengan satu kata. Berikan kesan yang bagus dengan menunjukkan antusiasme dan selera humor Anda. 9. GAJI dan benefits adalah penting. Inilah hal pertama yang harus Anda tanyakan. Jika tiba saatnya untuk membicarakan gaji, bersiaplah untuk memberikan jumlah yang Anda pikir paling pantas untuk Anda. REALISTISlah. Perhitungkan bahwa gaji bervariasi tergantung pada wilayah, ukuran, perusahaan dan kualifikasi Anda. Meminta gaji yang terlalu kecil akan merusak kesempatan Anda, begitu juga apabila Anda meminta terlalu besar. Cari tahu berapa range gaji di perusahaan tersebut sebelum Anda melakukan wawancara kerja. 10.Berlatihlah untuk menjawab pertanyaan yang belum pernah Anda dengar sebelumnya. Jangan memikirkan jawaban Anda ketika pewawancara masih berbicara, dengarkan terlebih dahulu pertanyaannya dengan seksama, kemudian berpikirlah sebentar untuk menentukan jawaban yang cocok.

Wawancara Kerja

June 12, 2011

Tunjukkan kelebihan Anda yang akan sangat berguna bagi perusahaan tersebut. Fokus pada pengalaman kerja, kursus atau kualifikasi pribadi yang akan memberikan nilai tambah pada pekerjaan tersebut. Yakinkan bahwa Anda dapat menyelesaikan masalah dan memenuhi tuntutan perusahaan. Yakinlah dengan kemampuan Anda dan bersikap yang tegas. Jujurlah apabila ada hal yang belum pernah Anda kerjakan sebelumnya dan jangan pernah meminta maaf atas hal itu. Jangan mengkritik, jangan menjatuhkan atasan ataupun teman kerja di perusahaan terdahulu, karena hal tersebut hanya akan memberikan nilai negatif kepada Anda. 11.Jangan tanyakan apapun yang bisa memberikan kesan bahwa Anda tidak tertarik dan kurang inisiatif. Bersiaplah untuk bertanya kepada pewawancara apakah perusahaan akan cocok dengan Anda. Beberapa pertanyaan yang bisa Anda tanyakan adalah sebagai berikut: Bisakah Anda mendeskripsikan kandidat yang cocok untuk posisi ini? Kapan Anda bisa mengambil keputusan? Apakah ada lowongan baru atau mengapa posisi ini ditawarkan/kosong? Bagaimana gaya manajemen pimpinan? Apakah perusahaan menyediakan pendidikan berkelanjutan? Apakah ada evaluasi regular terhadap performance/kinerja karyawan? Apakah ada periode latihan? dan oleh siapa? Apakah banyak pegawai yang masih bertahan di perusahaan ini? 12.Persiapkan jawaban untuk hal-hal yang menurut Anda bersifat privacy. 13.Pelajari setiap tahapan/proses yang terjadi pada kebanyakan wawancara. Tahap pertama: Breaking the Ice. Tahap kedua: Verifikasi informasi.

Wawancara Kerja

June 12, 2011

Tahap ketiga: Menjawab pertanyaan. Tahap keempat: Menutup wawancara. 14.Kebanyakan pewawancara memiliki dasar pemikiran bahwa cara terbaik untuk memprediksikan perilaku masa depan adalah dengan melihat perilaku masa lalu. Kemampuan yang ingin dilihat oleh pewawancara adalah inisiatif, bisa membuat keputusan, bisa berinteraksi dengan orang lain, kemampuan untuk memimpin, keahlian manajemen, keahlian komunikasi, keahlian berorganisasi, kemampuan memecahkan masalah dan team work. Buatlah deskripsi dan contoh kegiatan dari semua sifat tersebut. Pastikan bahwa semua cerita memiliki pembukaan, pertengahan dan penutupan. Buat struktur jawaban Anda ke dalam tiga proses berikut, yaitu: Situasi Tindakan Anda Penyelesaian masalah dan hasilnya 15.Akhiri presentasi tentang diri Anda dengan catatan yang positif. Kalau Anda memang tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan, katakan hal tersebut kepada pewawancara. Tanyakan kapan keputusan akan dibuat dan jika terjadi kapan Anda bisa menindak-lanjutinya melalui telepon. Pastikan bahwa pewawancara mengetahui dengan pasti bagaimana menghubungi Anda. Berterima-kasihlah atas waktu dan pertimbangan pewawancara. Sebelum meninggalkan ruangan, jabatlah tangan pewawancara sambil tersenyum. 16.Menunggu bukanlah strategi yang bagus. Dalam waktu 24 jam sejak Anda diwawancara, tulislah surat yang menyatakan rasa terima kasih Anda menggunakan bantuan alat (komputer atau mesin ketik) kepada pewawancara. Pastikan Anda mengeja nama pewawancara dengan benar. Tekankan bahwa Anda sangat tertarik pada posisi yang ditawarkan dan Anda merasa bahwa Anda adalah kandidat yang ideal untuk posisi tersebut.

Wawancara Kerja

June 12, 2011

Jika Anda belum mendapat kabar apapun, telepon perusahaan tersebut (cukup sekali saja) dan tanyakan apakah keputusan sudah dibuat atau belum. KESIMPULAN Jangan menyerah jika Anda sudah diwawancarai tetapi tidak menerima penawaran kerja. Kompetensi di dunia kerja saat ini sangatlah besar. ANDA SUDAH MENJADI PEMENANG. Walaupun hanya sebuah wawancara kerja, itu berarti Anda sudah melakukan sesuatu yang benar karena Anda mendapat panggilan diantara banyak pelamar. Rasa kecewa selama masa pencarian kerja adalah hal yang biasa. Analisis lebih lanjut mengenai performa Anda selama melakukan wawancara kerja. Apa yang bisa Anda perbaiki? Bagian manakah yang harus Anda lakukan lebih baik untuk wawancara kerja berikutnya? COBALAH BELAJAR DARI KESALAHAN ANDA DI MASA LALU. PENOLAKAN ADALAH BAGIAN DARI PENCARIAN KERJA. Kuncinya adalah Anda mau belajar dari proses yang sedang Anda jalani. Katakan pada diri Anda sendiri bahwa apabila Anda tidak mendapat sebuah pekerjaan, itu berarti ada pekerjaan yang lebih baik yang sedang menunggu Anda. Ingatlah bahwa sebuah wawancara kerja adalah persiapan untuk menghadapi wawancara kerja berikutnya. Dan apabila Anda memberikan kesan yang bagus, maka tidak menutup kemungkinan Anda akan dipanggil lagi apabila ada kesempatan kerja yang lain di perusahaan tersebut.