Anda di halaman 1dari 3

KINDOM MONERA

Monera adalah salah satu kingdom dalam klasifikasi biologi sistem limakingdom, yang sekarang sudah tidak dipakai lagi. Monera meliputi sebagian besar prokariotik (yaitu tidak punya inti sel. Oleh sebab itu, nama lainnya adalah Prokaryota atau Prokaryotae. Kata monera berasal dari bahasa Yunani moneres yang berarti tunggal. Sesuai dengan namanya, semua anggota kingdom monera merupakan organism bersel tunggal. Kingdom ini dibagi menjadi dua divisi yaitu Bacteria (atau Schizomycetes) dan Cyanophyta atau alga hijau-biru. Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi, setelah berbagai temuan menunjukkan bahwa Cyanophyta sekarang ini lebih tepat dianggap sebagai bakteria dan dinamakan sebagai Cyanobacteria.

Sejarah klasifikasi Monera


Awalnya dalam klasifikasi Systema Naturae hanya ada hewan, tumbuhan, dan mineral. Mineral lalu dibuang dari klasifikasi makhluk hidup. Setelah ditemukannya mikroskop, para ilmuwan mulai menggolongkan mikroorganisme ke dalam hewan dan tumbuhan. Tahun 1866 Ernst Haeckel mengajukan sistem tiga kingdom, yaitu menambahkan Protista sebagai kingdom baru yang berisi sebagian besar makhluk hidup microskopik.[1]. Salah satu dari 8 divisio Protista adalah Moneres, yang meliputi sekelompok bakteri seperti Vibrio. Kemudian para ilmuwan membuktikan bahwa kingdom Protista hampir tidak ada kemiripannya untuk dijadikan sebuah kingdom. Meskipun kita bisa membedakan prokaryota dan eukaryota dari ada/tidaknya inti sel, mitosis atau fisi biner sebagai cara berkembang biak, ukurannya, dan ciri lain, tapi monofilia dari Monera masih kontroversial selama beberapa dekade. Tahun 1937 douard Chatton mengusulkan klasifikasi dua kingdom, Eukaryota dan Prokaryota, meskipun papernya tidak banyak ditinjau ulang sampai tahun 1962, karena dia tidak menekankan pembeda antar dua kingdom itu, seperti para ahli biologi di masa itu.[2] Roger Stanier dan C. B. van Niel percaya bahwa bakteri (pada saat itu alga hijau-biru belum masuk bakteri) dan alga hijau-biru berasal dari induk yang sama, yang kemudian membuat dia mengeluarkan pernyataan di tahun 1970, "Alga hijaubiru tidak ada bedanya dengan bakteri".[3] Di tahun 1949, E. G. Pringsheim dalam tulisannya mengatakan bahwa bakteri dan alga hijau-biru berasal dari induk yang berbeda. Tahun 1974, Bergey's Manual mengeluarkan istilah cyanobacteria untuk mengacu pada alga hijau-biru, membuatnya diterima ke dalam kelompok Monera.[2] Tahun 1969, Robert Whittaker mengusulkan sistem lima kingdom.[4] Sistem ini meletakkan sebagian besar makhluk hidup bersel satu ke dalam Monera (prokaryota) ataupun Protista (eukaryota). Tiga kingdom lainnya adalah dari eukaryota: Fungi, Hewan, dan Tumbuhan. Namun Whittaker tidak percaya bahwa semua kingdomnya monofilia.[2] Tahun 1977, sebuah paper dari PNAS ditulis oleh Carl Woese dan George Fox mengusulkan bahwa Archaea (sebelumnya dinamai archaebacteria) tidak lebih dekat dengan Bakteri daripada dengan eukaryota. Paper ini menjadi halaman utama

di koran The New York Times dengan kontroversi yang besar. Karena diterima khalayak, kingdom Monera akhirnya diganti menjadi dua kingdom baru Bacteria dan Archaea.[2] Akan tetapi, Thomas Cavalier-Smith tidak pernah terima dengan pembagian menjadi dua kelompok ini, dan mempublikasikan bahwa archaebacteria adalah bagian dari sebuah subkingdom dari Kingdom Bacteria.[5]

Ciri-Ciri Dan Ruang Lingkup Kingdom Monera


Kingdom Monera dikategorikan sebagai kingdom yang beranggotakan seluruh organisme prokariotik, yaitu semua jenis makluk hidup yang tidak memiliki membran atau selaput inti. Sehingga ciri-ciri umum Kingdom Monera : 1). Sel tubuhnya termasuk prokariotik. 2). Struktur tubuhnya sangat sederhana, umunya uniseluler. 3). Ada yang bersifat Autotrof dan Heterotrof. 4). Metabolisme secara anaerobik atau aerobik. 5). Habitat di darat, perairan atau udara. 6). Perkembangbiakan kebanyakan secara vegetatif. 7). Kebanyakan anggotanya tidak bergerak.

Ruang Lingkup Kingdom Monera


Kingdom monera dibagi menjadi 3 golongan, yaitu ,Archaebacteria, Eubacteria dan Cyanophyta (Cyanobacteria). 1). Archaebacteria : Kelompok bakteri purba yang hidup pada habitat ekstrem seperti disumber air panas dan telaga garam. Sering disebut bakteri primitif dan diduga sebagai makluk hidup yang pertama muncul di bumi. 2). Eubacteria : Kelompok bakteri yang lebih kompleks/sempurna bila dibandingkan dengan Archaebacteria, sering juga disebut bakteri sejati atau bakteri yang sesungguhnya. 3). Cyanophyta : Sering juga disebut ganggang hijau-biru yaitu organisme yang ciri-cirinya lebih menyerupai bakteri daripada ciri-ciri ganggang (alga), sehingga sering disebut Cyanobacteria.

Klasifikasi S. mutans menurut Bergey dalam Capuccino (1998) adalah :

Kingdom : Monera Divisio : Firmicutes Class : Bacilli Order : Lactobacilalles Family : Streptococcaceae Genus : Streptococcus Species : Streptococcus mutans Streptococcus mutans adalah salah satu jenis dari bakteri yang mendapat perhatian khusus, karena kemampuannya dalam proses pembentukan plak dan karies gigi (Joklik et al., 1980; Nolte, 1982). Bakteri ini pertama kali diisolasi dari plak gigi oleh Clark pada tahun 1924 yang memiliki kecenderungan berbentuk coccus dengan formasi rantai panjang apabila ditanam pada medium yang diperkaya seperti pada Brain Heart Infusion (BHI) Broth sebagaimana pada gambar 2.3, sedangkan bila ditanam di media agar memperlihatkan rantai pendek dengan bentuk sel tidak beraturan (Michalek dan Mc Ghee, 1982).