Anda di halaman 1dari 31

Engine Bensin

Motor Bensin

(Petrol/ Gasoline/ Spark Ignition Engine)

Bugatti W16 engine, designed by VW Group

Pada dasarnya motor bensin bekerja dengan konsep mengubah energi pada bahan bakar menjadi energi gerak dengan cara membakarnya di dalam ruang bakar. Oleh karena itu motor bensin termasuk Internal Combustion Engine.

Prinsip kerjanya adalah dengan m enem pat kan sejum lah bahan bakar pada ruangan t ert ut up kem udian m enyalakannya. Pada m ot or bensin penyalaan bahan bakar ini dilakukan oleh percikan list rik (spark ignit ion), yang kem udian m enyebabkan pelepasan energi yang besar m elalui ekspansi udara yang t erdapat di ruang bakar t ersebut sehingga dapat diubah m enjadi energi kinet ik. Energi kinet ik ini berupa gerak t ranslasi t orak yang kem udian diubah m enjadi rot asi oleh poros engkol (crankshaft )

Konstruksi Motor Bensin

Komponen Utama
Engine Block (Blok Mesin) Piston (Torak) Crankshaft (Poros Engkol) Camshaft (Noken As) Valve (Katup) Sparkplug (Busi) Flywheel (Roda Gila)

Fungsi Komponen
Busi, berfungsi menghasilkan percikan api

yang memicu pembakaran Piston, komponen yang bergerak translasi Ring Piston, sebagai penyekat ruang silinder yang menjadi tempat terjadinya pembakaran Connecting Rod, penghubung antara piston dengan poros engkol Poros Engkol (Crankshaft), mengubah gerak translasi menjadi rotasi Katup, sebagai tempat masuk dan keluarnya udara, bahan bakar dan gas buang

Engine Block

Piston (Torak)

Crankshaft

Camshaft

Valve (Katup)

Sparkplug (Busi)

Flywheel

Klasifikasi Mot or Bensin

Motor Bensin 4 langkah


Langkah Hisap, udara yang dicam pur dengan bahan bakar dim asukkan ke dalam ruang Langkah Tekan, pem am pat an cam puran Langkah Ekspansi, energi yang dilepaskan bahan bakar m eyebabkan kenaikan t em perat ur dan udara di dalam ruang bakar m engem bang Langkah Buang, sisa hasil pem bakaran yang t elah t erjadi dikeluarkan dari ruang bakar unt uk kem udian kerja kem bali diulang ke langkah pert am a

Motor Bensin 2 langkah

Langkah Turun, di m ana saat pist on bergerak ke bawah gas buang hasil pem bakaran langsung dikeluarkan dan cam puran udara dan bahan bakar m asuk ke ruang bakar Langkah Naik, sebagian t ahap di at as m asih berlangsung beberapa saat yang sekaligus dengan langkah t ekan

Motor Wankel
Pada prinsipnya, cara kerja m ot or Wankel sam a dengan m ot or Diesel dengan t orak. Hanya saja, pada m ot or Wankel silindernya bergerak m engikut i put aran rot or.

Konfigurasi Silinder

1. Segaris (Inline) 2. V 3. Dat ar (Flat )

SOHC vs DOHC

SOHC

DOHC

Karakteristik Prestasi Motor Bensin


Beberapa parameter yang diperhatikan dalam menentukan prestasi motor bensin antara lain : Daya indikator = daya gas pembakaran yang menggerakkan torak Daya poros = daya yang menggerakkan beban Daya gesek = daya yang terbuang karena gesekan antara torak dan dinding silinder atau antara poros dengan bantalannya Daya aksesori = daya untuk menggerakkan pompa pelumas, pompa air pendingin, generator, dll.

Momen putar = torsi Efisiensi mekanik Efisiensi termal efektif Tekanan efektif rata-rata Pemakaian bahan bakar spesifik = menyatakan banyaknya bahan bakar yang terpakai per jam untuk setiap daya kuda yang dihasilkan. Semakin rendah menyatakan efisiensi yang lebih tinggi.

Hasil pengujian motor bensin pada beragam putaran

Hasil pengujian motor bensin pada putaran konstan

Perbandingan beberapa parameter antara motor bensin dan motor diesel

Pengaruh nilai oktan


Semakin tinggi nilai oktan suatu bahan bakar, semakin lama bahan bakar tersebut akan terbakar Knocking dapat terjadi apabila menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang lebih rendah. Bahan bakar akan terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api akibatnya bahan bakar yang terbakar lebih awal akan menabrak piston pada saat kompresi

Engine Maintenance
Pelumasan Perawatan sistem pendinginan Pembersihan dan penggantian komponen Penyetelan ulang

Pelumas
Beberapa sifat penting dari pelumas : Kekentalan Indeks kekentalan Titik tuang Stabilitas kelumasan

Perawatan sistem pendingin


Pem bersihan Cairan Pendingin (coolant )

Pembersihan dan penggantian komponen


Busi (diganti atau dibersihkan) Karburator (dibersihkan) Saringan udara (dibersihkan)

Penyetelan ulang
Timing Chain Karburator Kalibrasi injektor