Anda di halaman 1dari 30

BAB I LATAR BELAKANG PERUSAHAAN Tentang Pertamina Retail PT.

PERTAMINA RETAIL adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak dibidang usaha retail Pertamina, yang dibentuk untuk menghadapi perubahan pasar retail khususnya SPBU di tanah air menuju pasar bebas. Sebelumnya PT. Pertamina Retail bernama PT. Pertajaya Lubrindo dengan bidang usaha Pelumas,berdiri sejak 17 Juni 1997. Dasar hukum pendirian PT. Pertamina Retail adalah Akte Notaris No. 1 tanggal 1 September 2005. PT. Pertajaya Lubrindo berganti nama menjadi PT. Pertamina Retail telah mendapat Pengesahan dari Menteri Kehakiman dalam Keputusan No. C02803.HT.01.04 Tanggal 1 Februari 2006. PT.Pertamina Retail mengelola dan mengoperasikan SPBU terhitung mulai bulan Maret 2006. Sampai dengan Bulan Januari 2010 PT. Pertamina Retail telah mengoperasikan 52 SPBU, yang terdiri dari : a. 3 SPBU Milik PT. Pertamina Retail b. 49 SPBU Pertamina SPBU yang dioperasikan tersebar dibeberapa kota di Indonesia mulai dari kota Medan sampai dengan kota Sorong. 1.1. Visi, Misi, Tata Nilai, dan Tujuan Visi PT. Pertamina Retail adalah Menjadi perusahaan Retail BBM yang profesional, unggul dan mandiri. Misi PT. Pertamina Retail adalah : 1. Mendukung usaha Pertamina dalam mempertahankan posisi Market Leader Usaha Retail di pasar domestik. 2. Meningkatkan citra Pertamina melalui jaringan retail SPBU milik Pertamina. 3. Manjadi kontributor perolehan laba PT Pertamina (Persero). 4. Mengembangkan usaha retail SPBU di pasar domestik dengan optimalisasi jaringan retail.

Tata Nilai Tata Nilai yang akan ditanamkan kepada seluruh Pekerja di PT. Pertamina Retail adalah Tata Nilai yang disingkat dengan PRIMA, yang berarti Tahan Dalam Situasi dan Kondisi Apapun dengan uraian sebagai berikut : 1. Profesional 2. Response 3. Integrity 4. Mature 5. Agressive : Bersikap sesuai dengan kapasitas profesi yang dimiliki. : Tanggap dan secara cepat bersikap dalam menghadapi situasi bisnis yang dinamis. : Mampu mewujudkan komitmen ke dalam tindakan nyata. : Dewasa dan bijaksana dalam menghadapi masalah usaha. : Cepat menangkap peluang usaha.

Tujuan Perusahaan 1. Meningkatkan nilai perusahaan melalui kegiatan pengelolaan SPBU Pertamina dan kerja sama SPBU serta pengembangan-pengembangan usaha retail lainnya secara profesional dengan memperhatikan kaidah-kaidah bisnis yang berlaku. 2. Mewujudkan tanggung jawab perusahaan kepada stakeholder yang ditandai dengan meningkatnya deviden yang diberikan dari realisasi rencana-rencana usaha. 3. Memberikan image stakeholder yang baik di mata masyarakat konsumen melalui kualitas pelayanan dan produk. 4. Memberikan pelayanan berkualitas melalui Sistem Informasi Manajemen dan Efektivitas Implementasinya dalam menciptakan nilai tambah berupa informasi yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pihak yang berkepentingan kepada Perusahaan. Meningkatkan produktivitas dan komitmen personil yang dapat diukur melalui Kinerja Keuangan, Kinerja Operasional, dan Kinerja Administrasi

Kegiatan dan Target PT. Pertamina Retail Kegiatan PT. Pertamina Retail 1. Mengelola secara profesional SPBU COCO Pertamina yang sudah dibangun dan beroperasi secara bertahap sesuai dengan rencana dan program kerja PT. Pertamina Retail dengan kewajiban membayar kompensasi penggunaan asset SPBU COCO kepada PT Pertamina (Persero). 2. Melaksanakan pembangunan dan pengoperasian SPBU COCO Pertamina di seluruh wilayah Operasional PT Pertamina (Persero) sesuai dengan standar dan ketentuan dari PT Pertamina (Persero). 3. Mengembangkan jaringan SPBU melalui kerja sama dengan pihak-pihak eksternal baik perorangan maupun organisasi dengan dasar win-win solution. 4. Melakukan pengelolaan terhadap operasional SPBU DODO yang diambil alih oleh PT Pertamina (Persero) sesuai penunjukkan PT Pertamina (Persero). 5. Melaksanakan usaha dan pengembangan NFR dan Bright(C-Store, Caf dan Bright Speed) serta apabila dipandang perlu dapat bekerja sama dengan pihak lain dalam pengembangan usaha tersebut.

BAB II STRUKTUR ORGANISASI PT. PERTAMINA RETAIL 2.1. Struktur Organisasi PT. Pertamina Retail

Gambar Struktur Organisasi PT. Pertamina Retail 2.2. Struktur Organisasi SPBU

Gambar Struktur Organisasi SPBU BAB III BISNIS, TUGAS, DAN WEWENANG PT. PERTAMINA RETAIL 3.1. Kepemilikan Modal dan Susunan Komisaris dan Direksi Kepemilikan Modal : PT Pertamina (Persero) 99,97 % PT. Pertamina Tongkang 0,03 % Susunan Komisaris : 1. Komisaris Utama 2. Komisaris Susunan Direksi : 1. Direktur Utama 2. Direktur Operasi : Hariyoto Saleh : Mariatul Aini

3. Direktur Keuangan Sususan Organisasi : 1. Manager Umum 2. Manager Operasi 3. Manager Teknik 4. Manager Non Fuel Retail 5. Manager Bright 6. Manager SPBU 7. Pengawas BBM 8. Pengawas NFR/Bright 3.2. Ruang Lingkup Bisnis PT. Pertamina Retail Bisnis yang dijalankan PT. Pertamina Retail adalah mengelola SPBU dalam rangka penjualan BBM untuk kendaraan bermotor (Feul Retail) dan di dalam usaha-usaha Non Fuel Retail (NFR, seperti Bright C-Store/Minimarket & Caf, LPG Shop, Car Wash, dll).

Gambar Bisnis PT. Pertamina Retail Produk yang dimiliki oleh Pertamina Retail dengan divisi Fuel Retail adalah : 1. Premium

Adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna tambahan (dye). Penggunaan premium pada umumnya adalah untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti mobil, sepeda motor, motor tempel dan lain-lain. Bahan bakar ini sering juga disebut motor gasoline atau petrol. 2. Pertamax Adalah motor gasoline tanpa timbal dengan kandungan aditif lengkap generasi mutakhir yang akan membersihkan Intake Valve Port Fuel Injector dan ruang bakar dari carbon deposit dan mempunyai Research Octane Number (RON) 92. Pertamax merupakan bahan bakar ramah lingkungan(unleaded) dan beroktan tinggi. Formula barunya yang terbuat dari bahan baku berkualtas tinggi memastikan mesin kendaraan bermotor anda bekerja dengan lebih baik, lebih bertenaga, knock free, rendah emisi, dan memungkinkan anda menghemat pemakaian bahan bakar. Bahan bakar ini dianjurkan untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters. 3. Pertamax Plus Adalah bahan bakar superior Perusahaan Publik dengan kandungan energi tinggi dan ramah lingkungan, diproduksi menggunakan bahan baku pilihan berkualitas tinggi sebagai hasil penyempurnaan formula terhadap produk Perusahaan Publik sebelumnya. Produk ini ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan. Pertamax Plus sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi ratio > 10,5 dan juga yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), turbochargers dan catalytic converters.

4. Pertamina DEX

Merupakan bahan bakar mesin diesel modern yang telah memenuhi dan mencapai standar emisi gas buang EURO 2, memiliki angka performa tinggi dengan cetane number 53 keatas ( HSD mempunyai cetane number 45 ), memiliki kualitas tinggi dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm, direkomendasikan untuk mesin diesel teknologi terbaru (Diesel Common Rail System), sehingga pemakaian bahan bakar akan lebih irit dan ekonomis serta menghasilkan tenaga yang lebih besar. 5. Bio Solar Adalah bahan bakar campuran untuk mesin diesel yang terdiri dari minyak hayati non fosil ( bio fuel ) sebesar 5 (lima) persen minyak kelapa sawit atau CPO ( Crude Palm Oil ) yang telah dibentuk menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 95 persen solar murni bersubsidi. Bahan bakar ini secara bertahap akan mengurangi peran solar. Sedangkan produk-produk untuk bisnis Non Fuel Retail adalah : 1. Bright C Store Jaringan yang terintegrasi di jaringan SPBU Pertamina. Merchandise produk bersifat fast moving dan impulsive. Buka 24 jam harga dan pelayannya premium dan berlokasi strategis.

2. Bright Cafe Jaringan yang terintegrasi di jaringan SPBU Pertamina. Merchandise produk bersifat produk makanan dan minuman olahan. Buka 24 jam, harga dan pelayanannya premium dan berlokasi strategis. Mengutamakan kenyamanan dan kemudahan akses. Memiliki fasilitas internet (Wifi).

Jumlah Gerai Bright Store : 147 outlet yang terdiri dari 95 outlet Branding , 3 outlet bagi hasil, dan 49 outlet dikelola 3. Property Management Pemanfaatan ruang atau space di SPBU COCO untuk disewakan ke tenant sehingga dari pendapatan sewa yang diperoleh dapat menambah pendapatan SPBU.

4. Promosi dan Periklanan Menjadikan area SPBU sebagai sarana seluas-luasnya yang memberi nilai tambah secara ekonomi diluar bisnis utama tanpa mengurangi nilai dan fungsi utama SPBU sebagai penyedia bahan bakar untuk kepentingan publik. 5. LPG dan Produk Pertamina Merupakan Produk Kemasan dari Pertamina Persero yang dipasarkan melalui SPBU COCO, Pelumas Pertamina dipasarkan melalui SPBU COCO, Bright Oli Mart atau Bright Store yang dijual Produk Pelumas Pertamina 10 liter,5 Liter, 4 Liter, 1 Liter dan 0,8 Liter,LPG yang disediakan di SPBU COCO LPG 12 Kg dan 3 Kg, Pertamina Dex Kemasan 10 liter dan Refill, Kerosene Kemasan 5 Liter. 6. Bright Oli Mart Merupakan bisnis Light Service Station PT. Pertamina Retail. Lokasi SPBU COCO Batam, SPBU COCO Kenten Palembang, SPBU COCO Ujung Berung Bandung, SPBU COCO Ahmad Yani Semarang, SPBU COCO Sultan Agung Semarang, SPBU COCO Industri Jakarta, SPBU COCO Daan Mogot Jakarta, SPBU COCO Abdul Muis Jakarta. 7. Bright Wash Pengembangan Bisnis NFR PT. Pertamina Retail sebagai Trader Peralatan dan Perlengkapan Car Wash yang mendukung Program Pertamina (Persero) untuk Go Green dengan menggunakan Bio Shampoo dan sistem water treatment yang re-useable dan sebagai bentuk paradigma One stop services di SPBU COCO. 3.3. Tugas dan Wewenang A. Direktur Utama Tugas dari Direktur Utama adalah memimpin, mengendalikan, mengkoordinasikan dan mengarahkan dalam penyusunan dan penetapan strategi, perencanaan serta pelaksanaan seluruh aktivitas PT. Pertamina Retail meliputi fungsi operasi, keuangan, umum, Non Fuel Retail (NFR), bright, teknik serta satuan pengawas intern dalam

rangka pencapaian visi & misi perusahaan untuk menjadikan pt pertamina retail maju dan mandiri dalam berusaha guna mendapatkan keuntungan yang optimal. Uraian Pekerjaan : I. Mengkoordinasikan dan mengendalikan penyusunan strategi bisnis plan PT. Pertamina Retail serta pelaksanaan seluruh kegiatannya secara efektif dan efisien. 1. Mengarahkan dan mengendalikan penyusunan strategi bisnis plan PT. Pertamina Retail sesuai dengan visi dan misi perusahaan agar penerapannya dapat mencapai target profit sesuai rencana. 2. Mengkoordinasikan dan memberikan pengarahan dalam penyusunan rencana kerja dan rencana anggaran tahunan jangka menengah dan jangka panjang yang merupakan penjabaran dari rencana strategi perusahaan agar dapat digunakan dalam operasi perusahaan. 3. Memberikan pengarahan dalam merevisi rencana kerja dan rencana anggaran apabila ada perubahan kebijakan, regulasi agar selalu dapat disesuaikan. 4. Mengarahkan segala kegiatan di bidang operasi maupun penunjang untuk selalu memperhatikan ketentuan dan pedoman HSE agar kesehatan dan keselamatan kerja terjamin dan lingkungan selalu bersih. II. Mengarahkan dan mengendalikan kegiatan operasi sesuai dengan rencana dan kebijakan yang telah ditetapkan agar dapat memberikan keuntungan yang optimal. 1. Memberikan pengarahan dalam pelaksanaan operasional SPBU COCO agar beroperasi sesuai SOP dan PT Pertamina (persero) sehingga memberikan kepuasan pelanggan dan memberikan keuntungan yang optimal. 2. Memberikan pengarahan dalam evaluasi pelaksanaan program Pasti Pas Pertamina Way diseluruh SPBU COCO. 3. Memberikan pengarahan dalam pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO serta pengawasan pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana dan waktu yang telah ditentukan 4. Mengendalikan dan memberikan pengarahan dalam pelaksanaan kegiatan non fuel retail meliputi: pengembangan bisnis LPG-Pelumas, sewa area/space, kerjasama dengan pihak ketiga, promosi, bright speed, car wash

dan lain-lain agar dapat meningkatkan pendapatan 5. Mengendalikan dan mengarahkan dalam pelaksanaan kegiatan bright meliputi perencanaan dan review konsep dan prosedur proses bisnis terkait: store development, operasional, merchandise dan logistic agar prosedur proses bisnis tersebut dapat dihasilkan dengan baik. III. Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan keuangan dan umum serta SPI dalam menunjang kegiatan oeprasi agar dapat berjalan dengan lancar. 1. Mengendalikan kinerja keuangan agar dapat berjalan dengan baik dalam menunjang operasi. 2. Mengarahkan dan mengendalikan pengelolaan dana untuk keperluan operasi serta seluruh kegiatan agar dapat berjalan dengan baik. 3. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan akuntansi agar dapat berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku. 4. Mengendalikan penggunaan anggaran operasi dan investasi agar

realisasinya sesuai rencana untuk menunjang operasi. 5. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan umum meliputi SDM, legal, pengadaan barang dan jasa, hubungan masyarakat dan general affair dalam menunjang operasi PT Pertamina Retail. 6. Menetapkan ketentuan dan peraturan tentang tenaga kerja perusahaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 7. Menetapkan susunan organisasi dan kelengkapannya dalam pengurusan . perusahaan. 8. Menyampaikan laporan tahunan dan laporan manajemen kepada dewan komisaris sebagai pertanggungjawaban kerja. 9. Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan satuan pengawasan intern baik pemeriksaan operasional maupun keuangan agar dapat mencegah atau mengambil tindakan-tindakan terhadap hal-hal yang menyimpang dari kebijakan dan peraturan yang telah ditetapkan. B. Direktur Keuangan Tugas dari Direktur Keuangan adalah memutuskan, menetapkan, mengendalikan dan mengarahkan penyusunan menetapkan strategi, perencanaan serta pelaksanaan seluruh aktivitas PT. Pertamina Retail meliputi fungsi keuangan dan umum, dalam rangka pencapaian visi dan misi perusahaan untuk menjadikan PT. Pertamina Retail maju dan mandiri dalam berusaha guna mendapatkan keuntungan yang optimal.

I. Mengendalikan pelaksanaan kegiatan keuangan untuk menunjang kelancaran operasi perusahaan sehingga segala kegiatan dapat dibiayai dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar. 1. Memberikan arahan dalam penyusunan RKAP dan RJPP dengan memperhatikan strategi bisnis yang telah ditetapkan. 2. Mengendalikan pelaksanaan RKAP dan RJPP serta memberikan arahan dalam penyiapan laporan realisasinya. 3. Memberikan arahan dalam kegiatan akuntansi terutama dalam penyusunan laporan keuangan dan manajemen agar terlaksana dengan baik. 4. Mengarahkan dan mengendalikan kegiatan perbendaharaan terutama penyediaan dan penggunaan dana agar selalu tersedia dana yang cukup untuk keperluan usaha. 5. Menandatangani surat-surat berharga seperti cheque, dll sesuai otorisasi. 6. Memberikan arahan dalam pelaksanaan kegiatan perpajakan agar terlaksana sesuai peraturan yang berlaku. II. Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan umum meliputi SDM, legal, pengadaan barang & jasa, humas dan general affair untuk menunjang kelancaran kegiatan operasi. 1. Menentukan rencana kebutuhan tenaga kerja serta mengendalikan

pelaksanaan pengadaannya agar tersedia tenaga kerja sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. 2. Menentukan rencana pembinaan dan pengembangan pekerja baik untuk peningkatan kemampuan maupun untuk peningkatan jenjang karir. 3. Menentukan kebijakan mengenai pembinaan pekerja agar dapat bersaing dengan bisnis sejenis. 4. Menyetujui pedoman personalia serta norma dan syarat-syarat kerja agar dapat dipedomani dalam perawatan pekerja. 5. Memberikan arahan dalam pengelolaaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan SPBU milik PT. Pertamina sesuai dengan pedoman HSE. 6. Memberikan arahan dalam pelaksanaan kegiatan hukum agar segala kegiatan perusahaan berjalan sesuai dengan peraturan / hukum yang berlaku. 7. Memberikan arahan dalam pengadaan barang dan jasa agar tersedia tepat waktu, tepat guna dan tepat jumlah. 8. Memberikan arahan dalam pembinaan hubungan dengan pemerintah dan masyarakat agar dapat memperlancar operasi perusahaan.

9. Menyetujui rencana kebutuhan perangkat keras peralatan teknologi informasi untuk keperluan Perusahaan.

C. Direktur Operasi Tugas dari direktur operasi adalah menentukan dan mengendalikan kebijakan strategi fungsi operasi meliputi: operasional SPBU COCO, kegiatan teknik, kegiatan non fuel retail dan kegiatan bright di SPBU COCO dan dodo agar kegiatan-kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan kepuasan bagi pelanggan dan meningkatkan pendapatan. I. Menentukan dan menyetujui kebijakan dan strategi fungsi operasi dalam mengoperasikan SPBU COCO agar dapat beroperasi sesuai dengan SOP PT Pertamina (persero) dan memberikan kepuasan bagi pelanggan. 1. Memberikan arahan dalam pelaksanaan operasional SPBU COCO agar dapat memberi pelayanan dengan baik sehingga memberikan kepuasan bagi pelanggan. 2. Memberikan arahan dalam pelaksanaan evaluasi terhadap implementasi program pasti pas Pertamina Way untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi. 3. Memberikan arahan dalam pelaksanaan analisa dan evaluasi laporan keuangan seluruh SPBU COCO agar dapat terlaksana dengan baik. 4. Mengarahkan perencanaan dan implementasi target-target operasional dan pendapatan bagi seluruh SPBU COCO. 5. Memberikan arahan dalam optimalisasi operasional SPBU COCO untuk meningkatkan pendapatan. II. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan teknik meliputi pengawasan pelaksanaan proyek dan pemeliharaan serta perbaikan SPBU COCO agar dapat terlaksana dengan baik 1. Memonitor perencanaan dan penyusunan jadwal pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO agar terlaksana dengan baik.

2. Memonitor perencanaan dan penyusunan jadwal pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO agar terlaksana dengan baik. 3. Memberikan yang realistis. 4. Memberikan arahan dalam pengontrolan rencana anggaran proyek dan pemeliharaan selama satu tahun. 5. Mengarahkan dan mengawasi seleksi dan evaluasi pihak ketiga (vendor) yang terkait dengan pekerjaan teknik. 6. Memberikan arahan dalam pengontrolan implementasi perencanaan proyek dan pemeliharaan. III. Mengarahkan dan memonitor perencanaan yang berkaitan dengan pengembangan bisnis SPBU, LPG-Pelumas, sewa area/space, kerjasama dengan pihak ketiga, promosi bright speed, car wash, dll agar terlaksana dengan baik. 1. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan rencana pengembangan bisnis SPBU dan LPG-Pelumas agar berjalan dengan baik. 2. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan rencana sewa area/space agar terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana. 3. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan kerjasama dengan pihak ketiga agar dapat terlaksana dengan baik sesuai rencana. 4. Memberikan arahan mengenai standarisasi pelaksanaan SPBU kepada Pihak Ketiga yang mengelola SPBU DODO. 5. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan promosi agar terlaksana sesuai rencana dan dapat menarik perhatian konsumen. 6. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan bright speed dan car wash agar terlaksana dengan baik dan memberi layanan yang baik. 7. Menyetujui dan memberikan arahan mengenai pengalihan kepemilikan SPBU DODO menjadi SPBU COCO. IV. Mengarahkan dan memonitor perencanaan dan pelaksanaan kegiatan bright meliputi perencanaan dan review konsep dan prosedur proses bisnis terkait store arahan dalam penyusunan rencana anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO agar tersusun anggaran

development, operasional, merchandise dan logistic agar dapat berjalan dengan baik sehingga meningkatkan pendapatan. 1. Mengarahkan dan memonitor pelaksanaan review implementasi terhadap departemen logistic agar sistem pengadaan barang dapat tersusun dengan baik sehingga pengadaan barang tepat waktu, tepat guna serta tepat jumlah dan sistem pelaporan dan analisa perputaran barang dan review margin tersusun dan terlaksanan dengan baik. 2. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan review terhadap implementasi departemen store development atas bright yang telah beroperasi. 3. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan review terhadap implementasi departemen merchandise meliputi review merchandise target. 4. Memberikan arahan dan memonitor pelaksanaan review terhadap implementasi operasi agar terlaksan dengan baik. 5. Memberikan arahan dalam pelaksanaan koordinasi dengan pihak Pertamina Direktorat Pemasaran dan Niaga Cq Manajer retail Development, Pengusaha SPBU DODO dan Manajer SPBU COCO. D. Sekretaris Direksi Uraian Pekerjaan dari Sekretaris Direksi adalah : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Menerima, mencatat dan mendistribusikan surat masuk dan keluar Direksi Menjaga rahasia Perusahaan. Menyimpan dan menemukan file dengan cepat bila diperlukan. Menerima telephone dan menyambungkannya dengan Direktur terkait Menghubungi / menerima orang sesuai dengan instruksi Direksi. Mengatur jadwal pertemuan antara Direksi dengan tamu / pihak ketiga. Menyampaikan instruksi lisan dari Direksi kepada karyawan/wati terkait. Mengatur jadwal dan pelaksanaan rapat intern antara Direksi dengan

apabila diperlukan.

karyawan/wati PT. Pertamina Retail dan membuat notulen rapat dari hasil rapat tersebut. 9. Menyiapkan akomodasi perjalanan dinas Direksi.

E. Satuan Pengawas Internal (SPI) Tugas dari SPI adalah merencanakan dan mengkoordinasikan aktivitas pengawasan intern pt. pertamina retail yang meliputi perencanaan dan evaluasi, audit operasional dan audit keuangan dengan tetap memperhatikan prinsip good corporate governance (gcg) agar dapat mencegah atau mengambil tindakan terhadap hal-hal yang menyimpang dari kebijakan perusahaan yang telah ditetapkan, sehingga semua unsur perusahaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan peraturan yang ditetapkan. Uraian Pekerjaan : 1. Menyiapkan rencana kerja dan rencana anggaran SPI agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas. 2. Mengatur pelaksanaan rencana kerja anggaran agar terlaksana dengan baik 3. Megnkoordinasikan aktivitas pemeriksaan dalam system pengendalian intern perusahaan dengan tetap memperhatikan prinsip GCG. 4. Mengatur dan mengendalikan pelaksanaan pemeriksaan operasional maupun keuangan sesuai dengan rencana dan jadwal. 5. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap hasil temuan serta menyampaikan saran-saran perbaikan terhadap penyelenggaraan kegiatan perusahaan, sistem / kebijakan / peraturan yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan perusahaan dan lingkungan usaha. 6. Melakukan pengkajian terhadap tingkat efisiensi dan efektivitas kegiatan perusahaan. 7. Melakukan penilaian yang akurat terhadap akuntabilitas pelaksanaan kebijakan perusahaan. 8. Melakukan penilaian dan evaluasi untuk memastikan bahwa ketentuan perusahaan baik tertulis maupun tidak tertulis, procedure yang berlaku dan kebijakan yang digariskan dapat dilaksanakan secara efektif oleh seluruh tingkat manajemen. 9. Memberikan konsultasi terhadap masalah-masalah yang timbul / dihadapi oleh perusahaan agar dapat memberikan nilai tambah pada perusahaan dalam mencapai sasaran yang ditetapkan.

10. Melakukan evaluasi laporan bulanan Unit bisnis serta memberikan pendapat terhadap laporan tersebut, yang hasilnya disampaikan kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Direktur yang bersangkutan. 11. Membantu menjadi partner pemeriksa ekternal dalam melakukan pemeriksaan.

F. Manager Keuangan Tugas dari Manager Keuangan adalah mengendalikan dan mengarahkan kegiatan keuangan meliputi penyusunan RKAP, RJPP, laporan keuangan dan manajemen bulanan, triwulan dan tahunan serta pendanaan agar segala kegiatan dapat dibiayai dan dipertanggungjawabkan secara accountable dan auditable. Uraian Pekerjaan : 1. Mengkoordinasikan penyusunan RKAP dan RJPP agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas. 2. Mengawasi pelaksanaan RKAP agar terlaksana sesuai dengan rencana. 3. Memeriksa kebenaran dan kewajaran laporan realisasi anggaran agar laporan tersebut dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. 4. Mengkoordinasikan penyusunan laporan keuangan dan manajemen secara bulanan, triwulan dan tahunan agar dapat disampaikan tepat waktu. 5. Mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan bahan rapat Dewan Direksi dan Dewan Komisaris (BOD & BOC) agar tersedia tepat waktu. 6. Mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan penyetoran uang penjualan BBM / BBK, NFR & Bright agar terlaksana dengan baik. 7. Mengontrol manajemen kas termasuk hubungan dengan pihak perbankan agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik. 8. Mengontrol pelaksanaan Program Back Office System (BOS). 9. Melakukan otorisasi pembayaran kepada pihak ketiga dan internal sesuai prosedur yang berlaku.

10. Mengatur dan mengawasi pengelolaan dana secara efisien dan efektif agar penyediaan dan penggunaan dana dapat terlaksana sesuai prinsip-prinsip keuangan. 11. Merencanakan kebutuhan dana agar selalu tersedia dana sesuai keperluan perusahaan. 12. Mengatur dan mengawasi pelaksanaan perpajakan agar terlaksana sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. 13. Melakukan pembinaan dan merencanakan jenjang karir bagi seluruh staf keuangan. G. Manager Umum Tugas dari Manager Umum adalah menyiapkan, mengendalikan, dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan umum meliputi, sumber daya manusia (SDM), legal, pengadaan barang & jasa logistik, hubungan masyarakat, asset, kebersihan & security SPBU, MIS dan general affair, dalam menunjang operasi PT. Pertamina Retail Uraian Pekerjaan : 1. Mengendalikan dan mengarahkan perencanaan kebutuhan tenaga kerja serta mengatur pelaksanaan pengadaannya agar tersedia tenaga kerja sesuai persyaratan yang telah ditentukan. 2. Merencanakan dan mengawasi pembinaan dan pengembangan pekerja baik untuk peningkatan kemampuan maupun untuk peningkatan jenjang karir. 3. Mengarahkan dan mengawasi pelayanan pekerja agar terlaksana sesuai dengan pedoman personalia. 4. Melakukan pengelolaan benefit pekerja (gaji & benefit lainnya). 5. Memutuskan pemilihan pihak ketiga yang akan menyediakan tenaga outsoucing untuk kebutuhan perusahaan. 6. Mengarahkan pelaksanaan kegiatan kebersihan di SPBU. 7. Mengarahkan pelaksanaan kegiatan Pengawas (Security) di SPBU. 8. Mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan fungsi hukum dalam pelaksanaan bantuan atau advis hukum. 9. Melakukan pengelolaan seluruh perijinan SPBU di Perusahaan.

10. Mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa untuk keperluan perusahaan. 11. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan Sekretaris perusahaan. 12. Mengarahkan dan mengendalikan tingkat persediaan stock barang/logistik agar tidak berlebihan. 13. Merencanakan, membina dan memelihara hubungan baik dengan pemerintah, instansi terkait dan masyarakat untuk menunjang kelancaran operasi serta meningkatkan citra perusahaan. 14. Merencanakan, mengawasi dan melaksanakan pubikasi internal dan kegiatankegiatan protokoler untuk meningkatkan hubungan internal dan eksternal. 15. Merencanakan, mengatur dan mengawasi pelaksanaan kegiatan General Affair. 16. Melakukan pengelolaan asuransi asset SPBU termasuk penunjukkan vendor provider-nya. 17. Melakukan pengelolaan arsip Perusahaan. 18. Melakukan pengelolaan asset Perusahaan. 19. Merencanakan, mengawasi dan melaksanakan kebijakan MIS termasuk infrastrukturnya. H. Manager Operasi mengarahkan dan mengendalikan operasional spbu coco berdasarkan standing operation procedur (SOP) PT. Pertamina (persero) serta evaluasi implementasi program pasti pas pertamina way diseluruh SPBU COCO agar SPBU COCO berjalan lancar dan program pasti pas terlaksana secara baik sehingga memberi kepuasan bagi pelanggan dan meningkatkan pendapatan perusahaan. Uraian Pekerjaan : 1. Membuat kebijakan dan strategi operasional SPBU COCO agar dapat digunakan sebagai acuan kerja, yang sesuai dengan kebijakan PT. Pertamina (Persero). 2. Menyiapkan rencana kerja dan anggaran untuk kegiatan operasional SPBU COCO agar dapat digunakan sebagai acuan kerja.

3. Mengarahkan dan mengendalikan operasional SPBU COCO agar berjalan sesuai Standing Operation Procedure (SOP) yang dikeluarkan PT. Pertamina (Persero) dan memuaskan pelanggan. 4. Melakukan evaluasi terhadap implementasi program Pasti Pas Pertamina Way diseluruh SPBU COCO agar dapat memastikan bahwa program tersebut berjalan baik atau masih ada kendala-kendala. 5. Menyiapkan saran-saran bila masih ada kendala dalam pelaksanaan program Pasti Pas Petamina Way agar dapat diambil tindakan perbaikan. 6. Melakukan analisis dan evaluasi laporan keuangan seluruh SPBU COCO guna meningkatkan kinerja SPBU COCO. 7. Merencanakan dan mengimplementasikan target-target operasional dan pendapatan bagi seluruh SPBU COCO agar dapat meningkatkan keuntungan. 8. Merencanakan dan mengawasi optimalisasi operasional SPBU COCO untuk meningkatkan pendapatan. 9. Membina dan meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan agar SPBU COCO makin diminati dalam pengisian bahan bakar. 10. Menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam operasional SPBU COCO agar tetap dapat beroperasi dengan baik. I. Manager Teknik Tugas dari manager teknik adalah merencanakan dan mengendalikan kegiatan teknik meliputi pengawasan pelaksanaan proyek dan pelaksanaan pemeliharaan serta perbaikan SPBU COCO agar pelaksanaan proyek terlaksana sesuai rencana dan peralatan SPBU COCO selalu dalam keadaan baik. Uraian Pekerjaan : 1. Mengatur dan mengawasi perencanaan dan penyusunan jadwal pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO agar pelaksanaannya berjalan dengan baik. 2. Mengatur dan mengawasi penyiapan lingkup kerja dan estimasi kontrak pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO agar dapat digunakan sebagai alat pengawasan dalam pelaksanaan.

3. Mengatur dan mengendalikan penyusunan rencana anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaannya. 4. Mengontrol penggunaan rencana anggaran proyek dan pemeliharaan dalam satu tahun agar realisasinya terlaksana sesuai rencana 5. Mengontrol implementasi perencanaan proyek dan pemeliharaan agar berjalan dengan baik. 6. Melakukan seleksi dan evaluasi pihak ketiga (vendor) yang terkait dengan pekerjaan teknik. 7. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO untuk memastikan ketetapan pelaksanaan sesuai rencana. 8. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan peralatan SPBU COCO untuk memastikan ketetapan pelaksanaan sesuai rencana. 9. Melakukan pembinaan dan merencanakan jenjang karir bagi seluruh staf teknik agar dapat meningkatkan motivasi dan kinerja. 10. Mengatur dan mengawasi penyiapan laporan pemeliharaan dan perbaikan serta kegiatan fungsi teknik lainnya baik secara berkala maupun sewaktu-waktu diperlukan. J. Manager Non Fuel Retail (NFR) Tugas Manager NFR adalah mengarahkan dan mengendalikan perencanaan yang berkaitan dengan; pengembangan bisnis di lokasi SPBU, LPG-PELUMAS, sewa area / space, kerja sama dengan pihak ketiga, promosi, bright speed, car wash dan lain-lain agar dapat meningkatkan pendapatan pt. pertamina retail. Uraian Pekerjaan : 1. Mengatur dan mengawasi perencanaan, pengembangan bisnis di lokasi SPBU, LPG- Pelumas, Sewa area / space, kerjasama dengan pihak ketiga, promosi/iklan, bright speed, car wash dan lain-lain. 2. Menyiapkan langkah-langkah untuk pencapaian target penjualan produk Non BBM dan sewa ruangan di area SPBU COCO.

3. Menyiapkan rencana kerja dan anggaran untuk kegiatan promosi dan pengembangan bisnis Non Fuel Retail. 4. Melakukan analisa dan evaluasi laporan penjualan produk-produk Non BBM PT. Pertamina (Persero). 5. Mengawasi dan memantau penjualan area SPBU yang masih kosong seperti penempatan mesin ATM, Car Wash, Bright Speed, iklan-iklan dan lain-lain. 6. Membuat program, target dan anggaran Marketing untuk meningkatkan penjualan sales NFR per SPBU COCO. 7. Mengadakan perjanjian dengan pihak ketiga mengenai program marketing Non BBM dan sewa lahan SPBU COCO. 8. Membuat analisa marketing mix BBM dan Non BBM untuk SPBU COCO & DODO. 9. Menentukan kenaikan harga sewa untuk pepanjangan masa sewa ruangan/area SPBU yang disewakan. 10. Melakukan pembinaan dan merencanakan jenjang karir bagi seluruh staf NFR agar dapat meningkatkan motivasi dan kinerja. K. Manager Bright Tugas manager Bright adalah mengarahkan dan mengendalikan perencanaan dan review konsep dan prosedur proses bisnis, terkait : store development, operasional, merchandise dan logistik agar perencanaan dan prosedur bisnis dapat tersusun dengan baik sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas. Uraian Pekerjaan : 1. Mengatur dan mengawasi penyusunan rencana kegiatan Bright serta review konsep dan proses bisnis terkait : store development, operasional, merchandise dan logistic agar dapat digunakan sebagai acuan kerja. 2. Mengatur dan mengawasi review implementasi terhadap departemen logistic antara lain : Membangun sistem pengadaan barang dan inventori yang bertujuan

mengurangi biaya dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Mengembangkan sistem pengadaan barang yang tepat waktu untuk outlet

Bright Review margin secara berkala untuk meningkatkan profit.

3. Mengatur dan mengawasi review implementasi terhadap departemen store development atas bright yang telah beroperasi. 4. Mengatur dan mengawasi review implementasi terhadap departemen merchandise meliputi review merchandise target terkait dengan item-item margin, promo dan planogram. 5. Mengatur dan mengawasi review implementasi operasi: Operasional Excelent di outlet. Operasional Outlet Membuat laporan operasi

6. Mengatur dan mengawasi penyusunan rencana anggaran untuk keperluan fungsi bright agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan kerja. 7. Mengatur dan mengawasi realisasi rencana anggaran agar terlaksana dengan baik. 8. Melaksanakan konsolidasi dengan pihak Pertamina Direktorat Pemasaran dan Niaga Cq Manager Retail Development, pengusaha SPBU DODO dan Manajer SPBU COCO. L. Manager SPBU Tugas dari Manager SPBU adalah merencanakan, mengarahkan, membina dan mengawasi seluruh kegiatan dalam bidang operasional BBM/NBBM serta Administrasi & Keuangan. Uraian Pekerjaan dari Manager SPBU adalah : 1. Mengkoordinir, membina serta mengawasi tugas-tugas pelaksana yang langsung berada dibawah supervisinya. 2. Mengatur pelaksanaan penerimaan, penyimpanan dan penggunaan barang dagangan di SPBU. 3. Menandatangani semua bukti-bukti kas baik penerimaan maupun pengeluaran sebelum dibukukan.

4. Mengatur pelaksanaan penyediaan BBM dan NBBM serta pengurusannya dan masalah lain yang berkaitan dengan Pertamina. 5. Mengotorisasi pembayaran sesuai dengan batas-batas wewenang yang ada. 6. Meminta laporan secara periodik dari Staf Administrasi Keuangan & Kasir yang berkaitan dengan masalah keuangan. 7. Menyiapkan laporan bulanan yang dilaporkan kepada Manager Operasional. 8. Menyusun laporan-laporan secara berkala mengenai administrasi dan keuangan untuk kebutuhan didalam maupun pihak luar. K. Pengawas BBM Tugas dari Pengawas BBM adalah merencanakan, mengarahkan, membina dan mengawasi seluruh kegiatan dalam bidang operasional BBM. Uraian pekerjaan pengawas BBM adalah : 1. 2. 3. Mengkoordinasikan, mengarahkan, membina dan mengawasi tugas-tugas Mengatur pelaksanaan pembelian / pengadaan produk BBM & NBBM Melaksanakan pengawasan secara cermat dan teliti terhadap kualitas dan pelaksana yang langsung berada dibawah supervisinya. serta merencanakan estimasi penjualan berikutnya. kuantitas BBM & NBBM yang akan diterima dari mobil tangki, dan prosedur pembongkaran BBM. 4. 5. 6. Melaksanakan pengawasan tank cleaning tangki timbun dan tera pompa. Melaksanakan pengambilan contoh/sample guna mengetahui kualitas dan Membantu tugas-tugas lainnya sesuai permintaan Manager SPBU.

kuantitas BBM dari mobil tangki dan tangki timbun.

L. Pengawas Non Fuel Retail/Bright M. Staf Administrasi Keuangan Tugas pokok dari staf Administrasi Keuangan adalah bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan administrasi keuangan SPBU. Menjalankan evaluasi dan peninjauan kembali atas pelaksanaan sistem dan prosedur administrasi serta keuangan yang telah ditetapkan. Mencatat, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan data keuangan

untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan sistem akuntasi yang berlaku. Uraian tugas : 1. Melaporkan kondisi administrasi dan keuangan secara rutin dengan jelas dan lengkap beserta data dan pengelolaannya. 2. 3. 4. 5. hari 6. 7. 8. Menandatangani semua bukti-bukti kas, baik penerimaan maupun pengeluaran sebelum dibukukan. Menghimpun penerimaan setoran dari kepala regu shift operator / kasir shift. Membantu tugas-tugas lainnya sesuai permintaan Ka. SPBU. Menyelenggarakan pencatatan Petty Cash. Menyiapkan Laporan Penjualan atas transaksi di SPBU. Mengatur pelaksanaan penerimaan, penyimpanan dan penggunaan dana. Mengatur pelaksanaan penyetoran dana ke Bank yang telah ditunjuk setiap

N. Staf Administrasi Umum Tugas pokok dari Staf Administrasi Umum adalah melaksanakan tertib administrasi terhadap seluruh aktifitas SPBU. Uraian tugas : 1. Melaksanakan pekerjaan administrasi secara umum seperti, pengetikan dokumen dan memastikan pengiriman dokumen telah sampai kepada yang bersangkutan. 2. SPBU. 3. aman. 4. tepat. 5. Menerima dan mencatat keluhan pelanggan yang diterima, baik melalui kotak saran, saluran telpon maupun saluran lainnya dan mengkomunikasikan informasi tersebut kepada manajemen SPBU melalui Pengawas Administrasi & Keuangan. Bertanggung jawab atas penyelenggaraan pembukuan yang teratur dan Melaksanakan dan mengawasi bukti-bukti pembukuan secara tertib dan Melaksanakan pekerjaan registrasi semua dokumen keluar dan masuk serta bertanggungjawab akan keteraturan dan kerapian sistem filling dokumen di

6. 7. 8. O. Kasir

Mencatat semua administrasi dan transasksi Pelanggan. Melaksanakan pekerjaan yang menyangkut Administrasi SDM di SPBU. Membantu tugas-tugas lainnya sesuai permintaan Manager SPBU.

Tugas pokok dari Kasir adalah bertanggung jawab penuh terhadap uang hasil penjualan dan menyetorkan hasil penjualan harian ke Bank. Uraian tugas : 1. Menerima dan menghitung uang hasil penjualan BBM 2. Menyiapkan uang modal kerja dan menyerahkan kepada operator. 3. Menyusun uang penjualan dan sekaligus menghitung setoran akhir sesuai dengan Laporan Penjualan. P. Operator Pompa Tugas pokok dari Operator pompa adalah bertanggung jawab penuh atas pengisian BBM ke kendaraan konsumen dengan menerapkan dan melakukan 10 Langkah pelayanan operator dan 3 S (Senyum Sapa Salam). Uraian tugas : 1. Bertanggung jawab atas uang hasil penjualan BBM & NBBM dan selanjutnya diserahkan kepada Kepala Regu Shift Operator Pompa /Kasir, sewaktu penggantian shift sesuai dengan meter akhir (volume BBM). 2. 3. Bertanggung jawab atas pemeliharaan, kebersihan mesin pompa, Disiplin dan Jujur dalam penunjukan meter awal dan akhir, pulau pompa, tiang-tiang canopy dan lingkungan. pengembalian uang konsumen dan lain-lain serta tetap melaksanakan 10 langkah pelayanan operator. 4. 5. Bersedia untuk bekerja sesuai jadwal shift yang telah ditetapkan oleh Bersedia bekerja lembur apabila dibutuhkan sesuai permintaan Pengawas BBM. Pengawas BBM. Q. Security (keamanan) Tugas pokok dari seorang sekuriti adalah bertanggung jawab penuh atas keamanan, ketertiban dan kelancaran operasional SPBU. Uraian tugas :

1. Memberikan jaminan keamanan kepada pekerja dilingkungan SPBU. 2. Membantu kelancaran antrian kendaraan konsumen. 3. Memberikan laporan kepada Manager SPBU tentang keamanan dan ketertiban SPBU. 4. Membantu Pengawas BBM dalam hubungan dengan pihak luar apabila terjadi suatu masalah. 5. Mengawasi penggunaan energi yang tidak diperlukan pada areal SPBU (hemat energi). 6. Membantu mendampingi petugas SPBU pada saat akan melaksanakan pengutipan uang dari operator pompa ke kantor SPBU dan penyetorannya ke Bank yang ditunjuk. 7. 8. 9. Bertanggung jawab terhadap kedisiplinan / keteraturan parkir Memastikan tidak ada seorangpun yang diperbolehkan untuk Membantu tugas-tugas lainnya sesuai permintaan Manager SPBU. kenderaan di areal SPBU. merokok di areal SPBU, khususnya pada areal terbuka.

R. Cleaning service (pelayan kebersihan) Tugas pokok cleaning service adalah bertanggung jawab penuh atas kebersihan, kenyamanan lingkungan SPBU. Uraian tugas : 1. Membersihkan ruangan kios, service station, jalan, taman, selokan, canopy, pompa dan pulau pompa serta kamar mandi (toilet / WC) dan seluruh areal SPBU hingga ke trotoar jalan masuk dan keluar setiap saat sehingga tidak terlihat ada kotoran, bau tak sedap. 2. Mengumpulkan kotoran / sampah (kering dan basah) pada areal SPBU setiap saat dan melaksanakan pembuangan ke tempat pembuangan akhir yang telah ditentukan. 3. Merapikan / merawat taman, menyiram, memotong dan menanam kembali hingga terlihat asri dan jauh dari kotoran maupun rumput-rumput liar.

4. Setiap pagi selalu membersihkan pompa, tiang-tiang canopy, pulau pompa dan tempat-tempat sampah hingga benar-benar bersih dan bebas dari bau tak sedap. 5. Bertanggung jawab terhadap efisiensi penggunaan peralatan kebersihan dan menjamin ketersediaan peralatan kebersihan sesuai kebutuhan yang ada. 6. Membantu tugas-tugas lainnya sesuai permintaan Manager SPBU.

BAB IV ANALISA STRUKTUR ORGANISASI 4.1. Metodologi Perancangan yang Digunakan Dalam merancang Struktur Organisasasi Baru untuk PT. Pertamina Retail, metodologi yang digunakan untuk melakukan perancangan adalah sebagai berikut:

MASALA H STRUKT
IDENTIFIKASI INTERNALISASI IDENTIFIKASI / OUTSOURCING PROSES/KEGIATAN

TANTANG AN ORGANIS
POLA& BENTUK KRITERIA STRUKTUR

MISI & VISI

STRATEGI
RINGKASAN PEKERJAAN URAIAN PEKERJAAN BAGAN STRUKTUR

PENGELOMPOKKAN ANALSIS STRUKTUR ORGANISASI HORIZONTAL

PENGELOMPOKKAN VERTIKAL PEKERJAAN

Gambar 4.1 Metodelogi Penelitian 4.1. Analisa Struktir Pertamina Retail Saat Ini Berdasarkan struktur yang diterapkan di Pertamina Retail, ada beberapa anlisa yang akan di paparkan sebagai berikut: a. Pada saat ini, unsur-unsur yang berada di dalam organisasi Pertamina Retail berkerja secara market structure, yang bertujuan untuk menyelaraskan antara kebutuhan kemampuan dan aktifitas dengan faktor kebutuhan yang berbeda-beda, sesuai dengan kemampuan yang paling di kuasainya. Dalam arti lain, tugas dari masing-masing unsur hanya mencakup sesuai dengan kemampuan dan kegiatan yang susai, seperti contoh Manager NFR (Non Fuel Retail) hanya menangani bagian yang berhubungan di luar fuel retail, Bright store dan operasional b. Pertamina Retail memiliki 3 level komando. Level pertama adalah unsur pimpinan utama yang di tangani oleh seorang Direktur Utama, level kedua adalah Direktur operasional dan Direktur Keungan, dan ketiga adalah Manajer Operasi, Manajer teknik, Manajer NFR, Manajer Bright, Manajer Keuangan dan Manajer umum.

c. Didalam bisnis ini, Pertamina Retail tidak hanya fuel product saja tetapi menawarkan non fuel product, maka dari itu pertamina retail membagi menjadi 3 unsur yang mencakup 3 unit bisnis yang berbeda. 3 unsur bisnis nya yaitu: pertama adalah Manajer Operasi untuk mengani Binsis utama nya, yaitu fuel retail, kedua adalah Manajer NFR untuk menangani unit bisnis selain Bright dan Fuel retail, dan ketiga adalah Manager Bright untuk menangani Bright store. d. Bisnis utama Pertamina adalah Fuel retail yang mana bahan-bahan yang di jual sangat mudah terbakar maka dari itu pertamina retail membentuk divisi teknik untuk mengawasi semua perangkat kerja pendukung fuel retail business. e. Agar terciptanya Good Corporate Governance di dalam PT. Pertamina Retail, maka di bentuk kestuan SPI atau Satuan Pengawas Intern untuk merencanakan dan mengordinasi aktivitas pengawasan intern yang langsung di bawah berhubungan Direktur Utama. Selain itu juga SPI mengawasi terlaksananya SOP dari masing unsur.