P. 1
Laporan PRAKERIN

Laporan PRAKERIN

|Views: 2,349|Likes:
Dipublikasikan oleh Olan nofian
Olan nofian
Olan nofian

More info:

Published by: Olan nofian on Jun 14, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

Menjadi Universitas Kanjuruhan

Latar belakang pengalaman yang panjang telah memberikan fondasi yang

kuat dalam menciptakan tradisi keilmuan di perguruan tinggi, yakni

pendidikan, penelitian, dan pengab-dian pada masyarakat.Hal itu telah

terbukti dari kepercayaan selama lebih kurang tiga puluh tahun yang

diberikan pemerintah dan masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan

tinggi.Outputnya telah terbukti mampu berperan serta dalam memajukan

iklim pendidikan khu-susnya dan masyarakat pada umumnya. Dari proses

kelahirannya dapat dikatakan bahwa universitas Kanjuruhan

Malang merupakan per-guruan tinggi yang sudah lama berdiri, memiliki usia

matang, dan banyak pengalaman dalam penye-lenggaraan pendidikan.

Berbagai pengalaman tersebut menjadi modal yang sangat berharga dalam

penciptaan percepatan pembelajaran (accelerated learning).

Saat ini Universitas Kanjuruhan malang terus berbenah melengkapi diri

dengan berbagai fasilitas yang mampu mempercepat pembelajaran, baik itu

pembangunan fisik maupun nonfisik. Secara internal penciptaan iklim

pendidikan yang kondusif dan profesional dilakukan dengan membangun

gedung-gedung baru untuk perkantoran dan ruang perkuliahan, perpustakaan

representatif yang dilengkapi katalog dengan sistem komputerisasi,

pemberian tugas belajar pada dosen untuk menempuh program magister dan

Laporan Praktik Kerja Industri 2011

9

Olan Nofian XI TKJ IV

doktor.Secara eksternal, dilakukan dengan membangun sinergi kerja dengan

berbagai lembaga, baik lembaga swasta seperti industri, perbankan,

perhotelan, dan lain-lain maupun lembaga pemerintahan.

Setelah menjadi Universitas Kanjuruhan Malang, obsesi ke depan yang

ingin direalisasikan yakni menjadi universitas yang mempunyai keunggulan

program yang mampu menjawab tantangan zaman dengan keunggulan

tertentu, misalnya twinning program, double profession, entrepreneurship,

dan e-learning.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)

1. Pengertian

Sistem Informasi Manajemen (SIM) atau Management Information

System (MIS) adalah suatu system informasi pendukung keputusan

manajemen.SIM menghasilkan produk informasi yang menyediakan berbagai

laporan, display, dan respon secara periodik, eksepsi, atau berdasarkan

permintaan para pengambil keputusan untuk mencukupi kebutuhan

informasi.Produk informasi yang telah ditentukan dapat memuaskan

kebutuhan informasi para pengambil keputusan pada tingkat operasional dan

taktis di organisasi yang dihadapi dalam situasi keputusan yang lebih

terstruktur.

Manajer dan pengambil keputusan bisnis lainnya menggunakan SIM untuk

memperoleh informasi mengenai tempat kerja mereka.Informasi ini dapat

berbentuk laporan periodik, pengecualian, dan permintaan dan tanggapan

langsung dari permintaan.

2. Bentuk Laporan Manajemen.

Sistem informasi manajemen menyediakan berbagai produk informasi bagi

manajer. Ada empat alternatif pelaporan utama yang disediakan oleh sistem

ini, yaitu:

Laporan Praktik Kerja Industri 2011

10

Olan Nofian XI TKJ IV

Laporan periodik terjadwal (periodikc scheduled reports). Bentuk

tradisional penyediaan informasi bagi manajer dengan menggunakan

format yang telah ditentukan dan menyediakan informasi secara rutin

kepada manajer.Contoh laporan terjadal secara periodik adalah laporan

analisis penjualan harian dan mingguan dan laporan keuangan bulanan.

Laporan eksepsi (Exception reports).Dalam beberapa kasus, laporan

dibuat hanya jika terjadi kondisi pengecualian.Dalam kasusu lainnya,

laporan dibuat secara periodik namun hanya berisi informasi mengenai

kondisi pengecualian tersebut.Misalnya, manajer kredit dapat diberi

laporan yang hanya berisi informasi mengenai pelanggan yang meliwati

batas kereditnya.

Laporan atas permintaan dan Tanggapan (demand reports and

responses).Informasi tersedia kapanpun manajer

menginginkannya.Misalnya, brwser Web dan bahasa permintaan DBMS

serta penghasil laporan (report generator) memungkinkan manajer di

tempat kerja komputer untuk memperoleh tanggapan langsung atau

menemukan dan mendapatkanlaporan tertentu sebagai hasil dari

permintaan informasi yang mereka butuhkan.Jadi manajer tidak harus

menunggu laporan periodik untuk tiba saat sesuai dengan jadwal.

Push Reporting (push reporting).Informasi didorong ke manajer di

tempat kerjaberjaringan.Jadi, banyak perusahaan sedang menggunakan

software penyiaran Web (webeasting) untuk menyiarkanlaporan lainnya ke

komputer berjaringan milik para manajer atau pakar melalui internet

perusahaan.

3. Online Analytical Processing (OLAP)

Online Anaytical Processing (OLAP) adalah kemampuan dari sistem

informasi manajemen, system pendukung keputusan dan system Informasi

eksekutif yang memungkinkan manajer dan analis secara interaktif emeriksa

Laporan Praktik Kerja Industri 2011

11

Olan Nofian XI TKJ IV

dan memanipulasi sejumlah besar data yang dirinci dan terkonsildasi melalui

berbagai perspektif.OLAP mencakup analisis hubungan yang rumit antara

ribuan atau bahkan jutaan data yang disimpan dalam data mart, gudang data,

dan database multidimensi lainnya untuk menemukan pola, tren, dan kondisi

pengecualian. Sesi OLAP dilakukan secara online dan langsung, dengan

respons yang cepat ke permintaan manajer dan analis, sehingga proses

analisis atau pengambilan keputusan teidak terganggu.

Pemrosesan analitis online melibatkan beberapa operasional analisis dasar,

termasuk konsolidasi, penggalian (drill-down), dan pengirisan dan

pemotongan (slicing and dicing).

Konsolidasi (Consolidation).Konsolidasi melibatkan pengumpulan

data.Hal ini dapat melibatkan pengumpulan sederhana atau

pengelompokan yang rumit dengan melibatkan data yang saling

berhubungan. Misalnya data kantor penjualan dapat dikumpulkan ke

wilayah, dan wilayah ke regional.

Penggalian (Drill-down).OLAP dapat bergerak ke arah kebalikan dan

secara otomatis. Misalnya, penjualan menurut produk individual atau staf

penjualan yang menghasilkan total penjualan regionaldapat dengan mudah

diakses.

Pengirisan dan pemotongan (Slicing and Dicing).Pengirisan dan

pemotongan merujuk pada kemampuan untuk melihat database dari

berbagai sudut pandang.Satu irisan dari database penjualan dapat

menunjukkan semua penjualan dari satu jenis produk secara regional.

Irisan yang lain dapat menunjukkan semua penjualan menurut saluran

penjualan dari setiap jenis produk. Pengirisan dan pemotongan sering

dilakukan sejalan dengan sumbu waktu untuk menganalisis tren dan

menemukan pola berbasis waktu pada data.

Laporan Praktik Kerja Industri 2011

12

Olan Nofian XI TKJ IV

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->