Anda di halaman 1dari 4

Soal Etika Keperawatan: 1.

Coba Saudara jelaskan mengapa perawat sangat perlu memiliki dan memahami kode etik keperawatan.? 2. Coba Saudara jelaskan beberapa model pengambilan keputusan etis yang saudara ketahui ? 3. Kasus 1 : Pk 08.00 wib seorang ibu dengan anaknya yang berusia 23 th, datang ke RS Ibunda , dia tampak sedih dan anaknya menangis. Ketika dilakukan anamnesa oleh perawat ternyata si ibu mengatakan bahwa mereka berniat menggugurkan kandungan putrinya, mengingat putrinya mengandung dengan pacarnya dan dia tidak mau bertanggung jawab, ibunya merasa malu dengan kejadian yang dialami anaknya, ibunya berasal dari keluarga terhormat dan rajin beribadah. Namun keluarga yang lain juga mendesak untuk dilakukan pengguguran. Bagaimana menurut pendapat saudara dalam penanganan kasus ini , apa yang sebaiknya dilakukan? Jelaskan jawaban saudara berdasarkan model pengambilan keputusan etis yang saudara ketahui! 4. Kasus 2. Seorang bapak sudah berusia 90 th.. dia menderita kelumpuhan akibat penyakit strok yang dia alami, akibat strok yang dialami kaki dan tangan sebelah kanan lumpuh total dan yang sebelah kiri mengalami kelemahan, kejadian ini telah dialami 3 tahun yang lalu, pada awalnya keluarga bisa menerima kondisi , namun lama-lama merasa bosan dan tidak mau mengurus lagi. Ketergantungan yang lama ini ternyata menjadikan dia putus asa. Pada suatu pagi bapak memutuskan untuk tidak mau makan dan minum lagi dan ketika di Tanya dia ingin mati, saat diantar control ke dokter dia meminta dokter untuk memberikan suntikan mati. Bagamana pendapat saudara dan apa yang saudara akan lakukan dalam menangani kasus ini!

5. Kasus 3 Seorang ibu dengan 6 anak, yang masih kecil-kecil datang ke poli kandungan, dia menanyakan metode kb yang cocok untuk dirinya, mengingat penghasilan suaminya yang pas-pas-an, dia merupakan keluarga yang sangat taat terhadap agamanya, dan dia bingung memilih kb apa yang cocok untuk dirinya dan tidak bertentangan dengan agamanya. Dia datang dan berharap mendapatkan penjelasan pada petugas kes. Bagaimana sebaiknya sikap anda dalam menghadapi kasus ini dan apa yang akan saudara lakukan? PEMBAHASAN: 1. Kode etik keperawatan sangat perlu di miliki oleh stiap perawat dan bahkan perawat harus memahami masalah kode etik keperawatan karena Etika keperawatan merujuk pada standar etik yang menentukan dan menuntun perawat dlm praktek sehari-hari. Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan menghargai harkat dan martabat manusia, keunikan klien dan tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan, kesukuan, warna kulit, umur, jenis kelamin, aliran politik dan agama yang dianut serta kedudukan sosial. Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan senantiasa memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya, adat istiadat dan kelangsungan hidup beragama klien. Tanggung jawab utama perawat adalah kepada mereka yang membutuhkan asuhan keperawatan. perawat merupakan profesi yang sangat vital sekali yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Oleh karena itu kita sebagai perawat harus mampu mengerti,memahami,dan memiliki suatu kode etik keperawatan dalam setiap melakukan tindakan atau setiap melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat supaya kita dapat melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan baik dan sesuai dengan aturan-aturan di dalam etika keperawatan.

2. Di dalam setiap mengambil suatu keputusan harus didasarkan dengan pertimbangan yang kuat. Pertama kita harus memperhatikan dampak baik-buruknya yang akan di timbulkan sebelum melakukan keputusan. Kita sebagai perawat harus bertanggung jawab atas segala tindakan yang kita lakukan. Tanggung jawab perawat meliputi: Tanggung jawab perawat terhadap individu, keluarga dan masyarakat Tanggungjawab terhadap tugas Tanggungjawab terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lainnya Tanggungjawab terhadap profesi keperawatan Tanggungjawab terhadap pemerintah, bangsa dan negara

3. Di dalam kasus ini, kita sebagai perawat harus mampu memberikan suatu pendidikan/informasi kepada keluarga pasien yang ingin menggugurkan bayi yg di kandung pasien. Kita sebagai perawat harus mampu meyakinkan kepada keluarga pasien bahwa tindakan pengguran itu adalah tindakan yang melanggar hukum. Secara hukum Negara yang diatur dalam KUHP tepatnya pada pasal(229, 341,342,343,346,347,348,349). Secara pandangan hukum agama islam tindakan tersebut adalah tindakan yang sangat di larang dan tidak terpuji, karena bagaimanapun bayi yang berada di kandungan tersebut harus tetap selamat. Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena kemiskinan. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu. (Qs. al-Anaam [6]: 151). Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu. (Qs. al-Isra` [17]: 31). Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan (alasan) yang benar (menurut syara). (Qs. al-Isra` [17]: 33). Dan apabila bayi-bayi yang dikubur hidup-hidup itu ditanya karena dosa apakah ia dibunuh. (Qs. at-Takwiir [81]: 8-9) Kita sebagai perawat juga harus memberikan informasi tentang dampak yang akan di timbulkan apabila bayi yang berada di kandungan pasien tersebut di gugurkan. Baik dampak dari segi kesehatan,psikis,fisik dan mental pasien akan terganggu. Oleh karena itu, perawat harus memperjuangkan demi keselamatan pasien dan bayi yang di kandungnya.

4. Di dalam kasus ini, perawat harus mampu menjadi seorang yang dapat memberikan suatu bimbingan,masukan,bahkan menjadi teman/guru yang dapat memberikan suatu dorongan semangat kepada klien untuk bangkit dan tidak putus asa dengan segala apa yang terjadi dengan keadaan kondisinya saat ini. Selain itu juga kita sebagai perawat harus memberikan suatu dorongan spiritual berupa suatu keyakinan dan meyakinkan kepada klien bahwa segala suatu penyakit pasti akan sembuh apabila kita yakin dan percaya dengan kuasa tuhan YME. Hukum bunuh diri menurut islam: Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (untuk membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. (QS Al-Anaam : 151) Dan tidak layak bagi seorang mu`min membunuh seorang mu`min (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja) (QS An-Nisaa` : 92) Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (QS An-Nisaa` : 29). Pada hakekatnya kita juga harus memberikan pendidikan spiritual kepada klien bahwa tindakan yang di inginkan oleh klien untuk di suntik mati adalah tindakan yang sangat tidak terpuji dan di larang oleh agama. Dengan demikian kita mengajarkan pasien untuk selalu berdoa dan memohon kepada sang pencipta. 5. kita sebagai pelayan kesehatan yang mengabdi kepada masyarakat, kita harus mampu memberikan masukan dan solusi berdasarkan teori etik dan hukum keperawatan dan juga harus bersangkut paut berdasarkan hukum syariat agama islam. Beberapa hal yang perlu kita lakukan: Menanyakan apa tujuan klien untuk ber-KB. Menjelaskan KB itu apa dan dampak yang kan di timbulkan akibat melakukan KB. Menyarankan klien untuk ber-KB dengan cara mengkonsumsi obat,pil untuk menunda kehamilan untuk kemaslahatan istri atau bisa juga dengan cara berKB secara alamiah yaitu pada saat massa/fase ovulasi seharusnya jangan melakukan hubungan seks dulu karena pada fase tersebut adalah masa-masa subur.

Anda mungkin juga menyukai